Author Topic: *LOVE & CAREER* (Lovelyn, Miny and Luveliprincess) ~ chp 30 (final) '20 Nov 10  (Read 19947 times)

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Chapter Fifteen ~ Miny


Pagi itu di Jeollanam-do ,matahari pagi mulai terbit menyinari setiap sudut di daerah itu ,burung-burung berterbangan ,angin bertiup menyejukkan udara..

Pemandangan pagi itu sungguh indah ,semua kru bersiap-siap untuk syuting ..

Yong Chan masih berada di dalam kamarnya ,ia baru saja selesai mandi ,badannya sedikit bergetar ,air disini ternyata sangat dingin...,ia tak bisa menghindari getaran pada tubunya ,tangannya meraih ponsel yang berada di atas meja kecil ,ia sekali lagi hendak menelepon Eun Ho ...

Tuttt...tuttt..Maaf nomor yang anda hubungi sedang tidak aktif..

Yong Chan menutup teleponnya dengan kesal..,ia melempar ponselnya ke atas kasur dan meninggalkannya.

Ia bergegas keluar ,ingin menghampiri Eun Ho langsung ke kamarnya ,ia mengira Eun Ho ketiduran seperti kemarin pagi..,tetapi Mr Bae memanggilnya..

Dam Ah berdiri di sebelah Mr Bae ,senyum licik tersembunyi di balik wajahnya..

Yong Chan menghiraukan Dam Ah dan menghampiri Mr Bae..

“Goo Yong Chan ,apakah kamu sakit?”papar Mr Bae melihat tubuh Yong Chan yang bergetar ,mukanya juga sedikit pucat..

“Tidak ..,”Yong Chan sedikit berbohong ,tubuhnya memang pagi ini terasa tidak begitu sehat ,kepalanya pening sejak ia bangun tidur ..,ditambah lagi air disini sangat dingin..

“Ah ya ..,aku hanya ingin memberi tahu ,kalau habis ini ,kita akan mengambil scene antara kau dan Dam Ah-ssi..,”jelas Mr Bae sambil menepuk bahu Dam Ah..

“Mwo?”Yong Chan membelalak sementara Dam Ah hanya tersenyum ,”Bu..bukankah , seharusnya scene aku dan..dan Eun Ho?”Tanya Yong Chan lagi.

“Ya..,memang ,tetapi setelah dipikir-pikir ,scene ini sangat cocok dengan setting di pagi hari ,maka aku memutuskan untuk mengambil scene mud an Dam Ah-ssi terlebih dahulu ..,”jawab Mr Bae ..

“Lagipula tadi aku lewat kamar perempuan itu ,ia masih tertidur..,”kata Dam Ah acuh tak acuh..

“Hey ..,ia bukan ‘perempuan itu’ ,ia Eun Ho..,Lee Eun Ho ,”Yong Chan menekankan kata-katanya dengan sinis..

“Sudah ..,”Mr Bae melerai mereka ,sedangkan Yong Chan membalikkan badannya hendak pergi ke kamar Eun Ho ,”Yong Chan!”cegat Mr Bae..

“Hah?”Yong Chan berbalik melihat Mr Bae..

“Kau mau kemana?”Tanya Mr Bae ,”Kita akan syuting sekarang..,”tambah Mr Bae lagi…


”Mwo?sekarang?”

“Ya..,atau tidak akan keburu siang ..,”

Yong Chan dengan terpaksa mengikuti Mr Bae ,melangkahkan kedua kakinya dengan berat ,seluruh kepalanya hanya dipenuhi dengan Eun Ho ,ia ingin melihat wajah Eun Ho ,Yong Chan meremas kepalanya ,rasa pening itu semakin menjadi-jadi ,namun ia tidak menghiraukannya ,berjalan terus ,bertekad menyelesaikan ini secepatnya dan mengahampiri kekasihnya..

***

Hye Jin melirik ke kanan ,ke kiri ,lorong di gedung ini memang memunsingkan .Sekarang Hye Jin berada di gedung YT Ent. Ia sedang menjemput temannya ,Choi Young yang sedang mengadakan suatu rapat dengan seorang produser untuk sebuah produk baru. Hye Jin berkali-kali membaca instruksi Choi Young dengan baik yang dikirim lewat sms  ,tetapi ia masih belum bisa menemukan dimana sahabatnya berada.Sialnya lagi ,ia sudah terlambat menjemputnya selama 30 menit .Hye Jin dengan resah berlari kecil menyusuri lorong dengan tampang panic ,ia menengok ke kanan kiri sambil berlari .

BRAKK..

Hye Jin menabrak seorang lelaki dengan pipi gembul yang sedang membawa serangakian dokumen ,yang sekarang berserakan dimana-mana..Lelaki itu menggaruk-garuk kepalanya melihat dokumennya berserakan..

“Ah..,maafkan saya ,”Hye Jin tertunduk malu ,ia membantu lelaki itu mengambil dokumen-dokumennya ..

“Ahahaha ,tak apa ,santai saja ,”jawab lelaki itu santai..

“Sungguh maaf ,saya sedang terburu-buru ,”kata Hye Jin..

“Memangnya kau ada perlu apa disini ?”Tanya lelaki itu..

“Hmm..,saya sedang menjemput teman saya ,ia berada di ruangan 302..,”jelas Hye Jin panic sambil melihat jam tangannya..

“Mau saya antar?”tawar lelaki itu..

“Eh?”Hye Jin menjadi salah tingkah melihat kebaikan lelaki itu..

“Tak apa ,ayo ,”katanya seraya berdiri dan merapikan seluruh dokumennya.

Hye Jin mengikutinya dari belakang ,beberapa menit kemudian Choi Young terlihat sedang duduk di depan ruang 302 sambil meneguk segelas kopi ..Choi Young berdiri dan menaruh kopinya ,ia menghampiri Hye Jin ,”Yya..,kamu kemana saja ,sudah jam berapa ini ,kenapa ponselmu mati?”Tanya Choi Young sedikit kesal..
“Ah..,miyan ,aku tersesat ..,ponselku lowbat..,”jelas Hye Jin ..

Jae Won menjadi salah tingkah ,ternyata Hye Jin adalah teman Choi Young?

Choi Young mendelik kea rah Jae Won yang tertunduk ..,”Mengapa lelaki ini bisa bersamamu?”cibir Choi Young..

“Ia yang menolongku ,”bela Hye Jin..

Tanpa peduli lagi ,Choi Young menarik sahabatnya meninggalkan tempat itu dengan segera ,Hye Jin menoleh ke belakang dan berteriak ,”Siapa namamu ?”

“Jae Won ,”balasnya ..

***

Di dalam taksi ,Choi Young menutup kedua matanya dengan tampang kesal..

“Wegude?”Hye Jin menjadi bingung..

“Kau tahu itu siapa?”delik Choi Young..

“Siapa?lelaki tadi?”Tanya Hye Jin..

“Ya..”

“Kenapa?apakah ada yang salah?aku bahkan belum sempat mengucapkan terima kasih padanya ,kau sudah menarikku..,”Hye Jin mendengus..

“Itu Jae Won ,yang pernah kuceritakan padamu ,”cibir Choi Young..

“M..MWO?Ja..jadi ,lelaki brengsek yang kau bilang?”Hye Jin tak bisa mempercayai ini semua ,baginya Jae Won seperti lelaki baik-baik ,tetapi ternyata..

***

“CUT..”

Yong Chan melakukan semuanya dengan sempurna demi mendengar sebuah kata CUT..

Ia melempar pedangnya ke tanah dan berlari ke kamar Eun Ho ,dari tadi Eun Ho tidak sedikitpun tampak di lokasi syuting ,ini aneh ,Yong Chan menyadari ada sesuatu yang aneh namun tidak seorang pun di lokasi syuting yang menyadarinya karena mereka sibuk dengan pekerjaan masing-masing..,sehabis ini mereka semua akan berangkat ke ladang bunga untuk mengambil scene Dam Ah sedangkan Yong Chan sama sekali tidak berminat ,memilih untuk tinggal dan mencari Eun Ho..

Jarak lokasi syuting Yong Chan tadi dengan tempat peristirahatan para kru dan pemain memang tidak begitu jauh ,

Ketika akhirnya Yong Chan sampai di depan kamar Eun Ho..

Ia tertegun..

Pintu kamar kekasinya sedikit terbuka..,perlahan ia melangkahkan kedua kakinya..,membuka pintu kamar Eun Ho..

Tetapi ,tidak ada siapapun disitu ,yang ada hanya ponsel milik Eun Ho..

Yong Chan mencoba mencari kedalam kamar mandi dengan tampang panic..

Tidak ada siapaun …

Sekarang ia yakin 100% bahwa kamar ini sepenuhnya kosong ,ditengah-tengah keadaan dirinya yang sedang tidak enak badan ,ia menyingkirkan semua rasa sakitnya ,pikirannya hanya terpusat pada Eun Ho ,Yong Chan beranjak keluar ,ketika ia menginjak sesuatu..

Sebutir manik

Yong Chan merasa mengenali manik  itu ,maka ia mengambilnya dan memperhatikannya..

***

“Happy Birthday ,”seru Yong Chan sambil menyodorkan suatu box kecil yang dibalut pita emas..

“Wuah ,apa ini?”Tanya Dam Ah semangat..

“Buka saja..,”Yong Chan tersenyum..

Dam Ah membuka box kecil itu ,matanya membelalak ,”Wahhh..,ini kan..,”

“Yah itu,gelang manik-manik yang kau mau kan?”

“Bagaimana kau bisa tahu?”

“Hmm ,memangnya waktu kita jalan-jalan kemarin aku tidak memperhatikanmu?Matamu terus tertuju pada gelang kaki itu..”

“Yah ,gelang kaki ini sungguh indah ,walaupun tak seberapa ,juga model manik-maniknya sangat polos ,tetapi aku menyukainya ,terlebih ini hadiah darimu ,aku pasti akan menyimpan ini baik-baik..,”kata Dam Ah seraya mengecup pipi Yong Chan..

***

Dam Ah menaruh surat itu ,ketika gelang kakinya tersangkut sepucuk serat bamboo (pintu kamar itu terbuat dari susunan bamboo ,yah semacam rumah tradisional gitu) ..,

Dam Ah menarik paksa kakinya dan..BLASHH..

Manik-manik dari gelang itu mulai berserakan karena talinya yang terbuat dari karet benang yang rapuh..,mengingat gelang itu juga sudah cukup lama..

Dam Ah dengan cepat membersihkan manik-maniknya itu dan menaruhnya kedalam saku bajunya ,ia mengetuk pintu kamar Eun Ho dan berlari meninggalkan tempat itu tanpa tersadar kalau satu butir maniknya tertinggal..

***

Sekarang Yong Chan ingat ,itu manik milik Dam Ah yang ia berikan..

Tetapi untuk apa dia kesini?Dan kapan dia kesini?

Yong Chan tampak berpikir ,pasti ada sesuatu yang tidak beres ,semua ini ,ulah Dam Ah yang dari semula ingin menyingkirkan Eun Ho..

Sekarang Yong Chan berlari ke kamar Dam Ah yang letaknya tidak jauh dari kamar Eun Ho ,tentu saja ia bebas melakukan semua ini karena tidak ada satupun kru yang berlalu lalang ,mengingat mereka sedang sibuk mengambil scene Dam Ah di sebuah ladang bunga …,hanya Yong Chan yang tinggal di sekitar peristirahatan mereka..

Yong Chan membuka paksa kamar Dam Ah ,kepalanya semakin pening karena sebenarnya tubuhnya dipaksa bekerja keras ditengah-tengah keadaan ini ,belum lagi ia harus memikirkan Eun Ho juga pekerjaannya ,siang nanti ia harus kembali ke lokasi syuting untuk mengambil adegan pertarungan..

Gagang kunci yang juga terbuat dari bamboo itu tampak patah menjadi dua ketika Yong Chan menggebraknya dengan paksa…

Yong Chan mengahmpiri meja dimana banyak buku-buku milik Dam Ah tergeletak ,ia memeriksa satu demi satu notebook milik Dam Ah dan masih tidak menemukan apa-apa..

Sekarang pandangannya terarah kepada suatu notebook kecil di atas kasur Dam Ah..Yong Chan dengan cepat membuka notebooknya..

Ternyata itu diary Dam Ah..

Yong Chan membuka halaman terkahir dan mendapati semua tulisan di lembar itu mengenakan spidol merah tebal..

October 2009

EUN HO LAGI…EUN HO ,SELALU EUN HO..

KALI INI AKU BENAR-BENAR TIDAK PEDULI ..

AKU HARUS MENYIKIRKANNYA..

RENCANA TERBAIK ADALAH MENCULIKNYA DAN MELENYAPKANNYA KE TEMPAT LAIN YANG JAUH ,YANG TIDAK DIKETAHUI SIAPAPUN..

UNTUNGLAH KEMARIN AKU MENEMUKAN SEORANG PENGANTAR SUSU DARI SUATU PERUSAHAAN ,KATANYA BESOK JAM 10.30 IA AKAN MENGANTAR SUSU KE SUATU DESA TERPENCIL ,DESA NAGAN..,DAN BAGUSNYA IA HANYA SEBULAN SEKALI KE DESA ITU,SARANA TRANSPORTASI KE DESA ITU JUGA JARANG ,DIA JUGA BILANG KALAU DESA ITU TIDAK SERING DIKUNJUNGI ,PENDUDUKNYA HANYA SEDIKIT ,MEREKA SEMUA HANYA ORANG-ORANG DESA YANG TIDAK TAHU APA-APA ,TEMPAT YANG COCOK UNTUK EUN HO ,

RENCANANYA MALAM INI ,ORANG SEWAANKU AKAN MENYEKAP EUN HO , MEMBIUSNYA DAN MEMBERINYA OBAT TIDUR ,HAHAHA BAGUS ,ORANG-ORANG DESA YANG BODOH ITU MAU KUSOGOK DENGAN BEBERAPA RIBU WON UNTUK MENCULIK EUN HO.., AKU AKAN MENARUH EUN HO YANG TIDAK SADAR ITU DI KARDUS BESAR TEPATNYA DI GUDANG SUSU DAN MENUTUPNYA RAPAT-RAPAT AGAR BESOK IA BISA TERBAWA BERSAMA KARDUS-KARDUS LAIN KE DESA NAGAN ,JADI TIDAK ADA YANG PERLU DICURIGAI ,MENGINGAT BERAT BADAN EUN HO RINGAN ,IA KURUS MAKA PENGANTAR SUSU ITU PASTI TIDAK AKAN CURIGA,,

DENGAN BEGITU BESOK EUN HO PASTI AKAN TERBAWA DI MOBIL BOX ITU ,IA AKAN LENYAP TANPA ADA YANG MENGETAHUINYA ,EUN HO JUGA TIDAK AKAN BISA MENGANDALKAN SIAPAPUN DI DESA NAGAN ITU ..SEMPURNA,..

DAN AKU AKAN MEREBUT YONG CHAN KEMBALI KEDALAM PELUKANKU..,TAK PEDULI APA ,IA HANYA MILIKKU ..,KARIRKU ,YONG CHAN-KU..SELAMAT DATANG KEMBALI DAM AH..

SELAMAT TINGGAL EUN HO..

Yong Chan melempar notebook itu ,mukanya memerah ,ia diliputi kemarahan yang sangat ,Yong Chan menatap jam dinding ,sudah pukul 10.15 ,pasti sebentar lagi mobil box itu berangkat..

Yong Chan berlari keluar ..

***

Drrt…drrt..

Yong Na terbangun mendengar suara ponselnya berbunyi..

Choi Yoon ..?

Buat apa pagi-pagi ia menelepon ,sungguh tidak biasa..

“Yeobseo ,”Yong Na menyapa Yoon..

“Sayang ..,selamat pagi ,”sapa Yoon dengan suara manis ,”Ini sudah waktunya bangun..,”tambah Yoon ..

“Ah..,aku kesiangan!!!”kata Yong Na panic..

“Memangnya kau ada praktek?Bukankah tidak ada?”

“Memang tidak ada ,tetapi tetap saja aku kesiangan..,”katanya

“Ya sudah cepatlah bergegas ,aku menunggumu..,”

“HAH?”Yong Na terkaget-kaget mendengar pernyataan kekasihnya..

“Coba buka pintu kamarmu..,”perintah Yoon..

Yong Na perlahan mengahmpiri pintu kamarnya dan membukanya..

“Surpise..,”Yoon memeluk Yong Na begitu ia membuka pintu kamarnya…Yong Na gelagapan melihat Yoon ,dan sedikit tersipu malu karena mukanya yang kusut sehabis bangun tidur..Yong Sae yang sedang membaca komik ,cekikikan di sofa melihat kelakuan kakaknya..

“Ia mau mengajakmu piknik tahu ..,”papar Yong Sae tersenyum ,ia mengangkat keranjang piknik milik Yoon ..

“Mwo?Piknik?”

***

Sekarang Yong Chan sudah berjalan menyusuri setengah hutan ketika ia menemukan seorang ibu pengambil kayu ,”Nak ,ada apa?”Tanya ibu itu khawatir melihat Yong Chan yang bermuka pucat dengan nafas tersengak-sengal..

“To..,tolong ,apakah anda tahu dimana gudang susu?”

“Gudang susu ,satu-satunya hanya di ujung sana ,tepat sesudah kau keluar dari hutan ,kau lurus saja ,sudah dekat ,”jelas ibu itu..

“Gamshamnida..,”Yong Chan membungkukkan badannya dan buru-buru meninggalkan tempatnya ,berlari menuju ke ujung hutan..

Sebuah truk dan gudang dengan spanduk susu diatasnya terlihat jelas di depan mata Yong Chan ..,2 penjaga susu itu sedang masuk kedalam gudang untuk mengambil sisa kardus di dalam gudang..

Yong Chan memasuki mobil box itu ,ia duduk bersembunyi di balik suatu kardus ,ketika 2 penjaga itu memasukkan 2 kardus terakhir dan menutup pintu belakang mobil box itu..

Yong Chan dapat merasakan mobil box ini perlahan mulai berjalan..

Ia mencoba membuka satu-satu kardus raksasa di tempat itu untuk menemuka Eun Ho..

SRAK..SRAK…

Sebuah kardus bergerak kecil..

“Eun Ho?”gumam Yong Chan ,ia langsung menghampiri kardus itu dan membukanya..

Itu benar-benar Eun Ho..

Eun Ho terbaring lemas di dalam kardus itu ,

“Eun Ho-ya ,”Yong Chan membawa Eun Ho keluar dan memeluknya dengan erat..

“Gwencana..,sekarang semua sudah tidak apa-apa…Aku disini bersama mu ,”Yong Chan tersengal-sengal ,ia mengecup pipi Eun Ho..

Yong Chan membaringkan tubuh Eun Ho di kakinya..,Eun Ho terbatuk kecil..,mulai sadar..

***

Sesampainya di rumah

Hye Jin membaringkan tubuhnya di sebelah Choi Young..

Ia mengehela nafas ,”Jadi ia benar-benar?”papar Hye Jin masih tidak percaya..

“Ya..itu Jae Won ..,”Choi Young mendengus..

“Aku masih tidak percaya ,padahal ia begitu baik …,tetapi kenapa ia bisa berada disitu?”

“Ia adalah pelatih Eun Ho yang disewa oleh YT Ent.,”jelas Choi Young,..

“Eun Ho?Keponakanmu itu?”

“Ya..,”

“Bagaimana bisa?”

“Eun Ho adalah artis sekarang..,”kata Choi Young..

“Mwo?”Hye Jin membelalak..

“Yah ,apakah kau tidak tahu?”Choi Young melemparkan Koran ke temannya itu ,dimana Eun Ho dan Yong Chan terpampang di depan Koran..

“Omo..,”Hye Jin melihatnya dengan pandangan tidak percaya ,”Sudah lama kita tidak bertemu ternyata banyak kejadian yang aku lewati,,”dengusnya..

***

Mr Bae dan semua kru kembali ke tempat peristirahatan sebelum melanjutkan syuting ,sehabis ini adalah scene Yong Chan dan Eun Ho..

2 orang kru ditugaskan menghampiri kamar Eun Ho dan Yong Chan namun mereka kembali dengan berita yang mengejutkan Mr Bae ,”Mr Bae ..Yong Chan tidak ada di kamarnya ..”kata seorang kru panic …,”Eun Ho juga Mr Bae ,”kata yang lain..

“Apa?Bagaimana bisa?”Mr Bae membelalak kaget ,”Kita harus segera melanjutkan syuting..”papar Mr Bae menghela nafas..

Dam Ah bergumam dalam hatinya ,”Yong Chan?Apa jangan-jangan?”

Dam Ah berlari menuju ke kamarnya ,

Dan firasatnya benar..Pintu kamarnya didobrak ,notebook nya berserakan ..

“Sial!”Dam Ah bergumam pada dirinya sendiri ,”Goo Yong Chan!!Bodoh!”

***

Akhirnya mobil itu berhenti ..Hari sudah sore ,matahari mulai terbenam..

Yong Chan dan Eun Ho terbangun ketika pintu mobil box itu terbuka..

“Hey ,ambil saja beberapa kardus dulu ,bawa masuk kedalam toko ,sehabis itu kita pergi ke penginapan ,biarkan mobil box ini disini saja,”kata seorang petugas..

“Okeh ,”kata petugas lainnya..

Petugas itu mengambil beberapa kardus dan membawanya masuk kedalam toko ,Yong Chan membopoh Eun Ho keluar dari mobil ketika petugas itu sedang berada di dalam toko ..

Mereka berjalan perlahan..

“Alangkah baiknya kalau kita mencari penginapan ,besok kita kembali ke petugas itu dan memyuruhnya mengantar kita pulang..,”gumam Yong Chan pelan pada Eun Ho..

“Araso ,,”Eun Ho berkata lemas..

Mereka bertemu seorang kakek ditengah jalan ,kakek itu mengantar mereka ke sebuah penginapan kecil..

“Ajhumma ..,saya mau menyewa 2 kamar ,”gumam Yong Chan dengan nada lemas..

“2 kamar ..,ini bill nya ,”

Yong Chan merogoh sakunya ,ia tidak mempunyai uang lagi ,”Ehm..satu kamar saja..,”kata Yong Chan ,sekarang uangnya habis..

“Ini kuncinya ..,”

“Gamshamnida..,”

Yong Chan membopoh Eun Ho ke lantai 2 dimana kamar mereka berada..
Eun Ho membaringkan tubuhnya .,sementara Yong Chan duduk di sofa ,ia memejamkan matanya ,mukanya terlihat pucat .

Eun Ho menatap kekasihnya dengan sayang ,”Yong Chan-a ,apakah kau sakit?”

“Tidak ,”gumamYong Chan berbohong..

“Mukamu pucat ,”kata Eun Ho panic..

“Tidak usah pedulikanku ,kau juga pasti lelah ,sekarang istirahatlah ,besok kita akan pulang ,”kata Yong Chan menatap Eun Ho khawatir..

***

“Apakah masih belum ketemu?”Mr Bae panic..

“Belum ,tidak ada jejak sama sekali ..,”kata seorang kru..

“Ah..,bagaimana ini ?kemana mereka sebenarnya ?”Mr Bae menundukkan kepalanya..

Dam Ah hanya bisa melihat Mr Bae dengan resah ,ia bertekad untuk tidak membongkar ini semua ,sekalinya ini terbongkar ,maka hancurlah dia..

Yong Chan ,walaupun ia kembali ,tetapi ia sudah mengetahui rencana busuknya ,pasti Yong Chan juga akan membencinya ,pecuma saja..!!

Maka Dam Ah hanya diam ,pura-pura tidak tahu..

Sementara semua kru hampir menyerah mencari Yong Chan dan Eun ho karena tidak menemukan informasi apapun..

***

Matahari pagi menyinari kamar mereka ,Eun Ho membuka kedua matanya ,merasa jauh lebih abik pagi ini ,

Ia melihat kearah Yong Chan yang tertidur di sofa ,Eun Ho bergumam pelan ketika mengingat mereka harus segera sampai di lokasi mobil box untuk kembali ke lokasi syuting..,”Yong Chan ..”bisik Eun Ho..
Tetapi Yong Chan tidak membuka matanya..

“Yong Chan ,”bisik Eun Ho lagi..

Eun Ho menghampiri Yong Chan dan menaruh satu tangannya di kening Yong Chan ,”Panas sekali…,ia pasti demam ,”Eun Ho dengan panic keluar kamar dan mencari bantuan..

“Ajhumma..,tolong ..,keka..,eh suami saya sakit..,”kata Eun Ho panic ,ia terpaksa berbohong ,mengingat ia dan Yong Chan tidur satu kamar..

“Hah?Bagaimana bisa?”

“Ia mungkin demam ,bisakah kau membawa kompres dan obat ke kamar kami?”kata Eun Ho ..

“Baiklah ,sebaiknya kau ke atas ,sebentar lagi saya akan menyusul ,”

“Gamshamnida..,”Eun Ho berjalan ke kamarnya..

Ia  dengan susah payah membaringkan tubuh Yong Chan ke kasur ,

Ajhumma itu masuk dengan membawa kompres dan obat ..

Eun Ho menyuapi obat itu kepada Yong Chan dan memberinya air putih ,perlahan mulai mengompresnya..

“Kau beristirahatlah dulu disini beberapa hari..,”gumam Ajhumma itu..

“Tetapi ..,Ajhumma ,apakah jarang ada transportasi yang masuk ke desa ini?”Tanya Eun Ho..

“Tentu saja ,ini adalah desa terpencil ,lagipula ada urusan apa kalian berdua kesini?”

“Aduhh ,bagaimana ini ,pasti mobil box itu sudah berangkat ,”Eun Ho melihat jam dinding ..,”Matilah aku ,bagaimana kita bisa keluar dari desa ini ,duit sudah tidak ada ,transportasipun tidak ada ,ponselku dan Yong Chan tertinggal ,sial sekali ,”Eun Ho tertunduk lemas..

“Tinggalah disini beberapa hari dan coba cari pekerjaan untuk biaya makan dan telepon ,jika kau mau menelepon ,kau harus ke wartel di pusat kota ,sekarangpun kau tidak punya duit ,bagaimana bisa makan dan mengurus transportasi?”jelas Ajhumma itu ,”Anak muda ,kalau soal uang saya benar-benar tidak bisa meminjamkannya padamu ,tetapi mungkin saya bisa membiarkan kamu dan suamimu tinggal di kamar ini ,”

“Hm..iye ,gamshamnida ,Ajhumma..”gumam Eun Ho..

Ajhumma itu meninggalkan Eun Ho dan Yong Chan berdua,,

“Yong Chan-a ,ottokhae?”air mata mulai merebak di kedua pipi Eun Ho…~END CHAPTER

Nagan Ma-eul



EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun