«
Reply #15 on: December 19, 2011, 09:11:25 pm »
ADDITIONAL CAST:

Park Na Ree (teman sekelas hye sun & so eun)

Asai Sensei (Sensei yang sangat dihormati hye sun,sudah dianggap seperti ayahnya sendiri)
Chapter 1
Cuaca panas siang itu tiba2 berubah,matahari yang sebelumnya begitu terik membakar,perlahan mulai bersembunyi dibalik segerombolan awan2 hitam,awan2 terlihat berarak mengelilingi salah satu pemukiman sempit nan kumuh yang menghuni sudut kota,jika ditelusuri baik2 maka anda akan menemukan sebuah gang kecil yang terselip di antara gedung2 tua tak terawat,tentunya anda tidak akan menyangka di kota besar yang ramai seperti ini ada sebuah tempat terpencil yang jauh dari hiruk pikuk gemerlapnya kota di luar sana,
sepertinya langit semakin tidak bersahabat,angin bertiup kencang menerbangkan debu2 jalan,orang2 mulai berlarian mencari tempat berteduh,terlihat beberapa yang terburu2 mengeluarkan payung,
Tak berapa lama gerimis perlahan mulai turun,sepanjang tahun ini cuaca panas memang lebih mendominasi,titik-titik kecil air mulai berjatuhan membasahi tanah,
tapi hal itu tidak menyurutkan langkah seorang gadis cantik untuk terus berjalan menyusuri gang sempit tadi di salah satu pemukiman padat gangwon.pemandangan yang sangat langka melihat seorang gadis secantik itu berjalan seorang diri di gang kumuh nan sempit seperti sekarang apalagi dalam gerimis yang dirasa semakin memburu.
Sekumpulan pria perokok yang duduk bergerombol di mulut gang memperhatikan gadis tersebut dari atas kepala hingga kaki,memperhatikan terus dari atas ke bawah...atas ke bawah dan begitu seterusnya,mereka heran karena tidak pernah ada orang2 dengan penampilan rapi yang mau datang ke tempat kotor seperti ini,mereka masih saja terus memperhatikan hingga gadis tersebut mulai semakin jauh dan menghilang dari pandangan mereka..
Gadis itu semakin mempercepat langkah kakinya saat dirasanya titik gerimis berubah menjadi hujan lebat,sembari merapatkan jas saat dirasanya udara dingin mulai menusuk tubuhnya,
Setelah berjalan cukup lama,akhirnya sampailah ia di depan sebuah gedung tua yang terlihat sudah rusak karena tidak terawat,bangunan yang berdiri di hadapannya ini sudah usang dan kotor,cat-catnya sudah terkelupas dan lumut terlihat mulai tumbuh hampir menutupi seluruh dinding.

Gadis yang tampak terburu2 itu langsung memegang gredel pintu dan membukanya,
Suasana di dalam terbilang nyaris gelap.di dalamnya cahaya hanya menyala remang2 yang berasal dari beberapa bohlam dengan watt kecil yang bergantungan diatas,
sekelilingnya banyak dipenuhi barang2 rusak yang tak terurus karena ditinggal lama tak berpenghuni,
tiba2 dari arah dalam muncullah seorang anak laki2 yang berlari kearahnya kira2 berumur 7 tahun sambil berteriak menyambutnya..
"noona..noona..!!!" Teriak bocah laki2 tersebut dengan riang
Gadis yang dipanggil noona tersebut tersenyum sambil berjongkok seraya membuka lebar kedua tangannya menyambut bocah laki2 itu ke dalam dekapannya.
"Jae yoon-a..jangan lari seperti itu kalau jatuh bagaimana?" Tanya gadis tsb sambil memeluk bocah laki2 tadi,
"Hahaha..ini karena jae yoon sgt senang noona datang hari ini" balas bocah tadi terkekeh sambil memeluk erat leher gadis di depannya.
"Noona..noona..hari ini kita akan belajar apa?" tanya jae yoon bersemangat
"Kau sudah tidak sabar ya,apa teman-temanmu sudah berkumpul semua?" Tanya hye sun sembari mengusap sayang kepala bocah di depannya
"Ha ah" angguk jae yoon semangat,
"kami semua sudah menunggu noona sejak tadi" jawab jae yoon mengerucutkan bibirnya sambil melipat kedua tangan didadanya
Sunnie pun hanya terkekeh geli melihat ekspresi bocah didepannya,
"baiklah..noona minta maaf karena terlambat,sekarang cepat kita ke dalam, tentunya mereka tidak mau menunggu kita lebih lama lagi kan?" tanya sunnie masih terkekeh sambil berdiri dan membetulkan letak tas selempang dipundaknya,
Lalu mereka pun berjalan beriringan,gadis itu menggenggam tangan mungil di sebelahnya menuntunnya berjalan..
Hari berikutnya,
@ Cafe Dunk Universitas Konoha

“kyaaaa!!!dia datang!!!!dia datang!!!!
min ho!!!!min ho!!!!” teriakan para gadis memenuhi seluruh penjuru cafe,hal seperti itu adalah pemandangan lumrah bagi para penghuni universitas konoha,sejak kedatangan Kim Min Ho,pria sejuta pesona yang juga pewaris tunggal Kim.Co,yang tidak hanya sempurna secara fisik,tapi juga hidup yg berlimpah harta.
kampus tidak pernah sepi dari hingar-bingar gadis2 penggemarnya,gadis-gadis sibuk mempercantik diri mereka,bahkan ada beberapa yang disinyalir melakukan operasi plastik dalam misi mendapatkan perhatian min ho,yang paling extreme dan mengerikan adalah mereka yang berburu mencari orang pintar untuk mendapat susuk kecantikan paling ampuh,
gadis2 tadi langsung berbaris dan berkerumun memenuhi pintu masuk cafe,ada yang sibuk bercermin,merapikan pakaian,menambahkan riasan wajah,bahkan menyemprotkan parfum.
mereka tampak berebut dan berdesak2an hanya untuk mendapatkan posisi paling uenakkkkk dalam rangka menyambut sang don juan kampus a.k.a min ho.
“Selamat pagi min ho” sapa gadis2 itu bersamaan dengan genit dan suara yang dibuat semanja mungkin.min ho hanya tersenyum mengejek sambil terus melangkahkan kakinya menuju ke salah satu meja di lantai atas cafe,disana sudah ada seseorang yang menunggu kedatangannya sejak satu jam sebelumnya
“Hei,don juan konoha..ada apa denganmu?? Lihat jam berapa sekarang,kenapa baru datang??" Tanya bummie teman dekatnya sejak SMA secara bertubi2.
"Heiii,ada apa denganmu hari ini?? Apa kau salah mnum obat? Tidak seperti biasanya kau mengacuhkan penggemar2mu itu? Kau tahu semua pria disini pun rela mempertaruhkan seluruh hidupnya hanya untuk disambut oleh gadis2 itu setiap hari” Tanya bummie yang penasaran,karena merasa ada yang aneh dengan temannya itu.
“aku perhatikan belakangan ini pnggemarmu smakin bnyak saja,,oh ya..aku dengar akhir2 ini ada mahasiswa yg tenarnya menyaingimu min ho,kalau tdk slah namany ji hoon,anak fakultas hukum,makanya mulai sekarang kau harus mengamankan posisimu sebagai don juan” bummie masih saja trus mengoceh tanpa membiarkan min ho berbicara,saat min ho melihat bummie akan mengoceh lagi,min ho dengan cepat langsung menyela dan terdengar nada suaranya yang jengkel,
“Aisshh..!! kau ini yg kenapa?! Kenapa hari ini kau cerewet skali hah??!!” sambar min ho dgn tidak sabar,rupanya min ho sudah tidak tahan mendengar ocehan bummie yg tanpa henti.
“Hehehe..aku pikir kau sedang malas bicara,lagipula kenapa wajahmu spt itu,apa spt itu wajah orang yang bertemu dengan sahabatnya sendiri" jawab bummie terkekeh.
“Aku hanya bosan dgn gadis2 disini,mreka smua sama saja” jawab min ho datar,pandangannya menerawang ke luar jendela seolah memikirkan sesuatu.
“hmm,oh ya min ho bagaimana hubunganmu dengan yummi?? supermodel sexy yang kukenalkan di acara fashion show ibuku minggu kemarin” tanya bummie penasaran sambil menyeruput blackcurrant tea.
Min ho pun mengerutkan alisnya dan kembali menatap bummie "yummi?? Gadis mana lagi yang kau bicarakan kali ini??Aku tidak ingat pernah berhubungan dgn yang namanya yummi, jawab min ho cuek sambil mengangkat bahunya,seolah2 ia tidak pernah mendengar nama itu sebelumnya.,
"lagipula aku tidak peduli dgn gadis2 itu,,dan ya,siapa nama gadis yang tadi kau bicarakan?!!" Tanya minho smbil berusaha mengingat2,
"Yummi....masa kau lupa?" jawab bummie sambil berusaha menyembunyikan tawanya,
"Ya itu dan siapapun itu,aku tidak mau tahu..intinya lupakan!!” jawab min ho dgn cuek dengan wajah arogannya
“Hehehe..min ho kau memang tidak pernah brubah,bukankah waktu itu kau yg mengajaknya brkenalan,karena kau tertarik dgn bodynya yg sexy itu,sekarang saja kau lupa dengan namanya,cepat sekali kau mendepaknya” jawab bummie tertawa.
“ausshh..hentikan tawa anehmu itu!! mereka sendiri yang mengejar dan menyerahkan drinya dgn mudah kepadaku,aku tdk prnah menjebak ataupun merayu” jawab min ho tegas seraya mengagungkan pesona don juan yang dimilikinya
“Ya....ya.....ya...don juan konoha” goda bummie sambil mengulum senyum,
“Aisshh!! Diam kau,kau jg sama dgn driku,nikmati sajalah,kita ditakdirkan terlahir smpurna tidak ada salahnya kan menggunakan kelebihan ini..hmm,lady killer” min ho tersenyum licik dengan bangga.
Sementara di tempat lainnya,
SMA TEITAN KELAS A
PUKUL 07:30
Ruang kelas pagi itu tetap ramai seperti biasanya,suara gaduh murid2 memenuhi lorong2 dan tiap kelas.sebelum bel masuk berbunyi anak-anak berkumpul ada yang bergosip,bermain kartu,kejar2an,bahkan yang berkutat dengan buku ataupun mengusili teman2nya.
Disalah satu pojok kelas,beberapa murid tampak duduk berkerumun membicarakan sesuatu,
"Hei..hei..kalian tau tidak,aku dengar dikelas kita akan kedatangan murid baru loh" jawab na ree salah satu gadis berambut panjang yang terkenal sebagai informan ulung dikelas,

"Jeongmal???" Jawab temannya yang berkawat gigi pink dan masih sibuk membersihkan giginya dengan benang dental tanpa menoleh ke arahnya,
"hei,murid barunya perempuan atau laki2??" Tanya salah satu murid pria yang tiba2 nimbrung dengan semangat,
"Hmm..yang aku dengar si perempuan,pasti anaknya aneh soalnya tahun ajaran baru kan sudah dimulai sejak senin kmarin tapi kenapa ia baru mulai masuk sekarang??" Tanya na ree ke semua teman2nya,
"Benarkah seorang perempuan?? na ree,cepat beritahu kami seperti apa rupanya??! Cantik atau tidak??" Tanya murid pria tadi dengan tidak sabar bahkan pernyataan na ree yang tadi pun tidak digubrisnya,
"ihh..cari tahu saja sendiri,memangnya aku mata-mata kalian..wekkk!!" balas na ree tak kalah sewot.
Kriiinnnggggggg..bel masuk berbunyi..
anak2 yang berkerumun langsung membubarkan diri dan duduk di tempatnya masing2 dengan tenang,tak berapa lama wali kelas mereka pun masuk dan langsung mengumumkan sesuatu,
"anak-anak hari ini kelas kita kedatangan murid baru,ibu harap kalian semua bisa saling berteman baik dan membantu satu sama lain" ujar guru tsb mengakhiri pengumuman pagi itu,
lalu guru tsb memanggil seorang gadis untuk segera masuk dan memperkenalkan dirinya
Hye sun masuk dengan sangat tenang,sekalipun kelas ini asing dan semua baru untuknya,ia sama sekali tidak canggung ataupun khawatir.
saat hye sun masuk pria2 di kelas langsung heboh dan gaduh,kata2 yang terlontar dari mereka semuanya memuji dan kagum,maklum saja hye sun satu2nya murid blasteran di sekolahnya,
"woww...!!!!"
"cantiknya...!!!!!"
ada yang bersiul,ada yang terpana hingga mulutnya menganga lebar,dan melotot besar2,dan yang lebih parahnya lagi murid2 pria memaksa mereka yang duduk di kursi paling depan untuk berbagi tempat dengan mereka,karena mereka ingin melihat sunnie lebih dekat.
suasana kelas benar2 kacau,sementara murid-murid pria menjadi sulit untuk dikontrol,murid2 perempuan memandang iri kearah hye sun,
belum pernah ada yang membuat gebrakan spt ini bahkan sejak Teitan berdiri sampai hari kemarin,semua perhatian murid2 pria terfokus hanya untuk hye sun,bahkan yun hee yang menyandang predikat sbg kembang sekolah ini pun kalah telak,dia memang dikagumi tapi reaksi yang didapat pun tidak se-ekstrim ini..
"Semuanya harap diam dan duduk tenang!!" Guru tsb akhirnya berbicara dengan sedikit meninggikan suaranya,berusaha menenangkan murid2nya
"Hye sun,perkenalkan dirimu setelah itu kau bisa langsung untuk memilih tempat dudukmu" perintah guru tsb
"baik bu" jawab sunnie sambil menundukkan sedikit kepalanya
"Anneyoung,je ireumeun hye sun imnida" hye sun si murid baru yang membuat heboh 1 kelas memperkenalkan dirinya dengan singkat dan jelas.
Kelas tiba2 menjadi hening,pria2 terdiam entah terpesona atau memang mereka tidak bisa melepaskan pandangannya saja dari hye sun,
tp murid2 malah usil menggoda hye sun.
"Wahh!!Hye sun kamu cantik sekali,namamu juga indah" kata geun woo dengan senyum yang dibuat semanis mungkin,masih dengan matanya yang berbinar-binar.
"Iya hye sun,kami semua sangat senang mendapat teman baru secantikmu,aku harap kita bisa berteman baik ya" timpal jung hyun tak mau kalah sambil mengedipkan matanya ke hye sun.
"Hye sun,jangan dengarkan mereka,mereka mengatakan hal seperti itu kepada semua wanita,cukup dengarkan aku saja,kalau kau ada kesulitan katakan saja padaku,aku pasti membantumu" jawab hyun sik dengan tatapan kagum ke sunnie.
murid2 perempuan yang mendengar itu semua mulai bersorak huhhhh!! Ke arah murid laki2,kelas pun semakin ricuh,ternyata murid perempuan benar2 cemburu sekarang.
"Sudah..sudah..hentikan!!kalian ini masih spt anak kecil saja,jangan buat gaduh di kelas!!" lerai guru tsb yang kelihatan mulai terganggu dengan rayuan2 murid2nya
"Hye sun,kamu bisa duduk sekarang" perintah guru tersebut.
Anak-anak pria masih terus saja berulah,kali ini mereka berebut agar hye sun duduk dengan mereka,mereka mendorong-dorong teman sebangku mereka yang perempuan untuk pindah tempat duduk,mereka terus saja memperebutkan hye sun agar duduk disebelah mereka.
Memang nasib,malang tak dapat ditolak untung tak dapat diraih,karena hye sun sendiri memilih untuk duduk di bangku paling belakang.sia-sialah usaha mereka menarik perhatian hye sun karena nyatanya hye sun tidak menggrubis bahkan tidak bergeming sedikitpun.
gadis berambut lurus yang sudah duduk di kursi itu terlebih dahulu tidak menyangka jika hye sun yg td diperebutkan sekarang ada di sini dan duduk disebelahnya,dia terus memperhatikan hye sun,ia mengagumi kecantikan hye sun saat melihatnya dari jarak dekat,hye sun yang merasa diperhatikan daritadi menjadi risih dan dengan cepat ia palingkan wajahnya ke gadis di sebelahnya,karena panik gadis di sebelahnya buru2 menundukan wajahnya,ia malu atas kebodohannya karena ketahuan seperti itu.
Hye sun hanya diam dan mengerutkan alisnya bingung melihat reaksi teman sebangkunya seperti itu.
Jam istirahat di taman belakang sekolah
bangku taman belakang sekolah yang teduh,dengan pohon besar dan rindang,ya disinilah sunnie memutuskan untuk menghabiskan waktu istirahat siangnya,sunnie sangat pintar dia bisa memahami pelajaran dengan cepat,bahkan dia dapat menyelesaikan soal2 kalkulus paling awal,sehingga ia dapat beristirahat duluan dibanding teman2 sekelasnya,
ia memutuskan untuk mendengarkan musik melalui earphone dan membaca novel hercule poirot yang dibawanya dari italia beberapa minggu lalu,sambil terus memasukkan marshmallow2 ke dalam mulutnya.
semilir angin meniupkan rambut hye sun dengan lembut,kulitnya yang teramat putih bersinar indah,sesekali ia tersenyum kecil saat membaca kata2 menarik dalam novel yang ada di genggamannya itu,
Hye sun si murid baru itu telah membius pria-pria se-seantero Teitan,membuat gadis-gadis lain hanya terdiam dan gigit jari.
Na ree yang sedang menggigit pocky strawberrynya sedikit demi sedikit berkata,
"hei anak baru yang tadi aneh ya,aku tidak melihat ia berbicara dengan siapapun dari pagi,bahkan denganmu so eun teman sebangkunya"
So eun yang terkenal pendiam hanya tersenyum mendengar perkataan na ree,
Temannya yang lain pun menambahkan,
"iya si,tapi aku iri padanya ia berhasil merebut semua perhatian pria2 di sekolah kita,lihat di kelas td saja semua pria2nya gaduh" gerutu gadis itu,
Mereka terlihat bertopang dagu sambil memiringkan kepalanya memperhatikan hye sun dr jauh,bagi mereka hye sun sangatlah misterius dan dingin.
Sedangkan Hye sun masih sendiri dengan novel di tangannya,ia terus di posisi yang sama hingga bel tanda masuk pun berbunyi..
Siang itu setelah kelas usai,hye sun memutuskan untuk langsung pulang sendiri dengan bis,sebenarnya bisa saja ia meminta supir untuk menjemputnya ataupun membawa mobilnya sendiri,tapi ia tidak ingin menambah sensasi karena setiap kali supirnya menjemput,ayahnya tidak akan lupa membekalkan hye sun dengan pengawalan bodyguard super ketat,bisa dibayangkan sekolah akan semakin ricuh dan tentu saja lagi2 ia akan menjadi bahan pergunjingan.
ia berjalan santai menuju halte yang tidak begitu jauh dr sekolahnya,saat tiba di halte sana ia melihat teman sebangkunya sudah tiba terlebih dahulu,ia sedang duduk di salah satu bangku halte,karena hye sun tidak mengetahui rute bis yang akan dilewati maka ia memutuskan untuk bertanya ke teman sebangkunya itu,
"Hai.."sapa hye sun singkat,
So eun pun menoleh ke arah suara tsb,dilihatnya hye sun berdiri di sampingnya sedang melihat ke arahnya,sejenak so eun terlihat takut dan bingung,
hye sun pun seolah bisa membaca raut wajah so eun yang tampak kebingungan,
Hye sun tetap memutuskan untuk bertanya,
"apa bis ini akan melewati halte namgang?"
so eun yang masih terkejut karena hye sun tb2 saja berbicara padanya masih diam dan termangu,hye sun yang tidak segera mendapat jwaban mulai memutar bola matanya dan bergumam,
"oh puuhhleassseee..not again.."
hye sun menjentikkan jarinya berulang kali di depan wajah so eun dan berkata
"hello..earth calling.."kata hye sun sambil melipat kedua tangannya didada menunggu jawaban dari so eun..
so eun pun tersadar masih dengan mulut yang menganga ia mengangguk dengan cepat..
Setelah menunggu beberapa menit,bis akhirnya datang dan penumpang masuk satu persatu secara teratur.
Hye sun langsung duduk di bangku paling belakang dekat dengan jendela sedangkan so eun yang memang sedikit lambat baru memasuki bis paling akhir,dilhatnya semua tempat duduk terisi penuh dan hanya satu yang tersisa,ya tepat disebelah hye sun..hye sun yang sedang memasang earphonenya,memandang bingung ke arah so eun,dilhatnya so eun yang memilih berdiri padahal disebelahnya masih ada kursi kosong..ia benar2 tidak habis pkir dengan teman sebangkunya itu,kenapa so eun begitu takut dengannya,Bahkan untuk sekedar duduk pun ia takut,
"Kursi ini masih kosong,cepatlah duduk sebelum kakimu sakit" kata hye sun memandang datar ke so eun.
So eun yang salah tingkah hanya bisa tersenyum sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal,

"Aku tidak tahu apa yang mereka bicarakan sampai kau takut denganku,lagipula aku tidak memaksamu untuk berbicara denganku selama perjalanan ini, bahkan kau tidak perlu mengajakku bicara sekalipun kau memang duduk disini" lanjut hye sun sambil mulai memutar lagu dari iphonenya dan menutup matanya..
So eun yang mendengar itu menjadi tidak enak hati,ia pun berjalan ke kursi itu dan duduk dengan tenang karena ia tidak ingin mengganggu hye sun,
Diamatinya wajah hye sun lekat2,
"ia ttp sangat cntik sekalipun ia tidak pernah tersenyum" kagum so eun dalam hati,dengan matanya yang berbinar2.
So eun mulai sibuk dengan pikirannya sendiri,
Diakuinya sikap hye sun yang dingin dan jutek,
seharian ini pun ia tidak melihatnya tersenyum sedikitpun,ditambah lagi bicaranya yang blak-blakan,,
"hmm..tapi mungkin jauh di lubuk hati sebenarnya dia baik" pikir so eun,
so eun dpt menyimpulkan spt itu saat hye sun menyuruhnya utk duduk di sebelahnya td.
ibunya jg pernah berpesan padanya bahwa
"menilai seseorang jgn dr penampilan luarnya saja,tapi kenalilah dia,maka kamu akan tahu siapa dia sebenarnya,dan kamu baru bisa memutuskan untuk menyayanginya".
So eun rasa ibunya benar,mungkin hye sun tidak seburuk yang dibicarakan teman-temannya,mereka hanya tidak mengenal siapa hye sun yang sebenarnya.
KELAS KARATE GOJU-RYU,
PUKUL 18:30

Terdengar aba2 yang diteriakkan oleh seorang SAIKO SHIHAN muda ke murid2 yang dilatihnya sore itu,kelas sudah berlangsung selama 1½ jam sejak pukul 5 petang tadi..
"Hiattttttttttt..!!!!" teriakan terakhir yang keras menggema di seluruh penjuru gedung tempat berlatih karate,murid2 sudah keliatan sangat lelah sekali malam itu.
"Bagus!!tingkatkan lagi dan lakukan seperti yang diajarkan td,kelas hari ini cukup sampai sini,kalian harus banyak berlatih,jaga ksehatan dan persiapkan diri dengan baik untuk ujian kyu (tingkat) 2 bulan lg!!" perintah saiko shihan td tegas sbg penutup kelas hari ini,
(SAIKO SHIHAN = grand master)
murid2 tadi langsung membubarkan diri bersiap2 untuk pulang,mereka terlihat kepayahan mengimbangi pelajaran yang diberikan saiko shihan tadi,saiko shihan sendiri pun beranjak pergi dari ruang kelas,saat sedang membereskan barang2nya terdengar suara orang memanggilnya dari belakang,
"Saiko shihan,bisa bicara sebentar??" panggil orang dibelakangnya dengan lembut,orang yg dipanggilnya pun menoleh,dilihatnya pria tua yang masih terlihat tegap memanggilnya sambil tersenyum,
"ah..sensei!!" jawab gadis itu terkejut sekaligus senang,ia tidak menyangka guru yang dihormatinya itu datang kesana.
"Aigoo..!!tidak menyangka sensei harus memanggilmu dengan sebutan saiko shihan juga,kau memang hebat!! Tawa sensei setengah menggoda sambil mengacungkan kedua jempolnya,
"auhh,sensei..sensei jangan berlebihan seperti itu,sensei ttp yang terhebat,tanpa sensei aku tidak akan spt skarang ini" jawab gadis di depannya terdengar merendah.
"Oh,ya kenapa sensei bisa disini??" lanjut gadis itu bingung.
"Sebenarnya sensei sengaja mencarimu hye sun,
Karena kau murid yang paling bisa sensei andalkan dan yang paling sensei percaya,jadi sensei ingin minta tolong untuk menggantikan tugas sensei" jawab sensei dengan raut serius,
"Ha?? Apa maksud sensei?? Tugas??" Tanya hye sun kebingungan,
"Jadi begini,sensei mendapat kepercayaan untuk mengajar karate di tempat teman sensei bekerja,dia seorang dosen di universitas terkenal,ditempatnya mengajar ada UKM karate,karena UKM itu baru jd belum ada yang mengajar,murid yang mendaftar juga hanya beberapa,tp sensei terlalu sibuk sekarang jadi sensei tidak mgkn menghandle semuanya di waktu bersamaan,dan sensei bermaksud menawarkannya padamu,bagaimana?? Bayarannya juga besar" jelas sensei panjang lebar kepada hye sun.
Hye sun yg diam terlihat berpikir dan menimbang sesuatu,
"tapi sensei,aku sendiri tidak yakin apa bisa mengatur jadwal untuk itu,sensei lihat kan aku juga harus mempersiapkan mental dan fisik anak2 untuk ujian kyu 2 bulan lg" ujar hye sun bingung,
Mendengar penjelasan itu sensei hanya tersenyum lalu berkata,
"Pikirkanlah baik2,sensei yakin kamu bs menanganinya,bukankah kamu btuh dana untuk proyek rumah belajar impianmu??sensei rasa ini kesempatan bagus,Kalau kau sudah yakin hubungi sensei secepatnya" bujuk sensei sambil menepuk pundak hye sun pelan,dan berjalan melewatinya
******
Esok paginya
Pukul 07:00,
"terima kasih hye sun..sensei tahu kamu bisa diandalkan,kau bisa langsung mengajar sore nanti di universitas konoha,kau hanya perlu mengajar seminggu 2x,waktunya kau tentukan sendiri tp sesuaikan dgn jadwalmu,yang penting seminggu itu harus 2x,setiap pertemuan lamanya 1½ jam seperti biasa,sukses ya hye sun!!sensei yakin kamu bisa melakukannya,semangat!!maaf sensei harus menutup teleponnya sekarang" terang sensei terburu2,hye sun bahkan belum sempat mengucapkan terima kasih tapi sambungan sudah terputus dari sana.
Hye sun yang sudah bersiap ke sekolah,akhirnya beranjak menemui kakaknya di kamar sebelah..

"Tokk..tokk..tokk.." terdengar pintu diketuk dari luar,
"eonni,aku mau bicara..bolehkah aku masuk??" tanya suara masih dari arah luar
"Masuk saja,pintunya tidak dikunci" jawab na young dari dalam kamar,
Hye sun yang mulanya hanya menyembulkan kepalanya perlahan2 mulai masuk dan berjalan ke arah ranjang,dilihatnya kakaknya sedang duduk bersender di ranjang sambil membaca,
"Eonni.." panggil hye sun sambil mengambil posisi duduk di sebelah kakaknya

"Ada apa mungil? Tumben kau belum berangkat? Kau sudah sarapan?" Tanya na young bertubi2 sambil membetulkan posisi duduknya di sebelah hye sun,
"Eonni,aku hanya ingin memberitahu bahwa sore nanti aku akan mulai mengajar UKM karate di kampusmu,aku ditawari oleh sensei kemarin untuk menggantikan posisinya" terang hye sun kepada kakaknya sambil tersenyum,
"Jeongmal??! Wahh,kalau begitu eonni bisa melihatmu mengajar nanti dong,eonni akan memperkenalkanmu dengan teman2 eonni disana,chukae sun-a!! eonni sangat bangga padamu" jawab na young yang terlihat sangat bangga sekaligus bersemangat,
"Hahaha..iya,terima kasih eonni,kalau sempat eonni harus melihatku ya" pinta hye sun setengah terkekeh,
"Eonni,aku harus pergi sekarang,sampai ketemu nanti" lanjut hye sun setelah mengecek jam ditangannya,ia pun bangkit dan setengah berlari ke arah pintu,
"Hati-hati di jalan ya!!" teriak na young saat dilihatnya hye sun sudah hampir menghilang di balik pintu.
Hye sun yang sudah meluncur cepat ke lantai bawah tidak sempat membalas ucapan kakaknya.
Sesampainya di lantai bwah,
"appa-eomma sunnie berangkat dulu" ujar hye sun terburu2 sambil mencium pipi appa dan eommanya,lalu dengan cepat disambarnya selembar roti tawar,menggigitnya sembari merapikan isi tas.
Appa dan eomma hanya menggeleng-gelengkan kepala melihat kebiasaan anaknya itu,setiap pagi selalu berisik dan gaduh jika sudah buru2 berangkat,mereka yang sudah hapal dengan kebiasaan putri bungsu itu hanya berpesan agar putrinya itu hati2.
Saat sedang berjalan menuju halte,dan masih dalam rangka menghabiskan roti tawarnya,ia mengedarkan pandangannya ke jalan di seberang yang terlihat cukup padat,menikmati indahnya pagi sambil bersenandung kecil.
tiba2 perhatiannya teralih pada anjing kecil yang berada di tengah2 jalan seberang,
"anjing siapa itu?? bahaya sekali,ia pasti akan terlindas jika terus berada di tengah jalan spt itu" hye sun malah melamun sambil bergumam dalam hati.
Saat sadar dr lamunannya,justru ia menjadi panik cepat2 ia masukkan seluruh roti tawar tadi ke mulutnya dan dengan terburu2 ia berlari menuju ke jalan seberang,dilihatnya dari kejauhan ada mobil yang melintas dengan kecepatan tinggi ke arah anjing itu berada,terang saja itu membuatnya kaget,
akhirnya tanpa pikir panjang ia menerobos ke tengah jalan dan memeluk anak anjing itu dengan erat.
ckkkkkkiiiiittttttttt..
Bunyi ban berdecit keras akibat rem yang diinjak min ho tiba2,,
“aisshh..sial!!apa yang gadis bodoh itu lakukan?!” dengan geram min ho menurunkan kaca mobilnya dan menjulurkan kepala dari dalam mobil sambil berteriak,
”hei gadis bodoh!! kau tidak punya otak apa?!! Mau mati hah?! Apa yang kau lakukan?!! tiba2 saja berlari ke tengah jalan seperti itu?!!”
teriak min ho dengan lantang ke arah gadis di depan mobilnya,Dilihatnya seorang gadis yang tengah berlutut sambil merapatkan
kedua tangannya yang terlihat seolah-olah melindungi sesuatu di
dadanya,gadis itu hanya diam tanpa menoleh ataupun membalas sahutan min ho.min ho mengerutkan alisnya heran dan berpikir
”jangan-jangan trjadi sesuatu dengan gadis aneh itu?” bisik min ho dalam hatinya,

akhirnya dengan malas dan setengah hati ia memutuskan keluar dari mobilnya,dan berjalan ke arah gadis itu,
sedangkan di sisi lain,gadis yang sedang berlutut itu tahu jika pria yang hampir menabraknya tadi sedang berjalan ke arahnya,dari bunyi langkah sepatu yang dipakainya,gadis itu hanya melirik dari sudut matanya dengan menaikkan ujung atas bibirnya membentuk cibiran sinis ke arah min ho,yang tentu saja tidak dilihat oleh min ho karena rambut panjang gadis itu menutupi wajah sebelah kirinya, gadis itu pun kembali menatap anjing kecil yang ada dalam dekapannya,memastikan bahwa anjing itu baik2 saja,seulas senyum manis pun terlukis di wajahnya,gadis itu terlihat senang
sekarang..
******
Tak berapa lama gadis tersebut bangkit dan pergi begitu saja tanpa menoleh sedikitpun ke arah min ho,min ho yang kaget hanya mengerutkan dahinya,sementara gadis itu berjalan semakin jauh
min ho masih terbengong2 sendiri dengan ekspresi aneh,mulut menganga,dan matanya yang melotot semakin besar.
min ho akhirnya sadar dari keterkejutannya setelah mobil2 di belakangnya mengklakson beruntun karena peristiwa tadi mengakibatkan lalu lintas jadi terhambat dan macet,ia tampak kesal
Dan meluapkan amarahnya dengan menendang bemper mobil depannya,ia benar2 tidak habis pikir bagaimana bisa gadis aneh itu pergi begitu saja, bahkan tidak memandangnya apalagi meminta maaf kepadanya,dan lucunya hal itu terjadi di tengah jalan ramai,dan menjadi tontonan gratis bagi mereka yang melintas,yang membuatnya semakin kesal ialah gadis aneh itu malah mengacuhkannya,ia tidak dihiraukan sama sekali dan dibuat tampak seperti orang bodoh,baginya inilah hari
terburuk dalam sejarah hidupnya,bagaimana tidak seorang min ho 'sang don juan' diacuhkan seperti itu oleh seorang gadis aneh yang bahkan belum sempat ia lihat seperti apa rupanya..
Setelah insiden pnyelamatan yang mencekam tadi,hye sun terlihat menguliahi anak anjing dalam dekapannya,
"Kau ini nakal,tadi itu bahaya sekali,sekarang diam disini dan jadi anak manis" hye sun memberi perintah seolah2 anak anjing itu mengerti dengan apa yang hye sun katakan,
Anjing itu malah menjilat2ti wajah hye sun sambil menggerak2kan ekornya senang
"Hahaha..geli,,hei,hentikan.." tawa hye sun sambil memandang lembut ke anjing itu,
"maaf ya tp aku harus pergi sekarang,dan jangan nakal lagi seperti tadi" hye sun mengusap lembut anjing itu,menurunkannya dan berbalik pergi,
******
Sedikit lagi,sedikit lagi..............
Tap..tap..tap..tap..tap..terdengar langkah lari dari jalan di depan,
"Ah tidak!!!!!! Tahan!!! Jangan tutup dulu pintunya!!!!!" Teriak hye sun ke arah security gerbang sekolahnya,
Security sekolah yang terkenal killer itupun sengaja mengacuhkan hye sun,dengan senyum mengejek ia mempercepat menutup gerbang dan menguncinya.
"Hoshh..hoshh..Pak,tolong buka pintunya,hoshh..ini masih jam 8 kurang 10 menit..hoshh.." kata hye sun terengah2 engah sambil mengatur nafasnya,
"Tp di jam saya sudah jam 8,berarti kamu sudah telat,dan yang telat tidak diizinkan masuk!!" jawab security tsb sengit,lalu berbalik meninggalkan hye sun di luar.
"Whattt the he**??!!!" Teriak hye sun tidak percaya,saat dilihatnya security tsb malah melangkah pergi menjauhi gerbang.
"Okay,hye sun....berpikir dan tenangkan dirimu" gumam Hye sun berusaha meredakan emosinya, hye sun melangkah mundur memandang gerbang dan tembok sekolahnya yang menjulang sangat tinggi,dipikarannya bagaimanapun caranya ia harus masuk ke dalam,dan sekarang waktunya sgt terbatas.
Dilihatnya tidak begitu jauh dr gerbang sekolahnya ada sebuah pohon yang cukup besar,tingginya pun melebihi tembok sekolahnya,
sambil menggembungkan kedua pipinya,ia menyusun rencana besar agar bisa masuk ke dalam,ekspresinya benar2 terlihat sangat menggemaskan.

tiba2 senyum misterius terlukis di wajah cantiknya,akhirnya ia berlari cepat kearah pohon itu,sesampainya disana ia langsung melemparkan tasnya terlebih dahulu dengan sekuat tenaga sampai terdengar bunyi bukk yang cukup keras dari seberang,
lalu ia mulai memanjat pohon dengan hati2,setelah dirasanya cukup mencapai bagian teratas,ia berdiri di atas tembok dan dengan sekali lompatan huppppp..ia mendarat dengan posisi sebelah lutut menyentuh tanah dan sebelahnya ditekuk menyangga tubuhnya,
Security tadi langsung mengalihkan pandangan dr koran yg dibacanya,karena mendengar bunyi yang cukup keras dr arah semak2,ia bangkit berjalan ke arah jendela mengamati sekeliling dr dalam pos-nya,
tiba2 hye sun bangkit berdiri dari dalam semak2 sambil merapikan pakaian sembari menepuk2 lutut sebelahnya,
Security tadi sgt terkejut,dengan wajah shocknya ia berlari tergopoh2 ke luar,memastikan gadis itu adalah gadis yang tadi berdiri di luar,
Hye sun dan security saling memandang satu sama lain,hye sun meleletkan lidah sambil menjulingkan matanya mengejek security di depannya,
Security itu semakin terperanjat sambil sesekali mengucek2 matanya.
Mustahil!!!! Tidak mungkin!!! Sulit dipercaya jika gadis itu benar2 melompat dr tembok setinggi ini,selama 10 tahun ia bekerja tidak pernah ada yang nekat memanjat seperti gadis itu.
sekalipun gerbang telah ditutup,tidak ada anak2 yang memaksa masuk dengan cara 'ajaib' seperti itu.
security itu terus menatap mustahil ke tembok yang menjulang tinggi di depannya sambil mengacak2 rambutnya,lalu dengan takut2 dialihkan pandangannya ke gadis 'ajaib' di belakangnya,
Hye sun melipat kedua tangannya di dada sambil mencibir,lalu secepat kilat berlari ke dalam gedung sebelum ia benar2 terlambat,dan meninggalkan security yang masih menatapnya horor di belakang.
********TBC********
« Last Edit: December 20, 2011, 10:16:09 pm by mary »

Logged