Author Topic: ♥ Minsun's OR Jundi's Short FanFiction ♥ ~ (LITTLE KISS., 27.03.10)  (Read 61661 times)

Offline moomoo

  • Newbie
  • *
  • Posts: 11
    • View Profile
ok sist.. guw posting sekarang ya ff nya [love eyes] [love eyes] [love eyes]
ini ff perdana guw..jadi mohon coment nya ya sista" [lovestruck] [lovestruck]

IN MY HEART ONLY YOU…

Gendre: romance

Cast :
Lee min ho as goo jun pyo
Goo hye sun as geum jandi
Kim hyun joong as yoon ji ho
kim bum as yi zeong
kim so eun as ga eul

author : moomoo 





CHAPTER 1




“ dia itu Madonna, cewek cantik, berkulit putih mulus dan seksi. Terlebih lagi ia murid pintar di sekolah ini”
“lagipula katanya dia belum punya pacar loh!!” lelaki di sampingnya menambahkan!!
Aku yang berjalan melewati mereka hanya tersenyum tipis. Bukan karna aku bangga kepada diriku, hanya saja semua yang mereka ucapkan itu tidak benar!!

Aku terus berjalan menuju UKS. Semua pria di sekolah ini melihatku dengan tampang yang aneh menurutku. Sesampainya di depan ruang uks aku merapihkan bajuku dan aku terbatuk.
UHUK!! Aku menutup mulutku yang terbatuk dengan tanganku..tentu saja batukku ini hanya kepura puraanku saja.

“kelihatannya kamu batuk, aku punya obatnya loh!kamu mau?” tawar kakak kelasku manis
Aku segera menggelengkan kepalaku,” tidak usah kak”
“dokter baru di sekolah ini orangnya aneh loh. Kamu harus hati hati jandiya” datang lagi kakak kelasku yang lain
Aku hanya tersenyum membalasnya. Dalam hatiku berkata,” pacarku 100 kali lebih keren daripada kalian! Huuh..ingin sekali aku menunjukkannya kepada kalian. Tapi itu tidak mungkin ...”hm..aku ingin demamku di ukur. Terimakasih” aku mengeluarkan senyumku yang paling manis, ini adalah salah satu cara agar para pria ini kehilangan kesadarannya sesaat dan ini  kesempatanku untuk segera masuk ke dalam ruang uks.

“aku bohong tau” aku menjulurkan lidaku ke arah pintu yang baru ku tutup meledek ke dua kakak kelasku tadi
“haah…lagi lagi kau berperan menjadi Madonna ya”
Aku menoleh kea rah sumber suara itu,” tidak ada pilihan lain kan?kalau dikasih kesempatan nanti mereka akan kesenangan kan?”

“hm…benar juga ya geum jan di”

Aku meliriknya sebal.. aku segera berlari ke arahnya dan menubruknya,” junpyoya!! Sudah ku bilang kalau kita sedang berdua saja panggil aku ‘jandi’!! araso!!!"
“YAIIIISH….kau ini apa apaan jandiya.. sakit tau..”rintihnya
” yaa..apa apaan ini!  rambutmu dan juga kacamatamu” Aku menatapnya dan segera mengacak rambut dan melepaskan kacamatanya
“ kan kamu yang menyuruhku berpenampilan seperti ini jandiya” junpyo menatapku dengan tampang yang memelas
Aku memang yang menyuruhnya berpenampilan aneh sperti ini.

 Aku tidak ingin para gadis di sekolah ini mengoda pacarku karna ketampanannya. Sampai matipun tak akan ku biarkan!
Aku mencubit pipinya,” habis kamu keren sekali sih! “

Ya..dokter di sekolah ini adalah pacarku. Pacar yang sangat ku sukai dan yang paling aku idolakan. Mulai seminggu yang lalu junpyo bertugas di sekolahku, namun ia bertugas hanya pada hari senin dan kamis, selebihnya ia bertugas di rumah sakit terbesar di korea ini.
aku sudah mengenalnya hampir setengah tahun. Aku tersenyum mengingat pertama kali bertemu dengannya

FLASH BACK
“Tok..tok…”
Terdengar suara ketukan dari pintu rumahku. Aku segera berlari ke depan
“wee??” kataku sambil membukakan pintu
“anyong”
Aku tertegun diam di tempat. Mengagumi sosok yang berdiri di depanku. Ia sangat berbeda dari teman teman priaku yang lain di sekolah, suaranya lembut dan tenang. Tubuhnya tinggi tegap. Rambutnya hitam pekat dan senyumnya sangat manis dan memikat. Jantungku berdegup sangat kencang menatap ketampanannya. Aku jatuh cinta…
Tampaknya pria itu menyadari aku yang sedang bengong,”gwenchana?”tanyanya khawatir
Aku segera tersadar dan salah tingkah,”yee..gwenchana” jawabku gugup
Pria itu kembali tersenyum ketika mengetahui aku baik baik saja,”kenalkan namaku goo jun pyo.aku tetangga baru yang hari ini pindahan tepat di samping rumahmu”
“boo??omo…apakah ini hari keberuntunganku? Aku sangat senang sekali”ucapku dalam hati dan tanpa sadar akuu tersenyam senyum sendiri
Junpyo yang sekali lagi melihat tingkahku yang aneh bertanya sekali lagi,” jandiya..gwenchana?”
Aku tersentak dan seketika mukaku memerah seperti tomat,” yee..gwenchana junpyoya”
Junpyo kembali tersenyum “araso…aku pulang dulu jandiya..salam untuk keluargamu”


3 Jam sudah sejak pristiwa menyenangkan tadi..
Apa yang harus aku lakukan..ini pertama kalinya aku menyukai seorang pria..biasanya para pria lah yang menyukaiku..aku tidak bisa membohongi perasaanku kalau suara lembut dan tenang itu telah membuatku sangat jatuh cinta..aah.. aku mengguling gulingkan tubuhku dikasur. Aku sungguh tidak dapat menghentikan debaran jantungku ketika aku mengingat wajah junpyo.
“Baiklah!! Aku sudah putuskan untuk mendapatkan cintanya!!” aku berteriak keras” ya geum jandi SEMANGAT !!!”

“ehmm”aku menguap dan perlahan membuka mataku dan pandanganku terarah pada jam weker sapi di rak kecil di samping tempat tidurku. Dan waktu sekarang adalah jam 08.00 pagi..aku segera bangun dan mengambil handuk untuk segera mandi. Hari ini aku sangat bersemangat karna tepat pada hari ini aku harus berusaha mengambil hati junpyo tetangga baruku!

Aku melihat lagi diriku di cermin. Aku mengenakan dress berwarna putih sedengkul dan mengenakan high heels berwarna senada. Rambutku yang panjang ku urai ke belakang. Ku tambahkan pita kecil di rambutku agar terlihat lebih manis..aku tidak ber make up..aku tidak suka wajahku berwarna warni. Aku suka wajahku polos tanpa bahan kimia apapun kecuali bedak bayi yang selalu menyertaiku kemanapun aku pergi.Aku tersenyum puas melihat penampilanku.

 Aku segera bergegas pergi menuju toko kue. .
“ajusshi, aku ingin strawberry cake ini” aku menunjuk cake yang berada di balik lemari kaca yang terpajang manis sekali.
“aigoo…pasti buat di makan berdua pacarmu ya” goda ajusshi kepadaku
Aku tersenyum malu,” tidak ajusshi”
Ajusshi yang melihat mukaku yang memerah tertawa terbahak bahak. Aku hanya bisa tertunduk malu.” Ini nona” ajusshi memberiku bungkusan yang berisi strawberry cake itu. Dan aku mengambilnya sambil tersenyum
“gomawo ajusshi” aku membungkukkan badanku dan berlalu..

“JANDIYA?” goo junpyo terkaget melihat kedatanganku yang tiba tiba ini
Aku nyengir dan mengangkat cake yang aku beli tadi tepat di depan wajahnya yang masihterkaget itu. Sangat menggemaskan.lalu di detik berikutnya ia tersadar dan membalas cengiranku dengan senyumnya.

Sejak hari itu aku semakin menjadi jadi mengejarnya. Hampir setiap hari aku mengiriminya sms dan membawakan makan malam untuknya. Ia tinggal sendiri di rumah yang besar itu. Sependengar dari ceritanya, appa dan ommanya sedang berada di macau untuk urusan bisnis perusahaannya. Junpyo tidak tertarik dengan dunia bisnis maka ia mengambil kedokteran sebagai profesinya. Dan itu sangat membanggakan menurutku.

Akhirnya usahaku menyerangnya berakhir di minggu ke dua. Ia menerima cintaku! Pada saat itu juga aku menangis sejadi jadinya. Aku tidak menyangka secepat itu ia menerima cintaku dan itu sangat membuatku bahagia.

Aku tertawa geli mengingatnya..
“ya.. jandiya kau kenapa tertawa seperti itu” junpyo menyadarkanku dan tampangnya sangat lucu menurutku
Aku menggelengkan kepala,” aniyo junpyoya…”aku berusaha menutup mulutku menahan tawa bila mengingat kejadian setengah tahun yang lalu itu.
“karna kita sudah menjadi guru dan murid, kita harus mulai berhati hati dalam bertindak. Jandiya..lebih baik kau masuk ke kelas” ucap junpyo dengan tampang yang serius
Aku mendengus sebal jika ia sudah berbicara seperti ini.aku tau..dan aku mengerti peraturan di sekolah ini..bahwa guru dan murid dilarang keras untuk menjalin hubungan..” Araso” ucapku lemas..” baiklah aku harus kembali ke kelas  dokter goo” ucapku sedikit menekan kepada kata kata ‘dokter goo’

Aku berjalan menuju pintu keluar. Aku berharap junpyo memanggilku dan menyuruhku tetap disini. Tetapi aku tidak mendengar apapun dari mulutnya. Setelah menutup pintu aku tertunduk sedih…AKU CEMAS.apakah ia menyesal  berpacaran denganku..apakah aku menjadi beban baginya..apakah aku merepotkannya..apakah ia takut berpacaran denganku...smua kemungkinan ini terus terngiang di kepalaku.

Sesampainya di rumah aku menuju kamar dan mengganti pakaianku..
Drrt..drrt…handphoneku bergetar. Di layarnya tertera nama ‘junpyo sayang’
Aku mengankatnya dan terdiam.
“jandiya..miane..tidak seharusnya aku bersikap seperti tadi” terdengar suara yang amat menyesal darinya
“aniyo junpyoya…gwenchana” ucapku lembut..
“jandiya…aku tepat berada di depan pintu rumahmu sekarang”
“boo??” aku segera berlari menuju pintu dan membukanya
“miane jandiya..”ia langsung memeluk erat tubuhku..aku tersenyum dan membalas pelukannya..
Junpyo menatapku.. dengan tangan kanannya ia mengelus lembut pipiku..perlahan wajahnya mendekat dan semakin mendekat..aku memejamkan mataku..junpyo melumat bibiku dengan lembut dan aku tak tahan untuk tidak membalas lumatannya..kami saling melumat . nafasku tersengal ketika junpyo memperdalam ciumannya di bibirku.setelah 3 menit berlalu kami menyudahi ciuman kami.
“sarangheo jandiya…”Junpyo tersenyum dan memelukku lagi. Aku sangat bahagia mencintainya..dan dalam sekejap kecemasanku tadi hilang sudah…

Seminggu sudah berlalu …aku sedang duduk di kursiku yang terletak di pojok kelas.kursi di sampingku kosong karena pemiliknya tidak masuk beberapa hari ini karna sakit. Ia adalah gaeul sahabatku. Aku sibuk memindahkan catatan untuk gaeul, aku tidak ingin sahabatku ini tertinggal pelajaran yang cukup banyak ini. Dan hari ini sepulang sekolah aku berniat untuk menjenguknya.

Aku masih terus sibuk dengan catatanku. Namun kesibukanku terhenti ketika guruku masuk ke ruang kelas sambil di ikuti seorang pria dibelakangnya.mataku menangkap sesosok pria itu. Ia berdiri tepat di depan kelas. Tubuhnya tinggi tegap. Rambutnya yang pirang itu terlihat menyilaukan ketika tertimpa sinar matahari dari jendela kelasku.Senyum manis tersungging di bibirnya. Aku membelakkan mataku. Meyakinkan diriku kalau yang berada di depan kelas itu bukan DIA!!

Pria itu tampak mengedarkan pengelihatannya ke setiap sudut ruangan. pandangannya seketika terhenti ketika ia melihat sosokku di pojok kelas. Ia tak kalah membelakkan matanya sama denganku ,”JANDIYAA” jeritnya keras!!



###### next chapt 2..




« Last Edit: March 28, 2010, 01:08:45 am by endree_noona »