Poll

suggest please

16 chapter
0 (0%)
16 chapter
0 (0%)

Total Members Voted: 0

Voting closed: April 23, 2010, 11:11:22 pm

Author Topic: Agashi, I Love You  (Read 7858 times)

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Agashi, I Love You ( Episode 6, 7 & 8 )
« Reply #15 on: May 07, 2010, 01:56:51 am »

Episode 6 :

@ Gwang Hyong Palace

Istana sudah dipenuhi dengan kedatangan para undangan yang menghadiri Pesta Dansa
untuk penyambutan Jenderal Shi Gyeok beserta keluarganya.
Sementara Putri Mahkota masih didandani oleh para dayang Istana begitupun dengan Putri Seok Joong yang kebingungan memilih gaunnya untuk membuat Shi Won terpesona.

Akhirnya tamu istimewa yang ditunggu-tunggu sudah hadir beserta keluarga, Raja & Permaisuri langsung menyambut dengan hangat dan mengajaknya berbincang-bincang. Putri Seok Joong yang sudah selesai berdandan langsung keluar dan menuju tempat pesta berlangsung dan dia pun langsung mencari pujaan hatinya.
****************
Jenderal Shi Gyeok ! , ujar Putri Seok Joong yang langsung menghampiri Shi Won. Putri Seok Joong, apa kabar? Kau semakin cantik dan sudah menjadi Putri yang dicintai oleh rakyatnya, ujar Shi Won memuji So Joong.
Mendengar pujian Shi Won, So Joong menjadi salah tingkah dan pergi menghindari Shi Won untuk mencari segelas air, “ kenapa tiba-tiba udara terasa panas, aku permisi dulu untuk mengambil minum.
 Jangan, biar aku saja yang mengambilkan segelas air untukmu, ucap Shi Won.
********************
Shi Won yang tadinya mau mengambilkan minuman untuk So Joong, tiba-tiba dikejutkan dengan suara seorang gadis yang sedang menggerutu saat Shi Won berjalan melewati ruangan yang ternyata merupakan Istana Pribadi Putri Mahkota, diapun mencari asal suara itu.

Akhirnya Shi Won menemukan darimana suara itu berasal, ternyata ada seorang gadis dengan memakai gaun putih  dengan hiasan permata dirambut gadis itu dan betapa terkejutnya Shi Won saat melihat gadis itu yang tiba-tiba menoleh kearahnya.

Siapa kau, dan apa yang sedang kau lakukan di Istanaku, ujar gadis itu dengan ketus.
A..A..Aku, aku hanya lewat untuk mencari temanku, jawab Shi Won terbata-bata.
 kau sendiri siapa, tanya Shi Won yang masih terpesona dengan kecantikan Sae Yoon.

Hah, kau benar-benar tidak tahu siapa aku, hmm kau tidak pernah melihat di TV atau baca koran, aduh ternyata ada juga orang yang tidak mengenaliku, ujar Sae Yoon jahil.

Aku,.....belum selesai Putri Mahkota menyelesaikan kalimatnya, tiba-tiba dayang Han sudah memanggilnya.
Putri Mahkota, mereka sudah menunggu anda, mari ikut saya!!!

Shi Won pun dibuat terkejut dengan pernyataan yang baru saja dilontarkan oleh Dayang istana tersebut. " Putri Mahkota"! Ujar Shi Won sambil mengikuti mereka.
****************
Putri Mahkota langsung menghampiri Raja & Permaisuri yang langsung memperkenalkannya ke keluarga calon pengantinnya dan merekapun berbincang-bincang. Shi Won, kemana anak itu,ucap Menteri PArk dalam batinnya sambil mencari keberadaan putranya dan tanpa disadarinya, ternyata Shi Won sudah berada diantara mereka dan langsung memperkenalkan diri pada Putri Mahkota.

Maafkan atas sikap saya tadi Yang Mulia Putri Mahkota, ujar Shi Won sambil membungkukkan sedikit kepalanya dan berusaha untuk mengambil simpati Sang Putri Mahkota. Tetapi Putri Mahkota hanya acuh dan tidak memperdulikan keramahan dari Shi Won.
Putri Seok Joong yang dari tadi masih menunggu minuman dari Shi Won sudah mulai kesal karena tidak kunjung datang. Shi Won kemana sih, masa mengambil minuman saja butuh waktu yang lama, ujar So Joong kesal. Alangkah terkejutnya So Joong saat melihat Shi Won berada ditengah-tengah Raja, Permaisuri dan,........Putri Mahkota.

So Joong yang merasa tidak diperdulikan langsung menghampiri mereka dan ikut bergabung dalam perbincangan mereka.

Tapi Shi Won tidak minta maaf karena sudah membuatnya menunggu, dia malah terus memandangi Sae Yoon, apalagi saat Shi Won mengajak Putri Mahkota berdansa, so joong semakin dibuat cemburu dan hanya pasrah melihat Shi Won dan Sae Yoon berdansa.
Walau awalnya Sae Yoon menolak tapi demi Raja & Permaisuri, Sae yoon pun tidak menolak ajakan Shi Won.

Aku sungguh tidak menyangka jika Putri Mahkota secantik ini, puji Shi Won yang ditanggapi dingin sae yoon.
Awalnya aku menolak perjodohan ini, tapi ternyata ayahku benar setelah aku melihatmu aku pasti akan berubah pikiran. Aku menyetujui perjodohan ini, walaupun aku tahu kau menolaknya tapi aku akan berusaha supaya  pernikahan ini terjadi, ujar Shi Won sambil mendekap erat pegangannya di pinggang sang Putri.

Putri Mahkota hanya diam dan berusaha bersikap tenang demi orang tuanya walaupun didalam hatinya ingin menampar pria kurang ajar ini.

Melihat keakraban Putri Mahkota dan Jenderal Shi Gyeok membuat Raja & Permaisuri sangat bahagia dan dengan lantang Raja mengumumkan pertunangan Putri Mahkota dan Jenderal Shi Gyeok didepan para tamu.
 Tentu saja membuat kaget Sae Yoon dan terutama Putri Seok Joong yang langsung pergi meninggalkan pesta.
Melihat sepupunya yang pergi karena kecewa membuat Sae yoon merasa bersalah dna langsung menyusul So Joong.
Kau mau kemana ?, ujar Shi Won sambil menarik tangan Sae Yoon.
Bukan urusanmu, lepaskan tanganku, hardik Putri Mahkota dan langsung menghempaskan pegangan Shi Won.

Putri Seok Joong, Putri Seok Joong tunggu, kau mau kemana, ujar Putri Mahkota sambil memegang bahu sepupunya. Kau tahukan kalau aku sangat menyukai Shi Won, tapi kenapa kau menyetujui pertunangan ini, ujar Putri Seok Joong sedih.

Putri Seok Joong, kau juga tahu kalau aku mencintai Jeong Ha, aku tidak mungkin menghianatinya, lagipula aku bersikap ramah pada Jenderal Shi Gyeok hanya untuk menyenangkan Raja & permaisuri, tapi bukan berarti aku menyetujui pertunangan ini, jawab Sae Yoon yang membuat hati So Joong lega.

Lalu mereka kembali ke acara pesta untuk bergabung dengan yang lainnya.
Raja langsung menarik Putri Mahkota dan Jenderal Shi Gyeok untuk berdiri dihadapan para tamu dan Raja langsung mengumumkan pertunangan mereka dan memberi cincin pertunangan untuk disematkan dijari masing-masing.
Putri Mahkota sangat terkejut dengan tindakan Raja dan berusaha untuk menolak, tapi Raja tidak memperdulikan perasaan Putri Mahkota dan memaksa agar Putri Mahkota tidak menolak pertunangan ini.

Tapi saat Shi Won hendak menyematkan cincin pertunangan ke jari Sae Yoon, tiba-tiba terdengar suara lantang dari seorang pria; “ hentikan pertunangan ini !, aku melarangnya.”, ujar seorang Pria yang muncul diantara kerumunan para undangan.
********************
Kim Jeong Ha!!, ujar Putri pelan.
Putri sangat terkejut ternyata Jeong Ha datang untuk mencegah pertunangan ini.
Jeong Ha, kau sudah kembali; ujar Putri Mahkota dengan suka cita langsung menghampiri kekasihnya, tapi langsung dicegah oleh Raja yang memerintahkan para pengawalnya untuk mengusir Jeong Ha dari Istana.

Tapi Jeong Ha berontak dan berusaha untuk melepaskan diri dari pegangan para Pengawal Istana dan saat terlepas dari pegangan pengawal istana, Jeong ha berjalan ke arah Putri Mahkota sambil berkata : “ Putri Mahkota! Kau benar-benar keterlaluan, tega sekali kau mencampakkanku untuk menikah dengan pria lain, padahal baru saja 2 minggu yang lalu kita melangsungkan pernikahan” ujar Jeong Ha dengan meyakinkan.

Bicara apa dia, menikah ? kapan  aku dan jeong ha melangsungkan pernikahan, hah dia benar-benar cari mati yach, gerutu sae yoon.

Mendengar pernyataan Jeong Ha membuat murka sang Raja, yang langsung mendamprat Putri Mahkota habis-habisan dan langsung membubarkan pesta.
Di ruang hukuman, Putri Mahkota dan Kim Jeong Ha sedang berlutut untuk menunggu hukuman apa yang akan diterima oleh mereka berdua dari Raja dan para Tetua Kerajaan.
 
**************************
@ Park Mansion
Keterlaluan sekali Putri Mahkota itu, berani sekali dia mempermalukan keluarga kita didepan semua tamu Istana, apalagi ternyata dia sudah menikah dengan kekasihnya, geram Menteri Park Dong Won sambil menghempaskan badannya di sofa yang empuk.

Aku merasa ini hanya sebuah siasat mereka untuk menghindari pernikahanku dengan Putri Mahkota. Ayah tenang saja, pernikahanku dengan Putri Mahkota pasti akan terjadi, karena aku sangat menyukainya dan aku terlanjur jatuh cinta padanya. Jadi apapun akan kulakukan untuk merebut Putri Mahkota menjadi milikku, ujar Shi Won sambil mengepalkan tangannya.

@ Gwang Hyoong Palace ( ruangan hukuman istana )
Apa kau sudah gila, berani sekali kau bicara seperti itu, kenapa kau mengatakan pada mereka kalau kita sudah menikah, apalagi kau sampai melibatkan Pastur Thomas, tukas Sae Yoon kesal pada Jeong ha.

Aku berbuat seperti itu, karena akutidak ingin kau sampai menikah dengan Jenderal itu, aku tidak menyukainya, aku ingin sekali menonjok mukanya karena dia sudah berani untuk merebutmu dariku,ujar jeong Ha membela diri.

Saat mereka sedang berdebat, tiba-tiba Dayang Han muncul dan memberitahu jika Paduka Raja dan Permaisuri ingin bertemu dengan Putri Mahkota dan Kim Jeong Ha.

@ Istana Pribadi Yang Mulia Raja
Aku tidak akan pernah merestui pernikahan kalian, tapi karena para tetua sudah terlanjur memutuskan , maka aku akan memberi kalian kesempatan.
Kim Jeong Ha,jika kau bisa beradaptasi dengan kehidupan di Istana selama 3 bulan, maka kami akan meresmikan pernikahan kalian di Kerajaan Gwang Hyoong, tapi jika selama 3 bulan kau belum bisa beradaptasi atau dengan kata lain kau menyerah, maka pernikahan kalian dibatalkan, dan Putri Mahkota harus menikah dengan Jenderal Shi Gyeok. Apa kalian sanggup? Tantang sang Raja.

Dan satu hal lagi, apa kalian sudah melakukan hubungan suami istri? Tanya Raja pada Putri Mahkota dan Jeong Ha. Dan mereka pun saling berpandangan , “ belum” jawab keduanya cepat sambil menggelengkan kepala.
Bagus, ucap sang Raja. Selama waktu 3 bulan itu, kalian tidak boleh tinggal dalam 1 kamar, tapi kalian tetap berada di Istana yang sama, yaitu di Istana Hwang Hyoong.
 
Putri Mahkota dan kim Jeong Ha pun kembali berpandangan dan menganggukkan kepala mereka menyetujui keputusan Raja dan para tetua istana.

Di taman Istana ,......................
Jeong ha, bagaimana jika mereka mengetahui kalau ternyata tidak pernah ada pernikahan diantara kita, kalau itu hanya akal-akalan kita untuk membuat mereka merestui hubungan kita, ujar Putri cemas.
Tenanglah Putri , tidak akan seorang pun yang tahu, lagipula Pastur Thomas akan membantu kita, aku pikir ini memang jalan yang terbaik, dan Putri Mahkota mohon bantuannya, ujar Jeong Ha sambil menghampiri kekasihnya dan bersiap untuk mencium Putri Mahkota, tapi saat mereka akan berciuman tiba-tiba Permaisuri yang di dampingi oleh Dayang Kang muncul tiba-tiba dan membuat mereka menjadi salah tingkah.

Aku harap kalian berdua bisa menjaga sikap kalian, Tuan Kim sebaiknya anda segera beristirahat dikamar yang sudah disiapkan, karena mulai besok akan menjadi hari yang melelahkan untukmu baru , pinta Permaisuri dengan lembut.

Kalau begitu saya permisi untuk pamit, Putri Mahkota selamat malam! Permaisuri , selamat malam, dan Jeong Ha pun berlalu dari tempat Putri Mahkota.


Episode 7 :

Sejak kejadian di Pesta dan keputusan Para tetua Istana membuat Putri Mahkota tidak bisa tidur, Putripun turun dari ranjangnya dan membuka jendela kamarnya sambil menatap bintang-bintang yang bersinar terang dilangit.

Hmmmm, kenapa semuanya jadi sulit seperti ini? Tanya putri dalam dirinya, kira-kira Jeong Ha sedang apa yach, apa dia sudah tertidur, ???????

******* @ kamar pribadi Jeong Ha********
Aku akan berbuat apa saja, asalkan selalu bersamamu Putri Mahkota, dan aku akan berusaha yang terbaik untukmu, supaya kau bangga padaku, ujar Jeong Ha yang sedang resah dengan nasibnya selama 3 bulan di Istana.
**************************
Keesokan paginya hari bagi Jeong ha untuk beradaptasi dengan kehidupan di Istanapun dimulai, diawali dengan pelajaran 5 cabang olahraga, yaitu : berkuda, panah, polo, kendo & taekwondo, & menembak.

Ternyata yang menjadi lawannya tidak lain adalah Jenderal Shi Gyeok, yaitu Park Shi Won.
Rupanya ini memang sudah diatur oleh Yang Mulia Raja untuk membuat Jeong Ha menyerah.
Apa, Jenderal Shi Gyeok, ini pasti rencana Yang Mulia Raja kan, bagaimana mungkin Ayahanda tega berbuat seperti itu , bukankah ke-5 cabang olahraga itu adalah cabang olahraga yang sangat dikuasai oleh Jenderal Shi Gyeok, itu sangat tidak adil buat Jeong Ha, protes Putri Mahkota pada permaisuri. Tapi Permaisuri hanya terdiam dan berusaha untuk menenangkan Putri Mahkota. Dan sepertinya ini menjadi angin segar bagi Shi Won yang merasa yakin jika ia mampu mengalahkan Jeong Ha hanya dalam 1 pukulan saja.

Jeong ha, aku tahu kau sangat pandai berkuda. Jadi kau harus buktikan pada semua orang kalau kaulah yang terbaik, okay....ucap Putri Mahkota mendukung Jeong ha sambil mencium pipi Jeong Ha, dan tentu saja membuat Shi Won agak sedikit kesal.

***************************************************
Dan pertandingan pun dimulai,................................................
Shi Won rupanya sangat ahli dalam berkuda dan dia mengendarai kudanya dengan sangat hati-hati tapi sangat cepat, membuat Jeong ha agak sedikit kewalahan, tapi demi Putri Mahkota, Jeong Ha tidak putus asa, tapi sayang saat akan melakukan lompatan terakhir, kuda yang ditunggangi oleh Jeong ha tiba-tiba kakinya tersangkut bambu yang akan dilompatinya dan JeongHa pun terjatuh dari kudanya,....

AH tidak, Jeong Ha ( sambil menutup mulutnya ), Putri Mahkota pun turun dari kursi penonton dan menghampiri kekasihnya dan berusaha untuk memapahnya.

Jeong Ha yang merasa bersalah hanya tertunduk malu saat melihat kekasihnya datang menghampirinya, “ maafkan aku, aku,......’ ujar jeong ha menyesal . Sudahlah Jeong ha, apa kau terluka? Kau benar-benar membuatku ketakutan, ujar Putri Mahkota yang mencemaskan keadaan Jeong Ha.

Maaf yach Tn. Kim kau harus kalah diawal pertandingan, aku harap penampilanmu berikutnya tidak mengecewakan, ejek Shi Won sambil tersenyum licik.
Jeong Ha dan Sae Yoon hanya memandang pria itu dengan wajah kesal. Lalu pertandingan ke-2 : memanah.
Peraturannya anak panah harus tepat disasaran sebanyak 20 anak panah. Dan sungguh diluar dugaan ternyata 20 anak panah yang ditembakan oleh JeongHa tepat sasaran semuanya, dan itu cukup membuat Shi Won dongkol, karena 2 anak panahnya meleset dari sasaran. Putri Mahkotapun langsung kegirangan dan langsung menjulurkan lidahnya ke arah Shi Won tanda mengejek.
Dan di lanjutkan dengan pertandingan Ke-3; Polo, yang dimenangkan Oleh Shi Won. Lalu Kendo & Taekwondo pun dimenangkan oleh Shi Won dan itu cukup membuat JeonG Ha dibuat babak belur. Dan pada pertandingan terakhir yaitu menembak cukup membuat Putri Mahkota agak khawatir, karena jika sampai Shi Won menang lagi , itu akan membuat langkah mereka semakin sulit, tapi rupanya tanpa disadari ternyata JeongHa sangat piawai dalam menembak dan itu cukup membuat Shi Won mati kutu, karena langkahnya untuk mendekati Putri Mahkota akan mengalami hambatan dari Jeong Ha.
Dan Raja pun mengumumkan hasil pertandingan u/ cabang olah raga yang dimenangkan oleh Jenderal Shi Gyeok, tapi Raja juga cukup tercengang dengan kepiawaian Jeong Ha dalam Memanah dan menembak.

Untuk permulaan kehidupan di Istana mampu diatasi oleh Jeong Ha walaupun mengalami kekalahan di 3 cabang olahraga, tapi tidak membuatnya gentar dan malahan Jeong ha mulai menikmati kebiasaaan tinggal di Istana.
     
@ Hwang Yoong Palace ( Istana Pribadi Putri Mahkota & Jeong Ha )
Jeong Ha sangat terkejut melihat Putri Mahkota yang terlihat sangat cantik dan rapi dengan dress putih dan coat flur berwarna peach sudah berdiri dihadapannya.

Kau rapi sekali, mau pergi kemana??? Tanya Jeong Ha sambil mendekati Sae Yoon.
Aku mau mengajakmu ke acara Fashion Show , koleksi terbaru Mr. Andre Kim di Seoul Exhibition, ajak Sae Yoon sambil menggenggam tangan Jeong Ha. Tanpa berpikir lagi Jeong Ha pun mengiyakan ajakan Sae Yoon dan mereka pun pergi dengan mobil Kerajaan menuju Seoul Exhibition.

Rupanya di Seoul Exhibition tersebut Shi Won muncul dengan Putri Seok Joong dan mereka pun duduk bersebelahan. Sepertinya penggemarmu ini sangat tahu tentang kegiatanmu yach, ujar Jeong Ha sambil melirik ke arah Shi Won, dan Sae Yoon hanya terdiam ketus.

Pertunjukkan pun dimulai, Putri Mahkota sangat terkesan dengan koleksi gaun pengantin yang ditampilkan oleh designer favoritnya, dan Mr. Andre Kim sangat terhormat saat menerima buket bunga dari Putri Mahkota. Terima kasih Tn. Putri, senang sekali melihat kehadiran Putri Mahkota dan Pangeran di Fashion Show ini, ujar Mr. Andre Kim.

Putri Mahkota pun diberi 2 buah gaun malam yg sangat indah dari Mr. Andre sebagai hadiah Pernikahan Putri Mahkota dan Pangeran Jeong Ha.
Seharusnya anda tidak perlu repot-repot untuk memberi kami hadiah seperti ini, tapi saya ucapkan terima kasih atas perhatian anda, ujar Jeong Ha sambil menjabat tangan Mr. Andre.

Ditengah acara, nampak Jeong Ha sedang berbincang-bincang dengan relasinya sehingga agak sedikit melupakan Sae Yoon, dan membuat Sae Yoon menghindar sebentar dan mulai melihat-lihat beberapa koleksi Mr. Andre yang lain. Menyadari situasi ini Shi Won tidak membuang-buang kesempatannya untuk mendekati Putri Mahkota.
   
Gaun itu cocok sekali dengan Yang Mulia Putri Mahkota, anda pasti akan terlihat mempesona, ujar Shi Won yang muncul dibelakang Putri Mahkota yang sedang memegang sebuah gaun malam yang sedang dipajang.
Jenderal Shi Gyeok!!!! Ujar Putri yang terkejut dengan kemunculan Shi Won. Mana Putri Seok Joong, bukankah kalian datang bersamaan??? Tanya putri sambil mencari-cari keberadaan sepupunya.

Putri Seok Joong sedang memcoba beberapa gaun yang akan dibelinya, lagipula aku sedang tidak membicarakan tentangnya, karena Putri Mahkota jauh lebih penting bagiku, ujar Shi Won yang sednag berusaha merayu Putri Mahkota.
Namun Sae yoon hanya tersenyum sinis mendengar rayuan Shi Won, dan Putri terus melanjutkan langkahnya untuk melihat-lihat koleksi yang lain untuk menghindar dari Shi Won, tapi Shi Won dengan sigap langsung mengikutinya.

Pangeran Jeong ha sangat sibuk sekali dengan relasinya, sampai dia melupakan kehadiranmu disampingnya, keterlaluan sekali, !!!! geram Shi Won yang ditanggapi dingin Sae Yoon walaupun dalam hatinya Sae Yoon merasa jika apa yang diucapkan Shi Won itu benar.

Putri Mahkota, maaf mengganggu. Tapi jika anda tidak keberatan kami ingin melakukan sesi photo dengan Putri Mahkota dan Putri Seok Joong dengan mengenakan koleksi kami yang terbaru, bagaimana??? Ujar salah satu pegawai Mr. Andre.
Sepertinya menarik, baiklah aku mau,ujar Putri yang kemudian memasuki ruang ganti.
Shi Won pun langsung menuju tempat sesi photo untuk melihat Putri Mahkota.

*************************************************   

Sesi photo pun dimulai, Putri Mahkota dan Putri Seok Joong mengenakan gaun pesta kerajaan rancangan Mr. Andre, mereka berdua nampak seperti bidadari membuat semua mata yanbg melihatnya berdecak kagum, terutama Shi Won yang selalu menatap Sae Yoon dengan tatapan penuh cinta.

Rupanya Mr. Andre juga mempersiapkan sebuah kejutan kecil untuk Putri Mahkota dan Pangeran,, yaitu busana pengantin Kerajaan untuk Jeong Ha dan Sae Yoon.
JeongHa sangat terpesona melihat Putri Mahkota yang mengenakan Gaun Pengantin, dan Jeong ha pun tidak berkedip sedikitpun. Begitupun Sae Yoon yang terpesona melihat Jeong Ha yang mengenakan Stelan jas pengantin, dan terlihat sangat tampan.
 

Mereka benar-benar pasangan yang sangat serasi dan terlihat begitu banyak cinta dalam diri mereka, aku benar-benar sangat mencintai mereka berdua, ujar Mr. Andre yang terpesona melihat kemesraan Sae Yoon dan Jeong Ha yang terekam dalam hasil foto mereka.

Tapi tidak bagi Shi Won yang meras dongkol dan kesal melihat kemesraan mereka.
Brengsek!!!!!!!!!!!!!!!!!! Aku tidak akan membiarkan mereka bersama terlalu lama, aku harus mengatur strategi secepatnya untuk memisahkan mereka, geram Shi Won sanbil menghujamkan tinjunya ke cermin dan akibatnya tangannya pun terluka.

Jenderal, tanganmu kenapa???? Ujar So Joong yang terkejut melihat balutan perban di jemari Shi Won. Aku tidak apa-apa.
Ini pasti ada hubungannya dengan Putri Mahkota?tanya So Joong, kenapa kau begitu menyukainya? Putri Mahkota sudah menikah dan dia sangat mencintai Kim Jeong Ha, jadi berhentilah mengejarnya. Aku , aku yang selalu mencintaimu dan selalu berada di sisimu, tapi kenapa kau selalu melihat ke arah Putri Mahkota, isak So Joong sambil memeluk Shi Won yang berusaha menghindarinya.

Dari dulu aku sudah menetapkan hatiku hanya untukmu seorang dan sampai detik ini hanya kau yang ada dihatiku, jadi aku mohon lihatlah aku wanita yang selalu mencintaimu, bukan Putri Mahkota, ujar Putri Seok Joong lirih.

Hentikan omong kosong ini Putri Seok Joong, aku tidak tertarik, jawab Shi Won ketus.
 Itu urusanmu jika kau mencintaiku, tapi maaf aku hanya mencintai Sae Yoon, dan bagiku hanya dia wanita yang aku  inginkan yang selalu ada disisiku, ujar Shi Won sambil melepaskan pelukan So Joong dan pergi meninggalkannya sendiri .

Tega sekali kau padaku, isak So joong...
************************

@ Di pemandian Istana Putri
Putri Mahkota yang sedang berendam tiba-tiba dikejutkan dengan kehadiran Putri Seok Joong yang tiba-tiba muncul dan ikut berendam.
So Joong! Kau membuatku terkejut, ujar Sae Yoon.

Putri Mahkota, kau tampak bahagia sekali. Aku sangat iri padamu, karena aku tidak merasakan hal itu, ucap So Joong dingin yang ditanggapi serius oleh Putri Mahkota.

Putri Seok Joong !Kau  bicara apa, aku tidak mengerti dan kau membuatku sangat takut, ujar Sae Yoon
Hah, kau takut padaku, kenapa ?? Aku ini kan sepupumu dan aku sangat menyayangimu, tapi aku sangat kecewa padamu Putri Mahkota.
Kau tahu kalau aku sangat mencintai Shi Won tapi karena kehadiranmu cintanya berpaling padamu dan itu membuatku sangat sakit hati,dan kau sudah mengingkari janjimu untuk membuatnya menyukaiku, tapi yang terjadi dia begitu tergila-gila padamu, ujar So joong dengan nada tinggi.

So Joong, kau kenapa???? Tanya Sae Yoon dengan cemas.

Seharusnya aku yang lebih pantas menjadi Putri Mahkota, kau tahu dari dulu aku yang lebih baik darimu bahkan Paduka Raja dan Permaisuri lebih menyukai jika aku menjadi Putri kandung mereka bukannya kau, karena aku memang ditakdirkan untuk menjadi Putri Mahkota, tapi kenapa seorang Putri Mahkota yang berperangai buruk, sombong , arogan dan selalu bertindak semena-mena terhadap orang lain bisa menarik perhatian dua pria sekaligus, apa istimewanya dirimu, gertak So Joong dengan geram sambil menunjuk ke arah Putri Mahkota.

Putri Seok Joong, kau bicara apa??? Kenapa perkataanmu sangat menyakitiku, apa yang sebenarnya terjadi, kau seperti bukan So Joong yang kukenal, ujar Sae Yoon cemas melihat tingkah laku sepupunya.

Aku sudah memutuskan, mulai detik ini aku ,...aku akan merampas Jeong Ha darimu, seperti yang kau lakukan padaku merampas cinta Shi Won dan aku akan membuatmu merasakan sakit hati seperti yang kurasakan. Dan So Joong pun pergi dari ruang pemandian itu sambil tersenyum sinis.
****************************
Tiba-tiba Putri Mahkota jatuh pingsan dan ...........
Putri Mahkota...Putri Mahkota...........tenggelam Yang Mulia! Ujar dayang Han pada jeong Ha.

@ Kamar Pribadi Putri Mahkota
Lalu dengan sigap Jeong Ha langsung mengangkat Putri Mahkota dari kolam pemandian.
Sae Yoon..!Sae Yoon..!bangunlah, kau tidak apa-apa?? Ujar Jeong Ha yang berusaha membangunkan Sae Yoon sambil mengusap lembut wajah Sae Yoon.
 
Sae Yoon pun akhirnya siuman dan langsung memeluk Jeong Ha yang ada dihadapannya sambil menangis.
Jangan pernah meninggalkanku, aku takut JeonG ha, pinta Putri Mahkota sambil menangis dipelukan Jeong Ha.

Hey, kau ini kenapa Sae Yoon? Apa yang sebenarnya terjadi, kenapa kau bisa sampai pingsan,? Ujar Jeong Ha smbil mengusap rambut Sae Yoon.

Apa ? aku pingsan di kolam pemandian?? Tanya Putri keheranan dan langsung melihat dirinya dan ach,.........kau melihat semuanya yach??? Tanya putri cemas pada Jeong Ha.

Jeong Ha pun terkejut diberi pertanyaan seperti itu, lihat ...lihat apa? Pura-pura tidak mengerti dengan pertanyaan Sae Yoon.

Jeong ha !!! kau pasti sudah melihat semuanya, ach..tidak mungkin,.....bagaimana ini?? sesal Putri Mahkota karena Jeong Ha sudah melihat tubuhnya.

Hey, kau ini kenapa?? Tentu saja aku melihat semuanya untuk menyelamatkanmu, tapi aku tidak berpikir yang aneh-aneh kok, ya walaupun harus kuakui, kau mempunyai tubuh yang sangat sempurna, ujar Jeong Ha polos yang di sertai tangisan Sae Yoon.

Lagipula aku ini kan kekasihmu, ya tidak masalahkan. Aku akan bertanggung jawab, bukankah kita akan menikah, jadi kau tidak usah cemas seperti itu, ujar Jeong Ha yang langsung pergi meninggalkan Sae Yoon dengan wajah memerah menahan malu.

Episode 8 :
 
Saat berpapasan wajah Sae Yoon dan Jeong Ha memerah menahan malu, dan mereka seperti salah tingkah .
Melihat tingkah laku mereka akhir-akhir ini, membuat cemas Permaisuri.

Kalian ini kenapa, apa ada sesuatu yang terjadi di antara kalian? Atau apa kalian sudah berbuat sesuatu? Tanya Permaisuri.

Tidak...tidak ada apa-apa Permaisuri, kami hanya ....tidak , tidak ada apa-apa kan Putri Mahkota?? Ujar Jeong Ha sambil merangkul pundak Sae Yoon yang disertai anggukan Sae Yoon.

Ya, sudah . sebaiknya kalian bersiap-siap untuk menghadiri perayaan di alun -alun kota, ujar Permaisuri sambil berlalu dari pandangan mereka.

.@ Central City of Seoul.....

Iring-iringan dari kerajaan sudah nampak di alun-alun kota, terlihat Putri Mahkota dan Pangeran Jeong Ha yang menaiki Kereta Kuda Kerajaan yang terpisah sambil melambaikan tangan mererka ke seluruh rakyat Korea yang sudah menanti Kehadiran Keluarga Kerajaan.

Iring-iringan itu dalam rangka memperingati ulang tahun Raja yang ke-64 thn, dan Istana pun memberikan sumbangan berupa makanan, pakaian serta uang untuk warga Korea yang kekurangan. Dan malam harinya akan diadakan Pesta Festival Rakyat di Alun-alun Kota.
 ************************************
Tiba-tiba Kereta Kuda yang ditumpangi Putri Mahkota oleng, karena entah kenapa kudanya mengamuk dan membuat Putri sangat ketakutan, dan kuda itu terus berlari dan berlari tanpa memperdulikan nasib majikannya, semua orang yang melihat itu sangat panik dan ketakutan jika terjadi hal yang buruk pada Putri Mahkota.
Tolong....tolong.....tolong.....aku tidak bisa menghentikan kuda ini, kau kenapa, apa yang membuatmu ketakutan Hercules? Tanya Putri pada kuda kesayangannya.
Tapi Hercules masih melaju dengan sangat cepat dan terus berlari tanpa arah yang jelas.

Melihat hal itu membuat cemas Jeong ha yang langsung mengejar Putri Mahkota dengan kereta kudanya dan disusul oleh Jenderal Shi Gyeok.

Hampir saja Putri Mahkota jatuh ke jurang, untung saja Jenderal berhasil menangkap kereta itu dan menenangkan Hercules dan dia pun berhasil menyelamatkan Putri Mahkota.
Putri kau tidak apa-apakan, tidak ada yang terlukakan?? Tanya Shi Won dengan cemas sambil menggendong Putri Mahkota yang masih syok dengan kejadian tadi.
Dan JeongHa hanya bisa memandang Putri yang sedang digendong oleh Shi Won dengan pasrah.

Terima kasih Jenderal, kau sudah menyelamatkan Putri Mahkota, ujar Permaisuri yang terlihat cemas saat Putri nya dalam bahaya.
Itu sudah menjadi tanggung jawab saya Yang Mulia, ujar Shi Won sambil merebahkan Putri Mahkota di ranjangnya.

Seharusnya kau bisa menjaga Putri Mahkota lebih baik, ujar Shi Won sinis saat berpapasan dengan Jeong Ha.
Aku berterima kasih karena kau sudah menyelamatkan istriku, tapi bukan berarti kau bisa bersikap seperti itu padaku, dan aku akan berusaha lebih baik lagi untuk melindungi Putri Mahkota, tukas Jeong Ha sambil menatap tajam Shi Won.

Hah,..... aku akan mengawasimu, dan sebaiknya kau lebih berhati-hati, karena sedetikpun aku tidak akan menyerah untuk merebut Putri Mahkota dari sisimu.

@ Kamar Pribadi Putri Mahkota...
Putri Mahkota, maafkan aku yang tidak mampu untuk melindungimu, aku memang pria yang tidak berguna, menjagamu saja aku tidak mampu apalagi menjadi pendamping hidupmu, isak Jeong Ha sambil memandangi wajah Sae Yoon yang masih tertidur.

Tiba-tiba Putri terbangun karena tetesan air mata Jeong Ha jatuh dipelupuk matanya, dan....” jangan menyalahkan dirimu, bagiku kau sudah begitu banyak memberikanku kebahagiaan yang belum pernah kudapatkan sebelumnya, kau mengenalkan aku apa arti sebuah cinta, karena dirimu, aku merasakan hidup kembali seperti gadis pada umumnya, jadi berhenti menyalahkan dirimu.
 
Putri pun terbangun dari tidurnya dan memeluk erat pria yang sangat dicintainya dan berusaha memberinya semangat.
Jadi Tn. Kim Jeong ha yang tampan ( sambil membelai lembut wajah Jeong Ha ), berusahalah dan jangan pernah sedetikpun meninggalkanku, karena aku mencintaimu dengan sepenuh hatiku, ujar Sae Yoon lembut.

Merekapun berpandangan cukup lama dan Jeong ha pun mencium mesra bibir Sae Yoon dan mereka pun berciuman dengan perasaan cinta yang mendalam.
 
Sekretaris Byun yang tidak sengaja melihat kemesraan mereka hanya bisa tersenyum bahagia dan keluar secara perlahan-lahan sambil menutup pintu kamar Putri Mahkota.
*********************************
Keesokan paginya saat akan memasuki kamar Putri Mahkota untuk melihat keadaan Putri nya, permaisuri sangat terkejut karena melihat Putri mahkota dan Jeong Ha berada di ranjang yang sama.

Putri Mahkota, Pangeran  Jeong Ha!!!! Apa-apaan ini??
Putri dan Jeong ha yang masih mengantuk terkejut melihat Permaisuri yang sudah ada di hadapan mereka, dan mereka pun saling berpandangan,....ach.......

Ini hanya salah paham, kami tidak berbuat apa-apa...kami hanya tidur saja Ibunda, ujar Putri Mahkota sambil merapihkan dirinya dan turun dari ranjang, begitupun dengan Jeong ha yang langsung terbangun walau masih dalam keadaan  mengantuk.

Jenderal Shi Gyeok yang membawa bunga untuk Putri Mahkota sangat terkejut saat melihat Jeong Ha sedang berada di ruangan Putri Mahkota dengan keadaan yang acak-acakkan.

Ada apa ini? Apa yang kau lakukan di kamar Putri Mahkota? Tanya Shi Won heran.
Kami ini suami istri, terserah kami apa yang mau kami lakukan, tantang Jeong Ha.
 Sudah-sudah, kalian berdua cepat bersihkan diri kalian dan segera menuju Alun-alun kota untuk melihat persiapan perayaan ulang tahun Paduka Raja yang tertunda, ujar Permaisuri sambil meninggalkan mereka , begitupun dengan Shi Won dan Putri Seok Joong .
************************************
Akhirnya Pesta Festival rakyat pun dimulai, semua rakyat korea sudah menghadiri alun-alun kota dengan berpakaian hanbok dan mulai menikmati acara pertama, yaitu sebuah tarian persembahan dari Putri Seok Joong.

Penampilan Putri Seok Joong sangat mempesona, penampilannya mendapat tepuk tangan yang meriah dari para penonton. Tapi mata So Joong tidak pernah lepas dari Jeong Ha dan selalu tersenyum padanya sesekali. Putri mahkota pun menyadarinya dan mulai merasa cemas dengan sikap So Joong yang selalu mencari perhatian pada Jeong Ha.

Setelah menyelesaikan pendidikan sejarah Kerajaan dan mengikuti pelatihan Kendo & Taekwondo Jeong Ha bermaksud untuk menemui Putri Mahkota, tapi setelah mencari di sekeliling Kerajaan, jeong ha tidak menemukan Sae Yoon.

Istana ini benar-benar luas, aku sampai tidak bisa menemukan Sae Yoon, kira-kira dia ada dimana yach, tanya Jeong ha dalam hati.

Dayang Han menghampiri Jeong ha yang sedang kebingungan; Tuan Muda, apa anda sedang mencari Yang Mulia Putri Mahkota?, tanya Dayang Han.
Ya, aku sudah mencarinya di sekeliling Istana, tapi aku tidak menemukannya, apa Putri Mahkota sedang pergi? Tanya Jeong ha sambil terus memperhatikan sekelilingnya.

Mari ikut saya Yang Mulia, ajak Dayang Han yang mengetahui keberadaan Putri Mahkota yang diikuti oleh Jeong Ha.

Masuklah, Putri berada di dalam, ini adalah tempat favorite Putri Mahkota jika hatinya sedang gundah, silahkan! Ucap Dayang Han sambil membuka pintu sebuah ruangan .

Dan Jeong ha pun memasuki ruangan tersebut dan menutup pintunya dan mulai mencari Putri Mahkota.
Rupanya Putri Mahkota sedang melamun dan tanpa dia sadari Jeong Ha sudah berada di hadapannya sambil menatap tajam wajah Sae Yoon yang sedang melamun.
Lee Sae Yoon! Panggil Jeong ha dengan lembut sambil membelai lembut wajah kekasihnya.

Sae Yoon yang saat itu sedang melamun langsung terperanjat kaget melihat pria yang sangat dicintainya sudah berada di hadapannya, Sae Yoon pun langsung memeluk erat tubuh Jeong Ha dan mulai menangis lagi,....

Apapun yang terjadi berjanjilah padaku, jangan pernah meninggalkan aku, karena aku pasti akan hancur jika hal itu sampai terjadi, berjanjilah padaku Kim Jeong Ha, pinta Sae Yoon .

Kau bicara apa, akutidak akan kemana-mana, aku sangat mencintaimu jadi mana mungkin aku akan meninggalkanmu, apalagi jika sampai Park Shi Won merebutmu dariku, aku yang pasti akan hancur, ucap Jeong Ha berusaha meyakinkan Sae Yoon.

Sebenarnya kau ini kenapa,? Kenapa tiba-tiba kau berbicara seperti itu, apa ada hal yang mengganggu pikiranmu, selidik Jeong Ha. Aku tidakapa-apa, aku hanya .......( kembali memeluk Jeong Ha ) aku hanya ingin selalu berada didekatmu, aku ingin secepatnya menikah denganmu, aku tidak mau sembunyi-sembunyi terus seperti ini, aku khawatir jika keluarga kerajaan sampai mengetahui jika pernikahan ini hanya pura-pura, jika kita sebenarnya belum menikah mereka pasti akan benar-benar akan menghukum kita, aku takut sekali Jeong ha, ujar sang Putri.

Tenanglah Sae Yoon , selama kita bersikap sewajarnya sampai mereka merestui hubungan kita dan menikahkan kita secara resmi, semuanya pasti akan baik-baik saja, ujar Jeong Ha berusaha menenangkan Sae Yoon.
( ponsel Jeong ha berdering ).. Pak Min, ada apa ya, tukas Jeong Ha heran.

 Ya , Hallo Pak Min, ada apa?? Tanya Jeong Ha. Pak Presdir, beliau masuk rumah sakit, beliau terkena serangan jantung, saya mohon agar anda secepatnya ke Rumah sakit, ucap Pak Min. Apa, ayah terkena serangan jantung, baik aku akan segera kesana.

Jeong ha ada apa, apa yang terjadi dengan ayahmu?? Tanya Sae Yoon.
Ayo Sae Yoon kita harus secepatnya ke Rumah Sakit, ayahku terkena serangan jantung, ujar Jeong Ha sambil menarik lengan Sae Yoon.
Dan mereka pun bergegas menuju Rumah Sakit Seoul International, tempat Presdir dirawat.

Jeong Ha mengemudikan mobil cadillac hitamnya dengan kecepatan penuh, karena sangat mencemaskan keadaan ayahnya.

@ Seoul International Hospital
Dan akhirnya mereka pun sudah tiba di rumah sakit, dan sambil menggenggam lengan sae yoon , Jeong ha mencari ruangan ayahnya dirawat dan betapa terkejutnya Jeong Ha saat melihat langsung kondisi ayahnya yang masih ada di ruang ICU, dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Sae yoon merasa simpati pada jeong ha, dan diapun berusaha menghibur kekasihnya untuk bersabar dan berdoa untuk keselamatan ayahnya, dan Sae yoon selalu berada di sisi Jeong Ha.
Sae yoon memasuki ruang ICU untuk melihat kondisi Pak Presdir, sambil memegang tangan Presdir Kim, Sae Yoon berkata : “ maafkan aku, aku sudah berani jatuh cinta pada putramu, aku tahu kalau Pak Presdir tidak menyetujui hubunganku dengan Jeong ha, tapi apa kami salah jika kami saling mencintai?..apa aku boleh memanggilmu ayah?, ayah!!! Aku menyadari bahwa aku mempunyai sifat yang sangat buruk, bahkan aku yakin tidak ada orang yang mau mempunyai calon menantu seperti aku, arogan, sombong dan suka bertindak semena-mena, tapi saat bertemu dengan Jeong Ha , aku baru mengenal apa itu cinta, kasih sayang yang selama ini tidak pernah aku dapatkan. Aku berjanji pada ayah , akutidak akan pernah menyakiti perasaan Jeong ha, aku akan selalu mencintainya sampai akhir hayatku, tapi melihat ayah seperti ini membuat Jeong Ha begitu terpukul, dan aku tidak tega melihatnya seperti itu, jadi aku mohon bukalah mata ayah, dan aku mohon restuilah hubungan kami, aku akan berusaha untuk menjadi calon menantu yang baik bagi ayah, ayah,....( sambil terus menggenggam lengan Presdir Kim ) bangunlah, kasihan Jeong ha. Jeong Ha begitu menyayangimu, aku mohon bangunlah dari tidurmu “ dan Sae Yoon pun menangis sambil terus berdoa untuk keselamatan Presdir Kim.

Pak Presdir aku mohon sadarlah dan lihatlah bahwa anda sangat beruntung mempunyai calon menantu seperti Putri Mahkota, dia begitu menyayangi anda seperti ayah kandungnya sendiri, ujar pak Min lirih yang melihat Putri Mahkota yang sedang berdoa untuk Presdir Kim.
***********************************
Keesokan paginya, tiba-tiba tangan Presdir Kim bergerak dan saat beliau membuka matanya dia sangat terkejut saat melihat Sae Yoon yang tertidur disamping ranjangnya dengan tangan yang terus memegang tangan Presdir Kim.

Putri yang terbangun dari tidurnya sangat terkejut saat melihat Presdir Kim sudah membuka matanya dan sedang berusaha untuk berbicara. Ayah!, syukurlah kau sudah sadar, sebentar aku akan memanggil dokter dan Jeong ha, ujar Sae Yoon yang begitu senang melihat Presdir Kim sudah sadar.

@ Ruang Perawatan VVIP
Presdir pun dipindahkan ke ruang perawatan, terlihat jeong ha yang begitu senang melihat kondisi ayahnya yang sudah membaik dan terus berada disisi ayahnya, melihat hal itu Sae Yoon pun beranjak untuk meninggalkan mereka berdua, tapi tiba-tiba
Presdir Kim memanggil Putri Mahkota ; “ kau mau kemana Nak!, apa kau tidak mau memeluk orang tua ini yang sudah terbangun dari tidurnya ?” Putri sangat terkejut sekaligus bahagia saat Presdir Kim memanggilnya dengan sebutan Nak. Dan Putri pun langsung menghampiri Presdir Kim dan mereka pun terlihat begitu bahagia.

 ************************   BERSAMBUNG ********************************8
miane kalo ceritanya kurang bagus, dan mohon saran dan kritiknya, gomapta !!!!!!
 [sweat] [sweat]  [heh] [heh] [heh]


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho