Author Topic: Angel By My Side~Chapter 22 Updated 9 January 2011~  (Read 50478 times)

Offline karin.lullaby

  • Senior
  • ****
  • Posts: 557
  • Always you in my eyes, in my life, in my breath...
    • View Profile
Angel By My Side~Chapter 22 Updated 9 January 2011~
« on: January 28, 2010, 06:24:44 am »
Angel By My Side

Dari dulu Hye Sun sudah tahu kalau ia tak akan bisa hidup tanpa tunangannya, Geun Seuk…
Ketika Geun Seuk meninggal, hancurlah hidup, harapan, dan impiannya.

Kehadiran Min Ho, sahabatnya yang baru pulang dari London, selalu menentramkan hatinya.
Tapi, kemudian Hye Sun tak dapat terima kalau ibunya telah menyiapkan suatu rencana baginya dan Lee Min Ho, rencana besar bagi persatuan dua perusahaan raksasa di Korea Selatan…

Italia… Amerika…
Kedua negara itu menjadi pelariannya.
Ia kembali mengejar dunia yang ia sukai sejak dulu.

Tapi, bagaimana kalau dunia selebriti New York yang gemerlap malah memaksanya mengingkari janji yang ia buat sendiri?

Terlalu banyak kejadian hingga akhirnya ia memang harus kembali ke Seoul,
harus menikah dengan Min Ho...
Lelaki yang ia yakini tak akan pernah ia cintai...

Ketika satu per satu kejadian dan rahasia bertahun-tahun lalu akhirnya terungkap.
Lalu, bagaimana nasib pernikahan mereka selanjutnya?
Dapatkah Hye Sun merasakan kalau malaikatnya ada di samping mereka selama ini?
Dan, bertanggung jawabkah Min Ho atas keputusannya sendiri?
Keputusannya dengan memilih Hye Sun sebagai satu-satunya wanita di dunia ini?
Satu-satunya malaikatnya di dalam hidupnya?

----------------------

“Aku tahu aku punya segalanya dalam hidupku ini,
Tapi sekarang,
 aku baru sadar ada sesuatu yang hilang,
malaikatku… Mana dia?”-Goo Hye Sun-

"Tak ada lagi yang lebih penting dari bagaimana caraku bisa bahagia.
Karena caraku untuk bisa bahagia, hanya jika bisa melihatmu bahagia."-Lee Min Ho-

==========================
« Last Edit: January 09, 2011, 07:34:33 am by karin.lullaby »

it was CRAZY LITTLE THING CALLED LOVE

Share on Bluesky Share on Facebook


Offline karin.lullaby

  • Senior
  • ****
  • Posts: 557
  • Always you in my eyes, in my life, in my breath...
    • View Profile
Re: Angel By My Side
« Reply #1 on: January 28, 2010, 07:05:31 am »
CAST:
GOO HYE SUN


LEE MIN HO


JANG GEUN SEUK


ADDITIONAL CAST:
LEE HYE YOUNG-GOO HYE SUN'S MOTHER


KIM TAE HEE as GOO HYE JUNG-GOO HYE SUN'S BIG SISTER


ANGEL BY MY SIDE
[/b]

Chapter 1
   
Wajah Goo Hye Sun hari ini sama sekali tidak ceria, wajahnya pucat dan tak bertenaga.

“Katakan padaku kalau ini semua mimpi.”ucap Hye Sun lemas. Lee Min Ho, sahabatnya yang baru kembali dari London segera membekap Hye Sun dalam pelukannya. “Dan ketika aku bangun, dia akan di sini.”

Hye Sun menangis sekeras-kerasnya dalam pelukan Min Ho.

“Dia sudah pergi, Hye Sun-a.”bisik Min Ho, tapi Hye Sun malah memukul-mukul tubuh Min Ho, ia menolak untuk mencerna perkataan Min Ho. “Dia tak akan kembali—“

Hye Sun tambah menangis sejadi-jadinya. Semua orang di ruangan itu menoleh ke arah Hye Sun dengan tatapan prihatin, namun, Hye Sun tak benar-benar peduli.

“KAU BOHONG!”seru Hye Sun dalam suara yang amat kedengaran frustasi. “Dia tak akan pergi meninggalkanku sedetik pun juga. Dia mencintaiku!”

Hye Sun lalu mendorong dan melepaskan diri dari pelukan Min Ho. Ia berjalan sempoyongan ke arah peti jenazah tunangannya—atau sekarang lebih cocok dipanggil mantan tunangannya, yang masih terbuka. Hye Sun memperhatikan tubuh Geun Seuk yang pucat pasi dengan jas hitam yang terbalut di tubuhnya. Namun, Hye Sun masih saja ingin mempercayai kalau Geun Seuk hanya tertidur pulas, bukan meninggal.

   “Jang Geun Seuk?”panggil Hye Sun dengan sangat halus, ia menyentuh permukaan kulit Geun Seuk yang pucat dan dingin. “Aku mencintaimu. Aku tak akan membiarkanmu pergi. Araso?”

   Min Ho berjalan ke arah Hye Sun dengan tatapan yang amat sangat kasihan. Tiba-tiba, sepasang tangan hangat mendarat di pinggang Hye Sun, tapi Hye Sun tak peduli.

   “Kau bilang kau mencintaiku, kan?”tanya Hye Sun sambil menggenggam tangan dingin Geun Seuk. “Kalau begitu, jangan pergi! Aku bilang JANGAN PERGI!”teriak Hye Sun dengan isakan keras. Seluruh ruangan itu bergetar mendengar suara Hye Sun yang sangat histeris dan membuat siapa saja dapat merasakan rasa pilu.

   “Hye Sun-a, jangan begitu. Ia sudah pergi sekarang.”bisik Min Ho sambil berusaha menenangkan Hye Sun.

   “Bangun, Geun Seuk-a!”teriak Hye Sun, Min Ho berusaha menghentikan Hye Sun yang sekarang mengguncang-gucangkan tubuh Geun Seuk. Diraihnya kedua bahu Hye Sun dan ditatapnya mata coklat Hye Sun yang berlinang air mata, namun, tak ada kata-kata yang bisa dikeluarkan Min Ho ketika ia melihat wajah sahabatnya ini. Sejak Hye Sun dan Geun Seuk bertunangan, rasanya hampir tak pernah mereka dapat menghabiskan waktu bertiga, tapi, ketika kesempatan itu datang sekarang, Geun Seuk sudah tiada.

   “Kau tak mengerti karena kau bukan tunangannya!”teriak Hye Sun di depan wajah Min Ho. “Kau tak akan pernah mengerti bagaimana hancurnya harapanku sekarang! Aku ingin menjadi satu-satunya perempuan yang ia cintai! Aku ingin menjadi ibu dari anak-anaknya! Aku ingin dia juga menjadi satu-satunya laki-laki yang aku cintai seumur hidupku!”

   Hye Sun menumpahkan rasa amarahnya di hadapan Min Ho, ruangan itu akhirnya sepi sama sekali. Orang-orang yang tadi mengobrol dengan balutan pakaian hitam sekarang terdiam. Seluruh ruangan hening. Tapi, sepertinya, inilah batas kemampuan akhir Goo Hye Sun, sambil meremas lengan Lee Min Ho dengan sangat erat, ia terjatuh ke lantai.

***

   “I Love You, Geun Seuk-a.”

Dalam bahasa inggris, Hye Sun membisikkannya ke batu nisan yang bertuliskan nama tunangannya sendiri.

Min Ho ada di belakangnya, berdiri dan memandang Hye Sun beserta makam sahabatnya itu lekat-lekat. Min Ho sulit sekali percaya bahwa Geun Seuk telah meninggal tepat ketika Min Ho baru kembali dari London.

“Bogoshipeo, Geun Seuk-a. Jawab aku, apakah kau merindukanku juga?”tanya Hye Sun dalam bisikan sehingga tak mungkin ada yang bisa mendengar itu, termasuk juga Min Ho.

Hye Sun mengecup batu nisan itu, layaknya batu nisan itu adalah Geun Seuk sendiri.

“Kau tak perlu menggerakkan mulut untuk menjawabnya. Aku tahu itu. Saranghae, Geun Seuk-a.”bisik Hye Sun pada batu nisan itu. “Angel always by my side.”

Setelah itu, Hye Sun bangkit berdiri, ia layaknya seseorang yang baru mendapat jalan pencerahan. Dengan pakaian serba hitam dan wayfarer-nya, ia berbicara pada Lee Min Ho.

“Ayo kita pulang.”ajak Hye Sun pada Min Ho, yang juga memakai pakaian serba hitam.

“Kau sudah mau pulang?”tanya Min Ho, melihat jam tangannya. Pukul 3 siang sekarang. Berarti, setidaknya, semakin lama Hye Sun semakin dapat mengurangi waktunya untuk menangisi makam Geun Seuk. Pertama kali mengunjungi pemakamannya, ia menghabiskan 5 jam lebih di sini dengan menangis ditemani Lee Min Ho. Tapi, hari ini hanya 15 menit saja. Kemajuan yang pesat.

“Mana tega aku membiarkanmu menemaniku selama 5 jam lagi. Aku tak mau memberatkanmu. Ayo pulang.”ajak Hye Sun sambil menyeret lengan Min Ho dengan paksa.

Sebelum benar-benar meninggalkan pemakaman itu, Hye Sun menoleh lagi sebentar ke makam Geun Seuk, Geun Seuk-a, apakah aku dapat melupakanmu?

Jika memikirkan jawabannya, Hye Sun tahu, jawabannya adalah tak akan pernah bisa.

***
   Hari-hari telah berlalu setelah sepeninggal Geun Seuk. Hye Sun lebih baik akhir-akhir ini, ia menunjukkan sikap bahwa ia  sudah melupakan Geun Seuk, walaupun sebenarnya tidak.

Sebenarnya, ini karena kesibukannya di Seoul Sun,perusahaan milik keluarganya. Saham Seoul’s Sun di pasaran terus menurun. Hye Sun mau tak mau harus turun tangan dalam menangani perusahaan yang telah ayahnya wariskan padanya ini.

Suatu hari, pada pagi hari yang muram di kota Seoul, ibu Hye Sun tiba-tiba membuka pintu ruangan kerja Hye Sun.
 

“Omma mau bicara denganmu.”kata ibunya. Hye Sun mendongak dan berhenti sejenak dari pekerjaannya, ia memperhatikan ibunya yang berwajah congkak itu, ia presiden direktur  perusahaan ini, tapi, akhir-akhir ini, ia memilih cuti.

“Omma,”kata Hye Sun. “Masalah apa lagi?”

 Hye Young menatap Hye Sun lekat-lekat. Dengan ekspresi tak dapat ditebak, ia melemparkan beberapa file di atas meja kerja Hye Sun dengan wajah penuh amarah.

“Sejak Geun Seuk-ssi meninggal, kerja sama kita dengan perusahaan keluarganya tak berlaku lagi. Dan lihat apa yang terjadi pada perusahaan kita?”kata Hye Young dengan murka. “Pemasukan kita sekarang tak lebih besar dari pengeluaran kita. Bagian accounting kacau. Dan setiap menit di Seoul Sun, bisa saja terjadi kebangkrutan.”
 
“Lalu itu salahku?”tanya Hye Sun sambil menatap ibunya dengan wajah lelah. Sudah beberapa hari ini Hye Sun lembur dan matanya sangat kuyu. “Sudahlah, Omma. Lagipula perusahaan suami Unnie Hye Jung juga akan membantu kita.”

“Perusahaan suami kakakmu itu tak bisa membantu sama sekali!”bentak Hye Young.

“Perusahaan kita sedang diambang krisis, jadi satu perusahaan kuat saja tak bisa membantu kita.”kata ibu Hye Sun dengan nada terus meninggi.

“Lalu ibu mau apa? Kita akan mengadakan kerja sama lagi dengan perusahaan lain? Itu malah akan menjadi bahaya besar bagi perusahaan kita yang sekarang sedang krisis.”kata Hye Sun sambil berusaha tetap tenang, walaupun dalam hatinya ia tak kalah panas dari ibunya.

“Kerja sama dengan perusahaan lain di atas surat kontrak memang akan membuat perusahaan ini dalam bahaya.”kata Hye Young, kali ini ia sudah bisa mengendalikan emosinya. “Tapi, Hye Sun-a, jika kita mempunyai satu ikatan keluarga lagi, bukan hanya di atas surat kontrak, dengan perusahaan raksasa akhir-akhir ini, perusahaan kita akan selamat. Percaya pada Omma.”

Hye Sun mengerutkan keningnya. Ingin mencerna perkataan Omma-nya ini. Ketika krisis melanda Seoul Sun untuk pertama kalinya waktu itu, Unnie Hye Jung telah berkorban untuk menikah dengan pewaris perusahaan raksasa di Seoul, dengan begitu, Seoul Sun selamat dari krisisnya. Apa ini yang dimaksudkan Omma-nya sekarang?

“Maksud Omma, ikatan keluarga itu apa?”tanya Hye Sun sambil mengernyitkan alis.

“Kau harus menikah dengan pewaris perusahaan raksasa di Seoul untuk menyelamatkan perusahaan kita lagi. Seperti yang dilakukan Unnie-mu. Kau mau, kan, menikah untuk menyelamatkan Seoul Sun?”

“Apa?!”Hye Sun berkata keras pada ibunya.

“Kau harus ingat janjimu pada Appa-mu. Kau berjanji akan melindungi Seoul Sun apa pun caranya.”lanjut ibunya. Hye Sun memijat-mijat kepalanya. Ia tak tahu harus berbicara apa sekarang, bisa saja ia membentak Omma-nya sekarang, tapi, ia tak bisa melakukan itu pada Omma-nya.

“Dan tahukah kau, lelaki yang akan menjadi calon suamimu adalah sahabatmu sendiri.”kata Hye Young pada Hye Sun, ia meraih tangan Hye Sun yang ada di atas mejanya dengan tatapan keibuan sekaligus tatapan tamaknya. “Lee Min Ho-ssi. Dialah orangnya.”
***
    Selama beberapa saat, Hye Sun terdiam sambil memijat kepalanya sendiri.

Percakapannya tadi pagi dengan ibunya nyata. Itu bukan mimpi. Dan itulah yang disesalkan Hye Sun.

“Arghh..”desah Hye Sun sambil menyingkirkan setumpuk file kerja dari atas mejanya. Ia baru menyelesaikan pekerjaannya, namun, ia juga baru saja membuatnya berantakan.

Tapi, ia tak peduli. Ia memutar kursinya dan dapat melihat langit malam Seoul yang masih sangat muram melalui jendela. Kepalanya sangat berat dan terasa pening. Sekali lagi ia memijat-mijat kepalanya.

Kenapa setelah kau meninggal pasti ada saja hal yang tidak beres?, batin Hye Sun dalam hati.

Handphone-nya di atas meja tiba-tiba berdering nyaring. Sekilas ia melihat jam dinding yang menunjukkan pukul 23.30, lalu diputarnya lagi kursi kerjanya untuk melihat siapa yang menelponnya tengah malam begini.

Ketika ia meraih handphone keluaran terbarunya, nama ‘Lee Min Ho’ tertera di handphone-nya. Hye Sun menimbang-nimbang apa yang harus dilakukan, menutup telponnya, membiarkan telponnya berdering, atau menerima telponnya. Hye Sun memilih yang pertama, ia menekan tombol ‘reject’ dan sambungannya langsung terputus.

 Handphone itu berdering lagi sehingga muncul keinginan Hye Sun untuk menyingkirkan handphone-nya juga. Namun, ia hanya membiarkan ponselnya berbunyi begitu saja hingga akhirnya deringnya berakhir.

Hye Sun memijat lagi kepalanya, mungkin aku butuh hiburan dan liburan.

Sekali lagi, ponselnya berbunyi, akhirnya, dengan perasaan kesal Hye Sun mengangkatnya.

“Hye Sun-a,”panggil suara yang Hye Sun ketahui pasti Lee Min Ho.

“Iya, Min Ho-a? Aku sedang sibuk sekali. Nanti saja, ya, telponnya.”dusta Hye Sun pada Min Ho. Hye Sun merasakan kepalanya masih terasa berat sekali, sepertinya ia sedang melewati masa-masa tersulit dalam hidupnya.

“Kau lembur, ya, Hye Sun?”tanya Min Ho dengan suara lembutnya. “Sudah makan belum?”
“Sudah.”jawab Hye Sun singkat, di bagian sini, Hye Sun juga berbohong, terakhir kali ia makan adalah tadi pagi. Setelah percakapan dengan ibunya, Hye Sun sudah tak bernafsu makan lagi.

“Hye Sun-a, maaf kalau aku tidak memberitahu sebelumnya, tapi, sebentar lagi aku sampai ke kantormu.”kata Min Ho. Hye Sun yang sedari tadi memijat-mijat kepalanya tanpa memperhatikan pembicaraan Min Ho segera menegakkan kepalanya.

“Mwo?”tanya Hye Sun dalam keterkejutannya.

“ Min Ho-a, tak perlu. Aku sudah makan, sungguh. Pekerjaanku juga sudah akan selesai sebentar lagi. Kalau soal pulang, aku akan memanggil supirku, aku tak akan menyetir sendiri.”jelas Hye Sun panjang lebar untuk menghalangi Min Ho datang ke kantornya.

“Tapi aku sudah sampai di depan ruang kerjamu.”kata Min Ho, membuat Hye Sun tambah terkejut lagi. Ketika pintu ruang kerjanya terbuka, sosok jangkung Min Ho masuk ke dalam ruangan itu dan menutup ponselnya.

“Aku tahu sekali kau belum makan, Hye Sun-a. Ini aku bawakan.”kata Min Ho dengan lembut.

“Lee Min Ho-ssi—“desah Hye Sun dengan penuh rasa lelah. “Aku bilang, kan, jangan ke sini. Sungguh, aku ingin sendiri.”

“Kau kenapa lagi?”tanya Min Ho, ia tak bisa menyembunyikan rasa prihatin dalam suaranya.

“Gwenchana. Gwenchana.”ucap Hye Sun berulang kali. “Ini sudah larut. Lebih baik kau pulang saja. Aku masih akan di sini dalam waktu yang cukup lama.”

Hye Sun memijat lagi kepalanya dengan ekspresi lelah.

“Pintu keluarnya ada di situ. Tak perlu kuantar, kan?”

Sebelum Hye Sun meledak, Min Ho melangkah keluar ruang kerjanya.

“Min Ho!”panggil Hye Sun dari dalam kantornya. Min Ho berbalik lagi dan membuka pintu ruang kerja itu, berharap Hye Sun akan berlari padanya dan menceritakan segalanya yang terjadi. Tapi, ketika ia membuka pintu itu, Hye Sun masih duduk di kursi kerjanya.

“Mianhae.”kata Hye Sun dengan ekspresi lelah. Min Ho mengangguk pasrah dan keluar dari gedung Seoul Sun dengan ekpresi muram.

***
   Ruangan itu serba putih, muram, tapi dalam saat yang bersamaan sangat indah.

Hye Sun membuka matanya perlahan di tempat asing itu.

Seseorang mengelus pipinya berkali-kali, seperti meminta Hye Sun untuk lebih cepat lagi bangun dari tidur nyenyaknya.

Ketika Hye Sun bangun, ia terasa lahir kembali. Dan, dari sudut matanya yang mulai membuka, terlihat sosok Geun Seuk. Ini pasti mimpi

“Seuk-a!”teriak Hye Sun sambil memeluk Geun Seuk dengan erat, sudah hampir sebulan ia tak melihat Geun Seuk. Tapi, ia masih tetap tampan.

“Sun-a, my sun.”bisik Geun Seuk pelan sambil membalas pelukan tunangannya ini.

“Masih ingat janjimu padaku tidak?”tanya Geun Seuk tiba-tiba. Hye Sun melepaskan pelukannya. “Mwo? Janji yang mana?”

“Aku mau kau yang mengucapkannya, Hye Sun-a.”kata Geun Seuk lembut. Hye Sun mencoba mengingat-ngingat, tapi, pikirannya serasa tak bisa dikendalikan, ia layaknya individu baru dalam tubuhnya yang sama ini.

“Aku—“kata Hye Sun. “Aku berjanji akan mengejar kebahagiaanku sendiri dan tak akan peduli pada apa yang dipikirkan orang.”

“Merasa ada yang kurang?”tanya Geun Seuk dengan suara malaikatnya.

“Suatu hari nanti, jika kau pergi, aku tetap harus melindungi persahabatanku dengan Min Ho”jawab Hye Sun ragu.

“Angel by your side, Hye Sun-a.”ucap Geun Seuk lagi, kali ini ia tak menatap Hye Sun tapi menatap ke arah lain . Dan segalanya menjadi gelap.


***
END OF CHAPTER

« Last Edit: February 04, 2010, 06:45:57 am by my_star_lullaby »

it was CRAZY LITTLE THING CALLED LOVE

Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
Re: Angel By My Side
« Reply #2 on: January 28, 2010, 07:27:25 am »
anyong my_star_lullaby  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] duhhh namannya panjang amit sista daku panggil dikau sapa neh  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] lam kenal yah ^^

wahwahwah semakin banyak ff n penulis2 berbakat bermunculan dimari  [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck] seneng dah baca banyak ff dengan berbagai cerita  [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]

sista postingan yg pertama didelete aja biar ndak kecele pembacanya ntar dikirain ada 2 chapter lagi  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

waaahhhhh sukaaa banget dah ma ide ceritanya  [biggrin] [biggrin] [biggrin] tapi kenapa hyung nimnya mati  [AddEmoticons04241] but neh hyesun dimari ceritanya jd versi GJPnya BOF yah i mean ommanya  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] hmmmm jadi penasaran kl akhirnya dibikin storylinenya pernikahan tanpa cinta diawal (ma minho) coz hyesun mash teringat ma tunangannya n jadi kasian ma minho coz ditolak dulu cintanya n hanya dianggap sekedar sahabat  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] tapi pengembangan cerita udah bagus sista n jadi penasaran ma lanjutannya  [biggrin] [biggrin] [biggrin] ditunggu buat update chapternya kl bisa ndak pake lama  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

mian kl daku banyak koment mohon dimaapkannnn  [biggrin] [biggrin] [biggrin]

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^

Offline Amira

  • Police
  • Senior
  • *****
  • Posts: 613
  • Location: East kal
    • View Profile
Re: Angel By My Side
« Reply #3 on: January 28, 2010, 07:47:48 am »
Annyong lullaby gomawo dah post ff mu disini. Kamu karinkan? Aku dah bc ff u di bbfi. Klo bisa post aja semua ffmu di sini kita pasti senang baca-a n ksh saran or kritik yg membangun asal thn aja ama kegialan fakir minsun he3x... Oh ya knp sinopsis or cast ff ini ga di post jg, aq dah bc jg tp di bbfi jdl-a i love u but i cant kan... Ff-a bagus hanya msh agak datar trus karakter mino msh blm dpt feel-a trus dikasih spasi antar paragraf jd ga bingung yg baca..Mian ya n moga tulisanmu bs lbh baik lg n jd generasi ke 2 miny...AZAA

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: Angel By My Side
« Reply #4 on: January 28, 2010, 07:57:32 am »
karinnnn ya hehehe kok minta saran ke gw lg  [sweat] [sweat]
ceritanya ok say, tp spt kata bultang klu bisa tuh pengambaran karakternya lebih diperjelas  [biggrin] ~mian ya buat koment yg ini, ff gw jg masih datar jd kita sama2 belajar deh  [biggrin]
and itu postingan pertamanya di delete aja deh, td gw jg kirain ada chp 2nya  [hmpfh]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline revynska

  • Police
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1639
    • View Profile
Re: Angel By My Side
« Reply #5 on: January 28, 2010, 08:26:15 am »
hmmmmm makin banyak dah koleksi ff daku yippieeeee [clap] [clap] [clap]

halu lullaby lam kenal yak [biggrin]

whwhwh ada geun seuk jg tp kok udah meninggal Emoticons0429 Emoticons0429 Emoticons0429

walah sama kyk mak nem ntu eomma nya kyk maknya junpyo tega bener ma anak ndiri [hmpfh] [hmpfh]

ditunggu chap slanjutnya sista jgn lama2 yak [biggrin] [biggrin] [biggrin]


ADAM COUPLE SELCA

Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
Re: MinSun always
« Reply #6 on: January 28, 2010, 08:30:26 am »
Annyong dara n gomawo dah post ff. Senang mkn banyak yg post ff di sini...Dara: Ff kamu dah bagus hanya sprt kt endree cast-a membingungkan bg pembc. Aq ngerti maksud u mo crt ttg minsun tp ambil karakter n ltr belakang harry potter n friend. Maksudmu ghs=hermione, lmh=drago*bnr ga aq lupa nm-a yg jd msh harry yg rambut-a putih*, junki=ron n hyun jong= harry bnr ga? Klo mang maksudmu bgt buat aja catatan ttg karakter msg2x cast n sinopsis-a spy pembc ga bingung. Mianhae klo koment-a ga berkenan... Ditunggu chp 2..AZAA

Sista salah tempat neh postingan  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: Angel By My Side
« Reply #7 on: January 28, 2010, 08:47:43 am »
 [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] gw jg bingung tuh lht postingan bultang ehhh ternyata ternyata salah alamat tohh  [laughing] [laughing]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline revynska

  • Police
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1639
    • View Profile
Re: Angel By My Side
« Reply #8 on: January 28, 2010, 09:10:16 am »
ealah bultang unnie salah posting tempat to  [laughing] [laughing] [laughing]


ADAM COUPLE SELCA

Offline karin.lullaby

  • Senior
  • ****
  • Posts: 557
  • Always you in my eyes, in my life, in my breath...
    • View Profile
Re: Angel By My Side
« Reply #9 on: January 28, 2010, 09:12:30 am »
@ endree_Noona & mami love: makasih atas sarannya... hehe... chapter 2 nanti kucoba perbaiki... [biggrin]
@ Amira : hehe... emang nih... ganti judulll... gara" keinget kata Angel By Your Side...  [biggrin]
@ Revy : panggil aku karin aja... hehe... kepanjangan, ya namanya???

it was CRAZY LITTLE THING CALLED LOVE

Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
Re: Angel By My Side
« Reply #10 on: January 28, 2010, 09:20:33 am »
you're welcome karin n jangan pernah menyerah ma kritikan2 kita nantinya  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

yup setuju ma sist amira n mami loph kl bisa mino karakternya lebih di kembangkan lagi terutama menyangkut perasaan dia mo itu sebagai sahabat ato orang yg "suka" ma sahabatnya coz dichapter ini karakternya mino masih datar sista [biggrin] sekedar saran coba membayangkan diri sendiri sebagai karakter tertentu n ikut merasakan apa yg dirasakan ma karakter yg u ciptain pasti keluarnya lebih bagus  [biggrin] mian kl komentnya udah kyk kritikus  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] aza aza fighting ^^

EDIT. postingan u yg pertama udah daku delete yh sist biar ndak membingungkan pembaca dengan double postingan  [biggrin]

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^

Offline Amira

  • Police
  • Senior
  • *****
  • Posts: 613
  • Location: East kal
    • View Profile
Re: Angel By My Side
« Reply #11 on: January 28, 2010, 08:42:04 pm »
Mianhae all... Maksud-a posting di sebelah tp ga bisa2x eh gt bisa mlh nyasar dimari ... Mian ya ni momod buat kesalahan mulu.. Endree:msh ga bs posting aq di sono napa ya?

Offline Amira

  • Police
  • Senior
  • *****
  • Posts: 613
  • Location: East kal
    • View Profile
Re: Angel By My Side
« Reply #12 on: January 28, 2010, 09:34:24 pm »
Iya karin sprt kt endree jangan tersinggung ama kritikan kita yg tajam *mang pisau kali* ~serasa dah jd comentator aja... Karin, aq ngerti u mungkin mengalami kesulitan coz msh muda 1thn dibwh miny bok tp tetap usaha ya n jangan mudah nyerah yg penting u asah trus... Endree: mian dah bs tp ga tau tepat sasaran apa nyasar lg ;D

Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
Re: Angel By My Side
« Reply #13 on: January 29, 2010, 01:37:14 am »
weleh weleh ada yg lebih muda dari minny toh  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] ternyata daku mang udah tua yah  [heh] [heh] [heh]

yup yup karin teruslah mengasah kemampuan dikau dimari sopo tau someday kamu bakalan jd penulis novel yg tenar so kita2 disini ikutan bangga dunk  [smiley-gen013] [smiley-gen013]

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^

Offline karin.lullaby

  • Senior
  • ****
  • Posts: 557
  • Always you in my eyes, in my life, in my breath...
    • View Profile
Re: Angel By My Side
« Reply #14 on: January 29, 2010, 06:06:19 am »
@ endree_noona : Aku memang menggambarkan Mino sebagai karakter yang datar, canggung, dan gk mampu mengekspresikan perasaannya kok... Dia itu cuma tau kalau dia suka ma Hye Sun cuma dia gak bisa ngelakuin apa-apa buat Hye Sun... [biggrin] [bye] [biggrin]
Waktu itu udh kutulis di sinopsis, tapi karena pengubahan ide cerita, sinopsisnya jadi kacau dan gk bisa dipost di sini... [heh]
Soal yang double post itu, gomawo... kemaren pengen nge-delete tapi gk tau gimana caranya... *katro mode on*
 [dry]
@ Amira : aku bakal lapang dada kok...(lapang dada??!!!??) Jadinya gk bakalan tersinggung deh...  [smiley-dance013] [jumpy]

Chapter 3 lagi dibikin, nanti gk papa ya kalo pendek.. karena itu memang gk penting-penting amat, tapi tetep harus ditulis...
 [on] [laughing]

Aku pengen cepet" ke tengah" nih ceritanya... hehe... gk sabar nunggu MinSun nikah... (uppss... ngebocorin jalan cerita, ya??? gk papa deh...)

Sista semua, tolong kasih kritikan ya... :D

it was CRAZY LITTLE THING CALLED LOVE