CallMinsun
Welcome,
Guest
. Please
login
or
register
.
1 Hour
1 Day
1 Week
1 Month
Forever
Login with username, password and session length
News:
Home
Search
Calendar
Login
Register
CallMinsun
»
FANFIC
»
Short Fanfic
»
The Rising Actor & The Producer's Daughter*Chapter IV Part two* 27/2/12
(Moderators:
revynska
,
Amira
) »
Message #47830
« previous
next »
Print
Pages:
1
...
11
12
[
13
]
14
Go Down
Author
Topic: The Rising Actor & The Producer's Daughter*Chapter IV Part two* 27/2/12 (Read 10186 times)
Shanty_minsun
Hero
Posts: 2262
Re: The Rising Actor & The Producer's Daughter*Sneak Peak for next Part* 27/1/12
«
Reply #180
on:
February 27, 2012, 01:47:12 am »
CHAPTER IV part two
Min Ho dan Hye Sun saling memandang kearah gadis muda yang mengaku jika dirinya sangat mencintai Vanness dan akan menggagalkan pertunangan Hye Sun dengan laki-laki yang dicintainya
“Kau serius?” ucap Min Ho tiba-tiba
“Mwo?” Ady bertanya balik pada Min Ho dengan wajah bingungnya
“Pembatalan pertunangan ini”ucap Min Ho seolah mengingatkan tujuan kedatangan gadis itu kemari
“Pertunangan ini akan tetap berjalan”ucap Vanness yang sudah berdiri gagah di belakang mereka
“Vanness”gumam Hye Sun pelan menyiratkan kekhawatiran akan kedatangan laki-laki ini
Min Ho memeluk erat tubuh mungil Hye Sun seolah ingin mengatakan pada laki-laki di hadapannya jika Hye Sun adalah miliknya
Namun pandangan sinis Min Ho sama sekali tidak mempengaruhi Vanness untuk terus berjalan menghampiri wanitanya.
“Kakak” ucap Ady menghadang langkah kaki Vanness
“Ini bukan permainan anak kecil jadi sebaiknya kau pulang “ucap Vanness ketus
“Kakak”protes Ady menggenggam erat lengan kekar itu
“Kau mana boleh bertunangan dengannya. Gadis itu sama sekali tidak mencintaimu “ucap Ady berharap Vanness akan mendengar permintaannya
“Tapi aku mencintainya”ucap Vanness mempertegas
“Tapi cintamu membuat Hye Sun menderita”ucap Min Ho seolah menantang
“Lalu apakah cintamu yang mudah berubah akan membuat Hye Sun bahagia?” tukas Vanness dengan nada menantang dan menatap tajam wanita mungil yang terlihat cemas.
“Hye Sun, sudah waktunya acara dimulai dan aku tidak suka membuat tamuku menunggu terlalu lama” ucap Vanness seolah memberi perintah pada Hye Sun untuk menuruti keinginannya
Min Ho menggenggam tangan Hye Sun seolah memberikan kekuatan pada kekasihnya untuk tidak menghiraukan permintaan lelaki gila ini.
“Hye Sun tidak akan pergi kemana-mana”ucap Min Ho dengan nada menantang
“Hye Sun, kau sangat menyayangi ayahmu kan?” tukas Vanness datar
“Hye Sun!” min ho tersentak saat menyadari Hye Sun sudah melepaskan genggaman tangannya
“Hye Sun!” Min Ho meraih lengan Hye Sun meminta agar gadis itu tidak pergi dari sisinya
Hye Sun menyunggingkan senyuman manis di bibir mungilnya seolah mengatakan pada pria di hadapannya jika dirinya akan baik-baik saja
Vanness merasa jengah harus menyaksikan adegan romantis dari pasangan kekasih di hadapannya, dengan raut wajah yang mengeras , Vanness menarik paksa Hye Sun dan menggengam erat lengan pucat itu menjauh dari rivalnya.
“Lepaskan!” seru Min Ho melihat perlakuan kasar Vanness terhadap wanita yang sangat dicintainya
“Hye Sun!” lagi-lagi Vanness mencoba mengingatkan Hye Sun akan janjinya kepada dirinya.
Hye Sun merasa kesal dengan sikap Vanness pada dirinya yang seolah-olah bagaikan seorang algojo yang siap memenggal kepalanya.
“Kau tenang saja. Aku bukan tipe orang yang mudah mengingkari janji yang sudah dibuatnya”gumam Hye Sun ketus
“AKu percaya padamu. Tapi aku tidak percaya pada laki-laki itu”ucap Vanness geram dengan pandangan matanya yang tajam kearah rivalnya.
“5 menit Hye Sun. Tidak lebih”ucap Vanness setengah berbisik dan setelah itu pergi meninggalkan Hye Sun dan Min Ho.
“Ady!!”. “Ikut denganku” teriak Vanness pada gadis muda itu .
@@@
Min Ho dan Hye Sun hanya saling berdiam dan saling menatap dalam keheningan.
Perlahan Hye Sun berjalan menghampiri Min Ho yang menatapnya dengan tatapan sendu dan benar-benar membuat hati Hye Sun terkoyak-koyak.
Kedua tangan Hye Sun meraih tubuh kekar itu ke dalam pelukannya dan perlahan terdengar lagi isak tangis dari bibir Hye Sun.
“AKu mencintaimu. Sangat mencintaimu Min Ho-ssi. Tapi maafkan aku karena tidak bisa untuk tetap disisimu lagi. Aku sudah membuat perjanjian dengan vanness demi kehormatan keluargaku. Demi Appaku . Aku mohon maafkan aku”ucap Hye Sun dalam isak tangisnya
Min Ho hanya mampu memeluk tubuh gemetar itu dengan erat dan mencoba untuk memahaminya, karena dirinya tahu Hye Sun adalah gadis yang sangat baik dan Hye Sun sangat mencintai dirinya. Jika saja pada saat Vanness mengancam dirinya untuk menjauhi Hye Sun dirinya tidak selemah itu menyanggupi keinginan laki-laki brengsek itu, semuanya pasti tidak akan seperti ini. Semuanya pasti masih baik-baik saja. Karena Vanness tahu betul kelemahan Hye Sun adalah Appanya. Hye Sun tidak mungkin membiarkan Vanness menjebloskan Appanya ke penjara. Seorang Ayah yang selama 18 tahun ini dirindukannya. Dan Min Ho memahami itu semua.
“Kau tetap yang terbaik untukku ,HYe Sun”ucap Min Ho dalam pelukannya.
*****
Hye Sun berjalan lesu memasuki gedung untuk acara pertunangannya dengan Vanness.
Langkahnya terasa berat seolah di dalam gedung tersebut dirinya akan dihukum mati. Walaupun ini baru acara pertunangannya tapi sungguh Hye sun sangat takut untuk menjalaninya terlebih dirinya akan bertunangan dengan pria yang sama sekali tidak dikenalnya apalagi untuk mencintainya, seorang pria yang bisa saja menghancurkan keluarganya kapan pun pria itu inginkan.
Semua undangan melihat kecantikan yang terpancar dalam diri Hye Sun, namun mereka juga tidak buta karena sang calon pengantin terlihat tidak begitu bahagia. Langkah Hye Sun terhenti seketika saat dirinya menatap sebuah foto dirinya dan Vanness terpajang di sudut kiri area tempat duduk para undangan. Namun yang lebih membuatnya heran adalah kenapa di depan podium berdiri seorang pendeta.
“Ini kan hanya acara pertunangan biasa bukan acara pernikahan”batin Hye Sun sambil berjalan perlahan menuju kearah podium
Hatinya semakin terkoyak saat sang ayah tercinta berdiri dengan gagahnya bersiap untuk menyambutnya dan seketika itupun dirinya sadar jika ini bukanlah pertunangan seperti yang direncanakan sebelumnya tapi ini adalah pernikahan.
“Pernikahan?” gumam Hye Sun dalam batinnya
“Appa” ucap Hye Sun pelan
Jacky tidak mampu menatap wajah cantik putrinya. Dirinya merasa sangat bersalah akan nasib yang sedang dihadapi oleh putri tercintanya,namun dirinya tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Jacky merutuki dirinya yang tidak bisa melindungi keluarganya terutama putrinya, Goo Hye Sun.
Sementara di ujung sana, Vanness tersenyum penuh kemenangan. Semua yang diinginkan akan segera tercapai. Dan sungguh Vanness tidak akan meminta apapun lagi saat Hye Sun sudah berada dalam genggamannya.
“Pernikahan?”, “bukankah ini hanya pertunangan?”, tidak …tidak…aku tidak akan membiarkan Kakak menikah dengan gadis lain”ucap Ady kesal dan bersiap menghubungi seseorang untuk menggagalkan pernikahan ini.
@@@
Sementara di luar gedung, Min Ho yang mencoba menerobos masuk ke dalam gedung di hadang oleh beberapa pria bertubuh tinggi besar dan berotot. Mereka semua bersiap untuk melakukan serangan terhadap dirinya jika Min Ho masih tetap ngotot untuk memasuki gedung tempat Hye Sun akan melangsungkan pernikahannya dengan vanness.
“Menyingkir dari hadapanku” hardik Min Ho
“Sebaiknya Anda pulang saja Tuan Lee dan jangan membuat keributan di acara pernikahan Bos kami”ucap salah seorang dari pria bertubuh besar tersebut.
“Kalian pikir aku akan takut dengan pria-pria besar seperti kalian,hah”sindir Min Ho yang sudah siap memasang kuda-kuda untuk menyerang lawan-lawannya.
“Sepertinya aktor muda ini perlu diberi sedikit pelajaran “ucap salah seorang dari mereka yang bertubuh paling besar diantara ketiga temannya.
Dan setelah mendapat anggukan dari ketiga temannya yang lain, pria bertubuh paling besar itu siap untuk menyerang actor tampan di hadapannya.
Dan Min Ho dengan gerakan cepat bisa menangkis serangan pertama dari lawan dan langsung melayangkan tinjunya kearah wajah pria besar tersebut namun malang bagi Min Ho bukan tinjunya yang mendarat di wajah pria tersebut namun malah wajah tampannya yang terkena tinju dari pria besar tersebut.
“Awwww”Min Ho meringis kesakitan di daerah hidung mancungnya dan sudah mengeluarkan darah segar
“Aishhh…berani sekali dia mencoba menghancurkan wajah tampanku”hardik Min Ho kesal sambil membuang ludahnya yang disekitar bibirnya pun sudah terluka akibat pukulan keras dari pria tersebut.
Sementara Min Ho masih disibukkan dengan perkelahiannya dengan bodyguard-bodyguard Vanness, kedua sahabat Min Ho yang baru tiba di Gedung tempat dilangsungkannya pernikahan Hye Sun dan Vanness ,terkejut saat melihat sahabat mereka sedang di keroyok oleh 4 orang lelaki bertubuh tinggi besar yang diyakini keduanya adalah bodyguard vanness.
Sontak saja taechyeon yang sudah mematikan mesin mobilnya langsung keluar dari BMW hitamnya yang disusul oleh Yun Ho langsung menuju ke lokasi tempat Min Ho sedang di keroyok.
“Ahhhhhh”teriak Min Ho saat tubuhnya tersungkur mencium aspal dengan luka di sekujur tubuhnya.
“Yaa, Min Ho-ssi Gwenchana?” tukas taec sambil membantu sahabatnya untuk berdiri.
“Hey,beraninya main keroyokan. Ayo lawan satu satu”tantang Yun Ho dengan percaya diri.
Dan dalam hitungan detik Min Ho yang dibantu kedua sahabatnya sedang terlibat perkelahian sengit dengan 4 orang bodyguard bertubuh besar, namun kali ini sepertinya bodyguard-bodyguard itu bisa di atasi dengan baik oleh ketiga pemuda tampan itu karena mereka juga mengeluarkan segala kemampuan bela diri mereka untuk melawan para bodyguard-bodyguard tersebut.
@@@@
Hye sun yang berjalan didampingi sang ayah tercinta perlahan mulai melangkahkan sepasang kaki mungilnya menuju podium dimana Vanness sudah berdiri gagah bersiap untuk menyambut pengantinnya.
Hye Sun menggenggam erat lengan sang ayah seolah meminta kepada pria disampingnya itu untuk tidak melepaskan genggamannya dan menyerahkan dirinya pada pria asing tersebut.
Jacky hanya mampu mengatakan kata “maaf” terhadap Hye Sun akan kelemahan dirinya akan tidak mampu menghentikan pernikahan ini.
“
FLASHBACK
”
“Pernikahan?” tanya Jacky heran terhadap pemuda yang berdiri angkuh membelakanginya
“Ya, Mr.Chan. Pernikahan aku dengan Hye Sun”ucap Vanness tegas
“Tapi bukankah kau bilang jika ini hanya pertunangan untuk mendekatkan kau dengan Hye Sun”ucap Jacky lirih
“Pertunangan hanya jarak antara resmi dan belum resmi dan itu membuatku sangat khawatir jika Hye Sun akan melarikan diri dariku. Jika aku dan Hye Sun menikah, otomatis Hye Sun tidak akan mudah untuk melarikan diri dariku karena aku mempunyai hak penuh atas dirinya”ucap Vanness dengan nada arogannya
Jacky mengepalkan kedua tangannya mendengar ocehan pemuda yang dianggapnya sevagai calon terbaik untuk putrinya,namun untuk yang kesekian kalinya dirinya salah menilai pribadi orang yang menurutnya baik.
“Aku tidak bisa mengabulkannya”ucap Jacky tegas dan membuat Vanness membalikkan tubuh kekarnya
“Kau bercanda Mr Chan?” ucap Vanness menantang
“Aku tidak akan mempertaruhkan kebahagiaan putriku pada laki-laki berdarah dingin seperti dirimu”tukas Jacky geram
“Kau menentangku?”ucap Vanness dengan senyum sinisnya
“sepertinya kau memang tipe orang yang tidak tahu berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Grup Wu Li terhadap proyek-proyek filmmu dan ini balasanmu “ucap Vanness geram
“Kau menjebakku untuk mendapatkan keinginanmu. Dan perlu kau garis bawahi aku lebih baik membusuk di penjara daripada harus menjual putriku pada laki-laki bajingan sepertimu”ucap Jacky yang sudah tidak bisa menahan emosinya
“ckckckckk, Mr. Chan kau benar-benar seorang ayah yang sangat menyayangi putrinya tapi apakah Hye Sun akan tinggal diam menyaksikan ayah yang sangat dirindukannya selama belasan tahun dan harus membusuk di penjara atas kejahatan yang tidak pernah dilakukannya?, hahahahaha. “aku sangat tahu watak gadis seperti Hye Sun yang rela berkorban demi orang yang dicintainya”ucap Vanness
“Dan aku pasti akan menikah dengan Hye Sun . Tanpa atau dengan persetujuanmu”ucap Vanness dan meninggalkan Jacky yang menangisi kemalangannya
“Aku ingin pernikahan yang megah dan yang terpenting aku ingin Pengantinku terlihat sangat cantik”ucap Vanness sebelum memasuki ferari merahnya.
End of FLASHBACK
Tanpa disadari keduanya, Hye Sun dan Jacky sudah berdiri didepan podium dan berhadapan dengan Vanness yang sudah berdiri gagah dengan balutan stelan Jas berwarna hitam dan menyunggingkan senyuman yang menurut Hye Sun sangat menjijikkan.
Sesaat Jacky memandang teduh wajah putrinya dan mengecup sayang pipi Hye Sun seolah ingin memohon maaf akan kelemahannya dan ingin memberikan kekuatan pada diri putrinya akan takdir yang sedang dihadapinya saat ini. Hye Sun pun langsung memeluk erat tubuh rapuh sang ayah dan membisikkan kata-kata yang setidaknya dapat meringankan beban yang terasa berat di pundak sang ayah.
“I love you,Appa". "Bagiku kau tetap ayah yang terbaik. AKu adalah Chan San Yi, gadis kuat yang tidak mudah ditaklukkan oleh siapapun jadi Appa harus percaya padaku seperti Eomma yang selalu mempercayaiku”.
Setelah mengucapkan apa yang ingin dikatakannya pada sang ayah, Hye Sun mengecup pipi sang ayah dan memberikan senyuman yang terasa meneduhkan hati Jacky.
“Bisa dimulai acaranya”ucap Vanness menginterupsi moment mengharukan antara ayah dan anak.
Jacky pun langsung meninggalkan Hye Sun sendiri di podium bersama calon suaminya dan duduk ditempat Hee Sun berada.
Namun saat sang pendeta akan memulai prosesi pernikahan,tiba-tiba Ady dengan nekat menarik tubuh Hye sun sehingga menjauh dari sisi Vanness dan hampir membuat tubuh Hye Sun hampir jatuh jika saja tidak di tahan oleh asisten wanita yang bertugas menjaga Hye Sun selama keberadaannya di tempat ini.
“Ady!, apa yang kau lakukan?” tukas Vanness dengan setengah berteriak.
“Aku tidak akan membiarkan kau menikah dengan wanita manapun selain dengan diriku”ucap Ady dengan nada menantang dan membuat Vanness sangat jengkel dengan tingkah gadis bodoh dihadapannya ini.
“Menyingkir dari hadapanku atau kau akan sangat menyesal”ancam Vanness dan tidak membuat Ady takut sedikitpun
“BRAKKKKKKKKKK”
“
HENTIKAN PERNIKAHAN INI
” teriak Min Ho yang berhasil menerobos gedung resepsi untuk menghentikan pernikahan Hye Sun dengan Vanness yang sepertinya kalah cepat dengan tindakan Ady.
Ady hanya menghela nafas dan mencibir kearah Min Ho dan kedua temannya yang menurutnya sangat terlambat
Namun Min Ho dan kedua temannya memang belum menyadari situasi yang terjadi didalam gedung ini dan saling bertukar pandang dengan kedua temannya dan juga terhadap Park Jae Yung yang tiba-tiba berada di depan podium.
“Selamat siang Tuan dan Nyonya dan undangan lainnya atas ketidak nyamanan yang terjadi dalam prosesi pernikahan ini. Dan bisa dikatakan jika Pernikahan antara Tuan Vanness Wu dan Nona Goo Hye Sun secara resmi
DIBATALKAN
. Sekian dan terima kasih”ucap Jae Yung dengan senyum yang wanita manapun bisa jatuh pingsan dan berjalan kearah pengantin wanita dan langsung menariknya meninggalkan altar pernikahan.
“Sayang sekali dengan gaun pengantin yang super mahal ini, kau gagal menikah cantik”tukas Jae Yung jahil dan membuat Min Ho mengepalkan tangannya melihat kegenitan managernya terhadap kekasihnya.
“sejak kapan jae Yung Hyung bersikap genit seperti itu kepada Hye Sun. Bukannya dia itu sangat mencintai Sunbaenim”ucap Taechyeon
“aishhhhh. Ya jae Yung Hyung mau kau bawa kemana Hye Sun-ku “ucap Min Ho kesal dan langsung mengejar managernya yang membawa kabur kekasihnya
Vanness hanya mampu berdiam diri dan menatap penuh amarah akan orang-orang yang sudah menggagalkan pernikahannya dengan Hye Sun .
“Mereka semua pasti akan membayarnya dengan sangat mahal termasuk gadis bodoh ini”rutuk Vanness dalam hati
TBC
Logged
#Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho
Print
Pages:
1
...
11
12
[
13
]
14
Go Up
« previous
next »
CallMinsun
»
FANFIC
»
Short Fanfic
»
The Rising Actor & The Producer's Daughter*Chapter IV Part two* 27/2/12
(Moderators:
revynska
,
Amira
) »
Message #47830