Spoilerrrrrr!!!
“Terimakasih buat coklatnya. Saya rasa, … untuk saat ini, saya butuh sesuatu yang lebih, buat mengisi perut .. ,” kata Si-Hwan sambil mulai melangkahkan kakinya.
“Hoy!!” seru Sun-Hye. Tangan kanannya diangkat tinggi-tinggi. “Kau … tidak mau menceritakan padaku?!! Aku bisa kau jadikan tempat pencurahan perasaan jika kau tak keberatan?!! HOYYY!!!”
Si-Hwan menghentikan gerak kakinya. Dia tersenyum dari posisinya yang membelakangi Sun-Hye, namun demikian, dia tidak berpaling, ataupun berbalik ketika menjawab. “Terimakasih buat perhatianmu, tapi … kurasa, masalah ini tidak berhubungan dengan kasus yang kita tangani, jadi jauh lebih baik … kau tidak tahu … “ Si-Hwan mengerakkan kakinya kembali, menjurus ke jalan setapak yang memutar ke halaman depan.
“Kau lihat … akibat dari yang kau lakukan? .. Jika saja kau tidak muncul, mungkin segalanya akan lebih baik .. “
Si-Hwan mendongak, melebarkan matanya dan menoleh cepat pada Min-Chan. Dia membuka mulut, ingin mengatakan sesuatu, … tapi terlambat, Min-Chan sudah berlalu dari sisinya.
Alis Si-Hwan berkenyit perlahan. ”Apa maksud perkataan Min-Chan?”
Selama beberapa saat, tidak ada yang mengeluarkan suara. Ruang tunggu itu menjadi hening setelah agak gempar oleh suara Sun-Hye.
“Tuan Ha … “ Sun-Hye berkata pelan. “Aku mengetahui sesuatu.. “
Joon-Hyun menaikkan alisnya. “Ya?” tanyanya agak tegang. Entah kenapa, dia merasa kabar yang didapat Sun-Hye akan menyudutkan keberadaan Min-Chan, sahabat kentalnya.
![[biggrin]](http://www.smfnew.com/Smileys/default/biggrin.gif)
« Last Edit: January 14, 2012, 11:26:06 am by Be my self »

Logged
EVIL SMILE ^^
'LOVE' ... keeps it strong!!!
Our MinSun