Author Topic: ~ Princess In The Snow ~ (Last Update CHAPTER 2 Mei 23,2010)  (Read 2948 times)

Offline pink_girly

  • Full
  • ***
  • Posts: 341
  • <3 MinSun
    • View Profile
Re: ~ Princess In The Snow ~ (Synopsis only)
« on: April 07, 2010, 04:20:00 am »
CHAPTER 1

“Dad... mom...” teriak ku kepada seorang dewa dan dewi yang sedang duduk di sebuah bangku besar yang berkilauan emas,

“Maaf anakku, tapi kami harus melakukan ini...” kata dewi yang menangis sambil membelai rambut ku

“Tapi, mengapa ? Bukankah dady dan mommy seorang dewa dan dewi yang mereka sanjung ?” tanya ku yang sudah akan menangis,

“Itu benar tapi itu adalah  peraturan yang sudah ditetepkan untuk kalian yang masih muda... Jadi, kami pula harus  karena dalam peraturan tidak ada pengecualian...” Kata Dewa yang kini mencium dahi ku,

“Dady... Kenapa harus begitu...?! Baiklah aku akan memohon kepada para dewa dan dewi untuk membiarkanku tidak mengikuti Test ini...!”  kata ku sambil bangkit dari tempat dudukku,

“Tidak anakku... Ini saat masa Pengujianmu di Bumi...”

“Tapi, daddy...!”  

Dad memberikan sebuah kertas yang amat panjang yaitu pengujian anak Dewa dan Dewi semasa di bumi,


1.   Harus bersikap seperti manusia biasa,

2.   Tidak boleh memakai ilmu para Dewa dan Dewi jika itu bukan situasi gawat,

3.   Anda tidak di perizinkan untuk mencintai seorang manusia anda akan selamanya kembali bersama musim salju,

4.   Anda tidak boleh meminta sebuah bantuan dari para Dewa dan Dewi,

5.   Keberadaan anda di Bumi tidak boleh ada yang mengetahuinya karena jika mereka mengetahuinya anda akan mati di Bumi, dsb.


Dan sebagainya aku membacanya sampai 25 peraturan, tapi yang paling kutakutkan adalah mencintai seorang manusia.

“ Dad... Baiklah jika memang itu demi kebaikanku aku akan pergi, sekarng aku sudah siap...” kataku yang terdengar seperti akan menangis,

-----------

Aku terbangun di sebuah kamar yang sangat asing bagiku, aku mencoba bangun tapi kepalaku sangat sakit,

Tiba-tiba aku mendengar seseorang sedang berjalan kearahnya,
“Good Morning Miss...” kata seorang wanita yang cantik,

“Hy... Di mana aku sekarang ?” tanyaku dalam bahasa Yunani yang sangat fasih,

“oh... sorry, saya tidak tau berbahasa Yunani...”

“oh... ye... di mana aku sekarang ?” tanyaku sambil berdiri

“Oh, sekarang kau berada di rumahku...”

“kenapa aku bisa di sini ?”

Dia mulai menceritakan semuanya

Flashback

Di Sebuah limosine terlihat wanita dan lelaki yang sedang berpelukan,

Tiba-tiba saat limosine mereka berhenti, pria itu melepaskan pelukannya dan turun dari limo itu,

Saat pemuda itu turun, dia melihat ada sebuah cahaya yang sangat terang, ternyata yang dilihatnya adalah seorang gadis yang bersinar, yang berpakaian seperti Dewi Yunani.

Pemuda itu mengangkat gadis itu naik ke limonya.

“yya... Goo Jun Pyo siapa dia ?” tanya seorang gadis yang berparas cantik sambil membantu pemuda itu,

“Aku juga tidak tau, tapi... kita harus menolongnya...”

“Okay...” kata Zhuo Lung yang kemudian berpikir sejenak “tapi, dia akan tinggal di mana...?”

“Untuk sementara dia tinggal denganmu, bagaimana ?”

“Okay... lagipula pasti oppa sudah lelah dari tur duniamu...”


End Of Flashback

“Oh... jadi begitu...”  kataku yang sudah mengerti,

Aku baru pertama kali melihat barang-barang para manusia jadi aku terlihat seperti orang kampungan,

“oh... apa ini ? Apakah ini rambutmu ?” tanyaku sambil menunjuk week berwarna coklat pendek itu,

“Oh... Ini week...” katanya sseperti orang kebingungan.

“Oh... siapa namamu ?” tanya gadis itu,

‘tidak mungkin aku mengatakan kalau aku Princess, mmm lebih baik Geum Jun Di... yeah...’ pikirnya yang teringat pada Geum Jun Di yang dilihatnya dari atas langit yang telah meninggal 2 Minggu yang lalu di Jeju.

“Oh... namaku Geum Jun Di...” kataku sambil mengulurkan tanganku,

“namaku Huang Zhao Lung.... Nice Too Meet You...” kata Zhao Lung sambil menjabat tangan gadis itu.

----------

1 Minggu Kemudian,

Zhao Lung sudah tidak pernah pergi lagi ke Bar sejak kehadiranku, karena dia lebih banyak meluangkan waktunya untuk mengajariku menjadi seorang manusia yang biasa.

“ Zhao Lung... kenapa selama ini aku tidak pernah melihat orang tuamu ?” tanyaku dengan heran,

“oh... seperti yang kau tau orang tuaku tidak pernah meninggalkan bisnis mereka hanya untuk anaknya...” Kata gadis itu yang terdengar menghela napas panjang setelah selesai mengatakannya.

“Oh... sorry.... aku tidak bermaksud membuatmu sedih....” kataku sambil memeluknya,

“oh... tidak apa, malahan aku senang jika ada sahabatku yang bertanya mengenai orang tuaku...” katanya sambil memelukku balik,

“ehm... mereka selalu mengatakan bahwa Business is primarily due to our family business, you can live happily... “ katanya yang berhenti sejenak kemudian melanjutkannya,

“itulah yang selalu mereka katakan padaku tapi aku tidak pernah hidup bahagia sampai kau dan oppa hadir di dunia ini karena hanya kalianlah yang dapat mengerti aku...” katanya dengan mata yang berkaca-kaca,

Aku yang melihat itu menjadi seperti ingin menangis, kemudian aku mengalihkan pembicaraan kami kearah lain.

“Oh... sudahlah jangan bicarakan itu lagi mari kita belanja lagi... oh dan siapa oppa ?” tanyaku yang membuat Zhao Lung tersenyum,

“Oppa adalah pria yang sangat kucintai dan dia pula yang selalu membuatku tersenyum...” katanya tersenyum, "oh.. yang ini" katanya sambil membayar sepatu yang kami beli, "gamsahamnida..." kata ku dan Zhao Lung secara bersamaan kepada kasir itu setelah uang di kembalikan.

Saat sedang berjalan dia melanjutkan lagi cerita yang tadi,
“Aku sudah menganggapnya pangeranku tapi dia hanya menganggapku uri donsaengnya...” kata gadis itu dengan sedih,

“Oh... pasti sangat senang mempunyai orang yang menyayangimu, oh dan jangan bersedih lagi karena selama musim salju ini kita akan bersenang-senang...” kataku sambil menarik tangannya ke sebuah toko pakaian,

‘Zhao Lung kita akan tetap bersenang-senang selama musim salju belum berhenti... Aku pasti akan sangat merindukanmu sahabatku...’ kataku dalam hati sambil senyum tersungging di bibirku,

----------

Malamnya pkl.07.00 pm,

“Geum Jun Di kau mau ikut denganku...?” tanya Zhao Lung padaku yang sementara menhangatkan tubuhku di perapian,

“Kemana ?”

“Aku mau ke tempat oppa...” kata gadis itu sambil mengambil tasnya,

“Okay...”  

----------

Di Studio,

Kami memasuki sebuah studio yang di kerumuni banyak orang yaitu ada produser dan pekerja yang lainnya,

Aku melihat seorang pria tampan yang sedang di potret oleh para fotografer sepertinya dia adalah seorang model,

Tiba-tiba saja aku mendengar salah seorang pria atau sepertinya produser berbicara kepada seorang Photografer,

“Bagaimana ini... Apakah model perempuan sudah datang ?” tanya produser kepada photografer yang sudah terlihat pucat,

“Maaf pak, tapi kita sudah tidak mempunyai model lagi untuk di pasangkan di Iklan NEX selanjutnya bersama Tn. Muda GOO,”
Kata photografer dengan kepala yang tertunduk,

Tiba-tiba seseorang mendorongku sehingga pintu itu terbuka dan aku jatuh,

“Ndo....!!!”,End Chapter,..


*******

Miane klo msh kependekan...
Mnta Kritik n sarannya ya *terutama mami n mak nem*... [biggrin]
« Last Edit: May 25, 2010, 01:12:08 am by Lia ~MinSun~ pink »