Author Topic: ALL ABOUT LOVE (BY MUMU)  (Read 3942 times)

Offline mumu

  • Junior
  • **
  • Posts: 200
  • Tatapanmu mengalihkan duniaku....
  • Location: indonesia
    • View Profile
Re: ALL ABOUT LOVE (updated 15-04-10 by mumu)
« on: April 15, 2010, 03:33:24 am »
chapter Iv

“jangan coba-coba dekat dengan laki-laki lain karena….”hatiku gembira saat jun pyo mengatakan itu
“kau masih kecil” sambungnya membuatku kecewa
Dia kembali kesikapnya semula yang sombong,aku kesal sekali rasanya,kenapa dia hanya berkata itu,padahal aku berharap lebih
Aku segera mendorong kursiku menjauhkan diri dari orang ini
“saya harap dokter secepatnya bisa mengajar kami” aku pulang dengan tampang kesal
tanpa kuketahui jun pyo mengikutiku dari belakang.

      ***************************************

“jan di-ya….” Sapa seseorang dari arah belakang saatku menyusuri jalanan menuju rumah
“jihoo oppa? Sedang apa kamu di sini?”tanyaku heran, dia hanya menyunggingkan senyumannya,mensejajari langkahku dan menggenggam erat tanganku
******************************************

JUN PYO

‘siapa laki-laki itu? Mereka bersikap sangat akrab sekali’ jun pyo terus saja berpikiran seperti itu
Setelah dia mengikuti jan di sampai kerumahnya,dia terlihat marah sekali

Flashback

Jan di pulang bersama ji hoo oppa,tanpa mereka sadari jun pyo mengikuti mereka dari belakang
“ jan di-ya,kau akan mati, karena telah berani membohongiku” ucap jun pyo dari dalam mobilnya

endflashback

****************************************

Setelah aku kerumah dr.jun pyo, akhirnya ada kabar bahwa dia akan masuk hari ini, semua murid menjadi gaduh…entahlah apa yang mereka lihat dari laki-laki sombong itu

“ pagi” sapa jun pyo angkuh

“pagi dok…” jawab kami serempak

“ hari ini kita kuis lisan tentang metabolism dalam tubuh yang telah saya jelaskan dulu”

“tapi dok….?”elak semua murid

“kita mulai dengan absen yang pertama,dan yang lainnya silahkan keluar” jawabnya tegas tanpa memperdulikan keberatan kami.

Dari ga eul dan semua yang sudah ujian, aku mendengar kalau dokter jun pyo baik, dia mau menjelaskan lagi hal-hal yang kurang. Agak lega setidaknya hari ini dia taka akan marah padaku

“geum jan di” namaku sudah di panggil dari dalam sana

Tapi sebelum aku masuk ke kelas jun pyo keluar “ bagi yang sudah ujian,bisa pulang”

“yeh….”semua bersorak tak terkecuali ga eul

“ ga eul tunggu aku ya?” pitaku memelas

“ miane jan di-ya hari ini yi joeng oppa mau mengajakku ke suatu tempat” ucapnya menyesal

“GEUM JAN DI”  panggil jun pyo mengagetkan kami

Aku segera melangkah pergi kekelas sekilas aku melihat raut wajah ga eul yang sangat khawatir

“duduklah, ayo cepat mulai” pinta jun pyo sabar

Beberapa menit kemudian
“ HAI PABO,,,BUKAN BEGITU URUTANNYA,ULANGI LAGI CEPAT”ucapnya keras

Aku hanya terdiam menyerah,ini adalah kali ke 12 aku mengulang urutannya,tapi tak mendapatkan pembenaran sedikitpun….ah sebal sekali
“ apakah kau tak pernah di ajari oleh pacarmu yang dokter itu,hah?” Tanya jun pyo sinis

Aku bingung apa maksudnya itu….
“maksuk anda?”tanyaku tak mengerti arah pembicaraan
Dia tak melanjutkan kata-katanya lagi…

“HAI PABO KAU SALAH”….ucap jun pyo berkali-kali

Sebal sekali rasanya….

Matahari sudah terbenam ketika aku berhasil dengan kuis system metabolism.

“aku antar kau pulang ayo….” Jun pyo menarik kuat tangan ku

“tak usah dok,,,”tolakku lembut,aku menarik tanganku yang di genggamnya

Tapi jun pyo kembali menarik tanganku

“tak usah pak” aku kembali melepaskan tanganku

“YAH….APAKAH KAU AKAN MAU JIKA PACARMU YANG MENGANTARKAN HAH?” Tanya jun pyo keras.

“Apa maksud anda dok saya tak mengerti?”tanyaku takut

Tangan jun pyo masih tetap mencengkram tanganku,aku melihatnya kesal sekali

“SIAPA  DIA HAH?” tanya jun pyo dengan nada keras yang tak hilang dari suaranya

”aku tak mengerti maksudmu” aku menundukan muka dalam-dalam

“PABO YA” jun pyo makin marah kepadaku,dia mendorongku ke dinding,menghimpitku,dan ya ampun apa yang dia lakukan? Dia menciumku kasar.
Sekuat tenaga aku mendorong tubuhnya,tapi tenaganya lebih kuat dariku,

saat ini jun pyo sudah menguasai tubuhku, aku sudah lelah mendorong-dorong tubuhnya,aku sudah capek mencoba melepaskan diri dari orang ini.

Tapi kenapa sekarang aku merasa tak masalah jun pyo melakukan ini, aku tak lagi memukul dan mendorong tubuh jun pyo kebeleakang, aku membiarkan jun pyo melakukan semuanya kepadaku,jun pyo seperti menyesap udara di bibirku,dia begitu kuat mencium bibirku,seperti tak ingin melepaskannya

Beberapa saat kemudian
Jun pyo melepaskan bibirku, pandangannya nanar
“jangan pernah dekat dengan laki-laki lain” ucap jun pyo pelan
Jun pyo kembali menarik tanganku,dan membawaku pulang

******************************************

‘apakah aku bermimpi? Apa yang di maksud orang itu dan apa yang telah dia lakukan kepadaku, kenapa dia menciumku?’ aku terus saja memikirkan semua itu satelah aku pulang dari kampus.

“aku pulang” omma memberisalam

“selamat datang omma…” jawabku
 Omma dan aku makan bersama setelah seharian ini kami tak bertemu

“ kapan jihoo main kemari hah?” Tanya omma

“aku tak tahu, diakan dokter omma,pasti sangat sibuk” jawabku tak bersemangat

“aku selesai,aku mau mengerjakan tugasku” pamitku pada omma

Aku pergi kekamar dan mulai menyelesaikan tugas yang besok di kumpulkan,
Dan akhirnya tiba aku untuk beranjak kealam mimpi,sebelum deringan hp mengalihkanku

“halo siapa ini?” tanyaku ramah

*****************************************

Kenapa jihoo oppa menyuruhku kerumah sakit sekarang?apa dia sakit?apa yang terjadi sebenarnya?
Aku segera berlari saat jihoo oppa menyuruhku dataang ke rumahsakit
Aku segera berlari sekencang-kencangnya menuju ruangan jihoo oppa

  Aku membuka pintu ruangan jihoo oppa dengan segera setelah sesampainya aku di ruangan ini.
“oppa,apa yang terjadi?” tanyaku mencoba mengatur paru-paruku yang kekurangan oksigen
Oppa hanya melihatku dan berjalan mendekatiku “aku tak apa, hanya ingin bertemu denganmu!” jawabnya sambil memelukku…

“ya apa yang oppa lakukan?” aku mencoba melepaskan pelukan oppa

“apakah sudah tak nyaman lagi berada dalam pelukanku hah?” Tanya jihoo oppa

“ apa maksud oppa?” Tanyaku aneh

Jihoo oppa menjauhiku dia kembali duduk dikursinya

“kau berubah jan di-ya” ucapnya pelan

Aku terdiam di tempat,tak mampu berkata apapun

*************************************

Jihoo oppa mengantarku sampai lobi rumah sakit,aku bermaksud pulang setelah memastikan tidak terjadi apa-apa dengan jihoo oppa.
Dan disana kami bertemu dr. jun pyo,aku takut sekali melihat tatapannya,seperti ingin memakanku.

“aku pulang oppa” pamitku pada jihoo oppa
Jihoo oppa mendaratkan ciumannya di keningku “ miane tidak bisa mengantarmu,hati-hati di jalan”
Aku sangat kaget melihat tindakan jihoo oppa,dan entah mengapa aku merasa tatapan dr. jun pyo semakin menusuk kepadaku.

**************************************

Aku pulang menggunakan bis terakhir,dan tiba-tiba di jalan ada mobil sport merah yang menyerobot dan  menghentikan laju bis.
Lalu seseorang masuk ke dalam bis,dan orang itu adalah dr.jun pyo, what mau apa dia kemari
Dengan masih menggunakan seragam dokternya,dia menarikku keluar bis, entah kenapa saat itu aku tak memberontak sedikitpun.

Jun pyo membawaku kesebuah taman….
“ADA HUBUNGAN APA KAU DENGAN JIHOO HAH?” Tanya jun pyo setelah terdiam cukup lama

“ehm, dia…dia” ragu sekali aku menjawabnya

“JAWAB BODOH” kembali dia membentakku
Aku kesal sekali dan pergi meninggalkannya

‘apa urusannya dengan orang itu hah? Yang harusnya marah itu aku,kenapa dia mencium paksa aku? Padahal itukan ciuman pertamaku…uh…’ gumamku

Tiba-tiba dari arah belakang jun pyo menghentikan langkahku dan memelukku erat
“jangan pernah bersama laki-laki lain,kumohon”ucapnya pelan tepat di belakang telingaku, lalu dia berjalan menjauh meninggalkanku

Aku berlari mengejarnya,mencoba mensejajari langkahnya
“apa yang hendak anda ungkapkan hah?” tanyaku berharap
Tapi jun pyo berjalan terus meninggalkanku
“bagaimana aku tidak akan bersama jihoo oppa jika kau tak memberiku kepastian” jeritku dari belakang
Aku menundukan kepala karena kutahu kata-kataku tadi tak akan di dengar jun pyo,,,

Tiba-tiba ada seseorang yang mencium bibirku dengan lembut, dan orang itu adalah jun pyo
Dia melepaskan bibirku dan memelukku dengan erat
“jangan mengharapkan penggambaran yang verbal dariku, karena aku lemah dalam menyusun kata-kata” ucapnya seraya mencium keningku
Aku hanya tersenyum dalam pelukannya

*************************************** 

Setelah kejadian itu aku tak lagi melihat jun pyo,di kelas dia tidak mengajar,aku pergi ke rumahnya dia tak pernah ada!
Sedih sekali rasanya di tinggalkan seperti ini,,,
Dan tiba-tiba aku mendengar, jun pyo menolak mengajar….
‘apa dia menghindariku? Tapi kenapa?’

ENDCHAPTER










selamat menikmati,minta sran dan kritiknya yua sista........
DALIMUNTE, PROFESOR MUDA DENGAN ROMANTISME KELUARGA KECILNYA...mau...mau...