Author Topic: The Curse - Chapter Sixteen, Updated 30 Mar'13  (Read 21428 times)

Offline Winda Minsun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 679
    • View Profile
Re: The Curse (Sori, Hibernasi dulu)
« Reply #300 on: July 27, 2012, 11:20:34 pm »
SPOILER







“Tidurlah” Kata Joon Sung sekilas. Namun Kae Bi sepertinya masih terlalu nyaman dan enggan beranjak dari kondisi seperti itu.


“Aku akan menunggumu” Kae Bi bergumam kecil tanpa mau membalas tatapan Joon Sung. Ia menjadi kikuk sendiri dan tak tahu harus berbuat apa sebab kalimat yang baru saja di ucapkannya serasa menelanjangkan dirinya hidup-hidup di hadapan suaminya itu.



“Kenapa kau selalu bersikap seolah tak pernah ingin berada dalam waktu yang lama bersama ku?” Pertanyaan yang menurut Joon Sung tak sepantasnya Kae Bi ucapkan, kini merajai pendengarannya. Sebagian hatinya ikut tercengang setelahnya. Kalimat apa ini?



“Seharusnya aku sadar bahwa kau itu adalah manusia sedingin es!” Kae Bi mendelik sebal. Dan berhasil membuat Joon Sung menghentikan gerakan ketika ucapan itu terlontar begitu saja dari bibir Kae Bi.


“Lalu menurutmu, perlukah aku melanjutkan pembicaraan ini? Perlukah aku membuang waktu ku–Berada dalam keadaan yang sama untuk membahas hal tak penting seperti ini”




“Kau—” Cukup sudah! Memang terlalu sulit rasanya mempunyai pasangan hidup yang tidak mengerti bagaimana harus memberi perhatian lebih. Sering kali ia mendengar perkataan menusuk yang keluar dari bibir Joon Sung, tapi tidak sampai menjengkelkan begini.




“Dia putraku! Pantas saja aku melakukan ini. Secepatnya Joon Sung harus meninggalkan putri si Goo keparat itu!” Rasa geram serta amarah sedikit mendominasi intonasi suara tersebut. Hyun Woo merapatkan tubuh tegapanya ke dinding. Siapa lagi yang hendak merebut adiknya itu dari kehidupan yang di jalaninya sekarang kecuali Mr.Lee


“Ayah, dia benar-benar” Hyun Woo bergumam kecil. Sang Ayah pasti akan melakukan cara sepicik apa pun. Jika perlu, membuat Joon Sung membenci Kae Bi selama-lamanya dengan mengetahui rahasia kelabu itu.




“Joon Sung” Bisik Kae Bi pelan, sangat pelan seperti hembusan angin. Lututnya terasa lemas dan tak mampu untuk menopang semua yang hinggap. Kotak bekal yang tadi di genggam dengan erat kini meluncur mulus begitu saja. Tak banyak mulai membawa perhatian khalayak ramai termasuk Joon Sung dan Ah Ra yang berdiam dengan posisi pemuda itu menangkup tubuh Ah Ra dan saling bertatapan.


“Kae Bi-aa, kau tak apa?” Sebuah suara lain mampu membuatnya berpaling. Hyun Woo turut berlutut serta membantu Kae Bi melakukan kegiatannya setelah ucapan tadi mampu membuat gadis itu terperangah. Dengan hati-hati Hyun Woo dan Kae Bi mulai beranjak kembali. Pemuda itu sedikit canggung sebab Kae Bi hanya memilih diam dengan genangan air yang sudah tertahan di pelupuk. Hyun Woo paham apa yang di rasakan Kae Bi saat ini. Ia hendak memutuskan untuk beranjak dari tempat itu, hingga menyadari bahwa sepasang penglihatan tajam telah mengintainya sejak tadi.




“Katakan sesuatu dan biar ku beri penjelasan” Nada bicara Joon Sung mulai melembut, mengimbangi Kae Bi dan kali ini tak membiarkan luapan emosinya menguasai lebih jauh.


“Semua sudah jelas” Ucap Kae Bi sekuat hati. Mencoba memberanikan diri menatap Joon Sung. “Gadis itu— Ia mencintaimu ketika aku belum hadir, bisa kau bayangkan bagaimana rasanya bersentuhan dengan orang yang kau cintai dengan jarak sedekat tadi!” Tekannya yang membuat Joon Sung membulatkan mata lebar-lebar, nyaris tak percaya jika itulah pemikiran yang di ciptakan Kae Bi.




“Percaya padaku!” Joon Sung bersungguh-sungguh dengan ucapannya. Kae Bi hanya mengatupkan bibir karena tak tahu apa yang harus di perbuat.


“Aku mencintaimu, Joon Sung. Aku mencintaimu, tapi—” Ia tak kuat untuk bertahan lebih lama lagi. Tangisnya pecah bersama genangan air yang sudah menguap di pelupuk. Kae Bi menutup raut wajahnya dan mulai terisak memilukan, membuat Joon Sung nyaris tak sadarkan diri dengan perlakuan yang dibuat oleh Kae Bi.


“Aku mencintaimu. Namun— mengapa sepertinya kau tak berdaya upaya lebih untuk membalas perasaanku. Kau-- Kau hanya cukup tahu dan mengerti. Seperti tak pernah ingin membalas apa yang ku beri. Aku tersiksa, Joon Sung. Melihat mu bersama wanita lain— Wanita yang jelas-jelas pernah menyatakan persaannya terhadapmu di depan penglihatan ku.”

[lovestruck] and in another life, we believe... love never die [lovestruck]