Author Topic: ^THIRTY DAYS CHANGES^ ~CHAPTER 18, ENDING, update 27 Mar'12~  (Read 43844 times)

Offline neiya

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1006
  • Location: depoook
    • View Profile
Anyoooong ^^

mamiii..aku baru baca ff km yang inii niih..hihi *telat*


Buruaaan update next chaptnya miii..update..update..update.. ^^

Offline karin.lullaby

  • Senior
  • ****
  • Posts: 557
  • Always you in my eyes, in my life, in my breath...
    • View Profile
~~
« Reply #241 on: April 02, 2010, 07:32:01 am »
Duh mami....
Baik deh...
Kemarin udh di update yg bengkok...
Hari ini yg TDC juga...

Mam... Sini aku kasih [cheek kiss] dulu...
Tadinya mau nyandera si Mino di toilet, cuma gk jadi gr" mami mau update.... ^^

mam... Buruan mam.... Kaga sabar nih...

it was CRAZY LITTLE THING CALLED LOVE

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
noona b, elu ga perlu ngalong karena gw post sekrg [hmpfh]

neiya, baru baca ya heehe selamat gabung di ff ini [biggrin]

karin, elu selalu gitu deh klu ada maunya [hmpfh] [hmpfh]

lya, mudah2an emang lebih panjang dr kemarin deh, tp gw rasa sih yg ini emang lebih panjang ..

all, chp kali ini ceritanya cuma satu hari, bersambung pula dari kemarin jd ttp nih di hari keduabelas, ga nambah2, capek deh gw [heh] [heh]





Kilasan dari chapter lalu ...

Miss Son Jie Ah mengangguk. Dengan sikap sempurna dia berdiri dari kursinya dan mulai membuka map file yang terletak di depan meja. Dia berdeham sejenak, kemudian berkata dengan suara lantang,
"Menurut pihak asuransi ......


Sampai di sini Miss Son Jie Ah menghentikan suaranya lagi. Kembali dia mengedarkan pandangan ke seluruh sudut ruangan. Semua orang sedang memandanginya dengan tegang. Ruangan itu menjadi sangat sunyi dan hening ketika Miss Son Jie Ah berhenti berbicara selama tiga menit.

"Hasil dari penyelidikan ini mungkin sangat mengejutkan tuan-tuan, ... begitu juga denganku, tuan Jung dan tuan Yoon yang sudah mengetahuinya terlebih dahulu ... ehmmmm ... ", Miss Son Jie Ah terbatuk sebentar. Dia berusaha membersihkan kerongkongannya yang tiba-tiba seperti tersumbat oleh ludah yang mengental.

Setelah itu dia berkata lagi, " .... pihak asuransi tidak akan bertanggungjawab terhadap kejadian tragis yang terjadi pada proyek 'Great Building & Seoul Spirit' .."

Ruangan rapat itu langsung menjadi gaduh begitu Miss Son Jie Ah mengeluarkan perkataannya. Orang-orang yang ikut dalam rapat itu saling  berisik satu sama lain. Berkata dan saling berdebat satu sama lain sehingga Miss Son Jie Ah tidak mampu mengeluarkan suaranya. Kata-kata selanjutnya tenggelam dalam kegaduhan yang memekakkan telinga.

Aku berdiri dari kursi dan berkata keras, "Tapi mengapa Jie Ah-sii? "



Pertanyaanku yang sangat keras membuat semua orang kembali memusatkan perhatiannya ke Miss Son Jie Ah.

".... Ini .... ", kelihatan ragu-ragu sebentar sebelum melanjutkan perkataan selanjutnya, " .. Kasus ini akan diserahkan ke tangan berwajib yang khusus menyelidiki masalah korupsi karena .. karena telah terjadi kecurangan dan permainan kotor dibalik proyek besar ini ... "

Ruangan itu kembali gaduh dan berisik. Mr. Jung dan Mr. Yoon saling berpandangan sambil mengelengkan kepala. Tampang mereka terlihat kusut.

Aku masih mengerutkan wajah ketika Raymond menyikut lenganku dengan lengannya, "Seperti dugaan kita semula .. ", bisiknya pelan. Sangat pelan, tapi cukup untuk ditangkap oleh telingaku.

Aku mengangguk sambil menghembuskan nafas perlahan. Berita ini tidak terlalu mengejutkanku karena dari semula aku sudah curiga sudah terjadi kecurangan dan permainan kotor dalam kejadian ini. Yang tidak kumengerti adalah siapa sebenarnya dibalik peristiwa ini.

Aku mengedarkan pandangan dan berhenti tepat didepan wajah Mr. Jung. Pemimpin tertinggi dan sekaligus pemilik dari 'Seoul Spirit, co.' itu kelihatan tertekan. Iya, dia lebih kelihatan  tertekan daripada gelisah. Dia tidak mungkin terlibat dalam permainan ini. Lagipula tidak ada untungnya dia merampok perusahaan sendiri.



Kemudian aku berpaling kepada Mr. Yoon dan memperhatikannya dengan pandangan menyelidik. Tampangnya tidak berbeda jauh dari Mr. Jung. Aku tidak begitu mengenal Mr. Yoon karena ini pertama kalinya aku bertugas di negara ini. Walaupun sudah beberapa kali bertemu dengannya ketika dia mendatangi Honkong untuk beberapa konferensi dan rapat bersama  presiden direktur  Lau, aku tetap tidak bisa  menebak apa yang ada di balik wajah topeng itu. Mr. Yoon merupakan seorang pria  yang sangat berwibawa dan mempunyai jiwa kepemimpinan yang tinggi. Dia terlahir untuk itu dan tidak ada seorangpun akan meragukannya, begitu juga aku.

Aku mengeleng perlahan. Sangat sulit kalau hanya menebak tanpa bukti. Kemudian aku mengamati satu persatu orang-orang dalam ruang rapat ini. Para direktur  beberapa departemen lain dari kedua perusahaan bersangkutan dan juga beberapa sponsor dari proyek ini. Semuanya kelihatan sangat gelisah. Dan saya yakin beberapa dari mereka tersangkut dalam kejadian ini.

"Jie-Ah-sii .. apakah ... apakah pihak asuransi dan pihak berwajib sudah .. sudah mengetahui siapa dalang dari semua ini?", tanya salah satu utusan dari 'East Paradise, ltd', salah satu sponsor pendirian gedung Great Building & Seoul Spirit, tergagap-gagap.

Miss Son Jie Ah mengalihkan perhatian kearahnya, "Belum tuan Park tapi .. mungkin juga mereka sudah mengetahuinya tapi tidak mau memberitahu kita terlebih dahulu sebelum semua bukti terkumpul ... "

Setelah itu wanita bertampang serius itu mengalihkan perhatiannya lagi ke tengah ruangan, "Untuk sementara tidak ada yang bisa kita lakukan, masalah ini kita serahkan ke tangan berwajib dan pihak asuransi akan melepaskan diri dari semua ini .. Semua kerugian yang terjadi akan ditanggung oleh pihak kita dan ... bagi semua yang mungkin terlibat dalam permainan kotor ini tidak diperkenankan meninggalkan Korea dalam dua minggu ke depan .. "

Kembali .... kegaduhan terjadi dalam ruang rapat yang sangat luas itu.

"Ohhh .. lalu bagaimana dengan rapat yang sudah dijadwalkan? .. Saya harus terbang ke Amerika buat pengeluaran saham terbaru 'East Paradise' lusa pagi!! .... Lelucon apa ini?", teriak salah satu dari mereka, yang duduk di sebelah Mr. Park.

"Soesongheyo, tuan Kim, .. tapi saya rasa anda harus membatalkan rencana itu .. ", kali ini Mr. Jung yang mengeluarkan suaranya.

Orang itu segera berpaling kearah Mr. Jung. Dia tertawa tertahan, "Membatalkannya? .. anda bercanda kan, tuan Jung? .. Anda tahu bagaimana pentingnya rapat itu?"

Mr. Jung menghembuskan nafasnya, "Fuhhh .. sekali lagi soesongheyo, tuan Kim ... Saya tahu rapat itu sangat penting dan akan sangat mempengaruhi kekokohan dan kestabilan harga saham 'East Paradise' di pasaran tapi ... kita tidak punya jalan lain ... Mungkin ... anda bisa mengutus orang lain ke sana atau .. kalau tidak, mungkin anda bisa meminta orang-orang dari anak perusahaan sana untuk mewakili anda .. ".

Mr. Kim tertawa kecut mendengar alternatif lain yang diberikan Mr. Jung.
"Ha .. ha .. saya tidak punya pilihan lain kan?", dia mengangkat tangannya ke atas, "Fine! ... Sial benar perusahaanku harus menerima akibat fatal dari kerjasama ini ... "

"Soesongheyo ... ", kata Mr. Jung pelan. Hatinya sudah memanas tapi ditahannya agar tidak meledak. Bagaimanapun Mr. Kim adalah sponsor utama proyek ini jadi dia harus hormat padanya walaupun sikapnya sangat menjengkelkan.

Kemudian dia berpaling pada Miss Son Jie Ah, "Jie Ah-ssi ... anda bisa melanjutkan hasil penyelidikan selanjutnya ... "

Wanita itu mengangguk, lalu melanjutkan perkataannya yang tertunda selama  dua puluh menit akibat perdebatan para petinggi itu.
"Cuma itu hasil sementara yang didapat .. jadi harap tuan-tuan semua tidak meninggalkan Korea selama dua minggu ke depan ... pihak berwajib akan menghubungi kita lagi setelah mereka mendapatkan bukti yang cukup dari peristiwa ini .. ".

Mr. Jung mengedarkan pandangannya ke seluruh sudut ruangan.
"Rapat ini sampai di sini dan saya berharap tuan-tuan dan nona-nona  tidak akan terpengaruh dengan hasil rapat ini .. Bekerjalah seperti biasa dan .. mohon kerjasamanya, seperti pemberitahuan dari Jie Ah-ssi, mohon tuan-tuan dan nona-nona tidak meninggalkan Korea sampai batas waktu yang diberikan pihak berwajib ... "

Keadaan kembali gaduh setelah tenang sebentar, ketika Miss Son Jie Ah memberikan laporannya. Mr. Jung dan Mr. Yoon kelihatan menghembuskan nafas perlahan sebelum berdiri dari duduknya dan keluar dari ruangan itu. Yang lain mengikuti langkah mereka. Suara berisik masih terus terdengar sampai mereka semua meninggalkan ruang rapat.

Sekarang tinggal aku dan  Raymond cs dalam ruangan itu. Aku menyenggol lengan Raymond dan berkata padanya, "Keluar sekarang .. "

------------------------


"Leader, masalahnya semakin rumit ... ", bisik Raymond di telingaku, ketika kami menyelusuri lorong panjang menuju ruang kantor sementara yang dipersiapkan khusus buatku.

"Ini sudah saya perkirakan dari semula ... Terlalu mencurigakan kalau cuma satu pihak yang berada di balik masalah ini ... Proyek ini sangat besar jadi tidak mungkin ada yang berani melakukan kecurangan, kecuali ..  kalau  ada kerjasama solid di dalamnya .. ", aku balas berbisik.



Aku tersenyum dan mengangguk perlahan ketika beberapa rekan kerja di perusahaan ini melewati kami.  Aku tidak begitu akrab dengan orang-orang dari anak perusahaan ini. Kebanyakan waktuku dihabiskan dengan bekerjasama dengan Raymond cs sehingga terhadap orang-orang di sini aku hanya menyapa ala kadarnya.

"Jadi .. ada yang akan ditangkap dari peristiwa ini?", tanya Raymond dengan mata melebar.

"Kejadian seperti ini selalu terjadi, Ray ... Orang-orang picik dan serakah selalu ada di mana-mana, apalagi dengan proyek sebesar ini, keuntungan yang mereka peroleh tidak sedikit ... "

Kami sampai di depan pintu ruang kantorku. Aku berbalik dan menghadapinya, tersenyum kecil sambil melanjutkan perkataanku, "Kamu akan belajar banyak dari kejadian ini, Ray .... Bersiaplah buat perang selanjutnya ...". Aku menepuk pundaknya dua kali, kemudian  memutar tubuh, membuka pintu ruang kantor dan masuk ke dalam.

----------------------


Malam harinya .....

Aku memundurkan kursi yang kududuki ke belakang. Bahuku terasa penat setelah berkutat selama 2 jam dengan denah Florest Hotel. Kupalingkan wajah ke jam kecil di meja kerja .. sudah jam sepuluh malam. Aku bangkit dari kursi, melepaskan kacamata yang kupakai ke meja, lalu menuju ke kamarku.

Langkahku terhenti ketika pintu kamar Angel dibuka dari dalam. Angel keluar dari kamar dengan hanya terbalut kemeja putih longgar transparan yang hampir memperlihatkan seluruh bagian tubuhnya. Bra dan underpants yang dipakainya terbayang jelas dari balik kemeja transparan itu. Warna hitam kelihatan menonjol dibalik warna putih kemeja tersebut.

Mataku melebar. Angel mendekatiku dan melingkarkan sepasang tangannya ke leherku. Aku bisa merasakan panas tubuhnya yang melekat ketat di badanku. Walaupun aku memakai cardigan yang cukup tebal tetap saja semua itu  terasa jelas di kulit leher dan tubuhku.

"Mau tidur denganku malam ini?", tanyanya dengan suara mendesah.

Matanya meredup. Dia mengigit bibir bawah perlahan. Sensasi yang luar biasa. Tapi aku tetap tidak bergerak dari tempatku. Seperti patung, aku memaku di tempat. Angel mendongak kemudian berjinjit perlahan  sehingga wajahnya semakin mendekat ke wajahku.

Dia mulai melumat bibirku dengan bergairah. Bisa kurasakan bibirnya yang lengket dan lidahnya yang panas  memasuki mulutku. Aku masih tidak membalas ciumannya. Angel mendesah perlahan. Suara yang mengairahkan bagi semua lelaki normal yang mendengarnya. Tapi entah mengapa tidak berpengaruh bagiku.

Pada menit kelima, Angel tiba-tiba melepaskan ciuman dan pelukannya. Dia mendorongku ke belakang.
"Why ... ?", dia bertanya dengan wajah dan mata memerah.

"What?", aku balas bertanya.

"Mengapa kamu selalu pasif? .. Mengapa selalu saya yang memulainya? .. Dari permulaan hubungan kita sampai sekarang selalu saya yang aktif? .. MENGAPA LEE MIN HO? MENGAPA?"

Aku menunduk perlahan, "Sorry .... "

Angel melangkah kedekatku dan mengelus lembut wajahku, "Saya tidak keberatan menjadi yang aktif dari hubungan ini .. saya benar-benar tidak keberatan ... tapi .. mengapa kali ini kamu tidak membalas ciumanku?  mengapa? .. Kita sudah lama tidak bertemu, apakah kamu tidak merindukanku?"

Aku mengangkat wajah dan mendapati pandangan memelas dari Angel.
"Saya merindukanmu, Angel .. dan ini sesungguhnya ... tapi ... "

Perkataanku belum selesai ketika Angel menempelkan bibirnya lagi ke bibirku. Dan sekali lagi dia menciumku dengan bergairah. Lidah itu kembali memasuki mulutku. Aku sangat terkejut dan tanpa sadar,  dengan gerakan cepat aku mendorongnya ke belakang.

Angel membelalakan matanya. Dia sangat terkejut dan airmata mulai mengalir keluar dari sudut matanya.  Aku sendiri langsung tertegun dengan apa yang kulakukan barusan. Aku memandanginya penuh penyesalan.
"Sorry Angel .. bukan maksudku ... "

"BUKAN MAKSUDMU?? ......... Kamu berubah Lee Min Ho!! .. Kamu benar-benar berubah!! ... Karena gadis itu kan? Karena gadis jelek itu ... ". Angel memotong kata-kataku dengan suara gemetar.

"Jangan mencampuradukan masalah ini dengan Hyesun! .. Ini tidak ada hubungannya dengan dia .. ", jawabku keras.

Angel semakin membelalakan matanya. Aku juga sangat terkejut dengan perkataanku tadi. Mengapa emosiku jadi tidak terkendali setiap ada orang menjelekkan Hyesun? MENGAPA?

"Kamu selalu membela dan membantunya, dua hari yang lalu begitu, sekarang juga begitu, dan .. ha .. ha .. kamu masih mengatakan tidak ada hubungannya dengan dia?  ... Hyesun? Begitu mesra panggilan itu .....". Angel tertawa histeris.
"SAYA BENCI PADAMU, LEE MIN HO!!! ... SAYA SANGAT MEMBENCIMU!!!"

Angel membalikan tubuh dan berlari ke kamarnya. Pintu kamar itu ditutup dengan suara keras ............. bungggggggggg .............



Aku tersentak dan tersadar dari lamunan ketika suara keras itu memasuki telingaku. Dengan cepat aku melangkah ke kamar Angel dan memukul pintunya keras-keras dan berulangkali ..... bukkkkkkk .. bukkkkk ......
"ANGELLL!! .. BUKA PINTUNYA!! ... ANGEL .... PLEASE, JANGAN BERBUAT YANG TIDAK-TIDAK!! .. KITA BISA MEMBICARAKAN LAGI MASALAH INI DENGAN KEPALA DINGIN .. ANGELLLLL!!!". Aku berteriak keras dan memukul pintu kamar terus-menerus sampai tanganku menjadi merah dan terasa nyeri.

Masih tidak terdengar jawaban dan suara dari dalam kamar. Aku jadi semakin gelisah. Angel kelihatan sangat sedih dan terguncang dengan tindakanku tadi. Ohhh .. my god, mudah-mudahan wanita itu tidak berbuat macam-macam ...

Sepuluh menit berlalu .. aku sudah menghentikan semua kegilaan yang kulakukan terhadap pintu kokoh dihadapanku. Sepasang punggung tanganku  lecet-lecet dan mengeluarkan darah. Terasa sakit dan nyeri. Aku memperhatikan pintu dihadapanku dengan putus asa. Perlahan .. aku membalikkan badan dan menjatuhkan diri ke lantai dekat pintu. Badanku menyandar di dinding yang terasa sangat ..  sangat  .. dan sangat dingin. Aku merasa beku.

Kepalaku tertunduk .... dan perlahan ..  menelungkup di antara kedua lutut. Pikiran sumpek karena semua pekerjaan yang  kutangani ditambah masalah Angel dan Hyesun 'ohhh .. tidak! Hyesun tidak ada sangkutpautnya dengan masalah ini! .. Tapi .. benarkah? ... ', membuatku tak bertenaga. Aku ingin melarikan diri dari semuanya. Dan ini sangat mengejutkanku karena selama ini aku tidak pernah mempunyai perasaan seperti ini.

klikkkkk ...... bunyi halus itu membuatku menangkat kepala dan menoleh kearahnya. Angel keluar dari kamar dengan dandanan seronok. Gaun hitam yang sangat pendek dan sangat ketat, ditambah kerah deep V yang membelah bagian dada sampai hampir ke pusar. Lipstik merah menyala dan pewarna mata berwarna emas terang ditambah boots berhak tinggi membuat penampilannya terlihat menakjubkan. Rambutnya yang hitam berombak dan panjang tergerai sampai ke pinggang, menaungi wajahnya yang feminim dan sexy.



Aku segera berdiri dari tempatku.
"Angel, dengarkan penjelasanku!"

Angel melirikku dengan sinar mata kosong, kemudian meneruskan langkahnya menuju pintu depan.

"ANGEL!! MAU KEMANA?", tanyaku keras.

Angel tidak membalikkan badannya ketika menjawab, "Tidak ada urusannya denganmu! .. Lagipula .. kamu juga tidak perduli ... ". Dia membuka pintu dan berjalan keluar.

"ANGELLLL ....", teriakanku terputus oleh pintu depan yang ditutup dengan keras oleh Angel .... Bunggggggggggg ............

Aku menutup mata perlahan. Kemudian menekan-nekan kening dengan tangan kanan. Kepalaku terasa sakit.

------------------------


Goo Hye Sun ...

Kejadian itu kembali terbayang dalam pikiranku. Terlebih lagi perkataan ini ... '"Saat perjumpaan kita selanjutnya, kamu akan berubah .."' dan ini ...'"Walaupun perkataanmu mengejutkanku, tapi ... aku senang kamu berubah sesuai permintaanku pada pertemuan terakhir kita .. "'.

Dan juga permintaan Sammul kembali bermain dalam pikiranku. '" ..... maukah kamu menjadi pacarku ... "'.

Aku menyelimuti diri rapat-rapat dengan selimut tebal bermotif bunga matahari kecil-kecil. Waktu sudah menunjukkan pukul 10:45 malam dan aku masih terjaga dengan pikiran jernih.

Hari ini aku tidak melihat Sammul di kantor. Dan menurut apa yang kudengar dari Hyojoo, dia sedang keluar kota selama dua hari. Aku merasa lega dengan berita itu. Mengapa? .. Dengan begitu aku tidak perlu memberi jawaban buat pertanyaannya. Itu lucu kan? .. Tapi inilah aku ... gadis ceroboh yang selalu menghindar dari kenyataan dan hanya bisa menuruti permintaan orang ... Menyedihkan kan?



Aku mengarahkan pandangan ke luar jendela. Sinar bulan menerobos masuk lewat gorden jendela yang kubiarkan terbuka. Sinarnya sangat lembut. Aku sangat menyukai dewi malam. Karena keadaan tenang dan bebas dari suara dan perintah orang menyejukkan hatiku.

Aku menghembuskan nafas perlahan.

"Haruskah saya berubah, Minho-ya? ... Sebenarnya .. menerima cinta Sammul atau mewujudkan impiankukah perubahan yang kamu maksudkan itu?"

Aku memejamkan mata dan mulai berhitung satu, dua, tiga, empat ..... dan seterusnya .... mataku mulai menjadi berat ..... dan akhirnya aku tertidur tanpa sadar sudah sampai hitungan keberapa.

-----------------------------


Musik yang diputar keras itu berdentam-dentam memekakkan telinga. Angel duduk di depan seorang bartender muda yang sedang memperhatikannya sejak tadi sambil mengamati gelas kecil yang sudah kosong dalam genggamannya. Dia tersenyum perlahan. Kemudian mengangkat wajah dan tangan yang mengenggam gelas ke bartender muda itu.

"One shot again ..."

Bartender itu tersenyum. Dia menuang sesuatu berwarna bening ke dalam gelas Angel.
"Kamu sudah mabuk, cantik ... "

"What?", Angel mengerutkan alisnya, "What are you saying? .. Hhhh .. i don't understand .....", lanjutnya lagi.

Bartender itu tertegun.
"So .. a stranger in this country hahhhh?"

Angel tersenyum. Matanya terpejam perlahan, kemudian terbuka lagi. Dia mengigit sudut bibir bawahnya, pelan ..  sehingga lipstik merah menyala yang dipakainya semakin dominan membentuk bibirnya yang seksi. Angel tidak sadar apa yang dilakukannya itu sangat berbahaya. Dia kelihatan sangat feminim dan mengundang gairah. Bartender muda itu menelan ludahnya perlahan.

"Heiii .. beauty, you're drunk ...!! "

"Me?", Angel menunjuk dirinya sendiri, " .... ha .. ha .. no, .. i'm still awake ....". Kemudian dia meneguk habis cairan yang tadi dituangkan si bartender.

"What's your name, beauty?", tanya si bartender sambil menuangkan cairan yang sama ke gelas Angel.

"Not your bussiness!!  .. and what about you?", tanya Angel dengan senyuman mengoda.



"Your man .. ", jawab si bartender sambil mengedipkan sebelah matanya.

"Ha .. ha .. ha ..". Angel tertawa keras. "But .. i'm not interested to you ... "

"Oh yeaaa?", bartender muda itu tersenyum simpul, "I don't believe in you, beauty!!"

Angel meneguk minumannya lagi. Dan kali ini dia benar-benar sudah mabuk. Kepalanya terasa pening dan pandangannya mulai kabur.
"Again ... ", katanya, tanpa memperdulikan godaan dari pemuda itu.

Sekali lagi bartender itu menuangkan alkohol ke gelas kosong yang disodorkan Angel . Dan kali ini dengan kurang ajar dia menyentuh tangan Angel.
"Want to have a break, beauty?"

Angel sangat terkejut. Dia langsung mengibaskan tangan pemuda itu.
"I said that ... I'm not interested to you, so ........ leave me alone!!!!"

Pemuda itu membelalakan matanya. Dia kelihatan sangat marah. Dia menarik tangan Angel dan mengenggamnya erat-erat, kemudian menariknya hingga wajahnya menempel di wajah gadis itu. Tapi sebelum dia bisa melakukan apa-apa yang bisa menyakiti Angel, sebuah suara menghentikan perbuatannya.

"Z, jangan main-main dengan pelanggan!!"

Bartender yang dipanggil Z itu menoleh kearah pemilik suara itu. Kemudian dia melepaskan tangan Angel.
"Kamu beruntung kali ini!"

Angel tersenyum kecut. Z meninggalkannya dan mulai melayani pelanggan lain. Sebelum itu dia ditegur bosnya karena telah kurangajar ke pelanggan.

Angel menundukkan wajahnya ke meja panjang berkilat di depan. Kepalanya sudah sangat pusing. Perlahan dia mengeluarkan ponsel dari tas genggam kecil yang dibawanya kemudian memencet beberapa nomor. Sampai nomor ke tiga dia berhenti. 'Tidak!! .. Tidak mungkin dia menelepon Lee Min Ho. Dia masih kesal dan marah padanya. Dan dia tidak ingin bertemu dengan pemuda itu. Paling tidak untuk malam ini.'

Angel menghapus nomor-nomor yang tadi ditekannya. Kemudian dia menghubungi Raymond. Ponsel diangkat dalam hitungan kelima.

Raymond : "Angel?" (kedengaran sangat terkejut ..)

Angel : "Ray .... tolong saya ... kepala .. kepalaku sangat sakit .. ", kata Angel sambil memukul-mukul kepalanya sendiri.

Raymond : "Kamu berada di mana?"

Angel : "Phoenix bar .. "

Raymond : "APA??" (berteriak keras) "Malam-malam begini? ... Ohhh apa yang kamu lakukan? ... Sekarang, diam di sana, .. ingat jangan kemana-mana! Saya akan segera kesana ..."
[/i]

Angel meletakkan ponsel  dan menyandarkan kepalanya ke meja. Musik keras yang diputar di bar itu mulai terdengar samar di telinganya. Dia mulai kehilangan kesadarannya.

----------------------


Lee Min Ho ....

Aku menghubungi ponsel Angel berkali-kali. Tapi tidak ada yang mengangkatnya. Sampai putus asa akhirnya aku menelepon Raymond. Waktu itu sudah sangat larut malam.

Raymond : "Leader ... ?"

Minho : "Ray, saya .. saya telah berbuat sesuatu yang sangat menyakiti Angel .. dan sekarang saya tidak tahu dia ada di mana .... Ponselnya tidak ada yang mengangkat .. dan .. " (Raymond memotong perkataanku ..)

Raymond : "Jangan khawatir, leader !.. Angel tadi menghubungiku dan memberitahu keberadaannya,  sekarang saya dalam perjalanan ke sana .. Apakah leader akan ikut menjemputnya? Dia berada di Phoenix bar .. "

(aku berhenti sebentar .. kemudian ... )
Minho : "Tidak, saya tidak akan kesana! .. Saya yakin dia tidak ingin bertemu denganku ... Tolong jaga dia baik-baik, Ray! .. Hubungi saya lagi jika ada masalah ...."

Raymond : "Ok, bye .. "
[/i]



Aku menjatuhkan diri ke ranjang dan memejamkan mata rapat-rapat. Lega setelah mendapat kabar dari Raymond, seluruh saraf tubuhku mengendur. Perlahan mataku mulai berat  dan aku tertidur sepuluh menit kemudian. Semua kejadian dan pekerjaan yang memeras otak sepanjang hari ini membuatku sangat lelah.

---------------------


Raymond tiba di bar Phoenix dua puluh menit kemudian. Dan dia mendapati Angel menelengkup di meja panjang di depannya. Dia berlari kesana dan meletakkan tangannya ke punggung wanita itu. 'Ohh my god .. mengapa dia berdandan seperti ini .. '. Raymond mengeleng perlahan.

"Angel ... ", panggil Raymond halus.

Tidak ada reaksi dari Angel.

"Angel .. ", panggil Raymond lagi. Kali ini tangannya menguncang bahu Angel.

Wanita itu mengangkat wajahnya. Dia tersenyum. Pandangannya melayang, tidak terpusat pada Raymond.

"Minho ... kamu sudah datang .. ". Angel melingkarkan tangannya ke leher Raymond.

"Apa-apaan ini .. ". Raymond berusaha melepaskan diri dari rangkulan Angel tapi dia tidak berhasil karena wanita itu memeluknya sangat erat. "Kamu sudah mabuk, Angel .. Sadarlah! .. Saya Ray, bukan leader ... "

Angel tersenyum lagi. Dia seperti tidak mendengar perkataan Raymond. Rangkulannya semakin erat dan dia juga mendekatkan wajahnya ke wajah Raymond.
"Saya sangat merindukanmu .... "

Lalu .. kejadian itu terjadi begitu saja. Angel melumat bibir Raymond. Sangat panas dan bergairah tinggi. Raymond masih berusaha melepaskan diri dari pelukan dan ciuman Angel. Tapi pertahanannya mulai goyah setelah Angel memperdalam ciumannya. Akhirnya .. dia membalas ciuman Angel. Bibir mereka bertaut dalam kobaran api dan lidah mereka saling menyentuh, menjilat dan menarik dalam panasnya rongga mulut, disertai desahan panjang dan rintihan tertahan.

"I .. ini .. salah .. saya .. saya akan mengantarmu pulang ... ". Raymond menarik diri dari Angel.

Wanita itu memandanginya dengan gairah meluap. Bibirnya agak terbuka, memperlihatkan rongga mulut dan lidah yang merah delima. Raymond menelan ludah perlahan.

"A .. ayo .. pulang sekarang ... ".

Raymond meraih tangan Angel dan membantunya keluar dari bar itu. Sepanjang jalan dia berusaha menahan diri agar tidak berbuat sesuatu yang memalukan. Karena tubuh Angel menempel sangat ketat di tubuhnya membuat pikirannya melayang kemana-mana.

------------------------


Sampai di apartemen, Raymond membuka pintu dengan kunci yang diambil dari tas kecil Angel. Ruangan depan agak buram karena hanya lampu dari dapur di sudut  kanan ruangan yang masih menyala.

Raymond menuntun Angel ke kamarnya. Kemudian dia merebahkan wanita itu ke pembaringan. Ketika dia bermaksud menyelimuti tubuh Angel dengan selimut, tiba-tiba wanita itu menarik tangannya sehingga dia kehilangan keseimbangan dan jatuh tepat di atas tubuh perempuan muda itu.

"Mau bercinta denganku ... ", tanya Angel dengan suara mendesis.

Raymond tidak bisa menjawab. Semua gairah dan hasrat yang ditahannya jebol. Dia menunduk dan melumat bibir Angel dengan keras. Desahan langsung terdengar. Angel membalas ciumannya. Mereka kembali berciuman dan berpelukan erat, melanjutkan permainan di dalam bar yang terputus.

Tangan Angel bergerak membuka kancing kemeja Raymond satu persatu. Raymond mulai menurunkan ciumannya, dari bibir ke leher dan terus ke dada Angel yang terbuka. Kerah baju deep V yang dipakai Angel sangat memudahkannya melakukan itu. Ditelusurinya dada yang terbuka itu dengan lidahnya yang panas. Angel mendesis perlahan sambil tangannya menekan kepala Raymond agar lebih mendekat ke dadanya.

Lima menit kemudian mereka sudah polos sama sekali. Dan ... apa yang terjadi tentu tidak perlu dijelaskan lagi kan? .........

-------------------------------


Keesokan harinya ....

Angel membuka mata perlahan. Sinar matahari pagi langsung memasuki matanya. Dia mengedipkan mata berulangkali, berusaha membiasakan diri dengan sinar terang yang memasuki bola matanya.



Dahinya berkenyit ketika pikirannya mulai sadar. 'Kenapa dia bisa berada dalam kamarnya sendiri?  .. kemarin malam bukankah dia .. dia ... '. Dan mata Angel langsung terbelalak lebar ketika mendapati dirinya tidak berbusana dan ........ Raymond tidur dengan tubuh polos di sampingnya.



tok .... tok .. tok ....

Ketukan di balik pintu membuat Angel langsung berpaling ke sana.

"Angel ... Saya tahu kamu berada di dalam dan ..  tentang masalah kemarin malam saya harap kamu bisa melupakannya, .... Saya harus berangkat kerja sekarang jadi kita membicarakannya nanti malam saja,  .. sarapannya sudah saya siapkan diatas meja .. kalau kamu lapar silahkan  dimakan,tapi kalau kamu masih capek, kamu tidur saja ... "

Angel mengangkat tangan ke atas dan menarik rambutnya. Matanya terpejam perlahan. Digigitnya bibir bawahnya keras-keras. 'Bagaimana mungkin dia bisa melakukan kesalahan sebesar ini .......... ' OHHH NOOOO .......

----------------------------


END OF CHAPTER
« Last Edit: April 07, 2010, 09:14:01 am by mrs. Lee Min Ho »

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline oqyoiko

  • Superintendent
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1265
  • just be Ur SeLf & bE thE bEsT,,,,
  • Location: indonesia
    • View Profile
 [clap] [clap] [clap] [clap] [clap] [clap]
asik mami update,,,, punk punk punk wah akhrnya niy ff update jg yoo mi...
wah tp brhub aq ru mampir jd lum bs komen deh,, mw teriak n nyampah ksenengan dah update dlu niy skrng,hehee....
komen mnyusul yakk mami syg  [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]
"MinSun & YongSeo is Sweet & Cute Couple "


Offline neiya

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1006
  • Location: depoook
    • View Profile
Hihi.. Sukirin th c angel..:p jadi tidur bareng c raymon :p hoho


Tapii mii aku mau protes aaah.. Moso chapt inii ga ada adegan mino sm hyesunnyaaa c.. :( hiks


Kan aku pengennya mino sm hyesunnya kisu"an lagii :p hihi

Offline karin.lullaby

  • Senior
  • ****
  • Posts: 557
  • Always you in my eyes, in my life, in my breath...
    • View Profile
makasih mam udh update...  [biggrin] [biggrin] [biggrin]

ya ampun...
kok jadi adanya adegan hawt raymond-angel sih... [on] [on]
padahal berharapnya ada adegan minsun-nya...

tapi, apa daya, abis ini, yakin deh..
si mino bakal marah besar sm angel....
horeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee... [clap] [clap]
berarti tidak ada penghalang lagi buat minsun buat bersatu...

mam.. kalo bisa tuh si angel dibuat pregnant aja... [hmpfh] [hmpfh]
kesel banget deh tuh sm tuh cewe, moso jelek"in si hyesun...
mammm... next chap... adegan hawt minsun yaaa...  [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]

UPDATE SOON... [lovestruck] [on] [lovestruck] [lovestruck] [on] [on] [lovestruck] [lovestruck] [jumpy] [jumpy]

it was CRAZY LITTLE THING CALLED LOVE

Offline karin.lullaby

  • Senior
  • ****
  • Posts: 557
  • Always you in my eyes, in my life, in my breath...
    • View Profile
Hihi.. Sukirin th c angel..:p jadi tidur bareng c raymon :p hoho


Tapii mii aku mau protes aaah.. Moso chapt inii ga ada adegan mino sm hyesunnyaaa c.. :( hiks


Kan aku pengennya mino sm hyesunnya kisu"an lagii :p hihi

setuju sm neiyaaa...  [biggrin] [biggrin]
kissu"annya aja udh hawt...
gimana nanti kalo udh masuk babak final...  [lovestruck] [lovestruck] [on] [lovestruck] [on] [lovestruck] [on]

it was CRAZY LITTLE THING CALLED LOVE

Offline avonturir_fitri

  • Newbie
  • *
  • Posts: 51
  • ordinary
    • View Profile
wahaa... mami. akirnya diapdet. :)
buruan dah.. tuh mino ama angel putus.
biar bisa ama hyesun  punk punk punk punk punk punk
#asal

haha.
kurang panjang nih mi....    [clap] [clap] [clap] [clap] [clap]


_______still minsun in our HEART________

Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
mam dah partnya si Angel n Ray  [hmff] [hmff] [hmff] so gak perlu susah susah buat si Angel  [hmff] [hmff] [hmff]

tapi sedih neh MinSunnya gak ada sama sekali to Mi ayo Mi tulis lagi dunk additional pas jam 10 malem ntu si hyesun yg ketiduran tiba2 ngimpi trus jalan keluar n ketemu mino ditaman dan kemudian maen ayunan trus



karena terlalu kalap akhirnya terjadi hal2 yg diinginkan di taman dan sembilan bulan kemudian lahirlah


our beloved Jun Hyun

[hmff] [hmff] [hmff] [hmff] [hmff]

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^

Offline Kim ka eun

  • Newbie
  • *
  • Posts: 29
    • View Profile
hip hip horeeeeeeee,,,,, [clap] [clap]
yeeeeee akhirnya mami ngapdet TDC
*daku ikut2tan manggil mami ya...boleh kah,,??* whistling whistling
yaaaah kok adegan hawt hawt nya bukan minsun ci...... [bav] [bav] [bav]
kan adegan  minsunnya yang ditunggu tunggu,,, [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
all, ya kok pd protes gara2 ga ada adegan minsunnya [sweat] kan cerita si angel dan raymond ga bisa gw ilangin begitu saja, klu gitu bagaimana si minho bisa putus ama angel [chin] ... habis ini, gw janji chp selanjutnya bakal banyak adegan minsunnya soalnya angel dan raymond udah gw ceritain [hmpfh]


noona b, kan sudah gw blg TDC tuh ga ada M nya [hmpfh] jd jgn berharap banyak deh, ingat cuma cerita 30 hari [biggrin]

hi kim ka eun newbie ya [biggrin] silahkan panggil mami spt yg lain deh pasti gw protes ehhh maksudnya ga protes [hmpfh]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline neiya

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1006
  • Location: depoook
    • View Profile
Janji ya miiii.. Next chapt nya pokonya harus banyak adegan minsunnya !!

Huuuuuuh..kalo bisa yang long long chapt mii :p bukan kalo deeeh tapinya harus :p hihi *maksa*

Offline Vay_za

  • Senior
  • ****
  • Posts: 917
    • View Profile
Mamiii tankyu udah diupdate... [clap] [clap] [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]
Yah mami masa' seh yg ini kagak ada M-versi nya... [hmpfh] kok kea'nya kagak afdol deh klo kagak ada adegan hawt-hawt dari minsun... [hmpfh] [hmpfh]
dan yg pasti itu kan yg ditunggu-tunggu ama semua reader... [hmpfh]

mam dah partnya si Angel n Ray  [hmff] [hmff] [hmff] so gak perlu susah susah buat si Angel  [hmff] [hmff] [hmff]

tapi sedih neh MinSunnya gak ada sama sekali to Mi ayo Mi tulis lagi dunk additional pas jam 10 malem ntu si hyesun yg ketiduran tiba2 ngimpi trus jalan keluar n ketemu mino ditaman dan kemudian maen ayunan trus



karena terlalu kalap akhirnya terjadi hal2 yg diinginkan di taman dan sembilan bulan kemudian lahirlah


our beloved Jun Hyun

[hmff] [hmff] [hmff] [hmff] [hmff]

Wealah si emak bener2 terkena virus weep masa' Jun Hyun dibawa-bawa dimari... [chin]

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
udah baca pertanyaan ini lum ..

"Haruskah saya berubah, Minho-ya? ... Sebenarnya .. menerima cinta Sammul atau mewujudkan impiankukah perubahan yang kamu maksudkan itu?"

nah inti cerita ke depan tuh bakal bertumpu pd pertanyaan hs di atas, kira2 dia bakal menerima cintanya sammul ga ya, kan dia lum beri jawaban tuh  [chin]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline neiya

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1006
  • Location: depoook
    • View Profile
Pliiiiis jangaaaan mamiiii.. Pokonya hyesun ga boleee terima!!! Ga bole! Ga bole! Ga bole! Titiiiiiiiik!!

Tapi kalo ama mino c monggo!! ^^