“Apa…goo daniel mengizinkan itu minho. Apa dia akan melepaskan adiknya kedalam pelukan lelaki sepertimu, bajingan… yang membuat hye sun terpaksa menikahimu hanya untuk balas dendam padaku!”
“cukup!!!” jerit minho.
........................
Daniel berdiri mematung. Entah mengapa ia tetap kuat akan semuanya….
Apakah jantungnya telah kebal akan semua rasa sakit ? yang jelas daniel hanya berdiri, mematung... dengan mata yang berair_memandang wajah cantik isterinya seolah berjanji, memandang untuk terakhir kali…
…
“hentikan perkataanmu, yoona!, biarkan semua jadi masa lalu…. Aku mencintai hye sun….aku mencintainya!” minho mengulang kata- kata cintanya kali ini dengan jeritan yang kuat seolah ingin menunjukkan pada park si yeon, pada dunia… bahwa ia benar- benar mencintai isterinya.
Park si yeon seketika terdiam, diiringi tatapan amarah dari wajahnya. Namun, seolah tidak menyerah sang lady melancarkan lagi ‘serangannya’
“buang cintamu itu minho, karena kau harus sadar….semua tidak semudah yang kau bayangkan!”
“bangun…bangun dari mimpimu minho, hye sun akan meninggalkanmu jika Daniel meminta, dan jika itu terjadi… kembalilah padaku…kembalilah padaku, cintamu….lima tahun yang lalu…”
Ia sentuh lengan minho dan memandang wajah lelaki itu dengan pandangan memelas…
“aku mohon…. Aku mohon, tinggallah bersamaku…agar aku bisa bertahan, minho….aku mohon….”
…
“akh!’ daniel menyentuh dadanya yang kini terasa sakit, menggenggam erat tembok tempatnya kini berdiri seolah sebagai penolong untuknya untuk terus tetap berdiri.
Sampai akhirnya….
“oppa…” hye sun menahan tubuh daniel yang seolah akan jatuh, dengan linangan air mata ia tatap wajah Daniel.
“oppa…a…ayo… kita kembali…a…yo…” suara hye sun terdengar parau. Ia sadar Daniel telah mendengar semuanya…
“jadi…. Ini yang selalu kau sembunyikan dariku, princess? Hidup dengan aib dan penderitaan hanya untuk melindingiku ?”
“ti…tidak…oppa…semua tidak…seperti yang kau…bayangkan… tidak…” isak hye sun.
“oppa…ayo…kita pergi…aku mohon…ayo….ayo…kita pergi…” sekuat tenaga tangannya menarik tubuh Daniel. Namun dengan cepat pula Daniel menahan tubuhnya untuk tetap tinggal.
“ini…harus diakhiri, hye…. Ini…harus segera diakhiri…”
“tidak….jangan…oppa….aku mohon….jangan…jangan berikan pilihan berat ini untukku oppa….”
”jangan……………”
…
.
.
.
Aku bersumpah…tidak akan menunjukkan air mataku padamu akan cinta yang menyakitkan ini, hye….
Aku bersumpah tidak akan memalingkan wajahku, beralih meninggalkanmu…
Aku bersumpah akan terus menjadikan kau bagian dari nyawaku….
Meski kau membenciku….
Meski kau memalingkan wajahmu dariku…
Aku akan tetap meraihmu, aku akan tetap mempertahankanmu dalam genggamanku….
Karena ini adalah cinta, my princess… cinta yang membuatku bertahan, cinta yang membuatku melawan dan percaya… cintaku yang akan menang… hanya cintaku….
Bisik minho, terpaku sendiri… memandang langit senja sore itu….. sendiri_dengan matanya yang terpejam merasakan setiap hembusan angin yang perlahan menyapu wajah rapuhnya…
“AKU BERSUMPAH PADAMU hye …..AKU BERSUMPAH ….”
“karena kutahu “selamat tinggal” bukanlah akhir segalanya…..”
THE ENDakhirnya..................................
okhayy ini chap terpanjang sepanjang sejarah percassanovaan...so...enjoyyy sebagai hadiah hiatus beberapa bulan lalu....
![[hmpfh]](http://www.smfnew.com/Smileys/default/hmpfh.gif)
and....ane izin hiatus lagi yak....
![[bye]](http://www.smfnew.com/Smileys/default/bye.gif)
« Last Edit: September 21, 2011, 11:26:40 pm by hye sun »

Logged