Quote from: hye sun on December 21, 2011, 11:52:32 amLangkah kakinya terdengar berat, sambil perlahan mendekati tubuh yang tergolek_meringkuk dilantai seolah nyenyak didalam tidurnya.Dahinya mengkerut, seolah bertanya pada dirinya sendiri_menatap aneh gadis mungil yang tertidur diatas lengan putihnya. Mencoba mencari orang yang diinginkan, namun harus terperangkap dalam pesona saat kedua mata tajam itu terpesona akan “mutiara putih” yang ada dihadapannya.“siapa dia?” tanya lelaki itu dalam hati. “apakah…mainan baru sepupuku?”tanyanya lagi.“cantik…. Sangat cantik… lebih cantik dari mawar- mawar kesukaanku” bisiknya sembari membelai lembut rambut yang menutupi sebelah sisi wajah gadis yang letih karena menangis.Tanpa ragu, ia angkat tubuh itu kedalam pelukannya, membawanya dengan sangat hati- hati keatas tempat tidur, saat ia yakin tubuh gadis itu terasa beku karena kedinginan.Tidak membutuhkan waktu lama untuk membiarkan tubuh mungil itu terbaring nyaman diatas ranjang yang lembut, dengan selimutnya yang tebal. Lelaki itu tersenyum tipis, wajah “dingin” nya seolah ikut menyeringai, ketika memandang wajah letih yang terbaring dihadapannya…Untuk beberapa saat ia terus berdiri, memandang kecantikan itu. Dan seolah malu atas tindakannya, lelaki itu melangkahkan kakinya keluar dengan perlahan.namun ketika lengannya menyentuh gagang pintu, pemuda itu kembali membalikkan tubuhnya lagi_mencoba meyakinkan dirinya bahwa gadis itu benar- benar nyaman akan selimut tebal yang membalut tubuhnya.“aku masih sangat merindukan mawar- mawarku, mungkin….ada baiknya aku kembali kepada mereka sekarang ” bisiknya, seolah berbicara pada gadis yang kini tengah melayang kealam mimpi.yeahhhhh My Ice Prince Joo Ji Hoon muncul juga weleh weleh Ji Hoon tersepona ama "mawar" hidup, awas ntar di amuk Wild Prince kan berabe eomma eomma, kan jandi aka anthea ga mungkin ama ji hoon dunks jadi ji hoon jodohin ama ane aja ye, drpada di samber **** kan ane kgk rela dunia akhirat Quote from: hye sun on December 21, 2011, 11:52:32 am“ya…. Aku akan menyerahkan apapun yang kau inginkan, karena kau tahu, aku sangat mencintaimu…oppa…” bisik minny mencoba merayu lelaki yang ada dihadapannya.“tapi sayang….saat ini aku sedang tidak menginginkanmu, minny” jawab prince jun dengan nada datar. “saat ini…aku masih ingin bermain bersama pelayanku” aduh kasian amir si minny ga digubris Prince Quote from: hye sun on December 21, 2011, 11:52:32 am“dan seperti yang kau tahu, kau lelaki pertama bagiku Tuan, tidak ada lelaki lain! lelaki pertama yang tidur bersamaku atau tepatnya PEMERKOSA!” jandi menatap junpyo, kali ini dengan pandangan jijik hingga membuat junpyo sadar Jandi yang dulu ia kenal telah kembali kehadapannya.“mungkin saat ini aku masih tidak mengingat apapun, melupakan sesuatu yang terkadang mengganjal dipikiranku. Dan aku berjanji setelah mengingatnya, aku akan datang padamu.” Suara Jandi terdengar mengancam sembari meneteskan air matanya.“Dan ketika hari itu tiba, aku bersumpah TIDAK AKAN PERNAH MEMAAFKANMU, TIDAK AKAN PERNAH!” dan gw menantikan saat itu tiba, saat JAn di mendapatkan ingatannya kembali dan membuat Prince menderita akan dosanya pada Jan Di. it's time for revenge kyknya dongsaeng Casso yg ini bakalan lebih sengsara 10x lipat dibanding Casso coz dosanya Prince amit2 udah sangat KETERLALUAN Eomma, adegan **** PRINCE kali ini bener2 bikin merinding jadi pengen laki2 ga punya perasaan , makasih Eomma udah nampilin WILD PRINCE
Langkah kakinya terdengar berat, sambil perlahan mendekati tubuh yang tergolek_meringkuk dilantai seolah nyenyak didalam tidurnya.Dahinya mengkerut, seolah bertanya pada dirinya sendiri_menatap aneh gadis mungil yang tertidur diatas lengan putihnya. Mencoba mencari orang yang diinginkan, namun harus terperangkap dalam pesona saat kedua mata tajam itu terpesona akan “mutiara putih” yang ada dihadapannya.“siapa dia?” tanya lelaki itu dalam hati. “apakah…mainan baru sepupuku?”tanyanya lagi.“cantik…. Sangat cantik… lebih cantik dari mawar- mawar kesukaanku” bisiknya sembari membelai lembut rambut yang menutupi sebelah sisi wajah gadis yang letih karena menangis.Tanpa ragu, ia angkat tubuh itu kedalam pelukannya, membawanya dengan sangat hati- hati keatas tempat tidur, saat ia yakin tubuh gadis itu terasa beku karena kedinginan.Tidak membutuhkan waktu lama untuk membiarkan tubuh mungil itu terbaring nyaman diatas ranjang yang lembut, dengan selimutnya yang tebal. Lelaki itu tersenyum tipis, wajah “dingin” nya seolah ikut menyeringai, ketika memandang wajah letih yang terbaring dihadapannya…Untuk beberapa saat ia terus berdiri, memandang kecantikan itu. Dan seolah malu atas tindakannya, lelaki itu melangkahkan kakinya keluar dengan perlahan.namun ketika lengannya menyentuh gagang pintu, pemuda itu kembali membalikkan tubuhnya lagi_mencoba meyakinkan dirinya bahwa gadis itu benar- benar nyaman akan selimut tebal yang membalut tubuhnya.“aku masih sangat merindukan mawar- mawarku, mungkin….ada baiknya aku kembali kepada mereka sekarang ” bisiknya, seolah berbicara pada gadis yang kini tengah melayang kealam mimpi.
“ya…. Aku akan menyerahkan apapun yang kau inginkan, karena kau tahu, aku sangat mencintaimu…oppa…” bisik minny mencoba merayu lelaki yang ada dihadapannya.“tapi sayang….saat ini aku sedang tidak menginginkanmu, minny” jawab prince jun dengan nada datar. “saat ini…aku masih ingin bermain bersama pelayanku”
“dan seperti yang kau tahu, kau lelaki pertama bagiku Tuan, tidak ada lelaki lain! lelaki pertama yang tidur bersamaku atau tepatnya PEMERKOSA!” jandi menatap junpyo, kali ini dengan pandangan jijik hingga membuat junpyo sadar Jandi yang dulu ia kenal telah kembali kehadapannya.“mungkin saat ini aku masih tidak mengingat apapun, melupakan sesuatu yang terkadang mengganjal dipikiranku. Dan aku berjanji setelah mengingatnya, aku akan datang padamu.” Suara Jandi terdengar mengancam sembari meneteskan air matanya.“Dan ketika hari itu tiba, aku bersumpah TIDAK AKAN PERNAH MEMAAFKANMU, TIDAK AKAN PERNAH!”