Author Topic: My Angel, Thank You Chapter 7 ' August, 25, 2011'  (Read 5939 times)

Offline dafa yuvi

  • Junior
  • **
  • Posts: 202
  • love is trust
  • Location: surabaya
    • View Profile
 [hmff] [heh] eun cha am yong hwa bkal ad insiden mini? lol haha
y0on ah am key jangan2? woooo lol

Offline zHIe_rIsa

  • Junior
  • **
  • Posts: 151
  • Location: Indonesia
    • View Profile
“ Hiks… Yong Hwa.. Hiks.. aku kesepian.. hiks… hehehe.. maukah… hehehe ” Kata Eun diiringi senyuman yang membuat Yong Hwa salah tingkah

“ Eun.. Eun Cha.. sadarlah.. dan lepaskan aku… ” Ucap Yong Hwa yang masih berusaha melepaskan diri dari dekapan Eun Cha

“ Shido! .. ”

Eun menutup kedua matanya dan mendekatkan wajahnya ke wajah Yong Hwa.

“ Eun Cha.. Sadarlah.. Yya!! ” Yong Hwa masih berusaha, tapi hasilnya tetap nihil. Eun Cha semakin mendekatkan wajahnya.. Bagaimana dengan Yong Hwa?



Chapter 5

Setelah berusaha beberapa kali, akhirnya Yong Hwa pasrah, ia biarkan wajah Eun mendekat ke wajahnya. Perlahan
namun pasti, bibir milik Eun mendarat tepat di bibir Yong Hwa. Eun sama sekali tidak melumat ataupun menyesap bibir padat milik Yong Hwa itu. Eun hanya menempelkan bibirnya dan dibiarkannya seperti itu.

Yong Hwa memejamkan matanya rapat-rapat ketika bibir mungil itu menyentuh bibirnya.. Tunggu dulu.. Yong Hwa merasakan sesuatu yang berbeda. Bibir ini bibir termanis, terlembut, dan termungil yang pernah ia rasakan. Sedikit saja Yong Hwa membuka mulutnya, bibir mungil itu tenggelam dalam bibirnya…

Perlahan-lahan Yong Hwa membuka sepasang matanya yang sedari terpejam rapat. Pada saat yang sama Eun Cha juga melakukan hal yang sama. Mereka berpandangan dalam diam. Ada sinar kekaguman dari mata Yong Hwa.

Wajah Yong Hwa memerah dengan nafas yang memburu. Keringat dingin mengalir di dahinya dan juga tangannya. Sering kali ia berusaha menahan diri agar tidak melumat bibir yang saat ini masih menempel di bibirnya.

Tiba-tiba saja Yong Hwa naik keatas ranjang dan menindih tubuh Eun Cha. (udahkagaktahanciinn..) Berselang beberapa detik, Yong Hwa menciumi wajah dan bibir Eun tiada henti. Menyebebkan bibir Eun memerah. Yong Hwa menciuminya terus, beberapa kali Eun menghindar dengan kedua tangannya. Dengan sigap Yong Hwa menangkap tangan Eun dan menekannya di sisi bantal.

Tanpa membuang waktu, Yong Hwa menyelusuri leher jenjang Eun dengan ciuman, sesekali Yong Hwa menyesap dan menggigit sehingga menimbulkan beberapa tanda berwarna merah di leher Eun Cha.

Eun Cha mendesah dan memekik pelan ketika Yong Hwa menggigit lehernya. Mendengar desahan serta pekikan Eun membuat Yong Hwa hilang kendali. Di lumatnya bibir Eun Cha cepat, melumat dan menyesapnya kuat sehingga desahan terdengar kembali…

>>>***<<<

Di tempat yang berbeda, di waktu yang sama

Park Hyo Joo, yang merupakan ‘mantan’ kekasih Yong Hwa sekarang ini dilanda kebingungan juga ketakutan. Terlihat dari gerak geriknya yang mengelilingi sofa yang ada dalam kamarnya sambil menggigit kuku-kukunya yang panjang. Semua ini terjadi setelah ia menerima telepon kemaren dari seseorang yang sama sekali tak pernah ia pikirkan.

FLASHBACK

“ Yeobseyo.. ” Sapa Hyo Joo

“ Hai… Sayang… ”

Hyo Joo terkejut, suara ini sangat di kenalnya.. Di perhatikannya layar ponselnya, tidak tertera nama disana, hanya
nomor yang tertera..

“ Kau.. siapa? ” Tanya Hyo Joo terbata-bata..

“ Kau tak mengenaliku lagi? ” Tanya orang tersebut dengan nada kecewa

“ Kim Yong Hwa? ” Tanya Hyo Joo lagi. Ketakutan kini dirasakannya.

“ Bingo… ” Seru orang tersebut senang yang ternyata Yong Hwa

“ Oh.. ” balas Hyo Joo..

 “ Yya.. Kau kenapa? Tak sukakah kalau aku menghubungimu? ”

“ Ah.. anyio.. Aku sangat senang kau menghubungiku… hehehe ” Ujar Hyo Joo cepat sambil terkekeh.

“ Oh begitu.. ” Kata Yong Hwa.. “ Sepertinya kau terkejut aku hubungi? Kau sudah menghapus nomor ku ya? ” Tanya
Yong Hwa menyelidik

“ Tentu saja tidak! ” Jawab Yoon ah cepat dan sedikit teriak. “ Mana mungkin aku menghapus nomor… kekasihku sendiri ”

“ Aku tak percaya. Buktinya, kau menanyakan siapa yang menghubungimu. ”

“ Kalau kau tak percaya. Ya sudah. ”

“ Ah… jangan ngambek sayang.. aku hanya bercanda ” Rayu Yong Hwa

Tidak ada balasan dari Hyo Joo…

“ Kau sedang apa? ” Tanya Yong Hwa lembut

“ Tidak ada… Hanya menonton televisi.. ” Jawab Hyo Joo yang tentu saja berbohong.. Saat ini Hyo Joo sedang tiduran.

“ Nonton apa? ”

“ Gosip.. ” Jawab Hyo Joo spontan

“ Gosip? ” Tanya Yong Hwa tak percaya. “ Sejak kapan kau suka gossip? ”

“ Beberapa bulan terakhir ini. ” Jawab Hyo Joo..

Yong Hwa tidak bertanya lagi. Ia sengaja diam untuk menarik perhatian Hyo Joo. Ia tahu betul apa yang dilakukan Hyo
Joo kalau ia seperti ini.

Setelah satu menit berlalu, hyo joo tidak mengeluarkan suaranya. Terpaksa Yong Hwa yang mengajaknya bicara.

“ Hmm.. Hyo Joo ” Panggil Yong Hwa lembut

“ Ne? ”

“ Apakah kau punya masalah dengan noona Yoon ah? ” Tanya Yong Hwa

“ Mwo..?! ” Seru Hyo Joo kaget. Ia tak menyangka Yong Hwa akan menanyakan hal ini.

“ Kenapa sekaget itu!! Aku hanya bertanya, APA KAU PUNYA MASALAH DENGAN NOONA YOON AH? ” Yong Hwa mengulangi
pertanyaannya sedikit teriak.

“ Tidak ada. ” Jawab Hyo Joo dengan nada dibuat sewajar mungkin. “ Kamu pikir, ada masalah apa aku dengan Yoon ah
onnie? ”

“ Kau ingat waktu pertama kali aku menghubungimu? ” Tanya Yong Hwa…

“ Nee.. aku ingat ” Jawab Hyo Joo. ‘ Oh.. Jangan kau ungkit masalah itu Yong Hwa.. Aku mohon.. ’ bisik Hyo Joo dalam hati

“ Saat itu, noona datang dan mengetahui kalau aku menghubungi mu menggunakan ponselnya. Tapi, tiba-tiba saja ia marah dan juga melarangmu menghubungiku, kan? ”

“ Ne.. ” Jawab Hyo Joo lemas

“ Nah, setelah kejadian itu, aku jadi berpikir. Ada masalah di antara kalian, dan aku merasa semua itu ada sangkut
pautnya dengan ku. Atau bisa saja ada yang kau atau noona sembunyikan dariku.. ”

“ Hah??? ” Teriak Yoon ah terkejut

“ Aish.. ada apa denganmu huh? Sejak tadi kau terkejut terus. ” Omel Yong Hwa yang sudah kesal dengan keterkejutan
Hyo Joo.

“ Miane.. ” Sesal Hyo joo

“ Apakah…. Semua dari perkataan ku tadi benar? Apakah ada yang kalian sembunyikan? ” Tanya Yong Hwa menyelidik

“ Tidak ada.. Tidak ada yang aku sembunyikan darimu.. Mungkin.. mungkin saat itu mood Yoon ah onnie lagi buruk atau…
mungkin… lagi.. ada masalah.. Yah mungkin itu ” Jawab Hyo Joo sedikit gugup.

“ Begitukah? ” Tanya Yong Hwa agar lebih yakin..

“ Tentu.. ” Jawab Hyo Joo yang mulai lega

“ Kalau begitu, ya sudah. Aku mau istirahat dulu. Kau juga jangan terlalu benyak menonton TV.. nanti kalau kau melihat actor yang lebih tampan dariku, kau akan meninggalkanku dan lebih memilihnya. Ingat.. Jika kau benar-benar melakukannya, aku bersumpah, tidak akan memaafkanmu. ”

“ Mwo? ” Teriak Hyo Joo lagi

“ Aishh.. jangan berteriak lagi. Telinga ku bisa pecah.. ”

“ Miane.. ”

“ Sudahlah.. Yang aku katakan tadi itu, aku serius. ” Kata Yong Hwa. Setelah itu memutuskan sambungannya.


End Flashback

Hyo Joo menghempaskan tubuhnya di sofa sambil memejamkan kedua matanya.

“ Kau benar Yong Hwa..” Bisik Hyo Joo.. “ Semua yang kau katakana benar. Termasuk perkataan mu yang terakhir. ” Lanjutnya.. “ Miane.. Jeongmal miane Yong Hwa.. ”

“ Hyo Joo.. Kau sudah siap sayang? ” Terdengar ketukan dan suara Mrs. Park dari luar.

“ Ne, omma.. Aku keluar sekarang. ” Balas Hyo Joo

Kleek..

Pintu kamar Hyo Joo terbuka, pertama kali yang terlihat oleh Hyo Joo adalah senyuman ommanya..

“ Kau terlihat cantik sayang.. Sini omma periksa dulu. Kau harus tampil cantik dan sempurna di hadapan calon suami mu. ”
Kata Mrs. Park sambil membetulkan ikatan rambut Hyo Joo.

“ Nah, kau terlihat sempurna. ” Kata Mrs. Park lagi sambil menyatukan kedua tangannya. “ Ayo kita berangkat sekarang, Appa sudah menunggu kita. ”

“ Sebenarnya kita mau kemana omma? ” Tanya Hyo Joo penasaran. “ Sudah omma katakan, bertemu dengan calon suamimu.. 30 menit lagi calon suamimu akan tiba di seoul. ” Terang Mrs. Park. “ STOP! Jangan bertanya lagi. ” Cegah Mrs. Park ketika melihat putrinya ini akan mengeluarkan suaranya.

>>>***<<<

“ Huh.. huh.. akhirnya… ” Kata Yoon ah sambil mengatur nafasnya yang ‘berantakan’

“ Tak kusangka.. pekerjaan ini lebih.. berat daripada.. kerja di.. kantor… ” Kata Yoon ah lagi.
Yoon ah melihat keselilingnya, mencari sesuatu yang bisa ia minum. Tengkorokannya kering setelah berusaha
membaringkan tubuh Key di atas ranjang.

Pandangan Yoon ah berhenti tepat di meja yang penuh dengan buku. Disana terdapat gelas yang berisi air yang tinggal setengahnya. Tanpa berpikir panjang Yoon ah melangkahkan kakinya dan mengambil air tersebut, meminumnya sampai habis. Karena masih haus, Yoon ah keluar dari kamar menuju dapur.

“ Aachh… ”

Yoon ah mendengar sesuatu ketika ia melewati sebuah kamar yang ditempati Eun. Semula Yoon ah berniat memasuki kamar tersebut, tapi ia urungkan niatnya, karena ia berpikir itu hanyalah halusinasinya sebab rumah ini terlalu sunyi. Dan satu hal lagi, Yoon ah melupakan Yong Hwa adiknya yang sekarang entah kemana.
Yoon ah melangkahkan kakinya kembali. Baru dua langkah, tiba-tiba saja Yoon ah menghentikan langkahnya. Lambat-lambat, ia memiringkan kepalanya kekiri, memikirkan sesuatu.

“ Sepertinya aku melupakan seseorang.. ” Ujar Yoon ah pada dirinya sendiri.

“ Seseorang yang tinggi.. ” kata Yoon ah sambil menengadah ke atas, menunjukkan seberapa tinggi orang itu.

“ Rambut hitam lebat dan sedikit panjang… ” Lanjutnya

“ Tampan.. ” Ujar Yoon ah lagi

“ Appa..?? ” Terka Yoon ah sedikit kaget.

“ Ah anyi.. tak mungkin Appa.. mungkin aku terlalu merindukan dan hampir melupakan mereka.. Kalau begitu, besok
pulang kerja aku akan ke makam omma dan appa bersama Yong Hwa. ” Kata Yoon ah pada dirinya sendiri.

Setelah itu, Yoon ah melanjutkan langkahnya yang beberapa kali terhenti. Namun, lagi-lagi langkahnya terhenti, tanpa sengaja bayangan Yong Hwa yang menggendong Eun Cha ke dalam kamar yang baru saja ia lewati melintas..

“ Yong Hwa..? ” Ucap Yoon ah dengan nada bertanya

Teringat kembali oleh Yoon ah.. Suara seperti desahan ketika ia melewati kamar tersebut. Mengingat itu, mulut Yoon ah menganga dan langsung ditutupinya dengan kedua tangannya.

“ Yong HWA!!! ” Teriak Yoon ah dan langsung mendobrak pintu kamar tersebut.

Braaakkk…..

Pintu di buka kasar oleh Yoon ah.

“ Yong Hwa… ” Panggil Yoon ah pelan dan terkejut.. “ Apa.. yang kau.. lakukan? ” Tanya Yoon ah, pandangannya menatap Yong Hwa yang berada di atas Eun Cha.

Yong Hwa yang sekarang sudah berdiri dan sudah sadar menatap noonanya dengan pandangan terkejut.

“ Apa yang kau lakukan dengan Eun Cha? ” Tanya Yoon ah lagi sedikit berteriak.

“ Itu… ah molla ” Balas Yong Hwa sambil menarik rambutnya dan keluar dari kamar tersebut.

“ Yong Hwa.. ” Panggil Yoon ah, tapi tak ada balasan dari Yong Hwa. Pemuda itu masih saja menarik rambutnya dan terkadang mengetok kepalanya sendiri.

Yoon ah mengalihkan pandangannya kearah Eun Cha. Gadis itu masih belum sadar, kedua mata Eun Cha masih terpejam, terlihat tidak ada yang terjadi padanya.

Yoon ah menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ia bingung sekarang, sebenarnya apa yang terjadi.

>>>***<<<

30 menit setelah kejadian di atas

“ Ayolah Yong Hwa… Ceritakan pada noona.. ” Paksa Yoon ah sambil mengguncang tubuh Yong Hwa yang terkulai lemah di atas sofa.

“ Aku tidak tahu. ” Jawab Yong Hwa sambil menepis tangan noonanya.

“ Bagaimana bisa kau menjawab pertanyaan noona dengan jawaban itu. Sudah jelas, kau seperti mau memperkosa Eun
Cha yang sedang tidur. Apakah kau sudah gila! ” Teriak Yoon ah histeris

“ Yya.. Jangan berteriak seperti itu. ”

“ Kalau kau tidak mau noona teriak, maka katakan yang sebenarnya. ”

“ OK.. ” Kata Yong Hwa mengangkat kedua tangannya menyerah

Yoon ah tersenyum senang, dan duduk menghadap Yong Hwa, mengambil ancang-ancang untuk mendengar cerita Yong
Hwa.

Sebelum bercerita, Yong Hwa sempat mengomel melihat tingkah noona nya. Tapi Yoon ah mengabaikan itu.

“ Eun Cha yang memulainya.. ” Yong Hwa mulai cerita.

“ Bagaimana bisa?! ” Tanya Yoon ah yang sangat tertarik dengan cerita ini.

“ Aku tak tahu, mungkin pengaruh alcohol. Dia memaksaku. Dan aku.. ” Sampai disini ia tak sanggup melanjtkan
ceritanya. Ia malu mengingat dirinya lah yang memulai ciuman panas itu.

“ Memaksa apa? Apakah Eun memaksa melakukan itu? Biasanya kalau di drama yang aku lihat emang seperti itu. Trus..
Dan apa? ” Tanya Yoon ah bertubi-tubi

“ Ah.. noona terlalu berisik. ” Protes Yong Hwa..

“ Aku mau pulang sekarang. ” Tambah Yong Hwa

“ Yya.. kau tak bisa pulang begitu saja. Bagaimana dengan Key dan Eun Cha. ”

“ Itu urusan noona.. aku mau pulang, kepala ku sakit. ” Kata Yong Hwa sambil beranjak dari sofa.

Yoon ah tersenyum licik “ Pulang saja. Aku mau menginap disini. Jaga rumah baik-baik ya Yong Hwa.. ” Kata noona nya sambil melambai-lambai kan tangannya.

Setelah Yong Hwa menghilang dengan mobil mereka, lagi-lagi Yoon ah tersenyum.

“ Tak sampai sejam pun kau akan kembali. ”

Seperti tebakan Yoon ah tadi, Yong Hwa kembali dengan tampang garang. Yoon ah tahu, Yong Hwa sedang marah padanya

“ Noona!! Mana kuncinya! ” Seru Yong Hwa sambil mengulurkan tangannya.

“ Kunci apa? ” Tanya Yong Hwa tak mengerti.

“ Tentu saja kunci rumah! ” Teriak Yong Hwa kesal.

“ Enak saja. Kalau mau kunci ini, temani noona mengurus Key dan Eun Cha. ”

“ Ah.. Noona selalu saja seperti itu. ” Gerutu Yong Hwa

Yoon ah hanya cekikikan mendengar keluhan Yong Hwa.

>>>***<<<

“ Ah.. aku sekarat.. ”

Yong Hwa dan Yoon ah serentak mengalihkan pandangan kearah pemilik suara tadi. Ternyata Eun Cha yang sedang
memegang kepalanya dan berjalan agak sempoyongan menuju dapur.

“ Eun Cha! ” Panggil Yoon ah

Langkah Eun Cha terhenti, ia menoleh kearah Yoon ah yang sedang menghampirinya diikuti oleh Yong Hwa
dibelakangnya. Eun memicingkan matanya karena pandangannya sedikit kabur.

“ Kau mau kemana? Kepalamu masih sakitkan? Seharusnya kau dikamar saja.. ”

“ Aku haus onnie.. ” Kata Eun.. 

“ Biar onnie ambilkan. ” Setelah itu Yoon ah memalingkan wajahnya ke Yong Hwa.  “ Kau bantu Eun Cha ke sofa. ”

Yong Hwa hanya mengangguk pasrah. Sebelum Yoon ah meninggalkan mereka, Yoon ah berbisik..

“ Yong Hwa, jangan macam-macam ok. ” Setelah itu Yoon ah berlari terbirit birit menuju dapur.

“ Apa maksudnya.. ” Gumam Yong Hwa sambil membantu Eun melangkah menuju sofa.

Setelah mendudukkan Eun Cha, Yong Hwa duduk di samping Eun Cha.

“ Aduuhh.. Kepala ku sakit sekali ” Keluh Eun sambil merebahkan kepalanya ke sandaran sofa dan melihat kelangit-langit.

Yong Hwa yang mendengar keluhan Eun Cha berpaling kearahnya. Yong Hwa terkejut, ketika ia melihat leher Eun yang penuh dengan bekas kecupan dan juga gigitan yang ia lakukan.

Dengan cepat Yong Hwa memalingkan wajahnya ketika Eun menoleh kearahnya..

“ Menurutmu, apa penyebabnya? ” Tanya Eun menatap Yong Hwa dengan pandangan bertanya.

“ Mungkinn… karena pengaruh alcohol. ” Jawab Yong Hwa tanpa membalas pandangan Eun

“ Hmm.. Mungkin juga. ” Kata Eun menyetujui pendapat Yong Hwa. “ Apakah minum alcohol membuat leher juga sakit? ”

Tanya Eun lagi sambil memegang lehernya dengan kedua tangan..

“ Mwo!! Ah.. itu.. tidak benar.. mungkin.. hanya perasaanmu saja ” Jawab Yong Hwa salah tingkah sambil menggeser
duduknya menjauhi Eun Cha. Tangannya basah karena pertanyaan-pertanyaan Eun Cha yang membuatnya gugup.

“ Yya.. Ada apa dengan mu? ” Tanya Eun cha sambil melirik tangan Yong Hwa yang meremas-remas sofa. “ Yya.. kau
kenapa? ” Tanya Eun sekali lagi. Tangan Eun bergerak hendak menyentuh dahi Yong Hwa tapi segera ditepis oleh Yong Hwa.

Mendapat perlakuan Yong Hwa yang seperti itu, Eun segera bangkit dari duduknya dan berniat kembali ke kamarnya, tapi
langkahnya terhenti karena kedatangan Yoon ah dengan segelas air di tangan kirinya.

“ Eun Cha kau mau kemana? ” Tanya Yoon ah heran

“ Mau ke kamar ” Jawab Eun ketus sambil melirik Yong Hwa kesal.

Yoon ah mengikuti pandangan Eun. Seakan mengetahui ia mengangguk dan berkata.

“ Duduklah dulu, aku sudah capek-capek membawakanmu air. ” Kata Yoon ah sambil cemberut.

Eun mengikuti perkataan Yoon ah dan duduk di sofa tapi bukan di samping Yong Hwa namun di depannya.
“ Nah, minumlah dulu ” Yoon ah memberikan gelas yang ia bawa, Eun menerimanya dan meminum sampai habis.
“ Mana Key? ” Tanya Eun sambil melihat-lihat kesekitar, mencari Key..

“ Mungkin masih tidur. Onnie lihat sebentar.. ” Kata Yoon ah sambil beranjak

“ Tunggu dulu.. ” Cegah Yong Hwa. “ Lebih baik aku yang melihatnya. ” Kata Yong Hwa sambil tersenyum jahil.

“ Kenapa? ”

Yong Hwa menundukkan badannya dan berbisik tepat ditelinga Yoon ah…

“ Aku takut, nanti noona dan key malakukan hal yang tidak pantas.. ”

Seketika wajah Yoon ah memerah malu dan juga marah, sebelum tangan Yoon ah mencubit atau memukul, Yong Hwa sudah berlari menuju kamar Key dengan tertawa lebar.

>>>***<<<

“ Onnie… pulang yuk. ” Usul Eun Cha. “ Sekarang sudah jam 6 sore. Aku takut nanti omma dan appa marah. Lagian
badanku bau alcohol. ” Kata Eun lagi

“ Kenapa tidak mandi aja disini? ” Tanya Yoon ah.

“ Bagaimana bisa aku mandi disini onnie!! Aku tak membawa pakaian ganti. ” Jawab Eun sambil cemberut.

“ Mian Eun sayang… Onnie lupa. Hehehe ” Kata Yoon ah sambil terkekeh melihat Eun cemberut.

“ Eun pakai aja parfum ku. Agar bau alkoholnya berkurang. ” Kata Key tiba-tiba sambil melemparkan parfumnya ke Eun
Cha. Ternyata key sudah bangun dan tampak lebih segar.

“ Oh.. Gomawo Key ” Balas Eun tersenyum. Lalu melangkahkan kakinya ke kamar yang ia tempati.

Sesampainya di kamar

Eun menyemprotkan parfum itu di sekitar bajunya..

“ Hmm.. wangi ” Kata Eun tersenyum

Eun melangkahkan kakinya ke cermin yang ada dikamar itu. Ia berniat membetulkan penampilannya. Terlihat rambutnya
yang sedikit kusut. Lalu merapikannya. 

Merasa rambutnya sudah rapi, Eun memerhatikan wajahnya. Menatap kedua bola matanya, menatap kedua pipinya, lalu ke hidungnya, terus ke bibirnya. Di perhatikannya bibir mungil miliknya. Ia merasa sesuatu yang aneh, bibirnya terlihat lebih merah dari biasanya. Eun mengangkat bahunya cuek.

Ketika akan berbalik, Eun tak sengaja melihat lehernya terdapat beberapa tanda merah. Wajahnya pucat seketika, mendapati tanda merah itu. Ia sentuh tanda itu, beberapa pikiran negative merasuki otaknya. Ia berusaha membuang pikiran negative itu dengan menggumamkan “ Ini hanya bekas gigitan nyamuk. Ya.. nyamuk! ”

Tapi, jika dipikir lagi, gigitan nyamuk tak sebesar ini. Karena tidak mendapat jawaban yang masuk akal. Akhirnya..

“ Akkhhhhhhh……….. ” Eun berteriak sekencang-kencangnya. Berharap kegelisahan dan pikiran-pikiran negative tersebut segera hilang.

>>>***<<<

“ Akkhhhhhhh……….. ”

Yoon ah, Yong Hwa dan Key mendengar teriakan keras yang berasal dari kamar Eun. Mereka serentak memandang satu
sama lain.

“ Akkhhhhhhh……….. ”

Teriakan tersebut terdengar lagi. Segera mereka bertiga menuju kamar Eun dan mendobrak pintu itu.

“ Akkhhhhhhh……….. ”

Eun masih saja berteriak sambil menutup wajah dengan kedua tangannya.

“ Eun Cha kau kenapa? ” Tanya Key dan Yoon ah serentak, mereka sama-sama khawatir.

“ Akkhhhhhhh……….. ”

Bukannya menjawab, Eun malah berteriak semakin kencang.

“ Aish!! ” Yong Hwa menutup kedua telinganya, ia merasa kesal mendengar teriakan-teriakan Eun Cha.

“ Akkhhhhhhh……….. ”

“ HENTIKAN!! ”

Yong Hwa berjalan menuju tempat Eun Cha berdiri dan dengan paksa melepaskan tangan Eun Cha dari wajahnya.
Setelah terlepas, Yong Hwa bertanya dengan pertanyaan yang sama.

“ Yya.. kau kenapa? ”

“ Akkhhhhhhh……….. ”

Tanpa aba-aba terlebih dahulu, Eun kembali berteriak tepat di depan pemuda itu. Membuat Yong Hwa membekap mulut Eun dengan tangannya.

“ JANGAN BERTERIAK! ” Bentak Yong Hwa keras.

Eun menganggukkan kepalanya berulang kali supaya Yong Hwa melepaskan tangannya di mulutnya.

“ Akkhhhhhhh……….. ”

Eun berteriak lagi, membuat Yong Hwa melakukan hal yang sama.

“ Aishh!! Sudah kubilang, JANGAN BERTERIAK. ”

Dengan gerakan yang sama, Eun kembali menganggukkan kepalanya dengan pandangan memelas.

“ Jika kau berteriak lagi, aku bersumpah akan MENCIUMMU! ” Kata Yong Hwa dengan menekankan kata terakhir.

Setelah itu, Yong Hwa melepaskannya. Tapi, kali ini Eun tak berteriak lagi, hanya memandang Yong Hwa, Yoon ah dan Key bergantian.

“ Ada apa denganmu Eun Cha? ” Tanya Yoon ah lembut.

Dengan tangan bergetar Eun menunjuk lehernya.

Serentak ketiganya menatap leher Eun Cha. Serentak pula mereka terkejut, Yoon ah langsung menatap Yong Hwa yang saat ini mulai berjalan mundur dengan wajah pucat.

Key yang tidak tahu apa yang telah terjadi, langsung menuju kearah Eun dan menatap tanda merah itu lebih dekat.

“ Eun Cha, kenapa tanda merah ini… ” perkataan Key menggantung, ia juga terkejut melihat tanda merah itu.

“ Aku tak tahu.. ” Jawab Eun lemas dan serak, karena terlalu banyak berteriak.

“ Sebaiknya kau pulang saja Eun.. ” Usul Yoon ah sambil menepuk pundak Eun.

Eun menggelengkan kepalanya cepat.

“ Kenapa? ” Tanya Yoon ah bingung

“ Nanti kalau omma dan appa menanyakan tanda merah ini, apa yang harus ku jawab.. ” Kata Eun yang masih dengan
suara pelannya.

“ Pakai syalku saja. Tunggu, aku ambil sebentar. ” Key langsung keluar dari kamar menuju ke kamarnya sendiri.

Tak sampai 2 menit, Akhirnya Key datang dengan Syal di tengannya. Dengan lembut ia pakaikan syal itu di leher Eun,
sehingga tanda itu tak terlihat lagi.

“ Gomawo Key.. ” Kata Eun sambil tersenyum.

“ Ne.. sebaiknya kau pulang sekarang. 15 menit lagi pukul 7 malam. ” Kata Key sambil melirik jam di tangannya.

>>>***<<<

“ Aku pulang… ”

“ Kau sudah pulang sayang.. cepat mandi sana, sebentar lagi kita akan sarapan bersama. ” Kata Mrs. Lee saat melihat
putrinya pulang.

“ Ne omma… ” Balas Eun lega. Lega karena Mrs. Lee tidak curiga dengan adanya syal di lehernya.

“ Tunggu.. ” Seru Mrs. Lee menghentikan langkah Eun.

“ Ada apa omma? ” Tanya Eun sedikit gugup.

“ Kenapa kau memakai syal? Bukankah kau tak mempunyai syal selama ini? ” Tanya Mrs. Lee sedikit menyelidik.

“ Ini.. Ini pemberian Key omma. Katanya ini hadiah yang ia bawakan untukku. ” Jawab Eun dengan senyuman.

“ Kenapa kau memakainya? ” Tanya Mrs. Lee penasaran

“ Bukankah omma pernah bilang, kalau pemberian orang harus diterima, walaupun tidak suka. ”

Mrs. Lee menganggukkan kepalanya.

“ Bolehkah omma pinjam? ”

“ Ne? ”

“ Bolehkah omma pinjam sekarang? ” Pertanyaan Mrs. Lee yang satu ini membuat Eun pucat.

“ Kau kenapa sayang.. Kenapa wajahmu pucat? ” Tanya Mrs. Lee khawatir.

“ Ah.. aku hanya capek omma. ” Jawab Eun sambil memasang tampang lelahnya.

“ Oh.. Jadi gimana? Boleh omma pinjam? ” Tanya Mrs. Lee lagi.

“ Tidak bisa! ” Jawab Eun cepat sambil menggenggam syal itu erat.

“ Kenapa? ” Tanya Mrs. Lee kecewa.

Eun melirik kesana kemari, memikirkan jawaban yang masuk akal.

“ Ah.. kau menyukainya ya? ” Goda Mrs. Lee

“ Maksud omma? ” Tanya Eun tak mengerti

“ Kau menyukai Key kan? ”

“ Key? Aku! Anyio.. ” Jawab Eun cepat

“ Benarkah? ” Mrs. Lee semakin menggoda Eun

“ Nee…. Aku menyukainya. Omma puas! ” Teriak Eun keras, spontan.

“ Benar ternyata. Kalau begitu bergegaslah mandi. ” Suruh Mrs. Lee dengan senyuman menggoda ke Eun

Eun melangkahkan kakinya ke kamarnya yang terletak di lantai dua. Selama menaiki tangga, ia berpikir tentang apa saja yang ia bicarakan dengan Mrs. Lee. Tiba-tiba saja Eun menutup mulutnya yang menganga. Satu ucapan yang ia ucapkan
salah.



“ Nee…. Aku menyukainya. Omma puas! ”



Aish.. Eun mengacak-ngacak rambutnya, bertanda ia merasa bodoh.

“ Kenapa aku mengatakan kalau aku menyukai Key! Ah.. matilah aku. ”

>>>***<<<

Yoon ah menghampiri Yong Hwa yang sedang duduk di sofa sambil menonton berita.

“ Dari dulu sampai sekarang kebiasaanmu tak berubah. Suka berita. ” Kata Yoon ah sambil duduk di samping Yong Hwa.

Yong Hwa melirik Yoon ah sambil mencibir, setelah itu ia kembali menyimak berita tentang perusahaan-perusahaan.

Yoon ah sangat tidak menyukai berita, apalagi tentang perusahaan. Dengan cekatan, ia mengambil remote yang ada di
tangan Yong Hwa dan mencari siaran gossip.

“ Yya..!! Kembalikan! ” Seru Yong Hwa pada Noona nya.

“ Tunggu sebentar. ” Kata Yoon ah santai.

“ Ini dia! ” Teriak Yoon ah tiba-tiba.



“ Yoo Hyun Jae, actor terkenal sejak bermain di drama “ Bad Guy ” ini baru saja memutuskan untuk berhenti di dunia Entertainment. ”

 “ 3 jam yang lalu, Yoo Hyun Jae baru saja tiba di Seoul dan langsung mengadakan konfensi Pers. Inilah liputannya.. ”


Wartawan : Yoo Hyun Jae-ssi, Benarkah anda akan keluar dari dunia Entertainment yang sudah membesarkan nama anda?

YHJ : Ne.. *tersenyum*

Wartawan : Apakah kami boleh mengetahui alasan anda?

YHJ : Saya keluar karena appa menginginkan saya segera menikah.

Wartawan : Menikah? Apakah selama ini anda sudah memiliki kekasih?

YHJ : Tidak. Saya menikah dengan pilihan appa.

Wartawan : Apakah kami boleh mengetahui siapa wanita beruntung itu?

YHJ : * tersenyum tanpa menjawab pertanyaan dari wartawan *

Wartawan : Apakah wanita itu dari kalangan artis?

YHJ : Tentu saja tidak.. Saya akan memberitahu kalian, tapi marga nya saja. Marganya… Park.



“ Park? Kira-kira siapa ya? ” Tanya Yoon ah sambil menatap Yong Hwa.

“ Mana ku tahu ” Jawab Yong Hwa cuek.



Kim Yong Hwa…..

Yoo Hyun Jae? Menikah dengan wanita bermarga PARK! Park Hyo Joo?
Anyi, itu tidak mungkin, Hyo Joo tidak mungkin. Bahkan kemaren aku sudah mengancamnya.
Tapi benarkah? kenapa perasaan ku menjadi tidak enak. Kenapa hati ini sangat yakin kalau wanita itu benar Park Hyo Joo..

Tidak! Aku harus percaya padanya. Ia tak mungkin melakukan ini. Ia tak mungkin meninggalkan ku begitu saja. Lagi pula marga Park bukan Park Hyo Joo saja. Pasti masih banyak lagi.

End Chap


Chapter 5 udah aku update  [biggrin] [biggrin]
Kalo Bosan itu wajar, karna aku buatnya saat bosan atau lagi bad mood  [heh]

Ku tunggu komen" mu..  [lovestruck]

Offline Imahminsun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 544
  • sweet momen's minsun
  • Location: seoul
    • View Profile
Re: My Angel, Thank You Chapter 5 ' June 10, 2011 '
« Reply #62 on: June 10, 2011, 05:47:19 am »
  thank you updatannya


   untung aja Eun cha belum menyadari sepenuhnya tanda merah di lehernya itu

  bekas ciuman hooot Yong hwa . engga bisa di byangkan kalo Eun cha tahu nanti

  bisa" dia berteriak sekencangnya melebihi teriakannya tadi .

  rupanya bibirnya hyo joo tidak semanis bibirnya Eun cha ya ???

 makanya yong hwa tidak bisa nahan untuk tidak melumatnya , hehehe....

Offline zHIe_rIsa

  • Junior
  • **
  • Posts: 151
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Re: My Angel, Thank You Chapter 5 ' June 10, 2011 '
« Reply #63 on: June 10, 2011, 06:10:59 am »
  thank you updatannya


   untung aja Eun cha belum menyadari sepenuhnya tanda merah di lehernya itu

  bekas ciuman hooot Yong hwa . engga bisa di byangkan kalo Eun cha tahu nanti

  bisa" dia berteriak sekencangnya melebihi teriakannya tadi .

  rupanya bibirnya hyo joo tidak semanis bibirnya Eun cha ya ???

 makanya yong hwa tidak bisa nahan untuk tidak melumatnya , hehehe....

Makasih udah baca  [lovestruck]

Ya sist, sekarang aku lagi mikir, gimana reaksi Eun Cha kalau tanda merah itu dari Yong Hwa..

Offline Mawar Jingga

  • Full
  • ***
  • Posts: 397
    • View Profile
Re: My Angel, Thank You Chapter 5 ' June 10, 2011 '
« Reply #64 on: June 10, 2011, 07:28:47 am »
Loh, jadi Eun Cha gak tau kalo Yong Hwa yang udan nyium2 dia ya? Terus dia gak nyadar dunk kalo dia yang udah duluan nyium2 Yong hwa... [hmpfh] [hmpfh]. Terus kok Yong Hwa masih belum nyadar juga kalo pacarnya udah bukan pacarnya lagi? Atau dia udah nyadar, tapi masih pengen kepastian???

Trims ya atas updetnyaa...ditunggu lanjutannya.... [arms] [arms]

Offline virna yuniar

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1152
  • ♥KangDan♥
    • View Profile
Re: My Angel, Thank You Chapter 5 ' June 10, 2011 '
« Reply #65 on: June 10, 2011, 08:06:35 am »
wahhh part awal bikin dag dig dug kirain bakalan berlanjut wkwkwkw [hmpfh]

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: My Angel, Thank You Chapter 5 ' June 10, 2011 '
« Reply #66 on: June 10, 2011, 09:54:19 am »
Nih yong hwa, manfaatin kesempatan dlm kesempitan [whip] awas loh abis nyium ga mau bertanggungjawab n masih pingin balik ke mantannya, si hyo jo [head break] [hmpfh]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline sisicia

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1974
  • My Lovely Sunny
    • View Profile
Re: My Angel, Thank You Chapter 5 ' June 10, 2011 '
« Reply #67 on: June 10, 2011, 10:12:14 am »
 [AddEmoticons04254] gue suka pas eun teriak-teriak, hahahaha


Aldian Ajhusi dan Istri Polosnya

[hmpfh][hmpfh][hmpfh]

Offline zHIe_rIsa

  • Junior
  • **
  • Posts: 151
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Re: My Angel, Thank You Chapter 5 ' June 10, 2011 '
« Reply #68 on: June 10, 2011, 07:28:39 pm »
Loh, jadi Eun Cha gak tau kalo Yong Hwa yang udan nyium2 dia ya? Terus dia gak nyadar dunk kalo dia yang udah duluan nyium2 Yong hwa... [hmpfh] [hmpfh]. Terus kok Yong Hwa masih belum nyadar juga kalo pacarnya udah bukan pacarnya lagi? Atau dia udah nyadar, tapi masih pengen kepastian???

Trims ya atas updetnyaa...ditunggu lanjutannya.... [arms] [arms]

bukannya gak tahu tapi belum tahu...  [biggrin]

Yong Hwa bukannya belum nyadar, tapi masih curiga..

makasih dah baca sis  [lovestruck]

Offline zHIe_rIsa

  • Junior
  • **
  • Posts: 151
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Re: My Angel, Thank You Chapter 5 ' June 10, 2011 '
« Reply #69 on: June 10, 2011, 07:34:59 pm »
[AddEmoticons04254] gue suka pas eun teriak-teriak, hahahaha

mau aku bikin Eun teriak'' lagi d chap 6?

Offline zHIe_rIsa

  • Junior
  • **
  • Posts: 151
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Re: My Angel, Thank You Chapter 5 ' June 10, 2011 '
« Reply #70 on: June 10, 2011, 07:37:22 pm »
Nih yong hwa, manfaatin kesempatan dlm kesempitan [whip] awas loh abis nyium ga mau bertanggungjawab n masih pingin balik ke mantannya, si hyo jo [head break] [hmpfh]

kebiasaan Yong Hwa kan begitu mam  [hmpfh] [sweat]

Offline Bunga_MinSun

  • Newbie
  • *
  • Posts: 12
  • How beautiful she is
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Re: My Angel, Thank You Chapter 5 ' June 10, 2011 '
« Reply #71 on: June 10, 2011, 09:11:23 pm »
Sekian lama aku bersembunyi akhirnya nungul juga  [hmpfh]
Jiah, dah di update ternyata. Telat aku #dikit  [hmpfh]

Ya ampyuunn... Yong Hwa maen nyipok anak gadis orang  [dry] untung aja kagak sampe yang begituan   [goodgrief] kalau sampe nggak bisa bayangin deh, masa depan Eun Cha berantakan..

Ngemeng" gomaWo dah di update, ane tunggu chap selanjutnya..

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Re: My Angel, Thank You Chapter 5 ' June 10, 2011 '
« Reply #72 on: June 11, 2011, 03:52:31 am »
Yong hwa yong hwa,ckckkk kesempatan banget tuh kebyg kalo Noona nya kgk mergokin pasti Eun Cha da digerayangn abis2n ama Young hwa. Jd penasaran ama reaksi Eun Cha kalo ampe tau cupang itu hasil karya bibir seksoy Young hwa,lol.


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline zHIe_rIsa

  • Junior
  • **
  • Posts: 151
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Re: My Angel, Thank You Chapter 5 ' June 10, 2011 '
« Reply #73 on: July 15, 2011, 02:12:08 am »
New Cast!!!

Kim Nam Gil as Yoo Hyun Jae



Chapter 6

Key berbaring di atas kasurnya yang empuk, matanya terfokus kesebuah foto anak-anak kira-kira berumur 4 atau 5 tahun. Semua anak-anak itu tersenyum kepadanya. Salah satu gadis diantara mereka memiliki senyuman yang paling manis menurut Key. Gadis itu amatlah baik, tidak ada perasaan dendam di dirinya, yang ada hanyalah menolong. Tak peduli seberapa jahatnya Key padanya, ia akan senang hati menolong Key jika ada masalah atau saat hatinya sedih.

Flashback

“ Hey, pendek ” Sebutan Key pada gadis itu..

“ Han Jun Ki!!! ” Bentak Eun Hye..

“ Mwo? Kau mau membelanya? Ck, apakah kau tak malu berteman dengannya? Lihatlah, ia paling pendek di sini, lemah,
sok tegar, sok kuat, dan ouch… dia juga kotor. ” Ejek Key sambil memandang sepatu gadis itu dengan jijik.

“ Eun Hye-a.. Aku mengakui kehebatanmu. Kau gadis kuat yang aku kenal. Aku yakin, si pendek itu menyadari dirinya
lemah dan kau kuat. Pernahkah kau berpikir, dia memanfaatkan kekuatanmu untuk melindunginya? Kau.. ”

“ STOP!! ” Potong Eun Hye cepat. “ Aku tidak peduli dia memanfaatkan ku atau tidak. Yang pasti Tuhan mengirimku menjadi temannya karena ia lemah dan membutuhkan seorang teman. Jika tidak, mungkin saja ia akan jadi gila dengan semua ejekan yang kau ucapkan. ” 

End Flashback


“ Waktu itu aku sangat membencimu.. aku tak tau, apa alasanku membencimu. Melihat wajahmu saja, membuatku marah.. ” gumam key masih menatap foto itu. Tepatnya kepada gadis yang ia panggil “pendek”

“ Kau gadis baik. Tak peduli seberapa jahatnya aku padamu. Saat aku terjatuh dan berdarah, kau menolong ku. Walaupun aku sudah menolaknya, tapi kau tetap menolongku.. ”


Flashback

“ Ohhh… shh ” Jerit key setelah jatuh. Ia melihat goresan dan darah serta kerikil ataupun tanah yang melengket di
lututnya.

“ Gwenchana? ” Tanya gadis “pendek” itu sedikit khawatir..

“ Huh! Jangan sok perhatian.. Pergi sana! Aku tak butuh pertolonganmu.. ” Balas Key ketus. Key mencoba berdiri dan
berjalan, ia menyeret kakinya yang terluka.

“ Tu.. Tunggu! ” Suara yang amat dikenal key terdengar, membuat bocah itu membalikkan badannya kesal.

“ Wae!! ”

“ Alangkah baiknya lukamu segera diobati. Kalau tidak akan infeksi. ” Kata si “pendek” sambil memberi kotak P3K pada
key. Setelah Key menerima kotak tersebut. Gadis itu berlari menjauhi Key.

End Flashback


Key ON…

Setelah kejadian itu, aku berubah, dari jahat menjadi baik padamu. Dan aku sempat berpikir, bahwa aku akan selalu disampingmu, menemani hari-harimu hingga maut menjemput. Kedengaran konyol memang, seorang anak berumur 5 tahun berpikiran seperti itu.

Setelah kepergianku, meninggalkanmu, dan mengikuti appa. Hatiku sedih. Tidak ada lagi dirimu disisiku. Ucapan selalu berada disampingmu terbang entah kemana. Tapi, aku tidak melupakan sosokmu, kau sudah mengisi hatiku sampai sekarang. Tak akan kulupakan kebaikanmu. Sehingga aku mulai beranjak dewasa, pada awalnya aku melupakanmu karena mengencani seorang gadis. Tapi setelah hubungan kami berakhir, aku teringat kembali padamu. Dan memutuskan kembali ke Seoul untuk mencarimu.

Tak membutuhkan waktu yang lama, aku menemukanmu, terbesit rasa kecewa ketika aku melihatmu dengan seorang namja. Terlintas dipikiranku, namja itu adalah kekasihmu yang ternyata bukan, namja itu adalah pasienmu. Ahh lega rasanya, tapi hanya sementara, setelah itu aku merasa takut, takut akan kehilanganmu, takut kalau kau menyukai namja itu…

Ahh.. aku tak peduli, yang penting saat ini, aku ingin hanya menepati janjiku.. Akan ku hadang siapapun yang berani menyentuhmu atau menyakitimu. Tidak akan aku biarkan. Disamping itu, aku ingin membalas kebaikanmu..

Key OFF…

Key melamun cukup lama, bernostalgia sendirian.. Ngantuk menghampirinya, mengajaknya pergi kealam mimpi. Untuk terakhirnya, ia memandang foto itu, tersenyum dan berkata..

“ My Angel, Thank You for All you do in the past! ” 

>>>***<<<

Yong Hwa menatap langit-langit kamarnya dalam diam. Saat ini pikirannya sangat kacau. Ia tak tau harus berekspresi seperti apa. Kejadian yang baru ini menimpanya ini menimbulkan banyak tanda tanya.
Mengapa ia melakukan hal ini?

Yong Hwa tau, kalau menyangkut perempuan ia tak akan tahan, dengan mudah imannya akan goyah
Tapi kenapa harus Eun Sun orangnya?? Bukankah saat itu Eun Sun mabuk, dan Yong Hwa mengetahui itu. Tapi, kenapa senekat itu Yong Hwa??

Wajah polosnya itu loh, membuat Yong Hwa gemes. Tak tau lagi apa yang harus ia lakukan. Tiba-tiba Yong Hwa bangkit dan duduk diatas ranjangnya.

“ Aku berharap, Eun Sun SELAMANYA tak mengetahui kejadian yang memalukan itu, selain ia emang JODOHKU! Aku
berjanji, jika hal itu terjadi, aku mengatakan yang sebenarnya. ” Janji Yong Hwa dengan tangan kiri menyentuh dada, tangan kanan terangkat dan memejamkan mata. KONYOL!!

Ahh… Yong Hwa menghempas keras badannya. Membuat punggungnya sedikit sakit.

Yong Hwa mengingat kembali ciuman yang menurutnya sedikiiiitttt panas itu. Mengingatnya saja sudah membuat Yong Hwa gugup nggak jelas. Bayangan bibir Eun Sun menjadi utama bagi Yong Hwa. Bibir itu terasa lembut dan juga manis, seperti belum pernah tersentuh bibir lain. Yong Hwa tersenyum gaje plus merasa kege-er-an mengingat fakta yang satu ini.

“ Yong Hwa… ”

Yong Hwa mengalihkan pandangannya ke sumber suara..

“ Ahh… kau mengejutkanku! ”

“ Dongsaeng-a.. Apa yang kau pikirkan hingga tersenyum seperti itu? ” Tanya Yoon ah menatap Yong Hwa lekat.

“ Tidak ada ” Elak Yong Hwa cepat.

Yoon ah sama sekali tidak percaya. Yoon ah mencondongkan tubuhnya guna melihat raut wajah Yong Hwa lebih dekat. Tak lama, senyum terlukis dibibir Yoon ah serta anggukan kepala..

“ Apa? ” Tanya Yong Hwa bingung melihat tingkah kakaknya.

“ Kau menyukainya dongsaeng-a ” Kata Yoon ah yakin.

“ Mwo? Nugu? ” Tanya Yong Hwa bingung

“ Siapa lagi.. ”

“ Yya! Noona! Palli!! ” Desak Yong Hwa sambil mengguncang tubuh Yoon ah.

“ Ok! Ok! Kau tak sabaran rupanya. ” Cibir Yoon ah “ Kau menyukai Nona Lee kan? ”

“ WHATT!!! ”



 [bye] [bye] aku kembali!!  [hug] [biggrin]
Mian baru update sekarang, akhir-akhir ne sibuk banget. Maaf juga kalau pendek dan membosankan..

Aku baru nyadar, nama Goo Hye Sun disini Lee Eun Sun bukan Lee Eun Cha.. Aku bingung kenapa aku bikin Lee Eun Cha  [sweat]

Offline Adinda lestari

  • Junior
  • **
  • Posts: 249
    • View Profile
Re: My Angel, Thank You Chapter 6 ' July 15, 2011 '
« Reply #74 on: July 15, 2011, 02:22:04 am »
Gumaw0 sist dah update tpie ko kentang sangat tambah la9ie donk..lh0h ko' ada eun hye bukanx eun sun ya.sist yong hwa dah jatcin ma eun sun ya....next jgn lma2 lagie ya n yg pnjang updatenx....