CallMinsun
Welcome,
Guest
. Please
login
or
register
.
1 Hour
1 Day
1 Week
1 Month
Forever
Login with username, password and session length
News:
Home
Search
Calendar
Login
Register
CallMinsun
»
FANFIC
»
Regular Fanfic
»
NEVER SAY LOVE YOU...~Chapter 5/part 2 10 Desember 2O11~
(Moderators:
revynska
,
Amira
) »
Message #45989
« previous
next »
Print
Pages:
1
...
14
15
[
16
]
Go Down
Author
Topic: NEVER SAY LOVE YOU...~Chapter 5/part 2 10 Desember 2O11~ (Read 10709 times)
apri minsun
Junior
Posts: 149
Re: NEVER SAY LOVE YOU...~Chapter 5/part 2 10 Desember 2O11~
«
Reply #225
on:
December 10, 2011, 03:49:13 am »
Assalammualaikum
Saya lanjutin FF gaje yang kemarin yah
Mungkin waktu akan menyembuhkan segalanya,pepatah itu sama sekali tidak mampu menghapus kenangan Indah walaupun pada akhirnya berkesan menyakitnya.
Ga In duduk memandang bentangan sungai han yang memang terlihat amat indah waktu malam hari.Terdiam–mengenang masa-masa indah yang tak diundangpun akan selalu menghampirinya,dan sekejam kemudian akan terasa sesak karena kenyataan itu tak sejalan dengan harapan masa lalunya.
Seung Hyun keluar dari mobil–dan menghampiri Ga In…
“Ya?!” sapa halus Seung Hyun melepas jas yang ia kenakan,kemudian memakaikannya kepada Ga in. “Sampai kapan kau akan disini Ga In-ah…malam semakin larut udara malam tidak baik untuk kesehatanmu” cerca Seung Hyun yang hanya dibalas dengan senyuman lesu Ga In
“Sebentar lagi–tidak kah kau menikmati pemandangan sungai Han malam ini yang begitu indah?!”
“Indah?!–Ya..bagaimana aku bisa menikmatinya jika seorang gadis disampingku ini menebarkan aura kesuraman–yang mau tidak mati akupun ikut merasakanya?!”
“Bo?!”
“Ne–apa kau tidak menyadarinya?!bahkan rumput yang ada di sampingmu seketika akan layu karena keberadanmu” ledek Seung Hyun–memonyongkan beberapa senti bibirnya…
“Ya!!–Kau…” Berpaling kearah Seung Hyun–Memberikan tatapan tajam seolah tidak terima dengan perkataannya. “Sudah diam jangan mengejekku?!” Ga In kembali menengadahkan kepalanya–menikmati pemandangan langit yang tak kalah dengan bentangan sungai Han yang ada didepannya…
“Apa kau membencinya?!” Tanya Seung Hyun dengan agak sungkan–takut menyinggung perasaan Ga In…
“Ne..Apa maksudmu Seung Hyun-aa”
“Kejadian di rumah Lee menjelaskan semuanya–perubahan sikapmu saat ahjumma Lee membicarakan pernikahan Minho–dan dari itulah aku memberanikan diri bertanya demikian…Apa kau membencinya…”
“Ya!!–aku ini berbicara apa?!” Ga In berusaha mengelak dari pertanyaan Seung Hyun.
Hening… Seung Hyun pun enggan mengulangi pertanyaannya kepada Ga In…Dalam hatinya sedikit menyesal…lacang sekali ia menanyakan hal itu kepada Ga in.
“Pabo…” Batin Seung Hyun memegang dahi yang terasa agak pening–melihat perubahan raut wajah Ga In.
“Ya? Seung Hyun-aa…aku sudah berusah menjauh darinya…dan terkadang aku berfikir saat aku berusaha menjauh dari seseoramg bukan karena membencinya–akan tetapi meskipun menginginkanya aku tidak akan bisa bersamanya…tidak kah kebencian itu hanya sebuah alasan untuk menghindari kenyataan pahit ini” Senyum Ga In mengembang–Ia berusahan membendung butiran air dipelupuk mata indahnya.
“Ne–arra…jadi kau tidak akan melupakannya?!”
“Molla–aku tidak ingin menghendaki kuasa Tuhan terhadapku…
“Ya–aku selalu bertanya-tanya kekuatan apa yang mampu membuatmu tetep mencintai dia…padahal dia sama sekali tidak memahami perasaanmu..memahami isi hatimu”
“Tau kah kau kenapa saat kita tidur menutup mata?
Saat kita menangis… kita menutup mata?
Saat berhayal…membayangkan kebahagiaan di masa depan kita menutup mata?
Dan (agak tersipu) saat kita berciuman…memejamkan mata? karena hal-hal yang terkadang menyedihkan bahkan menyenangkan ada kalanya tidak terlihat…”
“Membenci dan mencintai itu adalah sebuah pilihan …terkadang kita sendiri tidak akan pernah mengerti…alasan dibalik kedua perasaan itu…aku pernah mencintainya…dan tidak selayannya aku berubah membencinya hanya karena semua tidak sesuai dengan apa yang aku inginkan…”
Seung Hyun tersenyum…mendengar semua penjelasan Ga In…kehawatirannya selama itu dianggapnya tidak beralasan. Ga In yang ia kenal adalah gadis yang tanggung…walau terlihat terpuruh–ia akan tetap tegar…
“Yaiss…seeemakin hari kau semakin dewasa Ga In-ah”
“Hentikan?! dai tadi kau hanya mengodaku…” dengan muka merah padam…merasa malu…kemudian berbalik berjalan begitu saja menginggalkan Seung Hyun.
“Ya–tunggu…ini kenyataan Ga In”
“…” Ga In hanya tertunduk berjalan lebih cepat menuju mobil.
=***= =***= =***= =***=
“Berhenti!! aku bilang berhenti!!” Teriak Hye Sun,menarik tangan Minho yang membuat mobil agak oleng tak terkendali…
Ciiiiiiiitttt….
Mobil Minho akhirnya terhenti dengan satu injakan rem yang membuat Hye Sun terpental den membentur bagian depan mobil–dimana ia duduk…
“Ya!! apa kau mau mati heh!!” Bentak Minho geram dengan apa yang dilakukan Hye Sun.
“Lebih baik aku mati daripada hidup tersiksa dijodohkan denganmu!!”
Wajah geram Minho berubah…setelah melihat bercak darah mengalir dipelipis Hye Sun…
Cepat-cepat Hye Sun keluar dari dalam mobil Minho…berjalan dengan agak tertatih pengaruh minuman keras yang ia minum belum hilang sama sekali dari tubuhnya. Hye Sun hanya mampu berjalan tertatih–yang ada dalam benaknya kini adalah bagaimana ia bisa menjauh dari Minhi lelaki yang hanya mampu membuat hidupnya berantakan.
pemperdekat jarah dengan Hye Sun,Minho merai pergelangan tangan Hye Sun…
“Lepaskan!! ” tak mampu membendung perasaannya Hye Sun pun menangis—terisak sembari menarik tangannya,meronta untuk dilepaskan. “Tidak cukupkah kau membuat hidupku berantakan” bentak Hye Sun.
Tangis Hye Sun lebih keras…
Minho hanya terdiam–melepaskan lembut tangan Hye Sun…
“Semenderita itukah?” batin Minho.
“Kau fikir hanya kau yang tersiksa?” ujar Minho –menatap Hye Sun yang ada didepannya…”Kenapa kau tidak membuat ini lebih mudah!!–hanya menikah! apa susahnya!” Minho benar-benar geram dengan Hye Sun.
Bukan Hye Sun saja yang berat dengan pernikahan ini,tapi apa mau dikata–semua sudah diatur oleh kedua orang tua mereka.
“Apa susaaahnya kau bilang!! ini hal tersulit yang pernah aku jalanni harus menikah dengan orang yang sama sekali tidak ku cintai!! “
Minho terdiam…”sepenting itukah?? menikah dengan orang yang kau cintai? kenapa sejak awal kau tidak mengenalkan orang yang benar-benar kau cintai dengan orang tuamu–sehingga kau bisa hidup berbahagia selamanya”
“Kau fikir berapa umurku?! seharusnya kau yang harus menolak! dari awal aku sudah bertanya seharusnya tidakkah kau menikah dengan orang yang kau cintai!! dan kau hanya dia saja tidak menolak pernikahan ini!!
Logged
Print
Pages:
1
...
14
15
[
16
]
Go Up
« previous
next »
CallMinsun
»
FANFIC
»
Regular Fanfic
»
NEVER SAY LOVE YOU...~Chapter 5/part 2 10 Desember 2O11~
(Moderators:
revynska
,
Amira
) »
Message #45989