Author Topic: * wishes come true... * chapt 5(ENDING) update 27 OKTOBER '10  (Read 7514 times)

Offline neiya

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1006
  • Location: depoook
    • View Profile
mau update NIH  [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]

Offline neiya

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1006
  • Location: depoook
    • View Profile
End of chapt…



Sebulan setelah perginya minho kembali ke jepang…

heaaaaaahh!! Hiaaaaatt!!! Heaaaahh!!!
Begitulah suara nafasku yang begitu memburu dan terpacu saat berhadapan dengan lawanku. Keringat deras sedari tadi penuh membanjiri seluruh tubuhku. Musuhku kali ini benar benar kuat. Ia bernama –miyu kobayashi-. Murid yang diboyong ayahku dari jepang. Usia miyu berbeda 5 tahun dariku, beliau berumur 23 tahun.. sebenarnya miyu asli korea, namun saat berumur tiga tahun ia terpaksa menetap di jepang karna urusan pekerjaan orang tua. Jadi tak susah berkomunikasi dengannya sebab beliau fasih dalam berbahasa korea meskipun sedikit di campurkan dalam bahasa jepang..

Ayah sengaja membawa miyu ke korea karna memang miyu memiliki kualitas bermain yang begitu sempurna, maka dari itu ayah memutuskan untuk miyu sebagai pelatih baru ditempat pelatihan taekwondo miliknya bersamaku.

HEAAAAH!!
BRUUUK!
-aku berhasil dijatuhkan oleh miyu-
Lengan kanannya memeluk leherku kuat kuat.

“akh…..” rintihku menahan sakit dipunggung akiabat terbentur lantai yang cukup keras

“sun-a gwenchana?” tanyanya khawatir padaku. Ia langsung dengan gesit membawaku untuk bangkit ke bangku peristirahatan.

“nee onnie..kau memang hebat!aku sampai kewalahan menghadapimu!” kuberi dua jempol tanganku padanya. Tanda bahwa aku benar benar mengangumi permainan dari miyu.

Miyu tertawa sembari menyodorkan air mineral padaku,” haha.. kau juga hebat sun-a!” balas miyu memujiku

“hehe.. tapi tak lebih hebat darimu…”

Tiba tiba miyu melingkarkan tangannya dipundakku,” hei…. Sebetulnya kau belum mengeluarkan seluruh kemampuanmu kan?”

“mwo??”kutatap miyu dengan pandangan bingung dari ucapannya barusan

“apa yang sedang kau fikirkan sun-a?”

JLEB!
Hatiku seperti tertancap sebuah benalu yang begitu tajam. Ternyata miyu bisa merasakan apa yang tengah kurasa..

“darimana kau tau aku sedang memikirkan sesuatu onnie?”

Miyu tersenyum nakal padaku,” hehe, ingat dongsaeng! Umurmu jauh diatasku, aku lebih memiliki pengalaman hidup dibandingkan kamu! Biar kutebak, kau pasti sedang memikirkan kekasihmu?”

Sialnya! Tebakan miyu benar benar nyaris sempurna membuatku mati kutu!

Malu malu aku pun mengangguk mengakui,” nee….”

“temuilah…”

Aku menggeleng lemah,” antwe…”

“wee antwe?”

“karna ia jauh.. jauh sekali..tidak bisa ditempuh hanya dengan menaiki bus saja…”

“mwo?”

Aku tersenyum melihat kebingungan dari wajah miyu,” JEPANG! Dia sekarang berada di jepang.”

“ah..arasseo..jauh juga ya…”

Aku mengangguk lemas,” nee jauh…”

Miyu tiba tiba berdiri,” aigoo.. aku tidak tau seperti apa hubunganmu dengan kekasihmu itu sun-a. tetapi aku hanya bisa memberimu sedikit nasihat. Ah anyi… maksudku sedikit masukan lebih tepatnya. Aku bisa memahami perasaanmu. Pacaran jarak jauh bukanlah hal yang mudah, butuh banyak kesabaran, keberanian, dan paling terpenting adalah kepercayaan yang besar dalam menjalankan hubungan itu. Jadi sebaiknya jangan terlalu memendam perasaanmu sun-a. kau masih muda, masih banyak hal yang bisa kau lakukan. Kau masih berhak untuk memilih dan memutuskan.” Miyu menatapku penuh kelembutan…

Aku tidak bisa berkata apa apa menyahuti ucapan miyu padaku.. yang aku bisa hanya berusaha mencoba mencerna kata disetiap kalimat yang diucapkannya padaku..


***


Malam harinya…..

Tulululut…
Ponselku bordering tanda ada satu pesan masuk. Dengan penuh semangat tinggi aku menggenggam ponselku cepat cepat. Berharap pesan itu berasal dari minho yang begitu kurindukan..

Pip!
-sun-a..ini aku,kyu! Temui aku dipantai besok sore, ada hal penting yang ingin kusampaikan padamu.kumohon datanglah…-

Ternyata pasan itu dari kyu- aku terdiam mematung membaca pasan tiba tiba darinya.
“kenapa..bukankah diantara kita sudah tidak ada apa apa lagi..” gumamku pelan

Memang benar..semenjak minho hadir didalam hidupku, perlahan demi perlahan aku sudah bisa memaafkan pengkhianatan kyu..bahkan sekarang telah sepenuhnya memaafkan. Kyu maupun eunhye..sungguh. hanya saja untuk bertemu aku masih belum bisa..karna jika berhadapan dengannya, aku tidak tau maaf itu bisa bertahan atau tidak. Karna aku perlu waktu..

-miane..diantara kita sudah tidak ada yang perlu dibicarakan. Semua bagiku hanya masa lalu..jalani saja hidupmu.-
*sending massage*

Aku menghela nafas panjang dan menjatuhkan diriku diatas kasur..

“minho..aku merindukanmu. Sangat…..” desahku berat.

Tulululut
Tiba tiba ponselku kembali bordering. Kali ini bukan pesan yang masuk, melainkan sebuah telpon..kulihat dilayar ponsel tertera nama –kyuhyun- disana. Refleks saja tanganku langsung mereject telpon darinya.

“hei kau itu kenapa sih! Aneh! Dulu kau menjauhiku. Tetapi kenapa sekarang kau datang lagi!” keluhku kesal.

Tulululut
Ponselku bordering kembali.
Masih sama –kyuhyun- yang menelponku. Kesal karna terganggu aku kembali mereject telpon darinya.

Tululululut
Lagi kembali ponselku bordering..

“YAAA WEE!!!! “ makiku keras.

“sun-a..gwenchana??”

Jleeeb!!!
Suara MINHO. Akh…

“minhossi! Mianhae…” sesalku. Bodohnya!!!!

“yaaa wegude??” bisa kudengar suaranya begitu mengkhawatirkanku

“a…anyi..hanya saja tadi ada orang iseng yang terus menelponku..hehe..” akhirnya aku berbohong demi menghindari pertanyaan yang lebih lanjut dari minho..,” minhossi..bogoshipho…”

“nee bogoshiphoyeo…” jawabnya begitu lembut terdengar..

“apa kabar? Kau kemana saja sudah dua hari baru menghubungiku.. ” nada sedih terluncur dari mulutku.

“mian..aku sibuk sekali sun-a..tugas akhir ini membuatku tersita banyak waktu..sekali lagi mian..”

“arasseo.. kau belum menjawab pertanyaanku satu lagi…”

“mwo? Kabar?ahh.. kabarku baik..” kekeh minho

“hm.. minhossi…..”

“wee?”

“kau…kapan kau datang….” Gumamku pelan. Sungguh aku ingin sekali ia datang..aku ingin memeluknya erat. mendekapnya..dan berkata padanya kalau aku tidak mau ia pergi lagi dari hidupku..

“………secepatnya..” jawab minho singkat. Tidak kuduga jawabannya begitu ringan terucap. Apa ia tidak merasakan bagaimana rasa rindu ini begitu menyiksaku.. apa ia tidak merasakan itu seperti aku sekarang ini?

“ah… arasseo..aku akan selalu menunggumu…” suaraku sedikit bergetar menahan air mata yang kutahan mati matian agar tidak tumpah membasahi pipiku. Aku tidak ingin minho mengetahui kalau aku sedang sedih.

“baiklah.. sun-a. mian aku harus menutup telponnya. Masih banyak yang aku harus kerjakan..”

“ah nee.. bersemangatlah minhossi.!!!”

“nee. Gumawo sun-a.. anyong..” pamit minho

“anyong…”

Pik.
Telpon pun langsung terputus…

Sruuuukk..
Ku sembunyikan seluruh wajahku dalam dalam dari balik selimut.. disitulah air mata yang sedari tadi mati matian aku tahan akhirnya tertumpah juga.. aku menangis untuk minho.. jujur perasaanku sedikit mulai goyah.. sayup sayup perkataan miyu kembali terngiang di benakku.. -Aku bisa memahami perasaanmu. Pacaran jarak jauh bukanlah hal yang mudah, butuh banyak kesabaran, keberanian, dan paling terpenting adalah kepercayaan yang besar dalam menjalankan hubungan itu. Jadi sebaiknya jangan terlalu memendam perasaanmu sun-a. kau masih muda, masih banyak hal yang bisa kau lakukan. Kau masih berhak untuk memilih dan memutuskan-





***



“pagi sayangku…” seru appa padaku. Beliau sedang asyik dengan penggorengannya. Celemek pink senantiasa menemaninya kala ia sedang memasak.

“pagi appa..” srruuuuk. Aku menggeser kursi dan duduk manis diatasnya. Kedua tanganku ku taruh di pipi guna menopangnya. ,” hari ini sarapan apa kita?”

“tumis sayuran. Kau suka sayang? Anak appa harus banyak makan sayuran agar sehat dan bertenaga! Arasseo??” ucapnya penuh semangat. –selalu-

“nee appa. Kau tidak harus berkata begitu padaku setiap hari.. arayeo…” dengusku sebal

“auuuuush… sayangku, kau tidak kuliah?”

“anyi.. aku masuk siang appa.” Jawabku sembari menghirup wanginya tumis sayuran yang baru saja matang.,” hmm.. sepertinya lezat!”

“haha masakan appamu ini apa sih yang tidak lezat!!” beliau menepuk tepukkan dadanya bangga.

“anyi.. masakan minhossi jauh lebih lezat dibandingkan masakan appa!!” balasku tak terima. Namun di detik berikutnta aku tersadar kalau aku telah keceplosan berbicara…

“mwo?? MINHOSSI?? DHUGU???” appa mendekatiku penasaran

“……. Bukan apa apa..” kugelengkan kepalaku cepat cepat.

“hei. Kau mencoba berbohong ya.. ayo cepat beritahu appa!!”

“aiiiish.. arasseo!! Dia pacarku!!”

“pacar?? Bukankah kau berpacaran dengan kyuhyun??” appa semakin tidak mengerti.. yaa bisa kulihat dari mimik wajahnya

“anyi.. aku dan kyu sudah berakhir app. Dan kumohon jangan bicara apapun lagi tentang kyu..kumohon..”

“mwo? Sebenarnya apa yang sudah terjadi selama appa meninggalkanmu ke jepang sayang?” desahnya sedih melihat raut wajah kecewaku saat menyebut nama –kyu-

“ gwenchana appa.. yang jelas sekarang putrimu ini sudah memiliki kekasih baru. Pokoknya jauh lebih tampan dari kyu. Juga jauh lebih dewasa dari pria manapun! Hehe..” kali ini aku gembira sambil membayangkan wajah minho

Appa tersenyum penuh arti padaku,” aigoo.. dari wajahmu kau pasti sedang jatuh cinta berat ya?waah appa jadi penasaran dengan si minho itu. Bisakah kau bawa dia pada appa?appa ingin melihatnya.. seperti apa sih sampai sampai putrid semata wayang appa ini begitu fallin in love?” godanya padaku. Beliau mencubit kedua pipiku gemas.

“aaaah appa!! Dia sekarang berada di jepang!”

“mwo? Jepang?? Yaa bagaimana bisa? Waah appa semakin penasaran nih!!”

“apa appa mau mendengarnya?”

“tentu! Apapun itu yang behubungan dengan putri appa, appa pasti selalu mau mendengarkan. Terlebih lagi jika sudah menyangkut seorang pria.”

“arasseoooooooooo….”

Jadilah selama sarapan, aku menceritakan semuanya pada appa bagaimana prosesnya aku bisa sampai bertemu dengan minho, tapi untuk tinggal serumah selama appa tidak ada tentu saja itu tidak masuk dalam cerita. Bisa bisa aku dipenggal jika memberitahunya. Haha…


***


Siang harinya..

Aku sudah siap untuk berangkat ke kampus..untuk siang ini karna cuaca sedang musim dingin, aku memutuskan untuk memakai celana jeans hitam ketat dengan dipadukan kaos putih polos dan blazer berwarna senada dengan jeans yang kukanakan. Untuk rambut tentu saja ku kuncir ekor kuda.

Siang ini appa tidak ada dirumah. Beliau sudah berangkat menuju klub taekwondonya bersama dengan miyu. Sependengaranku sejak dua hari yang lalu klub taekwondo milik appa sedang banyak dibanjiri oleh member member baru. Syukurlah…..

Langkahku begitu riang menelusuri trotoar.. sedikit iri juga saat melihat beberapa pasangan berlalu lalang dihadapanku.hehe.. namun langkah riangku tidak berlangsung lama saat tiba tiba saja langkahku terhenti begitu melihat siapa yang tengah berada dihadapanku sekarang.. pria yang semalam memberikan pesan padaku..menelponku berkali kali untuk menyuruhku datang menemuinya.. –KYU-

“kyu…”aku terkejut melihatnya

“sun-a….”ia pun tak kalah terkejutnya sepertiku.


***


Shaaaa… shaaaa…
Begitulah bunyi ombak berdesir di pantai saat bertubrukan dengan batu karang…

Sudah terlanjur bertemu dengan kyu, jadinya aku memutuskan untuk menuruti apa yang ia inginkan.. ia ingin menemuiku dan berbicara. Baiklah..akan kudengar. Namun sudah sepuluh menit kami berdiri menghadap ke pantai, namun satu diantara kami tidak ada yang mau membuka mulut. Kami berdua sama sama terbungkam dan terdiam dalam fikiran kami masing masing.

“wee?? Apa yang ingin kau bicarakan?” akhirnya aku yang memulai pembicaraan. Berdiam lama lama akan membuatku membuang waktu.

“……miane,…”

“mwo? Untuk apa?”

“untuk semua.. terlebih untukku yang telah meninggalkanmu dan memilih untuk bersama eun hye..” ucapnya pelan.. kami berdua tidak saling menatap. Pandangan kami lurus kedepan menatap deburan ombak yang kian mengencang..

“aku sudah tidak peduli.. lagipula aku sudah memaafkan kalian. Jadi kumohon kalian jangan merasa bersalah lagi padaku, karna aku sudah melupakannya.” Seruku dingin.

“aku akan memutuskan eun hye..”

Ucapan kyu sukses membuatku menoleh dan menatapnya tak percaya,” mwo??”

Kyu tiba tiba menghadap padaku.. kedua tangannya ditaruh pada pundakku, lalu ditatapnya kedua mataku dalam dalam.. entah mengapa aku menurut saja dan tidak memebri perlawanan sedikitpun atas tingkahnya padaku…

“sun-a.. setelah aku menjalani dengan eun hye ternyata aku tidak menemui kebahagiaan dari dirinya. Sebab semua berjalan terlalu sempurna. Tidak ada pertengkaran sama sekali dalam hubungan kami..eun hye selalu serius dalam segala hal. Diawal memang aku mengarapkan kisah cinta seperti itu..namun makin lama ternyata kisah seperti itu sangat membosankan..berbeda sekali saat bersamamu. Kau manja..kau selalu berbicara padaku jika tidak ada yang kau suka dariku. Tidak seperti eun hye.. ia selalu menerimaku dan tidak pernah protes apapun mengenai sifat, kebiasaanku, dan sikapku..aku baru menyadari itu setelah aku melepasmu sun-a.. aku baru benar benar sadar ternyata hanya kau yang bisa membuat hariku bahagia dan penuh warna…” ucapnya lirih..

Aku terdiam mematung.. namun hanya sepuluh detik saja. Sebab di detik ke sebelas, aku cepat cepat menepis tangannya yang mendekap pundakku erat dengan kasar. Kutatap matanya penuh kebencian yang teramat. Kurasa ucapannya sudah sangat keterlaluan. Bukan padaku..tapi pada eun hye..

“mwo? Apa kau sadar dengan yang kau ucapkan barusan kyu? Kau baru saja membanding bandingkan aku dengan eun hye!! Apa kau tidak ingat sebulan yang lalu kau menelponku? Berkata padaku kalau kau mencintai eun hye! Kau mencintainya karna ia wanita yang feminin dan keibuan! Jauh berbeda denganku yang hanya tau ilmu bela diri bukan ilmu memasak!! Kau tau betapa hancurnya aku saat kau berkata seperti itu hah!!! Tapi sekarang kau malah berbica hal yang sebaliknya! Kau malah meninggikan aku dan merendahkan eun hye! Memangnya kau siapa!!!!! Aku tidak menyangka di dalam hatimu ternyata tersimpan rasa egois seperti ini. Kau jahat kyu. Anyi bahkan sangat jahat lebih tepatnya!! Kalau kau mau tau aku begitu menyesal telah mencintaimu!” emosiku meluap luap.. kali ini kukeluarkan semua yang memang ingin kukatakan padanya. Aku puas. Puas sekali.. ucapan ini memang pantas untuknya.

“nee aku mengerti! Aku memang egois! Aku memang sangat jahat! Aku bodoh telah melepasmu sun-a!! tapi aku sekarang sudah menyadarinya. Aku memang benar benar menyukaimu!” tes.. tes… kali ini jauh diluar dugaanku kyu menangis.. menangis tanpa suara..hanya air mata yang jatuh dan bahu yang bergetar…,” miane sun-a.. miane.. aku benar benar menyesal…”

“………” hening… melihatnya seperti itu ak jadi terdiam. Ini pertama kalinya aku melihat kyu menangis.. menangis karna aku.. pria di dpanku ini sungguh rapuh.

“sebenarnya apa maumu…” nada suaraku kali ini lebih lembut. Amarah yang sempat memuncak kini mulai luluh..

Kyu mendongakkan kepalanya yang tertunduk. Hatiku mencelos saat melihat wajahnya dengan jelas. Wajah itu terlihat begitu terluka dan penuh penyesalan…” aku…aku mau mengulang sekali lagi bersamamu sun-a….”

“mwo??”



***


HEAAAAH… HIAAAAAAAAAAAT!!
BRUUUUUUUUUUUKK!!
Miyu berhasil dijatuhkan oleh mr. goo

“bangkitlah!” mr goo mengulurkan tangannya pada miyu untuk membantunya bangkit.

“aaaaush! Gumawo!” ucap miyu menyambut tangan mr. goo

“permainanmu makin bagus miyussi. Tidak salah aku memboyongmu kesini.” Puji mr. goo

“haha.. kau terlalu memuji ajussi. Putrimu tak kalah hebatnya.” Kekeh miyu

“hahahaha nee! Putriku memang bringas sekali. Tapi itu wajar jika mengingat bagaimana aku menggemblengnya mengajari taekwondo dari ia berumur 8 tahun.” Mr. goo membenarkan ucapan miyu

“putrimu benar benar manis ajussi.” Puji miyu

“tentu! Haha…” mr. goo beradadi atas angin mendengar pujian miyu pada putrid semata wayangnya. “ ah miyussi omong omong apa kau tau siapa kekasih baru hye sun?” Tanya mr. goo penasaran

“mwo? Ah anyi.. aku hanya tau pria itu bernama minho dan sekarang sedang berada di jepang.”

“sama saja sepertiku. Aku juga hanya tau segitu saja.” Gumam mr. goo

“haha.. tenanglah ajussi, hye sun anak yang pintar. Ia pasti bisa memilih mana yang baik untuk dirinya, karna ia sudah dewasa. Kau sebagai orang tua hanya bisa memantau dan member nasehat saja.” Ucap miyu sembari mengelap wajahnya dengan handuk kecil

“nee.. haha.. yaa! Omong omong kau jauh lebih muda dariku tapi mengapa malah aku yang diajari olehmu! Aigooo..” mr. goo menggeleng gelengkan kepalanya. Tapi ia senang karna memang yang dikatakan miyu itu benar.



***


“antwe.. Mian..” tolakku halus

“ wee antwe..??” kyu tampak kecewa dengan penolakan atas permintaannya padaku

“aku sudah menemukan seseorang yang bisa membuatku nyaman jika berada disisinya.. seseorang yang bisa membuatku begitu merindukannya saat iya jauh dari pengelihatanku.. aku yakin kau tau siapa dia karna kalian pernah bertemu..”

Kyu tampak mengingatnya…” minho?”

Aku mengangguk mantap,” nee.. dia orangnya. Dia yang sudah merubah hari hariku saat kau pergi. “

“ sun-a.. aku bisa memahami itu. Minho hanya pelampiasanmu saja kan?”

Langsung saja perkataan kyu membuatku melakukan protes keras,” anyi!! Sama sekali bukan pelampiasan! Aku benar benar menyukainya!”

“ bukan! Itu pelampiasan sun-a..” kyu membalas protesku tak kalah kerasnya

“yaa kau tidak berhak memvonis perasaanku! Semua ini aku yang menjalani dan merasakan! Lagipula kau tidak punya hak lagi atas aku! Arasseo!!!” kyu kembali membuatku emosi.

“ tapi….”

Sebelum kyu melakukan pembelaan, dengan cepat aku segera memotongnya,” aku mencintainya. Sangat. Perasaan yang kurasakan sekarang jauh berbeda saat bersamamu. Kumohon jangan menggangguku lagi..” pintaku

“kyu tertawa renyah,” ha..ha.. aku kalah…”

“mwo?”

Kyu menatapku dan menghentikan tawanya.” Aku kalah sun-a.. aku benar benar terhempas oleh kesalahan yang kuperbuat sendiri. Dan ini akibatnya….aku harus kehilanganmu tanpa ada kesempatan kedua..”

“miane.. tidak akan pernah ada kesempatan kedua.. karna satu kali sudah cukup untuk merasakan semua…”

“sun-a…”

“nee?”

“apakah aku boleh memelukmu??”

Aku terkejut dengan permintaan kyu ini,” mwo??”

“kumohon hanya sekali saja.. untuk terakhir kali…”pinta kyu sedikit memaksa..

“mian aku tidak bisa…” tolakku sekali lagi..

“kumohon sun-a.. hanya pelukan perpisahan..” kyu benar benar begitu memohon..

Perlahan dan ragu ragu aku mulai melangkahkan kaki mendekat padanya..aku tersenyum dalam hati. Ternyata perasaanku selama ini benar dan terbukti sekarang. Berdekatan dengan kyu tidak ada lagi debaran jantung yang begitu kuat. Semua biasa saja… tanganku terulur memeluk pinggangnya.. dan saat itu juga tubuhku dan tubuh kyu menyatu..

Kyu tersenyum pahit. Ia mambalas pelukanku erat erat,” gumawo sun-a.. gumawo.. dan juga miane..” air mata kembali menitik di kedua belah pipinya. Kali ini isakkan mulau terdengar seiring dengan semakin derasnya air mata yang keluar dari pelupuk mata kyu.

“ gwenchana kyu.. semuanya sudah berakhir..” ku tepuk tepuk lembut punggung tubuhnya..

Untuk lima menit kami terus pada posisi seperti itu.. berpelukan untuk benar benar melepas satu sama lainnya.. bukan melupakan.. karna seperti yang kubicarakan sebelumnya. Seseorang tidak akan pernah bisa melupakan sebuah kenangan yang sudah pernah dialaminya sekalipun kenangan itu begitu menyakitkan sebab aka nada saja sebuah hal yang mengaitkan kita dengan kenangan kenangan itu… 

Perlahan aku mulai mengendurkan pelukanku.. dan makin lama pelukan itu terlepas…

“kyu…”

“hmm?”

“bisakah aku memintap padamu untuk yang terakhir kali?”

“apa itu?”

“……kumohon tetaplah bersama eun hye…”

Kyu terdiam…”aku…”

“aku mengerti kenapa kau bisa berbicara seperti tadi, tapi alangkah baiknya jika kau tidak membanding bandingkan seseorang, karna setiap orang itu berbeda. Ada kekurangan dan kelebihan, untuk itu tuhan memberikan kita sebuah pasangan guna melengkapi kekurangan dan kelebihan itu..kau mengerti kan maksudku?”

Kyu mengangguk..

“percayalah.. cinta itu datang karna terbiasa… ”

Kyu tersenyum,” gumawo sun-a….”





***


Sore harinya seusai pertemuanku dengan kyu…


Akhirnya aku membolos juga dari jadwal kuliahku.. tapi itu semua sama sekali taka pa jika dibandingkan dengan perasaanku sekarang. LEGA. Itulah yang tengah aku rasa.. beban yang masih mengganjal dihatiku kini terlepas.. sekarang aku benar benar sudah bisa melepas masaku yang dulu.. aku benar benar sudah merelakan kyu bersama dengan eun hye sebab semuanya sudah jelas..kami sudah berjalan masing masing nersama kebahagiaan kami…

“aku pulaaaaaaaaaaaang!!” sahutku saat sampai rumah

“………………………” hening tidak ada yang menjawab

“auuush appa pasti masih berada di club.” Langkahku terhenti di depan pintu kulkas, dengan cepat aku mengambil seboto air mineral dari dalamnya..

Gluk…glukkk.
Begitu hausnya aku hingga hanya dua kali teguk, air mineralku langsung habis…..

“ahhh enaknya….” Seruku menatap botol mineral yang sudah memulihkan dahagaku. Tiba tiba saja pandanganku tertuju pada pohon sakura besar di halaman belakang rumah.. seperti terhipnotis kakiku pun mulai melangkah mendekatinya..

Memori memori kenanganku bersama minho kembali bertebaran dalam ingatan..dipohon itulah banyak kenangan kami berdua.. setiap kami berbincang dan bercanda saat seusai makan malam pasti di sini. Dibawah pohon sakura…

Ku elus elus lembut batang kekar pohon sakura itu.. lalu dengan semangat aku mulai memanjatnya..
HUP!!
Untuk hitungan 15 detik aku sudah terduduk manis diatas pohon itu…

“minhossi..bogoshipho…” aku mulai menangis sedih… ,” hu…hu… benar benar kangen kamu……hu…hu…” karna appa sedang tidak ada, ini adalah kesempatanku untuk menangis meraung raung meluapkan rasa rinduku yang sudah tidak bisa terbendung lagi…

“hiks…hiks…” cukup lama aku menangis.. yaa kurang lebih sepuluh menit. Itupun sudah cukup membuatku lelah dan berkeringat.. energiku banyak terkuras habis untuk hari ini..

“ukkkhhh..” ku usap sisa sisa air mata yang masih menempel di pipiku.. pelan pelan akupun bangkit berdiri bersiap untuk segera turun.. namun sial memang sial, karna musim dingin batang kayu itu begitu licin sehingga apa yang tidak aku inginkan pun terjadi…

“KYAAAAAAAAAAAAAA….” Kakiku terpeleset!

BRUUUUUUUUUUUUUUK!!
Aku terjatuh!!!!!

“akhhh..” aku merintih sambil memejamkan mata akibat rasa takut.. tapi ada yang aneh.. kok TIDAK SAKIT??

“sun-a gwenchana??” Tanya seseorang begitu khawatirnya.

Suara yang begitu kukenal.. suara yang sudah beberapa hari terakhir ini membuatku memangis saking merindukannya.. tuhan apakah sekarang aku sudah berada di surga?

“yaaa sun-a! gwenchana?” Tanya nya sekali lagi dan sukses membuatku tersadar dan membuka mata cepat.

Syok dengan penglihatanku….”minhossi??” ucapku tidak percaya.. saat ini aku tidak berada jatuh ditanah, melainkan jatuh di dalam gendongannya..

“nee ini aku.. gwenchana?” nada khawatir masih terdengar darinya.

Air mataku kembali menetes dengan indahnya..” Hu..huuu.. minhossi..benarkah ini kau? Hu..hu.. minhossi….” Tak bisa lagi aku menahan diri untuk tidak memeluk tubuhnya.. di dalam gendongannya aku menangis tersedu sedu dan memeluk erat lehernya..

“sun-a.. sebenarnya ada apa denganmu..” minho menurunkanku tanpa melepas pelukannya pada pinggangku. Ia membalas pelukanku tak kalah eratnya..

“minhossi..bogoshipho…nomu nomu nomu nomu nomu bogisipho…hu..hu…” kupeluk minho lebih dan lebih erat lagi.. sumpah demi tuhan aku tidak mau ia terlepas lagi dariku, sudah cukup..

Minho tersenyum,” nee bogoshiphoyeo…karna begitu merindukanmu makanya aku kesini karna tau kekasihku sedih disini…” minho mengusap usap kepalaku.



Tuhan… ternyata minho bisa merasakan betapa aku merindukannya disini…




***


Aku dan minho sekarang sedang terduduk di bawah pohon sakura sambil menteruput segelas cokelat panas..

“appamu kemana?” tanyanya sambil merangkul pundakku

Kusenderkan manja kepalaku di pundaknya,” appa masih di club taekwondo..”

“oh…. “

“minhossi!”

“wee?”

“apakah kau mau tinggal lama disini?” tanyaku penuh harap dengan jawaban –iya- dari mulutnya.

Ia menggeleng cepat,”anyi…”


Kekecewaan menyelimutiku,” wee…?”

Minho membawaku kedalam pelukannya,”miane.. aku kesini karna benar benar merindukamu.. “

Perlakuan lembut minho kembali membuatku menangis,” hu..hu… jangan pergi..”

Mendengarnya minho semakin mempererat pelukannya padaku,” hei.. kemana hye sun si jagoan yang pintar berkelahi dan penumpas preman preman yang aku kenal?” minho melepas pelukannya dan mengusap air mataku lembut dengan jari jarinya..

“jangan menggodaku.. hu..hu..” malu dengan sifat cengengku yang baru baru ini muncul, langsung saja untuk menutupinya kupeluk lagi minho dan menyembunyikan wajahku di dada bidangnya.

“hehe.. kau manis sekali kalau sedang malu malu seperti ini sun-a…” kekeh minho..

“yaaaaaa!!”

“hahahahaha…..”

Aku tidak tau harus berkata apa kepada tuhan untuk hari ini selain kata –terimakasihku-.. hari ini aku betul betul bahagia sampai sampai aku tidak mau hari ini berakhir..

***

“tunggu aku…”

“tentu..”

“dua minggu lagi..”

“mwo?”

“dua minggu lagi aku akan menetap di sini.”

Aku membelakkan mata tak percaya,”mworagu?”

Minho tersenyum nakal,” aku mendapat rekomendasi untuk bekerja di rumah sakit shinhwa dari pihak kampus karna prestasiku.aku kesini sekaligus mencari sebuah apartemen. Jadi tunggulah aku dua minggu lagi sun-a. setelah itu kita akan melewatkan hari bersama.”ucap minho lembut

“joungmalyeo?” ulangku meyakinkan diri. Aku tidak mau dan tidak terima jika ini semua palsu.

“nee sayang.. bersiaplah untuk menjadi ny.lee minho..” candanya yang sukses membuat jantungku berdegup sangat kencang.

Minho tersenyum mengulum.. aku membalasnya dengan senyuman lebar tanda sangat bahagia.. perlahan ia memajukan kepalanya padaku.. mata nya tertuju pada bibirku dan semakin meredup seiring jarak yang semakin mendekat. Akupun melakukan hal yang sama.. memejamkan mata menyambut bibir padat itu menyentuhku…

Cuppps..
Minho mencium bibirku lembut dan dalam.. hanya ciuman dengan bibir yang saling menempel satu sama lain, tanpa lumatan dan esapan.. hanya begini saja aku sudah begitu bahagia dan merasakan bagaimana betapa minho begitu menyayangiku..
Satu menit akhirnya minho melepas ciumannya..

“saranghae minho…” aku mendaratkan ciuman sayang di kening minho dan disambutnya dengan senyuman..

“aku jauh lebih mencintaimu…” perlahan tangan kanan minho menyentuh lembut pipiku, sementara tangan kirinya memegang tengkuk leherku menguncinya. Minho kembali mendekatnkan wajahnya padaku..dan akhirnya bibir padat itu kembali mendarat di bibirku..minho menyesap setiap sudut bibirku penuh kelembutan.. dihisap dan di lumatnya bibirku.. kami berdua terus berciuman tanpa berniat melepasnya..


Di dunia ini semua orang pasti ada yang pernah tersakiti dan menyakiti.. namun disetiap rasa itu pasti terselip kebahagiaan yang tersimpan. Kebahagiaan itu pasti akan datang dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu.. aku percaya itu, karna hal itu sudah terjadi pada hidupku.. aku sudah mendapatkan seseorang yang benar benar mencintaiku begitupun sebaliknya. Sekarang yang harus ku lakukan adalah menjaga semua pemberian tuhan ini dengan rasa kasih sayang dan keprcayaan.. karna dengan itu kebahagiaan yang sudah ku dapat akan terus terjalin….




---***---

END OF STORY…










TERIMAKASIH BUAT YANG UDAH SETIA BACA FF WCT INI. MIAN KALO ENDINGNYA KURANG MEMUASKAN YA [biggrin]

Offline Echyn MinHo LeeSun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 635
  • gaya ala RATHOT + CASSAMINONG.. haha
  • Location: manado
    • View Profile
yeeaahhh  [smiley-gen013] [smiley-gen013]
akhirnya ONEY......................... [smiley-dance013] [smiley-dance013]
baca dulu akh....................  punk punk punk
hehe  [hmff] [hmff] [hmff]
http://i54.tinypic.com/2w30vac.jpg[/img]

favorite couple
MinSun
KhunToria :D [/center]

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
nieyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

gw ampe lupita ama FF yg ini, jdnya gw review balik bacanya, and yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa, kok dah ending sich neiy [hmff] [hmff] [hmff] [hmff]

tapi gw suka ama ceritanya, walaupun tanpa ada [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] tp ceritanya sweet banget , mino yg dewasa dan perhatian pada hye sun yg tomboy, .....tp endingnya loooooonnnngggggg chapie yach , and sweet kisses minsun di bawah pohon sakura, mmmmmm jd pengen di kissu mino di bawah pohon sakura ( uupppsssss lirik2 mami ).

and kyu nyesel setengah mati yech pengen balikan ama hye sun and ngejelek2in eun hye yg dulunya dipuja mati2an ama kyu, aaarrgggggggg dasar LAKI _ LAKI!!!!!!!!!!!!!!!!!!, tp bagus juga hye sun dan kyu dah baikan lagi dan friendship hug,

nieya thengkyu thengkyu thengkyu!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

NOTE : UP DATE MR POPULAR DUNKS SAY [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]



    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

gwendolyn

  • Guest
gumawo sist neiy udh update. .
Ahh, akhrx hppy ending jga. .
Minho romnts bgt sch, blg hyesun bklan jd ny.lee
 [smiley-dance013]
 [smiley-dance013]
 [smiley-dance013]
 [smiley-dance013]
[smiley-dance013]

Chainezz_Vian

  • Guest
Gumawo sist uda d update [flowers]    yahh uda end, kangen nie ama wct [cry]     sist, ending'a nangung tuh [hmff] bikin sampe wedding do0nx. Hehe [hmpfh]       tapii mino sweet amat tiba" nongol pas bgt hye sun lagi kepeleset. . . Jadii sweet bnget dech [lovestruck]       
       
s7 ama sist shanty update mr.p do0nx. . . Hwaiting sist .^^.

Offline aisshin

  • Senior
  • ****
  • Posts: 875
  • cute LEADER SNSD ! ^^taeyeon^^
  • Location: sidoarjo
    • View Profile
gomawo sist update [flowers]
ending yg bner2 so sweeeeeeeeeeeeeet [lovestruck] [lovestruck]

BAIFERN & MARIO [lovestruck]

Offline Putri Minsun

  • Newbie
  • *
  • Posts: 19
    • View Profile
Anyong...
Salam kenal ya..  [mischevolous] [smiley] [hug] [hug]

So sweettttt endingnya... [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]
Yang romantis gini lebih nyambung ke hati..Cinta jarak jauh membuahkan cinta untuk selamanya.. [hmpfh] [hmpfh]
Ketemunya kok di bawah pohon..Wkwkwkwwk [biggrin] [biggrin]

That's very interest..
Jangan dilupain yang lain ya?? [lovestruck] [lovestruck] [on]
Tahnks..

Offline revynska

  • Police
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1639
    • View Profile
Neyney tengkyuuuuuu udah diupdate ^^

Sweeeeeeeeeetttttttttt bgt ney i lke it mreka bs ngejaga hubungan walaupun terpisah jarak yg sangat jauh jarak ga menghalangi cinta mreka so sweet^^

congrats neyney udah ending lanjot ke ff yg laennya ditunggu ff2 terbarunya ^^


ADAM COUPLE SELCA

Offline kelinci_hilang

  • Senior
  • ****
  • Posts: 518
    • View Profile
Cuma satu kalimat "ending yang menyenangkan n lebih melekat d hati"