Author Topic: "Wish This To Become Real -Chapter Four-"  (Read 2555 times)

Offline lluluMH

  • Newbie
  • *
  • Posts: 79
  • I like her style boyish but still beauty love it
    • View Profile
Re: "Wish This To Become Real -Chapter Four-"
« on: June 26, 2010, 04:45:48 am »
-Chapter Four-


Additional cast : MMH : Manager Min Ho yang ngerekam aktivitas Minsun di Dufan


"SPECIAL FOR YOU GUYS"


Yaa begitulah kaliamat yang pertama muncul.
Setelah 5 detik kalimat itupun menghilang.


Lalu tampak sepasang kekasih yang terlihat sangat-sangat sempurna. Wajah mereka memancarkan sinar kebahagiaan yang sangat jelas. Senyum kebahagiaan itu tersungging manis di wajah mereka. Kami hanya bisa ikut tersenyum melihat mereka begitu bahagia sekarang.



Lalu sepasang kekasih itu mulai berbicara pada kami.
LMH : annyeong semuanya.. apakah tidur kalian nyenyak semalam?
GHS : pasti semalam kalian mimpiin kami kan?
LMH : hahahha pede sekali kau! *menjitak kepala hyesun*
GHS : *memasang wajah cemberut sambil mengelus-elus kepalannya*
LMH : yaaa kenapa wajah mu seperti itu? aku kan hanya bercanda sun-a.. melihat bibir mu seperti itu ingin sekali rasanya aku untuk menciumu.. mau aku cium?
GHS : *kaget dan tersenyum menatap mino* maauuuu tapi nanti saja setelah membuat video ini..[/size]



LMH : joungmalyo? oohh oke, akan ku tagih nanti janjimu..
GHS : *terkekeh* kau lihat saja nanti
LMH : awas kalau kau berbohong, akan ku makan habis kau nanti..
GHS : *tersadar* ya kenapa kita jadi membicarakan ini..? Mian semuanya, sebenarnya kami ingin kalian melihat bagaimana serunya jalan-jalan kami di dufan kemarin.
LMH : Ya, benar kata hyesun, kemarin kami sempat jalan-jalan sebentar ke dufan. Kalian pasti sudah penasaran kan? Kalau begitu lihatlah. Sementara kalian melihat video nya, aku akan menagih janji eonnie kalian tadi.. Oke selamat menikmati..

=========================================

Terlihat seorang wanita cantik berkulit mulus dan putih dengan mengenakan kaos putih berlengan panjang di balut dengan rompi berbahan levis, memakai topi fedora putih dengan celana jeans ketat yang melekat sempurna di kaki mungilnya.




Lalu terlihat juga kekasih nya yang sangat tampan dengan postur tubuh yang sangat ideal. Ia mengenakan kaos abu-abu yang di tutupi dengan kaos putih tanpa lengan, di padukan dengan cardigan berwarna abu-abu yang membuatnya semakin tampan, tidak lupa topi fedora putih yang sama dengan yang di kenakan kekasihnya, mata indahnya tertutupi oleh kacamata hitam.



Lihatlah betapa kompak nya mereka. Mereka memang sepasang kekasih yang sangat serasi


===========================================

MMH: Sudah siap?
GHS : *mengangguk*
LMH : *mengangkat jempol*
MMH: kachaaaa...

Setelah sampai di Dufan, sebelum turun dari mobil Minsun langsung mengenakan berbagai macam atribut untuk menutupi indentitas mereka yang sebenarnya. Untung saja di Dufan saat ini sedang ramai pengunjung, jadi tidak banyak orang yang memperhatikan mereka.

============================================

Minsun memulai penjelajahan mereka dengan menaiki permainan yang lumayan memicu adrenalin mereka. Kora-kora menjadi pilihan pertama. Seperti pengunjung yang lainnya mereka juga harus ikut mengantri. Candaan dan perbincangan ringan terjadi saat Minsun sedang menunggu giliran. Orang-orang di sekeliling mereka hanya bisa melebarkan matanya dan mengeleng-geleng kan kepalanya melihat betapa cantik dan tampannya sepasang kekasih ini. Bak seorang putri dan raja yang memang sudah di takdirkan untuk bersama selamanya.
Ada yang memperhatikan mino dengan kepala geleng-geleng melihat tubuh ideal mino yang sangat amat tinggi, ada yang melihat hyesun dengan menjilat air liurnya yang yang hampir saja menyentuh tanah karena melihat betapa mulusnya wajah hyesun tanpa ada cacat sedikitpun. Minsun hanya memperlihatkan senyum maut mereka, yang membuat para pengunjung semakin klepek2.

=============================================

Giliran Minsun tiba.
MMH: mino-ssi, kachaaa..
LMH : ne, kacha sun-a *menarik tangan hyesun*
Minsun memilih untuk duduk di deretan ketiga, dan manager mino mengambil tempat duduk di deretan pertama yang berhadapan dengan mereka, sebenernya ia tidak mau duduk di deretan pertama, tapi karena permintaan majikannya yang bawel, ya terpaksalah.

"Sudah siap semuanya? kalau begitu angkat tangan kalian dan teriak yang kerassss" itu adalah intruksi dari sang operator.
Karena melihat yang lain mengangkat tangan dan teriak Minsun ikut melakukan hal tersebut.
"Okeee, kita mulai permainan sekarang" begitulah kalimat berikutnya yang keluar dari mulut operator, tanda permainan akan segera di mulai.

Kora-kora mulai bergerak, perlahan tapi pasti kora-kora itu bergerak semakin lama semakin tinggi dan semakin tinggi. Tidak tampak sedikit pun rasa takut di wajah Minsun, mereka sangat menikmati permainan ini, topi fedora yang sedari tadi mereka pakai sekarang di lepas untuk sementara, kalau tidak topi itu bisa terbang dan nyangsang di atap rumah ku nanti *lol, lebay*
"HIYAAAAAAAAAAAAAAAA"
"HOOAAAAAAAAAAAAAAA"
"OMOOOOOOOOOOOOOO"
"AAAAAAAAAAAAAAAAAA"

Begitulah teriakan-teriakan yang keluar dari mulut Minsun. Genggaman tangan mereka tidak pernah terlepas. Mino selalu merangkul hyesun membawanya dalam dekapan hangatnya, mino sangat khawatir dengan kekasihnya. Setelah beberapa menit permainan pun selesai.
Saat turun dari kora-kora Minsun terlihat agak sempoyongan, mereka kehilangan keseimbangaan karena efek dari permainan tadi, manager mino langsung menghampiri mereka untuk membantu.

LMH : Bagaimana sun-a? kau senang? *mulai bertanya pada hyesun saat keadaan sudah membaik*
GHS : ne, tadi itu sangat menyenangkan.
MMH: permainan apalagi yang akan kita naiki sekarang?
GHS : hmmm aku mau yang basah-basah
LMH : *terkekeh* kalau begitu ayo kita main arung jeram.
MMH: oke, kachaaaaa..

===========================================

Sampilah mereka di tempat permainan yang di tuju. Sekarang Minsun kembali memakai topi fedoranya. Seperti biasa lagi-lagi mereka di perhatikan oleh orang-orang yang mengantri dengan tatapan yang sudah biasa bagi mereka. Tetapi Minsun sangat beruntung saat ini Dewi Fortuna sedang memihak pada mereka. Mungkin karena orang-orang sudah sangat terkagum-kagum dengan semua yang ada pada diri Minsun, jadi mereka sudah tidak peduli siapa mereka sebenarnya.
"mak nya dulu pas bunting ngidam apaan sih?"
"ini makhluk dua makannye apaan coba? sampe bisa kayak gini?"
"ckckckck, ape rahasianya bisa sampe kayak gini?"
Mungkin begitulah pertanyaan-pertanyaan yang terus berkutat dalam pikiran mereka.

Minsun dan manager mino sudah siap di posisi mereka masing-masing. Tempat yang mereka duduki mulai bergerak turun ke bawah. Semakin lama arus air semakin besar, dan mulai banyak percikan-percikan air yang membasahi tubuh mereka. Minsun tidak henti-henti nya tertawa. Mereka terlihat sangat senang. Setelah beberapa menit sudah Minsun menjelajahi arus air yang membuat mereka basah kuyup sekarang, sampailah mereka di tempat pemberhentian, selesailah sudah permainan basah-basahan.

=============================================

MMH: coba lihat tubuh kalian! seperti dua ekor anjing chihuahua yang sedang main kejar-kejaran lalu tiba-tiba tercebur ke sungai.
LMH : yaaa kau tidak lihat tubuh mu? kalau kami bagus seperti anjing chihuahua yang tercebur sungai, kalau kamu seperti kucing tercebur comberan! *tertawa puas*
GHS : husshh kau ini, manager mu sudah baik-baik memuji kita kenapa kau jadi mencelanya?
MMH: baguss..bagusss sun-a omeli saja dia.
LMH : yaa kau cari mati? kenapa kau jadi membelanya sun-a?
GHS : memang kau yang salah kok.
MMH: yaa sudah..sudah jangan bertengakar karena aku, sekarang kita cari ruang ganti untuk mengganti baju kita.
LMH : araseo, kacha.. *menarik tangan hyesun*

Setelah menemukan ruang ganti Minsun langsung berpisah, mino ke ruang ganti cowok, dan hyesun ke ruang ganti cewek. Sayangnya pak manager ikutan basah kuyup juga sih, jadi gak ada yang ngerekam aktivitas Minsun yang sekarang deh..*hmpfh*

==========================================

Hyesun sudah selesai mengganti pakainnya. Sekarang hyseun mengenakan kaos putih agak kecokelatan dengan hiasan jaitan berbentuk kantong di pinggir kiri yang di tutupi dengan cardigan belang-belang berwarna putih-cokelat, leher jenjangnya di balut dengan selayer warna-warni yang membuatnya semakin mempesona, dan rambutnya yang hitam lekat di kuncir satu di pinggir kanan.



Sedangkan mino mengganti pakainannya dengan kaos hitam yang di padukan dengan jaket berwarna abu-abu dan celna ketat berwarna putih. Mino tidak kalah terlihat menawan dengan kekasihnya.


Setelah mereka sudah siap dengan segala macem atribut yang tadi mereka pakai untuk menututupi indentitas mereka. Minsun dan rombongan memutuskan untuk melanjutkan penjelajahan mereka dengan menaiki permainan biang lala.

===========================================

Minsun sudah berada di dalam biang lala, tetapi saat ini mereka hanya duduk berdua saja, sedangkan manager mino dan yang lain di tempat yang terpisah, tetapi hanya beda satu tempat saja, jadi manager mino masih tetap bisa merekam Minsun dengan baik. Saat merekam manager mino dan yang lain tidak pernah lupa untuk melihat keadaan sekitar apakah ada yang memperhatikan Minsun atau tidak. Tetapi syukurlah tidak ada seorang pun yang memperhatikan Minsun dengan tatapan mencurigakan. Mungkin mereka sedang menikmati pemandangan kota Jakarta di atas sana.

Lama keheningan terjadi di antara Minsun. Mereka hanya berkutat pada pikiran mereka sendiri. Setelah beberapa menit, akhirnya mino mengeluarkan suara juga.
LMH : sun-a apa yang kau pikirkan sekarang?
GHS : yang aku pikirkan sekarang adalah hubungan kita, mengapa kita harus menjalani hubungan seperti sekarang ini? apa kita pernah membuat banyak orang kecewa pada kita, sampai-sampai kita harus menjalani hubungan seperti ini? Sebenarnya aku sudah mulai lelah, tapi rasa cinta ku padamulah yang semakin hari semakin menguatkan ku, jika aku sedang termenung dan memikirkan masalah ini, rasanya ingin sekali aku untuk mengakhiri semua ini, tetapi mengingat perjuangan kita yang sudah lama kita lakukan demi mempertahankan cinta kita aku semakin kuat untuk bersabar dan terus bersabar. Ku pikir perjuangan itu akan menjadi sampah yang terbuang sia-sia jika kita mengakhiri semua ini. Aku tidak ingin melihat karir mu hancur hanya karena diriku, tetapi aku juga tidak ingin kehilangan mu yang selalu mendukung ku. Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang?
LMH : gomaweo sun-a kau sudah ingin bersabar dan menunggu waktu yang tepat untuk kita mempublikasikan hubungan ini. Tetapi aku yakin seiring berjalannya waktu mereka pasti bisa menerima hubungan kita. Kita hanya tinggal menunggu waktu yang tepat sun-a. Aku tau cintamu sangat besar padaku dan juga sebaliknya, cintaku tidak kalah besar untuk mu, maaf jika selama ini aku membuatmu menderita, tapi ku mohon jangan menyerah sampai di sini sun-a.
GHS : *butiran-butiran bening mulai bermain di kelopak matanya* ne, aku akan terus berusaha untuk mempertahankan cinta kita. Dan ku mohon tetaplah berada di smping ku mino-a.
LMH : *mengusap pipi hyesun* ne, aku akan selalu ada untuk mu, menangislah jika itu membuat perasaanmu baikan, tetapi aku ingin inni adalah tangisan yang terakhir yang pernah aku lihat. Aku tak ingi melihat mu sedih seperti ini. Araseo!
GHS : ne, gomaweo mino-a
LMH : *memeluk hyesun*



cr : minyounglee

Manager mino yang ada di seberang sana ikut terhanyut dalam kesedihan yang di alami Minsun. Dia tau betapa lelahnya Minsun, dia adalah salah satu saksi akan cinta mereka. Betapa susah nya mino membagi waktu untuk bertemu dengan hyesun walaupun hanya untuk beberapa jam saja, atau mungkin beberapa menit saja. Manager Minsun sebenarnya sangat sedih melihat Minsun seperti ini. Tetapi mereka juga tidak bisa berbuat apa-apa. Andai kalian tahu betapa indah dan tulusnya cinta Minsun, tetapi mengapa masih ada orang yang belum bisa menerimanya? Tetapi kami yakin Minsun pasti bisa melewati semua ini. Dengan kekuatan dan ketulusan cinta mereka seberat apapun beban dan masalah yang harus mereka lewati, Minsun pasti bisa melewatinya dengan mudah.

"THE END"


Begitulah kalimat yang muncul saat Minsun berpelukan. Kami tidak kalah sedih dengan Minsun, kami benar-benar heran mengapa Minsun harus menutup-nutupi hubungan mereka hanya karena antis yang BODOH? Padahal kami yakin akan banyak yang bahagia jika mengetahui hubungan mereka yang sebenarnya. Dan kami sebagai minsunerz hanya bisa menunggu dan terus menunggu. Semoga sekarang Minsun baik-baik saja. Dan semoga ada kejutan yang akan di berikan Minsun untuk kami semua. Aminnn...


End Of Chapter
[lovestruck]
EUNHAE IS SAME LIKE MINSUN !!!!!!!!!! LOL