Princess In The Snow
Seebelumnya..Aku melihat seorang pria tampan yang sedang di potret oleh para fotografer sepertinya dia adalah seorang model,
Tiba-tiba saja aku mendengar salah seorang pria atau sepertinya produser berbicara kepada seorang Photografer,
“Bagaimana ini... Apakah model perempuan sudah datang ?” tanya produser kepada photografer yang sudah terlihat pucat,
“Maaf pak, tapi kita sudah tidak mempunyai model lagi untuk di pasangkan di Iklan NEX selanjutnya bersama Tn. Muda Lee,”
Kata photografer dengan kepala yang tertunduk,
Tiba-tiba seseorang mendorongku sehingga pintu itu terbuka dan aku jatuh,
“Ndo....!!!”
CHAPTER 1
"Mian Hamnida... Mian Hamnida..." kataku sambil membungkuk dalam-dalam,
Produser itu mendekatiku lalu mangankat wajahku dengan jari telunjuk dan ibu jarinya. Dia memperhatikan wajahku baik-baik lalu "SEMPURNA, seperti yang ku impikan.." cibirnya sambil menatap kearah Photografer dan melepaskan jarinya dariku,
"Dandani Dia..." Kata Produser itu yang membuat ku terkejut, eh bukan cuma aku Photograferpun sampai membelalak lebar tapi keliatan pula bahwa dia juga kaget melihatku,
Aku langsung menegakkan tubuhku selayaknya seorang putri yang tengah berdiri untuk melihatkan kebiwaannya, "Apa maksudnya semua ini..?" tanyaku datar dengan dahi yang berkerinyit,
"Dia adalah model kita yang akan di pasangkan dengan tn.muda kita.." bisik Produser pada Photografer sambil berjalan terus tanpa belum menjawab pertanyaanku,
"Nona, silahkan ikut aku.." kata pemuda itu dengan gugup sambil mempersilahkanku untuk mengikutinya,
"Tapi, untuk apa aku ke sana..?" tanyaku tanpa mengikutinya,
karena aku masih tidak mau maka pemuda itu langsung memberikan perintah pada dua orang berbadan besar yang berdiri di pojok sana"Pengawal... bawa dia ke ruangan make-up.." perinttahnya,
Mereka mengangkatku dengan badan mereka yang besar dan kuat "yya... lepaskan aku..." teriakku sambil menendang-nendang,
"Akh...." teriakku ketika aku di kerumuni berberapa orang yang membawa banyak sekali peralatan yang tak kumengerti sehingga membuatku ketakutan,
1 Jam Kemudian,
Mr.Lee mulai gugup ketika banyak sekali perkataan yang keluar drai boss nya yang satu ini,
"Mr.Lee.. ke mana pasangan modelku..? kenapa lama sekali ?? aku punya acara penting jam ini... dan.." kata-kata pemuda itu terhenti ketika dilihatnya seorang gadis cantik berjalan menuju ke arah mereka,
"Huh,,, itu dia datang Tn.Muda.." kata Mr.Lee sambil melambaikan tangannya ke arah gadis itu,
"Jadi, gadis itu yang akan menjadi pendampingku..?" tanya pemuda itu gugup dengan mata yang tetap ke arah ku,
"Yup.. itu dia.." kata Mr.Lee yang kemudian menjemput aku yang sudah dekat dengan mereka,
"Oh... kenapa kau lama sekali..?" tanya Mr.Lee padaku yang tadinya terlihat pucat sekarang sudah tidak karena kedatanganku,
"Memangnya kenapa bukankah aku.." aku berhenti berbicara ketika pemuda itu datang ke arahku sambil melambaikan tangannya ke arahku,
"Hy... kenalkan aku Goo Jun Pyo.." katanya sambil menjabat tanganku "Aku Geum Jan Di.." kataku,
Dia mencium pipiku sehingga aku bisa meraskan bahwa pipiku yang sudah memerah seperti tomat "senang berkenalan dengan anda.." kata Jun Pyo sambil melepaskan tangannya dariku,
"kenalkan Mr.Goo ini Geum Jan Di yang akan menjadi pasangan mu di iklan ini.." kata Mr.Lee memperkenalkanku pada pemuda itu,
"oh... Perfect.." katanya sambil menawarkan lengannya untukku,
Aku meligkarkan tanganku di lengannya dan berjalan bersamanya ke panggung tempat kami syuting,
Tiba-tiba.. 'i se sang mau lo nan pyo...' terdengar ponselku berdering,
"oh.. tunggu sebentar aku angkat teleponku dahulu.." kataku sambil berjalan mengambil ponselku di dalam tasku,
"Halo...? ini dengan saya sendiri Geum Jan Di.. Yeobseyo..?" tanyaku saat mengangkat ponselku,
"Jan Di-a.. di mana kamu sekarang...?" tanya seorang wanita dari seberang sana,
"oh.. Zhao Lung..?" kagetku ketika mendengar suara Zhao Lung, ya, aku lupa bahwa tadi aku sedang berjalan dengannya tapi sekarang kami terpisah,
"Di mana kamu sekarang...? Aku mengkhawatirkanmu.." kata Zhao Lung cemas,
"umm.. kau pulang saja nanti aku menyusul.." kata ku yang tidak mau memberitahukan di mana aku ssekarang,
Tiba-tiba saat gadis yang di seberang sana akan menjawabku ponselku diambil oleh Mr.Lee dan langsung mematikannya "ini saat untuk syuting bukan menelepon.." kata Mr. Lee yang sembari berjalan pergi setelah mengatakan itu dan mengembalikan poselku.
"Goo Jun Pyo... Geum Jan Di... ini yang akan kalian hafal.." kata Mr.Lee yang memberikan naskahnya pada kami,
"Geum Jan Di selamat datang di dunia entertainmet..." kata Jun Pyo yang duduk lebih dekat denganku,
"Gamsahamnida.." jawabku dengan senyum termanisku,
"umm... maafkan kelakuan Mr.Lee tadi padamu tapi memang dia adalah orang yang 'bawel dan pemarah..' jadi sabarlah jika berhadapan dengannya.." kata Jun Pyo berbisik padaku,
"hh.. Gumawo.." kataku yang tersenyum kecil padanya,
"Mr.Goo.. apakah kau bisa mengajariku.. selagi aku masih baru di sini dan kau sudah profesional di sini.." kataku sopan padanya,
"oh.. sweet heart... jangan memanggilku dengan Mr.Goo.. panggil saja aku Goo Jun Pyo anggap aku adalah teman baikmu.." kata nya dengan lembut, "umm.. soal tadi tentu saja.." kata Jun Pyo menatapku,
"Ok... sekarang kita ambil gambar dulu..." kata Mr.Lee sambil mengisyaratkan kami dengan tangannya,




Kami melakukan beberapa gaya foto, mulai dari yang alim, sampai yang paling hot.
"Good Job..." kata Mr.Lee yang bertepuk tangan smabil mengayunkan jempolnya ke arah kami.
"Kau sungguh hebat.. dan bisakah aku katakan.. kau memiliki badan yang sexy.." kata Jun Pyo berbisik di telingaku,
Wajahku kembali memerah bagaikan tomat ketika dia membisikkan itu,
"Kau bisa saja..." kataku sambil ke ruang ganti untuk mengganti pakainku karena sekarang sudah pkl.10:00 pm jadi sudah seharusnya kami pulang.
Aku selesai mengganti pakaianku, saat aku keluar terlihat sudah sepi yang tersisa hanyalah beberapa kru dan.. tidak salah lagi Jun Pyo masih menungguku di sana.
"Hey..Goo Jun Pyo.. kenapa kau masih di sini..?" tanyaku sambil menepuk pundaknya,
"umm... aku menunggumu,,," balas Jun Pyo sambil menoleh padaku,
"umm.. menungguku? Bukankah kau ada acara..?" tanyaku heran,
"Acara..?" aku mengangguk membenarrkan,"opps... aku lupa... aku punya acara.. jam berapa sekarang..?" tanya Jun Pyo mendadak,
"sekarang pkl. 10.30 pm.." kataku sembari melihat jam tanganku,
"akh.. sudahlah, pasti dia sudah pulang... Ayo ku antar pulang.." kata Jun Pyo smabil menarik tanganku,
"mm.. Tappi..." aku siap membantah tapi Jun Pyo mala menggendongku ke mobilnya,
Di dalam Mobil Jun Pyo,
'Dasar Manusia... seenaknya saja... memaksa orang.. tadi, Mr.Lee.. sekarang Goo Jun Pyo... huffht..' cibirku dalam hati tanpa sadar dari tadi tangan Jun Pyo melambai di depan wajahku,
"Hello... Do you okay..?" tanya Jun Pyo yang merasa tidak di hiraukan,
"yya,,, I do..." kataku yang sadar dari lamunanku,
Mobil Jun Pyo mulai menancap gas dan "srttt... " mobil itu eluncur dengan sempurna,
Aku tertidur di dalam mobil karena mungkin terlalu lelah,
"Geum Jan Di... di mana rumahmu..?" tanya Jun Pyo smabil terus membawa mobilnya dengna kelajuan cepat,
"Geum.. Jan.. Di.." katanya smabil menekan namaku.
Jun Pyo melihat ke arahku lalu di dapatinya aku telah tertidur "hh.. dasar.. kau ini.." katanya yang memperhatikan wajahku yang sedang tidur.
Karena dia tidak tau harus mengantarku ke mana, jadi dia membawaku kerumahnya.
Kediaman Kel.Goo,
"Anyong Haseo agashi..." kata salah satu pelayan yang membuka pintu rumah itu,
Mereka sedikit terkejut ketika melihat dia menggendong gadis ke rumah mereka, karena yang mereka tau bahwa tuan mereka yang satu ini tidak akan membawa wanitanya untuk tidur di rumahnya.
Jun Pyo membuka pintu kamar tamu lalu membaringkanku di sana pelan dan lembut, sehingga tidak meembangunkanku.
"Selamat malam bidadariku..." kata Jun Pyo sambil menekan bibirnya di jidatku. End of Chapter,-
Minta kritik n sarannya yo sist..
![[biggrin]](http://www.smfnew.com/Smileys/default/biggrin.gif)
*terutama (mami, noona b, n Amira eonni..) ya sama author" yg laennya...*
![[smiley-dance013]](http://www.smfnew.com/Smileys/default/smiley-dance013.gif)