Chapter Eighteen ~ Miny
Dam Ah memutuskan untuk pulang ke Seoul sendirian dengan bus,menenangkan dirinya walaupun sebentar saja.Ia muak melihat Yong Chan yang terus membela Eun Ho..
Ia muak dengan semua ini .Hatinya sungguh tersayat ..,sepanjang perjalanan pulang ,ia tak bisa berhenti menahan air mata yang membanjiri pipinya ..Ia merasa semua ini tak adil…Ia hanya ingin dicintai, ia ingin merebut kembali cintanya..Apakah itu salah?
Dam Ah terus terisak ..,mukanya semakin memerah ,seperti semua darah berpindah pada wajahnya yang panas..
“Tissue?”seorang lelaki asing yang jangkung menyodorkan tissue pada Dam Ah yang tertunduk lemas..,
“Terima kasih ,”Dam Ah meraih tissue itu dan menatap lelaki yang duduk di sebelahnya…,rambutnya pirang yang acak-acakan dan mata besarnya terlihat seperti mata ikan ,biru keabu-abuan..
“Nope..,no problem..Kau kelihatan sangat lelah ..,”katanya dalam bahasa Korea yang kaku ,ia tersenyum lebar..,lesung pipit tertanam di kedua pipinya ..,
Dam Ah tercengang ,isakannya mulai berhenti ,dalam hatinya mulai terhibur dengan kedatangan lelaki itu..,”Ah ..,iya..,”gumam Dam Ah tersipu malu..
“Oh ya..,,”lelaki itu menyodorkan tangannya ,”Dillon Eyre..,”ia menjabatkan tangannya pada Dam Ah..
“Dam Ah ..,”ia membalas jabatan tangan Dillon dengan senyum ..,kedua mata Dam Ah masih sembab ,”Maaf ,aku tak terlalu bisa bahasa inggris..,”aku Dam Ah..
“Ah tak apa..,aku cukup bisa bahasa Korea ,”jelasnya..
“Kau sudah lama tinggal disini ?Kelihatannya bahasa Korea mu cukup bagus ..,”puji Dam Ah ,ia mulai melupakan masalahnya dan tertuju pada percakapannya dengan Dillon..
“Well ,yah ..Sudah kira-kira 4 tahun ,aku kuliah disini ,dan sudah lulus beberapa bulan lalu..,”katanya..
“Um..,darimana asalmu?”Tanya Dam Ah ,ia semakin tertarik dengan lelaki tampan dihadapannya itu..Begitupun dengan Dillon yang terus tersenyum..,kelihatan menikmati perkenalannya dengan Dam Ah..
“Aku dari England..,”
England..,jauh sekali ,pikir Dam Ah..
Mereka masuk kedalam keheningan sesaat ,deru suara bus yang berjalan begitu cepat terdengar jelas di telinga mereka..Dillon merogoh tas nya dan mengeluarkan sebuah coklat..
Ia menyodorkan coklat itu pada Dam Ah..,kedua mata sembabnya memandangi Dillon ,”Ah terima kasih..”
“Coklat ,obat paling manjur untuk menutupi kesedihan dengan kemanisannya..,”senyum Dillon..
***
*Sona=penyeludup sewaan Dam Ah ,muncul di Chp.13*
Dam Ah duduk di ruangannya di YT Ent ,ia masih terkagum-kagum dengan Dillon..
“Ah bodoh..,kenapa kau tidak menanyakan alamat atau nomor telefonnya..Sial!!”desah Dam Ah kesal..
Seseorang mengetuk pintu ,”Masuk..”
Wanita berpakaian kasual dengan kamera menggantung pada lehernya ,kedua tangannya tampak memperhatikan beberapa foto ..,ia masuk dan duduk di hadapan Dam Ah..
“Siang Dam Ah-ssi..,”sapanya ramah..
“Siang juga Miss Sona..,”senyum Dam Ah..
“Kau kelihatan senang ,kukira kau sedang kesal dengan ini semua..,”kata Sona dengan kebingungan ..,ia masih mengingat percakapannya dengan Dam Ah lewat ponsel kemarin..
“Yah begitulah ..,Sona ,bagaimana kalau kita makan siang dulu baru sehabis itu kau membantuku untuk mencari jalan keluar ini semua..,”tawar Dam Ah ,ia tak henti-hentinya tersenyum..,seolah semua kejadian kemarin sudah dilupakannya..
“Baiklah ,lagipula aku belum sempat sarapan ..,”akunya..
“Baguslah ..,taruh saja barang-barangmu di meja ..,kelihatannya semua itu sangat berat ..,”kata Dam Ah mengeriyitkan alis nya memandangi Sona dan semua barang bawaannya..
Sona melepaskan kamera ,dan menaruhnya dengan semua foto juga tas nya di meja Dam Ah ,lalu mereka berdua segera meninggalkan ruangan itu menuju café di lobby..
***
“Sudah lupakanlah semua ini…Hari ini adalah hari terakhi kita di Jeollanam-do ,kita harus melakukan semua ini dengan lebih baik ,”jelas Mr Bae kepada seluruh kru..
Yong Chan dan Eun Ho duduk di pojok ,dibawah pohon sambil memperhatikan Mr Bae yang sedang berbicara..
“Kita benar-benar harus melupakan kejadian yang kemarin dan mulai bekerja lagi..,”papar Mr Bae..
Seusainya Mr Bae berbicara ,seluruh kru mulai bekerja .Yong chan an Eun Ho menunggu giliran mereka sambil berbincang..
“Aku masih belum bisa melupakan apa yang ia lakukan padamu ,”geram Yong Chan dalam kekesalannya..
Eun Ho mengelus punggung Yong Chan sambil menghela nafas..,”Sudahlah ,semua sudah berlalu..”
Eun Ho mengecup pipi Yong Chan dengan sayang ..,lalu berbisik ,”Lagipula aku juga tidak apa-apa kan..”
Kru yang lewat memperhatikan kemesraan mereka hanya terkekeh kecil ..Eun Ho tersipu malu ketika kebetulan yang lewat adalah pamannya ,Choi Yoon..,”Ehm..,”
“Yya..”Eun Ho tampak mengusir pamannya ..
Yong Chan hanya tersenyum kecil..
***
Seorang reporter muda ,berkacamata tebal ,rambut hitamnya yang ditata begitu rapi membuatnya terlihat culun ,dengan semangat ia menyusuri lorong YT Ent ,sambil melirik setiap nomor yang tercantum di pintu dengan seksama..
“Yang mana ruangan Dam Ah-ssi ..,”tanyanya pada seorang cleaning service..
“Anda sudah dekat ..,3 ruangan dari sini adalah ruangan Dam Ah-ssi ..,sepertinya kau ingin mewawancarainya ya ..,tadi Dam Ah-ssi berpesan agar kau menunggu di dalam ruangannya..,”jelasnya sambil mengacungkan jarinya pada sebuah pintu yang ada di ujung koridor..
“Ah ..gamshamnida ,”senyumnya semangat..
Reporter lelaki itu dengan semangat melangkahkan kedua kakinya menghampiri ruangan itu ..
Ia membuka pintu dengan perlahan ,lalu masuk kedalam ruangan itu..,tidak ada seorangpun disana..
Aroma bunga menusuk hidungnya ,”Perlu dicatat kalau Dam Ah-ssi suka dengan aroma bunga ,”gumamnya sembari mengambil sebuah notes dan menuliskan sesuatu..
“Ini adalah hari pertamamu sebagai reporter..,kau harus semangat ,”katanya menyemangati dirinya sendiri ..,mukanya begitu terobsesi ..,”Haru mendapatkan berita-berita bagus ,”serunya lagi..
Reporter itu memperhatikan seluruh penjuru ruangan ..,dari setiap bingkai foto yang dipajang ,sampai pada vas bunga milik Dam Ah..
Ia menggambil beberapa foto dan tersenyum puas ..,”Awal yang bagus..”
Reporter itu duduk di depan meja Dam Ah ,matanya terus melirik kesana kemari sampai ia menyadari apa yang ada pada meja Dam Ah..
“Eh ada foto..,”gumamnya ,mengambil foto itu dengan begitu penasaran ingin mengetahui isi dari foto itu..
Kedua matanya tercengang ketika dihadapkan dengan foto-foto itu ..,”E..EUN HO DAN YONG CHAN?”Terpampang foto muka Yong Chan yang hanya berjarak beberapa centi dari muka Eun Ho…,ini membuatnya terkesima.Reporter baru seperti dirinya dusah mendapatkan berita yang begini besar ,yang tidak diketahui siapapun..
Sekarang ia membuka tas Sona dengan cepat,berharap akan menemukan artikel lainnya..Dan sepertinya keberuntungan betul-betul memihaknya ,sebuah kertas lecak yang terselip dengan titel yang ditulis secara besar-besaran..’GOO YONG CHAN DAN LEE EUN HO’
Kertas yang menceritakan detil demi detil kejadian itu..
Tangannya gemetar melihat apa yang digenggamnya ,,”Beberapa bulan lalu ,ada gossip tentag mereka berdua ..,tetapi disangkal ,dan sekarang muncul bukti lainnya ..Berarti.ini semua adalah benar adanya..Bahwa Eun Ho dan Yong Chan adalah pasangan....,”gumamnya semangat..
“Ini merupakan berita bagus ,pasti bos akan begitu memujiku ,”pikirnya ,ia merogoh semua foto itu juga dokumen-dokumen milik Sona dan memasukkan kedalam tas nya lalu segera meninggalkan ruangan Dam Ah..,”Maafkan saya Dam Ah-ssi ,tetapi saya tak bisa melewatinya begitu saja..”gumamnya lalu menutup pintu..
***
“Tak apa Mr Bae …,biar Eun Ho dan aku naik taksi saja ..,”kata Yong Chan sore itu sesampainya mereka semua di gedung YT..
Mr Bae beserta para kru hendak mengadakan rapat di YT ,maka Yong Chan dan Eun Ho pulang terlebih dahulu naik taksi..
“Mau kemana?”Tanya supir taksi itu ,dengan suara yang terdengar sangat lelah ,sama seperti Eun Ho dan Yong Chan yang seharian ini belum istirahat..
Yong Chan memberi tahu supir itu alamat rumah Eun Ho ketika Eun Ho menepuk bahunya ,”Yya..,kau bagaimana?”
“Gampang..,”Yong Chan menunjukkan senyum liciknya ..
***
Dam Ah dan Sona masih duduk dengan resah di ruangannya ..,”BAGAIMANA BISA?”Teriak Dam Ah marah..,ia menahan nafasnya..
Sona hanya diam dengan tampang berpikir ..,”Seseorang pasti mencurinya ..,dari sekian banyak dokumen ,hanya tentang Eun Ho dan Yong Chan yang hilang..,”gumam Sona ..
“Aku senang kalau karir perempuan brengsek itu hancur ,tetapi bagaimana dengan Yong Chan?”desahnya khawatir..
“Kalau berita ini tersebar ,yang akan terpengaruh bukan hanya perempuan itu saja ,tetapi Yong Chan juga..,”gumam Sona lagi..,ia mengeriyitkan alisnya..,”Kita tak bisa apa-apa..,”kata Sona pasrah..
“APA MAKSUDMU?”Dam Ah berteriak ,
“Apa yang bisa lakukan ,pencuri itu sudah pasti akan menyebarkan berita ini ..,”kata Sona..
“SIAL..!!BRENGSEK!!”Dam Ah menggebrak mejanya dalam kemarahan ,ia tak bisa berpikir lagi ,kemarahan seolah menyubat otaknya begitu saja..Sona uduk dengan kepala tertunduk..,”Kita tak seharusnya begitu sembarangan ..,”papar Sona pelan..
***
Eun Ho membuka pintu gerbang rumahnya ,”Huaa ,akhirnya sampai juga ..,”
Ia bersama berjalan Yong Chan sementara reporter culun itu berdiri di belakang tiang sambil memotret mereka..
Kemesraan mereka bertambah panas seiring naikknya rembulan ,Yong Chan menggendong Eun Ho dengan tiba-tiba ,”Yya..Yong Chan ..,”Eun Ho tersipu malu ..Gang malam itu sangat sepi ,para tetangga pun tidak ada yang berada di luar..
Rembulan yang menggantung di langit malam memancarkan cahaya lembutnya..
Reporter itu tidak menyianyiakan setiap momen Yong Chan dan Eun Ho tentunya..
Ketika Yong Chan dan Eun Ho sudah masuk kedalam rumah ,”Ah mereka masuk ,sial..,aku harus tahu lebih banyak ,,”katanya dengan begitu bersemangat..
Ia memanjat pagar samping secara diam-diam ..,dan berhasil masuk ke halaman rumah Eun Ho ..,ia tersenyum puas..
***
Eun Ho duduk di sekitar meja di dapur ..,menatap dengan sayang Yong Chan yang sibuk mondar mandir melirik kulkas..,”Hmm ,apa yang mau kau makan?”tanyanya..
“Apa saja ..”gumam Eun Ho ,ia tersenyum kecil melihat Yong Chan yang mengenakan celemek pink ..
“Kalau begitu ,”Yong Chan mengeluarkan beberapa bahan dari kulkas..,”Betul-betul apa saja ya..,”Yong Chan tersenyum licik..
Tetapi Eun Ho tidak memperhatikan apapun selain muka kekasihnya yang begitu tampan.Yong Chan hanya tersenyum senang merasa dirinya dipelototi.
Mereka berdua dimabuk cinta tanpa tahu ada penyeludup dibalik jendela dapur yang sedang memperhatikan mereka berdua..
***
“Kau pasti sangat lelah ,”gumam Yong Na sambil mengelus Choi Yoon dengan sayang..
“Yah begitulah ..,perjalanan jauh dari Jeollanam-do memang melelahkan ,”Choi Yoon tersenyum lalu menatap Yong Na ,”Tetapi lelahku sudah hilang sekarang ..,”katanya lagi..
“Waeyo?”Tanya Yong Na bingung..
Choi Yoon mengecup bibir Yong Na dan membisikinya ,”Karena ada kamu..”
Kedua pipi Yong Na merona merah..
Choi Yoon mengunci tangannya pada leher Yong Na sehingga muka mereka begitu berdekatan..Mereka bisa merasakan nafas satu dan lainnya..
Nafas Yong Na memburu dikejar nafsunya sendiri..
Bibir mereka hanya berjarak tinggal 1 centi lagi ..ketika,
GREKKK..
Dari balik pintu kamar Yong Na ,ayahnya muncul dan berdeham keras menatap mereka berdua..,”EHM..”
***
Yong Chan dan Eun Ho duduk berhempitan di meja dapur ,masing-masing menggengam piring kotor yang sudah kosong..Eun Ho menutup matanya kelelahan ,”Makanan buatanmu benar-benar enak..,”gumam Eun Ho pelan..
“Tentu saja ,”papar Yong Chan puas ,ia menatap Eun Ho dengan pandangan yang dimabuk cinta..
“Tetapi kau masih tidak tahu apa yang tepatnya aku masak kan?”Tanya Yong Chan lagi..
“Memang aku peduli ..,yang penting sekarang aku sudah kenyang..,”katanya sambil memegangi perutnya..
Yong Chan terkekeh..,”Kamu mau tidur?”
“Ya..,memang kau mau apa?”
Yong Chan hanya diam ,”Uhm..,lihat sebentar lagi saja …,reaksinya ,”bisik Yong Chan dengan suara menggoda..
Eun Ho mengeriyitkan alisnya..
***
Yong Sae yang sedang berada di kamarnya ..Kamar yang tepat berada di sebelah kamar kakaknya ,Yong Na..
Ia melempar komiknya dan menempelkan kupingnya ke permukaan tembok untuk mendengar apa yang didebatkan kakaknya ,Choi yoon ,dan Mr.Goo
“Apa yang terjadi ?Mengapa tadi appa berdeham begitu keras sampai kedengaran kesini?Apakah Yong Na onni dan Choi Yoon oppa melakukan sesuatu?”Yong Sae bergidik ngeri ..
Ia berusaha menyerap setiap suara samara yang didengarnya dari kamar sebelah dengan begitu penasaran..
***
Mata Yong Chan dan Eun Ho bertemu dalam pandangan yang begitu merangsang..
Yong Chan mendekatkan tubuhnya pada tubuh Eun Ho ,mereka duduk begitu berhimpitan..,
Yong Chan mengelus pipi Eun Ho dengan lembut..,menatapnya dalam-dalam..,”Eun Ho..”
Eun Ho hanya terdiam ,pipinya merona merah ,mukanya terlihat begitu cantik dan tegang disaat yang sama..
Yong Chan perlahan mulai mendekati muka Eun Ho ..,begitu dekat..,ia melumat mulut Eun Ho dengan bergairah ,
Eun Ho tidak bisa menolak ,ini sudah merupakan kenikmatan baginya ,ia tidak bisa menolak kenikmatan ini ..,tak bisa..
Yong Chan melumat mulut Eun Ho lebih dalam lagi dengan begitu agresifnya ,seolah ia ingin Eun Ho merasakan aliran gairahnya yang terasa sangat nyata malam itu ..,lumatan yang mendarat pada bibir Eun Ho begitu cepat ,semakin lama semakin dalam..
Yong Chan melepaskan ciuman mereka ,tangannya menyelipkan rambut Eun Ho kedalam telingannya ,lalu ia mulai meraba telinga Eun Ho ..,Eun Ho bisa merasakan nafas Yong Chan memburu cepat di sekitar telinganya ..
“Saranghae ..,”bisik Yong Chan ..,sekarang ia berpindah menyusuri leher Eun Ho ..,perlahan dan perlahan ,menghidupkan gairah Eun Ho menjadi sangat nyata..,sampai-sampai Eun Ho tidak bisa berkutik ,otaknya seolah tersumbat ,pikirannya hanya tertuju pada apa yang dilakukannya dengan Yong Chan sekarang ..Dengan gampang semua kelelahan dan memori dalam otaknya kabur begitu saja ,ketika Yong Chan merangsang gairahnya ,seolah gairah itu membawa listrik yang menyetrum otaknya hingga rusak..
Nafas Yong Chan memburu sekitar leher Eun Ho ,ia bisa merasakan aroma tubuh Eun Ho ..Eun Ho menutup kedua matanya tampak terlarut dalam semua ini..Yong Chan mengunci kedua tangannya pada leher Eun Ho dan mendekatkan muka mereka berdua..Yong Chan meremas pinggang Eun Ho ,membawanya berhimpitan dengan tubuh Yong Chan lebih lagi..,sehingga tubuh mereka seolah terlihat menempel satu dengan lainnya..
Yong Chan mengecup bibir Eun Ho ,satu kecupan kecil berubah menjadi lumatan yang semakin bergairah ..Eun Ho meremas rambut Yong Chan seiring ia bisa merasakan lumatan Yong Chan dan lidahnya yang bermain-main nakal dalam mulut Eun Ho..Ia tak tahan ,ia tak tahan ,Eun Ho menjadi takut ia tidak bisa menghentikan semua kenikmatan ini..
Yong Chan berdiri tanpa melepaskan ciuman mereka ,Eun Ho masuk kedalam gendongan Yong Chan ,mulut mereka tak berhenti melumat satu sama lain ketika Yong Chan berjalan meninggalkan dapur..
Yong Chan meraih gagang pintu ,berkali-kali ia gagal membuka pintu itu ,karena ia merasa tak peduli ,pikirannya hanya terpusat pada ciuman mereka berdua ,yang melumat satu sama lain dengan cepatnya..Eun Ho yang ada dalam gendongan Yong Chan terus mengunci kedua tangannya dengan erat pada leher Yong Chan agar ia tidak terjatuh ..
Pintu itu berhasil terbuka..,pintu menuju kedalam kamar Eun Ho..
Yong Chan membaringkan tubuh Eun Ho sambil menciuminya tanpa henti …,mereka tak bisa berhenti!!Tak bisa..Eun Ho dan Yong Chan seolah dimabuk kenikmatan ini ..
Setelah sekian lama akhirnya Yong Chan menghentikan ciuman mereka ,keduanya mengeluarkan nafas tersengal-sengal ..Eun Ho begumam ,”Apa yang kau masak tadi?”
“Daging kambing ,”kekeh Yong Chan..
*Daging kambing konon meningkatkan gairah seks..LOL*
Eun Ho hanya tersenyum kecil ,”Dasar licik!!”katanya ,ia menatap Yong Chan yang berada tepat di atasnya ,lalu menyentuh hidung Yong Chan dengan satu jarinya…
“Aku muak menyimpan ini semua ..,aku tak ingin lagi ‘menyimpan api didalam kertas’(peribahasa milik love onni hihihi) ..,aku ingin kertas itu terbakar habis..,”bisik Yong Chan pelan..
***
Reporter itu tercengang ,kaget dengan apa yang baru saja dipotretnya .Ia tak bisa mengikuti gerak gerik Yong Chan dan Eun Ho lebih jauh karena mereka berdua sudah memasuki kamar..
Reporter itu menggelengkan kepalanya dan bergumam kecil pada dirinya ,”Aku tak menyangka..,mungkin rumor itu benar ,tetapi aku benar-benar tak menyangka kalian sampai seberani ini ..Goo Yong Chan ,Lee Eun Ho ..,”
Reporter culun itu memanjat pagar dan berniat untuk pulang ,mempersiapkan segalanya ..
***
Choi Young dan Hye Jin sedang berjalan-jalan disekitar pasar ..
“Pagi yang cerah ,”senyum Hyejin dengan pipi merona merah ,angin sejuk menerpa wajah mereka berdua,..
Kesibukan pasar ditengah sinar matahari pagi ,seluruh orang tampak bersemangat ..Pasar itu tidak hanya menjual makanan ,tetapi beragam ,mulai dari hiburan ,mainan ,dan baju-baju ,semuanya dalam harga murah..
Choi Young berhenti disebuah kedai teh ,ia duduk dan memesan segelas teh hitam..
“Hey ..,aku pergi kesebrang ya ,”kata Hye Jin ,ia bergegas menghampiri seorang loper Koran ..
Choi Young duduk dan memperhatikan Hye Jin yang sedang melihat-lihat Koran dari kejauhan..
Ekspresi muka Hye Jin berubah seketika ketika ia mendengar pernyataan loper Koran itu..
Suara ramai pasar ,membuat Choi young tidak bisa mendengar apa yang mereka bicarakan ..
Hye Jin membeli sebuah Koran dan berlari kearah Choi Young dengan tergesa-gesa..
“Choi Young!!”matanya membelalak ..,ia menyodorkan Koran itu pada sahabatnya ,”kau..,kau harus lihat ini..”
“Wegude?”Tanya Choi young semakin cemas melihat kelakuan Hye Jin..
“Lihat saja..,”papar Hye Jin tidak sabar ..
Choi Young mulai memperhatikan Koran yang berada di genggamannya dengan seksama..
“KEPONAKANKU!!”Choi Young berteriak tidak percaya ..,matanya melihat artikel itu dengan kaget..
***
Yong Sae yang mengenakan seragamnya ,kedua pipinya tampak memerah ..,ia menutup matanya ,tak sanggup untuk melihat dan membaca lebih jauh..,Koran yang ada dalam genggamannya jatuh begitu saja,,
“Nyonya kecil ,kau tak apa?”Tanya ajhumma penjual Koran itu..
Yong Sae hanya mengganguk ,ia tak bisa menerima semua gambar yang disuguhkan Koran itu padanya..
Gambar kakaknya dan Eun Ho yang tengah berciuman mesra di dapur ..
“Apakah benar ini Yong Chan oppa?”gumam Yong Sae melirik Koran dengan headline yang ditulis secara besar-besaran itu..‘GOO YONG CHAN&LEE EUN HO-LOVE AND CAREER :Menyembunyikan Cinta Demi Karir?’
***