Author Topic: Heavenly Angel Lullaby  (Read 4733 times)

Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
Re: Heavenly Angel Lullaby
« on: January 26, 2010, 11:18:00 pm »
berhubung ane fans berat ffnya si bleh ini so daku posting semuanya dimari  [hmpfh] [hmpfh], okay start  [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-dance013]

Heavenly Angel Lullaby


CAST :

-LEE MIN HO AS LEE MIN HO

-GOO HYE SUN AS GOO HYE SUN

-LITTLE GOO HYE SUN AS HYUN AE

-KIM SO EUN AS KIM SO EUN

-KIM HYUN JOONG AS KIM HYUN JOONG

Keterangan ..:

-Font merah :Pikiran seseorang
-Font biru :Masa lalu


Prologue

29 April


Hyun Ae’s Diary

Hari pertamaku masuk sekolah setelah liburan panjang ,.,sekarang Hyun Ae sudah semakin beranjak dewasa ,oleh karena itu Hyun Ae tidak boleh mengecewakan eomma ,yang selama ini sudah bekerja keras seorang diri untukku..

Hari ini eomma mengantarku seperti biasanya dan ia membisikkan sesuatu padaku ketika kami sampai di sekolah  ,ia bilang ,”Hyun Ae-a ,kau harus belajar yang rajin ,jadi anak yang ceria dan cerdas ,sekarang seseorang sedang menunggumu dan ia pasti bangga padamu ,araso?”

Eomma tidak bilang siapa orang itu ,aku pun tidak tahu siapa orang itu…

Tetapi eomma bilang ,suatu hari aku pasti akan mengetahuinya..



***

30 April

Ia hanya wanita biasa ,bukan artis ,tidak kaya ,kehidupan yang ia jalani hanya begitu-begitu saja.Ia berasal dari Jeju-do ,sekarang Hye Sun bekerja sebagai sekretaris di sebuah perkantoran di tengah keramaian kota Seoul. Umurnya begitu belia ,23 tahun ,ia tinggal di sebuah kontrakan kecil bersama Hyun Ae ,putrinya yang masih berumur 7 tahun..

Suatu malam yang dingin ,Hye Sun dan sahabatnya So Eun ,mereka sedang menatap televisi dengan penuh kebosanan .Hyun Ae tertidur lelap di pangkuan Hye Sun .Hye Sun mengelus rambut putri kecilnya dengan sayang..So Eun adalah sahabat barunya ,mereka sama ,mengalami banyak sekali hambatan ekonomi ,namun keduanya berteman baik ,umurnya tidak jauh berbeda ,Hye Sun pun bercerita semua nya pada So Eun termasuk masa lalunya ,begitu juga dengan So Eun…

“Kau yakin ingin pergi?”So Eun membuyarkan lamunan Hye Sun..

“Ya..,”dengusnya..

“Bagaimana dengan anakmu itu?”So Eun mengacungkan jarinya pada Hyun Ae..

“Aku akan menitipkannya pada Min Ho ,”katanya pelan..

“Min Ho?Kenapa harus dia?Setelah sekian lama ,kau mau muncul begitu saja?”So Eun menguncang pundak temannya..

“Hey ,pikirkanlah ,ia satu-satunya orang yang bisa kutuju ,”Hye Sun menatap sahabat barunya ,ia mengenal So Eun ketika pertama kali pergi ke Seoul waktu Hye Sun dan Hyun Ae makan di tempat dimana So Eun bekerja sebagai pelayan..

“Yya..,masih ada aku?orang tuamu?”So Eun menggelengkan kepalanya seolah tidak percaya dengan perkataan temannya..

“Orang tuaku ,di Jeju-do ,bagaimana dengan sekolah Hyun Ae ,apakah ia harus membolos?Lalu ,kau ,bekerja seharian sampai larut malam ?Mau kau apakan anakku?”sahut Hye Sun sambil menatap putrinya..

“Hahh..,memang susah ..,kau masih terlalu muda untuk menjadi seorang ibu ..Andai kecelakaan itu tidak terjadi,”kata So Eun prihatin..

“Stop berkata bahwa Hyun Ae adalah kecelakaan..,”desah Hyesun..,”Andai ‘ia’ masih hidup..”

“Ia?Ayah Hyun Ae?”

“Ya..”

***

Pintu gerbang sekolah masih sepi ,beberapa murid berjalan masuk ,Hyun Ae yang baru saja datang tampak digandeng oleh Hye Sun dengan erat ,Hye Sun berlutut dan membisikinya sesuatu..

“Hyun Ae-a ,nanti kalau pulang sekolah lalu kau tidak bertemu eomma ,jangan takut ,karena seorang oppa atau So Eun onni yang akan menjemputmu..,”

“Eomma?Wegude?”Hyun Ae mengedipkan mata besarnya yang tampak persis seperti Hye Sun ,

“Hmm..,gwencana..,belajarlah dengan baik ,hari kedua sekolah ,,azaa..!!”Hye Sun tersenyum ceria dan memeluk putrinya dengan sayang..

“Eomma..,”Hyun Ae mengerahkan kedua tangan mungilnya dan balas memeluk eommanya ,”Hyun Ae akan belajar dengan baik..,”

“Kude..,begitu baru eomma bisa tenang..,”

***

1001

Kamar yang berdiri sendiri ,tidak ada jejeran kamar lain di samping kiri maupun kanannya ,terletak tepatnya di suatu apartemen mewah ,di lantai 10.., dinding sebelah pintu memajang sebuah papan denah yang menunjukkan isi ruangan di dalam kamar apartemen tersebut ,1 kamar mandi ,1 dapur ,1 ruang tamu ,1 kamar tidur,dan balkon ,Hye Sun percaya ,sekarang ini Minho tinggal sendirian....

Hye Sun menatap pintu kamar itu ,ingin mengetuknya ,ia ragu tetapi ia harus..

Hye Sun mengetuknya dengan cepat..

Dari dalam bisa terdengar suara kaki melangkah dengan terburu-buru..

“Siapa?”seorang lelaki gagah dengan kemeja longgar dan celana jeans selutut membuka pintu dan mengintip kearah Hye Sun..

“Hari ini ,aku tidak menerima wawancara!”katanya ketus ,lalu hendak menutup pintunya..

“Lee..Lee Min Ho!”Hye Sun mencegatnya..

“Sudah kubilang ,aku tidak menerima wawancara ,sebaiknya anda cepat pergi ,”katanya lagi ,suaranya memancarkan ke aroganan ,nadanya dingin..

“Ini aku..,”Hye Sun menatap Min Ho lekat-lekat …

Minho membuka pintunya lagi ,ia melihat wajah wanita yang berdiri di depannya dengan seksama…,lalu ia teringat..

“Goo..Goo Hye Sun?”kedua mata Minho membelalak ,ia tidak bisa menyembunyikan kekagetannya..

“Ya..,”

Minho menariknya masuk dengan segera ,ia menatap CCTV di sekelilingnya ,lalu menggebrak pintu kamar itu ..

“Sial..,”Minho menutup mukanya dengan tangan kirinya..

“Kenapa?”Hye Sun bertanya polos dengan suaranya yang lembut..

“Kalau sampai CCTV itu merekam kedatangan kau ,media akan mengira yang tidak-tidak..,”Minho dengan nadanya yang masih dingin menjelaskan dengan cepat..,”Sebaiknya kau cepat mengatakan maksud kedatanganmu kesini..,”desah Minho pada Hye Sun..

Hye Sun tergelak..,ia tak percaya ,kalau Minho yang berdiri di depannya adalah sahabat SMA nya dulu…,ia tak percaya…,Minho benar-benar terlihat seperti bukan Minho..


***


Pulau Jeju-do ,,

“STOP ..,STOP MENGGANGUNYA ,KALIAN PEREMPUAN BODOH,!!!”Minho memeluk Hye Sun dengan erat ,menamenginya dari kelompok murid perempuan penggangu..

Minho adalah idola…,yah ia lelaki idola satu sekolah ,badannya yang bidang ,otaknya yang cemerlang ,mukanya yang tampan ,tingginya yang sempurna ,kekayaannya yang melimpah ,itulah Minho ,semua berusaha baik padanya ,tetapi tidak seorangpun digubris olehnya..,ia adalah seorang yang dingin dan ketus..

Hanya Hye Sun sahabat satu-satunya  ,hanya pada seorang Goo Hye Sun ia berubah menjadi lelaki yang baik hati dan hangat..
Sedangkan Hye Sun adalah seorang gadis SMA biasa ,yang lembut dan pendiam ,ia berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja ,banyak anak yang suka mengganggapnya lemah dan mempermainkannya ,Hye Sun sangat berbeda 180 derajat dengan Minho ,ia adalah seorang yang terkucilkan di sekolah ,semua meremehkannya..

Tetapi Hyesun , Ia cantik dan pintar ,ia tulus dan menawan ,namun tidak seorang pun menyadarinya kecuali Minho..

Minho menyadari bahwa Hye Sun adalah ‘emas’ nya … ,Minho berusaha melindungi Hye Sun kemanapun mereka pergi..

Tetapi suatu hari ,tanpa alasan apapun ..Minho mulai absen dari sekolah dan tidak pernah masuk lagi ,sejak saat itu ,Hye Sun tidak pernah menemuinya lagi..Gurunya bilang kalau Minho sudah pindah ke Seoul..Dan ini semua terbukti ketika Hye Sun melihat sebuah artikel di majalah ,ternyata Minho menjadi seorang artis terkenal di Soeul ,semua mengaguminya ,ia benar-benar menjadi hit ,,hanya dalam waktu yang singkat saja ,sahabat baiknya itu..

Tidak ada lagi yang pernah menamenginya ,setiap pulang sekolah ia akan menangis sendirian sambil mengobati lukanya akibat perbuatan jahil teman-temannya..

Minho dan Hye Sun putus kontak begitu saja ,tidak ada yang berusaha menelefon satu sama lain ,atau berusaha untuk bertemu satu-sama lain..,seolah kenangan mereka bangun ,persahabatan mereka selama ini adalah sampah yang tidak ada artinya,..

Lalu..,lalu bagaimana dengan ..



***

Memori-memori itu tertanam jelas di dalam otaknya..,ia tak sanggup untuk mengenangnya lebih jauh..

Hye Sun menelan ludahnya dan mulai berbicara pelan..,”Aku tidak akan berlama-lama lagi ,…aku hanya ingin meminta tolong satu hal padamu..,”

“Apa?Cepat katakan ,waktuku tidak banyak..,”desah Minho..

“Bolehkah aku menitip…,menitipkan Hyun Ae ,?”kedua mata Hye Sun memerah ,ia ingin menangis ,tetapi dirinya terus menahan air mata itu untuk keluar..

“Siapa Hyun Ae?”Minho mengeriyitkan alisnya kesal..

“Anakku..,”Hye Sun berkata pelan ,lalu ia menerobos pintu dan berlari keluar ,ia memencet tombol lift berkali-kali ,berharap pintu lift akan segera terbuka dan membawanya pergi dari tempat itu , meninggalkan Minho begitu saja ,air mata nya merebak ,ia sudah tidak kuat lagi menahan tangisannya..

“Hye Sun..!!!!!”panggil Minho..

Namun pintu lift sudah tertutup..

Hye Sun kecewa ,ia bukanlah Minho yang dulu ,Minho yang baik dan melindungi dirinya ,bahkan hatinya pun gelisah dan tidak dapat mempercayai kalau lelaki tadi benar-benar Minho sahabatnya ,ia tidak dapat menerima semua ini ,kenyataan pahit kalau Minho yang dulu …,seolah sudah ‘mati’…Hye Sun mencoba menghentikan aliran air mata yang menuruni pipinya dengan begitu deras ,tetapi hatinya terlalu sakit ,ia tidak bisa berhenti terisak..Ini semua begitu menyakitkan ..,ia adalah Minho sang actor yang arogan dan dingin..

***

Hye Sun duduk dan menatap pemandangan luar lewat jendela pesawat ,ia menghela nafas pelan..

Hye Sun menutup kedua matanya ..

Ketika pesawat itu mulai berjalan..

Pelan tapi pasti ,meninggalkan Korea ..Meninggalkan negaranya ,meninggalkan putrinya ,meninggalkan semuanya..,demi sebuah hidup baru yang akan diperjuangkannya..

“Lee Min ho semoga aku bisa mempercayaimu..,”bisiknya..

***

So Eun dibalut seragam waitressnya berdiri di depan kamar Minho ,Hyun Ae tidur dalam gendongannya ,sedangkan tangan kirinya membawa tas koper besar yang terlihat sudah lama, bewarna pink kusam milik Hyun Ae..

Sudah dari tadi So Eun mengetuk pintu ,tetapi tidak ada seorangpun yang menyahut..,

So Eun menatap jam dinding di ujung ruangan ,yang berdetak semakin cepat ,membuatnya semakin resah ,ia sudah terlambat kerja…

“Miyane Hyun Ae ,”So Eun membisiki Hyun Ae yang sedang terlelap ,ia melepaskan Hyun Ae dari gendongannya dan mendudukkan Hyun Ae di depan pintu ,So Eun menaruh koper pink itu tepat di sebelah Hyun Ae..,tak lupa menyelipkan sepucuk surat di atas koper itu..

So Eun menatap Hyun Ae yang tertidur dengan perasaan bersalah..,ia harus cepat-cepat pergi kerja atau dipecat resiko nya..

So Eun tidak punya pilihan lain selain meninggalkan Hyun Ae ,ia percaya Minho akan merawatnya dengan baik ,mengingat So Eun juga hidup di tengah-tengah ekonomi keluarganya yang sedang mendesak maka dipecat benar-benar ancaman serius baginya..


***

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^