Author Topic: * Bag Scandal * ~Chapter 14 update 290312~  (Read 32307 times)

Offline Amira

  • Police
  • Senior
  • *****
  • Posts: 613
  • Location: East kal
    • View Profile
jiah ndree ikut2xan demo update.... TENANG2X sodari2x bentar lg aq update tp jangan banyak berharap dulu blm ada yg hot2x-a msh pd jaim minsun-a xixixi...

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
sis bultang maksudnya ff ini gw lom komen ya padhl udah tuh, tp sangat sangat pendek and ikutan yg lain klu yg ga senang lihat hyesun dipeluk org itu si minho [laughing] [laughing]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline Amira

  • Police
  • Senior
  • *****
  • Posts: 613
  • Location: East kal
    • View Profile
Mian mi aq lupa tp mami kan mang pelupa coz sibuk nulis ff yg bejibun ***** mi*

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
iya gw ngaku deh [hmpfh] [hmpfh] biasanya klu habis baca pasti lgs kabur deh [hmpfh] lagian kemarin kan elu ama si noona b updatenya bersamaan jd ya ngebut jg bacanya [laughing]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
opo to kok aku dibawa-bawa  [head break] [head break] [head break] [hmpfh]

sista padahal aku juga dah comment lho tapi gapapa deh koment lagi  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

UPDATE....UPDATE....UPDATE....UPDATE....UPDATE....UPDATE....



[smiley-gen013] punk [smiley-gen013] punk [smiley-gen013] punk[smiley-gen013] punk [smiley-gen013] punk [smiley-gen013] punk

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^

Offline IZZ

  • Police
  • Full
  • *****
  • Posts: 271
  • MinSun Is Real ^^
    • View Profile
update..update..update....
hehehe...ayo onnie diupdate, udah kangen ma minsun disini nih...
siggy by endree noona ^^v

Offline Amira

  • Police
  • Senior
  • *****
  • Posts: 613
  • Location: East kal
    • View Profile
OK...OK...TENANG...TENANG...TENANG...Sodari-sodari .... [heh] [heh]

Sebelumnya kalau ada namnya dicatut jangan [hammer] dan [head break] aku yah....

Silahkan menikmati........



CHAPTER 4


ADDITIONAL CAST :


Rain Bi as Bi (Agen rahasia)  aka sepupu temen dekat Hye Sun




Di sebuah apartemen kumuh di dalam kamar seorang laki-laki umur 30-an berusaha membuka tas coklat besar, sudah hampir seminggu ia mengutak-atik tas itu tapi belum bisa terbuka juga. Padahal ia berharap akan mendapat uang atau perhiasan berharga yang dapat ia gunakan untuk berpesta dengan wanita dan mabuk-mabukan. Dari awal ia ingin menyobek tas tersebut tapi sayang karena itu tas mahal dan jika dijual akan mendapat banyak uang sehingga ia urungkan niat itu namun sekarang kesabarannya sudah habis maka ia putuskan untuk mengguntingnya saja. 

Lelaki itu membuka laci meja dan mengambil gunting kemudian ia bermaksud memotong tas tapi terdengar ketukan keras di pintu. Dengan kesel ia lempar gunting di kasur kemudian ke luar kamar tapi belum sempat ia membuka pintu depan, pintu itu sudah terbuka dengan paksa sepertinya tamunya sudah tidak sabar. 3 orang pria masuk dan salah satunya menodongkan pistol ke kepalanya sementara 2 yang lain menggeledah seisi ruangan. Si tuan rumah rumah bingung dan gugup diperlakukan demikian tapi tidak bisa berbuat apa-apa walaupun ia preman tapi preman kelas teri dibandingkan dengan sipendobrak. Salah satu pria ke luar dari kamar membawa tas coklat dan berbisik kepada yang menodongkan pistol. Pria yang menodongkan pistol sekilas melihat ke si tuan rumah dan kemudian ke tas lalu salah satu tangannya memegang nama yang tergantung, ia mengarahkan pandangan ke temannya yang lain dan mengisyaratkan untuk menghabisi si tuan rumah kemudian ia ambil tas dan ke luar dengan senyum licik.

*********

Sudah 3 hari tapi Hye Sun belum mendengar keputusan tentang perjodohannya dengan Min Ho, ibu atau ayahnya juga tidak menjelaskan apapun hanya pernah mengatakan bahwa keluarga Lee minta waktu dan Hye Sun tidak bertanya apapun karena ia tahu Min Ho pasti menolaknya. Hye Sun tidak mau ambil pusing tentang perjodohan itu, disamping ia harus menemukan tas yang tertukar juga ada kesibukan lain membantu orang tuanya untuk pembukaan hotel baru di Pulau Jeju dan juga menepati janjinya menemani Oppa Bi yang baru bertemu lagi setelah 2 tahun.

Hye Sun sudah berusaha mencari-cari tas yang tertukar dengan mendatangi bandara untuk melihat cctv di hari kejadian tapi tidak dapat apa-apa karena kamera di bagian itu sedang rusak waktu itu, lewat internet dan kantor polisi bagian tas hilang juga tidak ada berita.

Hye Sun mengambil tas coklat yang di simpan di lemari, ia letakkan di atas meja diperhatikannya tas tersebut dan ia merasa ada yang salah tapi ia masih tidak tahu apa itu. Hye Sun berpikir untuk mengintip isi tas siapa tahu ada petunjuk didalamnya tentang sipemilik tas tapi ia ragu karena itu tidak sopan. Ia berusaha meyakinkan dirinya untuk mengintip atau tidak dan lama ia merenungkan hal itu dengan dahi berkerut-kerut. Hye Sun kaget mendengar suara dari hpnya yang berdering hebat di atas meja dekat tas. Cepat-cepat diambilnya hp dan dilihatnya tidak ada nama tapi hanya sederet angka. Dengan ragu-ragu ia tekan tombol jawab…

“Yeoboseyo…?”

“Hallo Hye Sun…Ini saya, kita jadi bertemukan sore ini…?” Tanya suara di seberang.

“Ini siapa…?” Tanya Hye Sun bingung.

“Yaaa…kenapa kamu jadi pelupa begini Hye Sun. Saya Bi..” Sahut Bi

Hye Sun : “Oohhh….Oppa…Mianhae, saya sudah lama tidak mendengar suara Oppa ditelpon. Oppa mau bertemu di mana ?”

Bi : “Bagaimana kalau di bar hotel tempat saya menginap..? Kamu bisakan…?”


*******

Dalam 1 minggu ini Min Ho merasa ada yang salah dengan dirinya. Apa yang dilakukannya banyak yang salah dan ia merasa tidak bisa berpikir dengan benar, dikepalanya hanya ada perjodohan dan Hye Sun. Min Ho tidak tahu apakah akan menerima atau menolak perjodohan itu dan ia telah minta waktu kepada orang tuanya untuk berpikir.



Min Ho baru saja selesai rapat dan air mukanya kelihatan keruh, akhir-akhir ini tempramennya sangat tinggi sehingga stafnya banyak yang berusaha menghindarinya kalau tidak ada yang penting jika tidak ingin jadi sasaran emosinya.

Sekretarisnya ragu-ragu untuk menyampaikan pesan ketika melihat bosnya lewat dengan raut muka yang sangar tapi ia juga takut kalau tidak disampaikan akan kena marah juga jadi ia beranikan mengikuti bosnya ke ruangan kerjanya. Merasa diikuti Min Ho berhenti sebentar sebelum masuk dan menoleh ke belakang. Si sekretaris cepat-cepat membungkuk dan berkata :

 “Mianhamnida Mr. Lee Min Ho…tadi ada telpon dari seorang pria mencari tuan…katanya penting sekali…”

“Siapa namanya dan apa pesannya…?” Tanya Min Ho tidak antusias, paling-paling orang minta proyek atau apalah yang merepotkannya.

“Mianhamnida tuan, orang itu tidak mau menyebutkan namanya dan ia sudah 3 kali menelpon…ia hanya menyebutkan tentang tas itu saja tuan..” Kata sekretarisnya sambil menunduk dan tidak berani melihat tuannya.

Min Ho diam sebentar dan ia bertanya-tanya apa tasnya ada pada orang itu. Kemudian ia masuk ke ruangannya sambil berkata :

“Jika orang itu menelpon lagi cepat sambungkan padaku.”

“Baik tuan…” Sahut sekretaris menganggukkan kepala dan cepat berlalu sambil menarik nafas lega tidak menjadi sasaran amarah bosnya.

Min Ho menghempaskan badannya ke kursi, ia lelah dan pusing sekali sepanjang hari ini ia tidak bisa konsentrasi. Pikirannya melayang ke peristiwa kemaren sore di mana ia melihat Hye Sun di hotel Goo ketika ia akan rapat dengan kliennya di sana. Ia penasaran dan mengikuti Hye Sun ketika ia lihat Hye Sun masuk ke bar. Di dalam bar seorang pemuda sudah menunggunya dan melihat Hye Sun datang dia langsung memeluknya seperti yang Min Ho lihat beberapa malam lalu setelah acara makan malam. Tanpa disadarinya tangannya mengepal dan ia ingin sekali meninju pemuda itu, hatinya terasa panas. Apalagi Min Ho melihat mereka sangat akrab dan pemuda itu menggandeng Hye Sun menuju ke meja tempat pemuda tadi duduk.
Min Ho lama berdiri melihat dari jauh dan matanya nanar menatap ke Hye Sun dan pemuda tersebut, kakinya dan matanya seakan enggan meninggalkan Hye Sun sendiri jika Sekretaris Park tidak mengingatkannya tentang rapat yang sedang menunggunya. Selama rapat Min Ho tidak menyimak apa yang dirundingkan tapi pikirannya ke bar tentang apa yang Hye Sun dan pemuda itu lakukan dan bicarakan.

“KKRIIIIIINGGG!!!”

Min Ho tersentak dari lamunannya mendengar telpon dimejanya berbunyi, di tekannya speaker...

Sekretaris : “Tuan, Pria yang tadi menelpon lagi…Apa akan tuan mau terima ?”

Min Ho : “Iya…sambungkan”

 “Hallo Mr. Lee Min Ho…Anda tidak tahu siapa saya tapi saya tahu siapa anda..” Terdengar suara pria diseberang yakin dengan apa yang dikatakannya.

Min Ho mengernyikan alisnya bingung.. “Lalu apa mau anda dan…siapa anda sebenarnya?” Tanya Min Ho menyelidik.

“Oh…anda penasaran juga…Begini kami minta serahkan tas yang ada pada anda dan tas anda akan kami kembalikan tapi saya ingatkan, anda jangan main-main dengan kami…Letakkan tas itu di Box telpon sebelum jalan tol daerah Incheon nanti malam pukul 22.00. Selanjutnya kami akan menghubungi anda di sana dan anda tidak perlu tahu siapa saya…”
Kata suara di seberang mengancam dan belum sempat Min Ho berkata apa-apa hubungan telpon sudah diputus. Min Ho menaruh gagang telpon setengah membanting sekarang ada orang yang tidak dikenal yang berani memerintahnya membuat emosinya memuncak.

Min Ho merogoh saku jas dan mengeluarkan hp dari sana, ia memencet tombol pesan dan mengetik sesuatu kemudian mengirimnya.


**********


 
 
Hye Sun baru saja hendak pergi ketika hpnya berdering dan dilihatnya ada pesan masuk, ternyata pesan dari Min Ho : “ Temui saya di tempat kemaren pukul 19.00…Jangan lupa bawa tas coklat itu”.
Alis Hye Sun berkerut, ia jadi heran dengan Min Ho kenapa minta tas itu dan apa ia berubah pikiran…tapi tidak mungkin bukankah ia orang yang tidak peduli dan harus dapat apa yang ia mau. Hye Sun menggaruk kepalanya yang tidak gatal dan melihat ke arloji di tangannya sudah menunjukkan pukul 16.30, jika ia pergi dan kembali lagi untuk mengambil tas sepertinya tidak sempat jadi ia putuskan kembali ke kamarnya mengambil tas coklat. Sembari jalan menuju ke kamarnya ia mengetik pesan bahwa ia datang telat.


**********

Sekitar 20 menit kemudian, Hye Sun sampai di tempat yang di tuju dan ia masuk ke dalam Café Manolin, diedarkannya pandangan ke seluruh penjuru tapi orang yang ingin ditemuinya tidak terlihat. Seorang pramusaji mendekatinya dan mengatakan bahwa ada seorang pemuda menunggunya di lantai 2. Hye Sun bergegas menuju tangga dan begitu sampai di lantai 2, ia lihat Bi sudah menunggunya di teras.



Bi yang asik menikmati pemandangan sore langit Soeul tersenyum begitu melihat Hye Sun, ia langsung mendekati dan memeluknya. Hye Sun hanya tersenyum walaupun sebenarnya ia risih diperlakukan begitu tapi ia sungkan mengatakannya. Bi menggandeng Hye Sun ke meja dan menarikkan kursi lalu mempersilahkan Hye Sun duduk. Bi memanggil pramusaji dan minta dibawakan ice coffee latte untuk Hye Sun sementara ia minta greentea latte.

Hye Sun hanya diam mendengarkan Bi berceloteh tentang pemandangan sore itu dan sesekali tersenyum. Pramusaji datang menghidangkan pesanan mereka dan Hye Sun menyeruput sedikit minumannya. Bi melihat Hye Sun diam seperti menyembunyikan sesuatu dan tidak menyimak apa yang dibicarakannya bertanya ….

“Gwenchana…?”

“Ehmf….Gwenchana...” Hye Sun gelagapan karena Bi tahu kalau ia tidak memperhatikan.

“Di telpon tadi kamu katakan, ada yang ingin ditanyakan…Apa itu ?” Tanya Bi penuh perhatian.

“Oh..itu…Oppa kemaren bilang jika oppa ke Soeul bukan karena liburan..?” Hye Sun ragu-ragu bertanya.

“Iya…memang, apa ada yang menarik bagimu sehingga kamu jadi penasaran..” Sahut Bi yang membuat Hye Sun jadi merasa serba salah.

“Ah .. tidak…hanya rasanya janggal saja Oppa kerja tapi kelihatan santai sekali. Jika Oppa ke sini urusan kerja berarti ada kasus yang oppa tangani berhubungan dengan seseorang atau sesuatu di Soeul. Jika saya boleh tahu, kasus apa yang sedang oppa pecahkan ?” Tanya Hye Sun menatap Bi dengan senyum manisnya.

Bi membalas tatapan Hye Sun kemudian mengalihkan pandangannya kesekeliling tapi Hye Sun tetap menatapnya penuh harap yang membuat Bi tidak bisa menolaknya.

“Sudah pernah saya katakan lebih baik kamu jadi patner saya karena keingintahuanmu yang besar itu dan juga otak serta daya tarikmu akan memudahkan saya memecahkan kasus apapun..” Sahut Bi tersenyum membuat pipi Hye Sun memerah karena di puji.



“Yaa Oppa…saya tidak minta di puji. Semua yang Oppa katakan ada benarnya tapi saya tidak berminat menggadaikan nyawa saya..hehehe….” Sahut Hye Sun sambil nyengir, kemudian katanya …”Tolong Oppa jawab pertanyaan saya tadi..yah..Please!..”

“Saya jadi penasaran kenapa kamu ingin tahu…Apa kamu mengetahui sesuatu ?” Bi bukan menjawab malah balik bertanya mendekatkan wajahnya ke Hye Sun yang membuat Hye Sun memalingkan wajahnya ke arah lain.

“Oppa kan bilang kalau keingintahuan saya besar..” sahut Hye Sun sekenanya tapi Bi tetap menatapnya dengan pandangan tidak percaya… “Yaa… Saya tidak tahu apakah informasi yang saya dapatkan ada hubungannya dengan kasus Oppa, makanya saya bertanya kasus apa yang oppa sedang tangani…puas sekarang..” Kata Hye Sun dengan mulut monyong melihat Bi manggut-manggut.

Bi diam sebentar lalu mengarahkan pandangan ke sekeliling kemudian ia mendekati Hye Sun dan berbicara pelan yang hanya mereka yang mendengar. Ekspresi Hye Sun langsung berubah begitu Bi selesai mengatakannya. Wajahnya pucat dan ia gelisah sekali sambil meremas-remas tangannya, segala pikiran buruk berkecamuk dalam otaknya. Sejenak mereka diam dan Bi melihat ada yang aneh dengan Hye Sun…

“Hye Sun-yaa…. Gwenchana…?

 Hye Sun tersadar dari lamunannya ketika Bi menepuk bahunya. Hye Sun bingung harus bilang apa tapi sesuatu muncul dikepalanya…

“Ehmp…Gwenchana….Oppa…Mianhae…Cheongmal Mianhae, Saya tidak bisa menemani Oppa, saya harus pergi sekarang…ka..rena…saya lupa menyelesaikan kerjaan yang diperintahkan Mommy.” Sahut Hye Sun agak gugup karena telah berbohong, lalu ia berdiri dan pamit ke Bi dengan buru-buru.

Bi jadi heran dengan sikap Hye Sun yang kelihatan cemas dan gelisah setelah mendengar penjelasannya yang membuatnya bertanya-tanya…ada apa gerangan dengan Hye Sun ?..

Di kepala Bi muncul bayangan yang terjadi beberapa tahun lalu yang membuatnya menjadi dekat dengan Hye Sun yang merupakan teman dekat dari adik sepupunya Lovelyn yang tinggal bersama Bi.



FLASHBACK :

Awalnya Bi tidak begitu mengenal Hye Sun hanya beberapa kali bertemu ketika Lovelyn mengajak Hye Sun ke rumahnya, mereka menjadi dekat dan semakin dekat karena ada suatu kejadian di konser yang di mana Hye Sun sebagai murid dari pianis yang terkenal di Amerika ikut serta membantu gurunya yang akan mengadakan konser.

Ketika itu Hye Sun secara tidak sengaja menemukan bom waktu yang terselip di antara alat musik yang akan digunakan untuk konser ketika membersihkan untuk persiapan konser esoknya.

Saat itu Hye Sun langsung menghubungi Lovelyn dan menceritakan apa yang terjadi, karena ia berpikir jika menghubungi polisi atau FBI maka kemungkinan besar konser itu akan dibatalkan padahal sebagian pendapatan konser tersebut untuk disumbangkan ke badan kemanusiaan yang sangat membutuhkan bantuan.
Di samping itu ia merasa ada yang janggal karena gurunya hari itu terlihat gelisah dan waktu latihan beberapa kali mengalami kesalahan, sepertinya tidak focus dan ada yang mengganggu pikirannya. Hye Sun sempat bertanya tapi gurunya hanya berkata ia mengkhawatirkan putranya yang bekerja di sebuah Laboratorium di Canada, sudah 2 minggu ini tidak mengabarinya padahal anaknya sudah berjanji akan menonton langsung konsernya ketika terakhir menelpon dan waktu dihubungi tidak ada jawaban.

Lovelyn menceritakan hal itu kepada Bi, ia minta Bi menyelidiki dan menemaninya menemui Hye Sun yang masih menunggu di gedung yang akan digunakan untuk konser. Bi menghubungi teman-temannya di kantor dan minta mereka menyelidiki tentang putra pianis tersebut, sementara Bi dan Lovelyn langsung meluncur ke tempat konser.

Waktu mereka sampai, Bi melihat wajah Hye Sun yang pucat dan gelisah sekali sambil meremas-remas tangannya. Lovelyn memeluk Hye Sun dan berusaha menghiburnya tapi walaupun begitu Hye Sun tetap berusaha tenang dan mengajak kami menuju tempat bom terpasang. Bi salut dengan Hye Sun meskipun kelihatan cemas, khawatir dan takut tapi otaknya tetap jalan dan berpikir logis.

Ketika Bi melihatnya, Bi jadi makin kagum dengan Hye Sun yang bisa langsung mengenali kalau aksesoris yang ada pada alat musik itu bom yang berkekuatan besar dan jika meledak bisa meluluhlantakkan gedung itu. Jika orang awam dan tidak teliti maka tidak akan tahu kalau itu bom waktu karena bom itu dipasang sedemikian rupa sehingga terlihat hanya seperti aksesoris untuk konser.
 
Bi menghubungi temannya yang ahli bom dan mengatakan apa yang dilihatnya, temannya Bi dengan cepat langsung menuju ke sana dan minta mereka tidak mengutiknya. Sesaat kemudian Bi ditelpon oleh temannya yang lain dan mengatakan bahwa putra pianis adalah ilmuwan yang terlibat dalam proyek rahasia, di mana para ilmuwan berhasil menemukan virus varian baru yang bisa dijadikan senjata yang mematikan bagi yang salah menggunakannya, salah satu yang paling dominan dalam penemuan virus itu adalah putra pianis tersebut.
Menurut informasi yang didapatkan dari agen yang bertugas di Canada bahwa virus itu diincar oleh teroris. Kemungkinan besar para ilmuwan yang terlibat di sandera oleh teroris supaya mau memperbanyak virus tersebut untuk diperjualbelikan dan bagi ilmuwan yang tidak mau bekerjasama diancam keluarganya akan dibunuh. Karena semua ilmuwan yang terlibat menghilang begitu saja tanpa jejak.

Setelah mendengar penjelasan dari teman-tamannya, Bi menelpon bosnya dan mengatakan semua yang diketahuinya. Bosnya memerintahkan semua agen bergerak cepat dan menyelamatkan ilmuwan dan menangkap teroris yang menyandera.

Tidak lama kemudian temannya Bi yang ahli bom datang, ia langsung menggelengkan kepalanya begitu melihat bomnya. Ia minta anak buahnya menyiapkan peralatan dan langsung bekerja untuk menjinakkan bom. Setelah berjam-jam mereka mencoba dan bergelut dengan waktu, akhirnya bom itu berhasil dijinakkan saat matahari hendak mengeluarkan sinarnya.

Tidak lama setelah itu, Bi mendapat kabar bahwa ilmuwan yang menghilang sudah ditemukan dan mereka semua selamat sedangkan para teroris berhasil ditangkap walaupun tidak semuanya karena beberapa berhasil melarikan diri.

Sebelum konser dimulai Bi menemui Hye Sun, ia kelihatan berbeda sekali dengan malam hari ketika mereka bertemu, meskipun kelihatan lelah tapi Hye Sun tetap tersenyum dan bersemangat.

Setelah kejadian itu mereka menjadi akrab dan dekat, mereka kadang bertemu jika Bi tidak sibuk atau tidak ada tugas ke luar negeri, tiap ketemu ada saja yang jadi topik perdebatan mereka dan Bi kadang tidak sungkan untuk minta analisa dari Hye Sun jika mendapat kasus yang sulit untuk dipecahkan. Dari pertemuan-pertemuan itu, Bi lebih mengenal siapa dan bagaimana Hye Sun yang makin menarik perhatiannya dan berusaha untuk memilikinya tapi ia tidak bisa mengorbankan kebebasan Hye Sun hanya demi kebahagianya karena resiko pekerjaannya.

End Flashback

Bi terlonjak dari kursinya ketika mengingat ekspresi dan tingkah Hye Sun yang persis seperti dulu, ia cepat berdiri dan berlari menyusul Hye Sun. Ketika Bi sampai di tempat parkir, mobil Hye Sun sudah tidak ada di sana.
 

End Of Chapter

********

« Last Edit: March 15, 2010, 08:05:11 am by Amira »

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
pertama ..
lum sempat baca nih, klu udah baca gw koment lg ya, udah gw kabur, masih byk ff yg antri buat dibaca [hmpfh]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline Surie_Riri

  • Full
  • ***
  • Posts: 297
  • i'm silent reader, mian...
    • View Profile

Waktu mereka sampai, Bi melihat wajah Hye Sun yang pucat dan gelisah sekali sambil meremas-remas tangannya. Lovelyn memeluk Hye Sun dan berusaha menghiburnya tapi walaupun begitu Hye Sun tetap berusaha tenang dan mengajak kami menuju tempat bom terpasang. Bi salut dengan Hye Sun meskipun kelihatan cemas, khawatir dan takut tapi otaknya tetap jalan dan berpikir logis.


coba yg dipeluk mino, bakal ga dilepas-lepas  [hmpfh] [laughing] [laughing] [laughing]
[lovestruck]

Offline Amira

  • Police
  • Senior
  • *****
  • Posts: 613
  • Location: East kal
    • View Profile
Yoi ri pasti-a tp sayang yg meluk ce lgpl hs blm kenal mh walo pernah lht pic-a dl tp kan beda ama yg sekarang... eh yg td mlm heboh minta update kok ga nongol *klo gt aq lambatin aja lg update-a pdhl chp 5 ada moment yg hem2x~ dgn mulut maju ke dpn 2cm*

Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
coming sista kemaren sempet baca sedikit tapi gara2 mata dah sepet jadinya tidur dah  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] mian yah sista  [laughing] [laughing] [laughing]


tuh kenapa toh pake nama Lovelyn  [chin] *lirik2 mami loph*  [hmpfh]

bagus deh semakin seru curiga neh ada hubungan ma mino neh kyknya kasusnya si bi oppa neh  [hmpfh]

oya sista request dunk tuh si LOvelyn di kawinin aja ma Bi oppa  [laughing] [laughing] [laughing]

yeee sista kuk jd ngambek begono seh sok atuh updatenya cepetan palagi pake kata kunci ehem2 grup  [drool] siap beraksi  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]



And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
udah selesai baca nih sis bultang, kaget setengah mati nih, simsalabin nama gw ada di sana [hmpfh] [hmpfh] gw mau request dung berhubung gw termasuk castnya, lht deh ID gw, jadiin gw sbg istrinya minho dung [hmpfh] [hmpfh]
ceritanya makin seru nih say, menunggu banget nih pertemuan minsun lg, semangat ya, dan cepat diupdate [smiley-dance013] [smiley-gen013]

noona b, enak aja gw dikawinin ama bi [head break] [head break] amit2 cabang bayi deh, NGAAAAAAAAAAAKKKKKKKKKKKKK GW NGAAAAAAAAAAAAAAAAAAKKKKKKKKKKKK MAU, TITIK GA PAKAI KOMA. klu ttp maksa tar gw bunuh si binya pakai tangan para teroris whistling whistling ~adik sepupu ga berperasaan [hmpfh] [hmpfh]

riri, BENERRRRRRRRRRRRRRRRR SIS 100% buat elu, but hyesun jg lumayan la, kagak bakal gw lepas [laughing] [laughing]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline Amira

  • Police
  • Senior
  • *****
  • Posts: 613
  • Location: East kal
    • View Profile
Lah ndree, mana bisa dikawinin wong mereka sepupu sekali tp *mikir dl* iya ya gpp klo mrk dijodohin.... Iya nih aq ngambek msh dgn tampang cemberut gak ding becanda ****** ... Mian mi aq catut nama-a gak marahkan? Pdhl mo ta masukin picu mami tp aq gak punya. Apa..Jd istri-a mh? Gak bslah mi nanti hs gimana apa dipairing ama bi aja *bs ditimpuk nih aq*

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
sis bultang, kan ga apa2 kalau si minho punya istri double [hmpfh] jd poligami deh [laughing] [laughing] and jgn lupa adeganku diperbyk ya, dan yg jelas temuin gw ama minho, sekalian buat dia tertarik and jatuh cintrong ama gw sampe dia binggung sendiri ama perasaannya ke gw and hyesun jd ya akhirnya kita berdua dinikahi ama dia deh, soalnya dia ga bisa memilih salah satu antara kami [lovestruck] [lovestruck] ~jd ikut2an si noona b ngerusak ff org nih [sweat] [sweat] penyakit si noona b emang penyakit menular yg super duper ganas deh [laughing]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline oqyoiko

  • Superintendent
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1265
  • just be Ur SeLf & bE thE bEsT,,,,
  • Location: indonesia
    • View Profile
 [clap] [clap] [clap] [clap]assiikk niy ff update jg euy,,,,, [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]
mkin seru ja niy, coz c Bi msuk ke story jg punk punk punk tp pass liat nama mami td lsng shock terapi euy [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] plgi c mami pke request minta dkawinin ma minho lg [nono] [nono] [nono] [nono] [nono]

sini2 mi tak [head break] [head break] [head break] [head break] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] kan poligami udah ga  mi,, yg ada tuh poli pantai sekarang mah [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]


thx yaa sizt Amiradah update, ohya kynya c mino yg ska dluan ma hyesun yaa?? bnr tak??? [chin] [chin]
"MinSun & YongSeo is Sweet & Cute Couple "