Chapter 21 ~Miny
Yong Sae mempercepat langkahnya ,ia hanya berjalan tertunduk di bawah teriknya sinar matahari siang. Kerah seragamnya menjadi basah karena keringat yang bercucuran. Air mata Yong Sae bercampur dengan keringatnya ,muka Yong Sae menjadi sangat merah.
Ia tahu ,ia harusnya senang ,karena sekolah telah usai dan lagipula besok adalah akhir pekan. Tetapi ,ia pun tidak yakin haruskah ia senang untuk hal seperti itu disaat hal lain yang buruk tengah terjadi. Ia memutuskan jawabannya adalah tidak. Yong Sae menyalahkan dirinya sendiri ,kenapa ia menjadi begitu kekanak-kanakan dan cengeng dalam menghadapi semua ini. Dan benar-benar tak ada gunanya untuk melawan atau menyalahkan karena..,air mata terus mengaliri kedua pipi merah Yong Sae..
Ia tidak marah ,tidak kecewa ,tidak benci ,tidak sebal ,tidak dendam kepada siapapun ,tidak bukan itu .., satu kata yang mewakilinya yaitu ia sedih..Hanya itu..,ia sedih..,dan tidak ada kata lain…Seolah Yong Sae sedang memeras seluruh air matanya untuk keluar ..,begitulah ,ia berjalan sambil terisak..,berjalan di tengah kebingungan ,sampai-sampai dirinya sendiri yakin ,ia tak akan pernah menemukan lagi jalan pulang menuju rumahnya..,hahaha sungguh anak kecil yang menyedihkan..
Dan kau tahu dimana sekarang ia?Yong Sae ,bisa dibilang ,sekarang ia benar-benar berada di jalan raya..Sebuah jalan raya besar yang tidak dikenalnya ,itulah yang ada dalam pandangannya saat ini,dimana mobil ,truk ,motor berlalu lalang dengan cepat tiada henti ,tanpa sadar ia sudah berada di tempat ini…Bagus ,pikirnya ,sekarang ia benar-benar tersesat..
Kalau kalian ingin tahu ,sesungguhnya inilah yang diinginkan Yong Sae sekarang..Ia ingin sendiri ,menjauhi orang-orang yang ada di dekatnya ,keluarganya ,teman-temannya ..Hmm ,seperti menggangap dirinya sendiri adalah seseorang berbahaya yang harus dihindari dan ia memutuskan untuk menjauhkan dirinya sendiri daripada mereka..
Yong Sae berjalan dan berjalan ,lucunya ,ia bahkan tak tahu ingin kemana..Yong Sae memutuskan untuk terus berjalan ,sekiranya sampai ia pingsan dan ditemukan seseorang ..,hal yang nekat kutahu ,untung seseorang itu adalah..
“YYA..GOO YONG SAE..!!APA YANG KAU LAKUKAN?”Seseorang dari dalam mobil ,ia membuka kaca jendela dan berteriak dalam kebisingan jalan raya…
Yong Sae samar-samar mendengar suara itu ,”Dong Wo oppa?”seru Yong Sae lemas ,tenaganya terkuras untuk menangis..
Dong Wo yang tengah berada di dalam sebuah limosine mewah ,ia keluar dan menghampiri Yong Sae..Dong Wo dengan tampilannya yang rapi dibalut jas putih dan dasi yang melingkari lehernya..
“Yya..,apa yang kau lakukan?”cegat Dong Wo ,ia menggengam tangan Yong Sae dengan begitu erat .Pandangannya menunjukkan kekhawatiran..
Yong Sae hanya diam ,ia menyipitkan matanya menatap Dong Wo. Tak menjawab apa-apa..
“Waeyo?Sudahlah lebih baik kau pulang bersamaku..,terlalu berbahaya ,”bujuk Dong Wo yang baru menyadari mata Yong Sae yang bengkak ,ia tahu sesuatu telah terjadi pada Dong Sae..
Mendengar kata ‘pulang’ ,Yong Sae menarik tangannya dengan cepat dari genggaman Dong Wo..Ia ingin melanjutkan perjalanannya namun Dong Wo dengan sigap menghalangi Yong Sae..
“Goo Yong Sae ,apakah ini kamu?Benar-benar kamu?”Dalam hati Dong Wo bertanya-tanya kenapa anak ini menjadi seperti sekarang?Kemana Yong Sae yang ceria itu..
Yong Sae hanya diam ,ia berbisik ketus ,”Sudahlah..”
Dong Wo masih terus menahannya..
“Goo Yong Sae..!”tegas Dong Wo ,ia memaksa Yong Sae untuk menatapnya..,”Apakah kau sadar ,jalan raya ini berbahaya ,bagaimana kalau kau tertabrak bodoh!?”
Yong Sae hanya mendengus ,ia mengeluarkan senyuman masam ..,”Oh ya?Aku malah berharap orang seperti diriku dimusnahkan saja..,begini lebih baik kan..?”kata Yong Sae sinis ,”Tertabrak mobil..apalah..,heh..,aku bahkan takkan peduli lagi terhadap diri sendiri..”
“Goo Yong Sae..,”Dong Wo bergumam pelan melihat Yong Sae..Yong Sae yang ‘berbeda’..,hatinya mencelos..
***
Dong Wo berhasil membawa Yong Sae kedalam limosine dengan perjanjian tidak akan membawanya pulang ,tetapi ia tidak berhasil membawa ‘Yong Sae’ sesungguhnya untuk kembali..
Drttt…
Ponsel Dong Wo berbunyi ,tetapi Yong Sae tidak terusik dengan semua itu ,ia hanya terus menatap keluar jendela..Terdiam seribu bahasa..
“Maaf ,aku benar-benar tak bisa..,”bisik Dong Wo dalam percakapan itu..,matanya masih mencuri lirikan pada Yong Sae yang duduk memunggunginya..
“Iya..,tolong konfirmasi ketidakhadiran saya,okay ,aku tahu acara ini penting tapi tolonglah mengerti..,”katanya dengan cepat lalu dengan tidak peduli menutup ponsel dan memandangi Yong Sae..
“Yya..Goo Yong Sae..,”ia mencoba menyapa Yong Sae sekali lagi dan tentu saja sia-sia..Hasilnya adalah nol besar..Yong Sae tetap diam..
“Aku tak tahu ,ada apa sebenarnya ,kenapa kau sampai begini?”gumam Dong Wo resah..
Tetap saja kan ,jawabannya hanyalah diam..Yong Sae tahu ,sangat tidak sopan mengabaikannya seperti ini ,tetapi ia benar-benar tidak bernapsu menjelaskan semuanya , mengumbarkan semuanya ,ia tak bisa mengutarakan perasaannya dengan jelas ,hanya tak bisa… ,hatinya tertutup ,ia tak bisa menjelaskannya secara blak-blakan disaat perasaannya sedang kacau seperti ini..
Dong Wo mulai mengerti ,ia memutuskan untuk diam sampai Yong Sae bersedia menjelaskan semuanya..
“Mr.Hyun .., café biasa..,”perintah Dong Wo pada supirnya ..
***
“Um ..,yya apakah kau begitu buru-buru?”geger Choi Yoon pada pacarnya yang sibuk mengubek-ubek tas yang penuh dengan dokumen..
Sekarang mobil mereka diam di depan sebuah rumah sakit elit..
“Eh..,iya..,”jawab Yong Na keteteran ,beberapa dokumen terbang dari genggamannya..
“Ya ampun ,sebenarnya apa rencanamu?”Tanya Choi Yoon bingung ,”Bukankah katanya tadi kita akan menemui…,um..ayahmu?”Choi Yoon sedikit bergidik ketika berbicara kata ‘ayahmu’ ,tiba-tiba saja ia merasa akan disidang oleh Mr.Goo akan sesuatu..
“Ahaha ,tunggu saja..,”katanya sibuk mengambili dokumen yang berjatuhan ,..”Okay ,aku turun dulu ,semangatttt!!”seru Yong Na ,ia meninggalkan Choi Yoon yang kebingungan di dalam mobil..
“Heyy tunggu ..,”cegat Choi Yoon..
“Apa lagi?”geger Yong Na yang sedikit kesal karena ia sedang buru-buru..
Choi Yoon memberikan Yong Na sebuah kecupan kecil pada bibirnya dan berbisik ,”Semangat ,”walaupun ia tak mengerti apa yang mau dilakukan Yong Na..
***
Matahari senja menerangi seluruh balkon rumah kediaman Goo .Yong Chan dan Eun Ho duduk ,berpandangan dalam diam..Mereka tak berkata apa-apa kecuali memandangi satu sama lain ,menerawangi pikiran satu dengan lainnya ,meja kecil menjadi penghalang diantara mereka ,yang duduk bersebrangan..
Eun Ho menyeruput teh nya ,lalu kembali menatap Yong Chan .Tidak ada yang perlu didebatkan lagi akan semua ini ..,atau situasi akan bertambah buruk ,sungguh..Yong Chan bangkit ,ditengah pandangannya yang menunjukkan kesakitan ,ia bangkit ,dan perlahan mulai mendekatkan mukanya pada Eun Ho..
Kecupan pertama ..Yong Chan bisa merasakan bibir lembut Eun Ho yang basah oleh air teh..
Eun Ho-ya ..,miyane ,aku penyebab semua ini..Kita menjadi begini ,hubungan kita..
Eun Ho melumat kecil bibir Yong Chan ,seolah ingin menghiburnya ..
Kenapa harus menyalahkanmu?Bukankah ini salah cinta kita?Jangan salahkan dirimu Yong Chan..
Yong Chan membawa satu tangannya pada pipi Eun Ho..,mengelusnya dengan sayang ,sementara bibir Yong Chan mulai bermain dengan agresif..
Kau jadi begini …Aku ingin kita membeberkan semuanya saja…Sudah!Itu yang kubutuhkan..Aku bisa hidup tanpa karirku ,namun aku tidak bisa hidup tanpa mu ,Eun Ho..Kau yang kumau dan itu saja sudah cukup untuk melanjutkan hidupku..
Eun Ho melumat bibir Yong Chan lebih dalam ,memainkan lidahnya dengan bergairah ,siluet matahari yang begitu tajam menyinari mereka…Langit oranye tua menjadi pemandangan terindah yang bisa dilihat melalui balkon ,namun mereka tetap tak peduli ,selain melanjutkan ciuman mereka..
Aku juga sakit..,apakah kau tahu..,aku merasa serba salah ,namun pada akhirnya aku tetap mengorbankan semua ini demi mu ..Pikirkanlah bagaimana kalau kau ada di posisi ku ,Yong Chan…karena aku sangat mencintaimu …
Eun Ho meremas rambut Yong Chan lalu kedua tangannya perlahan mulai turun mengunci leher Yong Chan .Sementara Yong Chan yang melepaskan ciuman itu ,yang kuyakin hanya sepersekian detik ,nafas tersengal-sengal terdengar samar ,lalu Yong Chan mulai melumat bibir Eun Ho lagi ,bermain lebih agresif ,menunjukkan betapa sakit hatinya sekarang..
Melihat kau seperti ini?Aku tak tahan..,aku tak tahan Eun Ho..Yang kupikirkan hanya kebahagianmu..
Air mata mulai menetes di pipi Eun Ho ,Yong Chan merasakan hangatnya muka dan nafas Eun Ho ..,namun mereka tetap tidak berhenti melumat satu dengan lainnya..
Begitupun denganku..,aku juga memikirkan kebahagiaanmu..,dan kalau kau mau tahu Goo Yong Chan..Aku hanya bahagia ,jika melihatmu bahagia..Jadi berbahagialah dengan pengorbananku ini ,maka itu semua sudah cukup..Kita berdua ada di posisi yang sama ,hanya ingin melihat satu sama lain berbahagia ,maka harus ada yang berkorban dan harus ada yang merelakan..Kuharap kau mengerti..
Yong Chan membawa tangannya mengelus pipi Eun Ho dan menyapu air matanya..Sementara tangan Eun Ho memeluk Yong Chan semakin erat..
Sungguh tak adil..
Yong Chan melumat bibir Eun Ho lebih cepat ,ia marah ,nafasnya memburu ,mukanya memerah..,ia merasa dunia sungguh tak adil..
Aku tahu..,dunia sungguh tak adil ,begitupun dengan cinta ,ya kan?Belahan jiwaku?
Yong Chan meremas pinggang Eun Ho ,membuat meja kecil yang menghalangi mereka ,terseret ke pinggir..
Kenapa kita tidak mengakihiri semuanya saja?Begini lebih baik..
Air mata Eun Ho mengalir lebih deras ,sekarang ia mengakhiri ciuman mereka berdua dan menangis ,ia memeluk Yong Chan dengan erat ..
“Kenapa kita tidak mengakhiri semuanya?”bisik Yong Chan..
Tangisan Eun Ho semakin menjadi-jadi ..,apa yang sebenarnya dikatakan Yong Chan..?
***
Disaat yang sama…,musik jazz mengalun ceria di dalam sebuah café mewah…Dong Wo hanya memandangi Yong Sae yang terlihat kusut..
“Kau lihat dirimu..,”papar Dong Wo menggelengkan kepala melihat rambut panjang Yong Sae yang lengket dan mukanya yang bercampur debu dan bekas air mata..
Yong Sae hanya diam ,ia memainkan makanannya dengan garpu tanpa melahapnya sesuap pun..
Mereka terdiam beberapa saat sebelum Dong Wo berbisik pelan..,”Begitu sedihkah?”
Yong Sae tersenyum masam..,”Ya..,sedih..”ia menatap kosong kearah makanannya..
Dong Wo tertegun ketika mendengar suara Yong Sae..,”Waeyo?”
Yong Sae mendengus..,”Aku sedih pada diriku yang gagal..”
“Apa maksudmu?”
“Aku seperti manusia gagal kan?”kata Yong Sae tersenyum ,tetapi senyumannya membuat hati Dong Wo mencelos..
“Siapa yang bilang begitu?”
“Aku..,aku yang bilang..,”tegas Yong Sae…
“Tidak!Kau tidak gagal ,apa maksudmu?”geger Dong Wo..
“Aku gagal..,aku membahayakan ..,”bisik Yong Sae tajam ,air mata mengaliri matanya lagi..,tetapi suaranya tetap tegas ,”Aku terus mengecewakan semuanya ,terus tanpa henti ,aku muak dengan diriku ..,aku muak..”
Dong Wo hanya diam ,ia tahu Yong Sae ingin membeberkan semuanya sekarang ,walaupun ia tak mengerti apa yang terjadi ,ia tetap diam..
“Semakin lama aku seperti monster mengerikan yang terus menyakiti orang-orang di sekelilingku ,orang yang sebenarnya kusayang..,”kata Yong Sae ,ia membanting garpunya marah..
“Kau tahu..,”ucap Yong Sae sinis ,”Betapa muak aku pada diriku ketika melihat mereka menangis karena ku?”
Dong Wo tertegun ,ia tak pernah menyangka Yong Sae memiliki ‘sisi’ seperti ini dalam dirinya..
“Hanya karena aku ,semuanya harus tersakiti ..,hanya karena seorang Yong Sae ,apakah tidak sebaiknya aku pergi saja ,entah kemana..,aku sayang mereka dan tidak ingin melukai mereka ..Aku tidak marah pada mereka yang meninggalkanku ,aku marah pada diriku yang bodoh ini…,”
Dong Wo mengulurkan tangannya menggengam tangan Yong Sae dengan erat..
“Pertama eomma ,aku sudah seperti pemberontak saja ,terus menyakitinya ,melawannya,ia pasti sangat kecewa memiliki putri brengsek sepertiku ,sekarang teman-teman terdekatku ,hanya karena kesalahanku , tim inti gagal memasuki pertandingan final basket,mereka semua bermain sempurna ,hanya karena ada aku yang bodoh ditengah-tengah mereka ,semua ini harus terjadi ,aku merusak semuanya..,padahal mereka sudah berbaik hati untuk menerimaku..,”papar Yong Sae ,ia melepaskan tangannya dari genggaman Dong Wo dan menyapu air matanya..
“Lalu apakah temanmu meninggalkanmu?”Tanya Dong Wo pelan..
“Tidak!Mereka menangis ,aku hanya bisa diam seperti orang bodoh ,mereka tidak berkata apa-apa ,tetapi menunjukkan muka kesal ,aku tahu mereka marah padaku ,namun pada akhirnya mereka bilang tidak apa..,tetapi tidak segampang itu untuk melupakan semua ini..,aku terus dihantui rasa bersalah yang membuatku semakin gila..Mungkin aku terlihat kekanak-kanakan ,tetapi kalau sudah menyangkut orang yang kusayang ,aku tidak akan pernah memaafkan orang yang menyakiti mereka ,termasuk diriku sendiri..Aku hanya bisa diam karena aku pengecut..!Aku tak berani menemui mereka lagi seiring dengan terjadinya kejadian ini ,aku takut....,aku takut untuk alasan yang bahkan tidak kuketahui..”
“Kalau mereka teman-temanmu ,aku percaya ,mereka pasti menerimamu kembali ,menerimamu apa adanya ,percayalah ,menyalahkan diri sendiri hanya akan membuang waktu mu saja..,jadilah lebih baik ,jangan hanya menyalahkan tetapi bertindak..,”tegas Dong Wo..,”Aku percaya ,mereka menyanyangimu juga ,buktinya mereka memilih untuk mengakhiri semuanya kan?Jadi jangan menangis lagi ya..,kembalilah seperti Yong Sae yang dulu..”
Yong Sae tersenyum lemas ,”Haha ,aku hanya manusia biasa ,aku terlihat dewasa ,berusaha untuk ceria ,tetapi sekarang aku tak tahan ,aku ingin menangis dan mengeluarkan semuanya .Aku juga punya masalah ,bukan hanya onni atau oppa .Selama ini aku terus memendamnya dan menjadi Yong Sae yang ceria ,disaat sedih tetap tersenyum ,disaat kesakitan tetap tertawa..Betapa pengecutnya aku selalu bertindak begitu munafik..,”
“Aigoo..,adik kecil ini ,kau itu berharga ,araso ,taruhan semua orang akan mencarimu kalau kau hilang ,kakak-kakakmu ,orang tuamu ,mereka semua sangat menyanyangimu ,aku bisa melihatnya sungguh..,”kata Dong Wo ,ia mencubit kedua pipi Yong Sae..
“Aduh..,jangan panggil aku adik kecil!!”tatap Yong Sae galak..
“Hehehe ,jangan marah ,habis kau imut..,”kata Dong Wo tersenyum lebar ketika ia menatap tubuh mungil Yong Sae..
“Percayalah ,..mereka pasti akan menerimamu..,“
“Tapi aku pasti tidak akan pernah sama lagi dimata mereka oppa..,“
Dong Wo menggengam tangan Yong Sae lagi dan tersenyum..
“Jangan begitu ..,jangan berpikiran seperti ini..Kau harus memikirkan ,bagaimana perasaan mereka jika melihat kau seperti sekarang?Percayalah ,mereka pasti akan menerimamu kembali ,aku tahu jauh di lubuk hatimu ,kau adalah anak yang baik..,adik kecil..,“kata Dong Wo menyakinkan Yong Sae..
Yong Sae hanya tersenyum simpul ,tak disangka ia merasa jauh lebih baik setelah mengeluarkan semua ini pada Dong Wo..
***
Choi Yoon menatap ponselnya yang berisi sms dari Yong Na..
Yoon-a,Kau dimana?Apakah masih menungguku di rumah sakit?
Dengan cepat Choi Yoon membalas sms dari kekasihnya itu dan beberapa menit kemudian ,Yong Na menepuk punggungnya..
“Yoon-a..,”panggil Yong Na ,mukanya kelihatan ceria …,”Tak kusangka kau masih menungguku ,kukira kau sibuk seperti biasanya..”
Choi Yoon terkekeh ,ia mencubit kedua pipi Yong Na dengan gemas ..,"Tidak selamanya kan aku sibuk hehehe..,apa yang kau lakukan di rumah sakit ini Yong Na?”
"Um..,melamar menjadi dokter paruh waktu..,"ia berbicara pada Choi Yoon ,tetapi pandangan Yong Na menatap kearah lainnya ,lalu ia menahan tawanya..
“Mwo?”Tanya Choi Yoon bingung..
“Apakah kau daritadi disini?”Tanya Yong Na masih menahan tawanya..
“Um..,yeah..?”Choi Yoon menatap Yong Na bingung..
“Satu setengah jam ,kau hanya menatap pemandangan ini?”kekeh Yong Na menutup mulutnya ,masih tak percaya..
Choi Yoon mengganguk pelan dengan alis mengeriyit..,”Bukankah mereka lucu?”kata Choi Yoon membela dirinya dan menunjuk kearah bayi-bayi mungil yang sedang tidur ,pipi mereka merah bagaikan buah persik ,wajah mereka seperti malaikat kecil..
“Kau seperti orang terobsesi saja..,”tawa Yong Na merebak..
Seorang suster kepala paruh baya lewat dan tersenyum ramah ,”Permisi ,tolong jang ribut..,”katanya..
“Oh..,”Choi Yoon terperanjat mengeriyitkan alisnya ,sementara Yong Na tak bisa berhenti tertawa..
Suster itu tersenyum pada mereka lagi dan menatap Choi Yoon ,”Ah ,aku tahu ,istri yang sedang hamil memang ..,sedikit berubah-ubah ,kau tahu ,kadang senang ,kadang sedih ..,beruntunglah istrimu sedang senang ,semoga anak kalian kelak bisa lahir sehat dan lucu ya ..,”kata suster itu lalu meninggalkan Choi Yoon dan Yong Na..
“Oo..!”Choi Yoon tak bisa berkata apa-apa ,ia menjadi salah tingkah..,sementara Yong Na hanya tertunduk malu ,rambut panjangnya digerai sedikit menutupi mukanya yng memerah..,”Um..”
Lalu Choi Yoon memasang senyumnya ,menatap Yong Na dan memeluknya ,”Hahaha..,sudahlah tak perlu malu ..,mungkin saja ,kata suster itu sebentar lagi akan menjadi kenyataan hihihi ,”canda Choi Yoon gembira..
***
“Hei kau mau kemana?”cegat Nathan ..
“Pulang tentu saja..,kau mau mengharapkan apa?aku sudah seharian disini bersamamu ..,sungguh bosan ,,ah..!”keluh Choi Young..
“Tidak bisa ,jangan pulang dulu!!”kata Nathan..
“Mwo?Memang apa ?Aku ingin pulang ,ini sudah hampir malam..,”geger Choi Young kesal..
“Jangan pulang dulu ,kau ikut aku..,”kata Nathan ,ia menarik tangan Choi Young keluar dari kamar hotel itu..
“Oo..!!YYA..”
***
“Yong Chan ,aku tak mengerti maksudmu ,”kata Eun Ho masih terisak..,”Apakah kau benar-benar mau mengakhiri semua ini?”hatinya mencelos..
“Menikahlah denganku..,”pinta Yong Chan sambil berlutut di hadapan kekasihnya ,ia mengeluarkan sebuah cincin dari kantong celananya ,siluet matahari membuat cincin itu berkelip tajam menusuk mata..
Eun Ho menatap Yong Chan dengan mata membelalak ,ia tak bisa berkutik ,pipinya merona merah..
“Demi Tuhan ,Lee Eun Ho ,aku muak dengan semua ini ,aku tak peduli dengan karirku ,aku tak menginginkan ini semua kecuali kamu ,aku sudah muak, persetan dengan itu semua ,kita harus diam-diam ,berbohong di hadapan public ,yah aku akui ini yang terbaik untuk karirku ,tetapi pernahkah kau berpikir ,bagaimana sakitnya perasaanku harus melakukan semua ini ?Mereka sama saja menyelamatkan karirku tetapi disaat yang sama membunuh Goo Yong Chan perlahan-lahan..”
Eun Ho menelan ludahnya ,ia tergelak mendengar pernyataan Yong Chan..
“Demi Tuhan ,The Sword adalah film terakhirku ,setelah itu kita menikah saja ,sumpah aku sudah lelah dengan ini semua Eun Ho ,mengertilah tolong..,”kata Yong Chan ,matanya menunjukkan kegusaran..
“Tetapi ,kau ,kau bekerja selama ini untuk karirmu semata ,kenapa?”Eun Ho mengelengkan kepalanya bingung..
“Itu sebelum aku bertemu denganmu ,semua terlihat tidak jelas ,yang kupedulikan hanya karir ,duniaku hanya rumah dan karir ..Sekarang keadaannya berbeda..Sejak pertama kali ,cinta itu tumbuh ,yang ada di dalam pikiranku hanyalah Lee Eun Ho dan Lee Eun Ho ,apapun yang aku lakukan ,hanya memikirkanmu ..Tolong Eun Ho ,tolonglah ,aku benar-benar tak tahan lagi ..,”kata Yong Chan ,ia bangkit dan memeluk Eun Ho dengan erat..
“Apakah kau benar-benar ,sungguh ingin mengakhiri ini semua?”bisik Eun Ho ,mengelus rambut Yong Chan..
Yong Chan mengangguk pelan ,”Ya ,aku sudah lelah ..,aku ingin hidup bersamamu ,soal pekerjaan ,apakah hanya ada dunia artis saja?Masih banyak pekerjaan lain di dunia ,Lee Eun Ho..Aku sudah muak dengan dunia artis ..Semua adalah kemunafikan tersembunyi ,senyumanpun hanya pura-pura ,disaat ada gossip yang sebenarnya fakta ,lagi dan lagi kau harus menyangkalnya walaupun tahu itu benar ,sampai kau ingin muntah ,kau harus tetap berbohong ,demi apa?Demi public ,tetapi mereka tidak pernah memikirkan ,apa yang sebetulnya kuinginkan atau kurasakan ..Apa yang kukatakan ,semua untuk public ,yang kulakukan semua untuk public ,tidak pernah untuk diriku sendiri ..Aku lelah..”aku Yong Chan..
Eun Ho tidak pernah berpikir ..,ia tidak pernah tahu seorang Yong Chan menyimpan rasa yang seperti ‘ini’…
“Besok kita bilang ke Mr Bae..Kita selesaikan semua ini ,aku akan keluar dari dunia entertainmen ,menikahlah denganku ,dan semua akan berakhir ..”bisik Yong Chan ,ia meremas pinggang Eun Ho dengan erat..
Eun Ho hanya mengganguk pelan ,tak bisa berkutik ..,karena tahu ,sekarang ia tahu jelas bagaimana perasaan Yong Chan dan kemauan yang sesungguhnya..
***
Hari sudah menunjukkan pukul 6 sore ..,ketika Nathan dan Choi Young sampai di butik mewah..
“Bisakah kalian mengambilkan sepasang kostum formal ,untukku dan wanita ini ,”pinta Nathan ramah pada seorang pramuniaga..
“Yya..,”Choi Young terus memberontak ,mencoba melepaskan tangannya dari genggaman Nathan ..
Pramuniaga itu membawakan mereka beberapa pilihan gaun dan tuxedo ..Nathan meraih gaun dan tuxedo termewah yang bewarna hitam mengliap..
“Aku beli ini ,”kata Nathan ,ia mengeluarkan kartu kreditnya dan memberikannya pada pramuniaga itu..
“Sebaiknya kau memakainya ,”kata Nathan..
“Hah?”Choi Young mengeriyitkan alisnya ,setengah kesal dan bingung..
“Kita akan menghadiri acara ulang tahun YT ..,”papar Nathan..
***
Ketika limosine itu sampai di rumah pada pukul 7 malam ,Dong Wo menatap Yong Sae yang terlelap di bahunya..
Ia memutuskan untuk mengendong Yong Sae masuk kedalam rumah..
Dan Mrs Goo yang tampak panic membelalak menatap Yong Sae yang ada didalam gendongan Dong Wo..
“GOO YONG SAE..,”teriakan Mrs Goo membuat Yong Sae terbangun..
Ia menatap kearah Dong Wo yang menggendongnya dengan canggung lalu ia menatap eommanya yang berlinang air mata..
Teman-teman Yong Sae bergerombol datang dari dalam rumah ..
“Oh ,,kalian kenapa bisa berada disini..?”Tanya Yong Sae bingung ,Dong Wo melepaskan Yong Sae dari gendongannya..
“Mereka bilang kau hilang begitu saja ,ini membuat kami semua panic ,kenapa kau melakukan ini..,”kata Mrs Goo terisak..
***
“Yong Chan apa kau mau terus bermalas-malasan seperti ini?”papar Eun Ho pada Yong Chan yang berbaring di kasurnya..
“Kenapa kau masih memikirkan acara YT ?Aku sudah tak peduli lagi..,”geger Yong Chan..
“Lalu..,apakah besok kau benar-benar mau menghadap Mr Bae ,juga petinggi YT?”Tanya Eun Ho ragu..
“Ya keputusanku sudah bulat ,kau sudah tahu perasaanku selama ini ,jadi kurasa tidak ada alasan lagi untuk kau menolaknya ,aku minta tolong ,aku benar-benar lelah ..,”dengus Yong Chan..
Eun Ho menghampiri Yong Chan dan berbaring di sebelahnya ,ia hanya bisa menghela nafas panjang ..
“Araso..”
“Hari ini aku akan menginap disini ,besok kita berangkat pagi-pagi menghadap mereka..”
“Mwo?Kau menginap?Bagaimana dengan Yong Sae?”kata Eun Ho panic..
“Ia sudah ditemukan ,barusan eomma yang meneleponku..,”kata Yong Chan..
***
Sinar flash dari kamera para wartawan menyerang muka Choi Young dan Nathan yang keluar dari limosine…
Nathan menggengam erat tangan Choi Young ..
“Oh Nathan apakah Choi Young ssi adalah pacara barumu?”Tanya seorang wartawan..,sementara wartawan lain menanyakan pertanyaan serempak..
Nathan hanya senyum menerobos mereka ,sementara Choi Young mengeriyitkan alisnya tak bisa berkutik..
***
Keesokan harinya..,
“Eun Ho apakah kau sudah siap?”Tanya Yong Chan..
“Oo..,aku sudah selesai mandi..,”kata Eun ho ,ia keluar dari kamarnya mengenakan sweater putih yang serasi dengan Yong Chan ..
“Ayo ,kita berangkat sekarang..,”Yong Chan menggengam tangan Eun Ho ,ia hanya menurut ..
Mereka menaiki sebuah motor mewah bewarna kuning milik Yong Chan..Eun Ho memeluk pinggang Yong Chan dengan erat dan menyenderkan wajahnya di punggung hangat Yong Chan..
“Siap?”kekeh Yong Chan..
“Um..”Eun Ho tersenyum kecil..
***
Mr Bae sedang duduk di lobby café bersama asistennya ketika Yong Chan mengandeng Eun Ho ,menghampiri Mr Bae..
Semua orang di dalam café dibuat kaget dan penasaran akan kemunculan pasangan itu..
Bisik-bisik mulai terdengar di sekitar..
“Yong..Yong Chan ,Eun Ho?”geger Mr Bae kaget..,”Kau bilang ,kau mau datang sendiri?”papar Mr Bae pada Yong Chan..
Yong Chan hanya mengelengkan kepalanya ,ia menggengam tangan Eun Ho semakin erat ,meminta kekuatan..
“Mr Bae..,kurasa sebaiknya..,kita mengakhiri semua ini setelah film The Sword selesai ..,aku dan Eun Ho sudah mendiskusikannya..,dan keputusan akhirku ,aku akan meninggalkan dunia entertainmen dan menikahi Eun Ho..Ini adalah yang terbaik ,setelah ini aku akan mengumumkan nya pada para petinggi dan semuanya..,”tegas Yong Chan..
Eun Ho hanya memejamkan matanya ,ia tak berkata apa ,ia tahu ,Yong Chan tahu ,kalau mengakhiri semua ini dan memulai hidup mereka yang baru …,adalah keputusan terbaik..-END CHAPTER
HAJARRRRR TERUSSSS YEAHHHH..