Author Topic: ♥ Oh,My Baby Chapter 7 09.01.2013 ♥  (Read 10148 times)

Offline Roxanne

  • Full
  • ***
  • Posts: 259
    • View Profile
Re: ♥♥♥ OH,MY BABY... Chapter 2 ^^ ♥♥♥
« Reply #60 on: March 07, 2012, 10:13:01 pm »
Chapter 3

Additional cast:




Joyce:

Gadis yang mendeklarasikan perang dingin ke Hyellie sejak awal masuk SMA.
sirik,selalu ingin menang sendiri,sengit dan suka cari perhatian,genit,tukang pamer.




George:

Salah satu rekan kerja Minnoe yang merangkap sebagai asisten “multifungsi”.pria lembut,penyabar dan dewasa.sering dibuat kerepotan saat Minnoe mulai bertingkah dan menyuruhnya melakukan hal-hal aneh.




shane:

Oppa tertua Hyellie,orang yang sangat bijak dan tipe pria yang full kharisma,seorang businessman yang bertangan dingin,Tipe orang yg tertutup dan misterius.





Bel istirahat berbunyi,tp suasana dalam kelas masih ramai.murid2 berlarian di sepanjang lorong,mereka yang berperut karung terlihat berebut agar dapat jatah makan siang lagi.tp hal itu tidak berlaku bagi siswi2 perempuan di kelas Hyellie.
entah ada angin apa,siang ini Joyce teman sekelas Hyellie menjadi sorotan.bukan teman juga sih..lebih cocok dibilang rival.
maksudnya: Joyce yang centil,tukang pamer,menyengat dan gak penting itu BERUSAHA nyaingin Hyellie.Hyellie-nya sih biasa2 aja,justru Momo yang sentimen banget sama dia.

 
Usut punya usut ternyata kali ini dia memamerkan cincin putih yang melekat dijari manisnya dengan lebay.niatnya sih biar Hyellie iri,dia sengaja berbicara dengan volume suara yang menggelegar agar Hyellie mendengar.katanya sih cincin couple gitu dr pacarnya,
sebenarnya gak ada special2nya tuh,malah lebih mirip cincin batu apung drpd emas putih.Joycenya aja yang sok2 hiperbola.


Disisi lain Hyellie yang tidak peduli malah sibuk dengan kotak bekal kuning di hadapannya.kotak bekal dengan nuansa piyo-piyo.yang imutnya sama kayak yang punya.



Ia sudah tidak sabar untuk melahap cemilan siang yang disiapkannya diam2 di dapur tadi pagi.


Taraaaaaaaa..!!
Puding warna-warni dengan orange fla kesukaannya.

Setelah membaginya dalam potongan2 kecil,dia mulai memasukannya ke mulut sedikit demi sedikit dengan sendok plastik yang nyatanya gak kokoh sama sekali karena bengkok dan nyaris patah tertiban didalam tas.

“Hye..kau lihat tadi??” Tanya Momo yang tiba2 menginterupsi dan duduk disebelahnya.tangannya dilipat didada sambil memandang sebal ke arah kerumunan gadis2 freak di depan kelas.

“Lihat apa...??” Tanya Hyellie masih sibuk makan tanpa mengikuti arah pandang Momo,mulutnya terus mengunyah.

“Itu…………” Momo bicara ogah2an dengan muka yang disetel gondok banget liat tingkah Joyce yang norak.
“lihatlah ke depan….. Kau lihat kan??” Momo memegang wajah Hyellie dan mengarahkannya ke depan.

“Iya..itu kan Joyce dan teman2..lalu???”



Gubrakkkkk..(bunyi Momo jatuh dr kursi)


Hyellie menatap Momo bingung dengan sendok yang masih dikemut dalam mulut.

Seperti biasa hanya ada satu ponsel yang berdering disetiap istirahat,dan sudah bisa ditebak kan siapakah peneleponnya,
Sunbae calling..sunbae calling..ujar Momo jahil sambil menirukan suara2 ringtone.
Hyellie yang melihat nama '♥♥ bubby♥♥' tertera dilayar,mentouch layar ponselnya dan menempelkannya ke telinga,

"Mmm....." satu kata yang selalu terdengar setiap kali Hyellie menjawab teleponnya.

“Honeyyyy...udah maam siang belum??,lagi apa sekarang??,Sama siapa???,Gak ada pria yang coba deket-deketin kamu kan sayang???”
“Miss u so much babe..muachh....muachh.....”
Tanya Minnoe non-stop hits,Hyellie bahkan belum sempet menjawab satupun pertanyaannya,dan lagi2 Mulai deh kebiasaannya,overprotek......

“Memangnya ada yang berani dekat2in aku????”
“bahkan 2 ajudan itu masih tetap berdiri dengan setia di depan kelasku sejak tadi pagi sampai sekarang..”
“Kenapa mengirim mereka kesini?????!!”
“Aku tidak akan kenapa2,ini kan sekolah bukan camp yakuza..” balas Hyellie yang berceloteh lebih panjang..bahkan bibirnya sudah maju 5 cm saking keselnya.

Tp buat Minnoe,semakin lama Hyellie-nya berceloteh justru dia semakin senang mendengarnya,seolah2 bangga karena sudah berhasil mengamankan Hyellie dari incaran pria2 yang mencoba mencuri celah untuk menyerang (mendekati) kekasihnya.

Minnoe cuma terkekeh senang,dan menjawab
“Babeeeeee….i love you so much,”
“aku takut jika ada pria lain yang coba2 merebutmu dariku sayang..”

Minnoe selalu kerajingan menelpon setiap jam istirahat,dengan durasi 45 menit dari 1 jam waktu istirahat,jika dihitung2 selama dua kali istirahat ditotalkan jadi 1½ jam.bahkan saat sibukpun dia masih berusaha mencuri waktu menelpon Hyellie.
bahkan dia menunda semua telepon2 penting lainnya yang masuk hanya untuk bisa mendengar suara Hyellie,yang jadi sumber kekuatan selama Hyellie tidak disisinya.alhasil telepon diruang Mikael yang terus2an berdering menanyakan keberadaan atasannya si Minnoe.

Disisi lain Momo yang mau tak mau terpaksa mendengar percakapan sejoli yang sedang melepas rindu itu,pengen banget rasanya ngegerogotin kursi saking iri ngedenger kata2 romantis yang terlontar dr mulut Hyellie.


½ jam berikutnya,

“Baby..aku masih kangen..” ujar Minnoe sendu,Jam istirahat yang hampir selesai memaksanya untuk menyudahi pembicaraan dengan Hyellie.

“mianhae sweetie,aku tidak bisa menjemputmu di sekolah nanti..”
“padahal aku sangat merindukanmu sayang sampai2 ingin mati rasanya,love you..love you....muachhh..”

“Gpp bubby,aku kan bisa pulang dengan supir Jang..” sukurnya dalam hati,bukannya Hyellie gak seneng dijemput Minnoe disekolah.cewek mana sih yang gak seneng dijemput sama pacarnya yang gantengnya jawara.tp masalahnya ini sedikit berbeda,habis dia trauma karena terakhir kali Minnoe menjemput,dia langsung dicibir cewek2 satu sekolahan esok hari,bahkan gurunya yang perawan tua ikut2an sengit sama dia,

“Bubby...aku harus tutup teleponnya,sampai ketemu nanti.love you too...muachh..” balas Hyellie dengan suara yang sumpah! bikin Minnoe pengen langsung melesat kesana dan mengurung Hyellie dikamarnya seumur hidup.

“Love you more sweetie..daghh…..” balas Minnoe lagi tidak mau kalah.



Setelah menutup teleponnya,Hyellie malah termangu menatap wajah Momo yang kasiannnnn banget mirip sama kuda lumping yang keselek beling 1 ton.

“Momo..kau kenapa??”
“Nanti mau ikut pulang denganku tidak??”
“Sepertinya hari ini akan aman2 saja,sebab dia bilang tidak bisa menjemput..” ujarnya polos sambil tersenyum lebar,

“Bolehkah?? asyik kalau begitu aku bisa menghemat ongkos pulangku…” ujarnya senang sambil menggulung-gulung rambutnya.
supir Momo sedang dikuasai oleh eommanya yang kebetulan sedang shopping bulanan.jadi terpaksa dia berangkat dengan bis tadi pagi.Hyellie yang mendengar itu memaksa ikut,karena tidak pernah naik bis dia jadi penasaran.alhasil sepanjang jalan Hyellie jadi norak sendiri dan terus2an mengoceh sampai Momo geleng2 kepala mendengarnya.
Bahkan penumpang bis tadi pagi 50% didominasi oleh ajudan2 Minnoe,ditambah Mobil2 cadillac beruntun mengikutinya dari belakang.Momo yang tau itu hanya menganga takjub sampai tergagap karena tidak biasa ikut dikawal spt itu.sebenarnya dalam hati dia merasa ngeri membayangkan dirinya diposisi Hyellie,
bagaimana tidak kemana-mana dikawal,bahkan pergi ke toko komik atau sekedar girl’s time dengan Momo saja masih diikuti oleh ajudan2nya.




--------------------




Pukul 14.00,


Saat paling membahagiakan untuk siswa/i St.Whinchester.ekspresi senang mereka spt pejuang yang menang perang.mereka berlarian merdeka keluar kelas,yang membawa kendaraan langsung menuju ke tempat parkir.selebihnya berjalan menuju halte bis dan menunggu disana.pemandangan yang lumrah buat sekolah yang udah bubaran.semuanya aman terkendali,damai-sentosaaaaaa.
Dan tidak ada yang WAHHHHH....sampai akhirnya mobil Maybach Landaulet memasuki pelataran parkir St.Whinchester,



Mobil yang tergolong amat-sangat mewah itu menghentikan semua langkah siswa/i yang akan beranjak pulang.


Minnoe masih ingat saat Hyellie ngedumel dan bilang;
"Min,kalau jemput aku jangan datang dengan mobil spt ini.." rengeknya sambil menunjuk ke Bugatti Grand Sport Soleil de Nuit yang notabene cuma ada 1 didunia.

Hyellie terlihat sebal sambil menghentak-hentakkan kaki mungilnya berulang kali.Minnoe yang kebingungan hanya menggaruk-garuk kepalanya dengan wajah nelangsa..
riset membuktikan bahwa 99,99% wanita pasti senang dan pamer ke teman2nya jika pacarnya yang kece mampus datang menjemputnya dgn mobil super mahal,tp sebaliknya dengan Hyellie justru dia risih jika menjadi sorotan.makanya hari ini Minnoe datang dengan mobil yang menurutnya sederhana.


Catet ya S - E - D - E - R - H - A - N - A!
Sederhana menurut Minnoe,karena harga Maybach Landaulet-nya hanya sekitar 2 buah ferrari enzo. Hyellie sendiri dibuat terperangah dengan kegilaan Minnoe terhadap supercars.

dia baru tahu setelah sebulan mereka jadian,pantesan aja setiap kali ngapel mobilnya beda2 kayak orang ganti kutang doang..Salah satunya saat dia dengan sengaja terbang ke jerman untuk berburu maybach exelero yang harganya setara dengan 8 buah rolls royce phantom,dan dihari yang sama masih jor-joran beli mercedes mcLaren SLR 999 red gold dream dr pengusaha swiss dengan harga yang fantastis,
Hyellie yang tau itu langsung memintanya untuk berhenti,sebelum bagasinya benar2 meledak karena sudah tidak muat lagi untuk menampung supercarsnya yang nyatanya cuma dipakai 1x doang..
Sbg gantinya dia malah mendaftarkan Minnoe bergabung dalam the giving pledge dimana komunitas itu bergerak di kegiatan filantropi,Minnoenya sih iya-iya aja.


Minnoe yang masih mengenakan setelan jas hitam ala eksekutif keluar dari mobil SEDERHANANYA dan berjalan masuk ke dalam sekolah.
Joyce yang menjerit2 keganjenan dengan suara serek2 basah menggelikan dan noraknya malu2in itu berdiri paling depan,ngarepnya sih disamperin trus diajakin pulang bareng.
siswi2 yang lain terlibat keributan karena dorong-mendorong,jambak-menjambak,injak-menginjak.terlihat mereka menjadi anarkis setelah melihat sesosok dewa muncul dihadapannya.

Hyellie dan Momo baru saja melangkah keluar kelas saat melihat siswi2 berlarian ke bawah,
mereka saling menatap bingung satu sama lain dengan dahi berkerut,
mereka sempat terdiam beberapa menit,sampai tanpa sengaja Hyellie mendengar kalimat yang membuatnya ingin berlari dan ngumpet ke ujung dunia.

"Ayo cepat!! si tampan datang lagi dan sekarang ada dibawah!!" ujar salah satu gadis dengan seragam super ketat yang memamerkan ketidak-bahenolan lekuk tubuhnya.dia berlari paling depan menuruni tangga dengan nafas banteng ketaton.

(dasar kecoak bunting,lari sih lari tp liat2 juga lah yaw..!!)
 

Dan akhirnya Hyellie menyadari jika yang dimaksud mereka adalah 'seseorang'.
Dia langsung berdoa komat-kamit semoga orang yang dimaksud bukan 'dia'.. Ya pkknya jangan 'dia'.
siapapun itu asalkan tidak mengancam kehidupan kecilnya yang damai disekolah.

Saat menoleh dr balkon atas,dilihatnya mobil putih mengkilap nan kinclong yang sudah bisa dipastikan amat mahaLLLL bertengger manis di parkiran bawah.
matanya yang bulat melotot semakin besar dengan pandangan horor,
"Aduhhh...udah gak salah lagi,itu DIA..!!!!!"
Dia yang tidak diharapkannya berkunjung disaat spt ini.......
apalagi dengan plat mobil yang gak bisa dibilang biasa ( M1 N HYE ) -> -> ( MINNOE & HYELLIE)

(oh,nooooooo..........!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!)



Hyellie POV:


perasaan tadi siang di telepon bilangnya sibuk,tp kenapa sekarang bisa disini?????
aduh..matilah gue kali ini..
Semoga gue gak dirajam atau dicekokin mercon besok pagi ma anak2 lain..
aduhh..masih banyak yang mau gue lakuin.
Oh God..please save me..i promise i'll be a good girl this week.only this week,ok?? Not more.. 0:)


End of POV


Hyellie memukul2 kepalanya berusaha mengusir pikiran yang membuatnya parno.
Oleh sebab itu Hyellie sebisa mungkin gak mencolok waktu turun.dia malah ngumpet2 sambil mengendap2 diantara kerumunan siswi2 norak yang histeris ngeliat Minnoe.

Sampai terdengarlah suara Minnoe memanggilnya dengan panggilan special,

“babe....”
Untunglah si Minnoe tingginya nyaingan leher jerapah,jadinya dia bisa melihat Hyellie yang mungil diantara kerumunan siswi2 itu. Dia memanggilnya dan berjalan menerobos semakin mendekat kepadanya.
siswi2 yang ngedenger itu otomatis langsung memandang Hyellie iri,tp gak ada niat buat ngapa-ngapain sih.

kalau Joyce sih gak usah ditanya,mukanya udah kayak koran lecek + dilindes tronton,


“Sunbae…..” teriak Momo sinting,dan terpaksa menghentikan langkah kaki Hyellie.


Hyellie POV:


dasar Momo sarap..
mampus dh gue..besok gue pasti diboikot abis2an,
mana tatapannya pada laper begitu semua lagi,
eh..emangnya gue ayem??
Foto gue gak bakalan masuk di halaman duka cita koran besok pagi kan???


End of POV
 

Hyellie langsung membalikkan badan cepat sambil tersenyum imuttttt banget,



“Oh,My sugar....”  
Minnoe mendekat,membuka tangannya lebar2 dan memeluk Hyellie erat.siswi2 laen nahan nafas karena gk kuasa ngeliatnya,sisanya sesak dan tersengal2.Joyce gak tahu mesti pegangan kemana,rahangnya udah jatoh sampai ke inti bumi,
Ihhhhh!!! Kok dia lagi sih????!!

“Baby,mau kemana??? Mobil aku kan disana sayang..” Ujar Minnoe sambil membelai rambut dan mencium pipinya gemas.



Hyellie cuma bisa tersenyum kritis dengan ekpresi campur aduk yang bikin mukanya kelihatan terpojok banget.
Minnoe memeluk pinggang Hyellie protektif sekaligus bangga.
Nah,Hyellie gak tahu mesti seneng apa nangis berjalan sambil menunduk dan memanjatkan doa untuk keselamatannya esok hari.

Setelah membukakan pintu dan memakaikan seat beltnya.Minnoe langsung berlari dan duduk di belakang kemudi.Momo yang duduk di kursi belakang malah nyoba2in interior dalam mobil,dan sebentar2 mulutnya berkomentar WAHHHHHHH..

Sayang mau langsung pulang atau ingin mampir kesuatu tempat? Tanya Minnoe sambil menggenggam tangan kiri Hyellie dan menciumnya.

“Momo..kau lapar tidak???” Tanya Hyellie yang menoleh ke belakang,Momo menjawab dengan anggukan malu2.sebenarnya ia tidak enak dengan Minnoe sunbae,sudah nebeng pulang masih nebeng makan pula..

Minnoe menyelipkan rambut Hyellie dibelakang telinga dan mengecup hidungnya,
“Jadi my princess mau makan dimana???”

“Umm,kita makan escargot saja..” jawab Hyellie sambil membasahi bibir bawahnya.

“your wish is my command princess..” balas Minnoe lembut dan lagi2 menciumnya.

Minnoe tampak begitu profesional menyetir dengan satu tangan.karena sebelah tangannya menggenggam erat jemari mungil Hyellie,
Diapun tidak risih dengan Momo yang melihatnya.
Sesekali ia kecup tangan Hyellie dan membelai ke wajahnya.
Saat berhenti di lampu merah Hyellie yang bosan dengan jahil memencet hidung mancung Minnoe sambil memeletkan lidahnya.Minnoe yang gemas bergeser mendekat dan menggelitiki Hyellie sampai dia minta ampun,
mereka bercanda ria sembari menunggu lampu hijau menyala.




************




½ jam berikutnya mereka sampai di restoran Prancis termahal di amerika,yang tempatnya sudah dipesan oleh sekretaris Minnoe secara express.

“Kenapa disini??? Seharusnya kita di restoran prancis yang sederhana saja..” Tanya Hyellie bingung sambil mengerucutkan bibir tipisnya.
 
“Baby sweetheart..aku yang memesan tempat ini khusus untukmu sayang..” Jawab Minnoe sambil memeluknya erat.

Mereka menggunakan ruang VVIP dengan pelayanan terbaik.
Minnoe sibuk sendiri memesan beberapa jenis makanan yang pengucapannya bikin lidah kepleset.
sedangkan Hyellie dan Momo malah sibuk mengomentari interior dalam ruangan dengan dijamu pelayanan eksklusif yang bikin mereka merasa seperti maria antoinette.

Setelah menunggu beberapa saat dalam sekejap meja telah dipenuhi bermacam2 makanan yang bikin laper mata ma perut.

“Hye,ini terlalu banyak.bagaimana kita menghabiskannya???” Bisik Momo sangat pelan.ia memang tidak pernah makan sebanyak ini.belum lagi tempatnya yang classy banget,pasti bikin kantong jebol.tadi saja ia hampir menjerit dengan mata melotot yang nyaris jatuh ke dalam mangkuk sup appetizer,melihat harga sup semangkuk kecil yang dipesan sama dengan uang jajannya 1 minggu.
Awalnya ia menolak untuk makan dan mengatakan kalau ia sudah kenyang,tapi Minnoe mendiktenya dan bilang Hyellie juga jadi tidak mau makan kalau hanya makan sendiri,
Wahh..mau gak mau dia juga harus makan jadinya.

“Tidak dihabiskan juga tidak apa2..pelan2 saja makannya..” ujar Hyellie polos lalu ia menyendok sup dan mengangsurkannya ke Minnoe.

“bubbyyy,coba ini..” Hyellie menyuapi sambil tersenyum lucu.
Minnoe tersenyum dan menyeruputnya.lalu memberi Hyellie kecupan sayang di dahi.
dia sangat senang melihat nafsu makan Hyellie yang besar.tangan kirinya memeluk pinggang Hyellie sambil sesekali mengusapnya.


“maaf aku terlambat..” ujar pria dengan kemeja rapi sambil melemparkan senyum ke ketiga orang di meja.

“Hai,George..duduklah..” ujar Minnoe sambil mempersilahkan temannya duduk,
George ini datang atas undangan Minnoe.Hyellie yang meminta agar Momo tidak jadi sapi ompong karena melihat mereka bermesra-mesraan.
 
George pun mengambil tempat dan duduk disebelah Momo.Momo yang terpana pada George sejak melihatnya datang hanya menganga seperti orang bodoh,
“Momo....hei,momo....” bisik Hyellie berupaya menyadarkan temannya.
Tp temannya masih tidak bereaksi,
Hyellie yang berniat menyenggol sepatunya pelan malah tanpa sengaja menendang tulang kering Momo.

“Auwwww..!” jerit Momo kencang dan langsung menutup mulutnya.ia langsung melotot ke arah Hyellie.

Minnoe dan George melihat kearahnya bingung,
“Nona..anda tidak apa2??” Tanya George sopan.

“Ah..iya,maaf mengagetkan..” ujarnya tertunduk malu.
Hyellie malah menahan tawa sambil melemparkan lirikan mengejek ke Momo.



Sudah sejak beberapa menit yang lalu Hyellie mengulum sendok dalam mulut sambil menggembungkan pipinya.
Minnoe yang daritadi terus memperhatikan jadi bingung dan bertanya,
“Sayang,kenapa?? Tidak enak ya makanannya???”
“Mau pindah ke restoran yang lain,Hemm???” Tawarnya sambil mengelus rambut Hyellie lembut.

Hyellie hanya menggeleng-geleng unyu sambil membasahi bibir bawahnya.
“Lalu???” tanyanya lembut dan mencium pipinya.

“Aku masih ingin makan dessert-nya..” ujarnya polos menatap Minnoe.

Minnoe masih senyam-senyum sendiri saat memesan crepes,creme brulee,chocolate mousse,
puits d'amour,tarte aux pomme,montebello,mille-feuille dan zen.
Nafsu makan Hyellie membuatnya selalu takjub,yang lebih hebat lagi sebanyak apapun ia makan badannya tetap saja mungil.

Momo dan George juga sibuk sendiri,mereka berdua terlibat percakapan ringan.dan sesekali Momo tertawa malu2 mendengar pujian George.
Hyellie yang melihat itu tersenyum senang.
"Umm..Sepertinya Momo suka dengan George oppa.." gumam Hyellie sambil menghabiskan dessertnya yang ketiga


“Oppa..rumahmu dan Momo searah tidak?? Kalau iya,bisakah aku titip temanku?? tolong antar dia pulang..” Todong Hyellie saat mereka sudah bersiap meninggalkan restoran itu.

“Ya tentu saja tidak masalah..” jawabnya hangat diiringi senyum lebar.

Momo yang mendengar itu girang sekaligus malu,maksudnya malu-malu tapi mau.


Minnoe yang baru kembali dari kamar kecil langsung mengulurkan tangannya mengajak Hyellie pulang,
“Baby..ayo kita pulang sekarang sayang..”
Hyellie menyambut uluran tangannya dan langsung didekap Minneo dari belakang.

Setelah berbasa-basi sebentar dan Momo mengucapkan terima kasih atas jamuan makan gratisnya,mereka menuju mobil masing2 dan meluncur pergi.




-----------------------




Mobil mewah Minnoe mulai memasuki pelataran kediaman Doyle.
Dengan sigap ia membukakan pintu mobil,
melayaninya seperti putri raja dan berniat membimbingnya turun.
“Aaa….” Hyellie yang manjanya kambuhan minta dipiggyback masuk.
Minnoe yang gemas malah menggendong Hyellie didepan,mencium-ciumi wajahnya dan berjalan masuk.


Minnoe turun ke bawah saat Hyellie sedang mandi di kamarnya,
Di ruang tamu ia bertemu dengan Shane,oppa tertua Hyellie.mereka berbincang2 ringan sambil menunggu Hyellie turun dan bergabung dengan mereka

“sudah lama sekali..Bagaimana kabarmu??”

“Seperti yang kau lihat.dengan Hyellie disisiku aku akan selalu sangat baik.kau sendiri??”

“yah,tidak berbeda jauh denganmu..Aku hanya disini sampai besok..aku harus terbang ke Finlandia mengecek cabang baru disana.”
“Oh,ya apa adikku merepotkanmu??”

“Hahaha..kau ini..Aku sangat mencintai adikmu,kau tahu itu kan..jadi bagaimana mungkin aku merasa spt itu..”

“aku mohon jagalah dia,kami terlalu sibuk dan jarang dirumah..aku hanya tidak mau ia merasa sedih dan kesepian..”

Minnoe tersenyum dan menjawab,
“tentu saja tanpa dimintapun,karena aku mencintainya lebih dr hidupku..”


Hyellie baru bergabung ½ jam berikutnya,
ia berjalan menghampiri Minnoe dan Shane,
“Oppaaaaa..” panggilnya riang melihat kakak tertuanya pulang setelah hampir 1 bulan ada di Belgia.

“Oh,princess..come here my barbie,give oppa hug..”
“Hmm,kayaknya adik oppa yang cantik ini tambah tembem ya..” cubit Shane gemas melihat pipi tembem Hyellie.

“ahni oppaaaa…..”
“Hyellie enggak tambah ndut kok,ya kan bubby??” Tanyanya ke Minneo yang dari tadi duduk memperhatikan.

“Eh???”
“Oh,iya….sayang gak ndut kok..”

“bubby kok jawabnya ogah-ogahan??”

“Ahni baby..enggak sayang,suer deh….” jawabnya sungguh2 sambil mengacungkan jari telunjuk dan tengahnya membentuk tanda peace,ia bisa gila kalau Hyellie sampai ngambek lagi.
Shane malah terkekeh melihat Minnoe yang mati kutu dan memucat.

“Baiklah oppa tinggal dulu ya sayang..bersenang-senanglah…”
Hyellie yang memangku bantal besar sambil memeluknya erat terlihat mengangguk2 unyu dengan tersenyum tipis.

“Babyyyyy.....”
“kenapa tidak memelukku saja?? Apa bantal itu lebih hangat drpd aku???” Tanya Minneo menggoda sambil mengedipkan sebelah matanya.
Padahal AC diruang tamu sangat dingin tp Minnoe sengaja membiarkan kancing kemeja atasnya terbuka sampai ke dada.
“Kenapa melihatku spt itu sayang?? Apa sekarang aku begitu menggoda???”

Hyellie yang merasa wajahnya mulai memerah membenamkan wajahnya di bantal.
Minnoe mendekat dan semakin mendekat..
Dengan sengaja Minnoe meniup telinga Hyellie yang tidak tertutup rambut.
Hyellie yang tidak bisa menahan geli dan malu bermaksud untuk kabur,tp dengan sigap Minnoe meraih pinggangnya dan menjatuhkan Hyellie tepat di pangkuannya,
“Baby..mau kemana sayang?? Aku belum selesai bicara….” Ujarnya jahil sambil tersenyum licik.

“mphhhhhh……….” Hyellie merajuk sambil menggeleng2kan kepalanya.

“Sayang,kenapa wajahmu harus ditutupi???” Lanjut Minnoe sambil berusaha melepas bantal dr dekapan Hyellie.
Hyellie yang kalah tenaga,akhirnya terpaksa menutup wajahnya dengan tangan lalu membenamkannya ke dada bidang Minnoe.
“Iihhhhh..........” Rengeknya manja.ia tidak mau Minnoe melihatnya dalam keadaan spt itu.

“Baby..lihat aku sayang…….” ujarnya sambil menangkup wajah Hyellie dengan kedua telapak tangannya.

“Gak mauuuuuu..!!”

“Sayang..aku gak akan ketawa,janji..!”

“Janji…??!”

“yes my love....”

Hyellie mengangkat wajahnya pelan2,dan menatap Minnoe sambil sesekali menunduk.
Wajah Hyellie benar2 merona.kedua pipinya bersemu merah muda..

tp justru hal inilah yang membuat Hyellienya semakin cantik.
“Kamu tahu sayang,kamu cantik sekali jika sedang malu spt ini………” imbuhnya sambil mengelus2 kedua pipi Hyellie.

“I Love You..I Love You..I Love You..I Love You…..”
ujarnya sambil mencium mesra pipi Hyellie bergantian.


(GILAAAAAA……!!!!!!!!!!!
gue pengen banget manjat ke atap Burj Dubai terus tereak kenceng pake bullhorn.
GUE SENENG BANGET TAUUUUUUUUU……….!!!!!!!!!!!!)


“Katakan terus sampai aku bilang berhenti…” jawab Hyellie manja sambil mencubit pipi Minnoe.

“Ok sweet lips..anything for u baby..”
Minnoe yang notabene lelah terus berusaha menyenangkan hati Hyellie.Mereka menghabiskan malam yang indah dengan berbagi kemesraan.
Sampai Hyellienya tertidur lelap dengan tangan yang masih melingkar di leher Minnoe erat.




*****************




Di tempat lain,


Seorang pria tampak termenung berdiri menghadap keluar dari balkon apartemennya,
Ditangannya menggenggam sebuah gelang coklat yang masih begitu terawat




“Dimana kau sekarang??"
“masihkah kau ingat padaku??”
“Aku merindukanmu…….”


Flashback


“ jangan pergi…”

“Aku pasti kembali,tunggu aku ya…”

“hikss..hikss…kau kan sudah janji tidak akan meninggalkanku….”

“jangan menangis,aku tidak akan melupakanmu..nanti saat aku kembali kita akan bersama-sama lagi”


 End of flashback


“Aku terus mencarimu sampai sekarang…”
“nantikanlah kedatanganku,kita akan selalu bersama..tidak akan ada lagi yang memisahkan kita”
“aku tidak akan pernah melepaskanmu lagi…..”


“Hye-chan,aku mencintaimu………..”
« Last Edit: March 07, 2012, 10:15:56 pm by mary »