CallMinsun
Welcome,
Guest
. Please
login
or
register
.
1 Hour
1 Day
1 Week
1 Month
Forever
Login with username, password and session length
News:
Home
Search
Calendar
Login
Register
CallMinsun
»
FANFIC
»
Regular Fanfic
(Moderators:
revynska
,
Amira
) »
Be Strong, Jan Di ~ masih bukan chapter masih bukan spoiler..OMG ~
« previous
next »
Print
Pages:
1
...
48
49
[
50
]
51
52
53
Go Down
Author
Topic: Be Strong, Jan Di ~ masih bukan chapter masih bukan spoiler..OMG ~ (Read 53291 times)
voldi
Hero
Posts: 1051
Location: Indonesia
Re: Be Strong, Jan Di ~ saatnya sop ilerrrrr ~
«
Reply #735
on:
July 22, 2011, 02:05:16 am »
Update
Logged
Me, Myself, and I. DON'T DISTURB ME
Namutz
Junior
Posts: 197
nona goo is inspiring women
Re: Be Strong, Jan Di ~ saatnya sop ilerrrrr ~
«
Reply #736
on:
July 22, 2011, 10:52:03 am »
updeteeeeeeee
Logged
dalbyeol
Senior
Posts: 803
Re: Be Strong, Jan Di ~ saatnya sop ilerrrrr ~
«
Reply #737
on:
July 23, 2011, 01:14:32 am »
nunggu update-an...nunggu update-an
Logged
And I'll never promise to
be true to anyone,unless it's you...The Day I Fall in Love
gantang ricky prabowo
Full
Posts: 397
i know you so well
Location: JAKARTA
Re: Be Strong, Jan Di ~ saatnya sop ilerrrrr ~
«
Reply #738
on:
July 24, 2011, 02:40:17 am »
tiba-tiba mau nanya.
bakalan ada penghalang lagi gak nih?? >__<
ayo donk di update.
Logged
Hidup sukses, bahagia dunia khirat, membahagiakan orang banyak, bermanfaat untuk agamaku amin ya allah..
mbah dukun
Junior
Posts: 142
My Name Is JangKelin
Re: Be Strong, Jan Di ~ saatnya sop ilerrrrr ~
«
Reply #739
on:
July 24, 2011, 06:16:47 am »
Updateeee...kasian Jandi sudah tak sabar mau di apa2in doronim
Logged
Alin
Hero
Posts: 1002
Re: Be Strong, Jan Di ~ saatnya sop ilerrrrr ~
«
Reply #740
on:
July 25, 2011, 12:10:52 am »
lilikkkk...kapan ni mo diupdate?..
Logged
My My
Junior
Posts: 165
Re: Be Strong, Jan Di ~ saatnya sop ilerrrrr ~
«
Reply #741
on:
July 25, 2011, 02:20:50 am »
UPDATEEEEEEEEEEEEEEE
Logged
Liko
Senior
Posts: 893
Re: Be Strong, Jan Di ~ saatnya sop ilerrrrr ~
«
Reply #742
on:
July 26, 2011, 09:46:18 am »
BUKAN CHAPTER BUKAN SPOILER
“Jan Di-a …” selesai sidang, doronim terus mengikuti aku yang berjalan dengan acuh.
Tampang doronim memohon belas kasihan. Berharap ada maaf yang aku lontarkan. Tentu saja tidak semudah itu maaf aku keluarkan. Sebab ulah doronim sudah sampai pada taraf keterlaluan.
“Jan Di-a …” doronim kembali memanggilku dari belakang, sementara aku terus saja berjalan.
“Jan Di-a …” panggil doronim lagi, kali ini dengan intonasi yang amat memelas.
“…” aku tidak menjawab. Hanya menoleh sebentar sambil menghentakkan kaki. Melototi doronim pertanda tidak mau diekori.
Saat aku pelototi, doronim memang berhenti mengikuti. Tapi begitu aku jalan lagi, doronim pun kembali membuntuti. “Jan Di-a …” panggil doronim ulang.
“APA?!” bentak ku galak. Aku berubah garang sama doronim.
“Jangan marah” rajuk doronim.
“Bodo amat” jawab ku pelan.
“Ne?” karena suara ku kecil, doronim jadi tidak menangkap apa yang aku katakan.
“Jangan mengikuti lagi!” semprot ku.
“Miane …” sesal doronim.
Begitu hampir sampai kamar, aku mempercepat langkah. Ku tarik gagang pintu lalu masuk ke kamar. Pintu ku tutup lagi dengan cepat. Namun karena ada yang mengganjal, aku jadi kesusahan merapatkan pintu. Doronim sengaja menyelipkan kakinya di sudut pintu.
“Biarkan aku masuk” doronim berusaha menerobos kamar ku.
“Tinggalkan saya sendiri” dari dalam aku dorong kuat-kuat daun pintu, sedangkan dari luar doronim menarik paksa pintu kamar ku.
Brakk!! Akhirnya aku yang kalah. Pintu kamar ku terbuka lebar hingga doronim bisa masuk dengan bebas.
“Anda mau apa lagi?” tanya ku ketus.
“Aku cuma mau kau percaya bahwa semalam itu benar-benar tidak terjadi apa-apa” ucap doronim.
“Katakan pada Nyonya Besar saja. Jangan pada saya!” jawab ku kasar.
“Aku tidak ingin kau salah paham” harap doronim.
“Yang salah paham bukan saya, tapi nenek anda” balas ku dingin.
“Biar saja haelmoni salah paham” dengan entengnya doronim berucap.
“Mwo?!” aku jadi semakin geregetan.
“Kalau haelmoni salah paham aku jadi bebas dari perjodohan itu” ucap doronim.
“Tapi kenapa anda libatkan saya” jawab ku tidak terima.
“Karena aku cuma mau menikah dengan mu” sambung doronim.
Egois! Doronim yang tidak ingin menikah kenapa aku yang jadi tumbalnya. Dasar, maunya menang sendiri.
“Yya, apa ini?” doronim menunjuk koper dan ransel milik ku yang tergeletak di tengah kamar.
“Itu punya saya” ujar ku.
“Untuk apa benda-benda ini?” tanya doronim.
“Bukan urusan anda” jawab ku singkat.
“Mulai sekarang segala sesuatu yang berhubung dengan mu menjadi urusan ku” sanggah doronim.
“Yya! Apa kau berniat kabur?” terka doronim.
“…” aku tidak menggubris tebakan tepat doronim.
“Aish, untuk apa kabur segala? Mau bikin aku pusing ya?” omel doronim.
Aku hanya buang muka sebagai jawaban. Sepertinya akan susah bagi ku untuk kabur kalau sudah ketahuan seperti ini.
“Ahh, biarkan saja koper dan ransel mu itu. Sebentar lagi kita bulan madu, jadi kau tidak perlu repot berkemas” ucap doronim.
Bulan madu? Nikah saja aku belum tentu mau, sudah mengajak bulan madu. Semakin hari doronim semakin bertingkah seenak hatinya.
“Mulai sekarang kau dikawal bodyguard” Lihat kan, doronim bertindak semaunya lagi. Aku langsung dijaga ketat gara-gara berniat minggat.
“Untuk apa?” aku tidak terima.
“Tentu saja supaya kau lebih aman dan tidak berani macam-macam” jawab doronim.
“Saya tidak mau!” tolak ku.
“Harus mau! Keamanan calon istri ku wajib terjaga 24 jam” ucap doronim sambil berjalan meninggalkan kamar.
“Chakamanyo” tahan ku.
“Tidak ada bantahan lagi” doronim berpaling. “Akan aku pilihkan bodyguard perempuan agar kau lebih nyaman” padahal bukan itu yang mau aku tanyakan.
“Doronim … “ aku ingin bertanya tapi ragu.
“Wae?” doronim menunggu pertanyaan ku tapi aku hanya diam memandang lantai sambil meremas jari.
“Yya, kau ingin bilang apa?” doronim menyilangkan tangan di depan dada.
“Ehm … itu … “ hal yang ingin ku tanyakan belum terutara juga.
“Itu apa?” doronim jadi penasaran.
“Anda … serius kan semalam tidak terjadi … apa-apa” meluncur juga ganjalan hati ku.
“Tentu saja aku serius” jawab doronim yakin.
“Jinja?” tanya ku memastikan.
“Ne. Waeyo? Kau kecewa?” doronim yang sudah sampai ambang pintu, berjalan lagi mendekati ku.
“Kecewa?” kenapa harus kecewa. Doronim ada-ada saja.
“Kau kecewa karena semalam tidak terjadi apa-apa” ledek doronim tepat di hadapan wajah ku. Doronim membungkuk sedikit. Matanya membulat memandangi aku yang menunduk.
“MWO?!” wajah tertunduk ku langsung terangkat hingga membuat kami saling tatap.
“Kelihatannya kau berharap terjadi sesuatu” gurauan doronim menyemukan sepasang pipi ku. Wajah ku yang masih beradu dengan doronim seketika terasa panas.
“Keluar!!” usir ku sambil mendorong doronim.
“Yya, kenapa jadi marah lagi. Jangan-jangan kau benar-benar kecewa. Tenang Jan Di-a, aku janji akan melakukannya setelah kita menikah. Sabar ya” doronim mengelus puncak kepala ku.
“KELUARRR!!!!” doronim sudah tidak waras rupanya. Enak saja menganggap aku kecewa. Aku bertanya karena ingin memastikan saja.
*******
Dua hari lagi harusnya Jun Pyo dan Jae Kyung menikah. Namun gara-gara malam beralkohol itu, Goo haelmoni mengganti Jae Kyung dengan Jan Di. Apa tidak ada yang menentang keputusan ini? Tentu saja banyak. Mr Goo mengingatkan Goo haelmoni untuk hati-hati mengambil keputusan. Kelangsungan keluarga Goo ada di tangan Jun Pyo. Oleh karenanya tidak bisa sembarangan gonta-ganti calon istri.
“Masa depan keluarga Goo memang sesuatu yang serius tapi tanggung jawab moral jauh lebih penting. Aku tidak bisa menelantarkan Jan Di atas perbuatan Jun Pyo. Jika aku mati, apa yang harus aku katakan pada orang tua Jan Di. Bagaimana pertanggungjawaban ku pada mereka” begitu alasan Goo haelmoni pada Mr Goo.
“Aku paham jalan pikiran omma. Tapi ku rasa bukan ini jalan keluarnya” demikian balasan Mr Goo untuk melawan argument ommanya.
Mrs Goo juga tidak tinggal diam. Ia menyelidiki sendiri kejadian sebenarnya. Sempat terbesit dugaan Jan Di yang menjebak Jun Pyo. Untungnya kesaksian Sekretaris Park membuyarkan tuduhan itu. Sekretaris Park mengakui bahwa Jun Pyo sudah mabuk berat saat tiba di rumah. Maka kecil kemungkinan kalau Jan Di yang merayu Jun Pyo. Walau faktanya telah jelas, Mrs Goo tidak terima begitu saja. Ia tak kenal lelah membujuk Goo haelmoni agar mengurungkan rencana mengganti mempelai wanita.
“Bayangkan seandainya Jan Di adalah putri mu”
“Bagaimana perasaan mu saat tahu keperawanan anak gadis mu direngut paksa?”
“Apa yang kau rasakan jika pria yang telah meniduri putri yang kau lahirkan akan menikah dengan wanita lain?”
Goo haelmoni menguji rasa keibuan Mrs Goo. Hasilnya tidak sia-sia. Mrs Goo mulai tergerak oleh ilustrasi tersebut. Apalagi dia juga wanita. Sesama kaum hawa, Mrs Goo bisa mengerti apa yang Jan Di rasakan. Namun semua kembali pada perbedaan derajat dan martabat.
“Kalian berdua harus belajar menerima Jan Di. Menyukai gadis itu bukan pekerjaan sulit”
“Sejak awal kami tidak pernah benci pada Jan Di. Dia gadis yang baik. Apalagi Jan Di telah menolong omma, kami sangat berterima kasih padanya. Tapi jika harus menerima Jan Di sebagai istri Jun Pyo …”
“Aku tidak pernah mendidik kalian menjadi pribadi yang berpikiran sempit. Kedudukan dan status sosial bukanlah nilai seorang manusia. Kalian membuat aku kecewa jika alasan penolakan Jan Di hanya karena perbedaan kasta” demikian nasihat Goo haelmoni pada putra dan mantunya.
Di antara anggota keluarga Goo, yang paling antusias terhadap keputusan Goo haelmoni adalah Jun Pyo. Pekerjaan di Shinhwa ia tinggalkan semua. Fokusnya hanya pada pesta pernikahan. Segala sesuatu Jun Pyo urus sendiri. Termasuk busana pengantin yang akan dipakai nanti. Untuk urusan yang satu ini Jun Pyo cerewetnya setengah mati. Beda sekali dengan fitting baju pengantin bersama Jae Kyung beberapa waktu lalu.
Dan yang paling tidak terima adalah keluarga Ha. Nama baik mereka tercoreng berkat batalnya pernikahan keturunan Ha dengan pewaris Goo. Mr Ha langsung memutuskan hubungan kerja. Ia tidak mau lagi campur tangan dalam urusan bisnis Shinhwa. Mr Goo yang bisa menebak pemikiran Mr Ha, sudah punya persiapan. Beberapa kandidat pengganti Mr Ha mulai diseleksi. Tapi sampai kini belum diputuskan siapa orangnya. Saat proses seleksi, Mr Goo dikejutkan dengan kunjungan Jae Kyung. Ia sudah siap mental jika Jae Kyung datang untuk mengamuk. Nyatanya tidak. Jae Kyung datang karena berminat dengan tempat kosong yang ditinggalkan appanya.
“Orang tua mu tahu?”
“Belum. Walau mereka tahu dan melarang ku percuma saja. Keputusan sepenuhnya ada di tangan ku”
“Maaf, Jae Kyung-a. Aku tidak bisa menerima mu. Aku tidak enak hati pada orang tua mu”
“Haruskah saya berganti marga baru anda terima?”
“Jangan memperkeruh keadaan. Orang tua mu pasti marah jika tahu kau bekerja untuk Shinhwa”
“Yang dimarahi adalah saya. Anda jangan khawatir”
“Boleh aku tahu alasan mu bergabung dengan Shinhwa?”
“Saya ingin menebus kesalahan appa. Karena ketidak profesionalan appa, Shinhwa jadi kena getahnya. Saya yakin Shinhwa pasti dirugikan dengan pemutusan bisnis sepihak. Izinkan saya yang membayar ulah appa” Jae Kyung hanya mengemukakan alasan penunjang. Alasan utamanya ia tutup rapat. Sosok Ji Hoo ada dibalik keputusan berani Jae Kyung. Kalau Jae Kyung terlibat dalam bisnis Shinhwa maka otomatis ia juga terhubung dengan Ji Hoo.
Sementara Jae Kyung berusaha masuk Shinhwa, Jan Di binggung harus ke mana. Saat minta pendapat Ga Eul, sahabatnya itu marah besar. Ia mendukung keputusan Goo haelmoni. Jun Pyo harus bertanggung jawab setelah meniduri Jan Di. Lari pada Ga Eul ternyata bukan jalan tepat. Yang Jan Di butuhkan adalah dukungan Ga Eul untuk membantunya menggagalkan pernikahan.
Jan Di pun memutuskan memakai cara sendiri. Beberapa hari yang lalu Jan Di memberanikan diri menolak usul Goo haelmoni. Tahu apa yang Jan Di dapat? Jantung Goo haelmoni kumat. Jun Pyo menggunakan penyakit haelmoninya buat mengikat Jan Di. Jun Pyo selalu saja menakut-nakuti Jan Di memakai penyakit Goo haelmoni. “Kau mau bertanggung jawab jika jantung haelmoni berhenti berdetak?” begitu ancam Jun Pyo pada Jan Di yang enggan dinikahi.
*******
baru ini yg aku punya
drpd temen2 nunggunya lama aku berikan apa yg ada
mian si mood menurun tiba2
Logged
Liko
Senior
Posts: 893
Re: Be Strong, Jan Di ~ saatnya sop ilerrrrr ~
«
Reply #743
on:
July 26, 2011, 09:48:24 am »
Quote from: Tya on July 25, 2011, 02:20:50 am
UPDATEEEEEEEEEEEEEEE
anyong tya
cuma bisa semi update dulu ya
Logged
Imahminsun
Senior
Posts: 544
sweet momen's minsun
Location: seoul
Re: Be Strong, Jan Di ~ bukan chapter bukan spoiler..lah terus apa ~
«
Reply #744
on:
July 26, 2011, 04:00:03 pm »
Liko ini paling senang yang setengah"
updatenya kapan
jandi tidak bisa lari kemana" lagi neh
kayanya kemenangan sudah ada di tangan jun pyo
Liko serangan pajar di update juga donk
Logged
Be my self
Admin
Hero
Posts: 7360
that winkkkk!!! *fainted
Re: Be Strong, Jan Di ~ bukan chapter bukan spoiler..lah terus apa ~
«
Reply #745
on:
July 26, 2011, 06:08:14 pm »
apa2an ini
pendek amir
ga liko banget deh
elu blg sonsaengnim genit, tp kenyataannya lebih genitan si jun pyo deh
Logged
EVIL SMILE ^^
'LOVE' ...
keeps it strong!!!
Our MinSun
Unique_Mirror
Hero
Posts: 1061
Re: Be Strong, Jan Di ~ saatnya sop ilerrrrr ~
«
Reply #746
on:
July 26, 2011, 09:17:21 pm »
Quote from: Liko on July 26, 2011, 09:46:18 am
BUKAN CHAPTER BUKAN SPOILER
lalu iniapa sist
jandi belon kawin
bukan komen bukan demo
Logged
[/size][/color][/b]
dalbyeol
Senior
Posts: 803
Re: Be Strong, Jan Di ~ bukan chapter bukan spoiler..lah terus apa ~
«
Reply #747
on:
July 27, 2011, 01:01:52 am »
sist.Liko...gumawo dh d update 'Bukan Chap Bukan Spoiler'-nya
Jun Pyo doronim akhirnya ngedapatin apa yg diidam2knnya
,tinggal nunggu nikahannya aja nih
sist.Liko...truskn donk 'Bukan Chap Bukan Spoiler'-nya...pengen tau lanjutannya
HWAITING!!!
Logged
And I'll never promise to
be true to anyone,unless it's you...The Day I Fall in Love
siti minsun
Guest
Re: Be Strong, Jan Di ~ bukan chapter bukan spoiler..lah terus apa ~
«
Reply #748
on:
July 27, 2011, 09:19:57 pm »
hai sist liko....
ne bukan supiler bukan chap,,jd ne apa
?????
update dong ,,bikin penasran ja,
mudah2 da jundy cepat nikah ya,,pasti junpyo jungkrak2 ga karuan,
tambah lagi ......
Logged
moow
Senior
Posts: 854
Re: Be Strong, Jan Di ~ bukan chapter bukan spoiler..lah terus apa ~
«
Reply #749
on:
July 28, 2011, 02:20:38 am »
chap utuhnya kapan Liko???
Logged
Love you more than I can say
Print
Pages:
1
...
48
49
[
50
]
51
52
53
Go Up
« previous
next »
CallMinsun
»
FANFIC
»
Regular Fanfic
(Moderators:
revynska
,
Amira
) »
Be Strong, Jan Di ~ masih bukan chapter masih bukan spoiler..OMG ~