Author Topic: ♥ Minsun's OR Jundi's Short FanFiction ♥ ~ (LITTLE KISS., 27.03.10)  (Read 60872 times)

Offline oqyoiko

  • Superintendent
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1265
  • just be Ur SeLf & bE thE bEsT,,,,
  • Location: indonesia
    • View Profile
HOOH semua pindahan so aku kagak bisa buat indexnya selama FF lom dipindahin arasso  [head break] [head break] [head break] [head break] [head break] [head break] [head break] [ranting] [ranting] [ranting] [ranting] [ranting] [ranting]

OW,, ARASSO, ENGGEH, NGARTOZ, UNDERSTAND DAH MAK SKRNG MAH,,,,, JGN MARAH2 MULU APA MAK, TAR CPET TUA LOCH  [AddEmoticons04220] [AddEmoticons04220] [AddEmoticons04220]
"MinSun & YongSeo is Sweet & Cute Couple "


Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
noona b, ff regulernya perlu dipindah ke board ff reguler ga [biggrin]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
noona b, ff regulernya perlu dipindah ke board ff reguler ga [biggrin]

ntar tak coba moved topic aja mi tapi perlu maintenance neh *lirik2 si minny*  [biggrin] [biggrin] [biggrin]

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^

Offline Aurel " lusy" Aurellya

  • Junior
  • **
  • Posts: 227
  • kyaaa jun pyo sexy bgeth
  • Location: padang, indonesia
    • View Profile
haii sista okkii,,(lukman),, hoho pizz yo sistaa  [AddEmoticons04257]

mamii and neiyaa semangad yaph siztt neh qo kasi biarr smangad terruzzz
 [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] punk punk punk [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [concert]  [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]

yuki, salam kenaal saii..  [bye]

ia nehh sist amira kemana yah ?? [dry]
 
UPDATE...  [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]UPDATE,,,, [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]UPDATE,,,, [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]

 [AddEmoticons04224]
only u in my bottom heart, no body else, but u in over the world...

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
noona b, ff regulernya perlu dipindah ke board ff reguler ga [biggrin]

ntar tak coba moved topic aja mi tapi perlu maintenance neh *lirik2 si minny*  [biggrin] [biggrin] [biggrin]
ok deh klu gitu [biggrin] tp maintenancenya jgn lama2 ya [hmpfh]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline neiya

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1006
  • Location: depoook
    • View Profile
Mian maaak aku baru bangun.. Hadoh moso aku mimpi sesurupan kunti item c -,-

Okeeey nati sore aku pindahin maaaak!!


Aureeel gumawo^^

Offline neiya

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1006
  • Location: depoook
    • View Profile
Sist oky.. Hihi..gpp kok^^

Offline neiya

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1006
  • Location: depoook
    • View Profile
Mamiiii makkkk..aku udah online niii tapinya kok susah bgt ya cari halamannya. Mu mindahin ff ke short :( hiks . Jawab ptanyaan aku secepatnyaaaÀ

Offline Echyn MinHo LeeSun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 635
  • gaya ala RATHOT + CASSAMINONG.. haha
  • Location: manado
    • View Profile
Aney0ng haseyoOo..
Slam knal ziZtha'2 smua..
Q bAru nich..
Bsa gaBung kn??
Bdw
bsa ngk aq buad FF jga?
Q pngen bnget buat FF dsni.
Tp q ngk tw gmNa cArax...
Bsa di ksi tw ngk?
Miane udh ngrepotin kalian.
Sblumx gumawo yah smua..
http://i54.tinypic.com/2w30vac.jpg[/img]

favorite couple
MinSun
KhunToria :D [/center]

Offline neiya

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1006
  • Location: depoook
    • View Profile
 nonaa b.. mami...sista sisata...mian.. aku ngga ngerti cara mindahin ff aku...fuuuh pusing bgt deeh nyari halaman ff aku ..  [cry] [cry] [cry] [cry] [cry] [cry] huhu..noona b.. km aja deh yang mindahin..gpp jadi nama km  [cry] [cry] [cry] [cry] [cry] [cry] [cry]sumpah ga ngertiii..aku uda ngubek"tapinya yang ke buka halamannya itu" aja ya [cry] [cry]

chapt 4 nya aku post dimari aja yaa... nanti noona b aja yang pindahin [cry]



LITTLE KISS


Chapter 4

“hm…pagi yang cerah..” jandi mendongakkan kepalanya ke langit…ia berlari lari kecil di sepanjang trotoar, terlihat di wajahnya sebuah senyuman yang sumringah,” nananana….” Jandi bersenandung pelan dan tertawa riang.. di tangan kanannya jandi menggenggam erat selembar kertas. Selembar kertas yang ia dapatkan dengan susah payah dan bahkan hampir saja merenggut kesuciannya..

*bisa di tebak kan *

Yaa… kertas itu adalah sebuah cek..cek yang di berikan oleh junpyo semalam…

*****

FLASH BACK….

“yaa..hentikan tampangmu yang seperti itu, apakah kau tidak tau wajahmu sekarang terlihat sangat jelek pelayan cengeng” ejek junpyo


Bagaimana tidak junpyo berkata seperti itu, saat ini jandi terlihat sangat memalukan. Mulutnya yang mungil di buka lebar lebar..matanya yang bundar terbelak dan keringat dingin di dahinya mengucur deras..

Mendengar ejekan junpyo, jandi segera tersadar dan segera merapihkan wajahnya kembali. Setelah itu ia menepuk wajahnya perlahan, “ go..goo jun pyo..kau sadar dengan permintaanmu ini??” jandi mencoba meyakinkan dirinya lagi

Junpyo mengangguk mantap,” tentu saja!”

Jandi menghembuskan nafasnya,” yaaa goo jun pyo! Jangan kau kira mentang mentang aku mau tidur denganmu kau jadi berfikiran kalau aku menyukaimu?begitu? kau salah besar goo jun pyo! Aku..aku sangat membencimu! Aku terpaksa mati matian melakukan ini karna mengingat aku sangat membutuhkan uang itu..” jandi menggeleng gelengkan kepalanya.. ia masih syok dengan permintaan pria brengsek itu.

“HAHHAAHA” junpyo tertawa terbahak bahak..di pegangi perutnya dengan tangan kanannya menahan kegelian akibat ia tertawa terlalu berlebihan

Jandi menatap junpyo dengan penuh amarah..ia mengepal erat kedua tangannya menahan emosi yang hampir meledak.



“ yaa pelayan cengeng, jadi itu ya yang ada di fikiranmu? Hahaha..yaa..aku pun tidak menyukaimu! Kau sama sekali bukan tipeku.” Ucap junpyo yang sudah berhasil menghentikan tawanya, walaupun sebenarnya ia masih sangat ingin tertawa.

“lalu mengapa kau mengajakku berpacaran? Padahal sudah jelas jelas kita berdua tidak saling menyukai! Apa kau sudah gila goo jun pyo?”jandi berusaha keras meyakinkan pria itu untuk mengganti lagi syaratnya

“weo? Apakah menurutmu orang berpacaran itu harus saling menyukai terlebih dahulu? Begitu? Ciiih…” cibir junpyo

“sabar geum jandi…sabar..” jandi mengelus elus dadanya..mencoba menenangkan dirinya sendiri

“tentu saja harus saling menyukai satu sama lain..yaa..aku pun terus menunggu datangnya seorang pria yang menyatakan cintanya kepadaku.!”Ucap jandi mantap. Namun di detik berikutnya ia tersadar bahwa ucapannya ini terdengar sangat memalukan. Jandi memukul mukul kepalanya,”yaa..pabo..pabo!!”

Junpyo membelakkan matanya,” BOO??terus menunggu??yaa..apakah jangan jangan kau belum pernah berpacaran ya? Hahaha..” junpyo kembali tertawa

Jandi menundukkan kepalanya..wajahnya seketika memerah..semua terkaan junpyo sangat tepat..ia sama sekali belum pernah berpacaran..memang sangat memalukan..di umurnya yang ke 17 ia belum pernah merasakan rasanya jatuh cinta..jujur saja, jandi sangat sulit untuk jatuh cinta..baginya semua pria itu sama saja..tidak ada yang special baginya..

“yaa..memangnya kenapa?apa salah?” jawab jandi gusar.namun junpyo masih saja tertawa..merasa kesal dengan junpyo, akhirnya jandi kehilangan kesabarannya,”YAAA..!!” jandi berteriak keras

Junpyo yang sedang asyik tertawa terlonjak kaget,” YAAA..APA APAAN KAU BERTERIAK SEPERTI ITU!!” omel junpyo

Jandi menatap junpyo dengan pandangan tajam..junpyo yang di pandang seperti itu menjadi salah tingkah dan menggaruk garukkan kepalanya yang tidak gatal.

“ARASO..ARASO..aku akan serius” ucap junpyo kesal

jandi segera mengganti mimik wajahnya yang tadi cemberut menjadi sebuah senyuman yang sangat manis..,” baiklah goo jun pyo..aku akan menyetujui syaratmu. Tetapi kau harus menjawab dengan jujur pertanyaan dariku ini” jandi menatap junpyo lekat lekat

“boo?”

“mengapa kau menyuruhku untuk menjadi pacarmu? Bukankah masih banyak gadis gadis yang jauh lebih cantik..lebih kaya..lebih menarik dibanding aku.sebenarnya apa tujuanmu ?”

Junpyo terdiam..ia menghela nafas panjang sebelum menjawab pertanyaan dari jandi.” Karna aku sudah muak…” junpyo berkata dengan pandangan kosong

“ b..boo?? muak? Weo??” Tanya jandi penasaran

Junpyo melanjutkan kembali perkataannya,” aku muak dengan para gadis gadis yang selalu mendekatiku..bukan karna ingin mencintaiku..tapi mereka jauh lebih menginginkan materi dariku..sesungguhnya itu sangat menjijikan….”junpyo kembali terdiam

“ jadi….?” Tanya jandi

Junpyo yang tadinya memandang dengan pandangan kosong, memalingkan wajahnya dan membalas tatapan jandi,” jadi aku ingin kau menjadi pacarku agar para gadis gadis itu berhenti mengejarku…”tiba tiba junpyo berdiri dan berjalan menuju sebuah berangkas yang cukup besar..di ambilnya sesuatu barang dari dalam sana..jandi memperhatikan junpyo dengan saksama..



Setelah menemukan apa yang dicari, junpyo membalikkan badannya dan berjalan mendekati jandi,” ini…kau tulislah berapa nominal yang kau butuhkan..” junpyo memberikan sebuah cek kosong kepada jandi

Jandi menerimanya sambil tersenyum senang,” gumawo goo jun pyo…”

Jandi meraih pulpen yang ada di kotak pensilnya..kemudian ia mengisi cek kosong itu dengan nominal yang ia butuhkan setelah itu junpyo menandatanganinya.

“oke..mulai sekarang kau resmi menjadi pacarku. Dan kau harus menuruti semua perkataanku.araso??” junpyo berkata dengan tegas setelah selesai menandatangani cek yang sudah berisikan nominal yang jandi tulis disana.

Jandi mengangguk pasrah,’yee..araso….”

AND OF FLASH BACK…

***

Tulululut….
Jandi menghentikan langkahnya.. di ambilnya ponsel yang ia taruh di tas slempang berwarna pink. Jandi menyiritkan alisnya,”nomor siapa ini..”. jandi memutuskan untuk mengangkatnya.

“yobseyo….”

“yaa pelayan cengeng!! Dimana kau sekarang?’ terdengar suara dari sebrang sana.. suara yang sangat tidak ingin di dengar jandi sekarang. Siapa lagi kalau bukan goo jun pyo

senyuman yang tadi di umbar jandi di sepanjang jalan langsung hilang seketika,” weo??”

“JAWAB PERTANYAANKU!!!” teriak junpyo

Saat itu juga jandi langsung menjauhkan ponsel dari telinganya. Teriakan junpyo benar benar membuatnya pusing..tak ingin bertengkar dengan junpyo, jandi menjawabnya tanpa emosi sedikitpun,” aku sedang dalam perjalanan menuju bank…”

“araso..tunggu aku di halte dekat bank. 30 menit lagi aku sampai”

“B..BOO?? YAA..GOO JUNPYO!!!” jandi berusaha memanggil junpyo..namun junpyo keburu mematikan ponselnya

“yaiiiish…benar benar membuatku marah saja..” geram jandi

***

Sesampainya di bank..

“ terimakasih…” jandi membungkukkan badannya sambil menerima sebuah amplop besar berwarna cokelat yang berisikan sejumlah uang yang baru saja di cairkan. Senyuman lega terlihat di wajah jandi..

Setelah itu jandi membalikkan badannya dan berjan menuju halte tempat ia  menunggu junpyo..,” malas sekali rasanya bertemu goo jun pyo…” gumam jandi..tapi apa daya..dalam perjanjian kemarin malam sudah sangat jelas kalau ia harus menuruti segala perkataan junpyo..jandi bukan tipe orang yang suka ingkar janji, makanya walaupun terpaksa ia tetap harus melakukannya.

Sesampainya di halte jandi melirik jam tangannya,” yaa..sudah 30 menit..dimana junpyo ya..”jandi menengokkan kepalanya ke kiri dan ke kanan berkali kali untuk mecari sosok junpyo..

“yaa..mengapa kau menari nari di tempat umum seperti itu? Apa kau sudah gila?” ejek junpyo..ia tepat berada di belakang jandi

Jandi terlonjak kaget dan segera membalikkan badannya,” yaa..mengagetkanku saja! Boo?? Menari?? Aku sedang tidak menari. Aku tadi sedang mencarimu goo junpyo!!” jandi memonyongkan bibir mungilnya.

Melihat mimik wajah jandi yang seperti itu junpyo tersenyum..bukan senyum mengejek melainkan sebuah senyuman tulus..tanpa sadar jandi yang melihat senyuman junpyo ikutan tersenyum juga,”omo….betapa tampannya makhluk yang kau ciptakan di depanku ini tuhan..namun sayang, sifatnya sungguh buruk.” namun didetik berikutnya jandi tersadar dengan kelakuannya barusan,” yaa..bagaimana mungkin kau membalas senyumnya dan berfikiran seperti itu geum jandi..!!!” jandi memukul mukul kepalanya,” yaiiiish…pabo..pabo…”

“yaa..pelayan cengeng, mengapa kau memukul mukul kepalamu sendiri hah?? Kau ini bodoh ya!” tawa junpyo

“YAA!! JANGAN TERTAWA!!” jandi memukul mukul junpyo..”yaa…ampun..araso..araso..aku akan diam” junpyo meringis kesakitan. Pukulan jandi ternyata sakit juga..

Tulululut..
Ponsel jandi berbunyi…

“yobseyo…”

“apakah ini benar dengan geum jandi agashi? Kami dari rumah sakit sujo..” Tanya suar dari sebrang sana

Perasaan jandi mulai tidak enak,”yee saya sendiri..ada apa suster?” Tanya jandi cemas

“agashi..dokter kim menyuruh anda untuk secepatnya ke rumah sakit. Ada hal penting yang harus dibicarakan” jawab suster

“ araso..saya akan tiba secepatnya..”

Setelah menutup ponselnya, jandi menatap junpyo yang masih berada di sampingnya. Di tariknya lengan junpyo.

“ yaa..apa apaan kau geum jandi!! Kau mau membawaku kemana?” tanya junpyo heran

“goo jun pyo, antarkan aku kerumah sakit soju sekarang. Cepaat!!!” jawab jandi yang masih menarik narik lengan junpyo

“B..BOO??rumah sakit??”


Jandi menganggukkan kepalanya cepat. Wajah paniknya di hiasi oleh butir butir air mata..junpyo menatap jandi bingung.

lotus merah marun melaju dengan cepat.. junpyo melirik lirik jandi yang tepat berada di sampingnya..,” yaa geum jandi..mengapa kau menangis seperti itu?” Tanya junpyo penasaran.

Mendengar pertanyaan junpyo, jandi malah menangis lebih kencang lagi..,” HU..HU..HU…” Isaknya

Junpyo membelakkan matanya..ia sungguh panik melihat tangisan jandi yang semakin menjadi jadi,”YAA..BERHENTILAH MENANGIS!!” teriak junpyo

Namanya juga tuan muda goo jun pyo..ia sama sekali tidak berpengalaman dalam menghentikan tangis seorang gadis dalam keadaan panik seperti ini.

Jandi tidak memedulikan teriakan junpyo..ia hanya menangis..dan terus menangis..

***

Sesampainya di rumah sakit..

“ yaa..jandiya..tunggu aku..!!” teriak junpyo dengan nafas yang tersengal sengal.

Jandi tidak memedulikan teriakan junpyo.. ia terus berlari menuju ruangan tempat dimana ommanya di rawat

“yaiiiish..padahal badannya begitu mungil tetapi larinya sungguh cepat sekali.” Junpyo menggeleng gelengkan kepalanya dan masih berlari mengikuti jandi dari belakang.

Jandi membuka pintu kamar rawat ommanya, di lihatnya dokter kim dan 2 orang suster sedang memeriksa kondisi omma..tentu saja junpyo juga melihatnya..

Jandi mendekati dokter kim,” dokter..bagaimana keadaan omma?” Tanya jandi sedih..air mata masih terus mengalir di pipi mulusnya

Dokter kim memandang jandi pilu,” ommamu harus segera di operasi sekarang”

Junpyo terpana mendengar ucapan jandi,”B..boo?? omma??” tanyanya tak percaya

Jandi mengangguk angguk kecil menjawab pertanyaan junpyo

Junpyo terdiam..teringat kembali di memori otaknya mengenai kejadian kemarin malam bersamanya dengan jandi..bagaimana kemarin malam hampir saja ia meniduri gadis tak berdaya itu.. perlahan junpyo memundurkan langkahnya..kepalanya menggeleng geleng tidak percaya..ia segera berlalu dari ruangan..

Junpyo terduduk di kursi tunggu tepat di depan kamar ommanya jandi. Ia menenggelamkan wajahnya di kedua telapak tangannya dan tertunduk.

“goo jun pyo..kau benar benar pria yang sangat brengsek..bagaimana mungkin kau tega menyakiti gadis mungil tak berdaya itu.. ternyata ini alasannya mengapa gadis itu mati matian mencari uang..yang parahnya lagi kau hampir saja menidurinya junpyo....semua ia lakukan untuk ommanya..” ucap junpyo penuh penyesalan

Tiba tiba junpyo berdiri,“YAIIIIIISH!!!” junpyo memukul tembok dengan kerasnya..darah segar mengalir di buku buku jarinya..

Orang orang yang berada di dekat junpyo memperhatikan junpyo dengan pandangan kasihan..tetapi tak ada satupun dari mereka yang berani mendekati junpyo.

“miane…joungmal miane jandiya…” junpyo kembali terduduk..luka di tangannya sama sekali tidak ia rasakan.. baginya luka di tangannya ini sungguh tidak ada artinya di bandingkan dengan luka batin yang sudah ia toreh pada jandi..


Cekklek..
Pintu kamar terbuka.. terlihat dokter kim keluar dari ruangan yang disusul oleh suster serta jandi di belakangnya.

Dokter kim dan suster segera berlalu..sedangkan jandi masih berdiri di depan pintu..menangis..

Junpyo yang melihatnya segera berdiri dan menghampiri jandi.. diraihnya tangan mungil jandi, lalu junyo menariknya dan membawa jandi kedalam pelukannya.

“miane..miane jandiya…” ucap junpyo sedih

Jandi terpaku di dalam pelukan junpyo.. ia sungguh kaget..ini pertama kalinya junpyo meminta maaf padanya..seorang tuan muda goo jun pyo yang sangat keras kepala dan pemarah ini meminta maaf padanya..

“yaa goo..goo jun pyo..weo??” Tanya jandi sambil terisak tanpa ingin melepaskan dirinya dari pelukan junpyo..sesungguhnya ia sangat membutuhkan sandaran seperti ini..

Junpyo tidak menjawab pertanyaan jandi..ia hanya terdiam dan mempererat pelukannya.

“geum jandi agashi..”

Jandi dan junpyo kompak menengok kearah suara yang memanggil nama jandi. Ternyata itu panggilan dari suster park. Terlihat di tangan suster itu sedang menggenggam sebuah map berwarna hijau.

Jandi melepaskan dirinya dari pelukan junpyo, lalu ia segera menghampiri suster park,” ada apa suster?” Tanya jandi sambil menghapus air mata di pipinya

Suster park menyodorkan map yang berwarna hijau itu kepada jandi,”ini adalah surat persetujuan untuk dilakukannya tindakan operasi yang akan segera dilaksanankan agashi..”

Jandi mengulurkan tangannya dan meraih map hijau tersebut. Dibacanya surat itu sebentar, setelah itu ia menuliskan tandatangannya sebagai bukti bahwa jandi menyetujui tindakan operasi ini.

“jam berapa akan dilaksanakan operasi suster?” Tanya jandi sambil mengembalikan map hijau kepada suster park

” jam 3 sore agashi..” suster park menundukkan badannya dan segera berlalu.


Jandi memalingkan wajahnya kearah junpyo yang berada disampingnya..dan betapa terkejutnya jandi ketika melihat tangan kanan junpyo terluka.

“ yaa goo jun pyo.. mengapa tanganmu bisa terluka seperti ini?” Tanya jandi panik dan segera menyambar tangan junpyo yang terluka itu.

“akh..sakit jandiya..” rintih junpyo.. jandi terlalu kasar memegang luka junpyo..tentu saja karna tidak disengaja.

“miane…” ucap jandi merasa bersalah..ia merogoh kantong celananya dan mengambil sebuah sapu tangan, lalu ia segera membalut luka junpyo.,” apakah sakit?” Tanya jandi cemas

“yee..sakit sekali” junpyo menjawab tanpa melepaskan pandangannya dari jandi

“ yap selesaiii” jandi tersenyum puas dan menatap junpyo.

Deg..deg…deg..
Jantung jandi berdetak dengan cepatnya, seketika wajahnya langsung memerah.. ia lalu menundukkan wajahnya dalam dalam,” yaa..mengapa junpyo menatapku dengan pandangan seperti itu..” ucapnya dalam hati..

Junpyo yang melihat jandi salah tingkah itu tersenyum,” yaaa..mengapa kau menunduk seperti itu pelayan cengeng?” goda junpyo

“a..aku..” belum selesai jandi melanjutkan perkataannya, tiba tiba ia melihat para dokter dan suster sedang menuju ruangan omma dengan tergesa gesa.

Jandi segera dengan cepat ikut menyusul masuk ke dalam ruangan. Begitu juga dengan junpyo..

“dokter..ada apa?” Tanya jandi khawatir. Dan matanya mulai berkaca kaca

“operasi akan segera dilaksanakan agashi…” jawab dokter yang sedang sibuk memeriksa keadaan omma.

***

Saat ini jandi sedang terduduk di depan kamar operasi.. satu jam yang lalu dokter dan para suster membawa masuk ommanya ke dalam..




Sesaat sebelum di larikan ke kamar operasi, jandi membisikkan sesuatu di telinga ommanya,” omma..berjuanglah..jangan dulu meninggalkan aku..sungguh..aku akan selalu ada disampingmu omma”

“jandiya..apakah kau mau minum?” Tanya junpyo yang berada di sampingnya

Jandi mengeleng gelengkan kepalanya,” tidak..aku tidak haus..” jawabnya sedih

Junpyo melirik jandi yang ada di sebelahnya..,” jandiya..sungguh aku tak tahan melihatmu seperti ini..entah kenapa ada perasaan aneh yang terselip di hatiku..perasaan ingin menyentuhmu, melindungimu dan menjagamu..sungguh sebelumnya aku sama sekali tidak pernah mempunyai perasaan yang seperti ini terhadap seorang gadis..hatiku sungguh sakit melihat kau yang tidak berdaya seperti ini jandiya…”ucap junpyo tentu saja dalam hati

“goo jun pyo….”panggil jandi pelan..

“yee..ada apa jandiya…” jawab junpyo tanpa melepaskan pandangannya dari jandi

“ kau tidak pulang? Sungguh aku tidak apa apa sendiri disini..”


Mendengar pertanyaan jandi, hati junpyo menjadi sedih..,” weo? Apakah kamu tidak suka aku berada disini?”

Jandi menggeleng gelengkan kepalanya,” tidak..aku hanya tidak ingin merepotkanmu lagi  goo jun pyo..”

Junpyo membelai lembut rambut jandi,” aku sama sekali tidak merasa di repotkan jandiya..aku sungguh senang bisa menemanimu disini..” ucap junpyo lembut.

Jandi yang tadi menundukkan kepalanya langsung menatap junpyo..ia sungguh tidak percaya dengan pendengarannya..bagaimana mungkin seorang goo jun pyo yang keras hati itu berkata dengan sebegitu lembutnya..padahal selama ini junpyo selalu mengejek dan menghinanya..

Wajah junpyo dan jandi saling berhadapan..jandi bisa merasakan hangatnya hembusan nafas junpyo dan wangi yang melekat di tubuh junpyo..perlahan wajah junpyo mendekati wajah jandi..dekat..dekat..dan semakin dekat..jandi memejamkan matanya..ia dapat merasakan hangatnya bibir junpyo yang menempel lembut di bibirnya..ciuman kecil dan singkat..

setelah melepaskan ciuman singkatnya, junpyo perlahan membuka matanya..di lihatnya jandi masih memejamkan matanya..wajahnya memerah.. sungguh ia terlihat sangat cantik sekali..perlahan jandi pun membuka mata.

cekleek..

pintu ruangan terbuka..terlihat dokter kim keluar dari pintu tersebut sambil melepaskan masker di mulutnya.

Jandi dan junpyo terkaget.. jandi segera berlari menghampiri dokter kim, raut wajah cemas kembali menghiasi..,” dokter bagaimana? Omma baik baik saja kan? Iya kan dokter?” Tanya jandi penasaran

“jandiya..tenanglah..” ucap junpyo dan mengusap usap punggung jandi

Dokter kim menatap jandi sebentar lalu tersenyum,” yee..operasinya berjalan dengan sangat lancar agashi..”

Jandi dan junpyo menghela nafas lega..,” syukurlah..terimakasih tuhan” ucap jandi senang sekali. Air matanya kembali keluar..tetapi bukan tangisan sedih..melainkan tangisan bahagia..

“agashi…sepertinya anda terlihat sangat lelah..sebaiknya anda istirahat saja di rumah..lagipula percuma anda menunggu disini sebab ibu anda akan sadar besok siang..” ucap dokter kim lagi



Junpyo membenarkan perkataan dokter kim,” benar jandiya..kau sebaiknya istirahat dirumah..”

Jandi berfikir sebentar,lalu setelah itu ia mengangguk pelan. Junpyo tersenyum…,” baiklah aku akan mengantarmu..”

***

Sesampainya di depan rumah jandi..

junpyo turun dari mobilnya yang di ikuti juga oleh jandi..

“jadi ini rumahmu?” Tanya junpyo sambil memperhatikan sekeliling rumah jandi

Jandi mengangguk,” yee..goo jun pyo…” panggil jandi

Junpyo menengok,” boo?”

Jandi menatap wajah junpyo lekat lekat,” gumawo…hari ini kau sudah menemaniku seharian di rumah sakit…”

Junpyo tersenyum dan megelus lembut kepala jandi,” yaa..wajar saja..aku kan pacarmu..”

Jandi terpana mendengar kata “pacarku”..benar..ia sekarang adalah kekasih junpyo..tetapi ini semua hanya perjanjian..entah kenapa jandi menjadi sedih bila mengingat perjanjian itu..

“jandiya..cepat masuk ke dalam dan segera istirahat” ucap junpyo lembut

Jandi menganggukkan kepalanya ,” yee..gumawo junpyoya..”

“sama sama..anyong jandiya..mimpi indah..”

Jandi tersenyum kepada junpyo..setelah itu ia berlalu menuju rumahnya..junpyo terus memperhatikan jandi..setelah ia memastikan jandi sudah masuk ke dalam rumahnya, junpyo berbalik dan masuk ke dalam mobilnya.

Di sepanjang perjalanan junpyo tidak henti hentinya tersenyum..sungguh ia merasa sangat bahagia dengan perasaannya sekarang.. dan di fikirannya hanya ada jandi..dan jandi..dadanya selalu meluap luap bila mengingat gadis itu..

***

Sesampainya di rumah..


Junpyo memarkirkan mobilnya di tempat biasa..setelah itu ia melangkahkan kakinya menuju pintu utama..

“yaa junpyoya!! Akhirnya kau pulang juga!!” seru yi zhung yang berada di ruang tamu bersama dengan woo bin dan ji hoo.

“omo…bagaimana kalian bisa ada disini??” Tanya junpyo tak percaya

F3 tertawa…,” hahaha..dari tadi pagi kau menghilang tak ada kabar, jadi kami memutuskan untuk menunggumu di rumah” jawab ji hoo

Junpyo mendekati temannya itu dan ikut duduk bergabung di ruang tamu.

“yaa.. sebenarnya darimana saja kau? Ponselmu tidak aktif” Tanya woo bin

Junpyo tersenyum,” mian..seharian ini aku menemani jandi di rumah sakit”

“JANDI??” F3 kompak menanyakan siapa itu jandi..

Junpyo mengangguk mantap,” yee..jandi..dia adalah pacarku”

“BOO??” F3 membelakkan matanya tidak percaya

“ yaa goo jun pyo bagaimana bisa kau mempunyai pacar tanpa memberitahu kami..siapa dia? Apakah sebegitu sempurnakah dia? Sampai sampai membuatmu tersenyum senyum sendiri seperti itu..” Tanya yi zhung heran.

Junpyo menggeleng gelengkan kepalanya,” tidak..dia gadis yang biasa biasa saja..sederhana..dan manis..” junpyo berkata sambil membayangkan jandi. Dan ia tersenyum senyum seperti orang gila.

“begitukah? Sungguh gadis yang hebat. Dia bisa menaklukan goo jun pyo yang keras hati seperti ini…”ucap ji hoo..

“Eheeeem!! “junpyo berdeham keras..” teman teman..apakah kalian tidak mau menanyakan siapa itu jandi?” junpyo memandang temannya itu dengan serius

“memangnya dia siapa?” Tanya woo bin

“dia adalah pelayan yang mau kutiduri kemarin”
 
“BOO???” F3 menjerit tak percaya. Dan saling pandang satu sama lain.

Junpyo menceritakan semua kejadian yang ia alami bersama jandi..semuanya..sungguh ia tidak bisa menyembunyikan apapun dari ke tiga temannya ini..

“jadi begitu…” ji hoo menganggukan kepalanya setelah mendengar cerita junpyo

“junpyoya..jadi sekarang kau benar benar menyukai gadis itu?” Tanya yi zhung untuk meyakinkan junpyo

“tentu saja!! Ini pertama kalinya aku rasakan..menyukai seorang gadis..dan selalu ingin berada di sampingnya..melindunginya…” ucapan junpyo sungguh membuat F3 sangat terkejut..pasalnya junpyo berubah terlalu cepat seperti ini..sehingga mereka masih tidak mempercayainya..

“ araso…tapi junpyoya..bukankah kalian berpacaran karna terikat perjanjian yang kalian sepakati?” Tanya woo bin

Junpyo terdiam..pandangannya tiba tiba menjadi kosong mendengar perkataan woo bin..,” sekarang memang kami terikat karna sebuah perjanjian..tapi bisa kupastikan suatu saat aku akan merubahnya menjadi sebuah ikatan..aku akan berusaha mendapatkan hatinya..” ucap junpyo sungguh sungguh..

“ good man!! Ini baru namanya tuan muda jun pyo..” woo bin merangkul dan menjitak kepala junpyo

“yaiiiiiish…”

Ya..malam itu F4 berkumpul dan bersenang senang semalam suntuk 

***

Di rumah jandi…

Sehabis mandi jandi merebahkan tubuhnya di ranjang.. sungguh malam ini ia sangat bahagia.. operasi yang di jalani ommanya berjalan sangat lancar..dan ia besok akan segera mendapati ommanya yang sudah tersadar..tidak ada hal yang membuatnya bahagia selain ini…

Namun tiba tiba fikirannya berubah ke arah yang lain yaitu GOO JUN PYO..

“yaa..mengapa hari ini junpyo terlihat sangat berbeda ya..pria itu sungguh manis hari ini..” gumam jandi.. teringat kembali di memori otaknya saat di ruang tunggu tadi..teringat bagaimana junpyo memandanginya dengan penuh kelembutan ..bagaimana junpyo yang tiba tiba,…MENCIUMNYA!! Benar!! Ciuman!! ,” yaa.. bagaimana mungkin aku memejamkan mataku saat dia mendekatkan bibirnya..yaiiiish..sebenarnya kau kenapa geum jandi….” Ucap jandi sambil mengacak acak rambutnya sendiri

“Apakah aku menyukainya..??? TIDAK!! Itu tidak mungkin!! Aku kan membencinya!! Jadi tidak mungkin aku menyukainya!! Tapi…entah kenapa jantungku selalu berdetak kencang bila mengingat junpyo ya… ” fikir jandi..,” akh..tak tau ah..!!” jandi menutup wajahnya dengan selimut.. 10 menit kemudian terdengar suara dengkuran halus darinya..

***

Paginya…

Cit..cit..cit..
Jam weker jandi berbunyi…,” hoaaam..” jandi terbangun dari tidurnya..dilihatnya jam weker ayam yang berada di samping ranjang..jam menunjukkan pukul 08.00 pagi..Jandi melangkahkan kakinya kearah handuk yang di taruh di gantungan pintu..lalu setelah itu ia menuju kamar mandi untuk membersihkan diri..


Setelah 15 menit mandi, jandi terlihat sudah fresh..di bukanya lemari pakaiannya..ia mengenakan hot pants berwarna putih lalu memadukannya dengan kemeja longgar berwarna hitam..ia terlihat sangat manis sekali..rambutnya yang panjang di ikat tinggi ke belakang..

setelah selesai memoles wajah mulusnya dengan bedak tipis tipis, jandi menyambar tas selempangnya lalu segera berangkat menuju rumah sakit…

***

Di perjalanan…

Langkah jandi terhenti di depan sebuah toko bubur.. ia bermaksud untuk sarapan..

“ajushi..aku mau bubur ayam satu porsi…” ucap jandi bersemangat.

Dari jendela kaca toko, jandi menatap orang orang yang berlalu di sepanjang trotoar…tiba tiba ia teringat akan junpyo…,” yaa..mengapa dia belum menghubungiku pagi ini ya…” rasa cemas mulai menggerogotinya…jandi membuka tasnya dan mencari cari ponselnya untuk mengubungi junpyo..,” omoo..dimana ya ponselku..” jandi terlihat panik dan mengobrak abrik tasnya..tiba tiba ia teringat,” yaiiiish..aku lupa kalau ponselnya semalam aku taruh di ranjang..” jandi memukul mukul kepalanya pelan..,” paboooo…”

“agashi…ini buburnya..silahkan menikmati” kata paman pemilik toko sambil menaruh bubur ayam di meja.

“yee..gumawo ajushi..” jandi tersenyum dan membungkukkan badannya .

Jandi melahap bubur ayam dengan bernafsu. Dari kemarin siang perutnya belum terisi makanan..,”fuuuh..kenyang sekaliii…” jandi memegangi perutnya yang Nampak sedikit membuncit karna terlalu kenyang..

Diliriknya jam tangan,” hm..sudah jam 10.00..baiklah aku harus segera bergegas”

Setelah membayar makanannya jandi segera melanjutkan perjalanannya menuju rumah sakit.

***

“GOO..GOO JUN PYO!” Teriak jandi..bagaimana mungkin ia tidak kaget..ia tengah mendapati junpyo di ruangan ommanya.

Junpyo yang sedang duduk langsung menghampiri jandi,” yaa..kemana saja kau..mengapa telponku tidak kau angkat hah!! “ Tanya junpyo yang terlihat sangat cemas.

“a..aku tadi lupa membawa pon..ponsel..”jawab jandi tergagap..ia tidak menyangka kalau reaksi junpyo bisa sepanik ini menghawatirkannya.

“jandiyaa…..” jandi menoleh kearah panggilan suara..ya..panggilan suara yang amat sangat dirindukannya.. yaitu berasal dari ommanya yang sejak tadi memperhatikan jandi dan junpyo

Jandi membelakkan matanya,”OMMAAA!!!” panggilnya histeris..ia segera berlari dan memeluk ommanya itu dengan erat,” omma…bogosipoyo…hiks..” jandi mulai menangis lagi..
Omma tersenyum dan membelai lembut kepala putri tunggalnya itu,” bogosipoyo jandiya….”

Junpyo yang melihat  adegan antara ibu dan anak itu tersenyum lebar..ia sungguh bahagia melihat jandinya tersenyum kembali..

“jandiya..pacarmu sungguh sangat tampan…”

Jandi segera melepaskan pelukannya dan menatap omma,”B..BOO?? omma..bagaimana kau tau??” Tanya jandi bingung..

“tentu saja omma tau..dia sendiri yang membertahukannya..” ucap omma sambil menunjuk kearah junpyo dan tersenyum..

Jandi menengok kearah junpyo..entah kenapa bukannya merasa kesal, ia malahan sungguh senang bila mendengar kata kata “PACAR”

Junpyo perlahan mendekati jandi..lalu kedua tangannya melingkari pinggang ramping jandi..ia memeluknya dari belakang,”omoni…aku minta doa restunya yaa..” ucap junpyo sambil tertawa senang.

“B..BOO??YAA GOO JUN PYO!! LEPASKAN AKU!!” jandi mencoba melepaskan diri dari pelukan junpyo..namun tenaga junpyo terlalu besar untuk ia lawan..

“SIDO..!!” junpyo menjulurkan lidahnya

Omma pun ikut tertawa mendengar perkataan junpyo,” iyee..omoni pasti akan selalu merestui kalian”.

Jadilah ketiga orang itu saling bercanda..dan saling bercerita dan menciptakan suasana hangat.. 

***

“jandiya..sudah waktunya makan siang..ayo makan dulu..” ucap junpyo sambil melihat jam tangannya yang sudah menunjukkan pukul 12.00 Siang.

“ makan siang??” jandi melirik ommanya

“benar..kau harus makan dulu jandiya..omma tidak mau melihat kau menemani omma disini menjadi pasien juga…”canda omma

“OMMA!!” teriak jandi

“junpyoya..temani jandi makan..” suruh omma kepada junpyo..junpyo mengangguk mantap dan menarik tangan jandi senang,” kaca…!!”

“omma..aku pergi duluuu..”ucap jandi sebelum menutup pintu

“yee..hati hati..”omma tersenyum melihat tingkah laku putrinya itu..ada senyuman lega di wajahnya..lega karna pada akhirnya jandi mendapatkan seorang pria yang sungguh baik dan tampan..terlihat sangat jelas kalau junpyo begitu mencintai jandi..

***

“ kau mau makan apa?” Tanya junpyo

“apa saja terserah kamu…”

Junpyo menyiritkan alisnya..setau dia, gadis yang ia ajak makan selalu memintanya pergi ke restoran mewah..tetapi gadis ini..hanya menjawab”terserah”. Tapi inilah yang membuatnya jatuh cinta kepada gadis sederhana ini…

“baiklah…kacaa…!!” junpyo mengandeng tangan jandi..sekilas terlihat jandi tersenyum kecil..tentu saja junpyo tidak melihatnya…

“HAN jAE KYONG!! LIHAT!! BUKANKAH ITU GOO JUN PYO??”

Seorang gadis berambut pendek dan mengenakan rok minim dan tank top bermotif loreng yang sedang memainkan ponselnya itu langsung menengok kearah tangan yang di tunjukkan temannya. Betapa terkejutnya ia melihat junpyo yang sedang menggandeng tangan gadis mungil dan tertawa sebegitu riangnya..

Matanya terbelak kaget..ia tidak mempercayai apa yang baru saja dilihatnya..,” TIDAK!! ITU TIDAK MUNGKIN…!!” jeritnya tidak percaya..matanya memancarkan amarah yang luar biasa..

***

Jandi menatap meja dengan mulut ternganga..dilihatnya para pelayan menaruh berbagai macam makanan mewah seperti sushi..sashimi..daging asap..dll..jandi menelan ludahnya..pertama kali ia melihat banyak tumpukan daging seperti itu..benar benar menggiurkan.

Junpyo yang melihatnya tersenyum geli…”boya?? Makanlah..” tawar junpyo

Tanpa banyak bicara, jandi melahap makanan makanan itu dengan bernafsu..mulutnya yang mungil terisi penuh oleh daging daging..,” enak sekaliii…” ucapnya sambil tersenyum senang.

Terus dan terus…jandi melahap makanan makanan itu..hingga pada akhirnya,” haah..hah.. aku kenyang sekali…” ucapnya sambil mengelus elus perutnya yang membuncit akibat makan besar barusan..

Junpyo melihat kearah perut jandi..,”yaa..lihatlah..jika kau makan lebih banyak dari ini pasti kau akan meyerupai babi! Hahaha…” junpyo tertawa geli

Jandi yang dikatai “babi” oleh junpyo memnonyongkan mulutnya,”boo??”

Junpyo seketika menghentikan tawanya..ia sungguh salah tingkah melihat jandi yang sedang cemberut padanya,” yaa..miane….”

“huh!! Jika kau mengatai aku seperti itu lagi, kau akan mati!!” anacam jandi

“araso..araso..” angguk junpyo menurut dan mengusap lembut rambut jandi.

Tanpa junpyo dan jandi sadari..seorang gadis tengah memperhatikan mereka dengan penuh rasa amarah dari kejauhan..

“ yaa..jae kyong, kau tak apa?” Tanya chen..chen adalah teman baik jae kyong.

Jae kyong yang merasa sudah tidak tahan melihat junpyo segera berdiri dari tempat duduknya.

“ Yaa..han jae kyong!! “ panggil chen dan bermaksud untuk menarik jae kyong keluar..sungguh ia tidak ingin temannya ini mencari masalah di tempat umum seperti ini.

Namun jae kyong tidak memedulikannya dan terus berjalan dengan penuh emosi menghampiri jun pyo.


“haha..ternyata seleramu rendahan sekali junpyoya…”

Junpyo yang sedang asyik melahap daging asap segera menghentikan kegiatannya itu dan menoleh kearah suara tersebut. Jandi pun ikut menoleh.

“K..KAU!! MENGAPA KAU ADA DISINI HAAH!!” junpyo berteriak dan segera menghampiri jae kyong. Jandi yang melihatnya hanya diam di tempat.

“weo?? Ini tempat umum!! Siapa saja boleh kesini..”balas jae kyong santai. Lalu pandangannya tertuju pada jandi ,” yaa..siapa dia? Apakah dia korbanmu selanjutnya? Sungguh ia terlalu kampungan buatmu..” senyum mengejek menghiasi wajah jae kyong.

“YAA!!” tanagn junpyo sudah terangkat dan ingin menampar wajah jae kyong, namun seketika tangan junpyo langsung terhenti saat mendengar jandi tertawa dengan kerasnya.

“HAHAHAHAHAHA..” Jandi bangkit dari tempat duduknya dan menghampiri junpyo dan juga jae kyong.jandi mengulurkan tangannya dan masuk ke dalam pelukan junpyo,”YAA..MEMANGNYA KENAPA KALAU AKU INI KORBANNYA HAH?? APAKAH ITU URUSANMU?BOO? KAMPUNGAN?? CIIIH.. !! ADA JUGA KAU YANG KAMPUNGAN!! BERPAKAIAN SEPERTI ITU DEMI DI LIRIK OLEH PRIA PRIA ADALAH HAL YANG SANGAT KAMPUNGAN DAN MEMALUKAN!! KU PERINGATI KAU, JIKA KAU MENGHINAKU SEPERTI ITU LAGI KAU AKAN MATI!! ARASO!!” jandi berteriak sungguh keras. Orang orang yang berada di dalam restoran itu melirik kea rah jae kyong dan tertawa tertahan.

Junpyo yang mendengar perkataan jandi barusan terbengong..sungguh tidak percaya dengan apa yang di kataka jandi barusan.. namun di detik berikutnya ia tersenyum senang.

Wajah jae kyong seketika memerah menahan marah dan malu,”KAU!! KAU TIDAK TAU SUDAH BERURUSAN DENGAN SIAPA!! INGAT AKU PASTI AKAN MEMBALASMU LEBIH DARI INI! “ Jae kyong membalikkan badannya dan segera berlalu..


 ***

NECT CHAPT ( ENDING^^)



maaf noona aku ngerepotin km.. km oleh kok  hammer2 hammer2 hammer2 hammer2 hammer2 hammer2 hammer2 hammer2..emang salah aku gaptek bgini banghead banghead banghead banghead banghead banghead


                        
Aney0ng haseyoOo..
Slam knal ziZtha'2 smua..
Q bAru nich..
Bsa gaBung kn??
Bdw
bsa ngk aq buad FF jga?
Q pngen bnget buat FF dsni.
Tp q ngk tw gmNa cArax...
Bsa di ksi tw ngk?
Miane udh ngrepotin kalian.
Sblumx gumawo yah smua..

Offline Cane

  • Newbie
  • *
  • Posts: 32
  • LoVe mInSuN FoReVeR
    • View Profile
wuhaaaaaaaaaa chap 4nya udh ada

ok aku baca dulu ya  [hmpfh] [hmpfh]

Offline Cane

  • Newbie
  • *
  • Posts: 32
  • LoVe mInSuN FoReVeR
    • View Profile
aku mau numpang nanya donk hehehe [biggrin] [biggrin]

oppa itu agamanya buddha kan???

terus kalau onnie apa ???

biar biodotanya lengkap hehehehe

Offline neiya

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1006
  • Location: depoook
    • View Profile
Ga tau sistaaa.. Aku aja baru tau mino itu budha..~,~

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
aku mau numpang nanya donk hehehe [biggrin] [biggrin]

oppa itu agamanya buddha kan???

terus kalau onnie apa ???

biar biodotanya lengkap hehehehe
hubbyku tuh ga punya agama kok, yg budha tuh ortunya, nah klau onnie gw jg ga tahu [hmpfh]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline Cane

  • Newbie
  • *
  • Posts: 32
  • LoVe mInSuN FoReVeR
    • View Profile

Yaa… kertas itu adalah sebuah cek..cek yang di berikan oleh junpyo semalam…




Setelah menemukan apa yang dicari, junpyo membalikkan badannya dan berjalan mendekati jandi,” ini…kau tulislah berapa nominal yang kau butuhkan..” junpyo memberikan sebuah cek kosong kepada jandi


@Neiya,,,

aku cuman bingung perasaan JD udh dikasih cek kok dikasih cek lg  [biggrin] [biggrin] [chin] [chin]



hubbyku tuh ga punya agama kok, yg budha tuh ortunya, nah klau onnie gw jg ga tahu [hmpfh]

ya ampuunnn mi masa si oppa gak punya agama ckckck,,,,aduh mami kocak deh punk punk punk