Author Topic: Do You Feel What I Feel  (Read 11545 times)

Offline Diamond of Minsun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 714
  • Your smile make me cool..Your love around me,,
    • View Profile
Re: Do You Feel What I Feel
« Reply #120 on: January 01, 2011, 09:18:02 am »
Om, where are you now???
I miss your story about minsun..

Update napa om..ayoo om..

Msh nyari ilham om??
Update,,update,,update,,update,,update,,update,,update,,update..
From the bottom of my heart,,
i wish you here with me ever and forever..
Become a real couple..

Aza aza hwaiting!!!

Offline gantang ricky prabowo

  • Full
  • ***
  • Posts: 397
  • i know you so well
  • Location: JAKARTA
    • View Profile
Re: Do You Feel What I Feel
« Reply #121 on: January 02, 2011, 05:53:18 am »
saya lg nyari ilham buat lanjutan'a.
 [wacko]
Hidup sukses, bahagia dunia khirat, membahagiakan orang banyak, bermanfaat untuk agamaku amin ya allah..

Offline sisicia

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1974
  • My Lovely Sunny
    • View Profile
Re: Do You Feel What I Feel
« Reply #122 on: January 02, 2011, 06:32:02 am »
saya lg nyari ilham buat lanjutan'a.
 [wacko]
mas ilham, gak usah dicari, cz dah lima kali puasa, lima kali lebaran gak pulang-pulang, hehehehe [laughing]


Aldian Ajhusi dan Istri Polosnya

[hmpfh][hmpfh][hmpfh]

Offline itaraya

  • Senior
  • ****
  • Posts: 722
  • ~can' t take my eyes off you~
    • View Profile
Re: Do You Feel What I Feel
« Reply #123 on: January 02, 2011, 06:53:10 am »
saya lg nyari ilham buat lanjutan'a.
 [wacko]
Ilham [what] [what], yang bener haraboji jangan bikin gw [rofl] [rofl] [rofl]
[lovestruck][lovestruck]
saggy credit to mami love

Offline Rizkyta_A

  • Junior
  • **
  • Posts: 169
  • my first lovely couple
  • Location: depok
    • View Profile
Re: Do You Feel What I Feel
« Reply #124 on: January 02, 2011, 01:01:57 pm »
om,, oppa,, haraboji... Pertama mau ucapin saengil chukae ya.
Nah, berhubung lg ultah, update lah ff mu sekarang :D

Offline Diamond of Minsun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 714
  • Your smile make me cool..Your love around me,,
    • View Profile
Re: Do You Feel What I Feel
« Reply #125 on: January 02, 2011, 09:59:31 pm »
saya lg nyari ilham buat lanjutan'a.
 [wacko]

ilham kgk usah dicari..dy bkal dtg sndiri..
Da de om, update ni..
From the bottom of my heart,,
i wish you here with me ever and forever..
Become a real couple..

Aza aza hwaiting!!!

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Re: Do You Feel What I Feel
« Reply #126 on: January 10, 2011, 01:42:50 am »
OM!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! where are YOU [AddEmoticons04217] [AddEmoticons04217]

ni dah kelamaan kgk di up date buruan up date  [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]
Kalo ga up date ntar gw laporin pd pihak yg berwajib [hmpfh] [hmpfh]


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline gantang ricky prabowo

  • Full
  • ***
  • Posts: 397
  • i know you so well
  • Location: JAKARTA
    • View Profile
Re: Do You Feel What I Feel
« Reply #127 on: January 16, 2011, 07:25:35 am »
“mino.. lepaskan.” Hye sun berbicara pelan dengan mendorong tubuh mino pelan.

“tunggu, sebentar lagi, aku masih ingin merasakan kehangatan seperti ini.” Mino masih memeluk erat tubuh hye sun.

Hye sun menginjak kaki mino dengan sangat keras sehingga mino menjerit kesakitan.

“aaaaaakkkhhh...” mino memegangi sebelah kakinya.

“rasakan!” hye sun berkacak pinggang.

“ya... jahat sekali kau hye sun..” mino masih memegang kakinya yang terasa sakit.

Hye sun mengeluarkan hpnya dari dalam saku celana, melihatnya, lalu mendekatkan untuk menjawabnya.

“youboseo? Weo oppa? Oh... ne.. saya kesana.” Hye sun langsung memutuskan hubungan.

“mino’a.. miane.. “hye sun mendekat ke mino.

“waduh.... appo...” mino berteriak sambil memegangi kakinya yang padahal sudah tidak sakit.

Hye sun celingak-celinguk melihat sekeliling yang sepi,  lalu mengecup pipi mino dengan cepat.

Mino langsung melepaskan pegangan tangan di kakinya dan terdiam mematung di tempat.

Hye sun langsung berlari meninggalkan mino yang masih mematung ditempatnya.



**

@rumah mino:
Terlihat seseorang yang sedang tersenyum-senyum di tempat tidur, yang sekali-kali memegang sebelah pipinya.

Sekali-kali juga dia memegang gulingnya dan mendekatkannya ke bibirnya.

Tok...tok..tok..

“mino’a.. omma harus pergi sekarang ke swedia, appa mu menyuruh omma untuk segera kesana. Kamu cepat
antarkan omma ke bandara.” Suara mrs.lee yang bercuap-cuap di depan kamar mino.

“ne.. omma” mino segera meninggalkan kegiatan berkhayalnya, dan langsung beranjak dari tempat
kebanggaannya. Mengambil jaket hitamnya yang tergeletak di bangku, dompet dan kunci mobilnya di atas meja.
Kemudian mino membuka pintunya dan sekarang sudah terlihat ibunya yang sudah terlihat rapih.
“omma, pakaianmu terlalu seperti anak muda. Sekali-kali berdandanlah selayaknya orang tua.” Mino langsung
berjalan menuruni anak tangga yang diikuti oleh mrs.lee.

Mino mengendarai mobil hitamnya dengan sangat hati-hati. Ommanya sibuk menelfon dengan colegan bisnisnya.

“mino’a... tolong jalannya dipercepat.” Mrs. lee berbicara lembut pada mino.

Tanpa blablabla mino langsung mengemudikan mobil yang tergolong agak besar ini merajai jalan yang lengang dari
kepadatan kendaraan. Hanya dalam 5 menit mino sampai di bandara.
“good job mino’a.” Mrs.lee langsung turun dari mobil, mino membawakan barang-barang mrs.lee sampai kedalam.

Di tengah perjalanan masuk ke ruang tunggu, mrs.lee menabrak seseorang yang menggandeng anak laki kecil,
untung saja anak itu tidak apa-apa, karena tabrakannya tidak terlalu kencang.

“jiosonghamnita....jiosonghamnita..” mino menundukkan kepala untuk segera meminta maaf.

“ahjussi..” anak bocah itu menghampiri kearah mino yang sedang memegang koper.

Mrs.lee memperhatikan wajah wanita yang berparas cantik, wanita yang diperhatikan hanya menunduk.

“sepertinya saya kenal anda, tapi, dimana ya??” mrs.lee mencoba mengingat-ingat.

“ah.. kau temannya jun ki..” mrs.lee tersenyum.

“ne.. saya song hye kyo.”hye kyo menundukan kepalanya.

“miane, saya yang ceroboh sampai menabrakmu.” Mrs.lee tertawa ringan.

“oh, tidak apa ,bi. Bagaimana kabar jun ki ,bi?” hye kyo bertanya ke mrs.lee.

“dia baik-baik saja, dia ada di korea ini dalam rangka mengisi liburan.mungkin seminggu lagi dia harus kembali ke
amerika. Oh iya, miane, saya harus cepat-cepat. Permisi.” Mrs.lee menundukkan kepalanya.

“ah.. noona hye kyo akan pergi atau baru sampai atau menjemput seseorang?” mino masih berdiri ditempatnya.

“saya menjemput seseorang.” Cepat kau kejar omma mu.

“omma, miki ikut ahjussi boleh?” miki menatap ke atas untuk meminta persetujuan hye kyo.

“tentu saja boleh, omma tunggu disini ya.” Hye kyo mengelus lembut kepala miki.

Mino berjalan memanggul miki di pundaknya dan sebelah tangannya memegang koper.



Shk POV:

Huh.. keluarga lee sangat beruntung sekali memiliki lee min ho yang berbeda dari kedua orang tuanya dan jun ki itu..

Mungkinkah anak sekecil itu juga bisa memilih yang baik. Hye kyo tersenyum tipis.



@rumah hye sun:

“Wah nak kim bum, maaf merepotkanmu. Terimakasih sudah mengantar hye sun pulang.” Mrs.goo berbincang-
bincang dengan kim bum di ruang tamu.

“tidak apa, bi. Ini memang sudah kewajiban saya. Saya ingin segera mungkin menikahi hye sun saja.” Kim bum menundukkan kepala malu.

“oh.. bibi senang-senang saja kalau hye sun memilih bersama kamu nak.” Mrs.lee tersenyum.

Hye sun yang ada di sebelah mrs.goo hanya bisa menunduk.

Kim bum melihat jam ditangannya sudah menunjukkan pukul  9 malam.

“maaf , bi. Saya harus segera pulang.” Kim bum berdiri dari tempatnya.

“oh iya.” Mrs.goo dan hye sun juga ikut bangkit dari tempat duduk.

“biar aku saja omma yang mengantar oppa sampai depan.” Hye sun mencegah mrs.goo.

“ya sudah.”mrs.goo masih tersenyum.

Kim bum membungkukkan badannya dan meninggalkan ruangan menuju pintu depan dengan hye sun
disampingnya.

“bagaimana hye sun, kau kuliah di amerika, atau mau di australia?” kim bum menoleh ke hye sun.

“korea saja sudah cukup.”hye sun tersenyum paksa.

“kalau begitu, mulai besok aku pindah di tempat kuliahmu.ok. selamat mimpi indah.” Kim bum mengecup dahi hye
sun mesra. Menaiki mobil silvernya dan melambai ke hye sun.

“akhirnya orang itu pulang juga...” hye sun mengelap dahinya.



@rumah mino:

“ahjussi... omma tidak ikut menginap disini?” miki bertanya

“omma miki kan harus pergi ke tempat jauh. nanti miki bisa menelfon kalo miki mau.”mino memegang mobil-
mobilan dan memainkannya.

“miki mau ice cream.” Miki memasang wajah muram.

“ayo... tapi satu saja ya..” mino tersenyum manis.

“ne...” miki berwajah ceria.

@tempat chae young:

Mobil mino berhenti di halaman toko.

“wah besar sekali ahjussi tempatnya...” miki kagum dengan kemegahan toko yang padahal tidak terlalu megah.

“ayo cepat turun.” Mino menggendong miki keluar dari mobil.



“selamat datang....” chae young dan jun ki menjaga toko berdua.

“wah.. kalian serasi sekali..” mino kagum dengan pasangan dihadapannya.

“ya.. mino!! Anak siapa itu!” jun ki menunjuk ke miki yang berdiri di samping mino.

“saya miki.. salam kenal.” Miki menundukkan kepalanya.

“wah.. pintar sekali anak ini” chae young menghampiri miki dan menggendongnya.

“miki anaknya noona hye kyo, temannya hyung.” Mino menunjuk ke arah jun ki.

“yang jelas bukan anakku...” jun ki menggerakkan kepalanya kekiri dan kekanan.

“iya hyung, lalu ayahnya siapa?? Saya saja belum pernah melihat ayahnya.” Mino berlagak berfikir.

“ayahnya tuh orang yang tidak bertanggung jawab ,selalu pergi ke luar negeri. Saya juga pernah mencoba
membantu hye kyo, tapi malah saya yang kena semprotan maut dari ibunya.

You know who is he mino’a...” jun ki memandang mino.

“appa?? Appa miki??” miki berbicara penuh tanda tanya.

“anyi.. bukan...” jun ki mengelus lembut kepala miki.

“ayo miki makan ice cream.” Mino menggendong miki untuk memilih ice cream.
Hidup sukses, bahagia dunia khirat, membahagiakan orang banyak, bermanfaat untuk agamaku amin ya allah..

Offline sisicia

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1974
  • My Lovely Sunny
    • View Profile
Re: Do You Feel What I Feel
« Reply #128 on: January 16, 2011, 07:36:55 am »
ayo update lg, it hye sun kok manut aja dperlakukan kaya gt ma bum.


Aldian Ajhusi dan Istri Polosnya

[hmpfh][hmpfh][hmpfh]

Offline gantang ricky prabowo

  • Full
  • ***
  • Posts: 397
  • i know you so well
  • Location: JAKARTA
    • View Profile
Re: Do You Feel What I Feel
« Reply #129 on: January 17, 2011, 06:41:20 am »
@rumah mino:

Anak kecil berwajah malaikat masih tertidur pulas di sebuah ranjang yang sangat besar sambil memeluk tubuh
seorang pria berbadan besar.

Dengan hati-hati pria tersebut bangkit dari tempatnya.

“omma..” suara lirih dari sang bocah.

Mino mengelus-elus kepala miki dengan kasih sayang. Kemudian dia berjalan ke meja belajarnya mengambil hp
nya .

Mino menekan beberapa nomor yang telah dihafalnya lalu mencoba tuk menghubunginya.

“hallo noona hye kyo, kapan anda akan mengambil miki? Saya tidak bisa menjaganya lebih lama lagi, saya harus
berangkat kuliah.” Mino mengomel-omel tanpa mendengar dulu penjelasan orang di seberang.

“saya bisa mengambilnya nanti sore. Saya harus menyelesaikan masalah dulu. Saya mohon pengertianmu mino’a.”
Suara hye kyo terdengar memohon.

“ok. Nanti sore. Kutunggu di depan kampus.”  Mino mengalah.

“terima kasih mino’a kau mau menjaga miki.” hye kyo menjawab.

“ok, bye.”mino menutup telfonnya secara sepihak.

Mino memasuki kamar mandi untuk bersiap-siap.

30 menit kemudian mino sudah berpenampilan rapih, memakai kemeja dan celana bahan berwarna hitam.

“ahjussi mau kemana?” miki terbangun dan melihat penampilan mino yang sudah rapih.

“ahjussi mau pergi kuliah, miki mau ikut?”mino tersenyum manis ke miki.

“miki ikut...” miki berdiri di atas ranjang sambil berloncat-loncat.

“ya sudah, miki mandi dulu ayo.” Mino mengajak miki masuk ke dalam kamar mandi.

15 menit kemudian:

Miki sudah berpakaian rapih, memakai kaos berwarna hitam dengan gambar doraemon dan memakai celana
panjang hitam.

Sekarang mino dan miki sudah seperti pasangan duet yang sangat kompak. Model rambut miki dirubah sama
seperti mino.

mereka berdua berkaca dan bergaya bagaikan model. Kemudian mereka juga tertawa bersama-sama.

“ayo miki kita berangkat! sarapan diluar saja ok. “ mino menyatukan jari telunjuk dan ibu jarinya.

“ok.” Miki menirukan gaya mino.

Mino mengambil tas jinjingnya di atas meja belajar dan menggendong miki menuruni anak tangga menuju mobil
yang terparkir di garasi .

Mino mendudukkan miki di bangku sebelahnya dan memakaikan sabuk pengaman.

Mino juga melakukan hal yang sama pada dirinya dan memulai menyalakan mesin mobil, kemudian menjalankan
mobilnya. Namun mobilnya dihalangi oleh jun ki. Mino membuka jendela mobilnya dan dihampiri oleh jun ki.

“mino’a, jangan bawa miki, aku dengar ayahnya selalu mencoba merebut miki dari tangan hye kyo. Kalau kau yang
menjaga miki, nanti kau yang akan kena masalah.” Jun ki memperingati mino.

“mwo? lalu, bagaimana? Apa aku harus memberikan padamu hyung?” mino bertanya ragu-ragu.

“eitsss.....” jun ki menyilangkan kedua jari telunjuknya.

“arasso.. saya akan hati-hati menjaganya.” Mino berbicara ketus.

“ok. Hati-hati.” Jun ki menyatukan jari telunjuk dan ibu jarinya.

Mino menutup jendela mobil dan menjalankan mobilnya.



@kantin kampus:

“ahjussi, aku mau tambah susunya.” Miki meminta ke mino.

“agssi, saya minta segelas susu putih hangat satu.” Mino meminta ke seorang pelayan.

Seorang wanita cantik yang diidam-idamkan mino datang dengan seorang pria yang tidak lain dan tidak bukan kim
bum.

“selamat pagi mino’a.” Hye sun menyapa mino dengan senyuman manis yang menghiasi wajahnya.

“pagi hye sun.” Mino membalas sapaan hye sun.

“ehem..” kim bum berdehem.

“oh iya, ayo kita makan oppa.” Hye sun duduk di meja yang sama dengan mino.

“kenapa disini?” kim bum mencoba memprotes.

“wae? Biasanya aku selalu makan bersama dengan mino.” Hye sun mencoba mengelak.

“ok.”kim bum duduk di samping hye sun dan berhadapan dengan mino.

“ahjussi.. noona cantik.” Miki tertawa cekikikan sambil menarik-narik kemeja mino.

“ck.. anak ini.”mino menggoyangkan kepalanya pelan.
“mino’a, dia siapa? Manis sekali.” Hye sun tersenyum ke miki.

“ahjussi.. dia tersenyum padaku.” Miki terlihat malu-malu menundukkan kepalanya.

“bocah..” mino mengacak-acak rambut miki.

“ya... ahjussi...” miki sedikit marah dan merapikan tata rambutnya.

“dia anak temannya jun ki hyung.” Mino menjelaskan ke mino.

“siapa namanya?” mino bertanya pada mino, namun sebelum di jawab oleh mino malah miki memperkenalkan
dirinya sendiri.

“hallo.. perkenalkan, nama saya miki. Noona siapa?” terlihat senyum di wajah bocah kecil ini.

“wah.. pintar sekali.. saya hye sun.” Hye sun tersenyum pada miki.

“pelayan!!” kim bum memanggil pelayan.

Seorang pelayan menghampiri meja kim bum, mino dan hye sun.

“saya pesan roti dan susu hangat dua.” Kim bum memesan.

Tak lama pesanan mino tadi sampai.

Miki menarik lengan mino agar mendekat. “ahjussi... pria itu kenapa bisa dengan noona cantik ini?” miki berbisik
pada mino.

Mino hanya tersenyum mendengar pertanyaan miki. “ya.. kenapa ahjussi tidak menjawab.” Miki mulai ngambek.

“hal itu seharusnya kau tanyakan saja pada dia sendiri.” Mino tersenyum ringan.

“wae ? “ Hye sun ingin tahu apa yang terjadi ,namun kim bum melirik hye sun dengan tatapan tajam.

“miane.” Hye sun tersenyum ke kim bum.

Makanan yang di pesan kim bum telah datang diantar oleh seorang pelayan.

Kim bum segera mungkin menghabiskan makanannya.

“ya.. oppa.. makannya pelan-pelan saja.” Hye sun mencegah bum agar tidak terlalu cepat mengunyah makanannya.

Dengan mulut masih terisi penuh makanan kim bum langsung meninggalkan hye sun.

“ya.. oppa kenapa pergi??” hye sun bingung dengan kelakuan kim bum.

“tenang saja hye sun. Mungkin oppamu itu sakit perut.” Mino sedikit terkekeh.

“oh.. mungkin saja.” Hye sun sedikit khawatir dengan keadaan kim bum.
Hidup sukses, bahagia dunia khirat, membahagiakan orang banyak, bermanfaat untuk agamaku amin ya allah..

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Re: Do You Feel What I Feel
« Reply #130 on: January 17, 2011, 08:18:43 am »
Om om ooommmm komawo dah di update dua chap sekaligus lg,hehe. Duh si mbum minta digebok ye udah maksa malah maen cium jidat seenaknya,ckck. Nah anak kecil aja tau mana cewe cakep,ckck mino saingannya mbum ama bocah,hehehe. Om lanjut lg donk,pleaaase


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline Diamond of Minsun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 714
  • Your smile make me cool..Your love around me,,
    • View Profile
Re: Do You Feel What I Feel
« Reply #131 on: January 17, 2011, 08:39:19 am »
Uagh oom,,makasih uda update..2 part ato chap ya??

Uda panas tuh s mbum gara2 mino ma si miki..
Cie,,cium pipi tuh..ntar pa lg..

Lagi om, lagi..
From the bottom of my heart,,
i wish you here with me ever and forever..
Become a real couple..

Aza aza hwaiting!!!

Offline gantang ricky prabowo

  • Full
  • ***
  • Posts: 397
  • i know you so well
  • Location: JAKARTA
    • View Profile
Re: Do You Feel What I Feel
« Reply #132 on: January 18, 2011, 09:48:55 am »
“saya tidak mau tau. Pokoknya wanita itu harus segera kau temukan. Bawa anak nya kepada saya.
SECEPATNYA!!!!” seorang pria berpenampilan rapih dan berwajah tampan menyandarkan tubuhnya di kursi
kebanggaannya dan melempar telefon genggamnya di atas meja kerjanya.

Tok..tok.tok.. “terdengar suara ketukan dari luar.”

“masuk.” Pria ini masih bersantai di singgahsananya.

Cklek..” pintu terbuka, dan terlihat seorang wanita cantik memasuki ruangan itu.”

“ permisi mr.isac , dimana saya harus menaruh document ini?” seorang sekertaris memegang banyak tumpukan
file.

“taruh saja di meja. Saya akan memeriksanya nanti.” Dengan santai mr.isac menyuruh sekertaris ini.

“permisi tuan.” Sekertaris itu keluar dengan sopan.



BRAKKK.... “suara meja yang di pukul dengan cukup keras oleh isac.”



“semua sial....semua tak ada yang beres... tinggal mengambil  dari wanita saja tidak becus.” Isac mengomel-ngomel
sendiri.

Mr.isac menutup wajah dengan kedua tangannya, kemudian sedikit memijat keningnya.

 “hye kyo... aku kan sudah bilang kita bisa bersama... kenapa kau terlalu keras kepala.. aku kan keluar negeri untuk
mengurusi pekerjaan. Kenapa pernikahanku jadi hancur seperti ini.” Mr.isac mengacak-acak rambutnya sehingga
dia terlihat berantakan.

Derrrtt...derrrt...derrrt... “suara getaran hand phon di atas meja.

Dengan cepat isac mengangkat telfonnya.

“hallo... hye kyo... kau dimana? Kita harus bicarakan semua ini dengan baik-baik. Kita bisa merawat anak kita
bersama-sama. “ suara memohon dari mr.isac.

“miane isac, saya yang terlalu egois, selalu ingin kau ada disamping saya. Kalau kamu masih benar-benar
mengharapkanku, aku menunggumu di danau kenangan kita. Nanti sore jam 4. Kalau kau telat, tandanya hubungan
kita memang sudah harus berakhir.” Setelah berbicara, dari seberang hubungan terputus.

“ya... hye kyo..hye kyo..” isac mencoba memanggil, namun percuma, semua sia-sia, karena sambungan telah
terputus.

“nanti sore kan ada rapat penting.” Isac menepuk dahinya.

“SIAL.....” isac melempar file-file di atas meja.



@kampus:

“Hye sun, kau harus selalu disampingku.” Kim bum merangkul hye sun sambil berjalan menyusuri koridor.

“ya.. sungguh memalukan. Kau juga tau kelemahanku. Aku juga gak bakal kabur dari kamu. Kamu lebih tau itu
semua dari aku.” Hye sun berbicara ketus.

“hahaha.. tentu saja karena aku paling tampan kan.” Kim bum mencolek dagu hye sun.

“ne.. semua yang kau bilang. NE,.. OPPA..”hye sun menekankan nada suaranya.

“anak pintar...” kim bum tersenyum sambil mengelus rambut panjang hye sun.

Dari kejauhan terlihat mino yang sedang tertawa riang dengan seorang bocah , dan seorang pria.

“oppa, jalan duluan keparkiran, nanti saya menyusul.”hye sun melepaskan rangkulan kim bum dari tubuhnya.

“wae?” kim bum bertanya heran.

“buku saya ada yang tertinggal.” Hye sun tersenyum paksa.

“ya sudah, jangan lama-lama.” Kim bum melihat dengan tatapan sedikit curiga.

Hye sun berjalan menghampiri mino yang ternyata sedang berbincang dengan jung hoon.

“hye sun.. ada angin apa kau kemari.”jung hoon langsung bangkit dari tempat duduknya dan merapikan pakaiannya.

“tidak apa, tadi hanya sekedar lewat.” Hye sun tersenyum ringan.

“ahjussi, aku mau pulang dengan noona.” Miki menghampiri hye sun .

“ya... kau pulang dengan ahjussi..” mino mencoba menarik tangan miki.

Namun miki berlindung di balik tubuh hye sun.

“miane hye sun’a.. dia memang sedang manja kalau tidak ada omma-nya.” Mino tertawa ringan.

“anyi.. aku senang dengan dia, emmm.. bagaimana kalau miki main dirumahku dulu, nanti akan ku antar
kerumahmu.” Hye sun memberikan ide.

“miane hye sun, bukannya tidak boleh..” mino sedikit tidak enak.

“omma-nya sudah akan menjemputnya. Sekali lagi miane hye sun.” Terlihat pancaran wajah kecewa dari hye sun.

“tidak apa, lain kali juga bisa.” Hye sun merendahkan tubuhnya untuk menyeimbangkan dengan miki.

“miki.. kita main lain kali saja ya..” hye sun mengelus kepala miki lembut.

Miki hanya terdiam tanpa reaksi.

“mino’a, jung hoon’a aku pulang dulu ya.”hye sun tersenyum.

“oh.. hati-hati hye sun.”mino dan jung hoon bergantian memberi salam ke hye sun.

Hye sun sudah meninggalkan halaman taman.

Miki menarik-narik celana mino.

“wae?” mino bertanya

“ahjussi tidak pandai memberi harapan.” Miki menggerakkan kepalanya kekiri dan kekanan.

“memang begitulah saya.”mino mencoba tuk tersenyum.

“ah.. ahjussi payah.” Miki melipat kedua tangannya seperti orang dewasa.

“bocah..” mino mengacak-acak rambut miki, dan tertu saja dengan wajah cemberut miki merapikan kembali tatanan
rambutnya.

@depan kampus:

“gomawo mino’a sudah menjaga miki.” Hye kyo menundukan kepalanya.

“tidak apa noona.” Mino tersenyum ringan.

“saya permisi pulang. Maaf sudah merepotkan.” Hye kyo menundukkan kepalanya.

“apa tidak bareng saja noona?” mino mencoba menawarkan tumpangan.

“tidak perlu, saya malah merepotkanmu. Salam saja buat jun ki.” Hye kyo tersenyum.

“oh.. ne..” mino tersenyum.

Hye kyo pergi menjauh meninggalkan mino.

“hah.. aku pergi ke rumah hye sun saja.” Mino memasuki mobilnya dan melajukannya dengan kecepatan sedang.



Tingtong.....tingtong... (suara bel rumah hye sun)

Cklek... (pintu terbuka)

“mino’a. Ayo silakan masuk” hye sun mempersilakan mino masuk ke dalam rumah.

“kau sendiri dirumah ?” mino mengikuti langkah hye sun.

“ne.. appa dan omma sibuk dengan bisnis. Kan kita sama mino’a.” Hye sun terkekeh.

“hye sun.. cucianmu biasanya banyak.. bagaimana kalau kita mencuci baju saja.” Mino memberi ide.

“aihh.. masa tamu mencucikan baju tuan rumah.” Hye sun terkekeh.

“ah.. biarkan saja lah.. ayo...” mino menarik tangan hye sun menuju ruang belakang.



Tersedia bak besar yang berisi selimut dan pakaian kotor yang lainnya.

“ya... kenapa semuanya dikeluarkan.” Hye sun terheran-heran.

“kamu itu ya... kalau punya banyak yang kotor jangan di tumpuk!” mino menceramahi hye sun.

“arasso..” hye sun menyerah.

“ayo cepat injak-injak..” mino memasuki bak besar yang dipenuhi dengan sabun.

Hye sun mengikuti cara mino. Sekarang mereka berdua bersenang-senang berdua.. tanpa ada pengganggu.

Di sela-sela keasikan bermain, hye sun terlilit kain sehingga sedikit oleng tubuhnya, namun untung saja ada mino,
hye sun di pegangi bagaikan seorang putri. Masih dalam posisi mino menahan hye sun, kemudian karena suasana
yang memungkinkan, mino terus mendekatkan wajahnya sehingga menempel pada bibir hye sun.

Hye sun menerimanya tanpa ada perlawanan sama sekali.

Mino mulai menjauhkan wajahnya dengan hye sun.

“hye sun, sebenarnya aku sudah tak bisa menahan perasaanku lagi. Aku benar-benar sangat menyukaimu. Aku
sudah penah mengatakannya dulu, tapi kau selalu menghindar.

Aku mau jawaban pastimu sekarang.” Mino memegang bahu hye sun.

“aku...” hye sun menundukkan kepalanya.

“apa?kau mau menolakku? Kalau kau menolak aku, lebih baik aku pergi ke swedia.” Mino membuang mukanya.

“huft.. ini yang aku tak mau, kamu selalu mau menjauh kalau jawabannya tidak sesuai harapan” hye sun menghela
nafas.

“gimana?” mino menanyakan ke hye sun.

Hye sun menganggukkan kepalanya.

Mino tersenyum-senyum penuh arti.

“ayo cepat bilas cuciannya, di jemur lalu kita jalan.” Mino secepat mungkin melakukan semua pekerjaan cuci
mencuci.

Hanya dalam 30 menit,cucian yang menggunung sudah terjemur rapih ditempatnya.

“wah... sudah selesai...” mino bangga melihat hasil kerjanya.

Hye sun hanya terbengong-bengong kagum melihat pekerjaan mino.

“ayo.. cepat kita pergi.” Mino menarik tangan hye sun.
Hidup sukses, bahagia dunia khirat, membahagiakan orang banyak, bermanfaat untuk agamaku amin ya allah..

Offline itaraya

  • Senior
  • ****
  • Posts: 722
  • ~can' t take my eyes off you~
    • View Profile
Re: Do You Feel What I Feel
« Reply #133 on: January 18, 2011, 11:12:28 am »
omo si om...ckckck...update sampai 3x ada angin apakah om, angin mamiri, angin puting beliung, angin topan or masuk angin, tancap gas kah colek2 dagu om ah..
weles officially pacaran mino ama hyesun but kurang romantis om...ayo bikin sweet momentnya.
[lovestruck][lovestruck]
saggy credit to mami love

Offline gantang ricky prabowo

  • Full
  • ***
  • Posts: 397
  • i know you so well
  • Location: JAKARTA
    • View Profile
Re: Do You Feel What I Feel
« Reply #134 on: January 18, 2011, 10:31:51 pm »
“aaaaaaaaaaaaaaa......” terdengar suara berteriak dari para pengunjung taman hiburan.

“ayo..” mino menarik tangan hye sun.

“ya.. jangan main yang macam-macam.”hye sun terlihat gugup.

“tenang saja. Kalau bersamaku pasti aman.” Mino tersenyum manis pada hye sun.

“ne.. aku percaya.” Hye sun pasrah.

Mino menaruh tangan hye sun agar memeluk lengannya. Mereka terlihat sangat serasi. Banyak orang yang melirik iri, karena pasangan yang sangat serasi ini. Terkadang juga mino mengeluarkan candaannya dan membuat hye sun tertawa.

“hye sun, kamu mau ice cream?” mino menoleh ke hye sun .

“boleh..” hye sun tersenyum manis.

Mino segera berlari dan memesan dua buah ice cream.
“nih.” Mino memberikan ke hye sun.

“gomawo.” Hye sun mengambil ice cream dan tangan satunya lagi merangkul lengan mino.

Mino tersenyum senang.

Mereka berdua bergandengan tangan menaiki roller koster, kicir-kicir,etc.

Terlihat wajah bahagia dikeduanya.
“hye sun, aku tak mau hari ini segera berlalu. Aku ingin hari ini diperpanjang.” Mino sedikit terkekeh.

Hye sun hanya tersenyum-senyum saja.

“ayo kita pulang, sudah mau malam nih.” Hye sun meminta ke mino.

“ah... baru juga sebentar.” Mino memasang wajah kecewa.

“bagaimana kalau kita diner diluar.” Mino tersenyum.

“emmmm...” hye sun menggelengkan kepalanya.

“makan di rumah saja. Aku yang memasak.” Hye sun mengusulkan.
“ok. Kita pulang.” Mino menggandeng tagan hye sun.

@rumah hye sun:

“Apa yang kau lakukan?” hye sun risih dengan kegiatan mino memainkan rambut hye sun yang panjang.

“kau manis juga kalo sedang memasak.” Mino memainkan rambut hye sun.

“ah.. kalau kau terus mengganggu masakannya jadi tidak matang-matan nih.” Hye sun cemberut.

“sana gih nonton aja!” hye sun mengusir mino dari ruang dapur.

“ok.” Mino mengedipkan sebelah matanya.



Banyak hidangan sudah tersedia di meja makan.

“wah.. kau hebat sekali hye sun.” Mino kagum dengan bermacam-macam makanan yang dihidangkan hye sun.

“yah.. anggap saja aku sedang berbaik hati merawat anak tetangga yang sedang kelaparan.” Hye sun sedikit cekikikan.

“mwo? Anak tetangga?” mino menatap tajam ke hye sun . lalu mereka berkejar-kejaran.

Tak membutuhkan waktu lama untuk menangkap hye sun.

Mino menangkap hye sun dengan memeluk pinggangnya yang ramping.

“ah.. sudah ah.” Hye sun tertawa riang.

“cepat minta maaf!” mino mengelitik hye sun.

“iya..iya.. miane.” Hye sun tertawa.

“ah.. aku lapar...” mino melepaskan hye sun dan duduk di meja makan.

Hye sun ikut duduk juga di meja makan yang melingkar. Mino berhadapan dengan hye sun.

Sesekali mereka bercanda.

Mino pov:

Andaikan setiap hariku bahagia seperti ini.

Hidup sukses, bahagia dunia khirat, membahagiakan orang banyak, bermanfaat untuk agamaku amin ya allah..