Author Topic: LOVE CURSED Chapter 5 udah di up dateeee ^^ (6 Maret 2012)  (Read 2875 times)

YooRiLuvsunniez

  • Guest
Chapter 4
[/b]

 
Hye Mi pun melawan dengan sekuat tenaga, dan “plak!!, plak!!”, Hye Mi menampar Gong Chan dan mendorong pria tersebut hingga terjatuh ke lantai dan  Hye Mi pun pergi sambil menangis.

“Yoboseyo, Onnie!!, aku memutuskan untuk tidak melanjutkan kerjasama lagi dengan Gong Chan,aku tidak mau dilibatkan dalam bentuk apapun dengan Nam Gong Chan, araso!!”, tukas Hye Mi kesal sambil terisak-isak dan menutup ponselnya dengan kasar .

 
“Dia kenapa?, sepertinya dia sedang menangis, tapi kenapa dia mau membatalkan kerjasama ini tiba-tiba, apa yang terjadi, ujar Ms. Kang cemas.

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

@ Lee Mansion

Hye Mi pun langsung merebahkan tubuhnya di kasurnya dan menangis dengan menundukkan kepalanya ke bantal yang ada dihadapannya. Dan terus menangis menyesali peristiwa yang baru menimpa dirinya.

 “Dasar brengsek!! berani sekali dia menciumku, diakan tahu kalau aku sudah punya kekasih dan kami akan segera bertunangan, kenapa dia memperlakukan aku seperti wanita murahan, dasar brengsek” tukas Hye Mi kesal sambil memukul-mukul bantal yang sudah basah dengan air matanya.

”Nam Gong Chan, kau benar-benar brengsek!!!!!!”, hu huhhh hu “Hye Mi makin menangis sejadi-jadinya.

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Rupanya kejadian semalam di lihat oleh seorang wartawan dan langsung membidikkan kameranya dan mengabadikan moment tersebut dan langsung mencetak foto tersebut dengan Tag Line :

 
“ Romantisme Nam Gong Chan dan Lee Hye Mi @ TaeWon Club “




Betapa kagetnya Yoon Bin saat melihat isi berita tersebut dan foto kemesraan mereka, tapi Yoon Bin berusaha untuk berpikir tenang dan berusaha untuk mendengarkan penjelasan Hye Mi. Yoon Bin percaya jika Hye Mi tidak mungkin menghianatinya, “ini pasti hanya kesalahpahaman”, tukas Yoon Bin dalam batinnya.

Tapi tidak dengan Madam Choi, dia langsung mengernyitkan dahinya saat melihat kemesraan calon menantunya dengan pria lain di sebuah Club.

 
“Memalukan, apa yang sedang gadis bodoh ini lakukan, berani sekali dia berbuat seperti ini, sungguh memalukan, seperti wanita murahan saja, caci Madam Choi yang langsung di kritik oleh Yoon Bin.

“Omma!!, aku percaya pada Hye Mi, ini pasti hanya salah paham, dan Hye Mi bukan wanita murahan, dia wanita yang sangat aku cintai, ujar Yoon Bin membela kekasihnya.

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

kembali ke Lee Mansion

“Hye Mi apa yang sudah kau lakukan ini, kenapa kau bisa ceroboh seperti ini, bagaimana jika Madam Choi melihatnya, dia pasti akan menghinamu. Apalagi Yoon Bin , pasti perasaannya sangat hancur. “Kenapa kau tidak bisa menjaga dirimu, cucuku, sesal  Lee Seong Hwan menyesali kejadian tersebut”.

“Haraboji,aku ,,, aku sudah menghindarinya, tapi tiba-tiba dia menarikku, dan ,......Hye Mi tidak mampu melanjutkan kalimatnya, dan suaranya pun tak terlalu terdengar karena sudah terlalu lelah menangis semalaman.

“haraboji, aku percaya pada Hye Mi dan ini bukan kesalahannya, pasti pria itu sengaja untuk merusak reputasi Hye Mi” bela Tae So

Hye Mi hanya mampu diam dan hanya memainkan sendok makannya saja tanpa menyentuh makanan yang ada di hadapannya.

 

“Apa perlu Oppa buat perhitungan dengan pemuda itu?” tukas Tae So meminta kepastian Hye Mi.

 

“Ahniyo , Oppa jangan khawatir pasti semuanya akan cepat berlalu lagipula dia juga sedang dalam keadaan mabuk jadi mungkin dia tidak sadar dengan apa yang sudah dilakukannya terhadapku “ tukas Hye Mi

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Gong Chan menatap surat kabar itu dengan senyuman puas menghiasi wajah arogannya, jemarinya menyentuh halus foto dirinya yang sedang mencium Hye Mi di Club .

Ada rasa puas dalam dirinya karena berhasil membuat gadis itu ketakutan namun di dalam hatinya terbersit rasa ingin mencoba kembali bibir mungil itu namun bukan dengan paksaan seperti yang dia lakukan di klub.

Gong Chan hanya tersenyum tipis membayangkan peristiwa itu , peristiwa yang mungkin gadis itu kira jika itu ketidak sengajaan yang dilakukannya pada gadis itu namun sebenarnya Gong Chan masih dalam kondisi sadar saat melakukan ciuman itu.

“Ini baru awalnya saja Lee Hye Mi, jadi sebaiknya kau dirimu untuk episode berikutnya, hahahahhhhhh”,.......Gong Chan tertawa penuh kemenangan sambil melempar surat kabar itu ke sofa.

---@@@@-----

“Yoo Chan, apa kau sungguh tidak tahu kalau kakakmu berpacaran dengan Lee Hye Mi, ujar Chae Rim. “Setahuku Lee Hye Mi kan berpacaran dengan seorang dokter dan akan segera bertunangan. kenapa jadi seperti ini?”.

“Wah Hye Mi rupanya berselingkuh dengan kakakmu, kasihan sekali calon suaminya itu”, ujar Hee So.

“Diam, diam,...aku yakin ini pasti hanya salah paham, aku yakin jika Hye Mi bukan wanita seperti itu, aku yakin”, ujar Yoo Chan membela artis idolanya.


“ Ini pasti hanya gosip murahan yang ingin mendapatkan keuntungan dengan menjual berita bohong, ujar Yoo Chan kesal.

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

 
“ Aku pulang,” ujar Gong chan saat memasuki pintu apartmentnya dan melihat adiknya sudah duduk di ruang TV sambil menyilangkan kedua tangannya didadanya.

“ kau belum tidur dongsaeng, ujar Gong Chan sambil menghampiri adiknya yang masih memasang wajah cemberut.

“ Apa yang sudah Oppa lakukan pada Hye Mi?”, ujar Yoo Chan kesal sambil melemparkan majalah yang memasang foto kakaknya dan Hye Mi .

“ Oh, ini”, ujar Gong Chan santai. “ach,.......lelah sekali , syuting hari ini benar-benar membuatku kelelahan”, tukas Gong Chan sambil merebahkan tubuhnya di sofa favoritenya, dan Gong Chan pun memejamkan matanya dan “ aku sedang mabuk, jadi aku tidak sadar kalau aku sudah menciumnya. Tapi aku sangat menikmatinya”.

 
“Mworagu, Oppa bilang apa??? Menikmatinya?, Oppa pikir Hye Mi wanita murahan,hah?” . “ aku tidak suka dengan sikap Oppa”, ujar Yoo Chan dengan ketus dan meninggalkan kakaknya sendiri.


“Dia kenapa, hah....aneh sekali”, tukas Gong Chan yang heran melihat sikap adiknya yang membela Hye Mi.

 

Keesokan paginya..................


Hye Mi masih mengurung diri dikamarnya dan tidak mau ditemui siapapun bahkan oleh kakeknya sendiri. Sejak pemberitaan perihal peristiwa di Taewon Club, Hye Mi merasa sangat malu dan tidak mau keluar rumah sampai hari ini.

 

“ Hye Mi-aa!!, Hye Mi-aa, turunlah cucuku, kakek ingin mengajakmu keluar, ujar Tn Lee seong Hwan memanggil cucunya. Tapi Hye Mi tetap saja berdiam diri dikamarnya.

 

 “tuk, tuk tuk,......seseorang mengetuk pintu kamar Hye Mi”.

 

“Aku tidak mau keluar Haraboji, aku tidak mau bertemu siapapun, biarkan aku sendiri, jebal”, pinta Hye Mi yang mengira jika orang yang mengetuk pintu kamarnya adalah kakeknya.

 

“Sayang, ini aku Yoon Bin, buka pintunya”, ujar Yoon Bin yang memecahkan lamunan Hye Mi. “Oppa! Yoon Bin Oppa?”, ujar Hye Mi dan bergegas turun dari ranjangnya dan membuka pintu kamarnya. “Oppa!!!,....Hye Mi pun jatuh dalam pelukan Yoon Bin dan menangis dipelukannya.

 

“Sudahlah, jangan menangis. Bagaimana jika hari ini kita bermain squash?”, ajak Yoon Bin yang disertai anggukan setuju oleh Hye Mi.

 

@ Nam’s Apartment


“Kenapa waktu begitu lambat sekali, hah..?”. “Andaikan kau masih ada disisiku, Sae Na!, aku sangat merindukanmu”.



“Kau tenang saja sayang, aku akan membereskan gadis itu, aku akan segera memulai rencana berikutnya, dan aku pastikan dia akan sangat menyesali perbuatannya padamu”, ujar Gong Chan dalam batinnya dan tersenyum sinis.

 

--@@@@__---

 

Setelah puas melampiaskan kekesalannya di lapangan Squash, Hye Mi tersenyum kembali dan mengajak Dr. Choi untuk makan siang di cafe favorite mereka, @ Tous Les Jours Cafe.

“Akhirnya, kau tersenyum kembali, ujar Yoon Bin senang.

“Tentu saja, ini semua berkat Oppa, dan hanya Oppa yang bisa membuatku bahagia”, ujar Hye Mi yang sibuk menyuapi Yoon Bin dengan cake ,walaupun mulut Yoon Bin masih dipenuhi cake, Hye Mi tetap saja menyuapi kekasihnya.



Dan sepertinya Yoon Bin sudah tidak sanggup menelan cakenya karena mulutnya sudah penuh, dan memohon pada kekasihnya untuk berhenti menyuapinya sambil mengangkat tangan tanda menyerah dan Hye Mi hanya tertawa melihat tingkah kekasihnya.

 

@@@@

 

Di Seoul Plaza, secara tidak sengaja Madam Choi bertemu dengan Moon Hee saat sedang berbelanja di butik Clodette.

“Moon Hee-ssi!! Ujar Madam Choi saat melihat Moon Hee yang sedang melihat produk tas baru yang dipajang. Ahjumma, ujar Moon Hee sambil menundukkan setengah kepalanya.


“Kau sedang berbelanja tas yach, mmm...model ini cocok sekali untukmu”, ujar madam Choi.

“Ini bukan untukkku, aku sedang memilih tas untuk hadiah yang akan kuberikan pada Hye Mi” , ujar Moon Hee cepat.

“Hye Mi?, Aaa,..gadis itu,hhhhh”..., Madam Choi menghela nafasnya saat Moon Hee menyebut nama Hye Mi.

“Ahjumma, kau kenapa, wajahmu tampak lelah, sebaiknya kita cari tempat untuk mengobrol, bagaimana kalau kita makan siang bersama?”,  ajak Moon Hee yang disertai anggukan setuju dari Madam Choi.

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Di Studio Modelz sedang dilakukan sesi pemotretan oleh Gong Chan yang seharusnya melakukan pemotretan bersama Hye Mi.

 

Okay, thank you Gong Chan, ujar Josh seorang fotografer tampan berkebangsaan perancis itu. Where it’s Soo Ri, why she don’t take a picture with you, is she okay??, Josh kembali bertanya pada Gong Chan.

 

“She said that she has something to do , maybe she was preparing for her engagement but I’ll try to call her if she can take a photo on second sessions today”, ujar Gong Chan dengan bahasa inggrisnya yang fasih terkesan membela rekannya.

 

“Oh, okay and we’ll meet again this afternoon right and I hope my beautifull Hye Mi could join with us”, ujar Josh sambil mengedit beberapa foto nya.

 
“ yoboseyo !, oh baiklah. Terima kasih “, ujar Gong Chan yang sedang berbicara dengan seseorang ditelepon.

“Rupanya mereka sudah berbaikan, aku tidak bisa menunggu terlalu lama lagi, hmmmm”. Gong Chan segera berlalu dari tempat itu dan berjalan dengan langakah terburu-buru untuk melaksanakan misi selanjutnya. Setelah tiba di pelataran parkir dengan tergesa-gesa Gong Chan memasuki Cadillac mewahnya dan mengemudikannya dengan kecepatan tinggi dan menuju ke tempat dimana Hye Mi berada.

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

“Komawo Moon Hee-aa untuk ajakan makan siangnya dan sudah mengantarkanku pulang. “apa kau mau mampir dulu,nak” ujar madam Choi saat keluar dari pintu mobil.

“sosongheyo, tapi aku masih banyak pekerjaan dan  terima kasih atas tawarannya. Mungkin lain kali saja. Anyeong”, ujar Moon Hee yang kemudian menyalakan mesin mobilnya dan berlalu dari pandangan Madam Choi.

“Andai saja, kau yang menjadi menantuku, Moon Hee bukan Hye Mi si gadis manja yang selalu merepotkan Yoon Bin-ku”, ujar Madam Choi lirih.

*************


“Hye Mi-aa, aku harus kembali ke Rumah Sakit soalnya nanti malam aku ada operasi jam 9 malam, ujar Yoon Bin saat melihat pesan masuk dari ponselnya.

“Kalau kau sedang terburu-buru, aku pulang naik taxi saja”, ujar Hye Mi.




“Benar tidak apa-apa kau pulang sendiri”, ujar Yoon Bin balik bertanya.



“Gwenchanayo. Komawo untuk hari ini.” Tukas Hye Mi dengan senyum manisnya dan “CUP”, aku berdoa semoga operasinya berjalan lancar, ujar Hye Mi sambil mengecup pipi kekasihnya.

Dan Yoon Bin pun akhirnya pergi untuk kembali ke Rumah sakit lagi dan meninggalkan Hye Mi di cafe. Setelah 15 menit kepergian Yoon Bin Hye Mi memutuskan untuk meninggalkan Café tersebut.

 
Berkali-kali Hye Mi menyetop Taxi namun tidak ada satu Taxi pun yang berhenti dan akhirnya Hye Mi memutuskan untuk naik Bis saja , namun langkahnya terhenti saat Hye Mi melihat pria yang ada dihadapannya.

 

“Aish!! Choi Yoon Bin , kau ini kenapa kau tega membiarkan kekasihmu pulang sendiri, ach dasar bodoh, bodoh,”tukas Yoon Bin memukul-mukul dahinya.


“Yoon Bin pun memutar balik mobil Mercynya untuk menjemput Hye Mi yang masih ada di cafe.




Tapi alangkah terkejutnya Yoon Bin saat melihat pemuda yang sedang bersama Hye Mi.


Yoon Bin mengingat-ngingat ucapan Hye Mi :

“ Kalau kau sedang terburu-buru, aku pulang naik taxi saja"

“Jadi , ini alasan kau tidak ingin aku mengantarkanmu pulang, rupanya kau sedang ada janji rahasia bersama Gong Chan, hah,..... keterlaluan sekali”, ujar Yoon Bin kesal, dan langsung memutar balik mobilnya.

 

Hye Mi yang masih terkejut dengan kehadiran Gong Chan masih terdiam dan bingung dengan apa yang harus dilakukannya.

 

Tanpa aba-aba terlebih dahulu Gong Chan langsung menyeret Hye Mi dan memaksanya masuk ke mobilnya. Hye Mi hanya terdiam dan menuruti keinginan Gong Chan,karena sekuat apapun Hye Mi mencoba melawan tetap saja tenaganya kalah besar dengan pemuda sinting itu.

 

“ Mau kau bawa kemana aku, ujar Hye Mi sambil berusaha melepaskan genggaman Gong Chan, dan Gong Chan nampak tidak peduli dengan keluhan Hye Mi yang nampak kesakitan.

 

“Aku bilang lepaskan tanganku!!!!!”, teriak Hye Mi.

 

“Kalau aku tidak mau?”, ancam Gong Chan yang semakin memegang lengan Hye Mi dengan keras.



Akhirnya mereka tiba di studio Modelz. Dan Gong Chan menyeret Hye Mi keluar dari mobilnya. Hye Mi yang nampak kesakitan tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya diam sambil berusaha menyamakan langkah kakinya dengan Gong Chan.

 

@ Seoul Hospital

Dr. Choi nampak murung dan berusaha untuk tidak terlalu memikirkan kejadian yang baru saja dilihatnya. Dan sesekali Dr. Choi melihat ke ponselnya dan berharap Hye Mi menghubunginya, tapi ponselnya masih terdiam, tidak ada suara deringan telepon ataupun hanya pesan singkat.

Sambil memejamkan matanya, YoonBin berbicara dalam batinnya, : “ apa aku yakin akan melanjutkan rencana pertunangan ini denganmu, Hye Mi. Hah.........aku jadi ragu, aku jadi ragu untuk melanjutkannya,”.





@ Modelz Studio


“Kau tahukan, kalau hari ini kita ada pemotretan untuk  ( cover majalah VOGUE edisi ROMANCE in APRIL ), dan kau tahu pemotretan ini juga untuk membuktikan kalau kita adalah pasangan model yang sedang disorot oleh media”. “Aku tidak peduli jika kau tidak mau melakukannya, tetapi jika aku tidak mendapatkan penghargaan sebagai pasangan best model, aku tidak segan-segan menyakitimu, Araso!!!!!!!!!!!!”, ujar Gong Chan setengah teriak.



“Jadi , hari ini kita akan melakukan beberapa pemotretan lagi dan aku ingin kau mengeluarkan semua kemampuanmu yang terbaik, dan ingat jangan pernah memasang wajahmu yang masam ini, sebentar lagi Josh akan datang dan hapus air mata bodohmu ini “ hardik Gong Chan dan meninggalkan Hye Mi sendirian di ruang tengah.

 
Tidak sampai menunggu 1 jam, Josh pun akhirnya datang bersama beberapa asistennya, dan bersiap-siap untuk mengambil foto Gong Chan Dan Hye Mi.

 
Hye Mi yang sudah selesai didandani, keluar dari ruang ganti dan bersiap di tempat yang sudah disiapkan oleh Josh.

 

“Wow, Lee Hye Mi, u’re so beautifull honey, can’t wait to take a picture of u”, ujar Josh yang terpesona dengan penampilan Hye Mi, begitupun Gong Chan yang baru keluar dari ruang gantinya dan terdiam terpaku saat melihat penampilan Hye Mi yang sangat berbeda.

 

Josh yang memperhatikan wajah Gong Chan yang masih terpesona dengan penampilan Hye Mi langsung membidikkan cameranya dan membuat Gong Chan tersadar dari lamunannya.

 

“Hey, Josh!, what are u doing?”, tanya Gong Chan yang kesal karena kepergok olah Josh. Gong Chan pun tidak mau ambil pusing dan langsung bersiap-siap untuk melakukan pemotretan bersama Hye Mi.

 

Walaupun dalam hatinya Hye Mi merasa kesal dan tidak nyaman bersama Gong Chan, tapi dia berusaha untuk membuang jauh-jauh perasaannya itu dan ingin secepatnya menyelesaikan pemotretan ini, supaya tidak mendapat amukan dari Gong Chan.

===@@@===

Dan Gong Chan nampak puas dengan hasil foto-fotonya, dan Josh pun memutuskan untuk menggunakan foto yang pertama sebagai cover majalahnya. Dan Gong Chan serta Ms. Kang sebagai manager Hye Mi menyetujuinya.

 
Dan minggu pertama di bulan April, VOGUE magazine langsung di terbitkan dan rupanya mendapat sambutan yang sangat antusias dari para pembaca dan hanya dalam hitungan 3 hari majalah tersebut sudah habis di pasaran dan dari hasil poling pemirsa Hye Mi dan Gong Chan dinobatkan sebagai Romantic Couple, bahkan banyak yang berasumsi jika pasangan ini akan menjadi pasangan kekasih dalam kehidupan nyata.

Dan ternyata dari hasil poling pemirsa TV, Radio, bahkan internet dan masyarakat umum, pasangan GongMi ( panggilan u/ Gong Chan dan Hye Mi dari fans ) mendapat award sebagai Best Couple in MV & Best Couple in CF se-Asia Pasifik, yang berlangsung di Tokyo, Jepang.

 

Dan GongMi couple menuju podium untuk menerima penghargaannya. Dan banyak sekali tepuk riuh dari fans mereka yang meneriakkan nama GongMi, dan sesekali Gong Chan melirik ke arah Hye Mi dan penonton pun langsung berteriak senang.

 

Tapi kemenangan yang diraih Hye Mi tidak membuat Dr. Choi senang, sepanjang perjalanan pulang dari acara tersebut menuju Hotel Hyatt Dr. Choi hanya diam sambil terus mengemudikan mobilnya dengan hati-hati, dan bersikap acuh pada Hye Mi.

 

“Oppa! Gwenchana?”, “apa aku berbuat salah padamu, apa ada yang membuatmu merasa tidak nyaman?”, tanya Hye Mi cemas.

 

“CKITTT” tiba-tiba Dr. Choi menghentikan mobilnya tepat di depan sebuah apartment ( Mizuri Apartment ) , dan itu membuat Hye Mi semakin khawatir.

“Oppa, kenapa kita berhenti disini?, Oppa, kau membuatku takut”, ujar Hye Mi semakin cemas.

Dan Dr. Choi menoleh ke arah Hye Mi dan berkata : “ kita batalkan saja rencana pertunangan kita, aku tidak sanggup menjalin hubungan seperti ini, mianeyo.
"Lee Hye Mi, bisa kau turun dari mobilku, aku masih ada urusan?”.


Seperti di hujam belati, Hye Mi sangat terkejut saat mendengar pernyataan Dr. Choi, tapi Hye Mi tidak mampu untuk berbicara lagi, karena bibirnya terasa kaku untuk mengeluarkan kata-kata, dan Hye Mi pun keluar dari mobil Dr. Choi dan menangis saat melihat mobil itu pergi meninggalkannya seorang diri.


Miane, mianeyo Hye Mi-aa, tapi aku butuh waktu seorang diri, aku tahu kau pasti terluka, tapi hatiku lebih terluka saat melihatmu begitu bahagia bersama pria lain. Aku hanya manusia biasa, aku juga punya perasaan cemburu, dan aku tidak kuasa untuk mengontrol perasaan itu, tapi aku berharap kau masih mau untuk menungguku, berikan aku waktu untuk berpikir jernih, miane, ujar Dr. Choi dalam batinnya.

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>


Hye Mi yang masih terkejut dan berdiri didepan Mizuri apartment mencoba untuk melangkahkan kakinya walaupun terasa berat, air mata membasahi pipinya dan tangisannya terasa memilukan bagi orang yang merasakan kesedihannya. Langit terasa begitu gelap, angin berhembus kencang dan rasa dingin yang menusuk sampai ke tulang, hujanpun turun dengan lebatnya, dan Hye Mi masih menapaki setiap jalan sudut kota Seoul dengan perasaan yang tersakiti.

 
Tubuhnya menggigil karena kedinginan, tentu saja karena Hye Mi hanya mengenakan dress dengan bahu terbuka dan panjang dress itu 5 cm diatas lutut, dengan high heels yang cukup membuat kakinya lelah untuk berjalan dan Hye Mi tetap menangis karena patah hati.

Dari kejauhan nampak sorotan mobil yang menyilaukan matanya, dan sesosok tubuh tinggi tegap keluar dari mobil mewah itu dan Hye Mi pun mulai membuka matanya dan berusaha untuk mengenali wajah tersebut rupanya,..................bruk..........Hye Mi pun jatuh pingsan.

**********************************

“Hye Mi-ssi..........Lee Hye Mi........Lee Hye Mi....., terdengar suara lembut dari seorang pria yang memanggil-manggil namanya sambil mengusap lembut wajah Hye Mi yang mulai terasa hangat.

 
Perlahan-lahan Hye Mi membuka matanya, dan berusaha untuk melihat sosok pria yang terus memanggil-manggil namanya.

 

“Kau!”.ujar Hye Mi yang terkejut saat melihat Gong Chan.

“Kau sudah merasa baikan?” “apa kau sudah tidak waras berjalan sendirian dengan gaun seperti itu,hah” ujar Gong Chan cemas.

 

Terkadang dia begitu lembut, tapi terkadang sikapnya seperti orang yang begitu membenciku, sebenarnya kau ini siapa, kenapa sikapmu selalu berubah-ubah Nam Gong Chan ?, ujar Hye Mi dalam batinnya.

 

 @@@@@@

 

Keesokan paginya,................

Hye Mi masih tertidur lelap, tentu saja karena dia sudah terlalu lelah menangis dan badannya sangat kecapekan karena berjalan kaki ditengah hujan lebat. Tapi, perlahan-lahan Hye Mi membuka kedua matanya, dan ach…..Hye Mi menggeliatkan badannya dan melihat sekeliling ruangan yang begitu asing baginya.

Hye Mi pun memutuskan untuk keluar dari kamar tersebut dan menuju suara bising yang terdengar sampai ke dalam kamarnya.


“Kau”,......, ujar Hye Mi yang heran melihat Gong Chan yang memakai celemek dan sibuk dengan kegiatan memasaknya.

“Selamat pagi, kau sudah bangun, bagaimana tidurmu semalam, nyenyak?, aku buatkan kau sarapan”. “Tada....................sudah selesai, ayo bantu aku menyiapkan semuanya dimeja, nanti kita sarapan bersama, okay”, ajak Gong Chan.

 

Hye Mi pun membantu Gong Chan untuk menyiapkan semuanya di meja makan, dan setelah semuanya tertata rapi, mereka pun makan bersama.

Hye Mi nampak menikmati sarapannya, “mmmm.....sup nya enak sekali, ini sup apa?”, tanya Hye Mi sambil terus menyeruput sup tersebut.

 

“Poison Soup”, ujar Gong Chan yang membuat Hye Mi tersedak, ...uhuk uhuk.., “MWO!”, “apa kau bilang “ Poison Soup”, maksudmu sup ini beracun, hah”, ujar Hye Mi yang langsung menghentikan aktivitas sarapannya.


Melihat ekspresi Hye Mi yang ketakutan seperti itu membuat Gong Chan tersenyum jahil, hahahahahha......kau ini mudah sekali aku tipu, gadis bodoh, Poison Soup ini bukan berarti sup ini beracun, tapi sup ini aku ciptakan karena setelah memakannya, tubuh kita akan menjadi lebih berstamina, yach anggap saja ini sejenis Sup untuk pengobatan, araso” tukas Gong Chan

“Hye Mi-ssi, boleh aku bertanya sesuatu padamu?, kenapa kau bisa berjalan sendiri ditengah hujan, bukankah semalam kau pulang dengan Dr. Choi?, apa kalian habis bertengkar?”, tanya Gong Chan penasaran.

 

Hye Mi yang ditodong pertanyaan dari Gong Chan membuatnya terdiam dan matanya mulai berkaca-kaca dan tetesan air mata yang tidak kuasa ditahan, langsung membanjiri pipinya yang begitu halus. Hye Mi pun tertunduk malu dan terus menangis, dan Gong Chan pun langsung berdiri dari posisi duduknya dan menghampiri Hye Mi yang masih menangis.

 

“Sudahlah, jangan seperti ini. Kau tidak boleh lemah seperti ini, kau sangat mencintainya bukan, kau begitu memujanya, tapi kenapa hanya karena sebuah salah paham, dia meninggalkanmu seorang diri ditengah hujan, apa Dr. Choi tidak mengkhawatirkan keselamatanmu, aku tidak percaya ternyata dia orang seperti itu”, ujar Gong Chan sambil memeluk Hye Mi dan membelai lembut rambutnya berusaha untuk menenangkannya dan Hye mi pun akhirnya kembali tenang.

 

” komawo, aku butuh seorang teman saat ini, komawo karena mau menjadi temanku saat ini ”, ujar Hye Mi yang langsung berdiri dan pergi menuju kamarnya.

 

“ Nam Gong Chan, aku akan memperjuangkan cintaku, dan aku tidak mau kehilangan dirinya, terima kasih untuk nasehatnya, teman”, ujar Hye Mi dalam batinnya.

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Setelah mandi dan berganti pakaian, Hye Mi pun pamit pulang pada Gong Chan yang sedang duduk santai di ruang TV.

“Gong  Chan-ssi, komawoyo. Dan baju ini aku sangat menyukainya”. “Aku mau kembali ke Hotel, aku harus membereskan barang-barangku, karena pesawatku akan take off pukul 4 sore, jadi aku harus mempersiapkan semuanya”, ujar Hye Mi sambil memeluk erat Gong Chan.


 

Dan Hye Mi pun menaiki TAXI yang sudah dipesannya dan TAXI itupun berlalu dan sekaligus membawa pergi senyuman hangat Lee hYe Mi.

Setibanya di Hotel Hyatt, Hye Mi langsung bergegas menuju kamar hotelnya dan saat dia memasuki kamar hotelnya, Hye Mi sangat terkejut dengan apa yang dilihatnya. Hamparan bunga mawar memenuhi lantai kamar hotel, sebuah buket mawar yang besar sudah berdiri tegak di ranjang Hye Mi, dan sebuah kartu dengan tulisan :

“ miane, miane, membuatmu sangat terkejut kemarin malam, tapi aku bersyukur tidak terjadi apa-apa pada dirimu.

Lee Hye Mi, maukah kau memaafkan pria bodoh ini, dan maukah kau bertunangan denganku, Sarang hamnida “

Hye Mi tidak kuasa menahan rasa haru karena bahagia, air mata kembali membasahi pipinya, dan saat Hye Mi membalikkan badannya, Dr. Choi sudah berada dibelakangnya dan menyematkan sebuah cincin tiffany di jari manis Hye Mi.

 

Hye Mi hanya terdiam dan bingung dengan apa yang harus dia lakukan, tapi yang dia tahu, dalam pikirannya, bahwa pria yang ada dihadapannya adalah pria yang sangat dicintainya, pria yang selalu membuatnya tersenyum dan didalam dirinya, bahwa dia tidak bisa kehilangan pria ini.

 

Hye Mi pun menghamburkan tubuh mungilnya dalam pelukan hangat Dr. Choi. Begitu erat Hye Mi memeluknya dan Dr. Choi pun tak kuasa menahan rasa cintanya pada Hye MI.

Dr. Choi mengecup kening Hye Mi dengan lembut, suasana dikamar hotel itu berubah menjadi ruangan yang penuh dengan cinta, ketika sepasang manusia yang saling mencintai, sudah berbaikan kembali.

*******************************************

“Kenapa, kau begitu mudah memaafkannya Hye MI, padahal dia sudah mencampakkanmu, kenapa cintamu begitu besar terhadapnya, apa kau begitu bodoh Lee Hye Mi, ujar Gong Chan kesal saat mendengar laporan dari anak buahnya perihal kemesraan Dr. Choi dan Hye Mi.

 

Tepat pukul 4 sore, di bandara Tokyo . Hye Mi dan Dr. Choi meninggalkan Tokyo menuju Seoul –South Korea.

Dan kepulangan mereka ke Korea, selain untuk mengabarkan berita kemenangan Hye Mi , tetapi yang paling penting adalah berita mengenai pertunangan mereka. Kabar gembira ini disambut baik oleh Presdir Lee Seong hwan, namun tidak oleh Madam Choi yang masih tidak begitu menyetujui pertunangan putranya bersama Hye Mi. Tapi Madam Choi tidak bisa berbuat apa-apa, karena Yoon Bin begitu mencintai Hye Mi.

 

Akhirnya pertunangan Dr. Choi dan Hye Mi pun dilangsungkan di sebuah Hotel mewah di seoul,” Seoul Hyatt”, sebuah Ballroom yang sudah ditata begitu megah dan exclusive, hidangan untuk undangan sudah tertata sangat apik, hamparan mawar putih menghiasi lantai Ballroom.

 
Dan di ruangan calon pengantin wanita, terlihat kesibukan untuk mempersiapkan sang calon mempelai untuk tampil sebagai seorang putri. Nampak dari salah satu dari mereka seorang Wedding Planner dengan gaun yang simple dan elegan nampak membantu Hye Mi mengenakan gaunnya dan merias wajah dan menata rambut sang calon mempelai .


“Moon Hee Onnie, jantungku terus berdebar kencang, apa Oppa akan menyukai penampilanku?”, tanya Hye Mi cemas pada sahabatnya.

“Lee Hye Mi, kau tenang saja, aku pastikan Yoon Bin akan terpesona dengan penampilanmu, ujar Moon Hee menenangkan sahabatnya.

“Selesai”, ujar Moon Hee saat selesai merias Hye Mi dan mereka pun berfoto berdua untuk mengenang moment penting tersebut.

 

Dr. Choi nampak begitu cemas menanti calon pengantinnya keluar dari ruangan tersebut, dan sesekali Dr. Choi melap wajahnya yang penuh dengan keringat.

 

“Kau tenanglah, sebentar lagi Hye Mi pasti keluar, kalau kau terus bersikap seperti ini, kau hanya akan menjadi tontonan bagi undangan, arachi”, ujar Madam Choi pada putranya.

 

Hye MI yang didampingi sang kakek berjalan keluar menuju tempak calon tunangannya berdiri dan terpesona dengan kecantikan Hye Mi. Dan pertunanganpun dimulai dengan saling menyematkan cincin dijari pasangannya lalu Dr. Choi mencium kening Hye Mi.

 

Mereka begitu sangat bahagia, kecuali Madam Choi yang terus memasang wajah masam dan Moon Hee yang sesekali menyeka air matanya.

 

Sedangkan beberapa undangan yang lain menghampiri untuk memberi selamat atas pertunangan mereka.

Sepanjang alunan musik yang dimainkan Hye Mi dan Dr. Choi berdansa dengan perasaan yang sangat bahagia.

 

“Akhirnya kita bertunangan juga, aku akan mengajakmu ke suatu tempat. Dan aku yakin kau akan menyukainya. Besok jam 7 pagi, aku tunggu kau di Bandara Incheon, jangan sampai terlambat,

ARASO!!!”, ujar Dr. Choi dan  Hye Mi hanya mengangguk tanda setuju dan terus melanjutkan berdansa dengan alunan orkestra yang romantis.

 

“Oppa, Sarangheyo”, ujar Hye Mi berbisik mesra pada tunangannya.

“Sarangheyo”, Lee Hye Mi”, balas Dr. Choi sambil memeluk tunangannya.

 

End Of Chapter[/font][/size][/color]
« Last Edit: February 16, 2012, 01:07:30 am by YooRiLuvsunniez »