Author Topic: The One & Only # HIATUS ;p  (Read 11966 times)

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Re: The One & Only #TEASER # 12 November 2011
« Reply #90 on: November 18, 2011, 03:43:15 am »

Introducing New Cast :

Sean Richard Dulake as Martin Dulake



Pierce Brosnan as Paul Brosnan



Park Shi Hoo as Hong Woo Young



[/size][/font]


Chapter 2
[/b]


Deburan ombak memecahkan keheningan sepasang kekasih yang terlihat sedang menikmati anugerah Tuhan yang begitu indah. Hembusan angin laut membuat Soo He bergidik dan sesekali mengusap kedua lengannya yang terbuka dengan jemari mungilnya.

Joon yang duduk disampingnya hanya tersenyum melihat tingkah tunangannya, dengan sikap seorang gentlemen Joon menyampirkan selimut kecil yang berukuran 1 meter di pundak Soo Hee agar gadis itu tidak merasa kedinginan lagi.

“Komawo” tukas Soo Hee atas perlakuan Joon padanya

Joon membalasnya dengan senyuman manis dan melingkarkan lengannya di pundak yang sudah terbungkus selimut itu dan dengan penuh kelembutan Joon meletakkan kepala Soo Hee di pundak kekarnya.
  
“aku ingin selamanya kita seperti ini”tukas Joon penuh harap

Soo Hee mengangkat wajahnya dan menatap Joon begitu dalam seolah bertanya dengan kalimat yang dilontarkan oleh Joon.

“Soo Hee-aa” Joon menatap wajah cantik itu penuh cinta

“Saranghee”ucap Joon sungguh-sungguh

Soo Hee membalas tatapan teduh itu dengan penuh cinta. Jemari mungil itu membelai wajah tampan dihadapannya dan Soo Hee pun mengecup pipi Joon .

“Saranghee”Soo Hee pun membalas ucapan cinta itu dengan senyuman

“Aku semakin tidak sabar untuk segera menikahimu ,sayang” Joon mendekap erat tubuh mungil itu yang dibalas dengan pelukan yang tak kalah eratnya dari Soo Hee membuat Joon seakan enggan untuk melepaskan pelukan ini
“Aku tidak bisa membayangkan jika aku kehilangan dirimu” tukas Joon lirih

“Apapun yang terjadi, kumohon tetaplah disisiku. Apapun yang terjadi, kumohon tetaplah untuk mencintaiku dan apapun yang terjadi, kumohon percayalah padaku”ucapan Joon begitu dalam dan penuh pengharapan membuat Soo Hee memeluk tubuh kekar itu dengan erat.

“Aku akan selalu ada disisimu, aku akan selalu mencintaimu dan aku akan selalu …percaya padamu”ucap Soo Hee
“Joon, akhir-akhir ini kau terlalu melankolis, apa ada yang mengganggu pikiranmu?”tanya Soo Hee sambil menangkupkan kedua tangannya di wajah Joon

Joon hanya tersenyum tipis seolah mengatakan jika Soo Hee tidak perlu mengkhawatirkannya, tapi sepertinya Soo Hee tidak mau menyerah agar Joon mau menceritakan kegundahan hatinya.

“Mimpi itu benar-benar menggangguku”ucap Joon tiba-

“Mimpi?, memangnya kau bermimpi apa? “tanya Soo Hee penasaran

Dengan tiba-tiba Joon merebahkan tubuhnya yang beralaskan kain dengan kedua tangan sebagai alas untuk kepalanya. Soo Hee hanya menatap heran sikap Joon dan akhirnya Soo Hee pun ikut merebahkan tubuhnya disamping Joon dengan kepalanya yang tertidur didada bidang itu.

Jemari mungil itu bergerak-gerak memainkan kancing baju Joon

“Joon” panggil Soo Hee manja

“Aku tidak bisa melihat wajahnya dengan jelas,namun perawakannya hampir mirip dengan diriku. Laki-laki itu mengambilmu dari sisiku dan aku terjatuh di jurang yang sangat dalam”
Joon menatap wajah Soo Hee,jemarinya membelai halus wajah cantik  Soo Hee yang juga menatapnya dengan penuh cinta. Perlahan Joon mengangkat sedikit tubuh kekarnya dan lengan kirinya digunakan sebagai penopang tubuhnya.

“aku sangat mencintaimu Soo Hee sampai detak jantungku berhenti”ucap Joon dengan tatapan sayu dan perlahan dengan sedikit menundukkan kepalanya, Joon mengecup lembut bibir Soo Hee dan Soo Hee pun dengan reflek membalas kecupan lembut itu dengan kedua tangannya yang melingkari leher Joon.

Ciuman itu hanya berlangsung 10 detik, ciuman penuh cinta tanpa nafsu apapun

“Joon, aku berjanji akan selalu ada disisimu sampai detak jantungku berhenti”tukas Soo Hee saat ciuman itu terlepas

“Ssssssttt” jangan pernah ucapkan janji yang mungkin akan sulit untuk kau penuhi” tukas Joon

“Kau meragukanku,Joon”ucap Soo Hee kecewa dengan keraguan tunangannya

“AKu tidak pernah meragukan cintamu,sayang, tapi jika takdir berkata lain aku tidak akan sanggup untuk bertahan”sahut Joon dengan nada putus asa.

Soo Hee meraih tubuh kekar itu dan memeluknya dengan sangat erat

“maka jangan biarkan takdir memisahkan kita, karena aku tidak sanggup hidup tanpa dirimu” ucap Soo Hee dan Joon membalas pelukan itu dengan lebih eratnya.

“Tetaplah disisiku maka aku akan baik-baik saja”ucap Joon dalam pelukan itu dan Joon mengecup  dalam ubun-ubun Soo Hee dan di detik berikutnya kedua pasangan ini  memejamkan kedua matanya  bersamaan dengan terbenamnya mentari yang ikut beristirahat bersama kedua sejoli ini.

*****

“Do you want a glass of Champagne,Sir?” tukas seorang pramugari yang menghampiri Kwon untuk  menawarkan minuman

“Yes please” jawab Kwon tanpa mengalihkan pandangannya pada I Pad yang  dipegangnya

“I Wish you enjoy the flight” tukas pramugari itu setelah menuangkan Champagne di gelas Kwon

“Ohhh he’s so damn georgeous” ucap pramugari asing itu pelan namun cukup terdengar dengan jelas oleh Kwon.


Kwon memandang kearah jendela pesawat itu dengan menikmati champagne nya.

“Sebentar lagi semuanya akan berubah” . “ Joon, aku sudah tidak sabar untuk mengambil kebahagiaan dalam hidupmu.

 Bukan salahmu jika kita terpisah dan memiliki jalan hidup  yang berbeda namun apa aku salah jika aku ingin menikmati kehidupanmu yang sempurna?” tukas Kwon dalam batinnya

Kwon meneguk habis Champagne nya dan meletakkan gelas kosong tersebut di meja bangku sampingnya.  Perlahan kedua mata tajam itu tertutup dengan melipat kedua tangannya di dada.

Kwon menikmati sisa perjalanan menuju Seoul dengan tidur mungkin untuk mengistirahatkan pikirannya sejenak.
Wajah tampan yang disaat terjaga terlihat arogan & dingin namun saat kedua mata itu terpejam wajah tampan itu terlihat begitu tenang dan sungguh mempesona.

“To all passenger American Airline please enjoy your flight and  about 1 hour left we will destined to Seoul” tukas pramugari asing itu memberikan informasi kepada semua penumpang.
======***======


@Incheon Airport


Kwon menatap sekeliling bandara Incheon yang begitu luas dengan orang-orang yang berlalu lalang. Sudah lama sekali Kwon meninggalkan Korea yang meninggalkan begitu banyak luka di hatinya. Namun semuanya akan merubah setelah Kwon mendapatkan apa yang diinginkannya.

Kwon menekan speed dial di ponselnya yang akan terhubung dengan seseorang yang akan membantu semua rencananya.

“AKu sudah tiba di Seoul. Temui aku di SoulStar Hotel sekarang juga” ucap Kwon dan memutuskan pembicaraan nya dengan seseorang di telepon .

“It feels so good”tukas Kwon sambil menghirup dalam udara hangat kota Seoul

Dengan sepasang kaki jenjangnya Kwon melangkah keluar bandara dengan tangan kirinya yang menarik kopernya menuju Taxi yang terparkir di pintu keluar bandara

“SoulStar Hotel”tukas Kwon memerintah supir taxi tersebut.
“From America?” ucap supir Taxi itu sok akrab
“What do You Think?” tukas Kwon cuek dengan bahasa inggrisnya yang fasih dan terdengar sempurna
“You look like an Asian but when you speak , you look like from abroad”ucap supir Taxi itu lagi menatap Kwon melalui kaca spion nya
Kwon hanya terdiam dan tidak menanggapi omongan si supir Taxi tadi karena sibuk dengan I Pad nya lagi.
“Hmm, wajahnya asia sekali tapi tingkah lakunya sok kebarat-baratan”ejek si Supir Taxi tadi dalam bahasa koreanya

“SoulStar Hotel”ucap supir Taxi saat tiba di pintu lobi Hotel

Kwon keluar dari taxi tersebut dan mengambil koper-kopernya yang sudah dikeluarkan dari bagasi oleh supir taxi tersebut.
Kwon mengambil beberapa lembar won dari balik  saku mantelnya dan memberikannya pada supir Taxi tersebut
Supir Taxi itu hanya melongo saat melihat jumlah uang  yang sangat banyak.

“Aku orang Korea asli dan uang yang kuberikan padamu bukan karena pelayananmu yang memuaskan tapi kau aku sewa selama beberapa minggu sampai aku mendapatkan mobilku” tukas Kwon sebelum melangkahkan kakinya menuju pintu lobi Hotel.

“satu hal lagi, tepat jam 7 malam kau harus menjemputku” ucap Kwon dengan nada memerintah dan terkesan dingin

“O,….Ok Bos” jawab supir Taxi tersebut dengan senyuman yang paling lebar di wajah bulatnya.
*******

Kwon memilih President Suit sebagai kamarnya di hotel ini untuk beberapa hari kedepan. Tubuhnya terasa lelah dari perjalanan antar benua yang melelahkan dan membosankan. Tapi setidaknya semua itu akan terbayarkan saat semuanya akan jatuh dalam genggamannya.

Kwon mengeluarkan sebuah foto dari balik saku jasnya dan menatap dengan tatapan yang begitu dalam. Foto seorang wanita cantik  dengan balutan gaun berwarna hijau dengan senyuman yang membuat wajah tersebut seperti bidadari. Jemari kekar itu mengusap lembut foto tersebut dan tanpa disadarinya senyuman terlukis di bibir padatnya.

“TULULUT” “TULULUT” Kwon segera mengeluarkan ponselnya dan menekan tombol hijau pada layar ponselnya

“Kita bertemu di restoran saja”ucap kwon pada orang disebrang sana

Kwon membuka jasnya diikuti dengan kemejanya dan membiarkannya berserakan di lantai, lalu mengambil handuk putih yang terletak di ranjang dan menyampirkannya di pundaknya, dan menutup pintu kamar mandi .

SRRRRRRRRRRRR

Kwon membiarkan setiap tetes dari guyuran air dingin yang keluar dari Shower tersebut membasahi seluruh tubuhnya dari ujung rambut sampai ujung kaki.

Wajah tanpa ekspresi tersebut mengusap lembut wajah tampannya dan dengan jemari kekarnya Kwon mengusap pantulan dirinya di cermin yang terletak di sisi kanannya dan perlahan senyum tipis itu menghiasi bibirnya
Goo Soo Hee” ucapnya pelan
Kwon pun melanjutkan aktifitas mandi nya dengan bersenandung seolah menggambarkan suasana hatinya yang sedikit “bahagia”

*********

“So , he really flying back to Korea to found out his twin”tukas Mr Paul pada pemuda asing dihadapannya
“Yes, sir”jawab pemuda itu tanpa ragu
“Did he really want to get rid his twin’s life?” tukas Mr Paul lagi sambil mengepulkan asap dari cerutu yang dihisapnya
“Why he not just forget about his past life and continue his great life in here with me , the man that had raised him with all every boy want in their life” keluh Mr Paul
“Martin, I want you to still connected with him and found out what his trying to do to his twin”ucap Mr Paul dengan nada perintah

“And don’t let Kwon found out that you were one of my information”Mr Paul memperingati
“Don’t worry Sir. I can guarantee that Kwon never know that I was your secret information”ucap Martin memastikan
“Don’t mess up with me cause you know the price for a traitor”ancam Mr Paul  


“I just gave my life to the man that can give me a whealty man and only you who can gave it not Kwon”ucap Martin seolah meyakinkan Mr Paul akan kesetiaannya

Setelah pembicaraan diantara keduanya selesai Martin meninggalkan ruang kerja Mr Paul dan bergegas menuju ke LAX Airport untuk menyusul Kwon sesuai perintah yang diberikan Mr Paul padanya.
“Awasi gerak gerik Martin, satu kesalahan yang dia lakukan jangan pernah ragu untuk menyingkirkannya”ucap Mr Paul pada asistennya yang mengangguk mengerti perintah Tuan Besarnya.


***********

“Hmmmmm”  ini adalah Steak  Salmon terenak  yang pernah kucicipi seumur hidupku” ucap Ji Hyun dengan membasahi bibirnya

“Steak Salmon adalah menu andalan di Restoran ini”ucap Soo Hee menyesap red wine nya

“Wah wah wah , Woo Young  kau harus sering-sering mengajak Ji Hyun untuk makan disini”ucap Joon menyenggol lengan Woo Young

“Hahahaha” tertawalah dan teruslah mengejekku tidak apa-apa” ucap Ji Hyun pura-pura kesal dan meneguk habis wine nya

“Joon-aa” sudah,jangan menggodanya terus” ucap Soo Hee membela Ji Hyun

“Sayang, kau ini serius sekali, Ji hyun itu hanya pura-pura kesal dan itu cara dia menarik perhatian Woo Young”ucap Joon dan membuat Ji Hyun mati kutu di depan pemuda tampan yang sedari tadi menatapnya penuh kagum

“Tapi Ji Hyun tetap terlihat manis bagiku”ucap Woo Young tiba-tiba dan membuat pipi Ji Hyun terasa panas dibuatnya

“Restoran ini apa tidak dipasang AC, kenapa terasa panas sekali?” ucap Ji Hyun malu-malu sambil mengibas-ngibaskan tangannya di sekitar wajahnya.

“Sayang, coba kau makan ini “ucap Joon menyuapi Soo Hee dengan menu pilihannya

“Enak” tanya Joon dan Soo Hee hanya menganggukkan kepalanya tanda membenarkan pernyataan tunangannya.

Keempat orang itu menikmati makan malam mereka dengan penuh canda dan gelak tawa dan tanpa mereka sadari ada seseorang yang terus memperhatikan gerak gerik mereka

Kwon memandang penuh rasa cemburu akan keakraban keempat orang yang terlihat begitu bahagia. Pandangannya jatuh pada sosok laki-laki yang berperawakan dan berwajah sama dengan dirinya. Kwon seperti bercermin dengan pantulan gambar dirinya sendiri, yang berbeda hanya ekspresi wajah yang  tidak sama dengan dirinya.


Joon terlihat menawan dengan senyumnya yang begitu hangat, pembawaannya yang tenang dan hangat membuatnya menjadi pria impian setiap wanita . tatapan mata Joon terasa begitu lembut dan hangat bagi lawan bicaranya yang tidak lain adalah wanita cantik yang berstatus tunangannya, sedangkan Kwon, menganggap dirinya  adalah cerminan dari sisi "Jahat" Joon , berwajah tampan namun terkesan arogan dan dingin.

Tatapan mata yang terasa menusuk dan mungkin menakutkan bagi lawan bicaranya serta pembawaan yang  terkesan dingin membuat siapapun enggan untuk berlama-lama dekat dengannya.

Setelah merasa cukup memata-matai Joon, pandangannya beralih pada sosok wanita cantik yang sedang tertawa riang karena pembicaraan yang membuatnya begitu bahagia.

Wajah cantik dengan kedua bola mata yang bundar membuat Kwon semakin mengaguminya, pipinya yang merah merona , hidung yang mungil dan perlahan pandangannya jatuh pada bibir mungil SOO Hee yang bergerak indah . Ada rasa gemas dan penasaran saat mata Kwon menatap bibir mungil itu.


“Aku ingin sekali merasakannya” [on] [hmpfh] gumam Kwon dengan tatapan yang masih tertuju pada bibir mungil Soo Hee

Mata tajam itu begitu intens memandangi Soo Hee sampai membuat gadis yang menjadi “sasaran” Kwon menoleh ke belakang

Kwon sontak mengambil daftar menu dan menutupi wajahnya yang hampir terlihat oleh Soo Hee.

“Ada apa sayang?” tanya Joon melihat Soo Hee yang terlihat tidak nyaman

“ahniyo, hanya seperti ada orang yang memperhatikanku saja”ucap Soo Hee dengan rasa yang tidak dimengertinya

“Tentu saja banyak orang yang memperhatikanmu,,,,karena kau adalah yang tercantik malam ini tapi sayangnya mereka hanya mampu untuk memandangmu saja karena kau hanya milikku seorang”ucap Joon berbisik dan membuat Soo Hee tertawa kecil karena godaan Joon

“Yaaa , kenapa kalian tidak booking salah satu kamar di Hotel ini saja supaya kalian bisa menyalurkan hasrat cinta kalian” tukas Woo Young  asal

“Andwaeee, kalian mana boleh melakukan hal seperti itu tanpa ada ikatan pernikahan”protes Ji Hyun dan membuat Joon maupun Soo Hee hanya tertawa melihat tingkah Ji Hyun


“Tertawalah adikku sepuas hatimu dan nikmati saat-saat terakhirmu bersama orang-orang yang menyayangimu karena sebentar lagi aku yang akan menggantikan posisimu” ucap Kwon dengan seringai iblisnya yang terlukis di wajah tampan itu.


  





« Last Edit: November 18, 2011, 03:52:53 am by Shanty_minsun »


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho