****..ending chapt ^^ 17 mei 2010^^ nite :D hmph!"/ >

Author Topic: little ****..ending chapt ^^ 17 mei 2010^^ nite :D hmph!  (Read 10145 times)

Offline neiya

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1006
  • Location: depoook
    • View Profile
Re: little ****...chapter 2 bagian 1 last update 28 april 2010
« Reply #75 on: April 29, 2010, 11:23:23 am »

Mataku tertuju pada mino yang sedang asyik melihat minsun terlelap di boxnya..ternyata mino benar benar berusaha dan ingin menjadi appa yang terbaik bagi minsun..

Aku tak tahan untuk tidak menggodanya..

"Sayaang..sini..." Panggilku manja..aku merentangkan kedua tanganku meminta pelukan mino

Mino menoleh dan terkekeh," yaa..ternyata bayiku yang satu ini juga minta di nina bobokan ya.." mino menghampiriku yang sedang terbaring di ranjang tempat tidur kami setelah itu ia masuk ke dalam dekapanku..

"Hmm.. Putriku yang paling manis..bobo yaa.." Katanya sambil membelai lembut rambutku seperti menidurkan anak kecil

Aku semakin mempererat pelukanku..," sido..! Aku masih mau bersama kamu"

Di luar sedang musim dingin..meskipun sedang turun salju, namun suasana di dalam kamar terasa hangat sekali seperti musim semi..

Aku sangat menyukai suasana seperti ini.. Aku bisa mengobrol..berdiskusi dengan mino...saling melontarkan humor dan bercanda..aku sangat beruntung bisa menikah denganmu mino..

"Mino-a! Ada satu hal yang ingin ku tanyakan padamu"

" Bo??"Mino melepaskan pelukannya dan menatapku dengan lembut

" Kamu lebih sayang sama siapa? Aku atau minsun?

Mino terbengong mendengar pertanyaanku.

"Ayo mino-a.. Yang manaaaa.." Aku mengguncang guncangkan tubuh mino dengan wajah penuh rasa penasaran

"Itu sih ga bisa dibandingin dong!"

"Boo??ternyata begitu.. Kamu lebih sayang minsun daripada aku ya!"

Mino terkekeh," wah..rasanya aku jadi punya dua anak sekaligus nih! Mana ada omma yang cemburu pada anaknya sendiri..? Ternyata ada nih disini "Katanya dan menjitak kepalaku lembut..aku tertawa..

Mino membetulkan posisi duduknya," minsun sangat berharga untuk kita berdua kan." Kali ini wajah mino berubah menjadi serius

Justru karna itu, aku menanggapinya dengan lebih serius," iya sih, tapi semenjak minsun lahir kau jarang sekali peduli padaku. Sepertinya semua kasih sayangmu hanya untuk minsun"

Mino menjitak kepalaku lagi," pabo! Kenapa kamu jadi berkata seperti ini sih"

"Soalnya.." Belum selesai aku berbicara mino langsung memotongnya.

"Di dunia ini kamu lah yang paling aku sayangi"

"Boo??"

Mino melanjutkan perkataannya lagi," tetapi bagiku minsun istimewa..bahkan sangat istimewa..saking sayangnya aku tidak bisa  beri peringkat lagi untuk kadar sayangku"

"Coungmal?"

Mino tersenyum," yee sayang"

Aku sangat puas dengan jawaban mino. Sekali lagi aku medekapnya dengan erat.

Sebenarnya aku tau kalau mino sangat menyayangi aku dan minsun..tetapi aku ingin sekali mendengarnya langsung dari mulut suamiku.. Makanya aku bertanya dengan pertanyaan seperti itu..miane minsun-a..bukan maksud omma iri padamu ^^

Tululululut
Ponsel mino berbunyi

"Cakaman" mino melepaskan pelukannya dan merogoh ponsel yang ada di kantong celananya.

"Yobseyo.."
Tut..tut..tut..

"Yaiiiiish!!!" Desis mino kesal.

"Boya?" Tanyaku

Mino menggelengkan kepalanya," tidak tau..sudah seminggu ini sering sekali orang menelponku tetapi saat aku angkat malah langsung dimatikan"

"Coba sini aku lihat!" Dengan tidak sabar aku merebut ponsel yang ada di tangan mino. Dan betapa terkejutnya aku melihat wallpaper ponsel suamiku itu..

"I..ini k..kan??" Ucapku terbata bata sambil menengok ke mino meminta penjelasannya.

Foto itu adalah aku..foto yang di ambil mino diam diam saat aku sedang terlelap tidur setelah melakukan malam pertama untuk pertamakalinya dengan mino..

Mino kembali merebut ponselnya yang ku pegang," cantik kan? Dia adalah bidadari terindah yang pernah ku temui dan ku nikmati.." Senyuman nakal tersungging di wajah tampannya

Aku langsung dengan cepat mencubit hidungnya," pabo!!"

Teringat kembali di benakku saat saat di malam pertamaku bersamanya..


***

Flash back..

Pada malam itu..aku masih bisa merasakan betapa hangatnya dekapan mino di tubuhku..dan aku juga masih mengingat dengan jelas wajah mino yang sangat gugup melakukannya..karna hal ini bagi kami berdua adalah pertama kalinya..

malam itu aku melihat jelas betapa bergairahnya mino.. Tangannya mendekap erat pinggangku..lalu ia mulai melumat bibirku.. Semula hanya lumatan lumatan kecil..namun 2 menit berikutnya lumatan itu berubah menjadi ganas.. Bibirku habis tenggelam di dalam mulutnya..lidahnya bertaut begitu liarnya di dalam rongga mulutku..

Tidak bisa di ragukan lagi, setelah mino puas bermain nakal di bibirku, ia mulai menelusuri leherku..bertubi tubi ia menghisapnya sehingga menimbulkan tanda berwarna merah pekat dileherku..

Sungguh aku tidak pernah merasakan sensasi yang begitu memacu nafsuku yang menggila seperti ini sebelumnya..

Jari jarinya mulai bermain nakal di pangkal pahaku dan itu membuatku semakin hilang kesadaran..yang ada hanyalah gairah..dan gairah yang semakin memuncak..

"Akh.." Aku merintih kecil saat mino menggigit dadaku..

Setelah puas bermain main di pusat dadaku, ia mulai lagi melahap bibirku, lidah kami bertaut sat sama lain.

"Aku belum pernah melakukan ini sebelumnya mino" ucapku parau saat mino mulai membuka kedua pahaku..

Mino tersenyum lalu mengecup kecil bibirku," aku juga sayang.. Tapi aku ingin sekali melakukannya bersamamu.. Aku akan bermain pelan.." Suaranya saat itu sungguh terdengar sangat menggoda

"Lakukanlah.." Bisikku dan menariknya kembali menimpa tubuhku..

Dorongan demi dorongan perlahan di lakukan mino.. Demi tuhan rasanya sungguh sakit sekali! Aku merintih menahan sakit," akh mino-a.." Kataku sambil menjambak lembut rambutnya .

"Hmm..tahan sayang..sedikit lagi.. " Ucap mino di sela sela erangannya..aku mencengkram lengannya menahan sakit di hentakan terakhir yang mino lakukan.. Akhirnya tubuhku dan mino sudah menyatu..

Sakit itu hanya terasa kurang lebih 5 menit.. Dan di menit berikutnya rintihan sakit itu berubah menjadi desahan yang penuh kenikmatan..aku terus menutup mataku saat mino memberikan hentakan lebih cepat keluar masuk di dalam tubuhku..

Seingatku malam itu kami melakukannya lebih dari lima kali..sampai sampai selama 2 hari aku terus terbaring karna pangkal pahaku terlalu sakit sekali..

End of flash back..


***

"Hush..hush..! Hye sun-a!! Yaa..goo hye sun!!" Panggil mino..tangannya melambai lambai tepat di wajahku.

Aku tersentak dari lamunanku," b..boo??"

Mino mendengus sebal," pabo! Kenapa sih dari tadi kau bengong terus? Apa yang sedang kau fikirkan?"

Dengan cepat aku menggelengkan kepala..ku tutup wajahku yang memerah ke dalam selimut..masa sih aku harus bilang padanya kalau tadi aku habis melamun tentang malam pertama kami dulu..

" Aku tidak memikirkan apapun" kataku dalam balik selimut

Mino yang begitu gemas melihat tingkahku segera membuka selimutku dan mulai menggelitikiku..

"Hahaha.. Yaa.. Ampuuuuun" aku mencoba melepaskan diri dari serangan suamiku..

Mino menjulurkan lidahnya tanpa menghentikan serangan," sido!"

Baiklah sepertinya aku juga harus mengeluarkan jurus andalanku," hauuuuuk!" Aku menggigit kencang lengan mino

"Akh! Yaa!! Dasar gozila! Aphoo.." Mino mengelus elus lengan yang bekas ku gigit.

Aku tertawa menang," hahaha..memangnya kau saja yang punya jurus andalan! Aku juga tau!"

"kau!" Mino menarikku dengan tiba tiba lalu dengan cepat melahap bibirku..



***

End of chapt..