Author Topic: * Bag Scandal * ~Chapter 14 update 290312~  (Read 32307 times)

Offline Amira

  • Police
  • Senior
  • *****
  • Posts: 613
  • Location: East kal
    • View Profile
Re: ~ Bag Scandal ~Chapter 8, Updated 01-06-2010
« Reply #270 on: July 11, 2010, 08:12:42 am »
Hai alllll....

[hug][hug][hug]...kangen ma kalian semua....

ternyata kalian setia ya nunggu updatean ff ini hik hik [cry][cry][cry] *terharu...

gomapta atas supportnya dan bagi yang sr dan akhirnya pada nongol di mari salam kenal semua..nih ff sudah aku buat tapi masih pendek klo mau di post sekarang jadi mungkin 1-2 hari lagi ya...
I'm very verrry sorryy nih ff lama baru update coz baru balik senin dan harus balik kerja jadinya sibuk banget nih, ini aja ngerjainnya sampai nyambi ta kerjain di kantor klo lagi ga ada kerjaan..

mohon sabar dikit ya..

Offline Vay_za

  • Senior
  • ****
  • Posts: 917
    • View Profile
Re: ~ Bag Scandal ~Chapter 8, Updated 01-06-2010
« Reply #271 on: July 11, 2010, 08:15:26 am »
Hai alllll....

[hug][hug][hug]...kangen ma kalian semua....

ternyata kalian setia ya nunggu updatean ff ini hik hik [cry][cry][cry] *terharu...

gomapta atas supportnya dan bagi yang sr dan akhirnya pada nongol di mari salam kenal semua..nih ff sudah aku buat tapi masih pendek klo mau di post sekarang jadi mungkin 1-2 hari lagi ya...
I'm very verrry sorryy nih ff lama baru update coz baru balik senin dan harus balik kerja jadinya sibuk banget nih, ini aja ngerjainnya sampai nyambi ta kerjain di kantor klo lagi ga ada kerjaan..

mohon sabar dikit ya..

Onnie samaaa aku jg kangenn  [hug] [hug]

Okelah musti sabar nunggu lagi nih  [sweat]

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: ~ Bag Scandal ~Chapter 8, Updated 01-06-2010
« Reply #272 on: July 11, 2010, 10:35:55 am »
Hai alllll....

[hug][hug][hug]...kangen ma kalian semua....

ternyata kalian setia ya nunggu updatean ff ini hik hik [cry][cry][cry] *terharu...

gomapta atas supportnya dan bagi yang sr dan akhirnya pada nongol di mari salam kenal semua..nih ff sudah aku buat tapi masih pendek klo mau di post sekarang jadi mungkin 1-2 hari lagi ya...
I'm very verrry sorryy nih ff lama baru update coz baru balik senin dan harus balik kerja jadinya sibuk banget nih, ini aja ngerjainnya sampai nyambi ta kerjain di kantor klo lagi ga ada kerjaan..

mohon sabar dikit ya..
setia menunggu say jadi jgn terlalu dipaksakan deh ok [biggrin]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

fara

  • Guest
Re: ~ Bag Scandal ~Chapter 8, Updated 01-06-2010
« Reply #273 on: July 11, 2010, 10:38:45 am »
Wah unnie amira udh kembali ol  [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]
ak kangen jg ni ma unnie amira dan masih setia menunggu updetan chapter selanjutnya [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Re: ~ Bag Scandal ~Chapter 8, Updated 01-06-2010
« Reply #274 on: July 11, 2010, 11:12:50 pm »
Hai alllll....

[hug][hug][hug]...kangen ma kalian semua....

ternyata kalian setia ya nunggu updatean ff ini hik hik [cry][cry][cry] *terharu...

gomapta atas supportnya dan bagi yang sr dan akhirnya pada nongol di mari salam kenal semua..nih ff sudah aku buat tapi masih pendek klo mau di post sekarang jadi mungkin 1-2 hari lagi ya...
I'm very verrry sorryy nih ff lama baru update coz baru balik senin dan harus balik kerja jadinya sibuk banget nih, ini aja ngerjainnya sampai nyambi ta kerjain di kantor klo lagi ga ada kerjaan..

mohon sabar dikit ya..

hore mo di up date nich [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen0
tenang aja sist Amira, ku akan setia menunggunya [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-dance013]
tapi GPL yach, and it must be a looongggggggggg chapter,  [heh] [heh] [heh]
BTW, gomapta kiriman PM yg Lost In The Sea,  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline Amira

  • Police
  • Senior
  • *****
  • Posts: 613
  • Location: East kal
    • View Profile
Re: ~ Bag Scandal ~Chapter 8, Updated 01-06-2010
« Reply #275 on: July 14, 2010, 08:15:42 am »
Mianhae jika bentuk tulisannya kecil or gimana2x coz updatenya lewat wap2, mo buka webnya gak bisa2x dari tadi & karena masih ada sedikit ending chap belum kelar jadi nih chap ta bagi 2, di samping itu picunya juga belum bisa upload jadi entar aku edit lagi jika inet sudah lancar...
Met nikmatin...


Chapter 9

Part 1

Sabtu, 07 November 2009

07.30

Kediaman keluarga Lee
 

Min Ho dengan malas beranjak dari tempat tidurnya menuju ke kamar mandi, ia masih merasa sangat mengantuk karena semalam setelah mengantar Hye Sun pulang matanya sulit sekali terpejam. Wajah dan tubuh Hye Sun selalu bermain di kelopak matanya, ingin sekali ia tidur ditemani oleh wanita mungil tersebut tapi apa daya Hye Sun pasti tidak akan mau sebelum mereka resmi menikah walaupun di Soul hal seperti itu lumrah bagi pasangan yang akan menikah sudah hidup serumah tapi tidak bagi Hye Sun.

Pagi ini Min Ho ingin bangun agak siang dan bermalas-malasan tapi orang tuanya memanggilnya untuk sarapan di samping itu ingin membicarakan hal penting yang membuat ibunya tidak bisa tidur nyenyak semalam karena ulahnya yang seenaknya saja membuat keputusan.

*********

Min Ho menuju ke ruang makan di mana ke dua orang tuanya sudah menunggunya dengan air muka penuh tanda tanya.

 

Min Ho duduk dengan tidak bersemangat dan memasukkan sarapan kemulutnya sekedarnya membuat Minki dan Sonia saling berpandangan dengan dahi berkerut.

“Gwenchanayo...Min Ho ?” Tanya Sonia khawatir.

“Ehm...gwenchana...” Sahut Min Ho masih dengan tidak begitu peduli.

 Beberapa saat kemudian Min Ho mengalihkan pandangan dari sarapan didepannya ke orang tuanya.

“Mwoo...?” Tanya Min Ho bingung melihat orang tuanya tidak berbicara hanya menatapnya dengan pandangan menyelidik karena tingkahnya yang aneh dan terlihat lesu dibandingkan dengan semalam dan isi smsnya.

“Apa telah terjadi sesuatu antara kamu dengan Hye Sun semalam...?” selidik Minki.

“Ahni...”

“Lalu kenapa kelakuanmu aneh pagi ini....? Tingkahmu berbeda sekali dengan semalam...& tadi malam kalian pergi kemana, trus apa maksud pesanmu...?...Lalu apa yang harus kami katakan pada Henry dan Myra...?” Tanya Sonia beruntun dengan raut muka sedikit kesel.

 

 “Aish....Eomma, kalau bertanya satu-satu dong...saya bukan terdakwa yang melakukan krimininal...” Sahut Min Ho dengan mulut monyong.

“Mianhae...eomma tidak bermaksud begitu hanya saja.... Ah, sudahlah sekarang jawab saja pertanyaan eomma...”

“Saya tidak apa-apa dan masih seperti sebelumnya...” Min Ho berusaha berkelit tapi ia mendapat tatapan tajam dari ke dua orang tuanya.

“Baiklah...tadi malam kami pergi ke kondominium yang saya beli kemaren dan tidak ada yang terjadi, saya hanya capek saja..” Ucapnya berdusta kemudian menguap lebar berpura-pura masih mengantuk., kejadian mereka berciuman di teras terbayang lagi, untuk beberapa saat Min Ho menggigit bibir bawahnya tanpa sadar.

“Eh... mengenai pesan itu, saya pikir untuk apa lama-lama jika bisa dipercepat, iyakan appa ?.... Eomma katakan saja pada paman dan bibi Goo jika kalian ingin cepat menimang cucu, bereskan....” Sahut Min Ho asal  dengan senyum jahil.

“Yyaa...Min Ho...” Sonia tidak bisa berkata tidak karena apa yang dikatakan Min Ho ada benarnya di samping memang ia sering iri melihat teman-temannya yang sudah punya cucu yang tiap ketemu selalu membanggakan cucu mereka.

Minki hanya tersenyum kecil, ia jadi ingat dengan kejadian beberapa puluh tahun lalu ketika ia masih muda persis seperti Min Ho, jika sudah suka dan jatuh cinta maka ingin cepat mempatenkan untuk menjadi hak miliknya.

**********

08.00

Kediaman Keluarga Goo

Setelah sarapan Myra sibuk melihat-lihat beberapa majalah wedding di ruang kerja sementara Henry berangkat ke hotel, ia ingin pernikahan putrinya meninggalkan kesan mendalam kepada ke dua mempelai dan tamu yang hadir walaupun acaranya sederhana tapi ia tetap akan mempersiapkannya sebaik mungkin karena Hye Sun adalah putri mereka satu-satunya. Meskipun Sonia dan Minki sudah mengatakan pada mereka akan mengadakan resepsi besar-besaran beberapa bulan setelah akad nikah berlangsung tapi walaupun upacaranya akan dilaksanakan secara sederhana tapi ini sangat penting baginya.

“Kriiiiing......kriiiiiiiiiiing...kriiiiiiiiiiing...”

Ponsel yang berada di atas meja berbunyi dan dengan tangan masih membolak-balik majalah Myra meraih ponsel dan melihat siapa yang menelponnya.

“Yeobseyo..”

“Halo Myra..! Mianhae pagi-pagi aku sudah mengganggu ketenanganmu...?” Sapa Sonia.

“Ah..ahni, pasti ada hal penting yang membuat Sonia menelpon kemari pagi begini..?” Sahut Myra.

“Olt’a, ehm... begini Myra, yongsÔ jika putra kami telah membuat repot dan susah kalian tapi kami juga tidak bisa berkata tidak karena memang semua itu benar adanya..”

Myra hanya mendengarkan dengan cermat perkataan Sonia dengan alis bertaut tanpa mengerti arah dari pembicaraan mereka namun urung akhirnya Myra shock juga mendengar kelanjutan kata-kata Sonia.

“Mwo...? Hari minggu depan...? A...pa ... apa aku tidak salah dengar Sonia...?”

“Ahni, ka...kalian tidak keberatan khan Myra...? Min Ho sudah menyiapkan segala sesuatunya jadi tidak ada yang perlu dan harus kita siapkan, Min Ho hanya minta kita merestui pernikahan mereka dan hadir diupacaranya  itu saja.” Jelas Sonia.

“A..aku tidak bisa berkata apa-apa Sonia, aku masih kaget mendengarnya, jadi aku akan berunding dulu dengan Henry dan Hye Sun juga.”

“Henry sudah dihubungi oleh Minki dan ia tidak keberatan, menurutnya jika Hye Sun setuju maka ia juga tidak masalah..”

“Oh...begitu ya....” Myra terdiam sejenak,  “Ehmm ... kalau begitu lebih baik Min Ho membicarakannya langsung dengan Hye Sun, aku juga tidak bisa memutuskan karena ini tentang perjalanan hidup mereka ke depan.” Jawab Myra bijak walaupun ia masih shock tapi tidak bisa berbuat apa-apa.

“Ah...Myra, kamu dan Henry memang orang tua yang berhati mulia, kamsahamnida... Kalau begitu kita biarkan mereka sendiri yang memutuskan.”

Mereka kemudian berbasa-basi sebentar tentang siapa saja yang akan di undang, pesta resepsinya yang nanti akan mereka adakan besar-besaran hingga berapa cucu yang mereka harapkan.

**************

09.00

Masih di kediaman keluarga Goo

Sebuah mobil Ferari merah berhenti di depan rumah besar itu, kemudian pintu pengemudi terbuka dan ke luar seorang pemuda dengan pakaian casual, di mana ia jarang mengenakan pakaian seperti itu. Dengan celana jean hitam dan baju kaos warna putih pemuda itu terlihat sangat gagah.

Ia mengetuk pintu dan tidak lama kemudian pintu terbuka seorang wanita muda dengan pakaian putih berenda hitam dan bandana sedana memberi hormat.

*****
Myra bersiap-siap pergi dan ketika ia hendak menuju ke luar bertemu dengan Min Ho di depan pintu.

“AnnjÔnghashimnikka ?” Sapa Min Ho sembari memberi hormat.

“AnnjÔng, komapta. Bagaimana dengan mu...? Sahut Myra.

“Saya juga baik. Bibi mau pergi..?” Basa-basi Min Ho.

“Ne, ada sesuatu yang harus diselesaikan. Kamu pasti mau bertemu Hye Sun khan..?”

Min Ho hanya tersenyum kecil sambil mengangguk malu-malu.

Myra melihat ke tangga yang menuju lantai atas lalu melirik arlojinya dan kemudian beralih ke Min Ho, lalu ke pelayan yang masih berdiri mematung di sampaing pintu.

“Cha Byung, tolong panggilkan Hye Sun. Katakan di bawah ada_....”

“YongsÔ bibi, bolehkah saya langsung menemuinya ke atas..?” Sela Min Ho.

Myra menatap Min Ho sesaat sebelum akhirnya mengiyakan dengan menganggukkan kepalanya.

Wajah Min Ho langsung sumringah dan bergegas ke atas setelah mengucapkan terima kasih. Sementara Myra hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah Min Ho seperti anak kecil yang keinginannya dikabulkan.

*****

Hye Sun berbaring telentang di kursi malas sambil membaca novel Twilight Saga Eclipse di teras kamarnya sembari menikmati cuaca pagi yang sudah beranjak siang.

Beberapa novel Twilight yang lain menumpuk di atas meja kecil yang ada disampingnya. 
 
“Tok....took....toook....”

Hye Sun melihat sekilas dari sudut matanya ke pintu tapi ia malas beranjak untuk membukakan pintu, kalau sudah asik membaca apalagi novel kesukaannya maka ia bisa menghabiskan waktu berjam-jam bahkan mengorbankan waktu makan dan tidurnya untuk menyelesaikan bacaannya tersebut.

“Took....toook....tooookkkk....”

Terdengar lagi pintu di ketuk lebih keras dari sebelumnya, Hye Sun berdecak kesal.

“Siapaaaa..?”

Tidak ada jawaban dari luar hanya bunyi ketukan terdengar lebih keras lagi.

“Ok. Maasuuklaaah, pintunyaaa tidak di kunciii.” Setelah berteriak begitu Hye Sun kembali hanyut dengan bacaannya tanpa memperdulikan pintu yang sudah terbuka dan sesosok pria ganteng yang masuk dan menghampirinya dengan langkah besar dan tegap.

Min Ho POV :
Apa sih yang sedang dilakukannya ?
Kenapa lama sekali membukakan pintu ?
Membuat aku emosi saja... tapi, dia lagi ngapainnya ya ?
Kelihatannya asik sekali sampai tidak memperdulikanku, membuat aku penasaran saja.
Kalau begitu akan kukerjai dia.

Min Ho tersenyum jahil membayangkan aksi yang akan dilakukannya, posisinya semakin dekat dan dekat. Begitu sudah berada di belakang kursi tempat Hye Sun bermalas-malasan, Min Ho mengerutkan alisnya melihat tumpukan buku yang yang tebalnya seperti kamus. Dilihatnya Hye Sun masih asik berkutat dengan salah satu buku yang juga sama tebalnya dengan yang ada di meja di sampingnya, ia tidak bereaksi sama sekali dengan keberadaan Min Ho didekatnya.

Beberapa lama Min Ho hanya diam memperhatikan Hye Sun yang tidak sedetikpun mengalihkan matanya dari buku yang dipegangnya.

“Ehm...kalau kubiarkan saja maka dia tidak akan beranjak dari tempatnya, baiklah sayang...mianhae.” Batin Min Ho.

Min Ho dengan cepat menutup mata Hye Sun dengan ke dua telapak tangannya yang besar hingga seluruh wajah Hye Sun yang mungil tidak terlihat. Hye Sun kaget dan berusaha menepis tangan yang besar itu dengan satu tangan dan tangan yang lain memukul-mukulkan novel ke segala arah sambil menjerit.

“Aaaakkhhh ... toloooong....lepas...kannnn.... Uhkk...Apaa mauuu...?”
Walaupun Hye Sun menjerit nyaring namun tidak terdengar sampai ke luar kamar karena suaranya menggema di dalam dekapan tangan Min Ho.

“Aku mau ... dirimu secepatnya ... jadi maukan kau, pernikahan kita dipercepat 1 minggu...” Bisik Min Ho lembut di telinga Hye Sun dan kemudian ke dua matanya melotot dan nafasnya mulai memburu melihat tubuh Hye Sun yang hanya mengenakan tank top dan celana jeans pendek setelah selimut yang menutupinya melorot ke lantai karena gerakannya barusan.

Hye Sun terkesima mendengar suara serak yang menggema dikepalanya, repleks ia melihat ke arah suara karena tangan Min Ho sudah beralih ke lantai memungut selimut dan menutupkan ke tubuhnya. Dilihatnya jakun di leher Min Ho beberapa kali turun naik berusaha menghirup udara segar seperti ada sesuatu yang menyumbatnya, pandangannya diarahkan kepepohonan dan taman bunga yang membentang luas di depan teras dengan ke dua tangan mengepal erat. Tidak lama kemudian ia membuka kancing baju bagian atas dan mengibas-ngibaskan tangan karena kepanasan di mana keringat mengucur diwajahnya padahal cuaca pagi itu masih dingin.

Lama mereka terdiam, tempat itu seketika sepi bahkan burung-burung pun yang tadinya ramai berkicau juga tidak terdengar, seperti ikut hanyut dengan suasana. Min Ho hanya berdiri dengan tatapan masih lurus ke taman bunga sementara Hye Sun hanya bisa memandangi punggung Min Ho yang membelakanginya tanpa tahu apa yang ada dipikirkan pemuda didepannya.

“Coba ulangi kata-katamu tadi..?” Pinta Hye Sun memecah kesunyian karena ia tidak jelas mendengarnya hanya kata-kata terakhir yang dapat ditangkapnya.

Min Ho hanya menoleh sekilas dan berkata : “Yang mana...?”

“Yyaa.., Lee Min Ho-Ssi ! Jangan pura-pura tidak mengerti...anda pasti tahu maksud saya kan ?” Sahut Hye Sun tegas dengan nada formal menandakan ia tidak suka atau lagi tersulut emosi.

“Ne, tapi yang mau minta di ulang bagian awal, tengah atau akhir...?” Tanya Min Ho lagi mulai menghadap ke Hye Sun dengan senyum kecil dan kelihatan ia sudah bisa menenangkan dirinya.

“Semuanya....” Jawab Hye Sun dengan mulut maju beberapa centi dan raut cemberut.

“Kenapa harus di ulang dan untuk apa ?” Tanya Min Ho lagi dengan sudut bibir terangkat sebelah.

“Sudahlah...tolong jawab saja, kalau tidak yaa sudah...lebih baik anda pulang saja sana, ketenangan saya terganggu karena anda.” Sahut Hye Sun mengancam dan mulai membuka novel dan membacanya.

Min Ho merasa jengkel karena Hye Sun sepertinya tidak senang dengan kedatangannya dan lebih memperhatikan buku ditangannya.

Perlakuan Hye Sun itu membuat Min Ho merasa disingkirkan dan ia merebut novel Hye Sun dan penasaran membaca bagian belakangnya.

“Yyaa... Lee Min Ho-Ssi, kembalikan..?”

Hye Sun berusaha merebut kembali novel tersebut tapi tidak berhasil, setelah selesai membacanya Min Ho meletakkan novel itu di atas meja dan masuk ke dalam. Hye sun menarik nafas lega “Bagus, dia pulang, aku bukan tidak mau bertemu dia tapi aku tidak mau di ganggu jika sedang membaca novel kesukaanku walaupun novel ini sudah pernah kubaca tapi aku masih tetap penasaran untuk terus membacanya.” Batin Hye Sun.

Beberapa menit kemudian Min Ho kembali membawa piyama dan mengambil novel dari tangan Hye Sun, menaruhnya di meja lalu memakaikan piyama itu ke tubuh Hye Sun. Sementara Hye Sun hanya ternganga menyaksikan apa yang dilakukan oleh pemuda itu. Sedangkan Min Ho selama memakaikan piyama berusaha tidak melihat ke tubuh Hye Sun, karena menatap tubuh gadis didepannya sama saja dengan membangunkan gunung berapi yang sedari tadi berusaha ia tidurkan.

Setelah selesai Min Ho menarik nafas panjang dan diam sejenak lalu...

“Baiklah...aku ulangi, tapi ingat....buka telingamu lebar-lebar karena aku tidak akan mengulanginya lagi...Ok.” Hye Sun mengangguk.

Min Ho mendekati Hye Sun dan membisikkan lagi kata-kata :

“Aku mau ... dirimu secepatnya ... jadi maukan kau, pernikahan kita dipercepat 1 minggu...eh bukan, pernikahan kita diadakan 3 hari ke depan.”

Hye Sun terpaku ditempatnya, ia tidak mengerti apa yang merasuki pikiran pemuda disampingnya hingga minta pernikahan dipercepat, dan dalam 3 hari mereka harus menikah.

Hye Sun memegang kepalanya yang tiba-tiba terasa pusing dan dengan mulut masih terbuka lebar ia berusaha menggapai kursi malasnya. Min Ho dengan sigap membantu Hye Sun duduk dan menyentuh dahi Hye Sun yang tiba-tiba terasa panas dan keringat dingin mulai mengucur.

“Gwenchanayo…sayang..?” Tanya Min Ho khawatir menyodorkan gelas berisi air putih yang ada di meja ke mulut Hye Sun.

Hye Sun meminumnya sampai tandas, beberapa kali ia menarik nafas panjang. Setelah tenang ia menatap Min Ho dengan sorot mata yang tajam menusuk ke dalam hati. 

“Menurut anda, Lee Min Ho-Ssi…apakah saya baik-baik saja setelah semuanya ? Setelah pertemuan pertama kita di mana anda selalu mengatakan saya gadis pembawa sial tiap ketemu, lalu tiba-tiba anda datang ke café membawa paksa saya pulang dan mencium saya tanpa babibu memperdulikan perasaan saya, kemudian tiba-tiba anda mau menerima perjodohan dan meminta pernikahan dilaksanakan dalam 2 minggu dan sekarang…anda minta pernikahan dipercepat lagi…Apakah anda ingin membuat saya gila, Lee Min Ho-Ssi ? Saya masih bisa mentolerir semua perlakuan dan perkataan anda yang tidak mengenakkan kepada saya karena saya akhirnya menyadari saya punya rasa kepada anda, tapi…kali ini saya…sa…ya…akh..” Hye Sun memegang kepalanya dengan ke dua tangan dan menggeleng-gelengkannya pelan. Ibarat langit gelap gulita yang tiba-tiba menumpahkan amarahnya ke bumi, begitu juga Hye Sun yang menumpahkan semua perasaannya pada Min Ho.

Min Ho terpaku melihat Hye Sun yang menurutnya tenang ternyata sentimental dan bisa meledak juga dan ia baru menyadari Hye Sun telah banyak menderita karena ulahnya. Melihat Hye Sun begitu membuat hatinya juga hancur dan menderita karena keegoisannya.

Min Ho berusaha menenangkannya dan memeluknya, ia membawa kepala Hye Sun ke dadanya yang bidang, awalnya Hye Sun menolak tapi akhirnya ia pasrah juga. Hye Sun sesenggukan, tidak terdengar suara tangis hanya bahunya yang naik turun. Min Ho mengelus lembut rambut dan bahu Hye Sun sambil berbisik.

“Sosongheo, Jeongmal Mianhae…Aku…a..ku telah egois dan tidak memperdulikan bagaimana perasaanmu. A..ku hanya perduli dengan perasaanku padamu dan gelora batinku. Mianheyo, aku tidak akan memaksamu lagi dan tentang permintaanku tadi lupakan saja. Kita laksanakan saja sesuai dengan yang kemaren, aku tidak ingin kamu menderita, sayangku, aku tidak ingin kamu gila tapi jika gila cinta padaku, aku senang sekali. Dan gomawo sudah mau mengerti aku dan menyukaiku yang brengsek ini, sayaang.”

Setelah berkata begitu Min ho mencium ubun-ubun Hye sun dengan lembut dan memeluknya erat. Hye Sun merenggangkan pelukan dan menatap Min Ho yang tersenyum sangat manis kepadanya dan menghapus pipinya yang basah, Sorot mata Min Ho sedikit banyak membuatnya tenang kembali.

Min Ho lalu membaringkan tubuh Hye Sun dipangkuannya dan meraih novel Twilight yang di baca Hye Sun tadi lalu membuka dibagian terakhir yang telah di baca Hye Sun dan melanjutkannya membaca disertai dengan mimik dan suara yang berubah-ubah sesuai dengan karakter seperti yang tertera di novel yang kadang membuat Hye Sun tertawa seperti anak perempuan yang dibacakan cerita oleh ayahnya.

Tidak terasa sudah 2 jam lebih Min Ho membacakan novel dan ia berhenti sejenak untuk merenggangkan urat lehernya dan dilihatnya Hye Sun sudah tertidur dengan senyum menghias wajahnya. Min Ho kemudian pelan-pelan mengangkat Hye Sun dan memindahkannya ke kasur, setelah menyelimutinya. Min Ho mengecup alis dan bibir Hye Sun dengan lembut lalu beranjak pergi. Sebelum menutup pintu Min Ho kembali melihat ke Hye Sun yang masih tersenyum dalam tidurnya, Min Ho tidak merasa menyesal telah membatalkan keinginannya dan rencananya hari ini membawa Hye Sun pergi ke suatu tempat.

***********

14.00

Masih di kamar Goo Hye Sun

Hye Sun menggeliat dan membuka matanya, ia berusaha mengingat-ingat kalau sebelumnya ia berbaring di pangkuan Min Ho di teras dan Min Ho membacakan novel Twilight untuknya, lalu matanya terasa berat dan tiba-tiba ia berada di hutan belantara di kejar-kejar oleh vampire lalu datang Min Ho dan juga Bi menolongnya. Min Ho dan Bi bertarung sengit dengan para vampire, untuk menandingi kekuatan vampire Min Ho dan Bi berubah di mana 2 gigi taring Min Ho menjadi panjang dan tajam, matanya merah semerah darah demikian juga Bi yang berubah menjadi serigala raksasa.

Hye Sun mengedarkan pandangannya, tidak ada siapa-siapa di situ dan jam di dinding sudah menunjukkan pukul 2 siang. Hye Sun menguap dan merenggangkan tubuhnya lalu beranjak ke teras, di teras juga tidak terlihat sosok Min Ho hanya novel Twilight yang berserakan di atas meja. Diambilnya novel yang dibacakan Min Ho tadi dan dilanjutkannya membacanya.

Baru saja Hye Sun hendak mencari posisi enak membaca, tiba-tiba ponselnya berbunyi nyaring. Dengan langkah  pelan dan mata sesekali melihat ke buku Hye Sun meraih ponsel di meja riasnya. Ternyata telpon dari Min Ho namun belum sempat diangkatnya deringan berhenti berganti dengan deringan pesan masuk.

“Hallo sayang..! Belum bangun ya… jangan lupa makan siang jika sudah bangun, jaga kesehatan, aku tidak mau kamu sampai sakit. Muaachh cintaku..”

Hye Sun tersenyum geli dan juga senang melihat isi pesan dari Min Ho, dilihatnya beberapa pesan masuk yang 2 berasal dari Min Ho dengan isi pesan yang sama dan ada satu pesan dari Bi dan ibunya.

Isi Pesan dari Bi :
“Hai Hye Sun-Yaa…! Apa kabar…? Maaf belakangan ini aku sangat sibuk jadi baru sempat balas pesanmu.”

Hye Sun sebenarnya ingin bertemu dengan Bi menjelaskan kejadian waktu itu tapi ia tidak mau Min Ho marah dan berbuat seperti dulu lagi dan jika ia cerita maka Min Ho tentu tidak akan mengizinkannya bertemu berduaan saja dengan Bi padahal ada yang ingin ditanyakannya berkaitan dengan kasus yang ditangani Bi dan ia tidak ingin Min Ho tahu tentang hal itu.

Akhirnya Hye Sun memutuskan untuk menelponnya saja, namun sudah lebih dari 3 kali dicobanya tapi nomor yang dituju masih sibuk, lalu diputuskannya untuk mencobanya lagi malam nanti maka ia hanya mengirim pesan balasan.

Hye Sun kembali ke teras, ia bermaksud melanjutkan lagi bacaannya tapi pikirannya tertuju ke Min Ho dan permintaannya. Meskipun Min Ho sudah membatalkannya tapi ia tidak bisa begitu saja melupakannya dan menganggapnya angin lalu karena pasti ada sebabnya ia ingin pernikahan itu dipercepat tapi apa itu, Hye Sun tidak tahu alasannya.

Ketika Hye Sun hanyut dengan lamunannya, ponselnya berdering hingga membuatnya terlonjak kaget, dilihatnya nama Bi tertera di layar ponsel.

“Yeobseyo…”

“Hallo Oppa ! Apa kabar…?” Sambut Hye Sun riang.

“Baik, Hye Sun sendiri bagaimana..?” Tanya Bi sambil menatap layar laptop.

“Saya juga baik-baik saja. Oh...ya Oppa, mianhae tentang di café itu.. Saya berharap oppa tidak marah padanya.” Ucap Hye Sun tertunduk malu.

“Tidak, sungguh aku tidak apa-apa. Sudah lupakan saja hal itu, anggap saja tidak pernah terjadi. Ehm…isi pesanmu sepertinya ada yang penting sekali..” Tebak Bi.

“Iya. Sebenarnya saya mau bertemu langsung tapi saya sangat sibuk sekali jadi akan saya tanyakan lewat telpon saja ke Oppa.”

“Ok. Tidak masalah, jika aku bisa jawab, katakan saja.”

“Begini Oppa_….”

Hye Sun lalu menceritakan tentang semua yang menimpa Min Ho setelah terjadi pertukaran tas itu tapi cd yang ia temukan tidak dikatakannya pada Bi.

“Hye Sun-Yya, sebenarnya aku sudah menyelidiki siapa lelaki yang mengambil tas itu dan aku...sudah mengetahui namanya..”

“Siapa Oppa…? Apakah orang itu berbahaya…?” Tanya Hye Sun dengan nada khawatir.

Terdengar helaan nafas panjang dari seberang sebelum menjawab.

“Orang itu adalah…” Tapi Bi diam tidak melanjutkan kata-katanya.


End part

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: ~ Bag Scandal ~Chapter 8, Updated 01-06-2010
« Reply #276 on: July 14, 2010, 08:21:26 am »
sis bultang peyuk2 dulu ya [lovestruck] [lovestruck] thanks udah diupdate [smiley-dance013]
belum sempat baca nih,, ~lg sibuk ama bengkok2 gara2 si karin hammer2 [hmff] ,, tar udah baca gw koment ya,,, see you..
skl lg thanks [kiss]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline Amira

  • Police
  • Senior
  • *****
  • Posts: 613
  • Location: East kal
    • View Profile
Re: ~ Bag Scandal ~Chapter 8, Updated 01-06-2010
« Reply #277 on: July 14, 2010, 08:54:26 am »
Mamiiiiiii....[hug][hug]
Gomawo mi, banyak nih ff mami belum sempat aku baca & komen-in, sudah kangen ama ff nya mami nih tapi masih gak punya waktu tuk baca-baca coz gi sibuk banget di kantor ma kerjaan, eh pulang ke rumah sudah nunggu kerjaan RT...*ancur badan nih coba ada yang mau mijitin

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: ~ Bag Scandal ~Chapter 8, Updated 01-06-2010
« Reply #278 on: July 14, 2010, 08:59:44 am »
Mamiiiiiii....[hug][hug]
Gomawo mi, banyak nih ff mami belum sempat aku baca & komen-in, sudah kangen ama ff nya mami nih tapi masih gak punya waktu tuk baca-baca coz gi sibuk banget di kantor ma kerjaan, eh pulang ke rumah sudah nunggu kerjaan RT...*ancur badan nih coba ada yang mau mijitin
suruh karin aja,, dia lg liburan tuh [laughing]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline ai_yuki

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1235
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Re: ~ Bag Scandal ~Chapter 8, Updated 01-06-2010
« Reply #279 on: July 14, 2010, 09:14:12 am »
wuaaahhh... onnie amira udah comeback [hmpfh] [hmpfh]

sini onnie aku  [arms] [arms] kangen juga... [hug] [hug]

keren onnie...dateng2 langsung updet...seru onnie... [clap] [clap] [clap]

siapa onnie..siapa pelakunya...? wuah onnie amira bikin penasaran aja...  [ranting]

lagi demam twilight nih jadi dibawa ya onnie... jadi inget...pingin nonton yang eclipse belum boleh...  [cry] [cry]*curhat deh*

hye sun dibikin setuju aja onnie... [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

Mamiiiiiii....[hug][hug]
Gomawo mi, banyak nih ff mami belum sempat aku baca & komen-in, sudah kangen ama ff nya mami nih tapi masih gak punya waktu tuk baca-baca coz gi sibuk banget di kantor ma kerjaan, eh pulang ke rumah sudah nunggu kerjaan RT...*ancur badan nih coba ada yang mau mijitin

SEMANGAT onnie...!!! [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

makasih banyak buat updetannya onnie  [cheekkiss] [cheekkiss]

Offline oqyoiko

  • Superintendent
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1265
  • just be Ur SeLf & bE thE bEsT,,,,
  • Location: indonesia
    • View Profile
Re: ~ Bag Scandal ~Chapter 8, Updated 01-06-2010
« Reply #280 on: July 14, 2010, 09:28:59 am »
 [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] thx yaa bultang onnie dah update jg akhirnya  [biggrin] [biggrin] [biggrin] [biggrin]

walah,,, ini mah kelewat kentang niy,, pnasaran c mino knpa mw mempercepat prnikahannya ya?? apa uda ga tahan lg yaa sizt?? [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

berikutnya jgn smpe 2bulan gni dg onnie updatenya...oke [clap] [clap] [clap] [clap] [clap]
"MinSun & YongSeo is Sweet & Cute Couple "


Offline Amira

  • Police
  • Senior
  • *****
  • Posts: 613
  • Location: East kal
    • View Profile
Re: ~ Bag Scandal ~Chapter 8, Updated 01-06-2010
« Reply #281 on: July 14, 2010, 09:43:33 am »
Sip mi...mana nih si karin..?

@ai : iya gi demen twilight but onnie juga belum sempat nonton eclipse nih.
btw napa ga boleh nonton...? kaga ada bedscenenya kok cuman kissing doang...
menurut lu sapa ai..?

@Oqi : kaga kok, sumpah kagak 2 bulan tapi 3 bulan...[laughing]..

canda ding, paling besok aku update lagi klo kelar end chapnya sekalian mo edit yang di atas..tadi sebenarnya sudah mau ta selesaian tapi ada temen datang & lama ngobrol jadinya lupa waktu deh..
berhubung sudah janji mo update & itu juga molor sehari jadinya ya aku post separunya aja...

Offline ai_yuki

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1235
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Re: ~ Bag Scandal ~Chapter 8, Updated 01-06-2010
« Reply #282 on: July 14, 2010, 10:15:33 am »

@ai : iya gi demen twilight but onnie juga belum sempat nonton eclipse nih.
btw napa ga boleh nonton...? kaga ada bedscenenya kok cuman kissing doang...
menurut lu sapa ai..?



bukan karena itu onnie ku sayang... itu sih gak masalah...no problemo [AddEmoticons04253]

yang jadi masalah lagi ujian...belum boleh keluar kemana2 padahal selese ujian akhir bulan...gak tau masih ada pa gak...  [AddEmoticons04268]

ni ja di bolehin online soalnya besok libur...

bulan ni belum boleh keluar onnie... [AddEmoticons04279] [AddEmoticons04284] [AddEmoticons04268] [AddEmoticons04219]

sapa ya onnie... [AddEmoticons04259] errmmmmmm  [AddEmoticons04259] [AddEmoticons04226] gak ada ide onnie [hmpfh] [hmpfh]
jangan2 si Bi onnie...? *asal tebak  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]* piissss onnie...
« Last Edit: July 14, 2010, 10:29:56 am by ai_yuki »

Offline oqyoiko

  • Superintendent
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1265
  • just be Ur SeLf & bE thE bEsT,,,,
  • Location: indonesia
    • View Profile
Re: ~ Bag Scandal ~Chapter 8, Updated 01-06-2010
« Reply #283 on: July 14, 2010, 10:18:58 am »
Walah jd mksud bultang onn niy dah mw ending toh? ..yah kan lum sweet2 gmn gtu hehe, moso dah mw ending j c onn?sdih d msti brkurang 1ff.huhu,lebay mode on..asik bsk dtunggu y sizt.
"MinSun & YongSeo is Sweet & Cute Couple "


fara

  • Guest
Re: ~ Bag Scandal ~Chapter 8, Updated 01-06-2010
« Reply #284 on: July 14, 2010, 10:28:09 am »
Unnie Amira gumawo udh diupdate ff bag scandal [flowers] [flowers] [flowers] [flowers] [flowers]
wowww ak seneng banget baca chapter yg ini soalnya hyesun suka twilight saga. Trus hyesun dalam mimpinya minho jadi edward, Rain (bi) jadi jacob, waahhh aku udh ngebayangin'y seru bgt [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]
ayo unnie nti pas bulan madu hyesun ma minho ke tempat bella ma edward honeymoon yg di breaking dawn. Ak suka pas yg honeymoon edward-bella yg di pantai malem2 [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]