Author Topic: *LOVE & CAREER* (Lovelyn, Miny and Luveliprincess) ~ chp 30 (final) '20 Nov 10  (Read 19151 times)

Offline minyounglee

  • Admin
  • Junior
  • *****
  • Posts: 165
    • View Profile
jakakak setahun.. [hmff] [hmff] [hmff] lebay dah, kaga selama itu kale..kalo mau samperin tuh si luv yg entah kemana..online YM hmpr 24 jem tp FF kaga diupdet2  [wacko] [wacko]
"One of my top escapades is to dive through this infinite world of imagination." - Me

Just tweeting...

Offline oqyoiko

  • Superintendent
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1265
  • just be Ur SeLf & bE thE bEsT,,,,
  • Location: indonesia
    • View Profile
jakakak setahun.. [hmff] [hmff] [hmff] lebay dah, kaga selama itu kale..kalo mau samperin tuh si luv yg entah kemana..online YM hmpr 24 jem tp FF kaga diupdet2  [wacko] [wacko]

serius min?? lah ko km tak prnh mw tagih c min??/ qt smua kan dah pd nunggu lama sngat niy min,,,, whistling whistling whistling whistling wah snenk deh bsa bca ff bru miny.  [clap] [clap] [clap] [clap] [clap]
"MinSun & YongSeo is Sweet & Cute Couple "


Offline minyounglee

  • Admin
  • Junior
  • *****
  • Posts: 165
    • View Profile
CHAPTER 26


Eun Ho mondar – mandir di koridor rumah sakit. Wajahnya terlihat sangat cemas. Sorot mata kesedihan terpancar jelas dari matanya. Di tempat duduk, Yong Sae meringkuk dalam pelukan Mrs. Goo yang sama cemasnya dengan Eun Ho. Dia masih terisak pelan.  Sementara Choi Yoon, yang saat itu masih memakai jas lengkap mencoba menenangkan Eun Ho dengan merangkul pundaknya.

Operasi sudah berlangsung selama 1 jam, namun masih belum ada tanda – tanda apakah operasi tersebut sudah selesai atau belum. 

“Ini semua salahku… ini salahku.. hu..hu..hu..” Teriak Yong Sae parau.

“Tenang sayang, ini bukan kesalahanmu.. “ Ujar Mrs. Goo menghibur Yong Sae.

“Tidak ini salahku, kalau saja aku memberi tahu Eun Ho Onni dari awal.. mungkin semuanya tidak akan jadi seperti ini.  Dong Wo oppa… Dong Wo
oppaa….huu..huuu..” Yong Sae terisak semakin dalam.

Eun Ho yang mendengar perkataan Yong Sae semakin gelisah, dan menjadi merasa bersalah. Dia menghampiri Mrs. Goo dan berkata dengan sedih.

“Ini semua salahku Mrs. Goo, Yong Chan mencoba menolongku.. seandainya saja aku bisa menjaga diriku sendiri.. mungkin Yong Chan dan Dong Wo tidak akan….” Suara Eun Ho tercekat. Dia tidak mampu melanjutkan kata – katanya. Air mata menggenang di pelupuk matanya.

“Sudahlah Eun Ho-ssi, ini bukan salahmu. Atau salah Yong Sae. Ini bukan kesalahan siapapun, ini kecelakaan.” Mr. Goo menjelaskan.

Tidak lama kemudian, pintu ruang operasi dibuka, seorang dokter yang sudah separuh baya muncul. “Siapa keluarga Yong Chan-ssi?” Tanyanya

Ayah Yong Chan, Mr. Goo langsung berdiri. “Saya Ayahnya dokter”

Semua orang di ruangan itu langsung mendadak cemas. Menunggu penjelasan dokter. “Kami butuh darah lebih, apakah disini ada yang memiliki golongan darah A?” Tanya Dokter itu.

Eun Ho yang mendengar itu langsung menjawab cepat. “Darahku saja dokter. Biar darahku saja..Golongan darahku juga A”

“Eun Ho-ssi, biar saya saja yang melakukannya” Seru Ayah Yong Chan.

“Tidak Paman, saya  harap Paman mau mengijinkannya, Yong Chan menjadi seperti ini karena saya, maka biar saya yang menolongnya”
Melihat tekad Eun Ho yang keras. Mr. Goo tidak bisa berkata apa – apa lagi. “Baiklah, darah nona ini saja dokter”

**********

Sementara itu, di ruangan lain, Dong Wo baru saja selesai melakukan operasi. Dia segera dipindahkan ke ruang perawatan. Beberapa pegawai setianya terus mendampinginya.

“Bagaimana keadaan anda pak Direktur?”

Dong Wo menjawab lemah “Aku merasa jauh lebih baik, Ah bagaimana keadaan Eun Ho-ssi? Apa dia baik baik saja?”

“Ya, dia sedang di ruangan operasi lain”

“Apa maksudmu? Apa dia terluka?” Tanya Dong Wo kaget.

“Tidak, tapi tuan Yong Chan yang terluka, setelah mencoba melindungi Eun Ho-ssi juga.”

“Apa? Yong Chan terluka?”

“Ya, Pak Direktur”

Dong Wo menarik napas. Setelah dia tertusuk pisau, kesadarannya memang langsung menurun, sehingga dia tidak menyadari apa yang terjadi setelah
itu. Yang dia ingat terakhir adalah tangisan Yong Sae yang sedang memeluknya.

“Anda baik – baik saja Pak Direktur?”

“Ya, Aku baik – baik saja..”

Pintu ruangan terbuka, terlihat Yong Na memasuki ruangan.

“Yong Na-ssi..?” Seru Dong Wo kaget.

“Eh.. Aku dengar kau sudah dipindahkan ke ruang perawatan, jadi aku kesini..” Kata Yong Na pelan. “Apa kau.. baik – baik saja..?”

Dong Wo tersenyum. Tiba – tiba Yong Na tersadar, “Ah tak seharusnya aku menanyakan itu, tentu saja kau sedang tidak baik – baik saja.”

“Aku baik – baik saja Yong Na-ssi.. Bagaimana kabar Yong Chan? Aku dengar di terluka juga?”

Yong Na berjalan menghampiri sofa yang berada di samping tempat tidur.

“Dia.. masih di ruang operasi. Tapi dokter mengatakan bahwa keadaannya sudah lebih baik”

Dong Wo mengangguk pelan. Pandangannya menerawang ke pintu ruangan yang masih terbuka. “Yong Sae… Apa dia baik – baik saja? Aku yakin dia
sangat terpukul..”

“Yah.. begitulah. Dia tidak henti menyalahkan dirinya sendiri. Begitu juga Eun Ho..”

Mendengar nama Eun Ho disebut, Dong Wo sedikit tersentak. Dia sadar, dia telah membiarkan hatinya berlayar jauh untuk Eun Ho. Dan kini ia harus terhempas di tengah lautan, karena sampai kapanpun ia tidak akan mendapatkan Eun Ho.

“Eun Ho-ssi.. tentu saja.. dia pasti sangat sedih saat ini..” gumam Dong Wo

Tiba – tiba saja ada kilatan blitz menerpa wajah Dong Wo. Dong Wo langsung menoleh. Beberapa wartawan sedang memotretnya dari luar ruangan.

Sedangkan dua pegawai Dong Wo terlihat kewalahan menghadapi wartawan tersebut. Beberapa reporter sibuk mengumbarkan pertanyaan – pertanyaan untuk Dong Wo.

“Dong Wo-ssi,,benarkah kau terlibat cinta segitiga dengan Goo Yong Chan?” Suara salah satu wartawan sempat terdengar jelas oleh Dong Wo.

“Ada apa ini?? Mengapa wartawan bisa sampai kesini? Cepat usir mereka!” teriak Dong Wo.

Keadaan langsung berubah menjadi ricuh selama beberapa menit. Sampai akhirnya petugas keamanan Rumah Sakit dibantu beberapa pegawai Dong Wo berhasil mengusir wartawan tersebut.

“Dong Wo-ssi…” Ujar Yong Na yang dari tadi berdiri kaku di sudut ruangan.

“Maaf Yong Na-ssi, Aku lelah. Aku harus istirahat. Jika ada kabar tentang Yong Chan, tolong beritahu aku..”

Yong Na yang melihat raut wajah Dong Wo langsung mengerti. Dia mengangguk dan segera pergi dari situ.

“Dong Wo-ssi..” Tiba – tiba Yong Na memanggil dari ambang pintu. Dong Wo menoleh.

“Yong Sae sangat mencemaskanmu..” Lanjut Yong Na. Lalu dia segera berbalik dan pergi dari ruangan itu.

*********

Dam Ah menekan tombol merah pada remote televisinya. Dia membanting remote itu ke sofa tempat dia duduk dengan gusar. Semua televisi kini sedang membahas tentang tragedy tertusuknya Yong Chan dan Dong Wo kemarin. Dia benar – benar kesal kepada media infotainment yang terlalu membesar-besarkan masalah.

Sementara itu, Dillon yang dari tadi sedang menyeduh teh, menghidangkan teh itu di meja. “Kenapa kau tampak gusar?” Tanyanya.

“Mereka benar – benar keterlaluan, apakah pertumpahan darah adalah hal yang bagus untuk diperbincangkan?” Seru  Dam Ah

“Pertumpahan darah? Maksudmu soal tertusuknya Yong Chan?” Tanya Dillon bingung

Dam Ah mengangguk. “Disaat orang sekarat, mereka malah sibuk mencari kebenaran gossip tersebut”

Dillon menatap Dam Ah sambil tersenyum, “Dam Ah-ssi.. bukankah kau sudah lama berkecimpung dalam bidang entertainment?”

Sekarang giliran Dam Ah yang mengerutkan kening. Dia menatap Dillon dengan heran “Iya,lalu?”

“Bukankah itu memang pekerjaan mereka?” Jawab Dillon tenang.

“Aku tahu, tapi kali ini mereka benar – benar keterlaluan.”

Dillon mengambil cangkir teh dari meja dan menyerahkannya pada Dam Ah. “Minumlah, ini akan membuatmu tenang..”

Dam Ah mengambil cangkir itu dari tangan Dillon, dan dia meminumnya perlahan. Entah apa yang dimasukkan Dillon ke dalam teh itu, tapi Dam Ah langsung merasa tenang setelah meminumnya. Ternyata memang benar, minum teh adalah cara yang paling baik untuk menenangkan diri.

“Tapi.. Orang itu.. Maksudku, Eun Ho-ssi.. dia beruntung sekali..” Ujar Dam Ah dengan tenang, tidak segusar tadi.

“Wae..?” Tanya Dillon

“Yah,, Yong Chan.. Sepertinya rasa cintanya pada Eun Ho besar sekali…”

“Kau cemburu..?”

Dam Ah langsung tersedak.. “Cemburu..? Hahaha.. Aku baru sadar aku sama sekali tidak memiliki perasaan itu sekarang..”

“I know that, it because of me, right?” Goda Dillon

“Muorago…? Kau ini percaya diri sekali” elak Dam Ah, namun mukanya langsung saja berubah menjadi merah.

“See.. It’s written on your face Dam Ah-ssi..Lihat saja wajahmu sekarang” Ejek Dillon sambil tertawa puas.

“Dillon-ssi! Geumanhae! Hentikan… jangan menggodaku terus..” Seru Dam Ah sambil menutup wajahnya dengan kedua tangan.

*********

Nathan membukakan pintu mobil untuk Choi Young. Terlihat Choi Young keluar mobil sambil membawa satu buket bunga di tangan kanannya. Hari ini mereka ingin menjenguk Yong Chan di Rumah Sakit. Beberapa wartawan masih terlihat di pintu masuk untuk mencari berita terbaru tentang keadaan Yong Chan. Karena memang penjagaan di Rumah Sakit semakin ketat, sehingga mereka tidak bisa masuk kedalam.

Melihat kedatangan Nathan dan Choi Young, wartawan tersebut langsung berebut mendatangi mereka. Nathan dan Choi Young yang tidak menyangka aka nada kejadian ini sempat merasa kaget. Namun mereka segera menguasai kekagetan mereka dan berusaha menjawan pertanyaan para wartawan.

“Choi Young-ssi.. Apakah kalian sudah meresmikan hubungan kalian berdua..?

“Nathan-ssi.. Apakah kalian sedang berpacaran..?”

Demikian pertanyaan wartawan soal hubungan mereka. Mendengar itu Choi Young hanya bisa tersenyum masam.

Nathan langsung tanggap dan menjawab pertanyaan itu “Lebih baik kita berdoa untuk kesembuhan Yong Chan daripada membahas soal kami.. Maaf, kami permisi..”

Nathan langsung menarik tangan Choi Young untuk menerobos kerumunan wartawan dan segera masuk ke dalam Rumah Sakit sementara para wartawan terus mengambil foto mereka di belakang.

“Kau terlihat sangat gusar tadi..” Ujar Nathan saat mereka berjalan di koridor rumah sakit.

“Ya, begitulah.. Kadang – kadang wartawan memang tidak bisa menempatkan situasi. Mereka hanya perduli soal berita mereka.” Kata Choi Young

“Bukankah itu memang alasan untukmu untuk menghindari pertanyaan mereka..?”

“Apa maksudmu..?” Tanya Choi Young bingung

“Ya, sampai kapan kau akan menghindari semua ini?” Nathan tiba – tiba menghentikan langkahnya dan menatap Choi Young dalam.
Choi Young pun ikut menghentikan langkahnya. “Nathan-ssi… Aku tidak mengerti…”

“Choi Young-a.. harus sampai kapan aku menunggu kepastianmu….? Jangan menghindar lagi Choi Young-a.. pergilah ke sisiku..”

Choi Young terpaku dalam tatapan tajam Nathan. Akhirnya waktu ini datang juga.  Pikirnya. 

“Nathan-ssi…Berikan aku waktu, sedikit lagi…” Katanya pelan.

Pandangan mata Nathan kembali berubah menjadi lembut, dia sadar. Dia terlalu berlebihan. Lalu dia tersenyum, meraih tangan Choi Young, dan kembali melanjutkan langkahnya menuju ruangan Yong Chan.

Sesampainya di ruangan Yong Chan, beberapa orang tengah berkumpul disana. Choi Yoon, Yong Na dan Yong Sae sedang berbincang – bincang di sofa. Sedangkan Eun Ho tengah sibuk menyuapi Yong Chan makan.

“Ah, bibi Choi Young..” Kata Eun Ho.

Choi Young tersenyum. Yong Sae dan Yong Na ikut menyapa Choi Young dan Nathan. “Annyong Young-a.. Terima kasih sudah menyempatkan datang kesini..” Kata Yong Na

Choi Young mengangguk. “Yong Chan-a.. Bagaimana keadaanmu sekarang? Lebih baikkah?”

Yong Chan mengangguk. Lengannya masih terbalut perban. Namun keadaanya sepertinya sudah jauh lebih sehat.  “Hei, Nathan..” Sapa Yong Chan

Nathan menepuk bahu Yong Chan pelan. “Aku jadi ingin sakit, jika ternyata ada orang yang menyuapiku seperti itu..” Katanya. Semua di ruangan itu tertawa. Sementara wajah Eun Ho bersemu merah.

“Choi Young-ssi.. Sepertinya dia meminta perhatianmu..” Yong Chan balik menggoda Nathan. Sekarang giliran Choi Young yang tersipu malu.

“Ah, bagaimana keadaan Dong Wo-ssi?” Tanya Nathan mengalihkan pembicaraan.

“Dia sudah lebih sehat sekarang, Tadi pagi dia sudah keluar Rumah Sakit. Lukanya memang tidak separah Yong Chan” Sahut Yong Na.

“Baguslah kalau begitu..” Kata Nathan.

Mereka lalu kembali berbincang – bincang. Yong Chan, Nathan dan Choi Yoon sibuk membahas soal teman Yong Sae yang melakukan kejadian tersebut.
Sementara Yong Na, Yong Sae, Eun Ho dan Yong Sae asik bercanda – canda.

Tiba – tiba terdengar suara pintu diketuk. Terlihat manajer Yong Chan masuk ke dalam ruangan.

“Yong Chan-a.. Ada sebuah infotainment yang ingin mewawancaraimu dan Eun Ho-ssi secara esklusif, apakah kau mau menerimanya?”

Eun Ho yang mendengar itu langsung merasa was – was. “Tapi.. Yong Chan baru saja baikan…” Katanya

“Tenang saja Eun Ho-ya.. Aku memang sudah ingin meluruskan semuanya, Baiklah Mr. Jung aku akan menerimanya. Kapan wawancaranya..?”

*********

Sementara itu, Dam Ah dan Dillon yang baru saja selesai makan siang disebuah restaurant, langsung diburu wartawan. Akhir – akhir ini mereka tidak lagi canggung menunjukkan kebersamaan mereka. Sehingga itu membuat para wartawan merasa gembira seperti harimau yang mendapatkan mangsa.

“Dam Ah-ssi.. Dam Ah-ssi… Benarkah kalian berdua sedang pacaran..?” Seru para wartawan saling berebutan melemparkan pertanyaan.

Dam Ah tidak berkata apa – apa. Sementara Dillon hanya tersenyum. Para wartawan semakin gencar memberika pertanyaan.

“Dam Ah-ssi.. Apa pendapatmu tentang kecelakaan yang di alami Yong Chan..?”

Mendengar nama Yong Chan, Dam Ah sedikit tersentak. Lalu dia memberanikan diri untuk menjawab pertanyaan itu.

“Aku rasa, dia melakukan hal yang benar. Bukankah kita ingin selalu melindungi orang yang kita sayangi..?”

“Berarti benar antara Yong Chan dan Eun Ho-ssi memiliki hubungan yang istimewa..?” Tanya salah satu seorang wartawan wanita sambil mengacungkan microphone ke arah Dam Ah.

“Jika iya kenapa, jika tidak kenapa..?” Jawab Dam Ah sedikit marah. Dia memang gampang tersulut emosi. Dillon membisikkan sesuatu ke telinga Dam Ah untuk mengingatkannya. Namun dia tidak menghiraukannya.

“Apakah itu berarti kalian sama seperti Yong Chan dan Eun Ho..? Sama – sama menyembunyikan hubungan kalian..?”

Pertanyaan yang satu ini membuat Dam Ah benar – benar marah. “Memangnya kenapa kalau dua orang saling mencintai..Huh?”
Dillon mencoba menenangkan Dam Ah sekali lagi. Untungnya kali ini Dam Ah menurutinya. Dia mengambil napas panjang. Lalu berkata dengan tegas.

“Aku hanya bisa bilang, kita tidak bisa memaksakan kehendak orang lain. Jika kita memaksa, itu sama saja merusak kebahagiaan seseorang. Baiklah, kami harus pergi..”

Dam Ah dan Dillon segera beranjak pergi untuk menghindari wartawan. Seorang supir yang telah menunggu dari tadi membukakan pintu untuk mereka berdua.

“Dam Ah-ssi… Dillon-ssi.. tunggu sebentar…”

“Dam Ah-ssi…”

Para wartawan masih sibuk mengejar hingga Dam Ah dan Dillon masuk ke dalam mobil. Mereka mengetukkan kaca mobil sambil terus melontarkan
pertanyaan.

“Jalankan mobilnya Pak…” Kata Dillon

Mobil pun melaju dengan kecepatan tinggi. Meninggalkan para wartawan yang masih belum puas atas berita yang didapatkannya.

*******

Jae Won memegang surat kabar di tangannya. Sebagian besar surat kabar itu masih berisi berita tentang kejadian yang dialami Yong Chan dan Dong Wo. Di cover depan surat kabar tersebut tertulis sebuah headline yang besar.

SO DONG WO BICARA : “Saya hanya ingin membantu Lee Eun Ho-ssi tanpa ada maksud apa – apa”

Jae Won membaca baris demi baris berita itu sambil meminum tehnya. Isi dari berita tersebut adalah konfirmasi dari So Dong Wo tentang terlibatnya dia dalam kejadian itu. Bahwa ia hanya ingin menolong Eun Ho, dan berita bahwa ia terlibat cinta segitiga dengan Yong Chan adalah tidak benar.

Jae Won menutup surat kabar itu dan menaruhnya di meja.

“Lee Eun Ho..” Katanya pelan.

*********

Keesokan harinya. Di Rumah Sakit.

Eun Ho sibuk merapikan barang – barang Yong Chan dan memasukkannya ke dalam tas. Sementara Yong Chan sedang berganti pakaian dibantu oleh Choi Yoon. Hari ini Yong Chan memang diperbolehkan pulang. Keadaannya sudah membaik. Hanya perban yang masih melilit di lengannya.

“Kau sudah siap..?”Seru Yong Na dari ambang pintu. Yong Na dan Choi Yoon memang bertugas menjemput Yong Chan dari Rumah sakit.

“Sudahlah Noona, tidak usah repot – repot menjemputku. Aku bisa pulang naik taksi. Nikmatilah bulan madumu, setelah menghancurkan Pernikahanmu, aku tidak mau menghancurkan bulan madumu. Kasihan suamimu, dia kan butuh dirawat juga” Kata Yong Chan sambil terkekeh. Eun Ho tersenyum mendengarnya.

Choi Yoon yang merasa di ejek langsung meninju lengan Yong Chan hingga dia meringis kesakitan. “A..Ahhh.. Sakiitt.. Ya Choi Yoon, aku ini pasien tahu!” teriak Yong Chan

“Hei hei hei.. panggil aku kakak ipar..” Kata Choi Yoon menyunggingkan senyum lebar.

“Sudah – sudah.. Yong Chan.. Ayo kita pulang sekarang..” Kata Yong Na menengahkan mereka.

“Tidak Noona, aku harus ke sebuah tempat terlebih dahulu. Aku ada jadwal wawancara hari ini..”

“Yong Chan-a..”

“Ini sangat penting Noona..”

“Baiklah..” Ujar Yong Na mengalah

***********

Saat itu adalah jam istirahat di sekolah Yong Sae. Dia duduk  di salah satu meja kantin sambil memandang makanannya dengan tatapan kosong. Semenjak kejadian itu, ia terlihat murung.  Walaupun Han Chae In, teman Yong Sae yang juga tersangka kasus itu sudah di proses oleh pihak yang berwajib, Yong Sae masih merasa bersalah.

Tiba – tiba ponselnya berbunyi. Dia melihat nama Dong Wo oppa di layar handphonenya.

“Yeoboseyo.. Dong Wo Oppa…” Sahut Yong Sae senang. Akhir – akhir ini dia memang mencoba menghubungi Dong Wo, namun handphonenya tidak pernah aktif.

“Yong Sae-ya.. jaljinaesseo?”

“Oppa.. Oppa baik – baik saja? Oppa dimana? Apakah lukanya masih sakit?” Tanya Yong Sae tak sabar.

“oo.. Aku baik – baik saja.. Mianhae Yong Sae-ya.. Aku tidak sempat menghubunginya. Setelah pulang dari rumah sakit aku melakukan perawatan intensif dirumah” Dong Wo menjelaskan “Tenang saja Yong Sae-ya.. Oppa sudah tidak apa – apa. Lukanya sudah lebih baik”

“Ah.. syukurlah kalau begitu..” Yong Sae menarik napas lega

“Bagaimana kabar Yong Chan, apakah dia sudah membaik?”

“Ne, Dia keluar dari Rumah Sakit hari ini..”

“Ooh.. baiklah Yong Sae,sudah dulu ya.. aku akan menelponmu lagi nanti..”

“Tunggu Oppa.. aku belum sempat bilang…” Yong Sae memotong perkataan Dong Wo

“Apa..?”

Yong Sae menarik napas dalam. “Mianhae…” Katanya sedih

“Mianhae Oppa… kalau saja… kalau saja… hikss…” Yong Sae tidak mampu menahan air matanya.

“Yong Sae-ya….”

Dong Wo membiarkan Yong Sae meluapkan perasaannya selama beberapa saat. Setelah Yong Sae merasa sedikit tenang, Dong Wo melanjutkan
perkataannya”

“Yong Sae-ya… Jangan terlalu menyalahkan dirimu sendiri.. ini bukan salahmu.. Ini kecelakaan yang tidak kita duga Yong Sae.. Uljima… Jangan menangis lagi,, arrasseo?”

Yong Sae terisak. Lalu menangguk perlahan walaupun dia tahu Dong Wo tidak bisa melihatnya.

“Baik Oppa.. Aku tidak akan menangis lagi..”

“Nah.. itu baru Yong Sae yang ku kenal.. Baiklah Yong Sae.. aku akan menelponmu lagi nanti.. “

“Ne..”

“Annyong Yong Sae-ya..”

“Annyong Oppa..”

Yong Sae menutup teleponnya.  Hatinya masih diliputi kesedihan. Namun setelah menerima telepon Dong Wo tadi, dia merasa lebih tenang.

Yong Sae mencai sapu tangan untuk menghapus sisa air matanya, namun ia tidak dapat menemukannya. Tiba – tiba seseorang memberikan sehelai
tissue kepada Yong Sae.

“Ini…” Katanya.

Yong Sae menoleh. Ternyata orang itu adalah teman Yong Sae, Geun Young dan Hye Sun.

“Gomawo..” Seru Yong Sae. Lalu dia menghapus air matanya.

“Yong Sae-a.. aku turut bersedih atas kejadian yang menimpa Yong Chan Oppa..” Kata Hye Sun

“Aku juga Yong Sae-a. Aku tidak menyangka teman kita sendiri yang melakukannya” Tambah Geun Young

“Gomawo Hye Sun, Gomawo Geun Yong-a..”

“Jangan bersedih Yong Sae,, kami akan mendukung Yong Chan oppa dan… Eun Ho Onni…”

Yong sae menoleh kaget. “Ka..Kalian…?”

“Ya, kami sudah bisa menerima semua itu. Kebahagiaan Yong Chan oppa, kebahagiaan kami juga..” kata Geun Young.

Yong Sae merasa terharu. Dia sangat bahagia mendengar perkataan temannya. Sementara itu di televisi sedang menyiarkan satu acara talk show yang ditayangkan secara live.

“Pemirsa, kali ini kami akan mengundang actor ternama yang kemarin baru saja mengalami kecelakaan. Goo Yong Chan-ssi dan juga Lee Eun Ho-ssi. 
Selamat Siang Yong Chan-ssi..Eun Ho-ssi” Kata pembawa acara tersebut.

“Ah.. itu kakakmu Yong Sae…” Kata Hye Sun antusias.

Yong Sae dan seluruh orang yang berada di kantin langsung menyimak acara yang berada di tv tersebut.

“Annyong Haseyo…” Jawab Yong Chan. Wajahnya terlihat berseri, walaupun ia baru saja keluar dari rumah sakit. Eun Ho tersenyum kepada pembawa acara dan kepada kamera.

“Yong Chan-ssi baru saja keluar dari Rumah sakit tadi pagi pemirsa, dan dia menyempatkan untuk berbincang disini. Terima kasih banyak atas kesediaannya Yong Chan-ssi..”

Yong Chan mengangguk.

“Baiklah, seperti yang kita ketahui  berita antara kau dan Eun Ho-ssi memang banyak menyita perhatian masyarakat, terutama para fans. Pihak
manajemen kalian bersikeras menyangkal semua berita itu. Tapi banyak bukti bahwa kalian memang memiliki hubungan khusus. Apa pendapatmu tentang
hal ini Yong Chan-ssi…?” Tanya si pembawa acara.

“Sebenarnya, pihak manajemen kami hanya ingin yang terbaik untuk kami.  Kami pun sebenarnya tidak ingin menutupi hal yang sebenarnya terjadi. Namun kami hanya perlu waktu yang tepat untuk memberitahu semuanya kepada media..”

“Berarti Anda membenarkan bahwa Anda memiliki hubungan dengan Eun Ho-ssi?”

“Butuh perjuangan yang panjang untuk saya dan Eun Ho-ssi dalam menjalani hubungan ini. Dari rekan kerja, akhirnya kami menyadari bahwa kami saling tertarik satu sama lain..”

“Apakah Anda dan Eun Ho-ssi sadar bahwa hubungan kalian sangat menyedot perhatian massa? Banyak pro dan juga kontra yang terjadi di kalangan penggemar. Bagaimana anda menyikapi hal ini?”

“Sebelumnya saya sangat berterima kasih kepada penggemar atas perhatiaanya. Saya tahu, mereka seperti itu karena mereka perduli kepada saya dan Eun Ho-ssi. Mereka ingin yang terbaik bagi karir saya, juga Eun Ho-ssi.. Tapi saya juga tidak bisa memungkiri, bahwa saya mencintai Eun Ho-ssi, melebihi apapun” Jawab Yong Chan tegas. Sementara Eun Ho disampingnya masih merasa was – was.

“Eun Ho-ssi, bagaimana anda menghadapi kasus yang terjadi beberapa waktu lalu?” Tanya pembawa berita tentang kejadian tertusuknya Yong Chan.

Eun Ho terdiam, dia merasa tidak siap dengan semua pertanyaan ini, tapi dia ingat perkataan Yong Chan beberapa saat sebelum acara ini dimulai.

“Eun Ho-ya.. Jangan takut.. Jawablah semua pertanyaan dengan jujur. Mereka pasti akan mengerti. Ini saatnya untuk kita menunjukkan, bahwa kau dan aku, memang saling mencintai” Kata Yong Chan penuh makna.

Eun Ho tersadar dari lamunannya, lalu dia pun menjawab pertanyaan si pembawa acara tadi.

“Saya sangat menyesal dengan kejadian ini.  Saya merasa sangat bersalah, demi menolongku, Yong Chan terluka. Saya sangat sedih..”

“Lalu, soal berita yang beredar, bahwa anda terjalin cinta segitiga dengan presiden Seoul Corp. So Dong Wo-ssi, apakah itu benar?”

“Tidak, itu tidak benar. Kebetulan saat kejadian itu, Dong Wo-ssi sedang berada di dekat saya, sehingga mungkin dia mencoba melindungi saya saat itu.

Sekali lagi saya sangat menyesal. Saya tidak menyangka bahwa hal ini akan terjadi. Seandainya saya dapat melindungi diri sendiri, mungkin saya tidak perlu menuat orang lain terluka. Terutama Yong Chan ”

 “Sepertinya anda memang terpukul sekali Eun Ho-ssi.. tapi sepertinya itu cukup membuktikan bahwa Yong Chan benar – benar mencintai anda”

“Ya, saya sangat menghargai itu. Itu membuat saya menjadi mencintainya lebih lagi.”

Yong Chan memandang Eun Ho dengan kagum. Dia percaya Eun Ho mampu melakukannya dengan baik.

“Waahh.. pemirsa.. akhirnya Yong Chan dan Eun Ho-ssi berkata hal yang sesungguhnya. Bagaimana pendapat anda pemirsa, apakah anda masih merasa bahwa mereka tidak pantas bersama? Mereka sangat serasi bukan?”

Yong Chan dan Eun Ho tersenyum menanggapi perkataan si pembawa acara.

“Baiklah, Yong Chan-ssi.. apakah kalian tidak merasa khawatir bahwa kejadian ini akan mempengaruhi karir kalian di dunia entertainment.”

“Tidak, aku sama sekali tidak merasa khawatir. Aku sudah siap menanggung segala resikonya. Aku lebih khawatir bila Eun Ho tidak berada disisiku”
Jawab Yong Chan mantap.

“Eun Ho-ssi, bagaimana pendapat anda?”

“Aku mengerti bagaimanapun penggemar adalah hal no 1 yang menentukan bersinarnya seorang bintang. Tapi aku yakin, seiring dengan berjalannya
waktu, para penggemar pasti mau menerima kami. Seandainya tidak pun, aku cukup bahagia asalkan ada Yong Chan disisiku”

*********

Mr. Kim mematikan televisi yang berada di kantornya dengan kasar. Dia menekan tombol di teleponnya dan berkata geram. “Panggilkan Mr. Moon dan Mr. Jung kemari!!”

Tidak lama kemudian, manajer Yong Chan dan manajer Eun Ho datang menemui petinggi YT entertainment tersebut.

“Ya, Mr. Kim?”

“Siapa yang membiarkan Yong Chan hadir di acara itu??!!” katanya marah

“Maaf, Mr. Kim saya tidak tahu bahwa akan terjadi hal seperti ini. Saya pikir itu hanya wawancara biasa” Ujar Mr. Jung sedikit ketakutan. Mr. Kim
memang dikenal menakutkan kalau memang sedang marah.

“Tidak mungkin! Para wartawan pasti ingin mengetahui hal yang sebenernya mengenai kejadian kemarin! Bagaimana kau bisa seceroboh itu Mr. Jung!”

“Josung Hamnida.. Mr. Kim” Kata Mr. Jung membungkuk. Sementara Mr. Moon hanya bisa terdiam disebelahnya.

“Sekarang hancurlah sudah karir Yong Chan. Bagaimana dia bisa sebodoh itu! “

Tidak lama kemudian, seorang pegawai datang tergopoh – gopoh menemui Mr. Kim.

“Mr. Kim, lihat ini!  Para penggemar di situs Fanclub Yong Chan melonjak naik. Mereka juga mendukung soal hubungan Eun Ho dan Yong Chan!”

Mr. Kim segera melihat pada layar notebook yang dibawa oleh pegawai tadi. Di situ terlihat jumlah fans yang berada di situs Fanclub Yong Chan. Setelah kemarin jumlah penggemar Yong Chan di situs tersebut menurun drastis, sekarang kembali melonjak naik. Terlebih lagi komentar – komentar para fans yang mendukung hubungan Eun Ho dan Yong Chan terus bermunculan.

Mata Mr. Kim terbelalak tidak percaya. Bagaimana mungkin pendapat para penggemar langsung berubah menjadi 180°?  Apakah gara – gara kejadian kemarin? Atau karena statement yang dikeluarkan oleh Yong Chan dan Eun Ho di layar televisi tadi?

“Apa? Iya.. Baik aku mengerti” ujar Mr. Jung di telpon.

“Mr. Kim, banyak telepon berdatangan untuk mendukung Eun Ho dan Yong Chan” Kata Mr. Jung kepada Mr. Kim yang masih belum sadar atas
kekagetannya. “Mr. Kim…. Mr. Kim….?

“Ah Maaf…” Kata Mr. Kim

“Oh, lihat ini!” Seru Mr. Moon menunjuk layar notebook.

Mereka semua langsung melihat kembali ke layar. Sekarang di sebuah situs jejaring social, Yong Chan dan Eun Ho menjadi trending topic. Di beberapa situs lain juga penuh dengan dukungan untuk Eun Ho dan Yong Chan.

~ LEE EUN HO – GOO YONG CHAN “REAL COUPLE” ~

~ EUN HO ONNI, YONG CHAN OPPA.. HWAITING!! ~

~ YONG CHAN OPPA, BERBAHAGIALAH… KEBAHAGIANMU KEBAHAGIAAN KAMI JUGA ~

~ EUN HO ONNI, BERJUANGLAH!” ~

Belum lama atas kejutan yang mereka terima, terdengar suara keributan dari bawah. Mr. Kim, Mr. Moon dan Mr. Jung langsung melihat keluar jendela untuk melihat apa yang sedang terjadi.

Di bawah, di depan gedung YT Entertainment telah berkumpul puluhan penggemar dengan memakai baju warna pink dan spanduk – spanduk yang berisi tulisan. Mereka berteriak menyerukan nama Yong Chan dan Eun Ho.

“YONG CHAN OPPA, EUN HO ONNI.. HAENGBOKHAE! HAENGBOKHAE! HAENGBOKHAE!”

Mereka terus meneriakan kata – kata itu. Sambil mengacung – acungkan karton – karton dan foto Yong Chan dan Eun Ho di tangannya.

”GOO YONG CHAN!! LEE EUN HO!! GOO YONG CHAN!! LEE EUN HO!!”
[/b]

Teriakan para penggemar dibawah terdengar makin keras. Sekarang beberapa wartawan terlihat sedang meliput fenomena itu.

Mr. Kim memandang orang – orang dibawah dengan tidak percaya.

“Goo Yong Chan… Lee Eun Ho, apakah cinta kalian sebesar itu??” Katanya pelan.

Sementara itu di belakangnya, Mr. Jung dan Mr. Moon tersenyum lebar. Mereka senang akhirnya Yong Chan dan Eun Ho mendapat kebahagian mereka.

“Yong Chan-a.. kau sungguh beruntung..” Kata Mr. Jung dalam hati.

*****************************

Continued..
"One of my top escapades is to dive through this infinite world of imagination." - Me

Just tweeting...

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
wowwwwww udah diupdate ama luv ya miny [jumpy] [jumpy] kabur baca dulu, saya lht masih bersambung ya [hmpfh] [hmpfh]

sudah baca, yeahhhh akhirnya para penggemar menerima cinta mereka [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] cinta yong chan and eun ho emang ga ada matinya deh, perjuangan mereka sudah panjang sekali utk mendptkan restu dari para penggemar [smiley-dance013] [smiley-dance013] ..
disini gw jg mau teriak ...


GOO YONG CHAN, LEE EUN HO ... HAENGBOKHAE!!!!!!!! aminnnnnnnnnn .........
[/size]

 [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]

miny, chp selanjutnya udah ending lum [hmpfh] [hmpfh]
« Last Edit: April 06, 2010, 08:16:06 am by mrs. Lee Min Ho »

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline pink_girly

  • Full
  • ***
  • Posts: 341
  • <3 MinSun
    • View Profile
wAH... ku ga bsa coment apa" slain KUERENNNNNNNNNNN..... [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]

Offline ai_yuki

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1235
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Anyong sista,.
Akhrnya,,.
Klo kta "orng tua" blng 'akhrnya pecah jga telurnya'
Hehehehehehe [hmpfh] [biggrin]

Gomawo udh diupdate,,.
Suka bgt,. Pnggunaan klmtnya baik bgt,. Jdi enak dibca,.

Tpi bnrn ya udh mo ending,,?
Yah,.
Pdhal bgus bgt crtanya,.

Dri awal ngktin crtanya,tpi bru kli ni comment,.
He he he,.
Salut bwt trio amburadul,.
Good job 4 u all,. [flowers]

Offline minyounglee

  • Admin
  • Junior
  • *****
  • Posts: 165
    • View Profile
miny buta, burem2 castnya yg keliatan cm si eun ho ma yong chan.. [on] [on] [on] *digorok mami

ai,

makasihhh ya  [smiley-gen013]
"One of my top escapades is to dive through this infinite world of imagination." - Me

Just tweeting...

Offline neiya

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1006
  • Location: depoook
    • View Profile
Hadoooh payah!! Aku belum baca nii ff..ketinggalan bgt dh :p


Baca duluu aah.. Nanti baru aku coment^^

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
miny buta, burem2 castnya yg keliatan cm si eun ho ma yong chan.. [on] [on] [on] *digorok mami

ai,

makasihhh ya  [smiley-gen013]
[head break] [head break] gorok benaran nih, atau ditembak aja ya [guns] [guns] yaaa jd ragu kamu bisa menyelesaikannya soalnya elu buta karakter, yg elu tahu cuma chanho aja pdhl kan masih byk cast yg mesti diceritain [hmpfh]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline minyounglee

  • Admin
  • Junior
  • *****
  • Posts: 165
    • View Profile
iya makanya yg selesein mami aja ya [hmff] [hmff]..kykna ini mah bs tamat *maksa  [hmpfh] [hmpfh]
"One of my top escapades is to dive through this infinite world of imagination." - Me

Just tweeting...

Offline oqyoiko

  • Superintendent
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1265
  • just be Ur SeLf & bE thE bEsT,,,,
  • Location: indonesia
    • View Profile
 [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] huaaaaa  c luv dah update yaa min??? atau niy jd bagian miny lg???? [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]
akhrnyaaa bsa mnikmati niy ff lg euy,,, f prtma aq jd sak ma ff minsun n jundi niy kan  [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]..

krreeeeeeennnn min chp nya.... thx yakk akhrnyaaa msh bersmbung jg  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh], ayooo bagian mami yaa skrng??? atau miny lgi???? [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]
"MinSun & YongSeo is Sweet & Cute Couple "


Offline Amira

  • Police
  • Senior
  • *****
  • Posts: 613
  • Location: East kal
    • View Profile
Mo teriak jg... GOO YONG CHAN, LEE EUN HO ... HAENGBOKHAE!!!... Besar bgt cinta yc pd eh. Kasian yn ga sempat mlm pertama ma cyoon. Min, ceritain dong malam pertama mereka kan giliran lo sekarang n ga pake lama ya min...Da dah ada hati ma delon nih. Trus si cyoung msh blm bs lupain yc ya,sdhlah cyoung ikhlasin yc tuk eh ponakan lo ndri biarkan mrk bahagia. Dw patah hati nih n akhir-a sdr jg bertepuk sebelah tangan tp klo ma ys ga tuh coz ys mulai fallin love ma dw *di hammer miny* ...Hj kok ga diceritain cmn jw-a aja... Barti 2 chap lg ending ya pas ditangan mami

Offline minyounglee

  • Admin
  • Junior
  • *****
  • Posts: 165
    • View Profile
 [wacko] [wacko] [wacko] [wacko] bnr2 lupa ceritanya..si ini jatuh cinta sm sapa, si itu smp sapa.. [cry] [cry] [cry]
"One of my top escapades is to dive through this infinite world of imagination." - Me

Just tweeting...

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
payah nih si miny [head break] [head break] udah baca ulang dr chp pertama gihhh [hmpfh] [hmpfh]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline minyounglee

  • Admin
  • Junior
  • *****
  • Posts: 165
    • View Profile
payah nih si miny [head break] [head break] udah baca ulang dr chp pertama gihhh [hmpfh] [hmpfh]

 [head break] [head break] [head break] sembarangan..dikira aku nda ada kerjaan ape  hammer2 hammer2
"One of my top escapades is to dive through this infinite world of imagination." - Me

Just tweeting...