Author Topic: *save your love* CHAPTER 3 (18 dec '10)  (Read 7280 times)

Offline neiya

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1006
  • Location: depoook
    • View Profile
Re: *save your love*
« Reply #15 on: June 08, 2010, 01:47:19 pm »
Chapter 1...



"Sayang sudah mau berangkat?"

Aku menganggukkan kepalaku tanpa menoleh kearah omma..."Nee..."

dengan tergesa gesa aku segera berlari meninggalkan appa dan omma yang masih berada di meja makan menghabiskan sarapan mereka ke atas menuju kamarku..samar samar saat berjalan aku sempat mendengar keluhan omma..

"Yaiiish kenapa sih anak itu..sikapnya dingin sekali.."

"Biarkan saja..namanya juga lagi masa puber"

Begitu obrolan mereka yang kutangkap..namun aku tak peduli..dan balik lagi tentangku...kalian pasti aneh..kenapa aku tidak menuju pintu rumah..melainkan ke kamarku..ini disebabkan karna aku mempunyai sesuatu hal pada tubuhku yang tidak banyak dimiliki orang lain..oh mungkin jarang sekali ditemukan..aku memiliki dua pasang sayap di punggungku...


SRUUUUK..
Sayap putih seputih salju keluar dari punggungku...
Sraaaatt..
Terbang! Yaa..aku lebih suka berangkat ke sekolah menggunakan sayapku..ketimbang harus mengendarai mobil ditengah tengah kota seol yang macet di pagi hari....

Kalian pasti bertanya tanya kenapa aku memiliki sayap...biar kutebak..kalian pasti berfikir aku ini seorang malaikat? Dan dengan tegas akan kujawab BUKAN! Aku memiliki sayap tetapi aku bukan malaikat..hanya golongan ras manusia bersayap..ini semua terjadi padaku ketika aku berumur 15 tahun...



Flash back...


Duk duk duk..
Bunyi langkah kakiku tergesa gesa menuruni tangga..

"OMMA...OMMA..." Begitulah teriakkanku sembari berlari lari ke bawah dipagi hari sehabis bangun tiudr...

"OMO!!!!! MINO-A!!!" Teriak histeris omma sama sepertiku..

"OMO PUTRAKU!!!" Appa juga sama histerisnya seperti omma...

"OMMA! Kenapa saat aku bangun tidur tiba tiba ada sayap muncul dari punggungkuuuuu!!!!" Wajahku sudah sangat pucat..keringat dingin sudah bercucuran di pinggir dahiku.. Mana ada manusia yang tidak syok mengetahui dirinya mempunyai sayap...

SRAAAT..
Tiba tiba sayap yang berwarna putih bersinar keluar juga dari punggung ommaku...

"Omma..." Aku bergumam tak percaya.. "Apa maksudnya ini..."

"Horeeeeee!!! Aku tidak menyangka kalau ini semua bisa diturunkan oleh putraku...sayang..baiklah mungkin sudah saatnya kau tau kalau omma adalah seorang ras manusia bersayap..."

"MWO???ras manusia bersayap? Yaaa omma!! Lalu bagaimana aku hidup! Apa aku akan terus terusan membawa sayap besar di punggungku seperti ini? Oh tidak omma! Akh..aku pasti tidak bisa menikah seumur hidupku...." Rasanya aku ingin menangis saja..

"Pabo! Kalau tidak bisa kenapa kau bisa ada di dunia ini hah! Omma saja bisa menikah dengan appamu..." Omma melirik appa yang tepat berada di sampingku dengan tatapan penuh cinta.."

"Putraku! Appa hanyalah seorang manusia biasa...! Haha..tapi sayapmu ini bagus sekali ya..sangat putih..." Appa memegang sayapku penuh kagum...

"Mwo?? Syukurlah..berarti aku masih bisa punya pacar.." Aku menarik nafas lega...

"Well tetapi ada satu hal penting yang harus kau tau.." Pandangan omma begitu misterius sehingga itu membuatku sedikit takut..

"Mw..mwo? Jangan menakutkanku.."

"Masalahnya yaitu jika ada wanita yang kau sukai tiba tiba menyentuh punggungmu, maka sayapmu otomatis akan keluar dari punggungmu tanpa harus diperintah otakmu...dan kau tau kan bagaimana reaksi manusia yang memiliki sayap?"

" Te..terus aku harus ba..bagaimana..."

"Untung saja kaum kita diberikan kekuatan..."
SRAAAT..
Tiba tiba cahaya bulat seperti bola berwarna biru laut keluar di telapak tangan kanan omma...
"Ini dia kekuatannya..jika ada yang melihat wujudmu segeralah kau serang orang itu dengan kekuatan ini..sehingga orang itu akan lupa segalanya mengenai sayap yang ada pada punggungmu..."

"Araseo..." Jawabku lemah..tak ada gunanya menyesal..toh semuanya sudah terjadi..

"Nanti omma akan ajarkan bagaimana cara mengeluarkan kekuatan itu..."



End of flash back...


***



Begitulah ceritanya kenapa aku bisa memiliki sayap...awalnya aku ingin sekali membenci omma karna telah menurunkan hal yang aneh kepadaku sehingga aku tidak bisa menjalani kehidupanku dengan normal..tapi disisi lain karna sayap ini aku jadi bisa terbang...


SRUUUT!
Akhirnya kakiku menepak di atap sekolah..yang menandai kalau aku sudah sampai...
ZRaaaaat!
Segera ku sembunyikan sayapku...

"Yaiiish buluku banyak yang rontok.."


***
"Pagi mino-a!"

"Pagi mino oppa!"

"Pagi minossi..kok arahmu dari atap gedung sih..."

"Kyaa oppa anyoong!!"


Begitulah para gadis di sekolahku menyapaku setiap pagi seperti ini..mereka semua begitu mengagumiku..wajahku yang sangat  tampan..hidung yang mancung..mata yang tajam..tubuh yang profesional...dan kaya..begitulah gadis gadis itu menilaiku..sehingga mereka menobatkanku sebagai pria tertampan disekolah ini...

Aku sangat bertanya tanya dalam hatiku..padahal aku sudah memasang wajah dingin dan angkuh kepada mereka..tetapi entah kenapa alasannya mereka tak takut sama sekali..malahan lebih gencar terhadapku...fuuuuh..membuatku pusing dan muak! Melihat hanya dari segi fisik dan materi saja...


***

Sraaat..
Aku membuka pintu kelasku...

"Pagii minooooo.." Sapa gadis gadis dikelasku serempak! Sama sekali aku tak peduli dan terus saja berjalan ke kursiku

"Pagii broooo!!"
"Pagii tampaaaan"
Itulah suara kim joon dan kim bum sahabat baikku...hanya merekalah yang mau berteman denganku...pria lain mana mau..dengan alasan ' jika kami berada dekat mino pasti kami berasa menjadi orang yang sangat jelek sekali..dan gadis gadis pasti akan lebih mengerebuti mino...bisa bisa kalau seperti itu kami tak akan pernah mendapatkan pacar!' Begitulah perkataan para pria disekolahku...mereka memang tidak terang terangan langsung berbicara padaku..tetapi aku pernah berkali kali mendengar percakapan mereka di toilet seperti itu...

"Pagiiiii.."
Zruuuut
Aku menggeser bangkku dan duduk disana...
Kursi disebelahku kosong..itu karna aku yang minta..aku tidak suka para gadis duduk di sebelahku!
Joon dan bum berada tepat dibelakangku...

"Heii mino-a! Kau tau tidak dikelas kita akan kedatangan murid baru loh.." Bum berbisik mesra ditelingaku..

"Lalu apa urusannya denganku?" Jawabku ketus..

"Tentu saja sangat ada! Murid baru itu seorang gadis! Kau tau kan maksudku? Murid perempuan itu pasti akan memilih duduk disampingmu! Hahaha..." Tawa terdengar dari mulut bum..

"Mwo?? Anyiiii..sido!! Yaa bum kau tau sendiri kan aku lebih suka kalau kursi disebelahku kosong! Yaiiiish aku benci perempuan! Kau tau itu!" Aku begitu gusar..

"Antwe! Sudah kesepakatan kita kita kalau ada gadis yang duduk disebelahmu itu harus kita jahili habis habisan! Haha..itulah resiko orang tampan!"

Aku diam saja mendengar ucapan bum..memang benar..4 bulan yang lalu ada gadis pindahan ke kelas ini..dan dengan begitu bahagianya ia memilih duduk disebelahku..tapi apa yang terjadi? Itu semua tak bertahan lama..hanya 3 hari saja gadis itu sudah menangis nangis minta pindah tempat duduk..dan kalian tau siapa yang menyebabkan?? Tepat! Joon dan bum! Kedua orang itulah yang menjahili habis habisan gadis itu... Jadi itulah mengapa kursi disebelahku selalu kosong..tak ada yang berani menempati...


Draaap..draaap..
Sruuuuut!
Blaaaam!
Bunyi orang lari tergesa gesa..pintu di dorong dan langsung ditutup!

" Joon weo? Kau seperti habis dikejar hantu saja..." Tanya bum

"Anyiii..aku baru saja dari kantor..." Joon segera berjalan ke kursinya..

"Lalu?" Tanyaku basa basi

"Aku penasaran dengan anak baru itu! Cantik sekali..tetapi ada yang aneh pada rambutnya..."

"Mwo? Weo? Apakah gadis itu botak?" Tebakku asal..

"Paboo! Bukan! Hanya saja rambut gadis itu berwarna hijau..."

"Mwoooooo???" Bum begitu kaget mendengar pengakuan joon..




***

Wali kelasku mrs.yoon mulai memasuki kelas diikuti seorang gadis yang tadi sudah disebutkan ciri cirinya oleh joon.. Dan ternyata benar! Gadis itu memiliki rambut panjang dan berwarna hijau daun!

"Wooooooww.." Begitu bunyi suara anak anak di kelas melihat kedatangan gadis mencolok itu..

"Anyonghaseo! Perkenalkan namaku goo hye sun! Panggil saja aku hye sun atau kalian juga boleh memanggilku green..hehe"

"Waaah rambutmu mencolok sekali!" Celetuk salah satu temanku.

"Hehe begitulah.. Habis mau bagaimana lagi..ini sudah permanen dan tak bisa di cat ulang..jika ingin kembali kewarna semula aku harus menggunduli dulu rambutku..guru disini sudah maklum kok!"

"Nee! Sudah sudah...sunssi..kau mau duduk dimana..?" Tanya walikelasku..

Gadis itu tampak mengedarkan pandangannya keseluruh sudut kelas..dan tiba tiba pandangannya itu tertuju padaku!

"Itu! Disana saja bu!" Begitu katanya sambil menunjuk tunjuk bangku kosong disebelahku...

Joon dan bum mencolek colek punggung belakangku jahil..

"Cie..apa kubilang! Haha mangsa baru.." Celetuk jahil dari mulut bum..


" Baiklah silahkan sunssi.." Walikelasku mempersilahkan hye sun untuk segera duduk di bangku sebelahku...

"Baik bu!" Hye sun segera berlari lari kecil ke arahku..sepertinya ia tak merasa di pandangi begitu sebal oleh gadis lain yang ada di kelas ini...


"Anyooong! Perkenalkan aku hye sun! Tapi boleh kok panggil aku green!" Wajah gembira hye sun saat menyapaku membuatku sebal..

"Yaa anyong.." Jawabku ketus tanpa menoleh ke arah hye sun..

"Eh sun-a! Kau harus bayak bersabar ya duduk disebelah pria paling populer di sekolah ini..hehe" jelas joon

"Mwo? Populer?"

"Nee! Masa kau tak merasa sih? Menurutmu mino tampan tidak?" Tanya bum penasaran dengan jawabanku...

hye sun menaruh jempol dan telunjuknya di dagu..." Hm..tampan sih...tapiiii.. Wajah banci...! Hahahaha"

Joon dan bum sontak membelakkan matanya" MWO? Banci? Hahahahah" dan mereka ikut tertawa keras..sedangkan aku? Kukepalkan ke dua tanganku setengah mati menahan emosi..ini kali pertama ada seorang gadis yang mengataiku dengan sebutan'banci'



***

Jam pelajaran pertama...

"Mian bapak tidak bisa mengajar hari ini karna harus menghadiri rapat..."

Horeeeee
Asyiiiiiiikkk
Yihaaaaaa
Berarti jam bebas dong pak..

Jerit bahagia anak anak dikelas....

"Enak saja jam bebas! Tetap ada tugas!" Perintah mr.kim

Huuuuuuuuuuuuuuuu!

"Baiklah anak anak buka buku matematika kalian halaman 217.kerjakan sebaik mungkin dan kumpulkan hari ini juga ke ketua kelas!"

"Neeee paaaaak!!"

"Eh..mino sama sama ya bukunya..aku belum dapat.."

Bruuuk!
Aku lemparkan buku matematikaku ke hye sun dan segera merampas buku milik bum.

"Waaah sepertinya teman sebangkuku galak sekali.." Fikir hye sun...

***


Satu jam kemudiaaan...


"Akh! Ada yang mau antarkan aku ke toilet tidak?" Tanya hye sun kepada seluruh teman teman perempuan dikelas..

"......" hening tak ada yang menjawab..mereka sudah terlanjur sebal pada hye sun yang duduk manis disampingku...

"Eh green! Kami antar yuk!" Tawar joon dan bum sambil tersenyum...

"Ah..nee..hehe.." Sepertinya hye sun agak risih di antar cowok ke toilet...

"Eh mino kau tak mau ikut?" Ajak joon

"Malas ah!" Jawabku ketus

"Yaaah sayang sekali padahal kita mau mengerjai hye sun habis habisan! Haha"...

Ketiga orang itu akhirnya berlalu dari kelas...



***

15 menit kemudian....

"Joon...buuuum..masih jauh ya toiletnya..." Hye sun tampak merintih memegangi sedikit di bawah perutnya...kakinya agak gemetar menahan rasa kebelet yang luar biasa..

"Sebentar lagi kok green" jawab bum santai...

"Ini dia! Silahkaaaan" tawar joon dan bum gembira...

"Gumawoooo.." Balasku dengan gembira juga...

Cekleeek!
KYAAAA!!!!
Hye sun menjerit histeris

Aaaaaahh!! Ada maniaaaak!!!
Umpat pria yang ada di toilet...

Blaaaam!!
Pintu segera di tutup kembali..

Hahahahahahahahahahah
Tawa joon dan bum yang menggelegar..

"Joon...buuum...kurang ajar kaliaaaan!!! Rasakaaan ini!!"
Buuuuakk duuuuk...
Hye sun memukuli joon dan bum tanpa ampun....

"Akh mian miane sun-a! Kami hanya bercanda kok...baiklah kami akan antar ke toilet perempuan.." Rintih bum yang merasa begitu kesakitan...

"Coungmal?"

"Nee!"

"Araseo... Ayoo cepat! Aku sudah kebelet banget nih! Haha..."


***

Akhirnya joon dan bum mengantar hye sun ketempat yang semestinya..

"Ah leganya...gumawo joon..gumawo bum..." Hye sun memasang senyuman yang begitu manis...

Ternyata senyuman hye sun meluluhkan hati joon dan bum untuk menjahilinya habis habisan!

"Joon sepertinya hye sun anak yang asyik..tak apa jika hye sun duduk dengan mino.." Bisik bum..

"Nee! Aku juga berfikiran sama sepertimu.."

" Yaa! Kenapa kalian berbisik seperti itu? Mau mengerjai aku lagi yaa!!!"

Bun dan joon langsung refleks menggelengkan kepalanya.." Ngga kok green..hehe! Kachaaaaa"

"Kemana?"

"Tentu saja kantin! Lapar niiiihh.." Joon merangkul bahu hye sun..



***

Sementara itu...

Aku sibuk mengerjakan tugas matematika yang di berikan mr.kim...

Fuuuh..membosankan sekali..apa tadi lebih baik aku ikut joon dan bum...yaiiiish..sedang apa ya mereka? Ini sudah lewat 30 menit...


Draaap..draaaap..
Bunyi langkah kaki terburu buru terdengar....


Sruuuuk!
Blaaaam!


"Hosh...hosh..."
Nafas memburu dari joon dan bum! Mereka berdua segera berjalan menuju kursinya masing masing...


"Yaa darimana saja kalian?" Tanyaku penasaran

"Haah..kita kita tadi dari kantin pesan mie ayam..baru saja mulai makan tiba tiba ketahuan oleh mr.hyun...buru buru deh kita kabur..wuaah sayang sekali mie ayamnya...ya tidak green?" Bum menoleh ke hye sun.

"OMO!" Joon dan bum tampak kaget melihatku yang sedang asyik menyantap mie ayam..

"Yaa green bagaimana bisa kau membawa mangkuk mie ayammu ke kelas?"

"Tentu saja kubawa pakai tangan! Habis sayang sayang sih..." Jawab hye sun sambil terus melahap mie ayam pada mangkuknya...

"Waah kreatif ya..coba aku juga tadi begitu..." Tambah joon..

"Joon kau mau?" Tawar hye sun..

"Mau mau mau!aaaa..." Joon melebarkan mulutnya lebar lebar...

Sementara hye sun dan joon sedang makan mie ayam berdua, aku segera mengambil kesempatan bertanya pada bum!

"Yaa bum! Katanya kalian mau mengerjai hye sun habis habisan..tapi yang kulihat malah sebaliknya..kalian jadi makin akrab?weo? Apa yang sebenarnya terjadi?"
"Anyii..kami tadi sudah habis habisan mengerjai hye sun..hanya saja ia berbeda dengan gadis lain...haha aku dan joon jadi menyukainya..hye sun bukan tipe gadis cengeng dan pendendam..maka dari itu kami memutuskan untuk berteman saja dengannya..." Jawab bum sumringah

"Mwo? Tak masuk akal.." jawaban dingin kembali terlontar oleh mulutku

"Kau sih tadi tak ikut! Seru sekali loh..haha..dan mulai sekarang aku dan joon meresmikan hye sun untuk tetap duduk disampingmu!" Bum mengerlingkan sebelah matanya..

"MWOO???"






***

End of chapt...