CallMinsun
Welcome,
Guest
. Please
login
or
register
.
1 Hour
1 Day
1 Week
1 Month
Forever
Login with username, password and session length
News:
Home
Search
Calendar
Login
Register
CallMinsun
»
FANFIC
»
Regular Fanfic
»
*SEARCHING MY DESTINY* ON HIATUS
(Moderators:
revynska
,
Amira
) »
Message #9133
« previous
next »
Print
Pages:
1
...
6
7
[
8
]
9
10
...
13
Go Down
Author
Topic: *SEARCHING MY DESTINY* ON HIATUS (Read 9074 times)
Be my self
Admin
Hero
Posts: 7360
that winkkkk!!! *fainted
Re: *SEARCHING MY DESTINY* by Lovelyn, Miny, Endree, & Karin (prologue update Jun'5)
«
Reply #105
on:
June 18, 2010, 06:41:20 am »
ps: sorry chp ini kepanjangan jd ga bisa dipost dlm satu halaman
sambungan dari yg di atas
------------------------------------------------------------------------
Halaman depan sangat luas, dan lebih mirip hutan buatan daripada halaman sebuah rumah. Luasnya berhektar-hektar dengan jalan kecil berkelok-kelok yang sebelah kiri dan kanannya dikelilingi berbagai jenis pepohonan, bunga dan rerumputan. Saat turun dari mobil dan memandang ke sekitar, Min Hye mulai merasa seperti memasuki dunia dongeng. Dia berdiri membisu, menatap semu bangunan Villa yang menjulang tinggi dan megah dihadapannya. Bangunan tersebut berdiri kokoh dengan arsitektur bergaya eropa, lengkap dengan pilar-pilarnya yang tinggi mencakar langit dan agak lancip, memantulkan warna keperakan dari pancaran sinar mentari sore. Kaca-kaca panjang berwarna biru laut tampak mendominasi bangunan itu. Pagar-pagar pembatas mengelilinginya, tidak begitu tinggi tapi memberikan kesan nyaman dan mengundang. Tidak seperti bangunan-bangunan tua lainnya yang menciptakan kesan angker. Batu-batu besar, pohon-pohon rindang, rerumputan yang menghijau dan bunga-bunga kecil bertaburan di luar pagar-pagar pembatas, menciptakan nuansa lain dari villa Boseong, aroma musim semi yang sangat kental dan semerbak seiring bertaburannya benih-benih rumput ke udara. Tidak kelihatan kalau villa tua ini sudah berdiri lebih dari seratustahun lamanya.
“Agashi, sebelah sini .. ” seruan sopan pak Jang, supir keluarga Lee yang mengantar Min Hye, menyadarkannya dari keterpanaan. Pak Jang kemudian berjalan memasuki villa dengan membawa tas milik Min Hye keatas. Min Hye mengikutinya dari belakang. Mereka kemudian berjalan menuju ke lantai atas dan berhenti disebuah kamar tamu. Setelah meletakkan barang-barang milik Min Hye, pak Jang kemudian berpamitan.
Min Hye berjalan kearah jendela besar yang ada di dalam kamar itu, kemudian membuka jendela itu lebar-lebar. Angin sore yang sejuk berhembus menerpa wajah Min Hye. Min Hye menghirup udara dalam-dalam sambil memejamkan matanya. Ia merasa sedikit lega. Perasaan kesalnya tadi tiba-tiba menguap begitu saja. Cukup lama ia menikmati udara villa yang bersih sampai ia merasa perutnya yang mulai keroncongan karena kelaparan akibat tidak makan siang tadi. Min Hye kemudian keluar dari kamar itu. Berusaha mencari pelayan villa untuk menghidangkan makanan untuknya. Ia berjalan memutari villa tersebut, namun belum menemukan seorang pelayanpun disana. Min Hye menjadi kesal.
“Huh, dimana sih semua orang! dasar, kenapa aku harus dibiarkan kerepotan mencari mereka?” dengus Min Hye kesal. Gadis itu terus berjalan berkeliling hingga sampai ke sebuah teras terbuka di belakang villa. Dia berhenti saat melihat seseorang tengah berjongkok di tengah taman kecil, membelakanginya, terlihat asyik dengan sesuatu ditangannya.
“Mungkin ia tukang kebun disini?!", pikir Min Hye. Dengan tergesa dia mendekati orang itu.
“Hey, bisakah kau panggilkan pelayan dirumah ini? Aku sudah lapar” ujar Min Hye tegas setengah membentak. Orang itu tidak bergeming dari tempatnya.
“Yya, apa kau ini tuli hah? aishh aku sungguh benci harus mengulang-ulang perintah!!” bentak Min Hye lagi, lebih keras dari tadi.
Orang itu kemudian menghentikan kegiatannya. Dia berdiri, sambil berbalik kearah Min Hye dengan wajah dan tangan berlepotan tanah dia menjawab,“Maaf kalau anda lapar, anda bisa memasak sendiri karena ini bukan jam makan siang .. ",
Tapi, .. bersamaan dengan itu, ....
“Ka…Kauuuuuu!!!!", teriak mereka hampir bersamaan.
Tangan mereka saling menunjuk. Mata Min Hye terbelalak lebar, begitu juga pemuda dihadapannya, tidak kalah terkejutnya mendapati kenyataan bahwa orang kurang ajar yang memerintahnya ini ternyata orang yang pernah dijumpainya, orang menyebalkan di bandara. Huhhhhh ..........
=♥=♥=♥=♥=♥=♥=♥=♥=♥=♥=
Logged
EVIL SMILE ^^
'LOVE' ...
keeps it strong!!!
Our MinSun
Print
Pages:
1
...
6
7
[
8
]
9
10
...
13
Go Up
« previous
next »
CallMinsun
»
FANFIC
»
Regular Fanfic
»
*SEARCHING MY DESTINY* ON HIATUS
(Moderators:
revynska
,
Amira
) »
Message #9133