Poll

suggest please

16 chapter
0 (0%)
16 chapter
0 (0%)

Total Members Voted: 0

Voting closed: April 23, 2010, 11:11:22 pm

Author Topic: Agashi, I Love You  (Read 7835 times)

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Re: Agashi, I Love You Episode 3, 4 & 5
« Reply #15 on: April 29, 2010, 03:34:14 am »
Episode 3 :

Akhirnya Jeong Ha mampu membujuk Putri Mahkota untuk kembali ke Istana, dan Jeong Ha pun beranjak  mengantarkan Tuan Putri kembali ke Istana.

@ Gwang Hyoong Palace
Kau akan baik-baik saja, atau apa aku perlu mengantarkanmu sampai kedalam? tanya Jeong ha cemas.
Namun Putri menolaknya karena tidak ingin melibatkan Jeong Ha terlalu jauh.
Terima kasih untuk semuanya, hari ini aku sangat bahagia, terima kasih Tn. Kim, ujar putri sambil turun dari mobil.
Dan putripun melangkah menuju Istana dengan wajah muram.
................
Jeong Ha merasa sangat gelisah, dan tak kuasa menahan perasaan cintanya pada sang Putri, lalu diapun mengejar sang putri, “ Tuan Putri! !! tunggu sebentar ( sambil berlari kearah Sae Yoon ), kau akan datangkan pada peluncuran mobil terbaru perusahaanku? , tanya Jeong Ha lagi.
Aku harap kita dapat bertemu kembali, pinta Jeong Ha yang diiyakan Sae Yoon dengan anggukan kepala.
 “ Baiklah, aku akan datang, selamat malam!” dan putripun berlalu dari pandangan Jeong Ha.
...................
Kedatangan Tuan Putri disambut oleh para dayang Istana & para penjaga Istana.
Benarkah Putri Mahkota sudah kembali, tukas Permaisuri dengan perasaan tenang.
Sekretaris Byun bawa Putri Mahkota untuk menghadap, sekarang!!!!!!!!”perintah sang raja dengan penuh amarah.

Tapi sebelum sekretaris Byun beranjak, Putri sudah ada dihadapan Sang raja, dan langsung memberi hormat kepada Yang Mulia Raja & Permaisuri.

Putri mahkota! Kau benar-benar sudah keterlaluan, bagaimana mungkin kau tidak muncul saat peyambutan ramah tamah keluarga kerajaan, dan berani sekali kau menghilang dari istana tanpa memberikan pesan kemana kau pergi, apa kau tidak punya tatakrama, hah!!! hardik sang raja.

Maafkan ananda, aku sungguh tidak bermaksud seperti itu, aku hanya merasa bosan berada di Istana, jadi aku pergi jalan-jalan sebentar, tapi sungguh aku tidak bermaksud untuk membuat keluarga kerajaan malu.
 Tapi amarah yang sudah bergumul dihati raja tidak mampu membuatnya untuk berpikir jernih, dan Raja pun langsung memberikan hukuman pada Putri Mahkota untuk tidak keluar Istana jika tidak didampingi oleh Sekretaris Byun atau pengawal kerajaan. Dan putri hanya pasrah menerima hukuman yang diberikan dan beranjak menuju istana pribadinya.
                      ********************8
Didalam kamarnya Putri Mahkota meratapi nasibnya dan hanya bisa menangis tanpa ada seorangpun yang menghiburnya, “ aku hanya ingin merasakan menjadi orang biasa yang bisa melakukan apa saja yang aku inginkan tanpa harus selalu terpaku pada peraturan istana, aku hanya ingin seperti remaja lainnya yang bisa bercanda dengan orang tuanya, menikmati indahnya masa remaja, aku ,......................hiks hikshiks,......................”. Mendengar ratapan putri mahkota membuat sekeretaris Byun sangat sedih,
“ kasihan sekali tuan putri, padahal putri hanya berjalan-jalan biasa, tapi kenapa Yang Mulia raja menghukumnya begitu keras, andaikan ada yang bisa kuperbuat untuk menghibur Tuan Putri, ratap dayang bae sambil menoleh ke arah  kamar Putri Mahkota.

Putri yang masih menangis meratapi nasibnya dikejutkan oleh bunyi ponselnya yang berdering , sambil menghapus air matanya putri mengambil ponselnya yang diletakkan diatas bantalnya. “ Kim Jeong Ha!, “ seru Putri Mahkota.
 “ halo, selamat malam Putri, apa aku mengganggumu?”, maaf menelponmu malam-malam, aku hanya khawatir, apa kau baik-baik saja, Yang Mulia tidak memarahimukan? “ maaf aku banyak bertanya padamu!” jeong ha bertanya dengan banyak sekali pertanyaan.

“ selamat malam, tn. Kim. Aku baik-baik saja, yang mulia raja tidak memarahiku, akukan putrinya kenapa dia harus memarahiku, “ sangkal tuan putri sambil berusaha berbicara dengan lantang.
 “ apa kau terlalu merindukanku, kau ini terlalu percaya diri!” bagaimana jika aku tidak bisa untuk menyukaimu, kau jangan memebenciku yach”, seru putri mahkota sambil tersenyum jahil.
Tapi aku yakin bisa membuatmu untuk mencintaiku dan akan kubuktikan,” ujar jeong ha yakin.
 Sudahlah aku mengantuk, kalau kau terus menggangguku, aku akan mempertimbangkan kembali untuk datang ke acara peluncuran Ryon Enterprise, kau mengerti, jadi sekarang tutup teleponnya, jika tidak jangan berharap bisa berbicara denganku lagi apalagi untuk bertemu, seru Putri sambil menutup ponselnya dan beranjak untuk tidur.

Yaaa...kenapa kau menutup teleponnya, akukan belum selesai bicara, hah,.....lihat saja nanti aku pasti akan membuatmu untuk mencintaiku, aish...., seru Jeong Ha sambil mengernyitkan dahinya dan tersenyum penuh akal.

@ Ryon Automotive Enterprise
Nampak dari luar gedung mewah sedang terselenggara sebuah acara akbar, yaitu peluncuran sebuah produk  terbaru dari Ryon Automotive Enterprise , para undangan sudah datang sambil melihat-lihat beberapa design mobil dan motor karya Ryon Automotive, dan tampak pemilik Ryon Automotive Enterprise sedang menhampiri beberapa tamu undangannya yang berasal dari kalangan pengusaha, pejabat, bahkan dari kalangan selebritis .

Saya yakin peerusahaan anda akan semakin maju pesat, apalagi saat putra anda Jeong Ha menjalankan bisnis ini sudah terlihat jelas kemajuannya, apalagi sekarang akan diluncurkan produk terbaru yang merupakan rancangan  Jeong Ha sendiri, ujar seorang menteri memuji kehebatan jeong ha pada ayahnya ( Kim Gok Jeong ). “ Anda terlalu memuji, pak menteri, tapi jujur saya memang sangat bangga dengan Jeong Ha, dia memang yang terbaik untuk keluarga kami.

Tiba-tiba beberapa wartawan yg tadinya sedang mengabadikan gambar mobil dan motor terbaru dari Ryon Enterprise, langsung beranjak keluar untuk mewawancarai beberapa tamu undangan yang sudah datang dan salah satu diantara mereka ternyata yang lebih menarik perhatian adalah kemunculan Putri Mahkota Sae Hyoong.
 Sambil berdecak kagum melihat pesona Putri Mahkota para kuli tinta itu langsung mewawancarai Putri Mahkota tanpa memberi kesempatan Tuan Putri untuk menyapa Tuan rumah. .

Tamu istimewa Tuan muda sudah tiba, ujar Pak Min pada Jeong Ha sambil berbisik . “ melihat pujaan hatinya sudah tiba, jeong ha langsung menghampiri Putri Mahkota dan menyelamatkannya dari serbuan wartawan dan membawanya masuk ke dalam.
******************
Terima kasih sudah menyelamatkanku dari serbuan wartawan, ucap sang putri sambil merapikan pakaiannya yg agak kusut karena desakan para wartawan tadi.
Kau cantik sekali, aku suka sekali dengan pakaian yang kau kenakan, “ ujar Jeong Ha memuji sang Putri”.

Selamat datang Putri Mahkota di Ryon Enterprise, ujar PresDir Kim Gok Jeong sambil menjabat tangan sang Putri.
Maaf,  Yang Mulia Permaisuri dan Raja tidak bisa menghadiri acara ini karena mereka sedang melakukan kunjungan ke Tokyo, ujar sang putri dengan ramah.

Pembukaan acara dimulai dengan pidato dari Kim Jeong Ha selaku Direktur Utama, kemudian pemotongan pita oleh Presdir & Direktur Utama, lalu disambut dengan tepuk tangan dari para undangan.
Sejak kedatangan Putri Mahkota jeong Ha tidak pernah meninggalkan Tuan Putri, dia berusaha untuk menjadi tuan rumah yang baik, kemudian Jeong Ha mengajak putri untuk melihat mobil rancangannya yang diberi nama Mesmerize de Ryon dan motor rancangannya yang diberi nama Hercules.
  “ aku ingin kau yang menjadi model di iklan mesmerize de Ryon, karena hanya kau yang pantas”, ujar jeong ha meyakinkan.
Kenapa harus aku, pasti masih banyak orang lain yang lebih pantas, “ tolak putri mahkota dengan santai.
Pokoknya harus kau, karena model untuk iklan motornya adalah aku, jadi kau maukan? paksa Jeong ha.
 “ akutidak mau, jawab putri sambil pergi untuk mengambil beberapa kudapan dan duduk dimejanya.

Aish,.....susah sekali membujuknya , ..lalu jeong ha duduk dimeja putri mahkota dan mulai membujuk tuan putri. Tingkah laku Jeong Ha rupanya diperhatikan oleh beberapa tamu undangan yang mencurigai adanya kedekatan antara tuan Putri dengan Jeong Ha.
“ Presdir Kim, sepertinya Jeong ha akrab sekali dengan Putri Mahkota, apakah mereka sedang menjalin hubungan percintaan, ujar Pak Menteri.”
Tidak mungkin putraku berani untuk menjalin hubungan kekasih dengan Putri Mahkota, lagipula aku tidak terlalu menyukai sifat Putri Mahkota dan aku berharap itu tidak akan pernah terjadi, karena pasti putraku yang akan menderita. Lagipula pastinya Putri Mahkota sudah mempunyai calon pendamping pilihan keluarga kerajaan, bukan orang sembarangan, ucap Presdir Kim dengan pasti.
************
Aku akan pikirkan tawaranmu, tapi aku tidak janji.
 Aku pulang dulu dan  terima kasih untuk jamuannya, selamat siang! Ujar putri sambil pamit dan beranjak menuju mobil Kerajaan.
Jeong ha hanya bisa menatap Putri Mahkota dengan rasa hampa dan agak sedikit kecewa karena Tuan Putri tidak menunjukkan respon yang dia inginkan.

@ Gwang Hyoong Palace, di Istana Pribadi Putri MAhkota
Dikamarnya yang mewah, Putri Mahkota nampak sedang duduk termenung, entah apa yang sedang dipikirkannya.
Hhhuuuffff, andaikan aku hanya seorang gadis biasa? Istana ini nampak seperti penjara bagiku, ujar putri yang sedang meratapi nasibnya.
Lamunan Putri Mahkota dihentikan dengan suara ponselnya yang terus berdering, dan ternyata dari Tn. Kim.
Aduh dia lagi, tidak kapok yach aku tolak, hah ujar tuan putri kesal sambil mereject telepon Jeong Ha.

Kenapa di matikan, baiklah aku akan terus menelpon sampai kau mengangkat teleponnya, ayo angkat, angkat,..ujar Jeong ha sambil memainkan jari0jari tangan kanannya di meja kerjanya , akhirnya jeong ha pun menyerah walaupun hatinya masih dongkol dan diapun beranjak tidur.

Keesokan paginya.....
Jeong Ha yang sedang menikmati sarapan paginya tiba-tiba dikejutkan dengan bunyi ponselnya yang diletakkan disamping minumannya.
Putri Mahkota! “ ujarnya dengan heran. Ya Hallo, tuan putri! Ada yang bisa aku bantu? Tanya Jeong ha sambil melap mulutnya dan meminum jusnya.
Aku sudah pikirkan, baiklah aku terima tawaranmu untuk menjadi model di iklan Mesmerize dan hercules, kapan mulai syutingnya, ujar sang putri .
Hari ini,jawab Jeong Ha cepat.
 Aku tunggu di taman wisata hwang dong jam 2 siang.

Baiklah,aku akan datang jam 2 siang! Ujar putri sambil merebahkan badannya diranjangnya.

@ Hwang Dong Park
Jeong Ha yang lebih dulu tiba dilokasi, langsung memasuki ruang make-up dan berganti pakaian untuk iklannya.
Sang Putri yang ditemani oleh Sekretaris Byun dan dayang Han akhirnya tiba, dan langsung menuju fitting room dan setelah itu Putri pun siap untuk di make up oleh make up artis.

setelah keduanya selesai dimake up dan berganti pakaian untuk syuting iklan tersebut, mereka duduk disebuah bangku panjang tepat di bawah pohon sakura...

Aku tahu kau pasti akan datang, terima kasih yach, ujar Jeong ha sambil berbicara dengan membisikkannya ditelinga Putri.
Putri hanya terdiam dan bersikap cuek pada Jeong ha.

Setelah semuanya siap syutingpun dimulai.

Sae Yoon dan Jeong ha nampak seperti model profesional, acting mereka sangat natural dan di iklan tsb mereka berperan sbg sepasang kekasih.
Akhirnya pengambilan gambar pun selesai, kemudian dilanjuti dengan adegan mereka sedang mengendarai kendaraan mereka dan akhirnya mereka bertemu ditempat yang dijanjikan dan mereka pun berpelukan untuk melepas rindu dan diakhiri dengan ucapan : “ Get what u want ”!
 
...........................
Aku yakin ini akan menjadi iklan terhebat dan pastinya Ryon Enterprise akan untung besar!!! Ujar sang sutradara sambil menyalami Tuan Putri dan Jeong Ha.
Setelah menyelesaikan syuting Jeong Ha meminta ijin kepada sekretaris Byun untuk mengajak Putri Mahkota jalan-jalan sebentar, awalnya tidak diijinkan, tapi melihat ketulusan Jeong ha akhirnya sekretaris byun mengizinkannya.
Tapi jangan lama-lama, karena putri harus kembali ke Istana pukul 6 soreujar Sekretaris Byun.
Anda tidak usah khawatir sebelum jam 5 aku akan membawa tuan putri kembali, dan jeong ha pun menarik tangan sae yoon menuju ke mobilnya dan mereka pun beranjak pergi.

Kita mau kemana, ujar sang putri dengan kesal.
Tenang saja aku tidak akan menculikmu, tapi kau pasti akan menyukainya, ucap Jeong ha sambil mengedipkan matanya ke arah putri mahkota.
***********************
Akhirnya mereka tiba di Cottage pribadinya, di daerah pantai sebelah Selatan Kota Seoul.
     
Sambil melihat disekelilingnya putri mahkota berjalan dengan anggunnya dan terus mengamati sekelilingya, jadi hanya ini yang mau kau tunjukkan, tidak ada yang menarik, ujar Putri Mahkota dengan nada ketus.
 
Sebentar lagi, ayo ikut aku! Ujar Jeong Ha sambil menarik tangan Sae Yoon.
Kemudian mereka sudah berada di pantai yang sangat indah, dan nampak matahari mulai terbenam, “ indah sekali, ujar sae yoon sambil melangkah kebibir pantai sambil menikmati sunset.
Lalu jeong ha menghampiri Putri Mahkota dan mengajaknya duduk sambil menyaksikan matahari terbenam.
Putri pun menyandarkan kepalanya kepundak Jeong Ha tanpa dia sadari, dan terus menyaksikan proses matahari terbenam.
“ belum pernah aku melihat matahari terbenam yang seindah ini, terima kasih sudah mengajakku kemari, aku hanya bisa bilang terima kasih, ujar Putri sambil menitikkan air matanya “.

Kau menangis Tuan Putri, kenapa? Tanya Jeong Ha cemas.
Putri hanya terdiam sambil terus menatap matahari terbenam.
Dan kedua insan itupun terdiam dan terus memandang kearah laut dengan ombak yang cukup dashyat.

@ Gwang Hyoong Palace,...........
Dayang Kang, Putri Mahkota sudah pulang ke Istana? Tanya Yang Mulia Permaisuri pada dayagnya.
Belum Yang Mulia, saya akan mencoba menghubungi Dayang Han. Dayang Kang pun langsung menekan ponselnya untuk menghubungi dayang Han. Dayang Han, kapan kalian kembali ke Istana? Putri Mahkota ditunggu oleh Yang Mulia Permaisuri.
Putri masih harus menyelesaikan beberapa scene iklannya, sebentar lagi kami akan kembali ke Istana, ujar dayang han dengan gugup.
Gawat sekretaris Byun, permaisuri mencari Yang Mulia Putri Mahkota, kita harus cepat menyuruh Tn. Kim untuk membawa Putri kembali kemari.

Putri ....Putri Mahkota!!! Bangunlah kau harus segera kembali ke Istana, ujar Jeong ha sambil berusaha membangunkan Tuan Putri yang tertidur dipundaknya.
Putri pun terbangun dan beranjak bangun dari posisi duduknya.
Lalu mereka pun kembali ke Hwang Dong tempat mereka syuting iklan dan terlihat Sekretaris Byun dan dayang han sedang menunggu dengan cemas.

Maafkan saya, terlambat mengantar Tuan Putri kembali..............belum sempat menyelesaikan kalimatnya sekretaris byun langsung menarik tangan putri mahkota dan membawanya masuk ke mobil kerajaan,
 “ayo lekas Putri kita harus segera kembali ke Istana, Permaisuri sedang mencari anda.” ujar Sekretaris Byun cemas dan Putri Mahkota yang masih lunglai karena bangun dari tidurnya hanya menurut tanpa berbuat apa-apa, dan dengan pandangan hampa Putri menoleh kearah Jeong Ha seperti ingin mengatakan kalau Putri tidak ingin pulang.

Putri, apa kau menderita hidup di Istana? Ijinkan aku untuk menolongmu, ujar Jeong Ha sedih melihat pujaan hatinya pergi dari hadapannya.

 @ Kim Residence...
Jeong Ha tidak bisa memejamkan matanya dan pikirannya terus terbayang Putri Mahkota. Aku tidak bisa terus berdiam diri saja menyaksikan wanita yang kucintai tidak bahagia, apa yang harus kulakukan, apa aku harus menculiknya, tapi aku juga tidak tahu bagaimana perasaan putri terhadapku, aish..., ujar jeong ha kesal sambil melemparkan bantalnya ke lantai.

@ Gwang Hyoong Palace, di Istana Pribadi Putri Seok Joong
Jenderal Shi Gyeok, kau tampan sekali, kau tahu aku selalu setia menunggumu, ujar Putri Seok Joong sambil menatap photo seorang pemuda tampan.

@ Gwang Hyoong Palace, di Istana pribadi Putri Sae Hyoong
Putri Mahkota sedang berendam di kamar mandinya yang mewah sambil memejamkan matanya, tiba-tiba terbesit bayangan seorang pemuda tampan,..................tidak,...tidak,..tidak,......, ujar putri kesal. Ternyata wajah Kim jeong ha yang muncul dalam bayangannya, pria yang selama ini dibencinya, kenapa wajah dia yang muncul, tidak mungkinkan kalau aku menyukainya, ih...membayangkannya saja aku tidak mau,.......
tapi selama ini dia yang selalu membantuku, yang selalu mengajakku ke tempat yang belum pernah aku datangi, tapi aku benar-benar tidak menyukainya, karena dia itu percaya diri sekali, mmmm ujar Putri sambil memonyongkon mulutnya.

Episode 4 :

Iklan Mesmerize dan Hercules sudah tayang dibeberapa stasiun TV korea dan juga beberapa stasiun TV Jepang, China, dan sekitarnya. Kemunculan Putri Mahkota yang dipasangkan dengan seorang pengusaha muda yang sedang sukses Kim Jeong Ha rupanya mendapat perhatian yang bagus dari para pemirsa dan mereka sangat menyukai iklan tersebut dan mendapat rating yang sangat tinggi dan kabarnya penjualan Mesmerize dan hercules sangat bagus.

@ Gwang Hyoong Palace..............

Putri Mahkota sangat cantik di iklan tersebut apalagi Tn. Kim dia tampan sekali, kalian memang pasangan yang sangat serasi, ujar dayang han yang disambut anggukan setuju oleh dayang-dayang lainnya.

Ternyata Putri Mahkota mempunyai sisi yang sangat anggun dan berkharisma, ini bagus untuk mendapat simpati rakyat karena selama ini Putri Mahkota selalu dianggap tidak kompeten untuk menjadi bagian dari kerajaan, ujar Yang Mulia Raja pada Permaisuri sambil tersenyum bangga.

Benar Yang Mulia, Putri Mahkota sudah mengembalikan nama baiknya dan citra yang bagus di depan rakyat.

( pembicaraan via telepon )
Kau sudah lihat iklan kita, kau cantik sekali, aku semakin menyukaimu, ujar Jeong ha menggoda Sae Yoon.
Sae yoon hanya terdiam dan tidak memperdulikan pujian Jeong Ha.
Aku mau jalan-jalan, ujar Sae Yoon.
aku bosan di Istana. Apa kau ada waktu ? , tanya Putri Mahkota .

Seperti ada petir menyambar, Jeong Ha serasa tidak mempercayai dengan apa yang baru didengarnya kalau Putri Mahkota mengajaknya berkencan .
Dan dengan suara tergagap-gagap Jeong Ha mengiyakan ajakan sang putri dan akan menjemputnya di Ranch pribadi Istana, karena Putri akan mengikuti pelatihan berkuda.
Sambil memukul-mukul kedua pipinya dan meyakinkannya kalau ini bukan mimpi jeong ha langsung bersiap-siap untuk menemui pujaan hatinya.
Yeah, akhirnya dia menunjukkan ketertarikannya padaku,ujar Jeong Ha kegirangan.
 
Dalam perjalanan menuju Ranch Palace Gwang Hyoong....
Dengan kemeja hitam dan balutan jaket kulit coklat dan rambut yang ditata rapi Jeong ha terlihat tampan dan bersiap untuk menjemput sang pujaan hatinya dengan senyum yang terus tersungging dibibirnya dia terus mengendarai motornya “ Hercules” dengan hati-hati.

Putri yang sudah selesai berlatih langsung berganti pakaian dengan gaya casual dan tidak lupa mengenakan topi lebar hitamnya dan memakai jaket cream, membuatnya nampak seperti gadis remaja lainnya.

Putri pun menuju lobby untuk menunggu Jeong ha yang berjanji untuk mengajaknya jalan-jalan.
Putri mobil sudah siap, mari kita kembali ke Istana, ujar Dayang Han.
Kata siapa aku mau kembali  ke Istana, aku mau jalan-jalan dulu, jawab putri singkat membuat dayang han agak sedikit cemas.
Tapi Permaisuri menyuruh saya untuk segera membawa putri kembali ke Istana setelah selesai berlatih kuda, jawab sang dayang.

A, dia sudah datang! ujar Sae Yoon saat melihat kedatangan Jeong Ha.
 Tenang saja aku akan baik-baik saja. Biar nanti aku yang akan beritahu Ibunda kalau aku mau pergi dengan Kim Jeong Ha,  ujar sang putri sambil berlalu menghampiriJeong Ha yang sudah tiba dengan motornya.

Jadi hari ini kita jalan-jalan dengan naik motor, ujar Sae Yoon. Ayo cepat, nanti para pengawalku akan segera untuk mengejar kita, ujar sang putri sambil tersenyum centil dan berusaha untuk naik ke jok belakang yang cukup membuatnya kerepotan, dan Jeong Ha pun membantunya untuk menaiki motor tersebut.

Putri begitu nampak bahagia, motor yang dikendarai Jeong Ha melaju dengan kecepatan yang normal,dan  merekapun tiba ditempat tujuan,..............

Di sepanjang pantai Sae Yoon dan Jeong Ha saling bertukar cerita masa kecil mereka dan kebiasaan serta kesukaan mereka, dan mereka pun semakin akrab.
Jangan panggil aku Tuan Putri lagi, kita kan sudah berteman, panggil Sae Yoon saja, ok! ujar Putri dan langsung berlari kearah laut, ach..............................................................aku senang sekali,...................................
Ahhhhhhhhhhhhhhh!!!!! Belum pernah selega ini perasaanku, ujar sang putri sambil tersenyum pada Jeong ha.

Lalu setelah selesai bermain-main di pantai Jeong ha mengajak Putri ke Cottagenya lagi untuk menantang sang putri memasak.

Jadi kau mengajakku ke Cottagemu lagi untuk menantangku memasak, baik akan aku buktikan kalau aku tidak sebodoh dan manja seperti yang kau bayangkan, jawab Sae Yoon dengan menantang.

Putri pun menyanggupi tantangan itu dan memulai memasak, dan jeong ha hanya melihat Putri sambil tersenyum penuh kekaguman pada sang putri.
Selesai,.....................” Sup daging kacang merah ala Sae Yoon”, ujar Putri Mahkota sambil memegang mangkok hasil masakannya dan meletakkannya diatas meja makan.
Mmm harum sekali, aku cicipi ya, ujar jeong ha penasaran. Surp,..........mmm enak sekali bumbunya, ternyata kau pandai memasak, nanti kau harus sering-sering buatkan sup daging ini untukku yach, rajuk Jeong Ha.
 Yach nanti akan aku buatkan lagi, ayo habiskan!!! Dan mereka pun mulai menikmati semua hidangan yang dimasak oleh Putri Mahkota.
************************
Diteras dekat kolam ronang, Putri menghampiri Jeong Ha yang sedang merokok sambil membaca koran. Ini hidangan penutupnya “ chocolate cake ala Sae Yoon”, ujar sae yoon sambil menaruhnya di meja.
 Buang rokokmu ! dan habiskan chocolate cakenya, kau pasti akan menyukainya, ujar sae yoon sambil mengambil rokok yang masih dihisap Jeong ha ke tong sampah.
****************
Apa sifatku sangat jelek,ujar Putri memecahkan keheningan dianatara mereka. Sehingga membuat banyak orang begitu membenciku, apa aku memang tidak pantas untuk menjadi seorang Putri Mahkota, tanya Sae Yoon serius.

Kenapa kau bicara seperti itu? Ucap Jeong Ha sambil menghentikan aktifitas  memakan cakenya.

Mungkin menurut beberapa orang kau adalah gadis yang menyebalkan, angkuh, sombong, dan manja, tapi bagiku kau sangat istimewa, aku jatuh cinta padamu pada pandangan pertama, terserah kau percaya atau tidak tapi itu yang aku rasakan saat aku melihatmu. Bagiku kau seperti bidadari yang diturunkan ke bumi untukku, ujar Jeong ha dengan tatapan yang tulus.
                    ******************
Sejak usia 9 tahun aku harus mempelajari semua tentang kerajaan, aku harus bersikap seperti seorang putri mahkota sejati, aku bahkan tidak mempunyai teman untuk aku ajak bicara, bahkan untuk bermain saja aku tidak punya, aku hanya menpunyai So Joong sepupuku untuk bermain dan bertukar pikiran tapi kami selalu saja dibanding-bandingkan, bahkan Yang Mulia Raja selalu bersikap manis pada Putri Seok Joong dibandingkan kepadaku Putrinya sendiri, bahkan aku sempat mengira jika aku ini bukan putri kandung Raja dan permaisuri, ratap sang Putri sambil menitikkan airmatanya.
Didepan orang aku selalu dituntut untuk bersikap seperti seorang Putri Mahkota, tapi apa mereka mau mengerti tentang perasaanku, apa aku sedang bahagia, sedih atau menderita,...tidak ada seorangpun yang peduli tentang diriku, terkadang aku berpikir untuk mengakhiri hidupku, ujar putri putus asa.

Tidak akan kubiarkan kau menderita lagi, aku tidak ingin melihat wanita yang kucintai menderita, ujar Jeong ha sambil memeluk Sae Yoon.
Hiks hiks,....bahkan untuk menentukan pasangan saja aku tidak bisa.
Hidupku dan masa depanku sudah diatur oleh Kerajaan, aku bahkan tidak bisa menentukan makanan yang kusuka, hiks hiks,....mungkin karena itu aku tumbuh menjadi gadis yang kesepian, sombong dan manja, karena aku sangat menderita, ujar Sae Yoon terbata-bata karena tersendat oleh tangisannya.
 
Tapi setelah aku bertemu denganmu, aku merasa jika aku mempunyai seseorang yang bisa aku ajak bicara, yang bisa menilai diriku dengan jujur, tanpa adanya kebohongan.
Maaf atas sikap burukku selama ini dan terima kasih atas semuanya,ucap Sae Yoon lirih.

Tiba-tiba..... Jeong ha mencium sang putri.

Putri langsung melepaskan ciuman Jeong Ha, tapi Jeong Ha kembali menariknya dan berkata : " aku mencintaimu Sae Yoon" !. Apapun akan kulakukan untuk membuatmu bahagia, ijinkan aku untuk mencintaimu dan berikan kesempatan pada hatimu untuk menerima cintaku,ucap Jeong ha dan Jeong ha pun kembali mencium sang putri dan kali ini Sae Yoon tidak mampu untuk menolaknya karena dalam hatinya dia pun mencintai Jeong ha, dan hanya Jeong Ha yang bisa membuatnya seperti dirinya sendiri dan selalu membuatnya merasa nyaman.
Dan mereka pun berciuman dengan perasaan cinta dihati mereka.


Episode 5 :

@ Gwang Hyoon Palace, di Istana Pribadi Putri Mahkota
Sambil bercermin Sae Yoon nampak tersenyum bahagia, membuat para dayang menjadi khawatir dengan tingkah laku Putri Mahkota yang tidak biasa.
Lalu saat sedang mandi Putri Mahkota terdengar sedang bersenandung penuh bahagia, bahkan So Joong sepupunyapun dibuat keheranan.
Putri Mahkota ! apa kau salah makan obat, ujar So Joong pada Sae Yoon sambil meletakkan tangannya didahi Sae Yoon. Kau baik-baik sajakan sepupuku, akhir-akhir ini kau tampak sangat aneh. Tapi Sae Yoon tidak memperdulikan perkataan So Joong dan sae yoon pun hanya memperhatikan dirinya saja sambil berlalu dari pandangan So Joong.
Hei, kau belum menjawab pertanyaanku, Sae Yoon! Sae Yoon!,............tidak biasanya dia seperti itu, ujar So Joong kesal.

@ Kim Residence....
Jeong Ha yang berada di ruang kerjanya nampak sedang melamun sambil memandang sebuah foto lalu mencium foto itu berulang kali sambil tersenyum bahagia, ternyata itu foto dirinya bersama Putri Mahkota,
“ rupanya mereka memang sudah resmi berpacaran ”, ujar Pak Min sambil terus memperhatikan tingkah laku Tuan Mudanya.

Tn. Muda maafkan atas kelancangan saya, tapi sebelumnya saya senang mengenai hubungan anda dengan Putri Mahkota, tapi saya juga merasa khawatir, apa Tn. Muda yakin jika keluarga Kerajaan akan merestui hubungan kalian, karena sepengetahuan saya anggota keluarga kerajaan tidak boleh sembarangan menjalin hubungan dengan orang diluar Istana, saya yakin kalau Putri Mahkota sudah mempunyai calon pendamping dari keluarga Kerajaan, tukas Pak Min mencoba memperingatkan.
Aku tahu akan hal itu, pak min! Tapi aku tidak akan menyerah, aku akan buktikan pada keluarga kerajaan kalau aku pantas untuk sae yoon, dan aku sangat mencintainya.
Lalu bagaimana dengan ayah anda Presdir Kim, apa beliau akan menyetujuinya?
Siapapun yang menghalangi hubungan kami meskipun dia adalah ayahku, aku tetap akan memperjuangkan sae yoon, ujar Jeong ha tegas sambil keluar dari ruangannya untuk meeting dengan Mr. Ok Chul Suk, Direktur dari Ok Group.
       
@ Gwang Hyoong Palace, di ruang Kerja Baginda.

Foto-foto macam apa ini, ujar Raja geram sambil melempar foto-foto itu di meja kerjanya.
Yang Mulia Permaisuri hanya terdiam dan terkejut melihat foto-foto Putri Mahkota bersama Kim Jeong Ha.
Aku sudah mempercayakan putri mahkota pada kalian, tapi mana tanggung jawab kalian, bagaimana mungkin Putri mahkota bisa mengenal dan sampai menjalin hubungan cinta dengan orang sembarangan, ujar Raja geram.
Bagaimana jika Shi Won sampai tahu jika calon pengantinnya melakukan hal yang sangat memalukan, mau ditaruh dimana muka kita dihadapan mereka.
Sekretaris Byun ! cepat panggil Putri Mahkota untuk menghadapku, sekarang!!!!! Titah sang raja dengan penuh amarah.
Baik Yang Mulia, hamba pamit, ujar Sekretaris Byun panik.

@ Istana Pribadi Putri Mahkota
Putri yang sedang asyik membaca majalah dikejutkan dengan kedatangan Sekretaris Byun dengan wajah penuh kekhawatiran.
Putri, Yang Mulia Raja ingin anda untuk menemuinya sekarang, ujar Sekretaris Byun cemas.
Raja ingin menemuiku, kenapa dengan wajahmu sekretaris byun? Apa ada sesuatu yang buruk, ada apa???? Tanya putri cemas.
Tapi sekretaris Byun hanya terdiam. Dan mereka pun menuju ruang kerja Raja.

Kau benar-benar sudah sangat keterlaluan Putri mahkota, mulai hari ini kau tidak boleh keluar istana sampai Jenderal Shi Gyeok datang dan melamarmu.
 Jenderal Shi Gyeok, melamarku, tanya putri cemas. Tapi ayahanda aku tidak mencintainya, aku tidak mau menikah dengannya, aku,...., .belum selesai Sae Yoon menyelesaikan kalimatnya,

Diam, kau tidak berhak menentukan dengan siapa kau akan menikah, aku yang akan memutuskan, jika kau tidak mau orang yang tidak bersalah terluka karena dirimu, ujar Raja sambil menunjukkan beberapa foto-foto kemesraan Putri Mahkota dengan Kim Jeong ha.

Putri Mahkota sangat terkejut melihat foto-foto dirinya dan Jeong ha saat sedang bersama.
Darimana ayahanda mendapatkan foto-foto ini, jadi selama ini Ayahanda menyuruh orang suruhannya untuk memata-mataiku, kejam sekali, ujar Putri sambil menangis.
****************************************
@ Kim Residence....
Jeong ha, kau memang keterlaluan bagaimana mungkin kau bisa berhubungan dengan Putri Mahkota, kau benar-benar mencari masalah. Jika Keluarga Kerajaan sampai mengetahui hubungan kalian pasti mereka tidak akan tinggal diam dan pasti kita yang akan hancur, apa pernah kau pikirkan sesuatu sebelum bertindak, hah....ujar Presdir Kim kesal sambil melempar bukti foto-foto kebersamaan Jeong ha dan Putri Mahkota ke lantai.

Jadi selama ini ayah mematamataiku , ujar Jeong Ha kesal.
aku mencintai Sae Yoon karena dia adalah wanita yang bisa membuatku bahagia dan aku akan berjuang untukknya. Dan akan aku buktikan pada keluarga kerajaan kalau aku pantas untuk Sae Yoon.
Jeong Ha pun langsung beranjak dari hadapan ayahnya...
 
Jeong ha yang kebingungan langsung menghubungi Sae yoon, ....
Sae yoon mengangkat ponselnya yang terus berdering,...........halo!! terdengar suara sae yoon yang sedang menangis membuat jeong ha sangat cemas.
Kau menangis, kenapa? Ujar jeong ha penasaran.
Ayahanda sudah mengetahuinya, dan dia ingin memisahkan kita dengan cara menikahkan aku dengan Jenderal Shi Gyeok dan aku tidak mengenalnya, aku tidak mau menikah dengannya, hiks hiks hiks hiks,....jeong ha aku takut ayahanda akan melukaimu, ujar Sae Yoon cemas.
 
Jangan khawatir, aku tidak akan membiarkanmu menikah dengan orang lain,  aku akan berjuang untuk cinta kita, untukmu! Sudah jangan menangis, nanti malam temui aku ditempat biasa, okay!!!!!!!! Ajak jeong ha.

Tanpa berpikir panjang Putri langsung beranjak pergi untuk menemui kekasihnya. Dengan mengendap-endap Putri pun berhasil keluar dari Istana tanpa diketahui oleh para penjaga Istana.

Rupanya Jeong Ha sudah menunggu sang Putri selama 15 menit, dan saat melihat kedatangan Sae Yoon , Jeong Ha langsung menghidupkan mesin motornya dan langsung menghampiri Sae Yoon dan mereka pun pergi bersama dinginnya malam yang menyelimuti bumi. Sae Yoon memeluk erat Jeong Ha yang sedang mengendarai motornya dengan kecepatan yang tinggi.

Motor itupun berhenti disebuah tempat yang sangat nyaman. Mereka pun turun dari motornya menuju tempat tersebut, sebuah Katedral Tua tapi masih terawat dengan baik, terdengar dari luar nyanyian pujian yang sedang dilantunkan oleh paduan suara gereja, sangat harmonis, menuntun langkah kedua kaki Jeong Ha dan Sae Yoon untuk memasukinya.
Seorang Pastur setengah baya menghampiri mereka dan berkata : “ apa kalian sedang tersesat anankku!!! Jika kalian merasa resah berdoalah dirumah Tuhan, kalian pasti akan mendapatkan jawaban yang akan membuat hati kalian tenang, ujar pastur itu sambil memegang bahu Jeong Ha dan pergi meninggalkan mereka.

Dan nyanyian itupun berhenti, dan para choir itu langsung membubarkan diri untuk memberi kesempatan bagi Jeong ha dan Sae Yoon untuk berdoa dengan tenang.
Didepan altar, mereka memanjatkan doa penuh harapan, doa agar mereka tidak dipisahkan, dan keluarga mereka mau merestui hubungan mereka.

Lagi-lagi Sae Yoon menangis saat sedang berdoa, dan hanya tertunduk lemas, tapi Jeong Ha kembali untuk menguatkan hatinya dan selalu untuk memberinya semangat.
Setelah selesai berdoa, mereka meninggalkan katedral itu dan beranjak pergi untuk pulang.

@ Gwang Hyoong Palace
Putri yang mengendap-ngendap memasuki Istana dikejutkan oleh seseorang yang memegang tangannya, ternyata orang itu,.....So Joong sepupunya.
Ah So Joong kau hampir membuat jantungku mau copot, tukas Sae Yoon kesal. Maaf, soalnya kau sendiri kenapa mengendap masuk Istana, sudahlah ayo aku antar kau ke Istana Hyoong, sebelum penjaga Istana berkeliling untuk memeriksa Istana, ayo cepat!! Tukas So Joong sambil menarik tangan Sae Yoon.

Berhenti! ‘ suara seseorang yang menghentikan langkah kedua putri itu. Ibunda, “ ujar Putri Mahkota cemas. Aku,..aku ,..” sae yoon mencoba menjawab dengan terbata-bata. Kami baru saja dari katedral yang mulia, untuk menyaksikan paduan suara, maaf jika kami pulang sampai selarut ini, ujar So Joong untuk menyelamatkan sepupunya.
Oh, begitu! Sudah malam sebaiknya kalian lekas tidur. Besok kita akan melihat pembukaan Galeri. Baik, Yang Mulia Permaisuri, ujar kedua putri itu sambil bergegas menuju istana mereka.

Putri Mahkota, lain kali kalau kau mau kabur kau harus kompromi dulu denganku, kau pasti baru menemui Kim Jeong Ha, kan ? “ tuduh So Joong.
Ya, jawab putri sambil menganggukkan kepalanya. Tapi dari mana kau tahu kalau aku dan jeong ha datang ke katedral, apa kau mengikuti kami? tanya Sang Putri. Aku tidak mengikuti kalian , tapi aku tidak sengaja melihat kalian saat aku baru pulang dari Istana Seong Dong ( Villa Istana Raja & Permaisuri di daerah Seoul Selatan ).
Putri Mahkota, sebaiknya kau jangan menemui Jeong Ha untuk sementara waktu, karena situasi di Istana sedang kacau apalagi emosi Raja saat ini sedang tidak stabil dan itu bisa mencelakakan jeong ha. Kau tidak ingin terjadi sesuatu yang buruk pada jeong ha kan? Ujar Putri So Hyoong. Apalagi kau harus menyambut kedatangan Jenderal Shi Gyeok calon suamimu, ujar So Joong dengan nada sedih. Aku tidak mau menemuinya, dan aku tidak mau menikah dengannya, tidak mau, tidak mau,....” ujar Sae Yoon sambil pergi meninggalkan So Joong. Aku juga tidak rela jika aku harus melihat pria yang kucintai menikah dengan sepupu yang sangat kusayangi, aku juga sedih,....” ujar so joong sambil menangis.
********************************8
Sudah 2 minggu Sae Yoon dan Kim Jeong Ha tidak bertemu, bahkan komunikasi mereka pun terputus karena HP Putri Mahkota disita oleh Raja yang melarang Tuan Putri memegang HP sebelum bertunangan dengan Shi Won.

Jeong Ha yang kehilangan komunikasi dengan Putri Mahkota sangat putus asa, tapi dia juga tidak ingin membahayakan posisi Sae Yoon, oleh karena itu Jeong ha memutuskan untuk pergi ke luar kota untuk menyelesaikan urusan bisnisnya.
Pak Min, aku mohon padamu untuk melihat keadaan Putri Mahkota dan beri kabar padaku secepatnya, ok! Ujar Jeong Ha pada asisten pribadinya.

Tuan Muda tenang saja, saya akan terus mengawasi Yang Mulia Putri Mahkota.
Putri, putri,putri mahkota,...........................................” dayang Han menemui Putri Mahkota dengan nafas tersengal-sengal. Dayang Han, kau ini kenapa?” .. Putri! Tn. Kim dia akan pergi!!! Dia akan pergi!!!
Apa, ada apa dengan jeong ha, kalau bicara yang jelas” tukas Putri Mahkota.
Kata Pak Min, Tn. Kim Jeong Ha akan pergi kaluar kota untuk menyelesaikan urusan bisnisnya selama 2 minggu.

 Apa?? Dia akan pergi!! Tidak!!! Putri pun langsung pergi meninggalkan istana dengan ditemani dayang Han dan sekretaris Byun menuju rumah Jeong Ha.
Ayo lebih cepat mengemudikannya sekretaris byun!!! Perintah sang putri dengan nada cemas.
Jeong Ha yang sudah bersiap-siap untuk pergi tiba-tiba dikejutkan oleh  kedatangan Putri Mahkota  yang berlari kearahnya.
Jeong ha!!! Ujar sang Putri yang langsung memeluk kekasihnya.
Jangan pergi, jangan tinggalkan aku!!! Aku ikut yach!!! Ujar sang putri sambilmenangis.

Jeong ha berusaha untuk menenangkan Sae Yoon dan langsung mengajaknya masuk kedalam mobilnya dan diikuti oleh mobil kerajaan.
Jeong ha menyetir dengan sangat hati-hati sambil terus berkali-kali menoleh ke arah Sae Yoon yang sedang menangis.
Jangan menangis, aku hanya pergi untuk urusan bisnis, setelah selesai aku akan menyusulmu, ujar jeong ha berusaha untuk menenangkan Sae Yoon.

Aku tidak akan membiarkan orang lain merebutmu dariku, jadi jangan pernah berpikir aku akan melepaskanmu, Putri yang manja.
Akhirnya mereka sampai di Istana Gwang Hyoong.
Inikan istana, ujar sang Putri keheranan

Aku tidak ingin kau sedih sambil mengejarku, aku ingin kau menjadi gadis yang kuat dan buktikan pada Kerajaan kalau kau pantas menjadi Putri Mahkota, okay. Mungkin kita akan sulit untuk bertemu tapi aku tidak akan pernah berhenti untuk mengawasimu., lalu mereka pun berpelukan untuk melepas rindu, dan akhirnya Sae Yoon pun turun dari mobil jeong ha dan membiarkan Jeong ha pergi untuk urusan bisnisnya.
 Lalu sae yoon pun memasuki istana sambil menangis ditemani oleh dayang han.

2 mInggu kemudian @ Gwang Hyoong Palace.............
Seluruh dayang Istana disibukkan dengan persiapan penyambutan Jenderal Shi Gyeok dan keluarganya yang sudah pulang ke Seoul 2 hari yang lalu. Raja mengadakan Pesta Dansa untuk penyambutan calon menantunya dan memrintahkan seluruh penghuni Istana untuk menghadiri acara tersebut, bahkan mengundang beberapa pejabat penting dan beberapa tokoh masyarakat.
 Terutama Raja berharap banyak pada Putri Mahkota agar menyambut calon pengantinnya dengan baik.

@ Minister Park Mansion
Ayah, kau tahukan kalau aku tidak menyetujui perjodohan ini, aku masih ingin terus berkarir, wanita terlalu merepotkan, ujar Shi Won kesal.
Kau pasti akan langsung jatuh cinta padanya, lagipula bukan itu yang sebenarnya jadi tujuan kita, tujuan utama kita adalah mengusai Kerajaan Gwang Hyoong, kau harus menjadi Raja dengan menikahi Putri Mahkota, dan kita bisa berkuasa putraku!
Kau pikir ayah menyukai Putri Mahkota, tidak! Dia itu gadis yang menyebalkan, sombong seperti Raja, tetapi dia memiliki kecantikan seperti Permaisuri.
Tapi untuk mendaptkan semuanya diperlukan perngorbanan Putraku, ujar Sang Raja pada Putranya.
Shi Won hanya terdiam kesal mendengar ucapan ayahnya yang memanfaatkannya untuk mendapatkan kekuasaan di Istana.
    ****************BERSAMBUNG**************


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho