Chapter 24:CHANHO VERSION COMPLETE PLETE PLETE ~Miny
(Ya nggak komplet2 banget sih..Org ada cerita YS juga )
Akhir pekan datang lagi..Yong Sae masih menutup matanya, membenamkan diri dibawah selimut rajut yang tebal, padahal matahari pagi sudah bersinar terik, menyinari kamarnya dari balik jendela besar.
Suasananya sangat hening di rumah hari ini…Tidak seperti biasa, ia akan terbangun karena suara ribut orang tua dan kakak-kakaknya yang sibuk mengoceh kala sarapan. Tapi untuk hari ini mungkin mereka semua tidak ada di rumah. Begitukah?
Rasa penasaran membawa kaki Yong Sae untuk keluar dari kamar, memaksanya untuk membuka mata lebar-lebar. Dan benar..Tidak ada seorangpun disana..Di meja makan ,di ruang tamu ,di kamar mandi..Ia tidak bermimpi dan penglihatannya tidak salah, tapi benar-benar tidak ada siapapun ,jadi ia hanya sendiri..
“Oo.!”Yong Sae menganga ,ia kaget karena untuk pertama kalinya ditinggal sendirian di rumah yang begitu besar tempatnya tinggal ini..
***
Dong Wo mengetuk beberapa kali..Tetapi tidak ada jawaban.Mengetuk lagi, tetap sabar ,namun masih tidak diberi jawaban..Apakah tidak ada seorangpun di rumah?
Dong Wo membawa tangannya membuka gagang pintu ,ternyata tidak terkunci..Ia tahu ini lancang, tapi dirinya juga tak bisa menunggu terus ,akhirnya Dong Wo memutuskan untuk masuk kedalam..Ia mengendap-endap, suasana hening menyergapnya ,di tangan Dong Wo terdapat beberapa kostum milik Yong Chan yang tertinggal..Yah ,syuting The Sword memang telah usai sejak beberapa hari lagi ,orang-orang tidak seceroboh Yong Chan yang meninggalkan lokasi dengan banyak barang yang ditinggalinya ..Dong Wo berencana menaruh kostum tersebut di sofa ruang tamu dan meninggalkannya ,tapi alih-alih menaruh ia malah terdiam menemukan Yong Sae yang terlelap di sofa..Ia seperti peri yang terlihat begitu rapuh dibalik balutan gaun tidurnya ..
“Eh..,”Dong Wo mengeriyitkan alis menatap Yong Sae yang terlelap dengan air muka sendu..
Dalam hatinya Dong Wo gundah..Ia diburu waktu ,harus segera bekerja dan mengurusi ini dan itu ..Tetapi ia kasihan dengan gadis kecil dihadapannya yang terbaring sendirian ..Apa yang harus dipilihnya ,menemani Yong Sae atau pergi begitu saja?
***
“Pasti Eun Ho akan terkejut!”Mrs Goo tertawa renyah sambil memandang pemandangan berjalan dibalik jendela mobil yang melaju cepat..
“Yah ..Yong Chan begitu sayang padanya..”sahut Mr Goo..
“Padahal karakter Yong Chan tidak seperti itu, apalagi ketika ia masih kecil dulu..Anak yang dingin dan tidak perdulian..,”Mrs Goo mendengus meningat-ingat memori Yong Chan sebagai pemuda yang dingin pada setiap orang bahkan terkadang terhadap orang tuanya juga..
“Kalau ia berlaku begitu pada Eun Ho..Tandanya ia sudah benar-benar jatuh cinta padanya..Eun Ho beruntung ,Yong Chan bukanlah orang yang ‘sembarangan’..,”Mr Goo tersenyum ..
“Apakah pesawat mereka sudah akan berangkat?”Tanya Mrs Goo dengan raut penasaran..
“Sepertinya masih ada waktu beberapa jam lagi..”
***
“Lee Eun Ho..,cepat bangun..,”bisik suara merdu Yong Chan tepat di telinga Eun Ho yang masih memejamkan matanya..Tetapi alih-alih bangun ,Eun Ho mendengus keras ,menggengam bantalnya semakin erat ,menolak untuk membuka mata..Entah kenapa semua orang begitu lelah akhir-akhir ini sehingga malas untuk bangun dari alam tidur mereka..
“Bangun..,bangun dong ,please..!!”Yong Chan terdengar terburu-buru ,ia mengelus rambut Eun Ho yang masih berantakan..
“Waeyo?”suara serak Eun Ho akhirnya terdengar..
“Aku ingin mengajakmu ke suatu tempat dalam rangka usainya Film The Sword!Bisa dibilang liburan”senyum Yong Chan
“Tempat apa?”Tanya Eun Ho malas.
“Makanya kau bangun dulu!!!”
***
Mr dan Mrs Goo tidak percaya apa yang sedang dilihatnya..
Dong Wo..
Dan Yong Sae yang tidur di pangkuannya..
Mrs Goo mendeham keras..,mengagetkan Dong Wo yang berakhir dengan senyum memelas..,”Er..Tadi aku ingin mengembalikan kostum ,tapi kelihatannya Yong Sae sendirian di rumah..,jadi..”
Suara canggung Dong Wo cukup keras untuk membangunkan Yong Sae dari tidurnya..Raut polos Yong Sae yang tak mengerti apa-apa hanya dapat mengeriyit lalu menatap orang tuanya dan Dong Wo secara bergantian..
“Dong Wo oppa ,sedang apa kau disini?”Tanya Yong Sae bingung ,ia teringat bahwa tadi ia tertidur di sofa setelah sempat bangun..
Dong Wo hanya tersenyum memelas ,ia tak tahu harus menjawab apa pada Yong Sae ,begitupun tatapan tajam orang tuanya yang membuat Dong Wo semakin tertekan..Ia pun bingung akan dirinya sekarang..Apa yang sesungguhnya merasuki dirinya itu?Kenapa ia harus memberikan keperdulian lebih pada seorang anak 13 tahun?
***
“Chukae Film The Sword sudah tamat..,”seru Yong Chan bahagia..
“Kita mau pergi kemana?Pokoknya jangan mengalihkan pembicaraan..Bukankah kita akan diundang ke acara Promo The Sword malam ini?Kenapa kau malah hendak pergi ke sembarang tempat,”Tanya Eun Ho kesal karena daritadi Yong Chan mengalihkan pembicaraan mereka terus menerus tanpa tahu kemana tujuan mereka sesungguhnya..
“Lihat saja..,”tawa Yong Chan menunjukkan raut jahilnya..Salah satu alisnya terangkat ketika pesawat mulai lepas landas..Bunyinya berdengung menyakitkan telinga..
“Goo Yong Chan!Cepat beritahu!”pipi Eun Ho merona ,suaranya tidak kalah dari dengungan mesin pesawat..
Tetapi Yong Chan hanya berbisik tanpa suara..,”Ke suatu tempat yang jauh.!”
Eun Ho mengeriyit bingung ,tak bisa mendengar apa yang Yong Chan katakan..
***
Eun Ho
Rasanya sudah berjam-jam aku terkurung dalam pesawat..Membosankan, tetapi kehadiran Yong Chan berhasil menepis rasa bosan ini..
Aku sejujurnya tak tahu kemana kami akan pergi..Tetapi pasti ke suatu tempat yang sangat jauh ..
Hari sudah mulai malam ,tidak tahu sudah berapa jam perjalanan ini memakan waktuku..Yong Chan sangat ceria hari ini..Lebih dari hari-hari lainnya..Mungkin ia benar-benar capai akan semua skandal dan menikmati waktunya bersamaku..
Ketika seorang pramugari membawakan makan malam ,rasanya ia memberikan porsi makanan yang paling special untuk kami berdua..
Satu piring besar untuk berdua..Terdapat nasi yang dicetak berbentuk hati..Juga daging dan makanan lainnya..Okay ,ini pasti rencana Yong Chan juga.
“Satu piring untuk berdua..,”gumamnya senang..
Aku hanya menggelengkan kepala lalu menyunggingkan senyuman manis..Ia terlihat lucu sekarang ,bisa kekanak-kanakan dan romantis dalam waktu yang sama..
***
Yong Chan
Aku senang..Merasa lebih hidup daripada beberapa bulan ini..Akhirnya aku mendapat waktu bersama Eun Ho secara khusus..Selama ini pekerjaan menjadi penghalang bagi kami..Mana lagi pertemuanku dengan Eun Ho harus banyak dibatalkan agar skandal ini tidak terus mencuat..Ah tapi perduli apa..,memang kami ini benar sepasang kekasih dan bukan kebohongan kok..Terserah mereka hendak menerimanya atau tidak ,senang atau tidak , kami tetaplah sepasang kekasih..
Film The Sword sudah usai..Aku tak tahu harus bergerak kemana lagi tepatnya didalam dunia entertainment ini..Segalanya terasa rumit dicerna oleh diriku..
Eun Ho begitu cantik dengan senyuman dan rona merah pipinya..Senyumannya membawaku untuk ikut tersenyum bersamanya..
“Aku suapi ya..,”
Ia menggeleng tanda tidak..Aku tahu ia pasti merasa diperlakukan seperti anak kecil dihadapan banyak penumpang..Para penumpang yang merasa sangat beruntung dan tidak hentinya menggangumiku dan Eun Ho …Adapun juga raut cemburu yang menatap Eun Ho..Apakah ini menjadi semacam publikasi?Tak tahu lah apapun pikiran mereka..Seolah semuanya hanya tertuju pada hubungan kami..
***
Eun Ho
Yong Chan benar-benar perhatian bahkan didepan public..Tak perduli seberapa keras aku mencoba untuk menutupi semua ini..Tapi terlihat percuma..
Aku terdiam ,hanya bisa menurut dan menatap Yong Chan yang mengerahkan segala cara untuk memperlakukanku bak putri..Ia mengambil sesuap nasi dan menyodorkannya tepat pada mulutku..
“Aaa..,”katanya seolah aku adalah seorang anak berumur 3 tahun..
***
Yong Chan
Eun Ho tertidur lelap di dadaku..Ia terlihat sungguh manis..Aku hanya tersenyum menatapnya dengan sayang..Beberapa remaja didalam pesawat tidak tidur namun asyik memperhatikan kami berdua..Berbisik-bisik tetapi aku tak tahu apa yang mereka bicarakan..
Perjalanan ini sungguh masih jauh tapi apa yang akan kami lihat pasti sebanding nanti..
***
Disaat yang sama ..Mr Bae masih linglung karena Yong Chan maupun Eun Ho tidak hadir di acara..Skandal apa lagi yang akan terjadi sekarang..Pikir Mr Bae lelah..
Semua wartawan menunggu dengan antusias beberapa jam lalu ,namun mereka menjadi putus asa setelah 3 jam menunggu dan tidak ada tanda-tanda dari Eun Ho maupun Yong Chan..
Beberapa wartawan tampak berbisik curiga ,mereka mengira Eun Ho dan Yong Chan pergi entah kemana bersama..
Dan dalam hati ,Mr Bae tahu apa yang wartawan itu perkirakan..,pasti adalah benar adanya..
Ia hanya menggeleng lalu mendengus..Acara ini akan tetap berlangsung walaupun tanpa Yong Chan juga Eun Ho ,pemain utama Film The Sword..Mr Bae sudah bertekad seperti itu..
***
Eun Ho
Jam 9 pagi..Aku masih berada di dalam pesawat..Dan ketika pramugari mengumumkan bahwa pesawat ini akan mendarat di Ottawa,Kanada dalam 10 menit kedepan..Bagus ,Kanada..Bagaimana Yong Chan mempunyai ide seperti ini?
Yong Chan masih terlelap di pundakku..Aku tak tahu bagaimana kami menghabiskan malam kemarin berdua ,seingatku aku terlelap sebelum Yong Chan karena terlalu lelah..Tetapi pagi ini ,setiap pasang mata menatapku ,ada yang sinis juga senang..Apa yang telah kulakukan?Mungkinkah aku tidur memeluk Yong Chan sehingga mereka menatapku heran?Ah ,gila ..mana mungkin..
***
Yong Chan
Eun Ho menguncang tubuhku, kelihatannya perjalanan kami berakhir sampai disini..Orang-orang mengambil kopor mereka dan segera turun dari pesawat.
“Sudah sampai?”Pertanyaan yang tak perlu ditanya terlontar dari mulutku ,ia hanya mengganguk kecil..
“Dari beberapa menit yang lalu.Ayo..,”ajak Eun Ho tiba-tiba bersemangat, ia tersenyum dan memandangku dalam-dalam seolah hendak membaca pikiranku..Aku tak tahu apa yang dipikirkannya, tapi baguslah kalau ia bisa bersemangat seperti sekarang..
***
Eun Ho
Udaranya sangat dingin ketika kami keluar dari bandara untuk mencari sebuah taksi..Lebih dingin dari yang kuperkirakan..Dimana-mana orang mengenakan jaket bulu tebal..Begitupun aku dan Yong Chan..,tetapi aku masih merasa dingin entah kenapa..Gigiku bergemeletuk hebat tanpa henti..
“Dingin sekali ya?”Tanya Yong Chan ,ia mengeriyit ,kelihatannya ia terlihat baik saja dan tidak merasa kedinginan sama sekali seolah tubuhnya dilindungi pemanas atau apa..
Aku tak sanggup menjawab selain mengganguk..
Sebuah taksi berhenti tepat dihadapan kami ketika Yong Chan memelukku dengan erat ..
***
Yong Chan
Mungkin ini karena badannya yang sangat mungil dan rapuh sehingga Eun Ho merasa kedinginan..
Taksi ini melaju begitu dalam kehati-hatian yang sangat tinggi ,mungkin supir itu merasa takut tergelincir jalan yang licin karena lelehan salju..Dimana-mana aku dapat melihat bangunan yang rata-rata tebruat dari kayu ,entah itu pub ,bar ,atau sekedar rumah biasa..Eun Ho merasa tidak tertarik melihat pemandangan diluar sana ,ia membenamkan dirinya dalm pelukanku..Hari ini ia bersikap manja lebih daripada biasanya..
Sungguh aneh tapi menyenangkan kok..Sampai-sampai aku tersenyum sendiri bak orang gila..
***
Eun Ho
Taksi berhenti ketika sebuah papan kayu bertuliskan ‘Emerald Lake’ muncul..Tidak ada yang dapat dilihat disini kecuali jalan setapak yang mungkin menuju kedalam hutan..
Sekarang udaranya sudah lebih hangat dimana matahari masih bersinar lebih terik ,.Yong Chan bilang kawasan ini adalah kawasan pedalaman yang cukup jauh dari kota..
Baguslah ,bagaimana jadinya kalau aku harus tinggal di kota sedingin itu ,mungkin yang akan kulakukan adalah berbaring setiap waktu tanpa bisa melakukan apa-apa..
Yong Chan melepas jaketnya begitupun denganku..Ia menenteng kopor kami dan itu membuat otot di kedua tangannya terlihat begitu nyata..Aku tak berhenti menggagumi dirinya selama perjalanan kami menyusuri hutan ini..Entah kemana aku tak tahu dan tak memikirkannya sama sekali..Pandanganku tak pernah lepas dari Yong Chan sehingga sesekali aku menabrak pohon dan itu membuatku malu setengah mati ,tetapi Yong Chan malah tertawa tiada henti..
Ia tak pernah tertawa sebahagia itu selama beberapa bulan ini..Dan tak bisa kupungkiri bahwa diriku juga bahagia melihat Yong Chan seperti sekarang..Mungkin ide perjalanan ini adalah hal yang baik lenih dari yang kuperkirakan ..
***
Yong Chan
Lucu sekali..Aku baru melihat sisi kecerobohan Eun Ho dengan begitu nyata siang ini..
Ternyata pohon-pohon menjulang lebih tinggi ketika aku melihatnya secara langsung..Gambar selalu menipu..Kawasan ini rindang sekali ,dedaunan yang banyak menghalangi sinar matahari untuk masuk menyinari hutan ini..
Emerald Lake belum kelihatan begitupun dengan Mrs Luce juga belum tampak..Oh ya kalian pasti bertanya-tanya siapa itu Mrs Luce..Tak perlu kuberitahu sekarang..Nanti juga jawabannya akan segera kalian ketahui..
***
Eun Ho

Seorang wanita paruh baya yang pendek dan kurus dengan rambut pirang keputihan menghalangi pandanganku ketika ia berdiri di penghujung jalan setapak..
Sebuah danau indah dibelakangnya sangat menarik perhatianku…Rasanya aku ingin menarik Yong Chan supaya kita cepat-cepat melihat danau itu tetapi tak bisa..Yong Chan melambai kearah wanita paruh baya itu dan cepat-cepat menghampirinya..
Aku tak mengenal dia tentu saja ,maka aku hanya berdiri diam sambil menatap Yong Chan yang sibuk mengoceh pada wanita itu dengan bahasa Inggris fasih..
“This is my girl..,”seru Yong Chan ,terselip nada bangga dalam suaranya..
Wanita yang kutahu bernama Mrs Luce itu menatapku ,tatapannya ramah dan hangat ,ia tersenyum lebar lalu menjabat tanganku..
“Pretty girl as pretty as Aurora ,lucky Yong Chan..,”katanya seraya menepuk pundak Yong Chan..Tak mengerti siapa itu Aurora ,aku hanya tersenyum mendengar pujiannya..
***
Yong Chan
Percakapan itu berlangsung tidak begitu lama mengingat Eun Ho yang diam-diam terlihat bosan..
Mrs Luce adalah pemilik dari rumah yang kubeli..Sebuah rumah yang tidak sengaja kulihat di internet..Rumah itu memang tua tetapi menyimpan pemandangan yang sangat indah..Yaitu Emerald Lake..Aku berencana tinggal disini bersama Eun Ho setelah kami menikah nanti..Itupun kalau dia mau..
***
Eun Ho
Bagaimana mungkin aku bisa mengatakan tidak pada rumah dengan pemandangan semenajubkan ini?Bagaimana?
Yong Chan hanya tersenyum ketika ia memberitahu rumah ini akan menjadi milik kami nantinya..
Aku tak bisa percaya ,aku memang cinta Korea ,tetapi kalau disuguhi tempat seperti ini, aku tak yakin iman ini bisa kukuh untuk menolak..
Emerald Lake adalah danau dengan air yang masih bewarna biru bening bagaikan kaca..Dibelakangnya ada gunung yang menjulang tinggi dengan salju yang menyelimutinya..Barisan pohon cemara juga menjadi bagian dari pemandangan ini..Udara terasa begitu sejuk ,tempat ini bagaikan surga dunia..Sungguh mataku terpesona..
Yong Chan menyuruhku untuk melihat-lihat kedalam rumah sementara ia dan Mrs Luce berbincang mengenai segala transaksi..Aku hanya menurut seperti yang sudah kubilang ,aku takkan bisa menolak ataupun berkata tidak untuk rumah ini..
***
Yong Chan
Eun Ho terlihat sangat antusias..Lebih dari yang kupekirakan..Aku juga takjub ,tak mengira akan semua kejutan indah ini..Ternyata tidak sia-sia aku mengeluarkan banyak uang untuk rumah ini..
Pandanganku tak bisa sepenuhnya tertuju pada kertas transaksi serta dokumen-dokumen di tangan Mrs Luce ketika kami berbincang di teras depan ,sesungguhnya aku begitu tak sabar sehingga mengiyakan semua pernyataannya …Mrs Luce hanya tersenyum ,ia dan suaminya yang sudah meninggal ,sama seperti kami ,mereka hanyalah sepasang kekasih muda yang berpuluh-puluh tahun lalu datang ke Emerald Lake dalam tujuan membeli rumah ini dari pemilik sebelumnya..Sekarang kalian tahu kan betapa tua rumah ini tetapi tetap saja kokoh ..
***
Eun Ho
Kesan pertamaku akan rumah ini adalah hangat..Ketika aku masuk kedalamnya ,aku bahkan lupa akan kedinginan tadi..Rumah ini didekor sedemikian rupa dengan kayu-kayu kokoh yang menyusunnya..Di ruang tamu terdapat perapian yang sangat kental dengan aksen tradisionalnya..Ada 2 kamar tidur di lantai pertama ,1 kamar utama dan 1 kamar tambahan..Dapur berada di seberang ruang tamu dengan pemandangan menghadap taman belakang..Adapun tangga menuju lantai 2 yang terletak diantara ruang tamu dan dapur ,di lantai 2 tidak ada apa-apa kecuali sebuah kamar tambahan lagi dan balkon yang sangat luas yang memperlihatkan pemandangan Emerald Lake dari atas rumah..
Tentu saja aku terpukau ,aku duduk di sebuh kursi bewarna hitam dan menghirup udara dalam-dalam ..Membuka mata lebar-lebar menatap Emerald Lake ,ketika aku dikagetkan oleh kedatangan Yong Chan yang memelukku dari belakang..
***
Yong Chan
Transaksi selesai dengan cepat berkat doronganku..Mrs Luce pulang ke rumah barunya yang terletak ditengah kota Ottawa..
Eun Ho yang ada dalam pelukanku ,aku bisa merasakan seringaian bahagianya.
“Bagus kan?”tanyaku pelan..
Ia tak menjawab atau tepatnya tak mampu menjawab karena terlalu terpukau dengan semua ini..
***
Eun Ho
Yong Chan mengajakku untuk memancing di Emerald Lake ketika waktu sudah menunjukkan pukul 4 sore..
Kami menyusuri danau dengan sebuah kapal kayu bercat merah pekat..Air danau sangat dingin ketika aku menyibakkan jemari-jemariku..Yong Chan mengoceh banyak ini dan itu ,bernostalgia akan momen-momen kami sembari menunggu ikan terkait pada kail kami..
Senja mulai datang ketika akhirnya Yong Chan berhasil menangkap sebuah salmon segar karena kebanyakan salmon hidup diperairan yang dingin..
Kami memutuskan untuk pulang dan memasak seusainya Yong Chan memasukkan salmon itu kedalam kantong es..
***
Yong Chan
Aku menyuruh Eun Ho untuk makan dengan cepat..Sushi salmon bagianku sudah habis tanpa sisa..
Ia hanya menatapku bingung..
Pokoknya harus cepat ,aku tak boleh melewatkan kedatangan Aurora..Seperti kata Mrs Luce..
***
Eun Ho
Siapa itu Aurora?Aku tak mengerti..Dari tadi Yong Chan hanya mengoceh tentang Aurora..
***
Yong Chan
Aku mengajak Eun Ho untuk duduk di balkon yang berada di lantai 2 ketika matahari mulai menutup setengah matanya..
Aku dan Eun Ho hanya terdiam ..Siluet matahari mengingatkan kami akan kejadian yang terjadi beberapa minggu lalu ketika aku bilang padanya kalau akan segera meninggalkan dunia entertainment..
Eun Ho duduk menyilangkan kedua kakinya dengan raut wajah yang tersenyum..Ia pasti sangat berbahagia sama sepertiku..
Aku mendekatkan kursi yang kududuki pada kursi Eun Ho..,lalu merangkul bahunya..
Air danau mengalir dengan tenang dan membaurkan udara dinginnya ..Angin tidak beraturan membuat beberapa daun dari pohon cemara rontok begitu saja..
“Besok kita sudah pulang lho!”kataku memulai pembicaraan..
“Besok?”Eun Ho tidak menatapku tetapi suaranya menunjukkan kekecewaan yang amat sangat..
“Ya..,memang kau ingin tinggal disini?”godaku sambil menyeringai..
Eun Ho mengganguk pelan dalam diam..
“Kalau begitu kau harus menikah dulu dengan Yong Chan baru bisa tinggal disini..,”bisikku jahil..
***
Eun Ho
Bisikan Yong Chan membuatku tertawa..Menikah?Bahkan aku belum sempat terpikir sampai ke masalah itu namun sepertinya Yong Chan sangat ingin menikah denganku..Padahal aku tahu kalau diriku akan selalu ada disisinya dan tak akan pergi kemana-mana..Yah Yong Chan adalah pelabuhan hatiku yang pertama dan terakhir..Aku sangat yakin itu..
“Padahal kata Mrs Luce ,Aurora akan datang hari ini ,tetapi kenapa Aurora tidak muncul-muncul ya?”Tanya Yong Chan tapi aku tidak tahu kepada siapa tepatnya ia bertanya..
“Siapa sih Aurora..?”tanyaku penasaran..Seolah Aurora adalah suatu yang sangat berharga sehingga Yong Chan terus membicarakannya..
“Pokoknya ia akan muncul sebentar lagi saja..Lihat baik-baik ya..,”papar Yong Chan mengelus rambutku..
***
Yong Chan

Ia disini!!
Aku menarik Eun Ho untuk berdiri dan menatap langit malam dengan takjub..,ketika sebuah cahaya bewarna hijau mulai muncul perlahan seperti asap yang mengebul..
“Itu Aurora..Namanya Aurora Borealis..Cantik ya..,”kataku ,aku membenamkan kepala Eun Ho kedalam dadaku..
***
Eun Ho
Aku tak bisa mempercayai kedua mataku..Itu Aurora yang sangat cantik..Terlalu cantik untuk sebuah kata-kata..
Langit malam di Kanada bewarna biru keunguan ,sangat indah seperti warna yang tercampur dalam lukisan ,bintang-bintang bertaburan menghiasi langit ,ditambah lagi dengan Aurora yang sangat cantik ,bewarna kehijauan menghiasi langit ..Aurora membaurkan dirinya dari ujung ke ujung langit ,menerangi malam bersama bintang yang berkelip-kelip ..Cahaya Aurora sangat nyata ,sampai-sampai jemariku menggapai langit seolah Aurora sangat dekat dengan kami..Kehadiran Aurora membuat langit hitam malam semakin lama semakin tenggelam oleh cahaya hijau Aurora yang sangat nyata menguasai malam dengan terangnya..Percayakah kau dengan keajaiban ini?
Terlalu takjub dengan kecantikan Aurora ,sampai-sampai aku berbisik pada Yong Chan..,”Ia sangat cantik..Maka kalau kita punya anak perempuan nanti..Aku ingin namanya adalah Aurora..,suapay ia bisa secantik Aurora Borealis.”
***
Yong Chan
Bumi menyimpan begitu banyak misteri ,salah satunya adalah Aurora yang jarang diketahui orang..
Aku tak bisa menaham senyumanku begitupun dengan Eun Ho..Rasanya momen ini begitu menabjubkan..Yah seperti sebuah imajinasi saja..Skandal-skandal ,semua masalah rasanya tertelan habis oleh momen ini..Aku sangat senang bisa berdiri dibawah Aurora bersama Eun Ho..
***
Eun Ho
Aurora seolah memiliki magis yang membuatku dan Yong Chan tergetar..Tergetar untuk mengukir momen ini lebih jauh lagi..
Yong Chan menatapku dengan pandangannya yang dalam..Aku tak bisa menerka apa yang sedang dipikirkannya..Ia menatap seolah sekarang akulah sang Aurora Borealis yang indah..Tetapi pandanganku juga tak bisa lepas dari Yong Chan sekali aku meilirknya ,seolah ia adalah langit malam yang tertelan dalam Aurora..
“Apakah besok kita harus pulang?”tanyaku sedih..Aku tak bisa mengelak bahwa aku meninginkan momen ini terus terulang ..,lagi dan lagi..
Yong Chan tidak menjawab ,ia hanya mendekatkan mukanya padaku sampai hidung kami menyentuh satu sama lain..Aku tahu apa yang akan dilakukannya sekarang..
Dibawah magis-magis cahaya Aurora..,Yong Chan mempertemukan bibirnya pada bibirku..Lalu memancing bibirnya untuk menelusuri telingaku..,aku bisa merasakan hembusan nafasnya yang panas ..Ia mendesah pelan seolah telingaku sangat sensitive untuk mendengar suara yang keras..Desahannya merangsangku untuk mengunci lehernya dan membawa mukanya untuk lebih dekat pada mukaku..
Samar-samar ia sempat tersenyum jahil ,lalu memelukku lebih erat ,dapat kurasakan balutan tangan Yong Chan yang kokoh disekitar pinggang…Yong Chan mulai melumat bibirku perlahan ,aku membuka mulut ketika ia mulai memainkan lidahnya dengan jahil..Rasa salmon pada lidahnya masih bisa kurasakan dengan begitu nyata..Kami menautkan lidah masing-masing dengan begitu bergairah sehingga Aurora kami lupakan begitu saja..
Yong Chan melepaskan ciuman kami lalu bisa kurasakan bibirnya mulai menelusuri leherku ,hembusan nafasnya membuat tubuhku semakin merasa panas..Ia memberikan hisapan kecil pada leherku lalu mulai mempertemukan bibirnya dengan bibirku lagi..Bulu mata Yong Chan terasa begitu menggelitik wajah lembutku ,ia menggigit kecil bibir bawahku sehingga membuatnya sedikit berdarah walaupun tidak sakit..Ia bermain sangat agresif hari ini lebih daripada yang kuperkirakan..Mungkin suasana yang begitu mendukung membuat kami menjadi begini..
***
Yong Chan
Darah Eun Ho terasa begitu nyata ketika kami mulai melumat satu dengan lainnya..Aku seolah menyesap udara dari mulutnya dengan begitu bergairah ketika kami sedang berciuman..
Aurora sudah tiada ketika aku menggendong Eun Ho untuk masuk kedalam tanpa menghentikan ciuman bergairah kami..
Eun Ho mengunci leherku begitu erat dengan salah satu tangannya dan tangannya yang lain menelusuri rambutku ,membuatnya menjadi berantakan..
Dengan susah payah aku berjalan menuju lantai 1 ketika akhirnya sampai di kamar Eun Ho yang tidak lain adalah kamar utama ,aku membaringkannya diatas kasur yang luas ..Ia masih mengunci leherku dengan kedua tangannya tetapi ciuman kami telah berakhir detik itu juga..
Eun Ho membuka mata ,ia terlihat merona dan nafasnya tersengal-sengal begitupun denganku..
“Besok harus benar-benar pulang?”tanyanya lagi..
“Ya..,”jawabku singkat ..,menatap Eun Ho yang tubuhnya berbaring dibawah tubuhku..
“Waeyo..?”Ia tak berhenti bertanya seolah tidak pernah puas dengan apapun jawabanku..
“Karena kita harus..Masih ingat kan dengan pernikahan Noona..?”
Eun Ho mendesah kecil..,”Aku ingin disini saja..”
Senyuman menghiasi wajahku ,aku mengecup pipi Eun Ho dan berjalan perlahan kearah pintu untuk keluar dari ruangan..
Eun Ho menatapi kepergianku ,masih mengharapkan jawaban yang lebih memuaskan..
“Kalau begitu ..,kita menikah dulu di Seoul ,lalu kita kesini ,tinggal disini tanpa perlu pulang lagi..Bagaimana?”tanyaku padanya..
Eun Ho mengganguk pelan lalu tersenyum lebar..Kurasa itu adalah jawaban YA..
“Baik Mrs Goo..,selamat tidur ya..,”paparku tertawa sembari menutup pintu kamarnya..
***
Disaat yang sama..Rasanya para wartawan sedang dihujani seribu pertanyaan akan hilangnya Eun Ho dan Yong Chan pada Promo Film The Sword..Padahal mereka adalah pemain utama..Jadi apakah semua skandal akan terungkap kebenarannya?Apalagi beberapa penumpang di pesawat dapat melihat dengan jelas bahwa Eun Ho dan Yong Chan pergi berwisata bersama ke Kanada..Apakah ini benar-benar akan menjadi ujung dari penantian Yong Chan akan terungkapnya hubungan mereka?