Author Topic: Masih Sahabatku (♥ Kekasihku ♥) ~ Chapter 15, Update 08.05.2011 ^^  (Read 26445 times)

Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
Re: Masih Sahabatku (♥ Kekasihku ♥)
« Reply #45 on: March 03, 2010, 08:38:21 am »
ye kalian ini gimana seh katanya mo minta minsun reinkarnasi  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] nah pas dibikinin daku malah di  [head break] [guns]  [hmff] [hmff] [hmff]

upsssss kaboorrr ah mo nyari pohon kacang ijo buat sembunyi  [laughing] [laughing] [laughing]

tapi sebelumnya neh buat mami  [head break] [hammer] [head break] [hammer] [ranting] [ranting] [ranting] gara2 pikun mendadak [AddEmoticons04256]  [hmff] [hmff] [hmff]

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^

Offline revynska

  • Police
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1639
    • View Profile
Re: Masih Sahabatku (♥ Kekasihku ♥)
« Reply #46 on: March 03, 2010, 08:49:41 am »
halu semuaaaaaaaaaaa nimbrung bentar sbelon kaburrr lagi ngomongi opo to [what]

 


ADAM COUPLE SELCA

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: Masih Sahabatku (♥ Kekasihku ♥)
« Reply #47 on: March 03, 2010, 08:55:39 am »
mak yem, kita2 ngomongnya ngalor ngidul [laughing] [laughing]

noona b, [head break] [head break] [head break] dasarrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr!! siapa yg pikun? .. gw kan dr semula emang minta bgmnpun minsun hrs ttp bersatu, mau cerita masa lalu kek, sekarang kek, atau reinkarnasi kek ~nah kakek2 jd kebawa deh [hmpfh] ~ minsun ttp hrs bersama [lovestruck] [lovestruck]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline oqyoiko

  • Superintendent
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1265
  • just be Ur SeLf & bE thE bEsT,,,,
  • Location: indonesia
    • View Profile
Re: Masih Sahabatku (♥ Kekasihku ♥)
« Reply #48 on: March 03, 2010, 09:45:54 am »
SETUJJJJJUUUUUU ma mami tercinta dah [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]pkknya klo mak nem berani2nya ga mnyatukan minsun di ff ini, qt [head break] [head break] [head break]bersama yaaa miii... [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

huaaaa cabuttttt,,,,, psti dkejar2 c makk tuk di [head break] [head break]niy aq... [heh] [heh]

lah mak yem ko ksni cm lewat aja yak??? apkah keder sma omngan qt sizt???? [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]
"MinSun & YongSeo is Sweet & Cute Couple "


Offline pink_girly

  • Full
  • ***
  • Posts: 341
  • <3 MinSun
    • View Profile
Re: Masih Sahabatku (♥ Kekasihku ♥)
« Reply #49 on: March 04, 2010, 02:11:04 am »
Anyong....
wah.. lama ga nongol  [img] makin banyak FanFic... HORE... [smiley-dance013] [smiley-dance013]
ini Fanfic kedua oenni Andree ya ?

Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
Re: Masih Sahabatku (♥ Kekasihku ♥)
« Reply #50 on: March 04, 2010, 02:14:14 am »
Oki  [head break] [head break] [head break] kena lagi dah  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

pink kok baru nongol tuh FF yg laen udah diupdate lom sist  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] n neh FF yang ketiga coz yg kedua masuk di short FF yg ceritanya amburadul gitu  [laughing] [laughing] [laughing]

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^

Offline revynska

  • Police
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1639
    • View Profile
Re: Masih Sahabatku (♥ Kekasihku ♥)
« Reply #51 on: March 04, 2010, 02:41:55 am »
mak buruan atuh diupdate lagi yg ini [smiley-dance013] [smiley-dance013]


ADAM COUPLE SELCA

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: Masih Sahabatku (♥ Kekasihku ♥)
« Reply #52 on: March 04, 2010, 06:52:46 am »
update update update [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] whistling

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
Re: Masih Sahabatku (♥ Kekasihku ♥)
« Reply #53 on: March 04, 2010, 06:59:09 am »
ok dah mak n mami bawel neh chapter 2nya tak update sekarang nebus chapter 1nya yang pada protes gara2 kependekan  [heh] masa iya seh perasaan daku udah panjang aja tuh  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]


***********************



ADDITIONAL CAST



JANG DON GUN as Kim Jae Sun

Senior dan sahabat Ji Sung, seorang pembalap senior yang mengalami kecelakaan yang memaksanya untuk “pensiun” dari dunia balap motor yang membesarkan namanya.



KOYUKI as Koyuki

Istri Jae Sun, mantan model dari Jepang. Pensiun dari dunia model setelah menikah dengan Jae Sun. Ji Sung menganggap Koyuki seperti kakak perempuannya sendiri.



Kim Mi Sook as Eun Cha omma



CHAPTER 2


“Eun Cha…” Kim Jun melambaikan tangannya seraya berteriak ke arah Eun Cha yang berjalan kearahnya.


“Oppa… maaf aku terlambat” Eun Cha bicara dengan nada sedikit menyesal  saat dia sudah berada di dekat Kim Jun.


“Sudahlah tidak usah seperti itu, bukan kali ini saja kan kau terlambat.. aku sih sudah maklum” Kim Jun menyahut sambil tertawa menggoda Eun Cha yang cemberut. “Yah… miane aku kan hanya bercanda” sahutnya lagi masih tertawa renyah.


“Oppa, kita mau kemana” Eun Cha bertanya kepada Kim Jun. Kim Jun tidak menjawab hanya tersenyum. Dirangkulnya pundak kekasihnya itu. Mereka berduapun kemudian berjalan menuju ke sebuah area perbelanjaan. Masuk ke sebuah toko buku.


“Aku ingin membeli beberapa buku dulu, kau tidak keberatan kan kalau kita mampir sebentar” Kim Jun berbicara lembut kepada Eun Cha, tersenyum lembut kepada kekasihnya itu.


“Tentu saja tidak, lagipula buku kan memang kekasih pertamamu” Eun Cha menjawab dengan sedikit manja dan berpura-pura ngambek.


“Oya… kau merasa begitu??? Hahaha maaf kalau kau merasa seperti itu babe, setelah ini aku janji akan membuatmu naik tahta menjadi pacar pertamaku” Kim Jun tertawa mendengar keluhan Eun Cha. Di ciumnya kening kekasihnya itu.


“Yah… kau pikir ini dimana, memangnya disini hanya ada kita berdua” Eun Cha berbisik kepada Kim Jun dan perlahan melepaskan pelukan kekasihnya itu dia merasa risih karena dipandangi oleh orang2 yang kebetulan melihat mereka.


“Memangnya kenapa? Kau kan memang my princess. Mereka hanya iri saja” Kim Jun masih terus tertawa menggoda Eun Cha.


“Yah, kau ini …” Eun Cha menjawab sambil berlalu. Kim Jun hanya menggeleng-gelengkan kepalanya senyuman lebar tersungging di bibirnya.  


Kemudian mereka berduapun mulai berjalan mengelilingi toko buku itu. Kim Jun tengah asik melihat buku-buku kedokteran sementara Eun Cha berkeliling ke bagian majalah. Matanya melihat satu persatu majalah-majalah yang terpajang di rak. Sampai kemudian matanya berhenti saat melihat majalah sport. Pandangannya tertuju kepada gambar seseorang yang cukup familiar. Meskipun hanya bagian kecil namun cukup membuat dia tertarik untuk membacanya.


‘GOO JI SUNG THE NEXT RISING STAR’ begitulah kira-kira judul artikel itu. Diambilnya majalah itu kemudian perlahan dibukanya dan mencari artikel di dalamnya. Artikel tentang Ji Sung dengan foto Ji Sung diatas kendaraan balap motor 250cc. Sangat tampan dan gagah dengan seragam balapnya. Eun Cha tersenyum melihat majalah itu kemudian diapun melangkahkan kakinya ke arah kasir setelah sebelumnya mengambil beberapa sebuah buku dan majalah lainnya.


*******************


“Wow apa saja yang kau beli, boleh aku lihat sweety” Kim Jun bertanya kepada Eun Cha saat mereka tengah berada di café menikmati makanan dan minumannya setelah lelah berjalan-jalan dan berbelanja sebelumnya. Mereka memilih duduk di sofa yang terletak di pojok di sebelah jendela yang mengarah keluar sehingga bisa menikmati pemandangan di luar.


Sebuah café tidak terlalu besar namun terkesan elegan dan romantis, di desain klasik kontemporer khas café-café di Eropa aneka menu-menu khas barat disajikan disana. Pernak-pernik unik terdapat dimeja dengan beberapa permainan seperti ular tangga yang bisa dimainkan oleh pengunjungnya dan beberapa lukisan yang dipasang di dindingnya. Alunan musik klasik terdengar sayup-sayup menambah keromantisan tempat itu. Café yang berkelas pilihan Kim Jun yang memang punya selera tinggi.


“Hanya beberapa majalah wanita dan 2 buah novel, percayalah kau tidak akan tertarik” Eun Cha menyahut tersenyum sambil menyeruput ice coffee mocca pesanannya.


“Kau benar aku hanya tertarik padamu” Kim Jun menggoda Eun Cha seraya meraih tangan Eun Cha dan mencium tangan kekasihnya itu. Eun Cha merasa wajahnya menjadi merah, di  tariknya tangannya dan memegang gelas dengan kedua tangannya. Kim Jun tersenyum kecut seraya mengalihkan pandangannya ke luar jendela. Di perhatikannya satu persatu orang yang lalu lalang. Mereka berdua hanya diam. Eun Cha diam-diam memperhatikan Kim Jun dengan sudut matanya, dia tau kalau tunangannya itu sedang marah atau kecewa karena dia hampir selalu menolak keromantisan yang ditawarkan oleh Kim Jun.


“Ehm… bagaimana persiapan ujianmu” Eun Cha mencoba memecah keheningan diantara mereka.


“Baik” Kim Jun hanya menjawabnya pendek.


“Kau harus menjaga kesehatanmu sendiri jangan sampai gara-gara mengurusi pasien dan sibuk dengan persiapan ujian kau jadi melupakan kesehatanmu sendiri, araso” Eun Cha pura-pura marah kepada Kim Jun. Sementara Kim Jun hanya tersenyum.


“Aku malah mengharap kalau aku jatuh sakit, jadi ada suster cantik yang akan merawatku dan aku tidak memerlukan obat apapun karena kaulah obatku satu-satunya sayang” Kim Jun menyahut, matanya dalam menatap ke arah Eun Cha yang menjadi salah tingkah.


“Y..yah… sapa bilang kalau kau sakit aku akan merawatmu hah, enak saja” Eun Cha menjawab manja bibirnya cemberut, Kim Jun tertawa lebar.


“Aku akan memanggil dokter Ji Won untuk menyuntikmu sampai kau sembuh, arasso” Eun Cha kembali bicara dan tersenyum menjulurkan lidahnya keluar mengejek.


“Ouwwwww pasti sakitttt sekali rasanyaaaa” Kim Jun menyahut dengan nada bicara seperti seorang anak kecil yang sedang merajuk kepada ibunya, kemudian merekapun tertawa bersama. Selanjutnya mereka berduapun berbincang-bincang santai dan terhanyut dalam suasana café itu.



*******************


“Anyong hayeso” Ji Sung menyapa seseorang ketika dia sampai ke sebuah ruangan di sebuah rumah sakit kenamaan di Seoul.


“Hei, kau sudah datang.. masuklah” suara seorang pria berumur sekitar 30an menyahut ramah ketika melihat kedatangan Ji Sung.


“Jae Sun sunbae… apa kabar” Ji Sung mengulurkan tangannya dan merekapun bersalaman menggenggam tangan dan memainkannya layaknya sahabat karib.


“Seperti yang kau lihat mereka mengoperasi kakiku hahahaha” Jae Sun tertawa. Ji Sung melihat ke arah Jae Sun. Pria itu duduk di kursi roda dengan perban tebal membalut kakinya kanannya yang saat ini sudah tinggal separuh.  Jae Sun melihat ke arah pandangan Ji Sung dan seakan mengerti apa yang dipikirkan oleh Ji Sung.


“Mereka harus membuangnya kalau aku masih ingin hidup” Jae Sun tersenyum simpul dan samar-samar. Suaranya pedih dan terdengar putus asa namun dia ingin terlihat tegar masih tersenyum kepada Ji Sung.


“Padahal alangkah baiknya kalau mereka membiarkan saja aku mati sekalian” Jae Sun kembali bicara


“Sunbae….” Ji Sung bicara terputus tidak melanjutkan kalimatnya karena dia tahu apa yang dirasakan oleh seniornya itu dan dia juga tau apapun yang dia katakan sekarang tidak akan berpengaruh kepada Jae Sun karena itu dia memilih untuk mengalihkan pembicaraan.


“Sunbae.. dimana Koyuki-san, kenapa aku belum melihatnya” Ji Sung berbicara dan memandang kesemua ruangan mencari-cari sosok seseorang. Jae Sun sudah akan membuka mulutnya ketika tiba-tiba suara seorang wanita mengagetkan keduanya.


“Kau mencariku dongsaeng, aku disini” seorang wanita tinggi dan cantik, berkulit putih dan perawakan jepang datang menghampiri mereka. Dia berbicara bahasa korea dengan aksen Jepang yang unik.


“Yuki-noona, kau dari mana saja” Ji Sung berbicara kepada wanita itu yang sedang tersenyum ke arahnya.


“Aku dari supermarket membeli beberapa cemilan untuk teman minum. Kau tahu kan suamiku ini lebih bawel sekarang daripada dulu” Koyuki tersenyum kepada Jae Sun dan mengangkat tas plastik yang berisi aneka cemilan.  


“Yya…” Jae Sun hanya berbicara pendek kepada istrinya


“Lebih baik aku kau marahi setiap hari daripada harus mendengar kau yang selalu bicara ingin mati” Koyuki menyahut cepat sebelum Jae Sun. Di bibirnya tersungging sebuah senyuman manis ditatapnya suaminya itu penuh cinta.  


“Kau tahu Ji Sung dia selalu tahu kalau aku lemah dengan senyuman dan tatapan seperti itu” Jae Sun berbicara dan menatap Ji Sung yang melihat mereka dan tersenyum malu sendiri.


 “Hei kau mumpung kau ada disini mari kita bersulang, Yobo mana gelasnya”


 “Mwo??? Yya… apakah” Ji Sung hendak melanjutkan kata-katanya namun terhenti ketika melihat Koyuki meletakkan jari telunjuknya di mulutnya memberikan isyarat pada Ji Sung untuk tidak mengatakan sesuatu.


“Ah… baiklah kalau begitu hahaha, sunbae dasar kau ini” Ji Sung tertawa.  


“Kau tidak boleh menolak, aku membawanya jauh-jauh dari Perancis dan kau juga pasti tau kan bagaimana sulitnya menyelundupkan anggur kemari. Jae Sun menyahut. Sementara Koyuki mengambil tiga buah gelas dan menuangkan anggur dan memberikan kepada suaminya dan Jae Sun.


“Cheerss…” meraka bertiga mengangkat gelasnya dan meminumnya. Kemudian merekapun berbincang-bincang santai sambil menikmati camilan yang dibawa oleh Koyuki. Tanpa terasa waktu berkunjungpun sudah usai maka Ji Sung berpamitan kepada Jae Sun dan Koyuki namun sebelum dia pergi Jae Sun mengatakan sesuatu kepadanya.


“Dongsaeng.. tolong pertimbangkan lagi yang aku katakan tadi, aku sungguh berharap banyak padamu” Jae Sun menatap penuh harap kearah Ji Sung yang tersenyum dan mengangguk.


“Pasti, sunbae.. baiklah sampai ketemu lagi” sahutnya seraya mengangkat tangan kirinya.


“Aku akan mengantar Ji Sung” tiba-tiba Koyuki menyahut.


“Hmmmm…pergilah” Jae Sun menjawab seraya mengangguk.


Ji Sung dan Koyuki pun kemudian berjalan keluar rumah sakit, menyusuri lorong-lorong rumah sakit itu. Selama perjalanan keluar mereka hanya diam dan sibuk dengan pikiran masing-masing. Tanpa terasa mereka telah sampai diluar.


“Arigatou gozaimasu Ji Sun-san” Koyuki membungkukkan badannya.


“Benarkah sudah tidak bisa lagi. Benarkah aku tidak bisa melihatnya lagi, melihatnya beraksi menantang maut kembali” Ji Sung meluapkan perasaannya yang ditahannya sejak tadi. Koyuki melihat Ji Sung sedih. Tidak menjawab hanya menggigit bibir bawahnya untuk menahan emosinya supaya tidak sampai meluap.


“Kau tau lebih baik begini, aku sudah hampir kehilangan akal setiap kali dia bilang kalau dia ingin mati” Koyuki berkata lirih. Perlahan air matanya jatuh membasahi pipinya. Ji Sung mencelos melihatnya.


“Miane noona.. aku sudah berkata yang tidak pantas” Ji Sung menyahut. Nada penyesalan terdengar di suaranya. Mendekat kearah Koyuki dan menggegam bahu Koyuki yang bergetar.

“Yuki noona, kau harus tegar. Demi Jae Sun sunbae” Ji Sung mencoba menenangkan Koyuki yang sedang menangis. Koyuki menyeka air mata yang ada di pipinya. Lalu tersenyum kecil kearah Ji Sung.


“Hmm…. Gomawo Ji Sung-san, kuharap kau mau menerima permintaan Jae Sun, maaf aku sudah egois dan sedikit memaksamu tapi kaulah satu-satunya harapanku saat ini. Aku tidak tahu cara apalagi yang bisa membuatnya bahagia karena hanya membicarakan bakatmu saja dia terlihat bahagia. Dia selalu tersenyum saat bercerita tentangmu” Koyuki bercerita panjang lebar kepada Ji Sung sedangkan Ji Sung hanya diam mendengarkan.


“Araso… noona… aku pasti akan mempertimbangkannya” Sahutnya tegar. Ji Sung menghela nafasnya dalam.


“Aku pergi dulu kabari aku kalau kau butuh bantuan” Ji Sung kembali tersenyum mencoba menghibur Koyuki, lalu diapun berpamitan kepada Koyuki. Dalam perjalanan pulang pikirannya terus melayang ke arah Jae Sung. Pikirannya kalut tanpa terasa dia melamun saat dia bertabrakan dengan seorang pria yang sedang berjalan terburu-buru.


Brakkkkk


Tubuh mereka bertabrakan, untung mereka masih bisa menjaga keseimbangan tidak sampai terjatuh.


“Ah… maaf..maaf.. kau tidak apa-apa” seru pria itu kepada Ji Sung ditatapnya Ji Sung dari atas sampai ke bawah.


“Ah tidak apa-apa, maaf aku melamun” Ji Sung menjawab menggeleng pelan.


“Ah tidaklah aku yang terburu-buru… sekali lagi maaf” pria itu masih meminta maaf dan sedikit menundukkan badannya sopan. Ji Sung menjadi tidak enak hati. “Kalau begitu aku permisi dulu, sekali lagi maaf yah” pria itu menyahut kembali, dia memang terlihat sangat terburu-buru sekali. Kemudian diapun berlalu sambil berlari-lari kecil ke arah rumah sakit. Ji Sung sempat memperhatikan punggung pria itu dari belakang.


“Dokter Park anda sudah datang” seorang suster menghampiri Kim Jun yang baru datang, nafasnya sedikit terengah-engah karena berlari tadi.


“Apa operasinya sudah mulai” sahutnya kepada suster itu sambil terus berjalan cepat menuju ruang operasi.


“Belum dok, tapi dokter Ji Won dan timnya sudah menunggu disana” suster itu menjawab setengah berlari mengikuti langkah Kim Jun yang panjang.


Kreekkkk


Terdengar suara pintu ruang operasi dibuka, Kim Jun masuk saat seorang dokter wanita menoleh melihatnya yang baru datang.


“Kau sudah datang Dokter Park, cepatlah bersiap-siap kami sudah mengunggumu dari tadi” sahut dokter wanita itu sedikit ketus.


“Miane Ji Won….” Kim Jun hanya menjawab pendek segera dia pergi keruang sterilisasi untuk mencuci tangannya sementara seorang suster memakaikan jubah operasi dan sarung tangan plastic serta memberikan masker dan topinya.



**********


“Eun Cha kau baru pulang…mana dokter Park katanya mau makan malam disini” Nyonya Lee menyambut putrinya yang baru pulang dan kelihatan sedang mencari seseorang.


“Dia tidak ada omma, tadi dia titip berpesan padaku untuk menyampaikan kata maaf untukmu lain kali dia akan datang” Eun Cha berbicara kepada ibunya. Nyonya Lee memasang tampang bingung dan penasarannya.


“Tadi dia dapat telepon dari rumah sakit dan mendadak harus melakukan operasi” Eun Cha menjelaskan kebingungan ibunya.


“Ohhh begitu yah” Nyonya Lee hanya menyahut pendek sedikit kecewa, namun segera tersenyum kembali kepada putrinya itu.


“Eun Cha sayang mulai sekarang kau harus terbiasa dengan jadwal-jadwal mendadak calon suamimu itu” Nyonya Lee kembali bicara menasehati putrinya. Eun Cha hanya tersenyum geli melihat ibunya.


“omma, sepertinya kau yang harus terbiasa, aku malah merasa kau yang bertunangan dengan Jun Oppa dan bukan aku karena kau selalu lebih mencemaskan dia” Eun Cha tertawa melihat ibunya yang melotot kesal.


 “Kau ini dasar anak nakal, siapa yang tidak suka dengan pria seperti dokter Park, tampan, sopan, pintar dan juga baik lagipula dia itu dokter yang hebat meskipun masih muda” Nyonya Lee mulai bercerita membanggakan calon menantunya itu.


“iyeee.. arasso..arasso…. omma kau selalu bicara seperti itu berulang-ulang” Eun Cha memotong pembicaraan ibunya sebelum ibunya itu mengoceh lebih panjang lagi. Bibirnya cemberut pura-pura kesal. Nyonya Lee menjadi salah tingkah.


“Makanya kau harus cepat-cepat menikah dengannya mengerti, pria seperti dokter Park itu jarang di temukan, dan omma juga yakin pasti banyak juga yang menyukai tunanganmu itu, kau ini sungguh beruntung tau” Nyonya Lee kembali bicara tidak mau kalah. Eun Cha tertawa kecil.


“Iye.. arasso arasooo omma, aku permisi dulu aku ingin mandi dan tidur besok aku harus bangun      pagi-pagi karena harus mengantar tamu dari kantor pusat” seru Eun Cha cepat. Dia ingin cepat-cepat  mengakhiri dialog membosankan ibunya itu karena sudah terlalu sering ibunya membanggakan calon menantunya itu, setiap hari selalu membicarakan hal yang sama.


Eun Cha pun berlalu menuju ke dalam kamarnya. Di rebahkan tubuhnya di kasurnya yang empuk. Dipejamkannya matanya sebentar. Pikirannya melayang kembali ke pertemuannya dengan Ji Sung tadi. Dia tersenyum setiap mengingat Ji Sung. Matanya melihat ke tas pembungkus majalah dan novel yang dibelinya di toko buku tadi yang dia letakkan diatas mejanya. Kemudian dia bangkit dan berjalan menuju ke mejanya. Diambilnya majalah itu kembali dan dibacanya lagi. Tersenyum melihat foto yang ada di dalam majalah itu. Foto Ji Sung tersenyum dengan seragam seorang pembalap dan berpose dengan kendaraan bermotor dan helm di tangan satunya.




“ Akhirnya kau menjadi seperti yang kau impikan Sho.. chukae” Eun Cha bergumam pelan, jarinya mengelus gambar Ji Sung yang ada di majalah itu. Senyuman bangga tersungging diwajah cantiknya. Antara percaya dan tidak percaya kalau dia akan bertemu kembali dengan Ji Sung.


“Dan kau juga tersenyum hah, sekarang kau sudah bisa tersenyum seperti ini” Eun Cha kembali bergumam pada dirinya sendiri dan jarinya mengetuk2 ke arah gambar itu seakan-akan dia memukul kepala Ji Sung namun Eun Cha masih tersenyum.


Pikirannya melayang kembali ke masa lalu. Seingatnya dulu susah sekali membuat Ji Sung tersenyum karena pemuda itu selalu bersikap dingin. Ada saat-saat Ji Sung tersenyum dan juga tertawa tetapi itu hanya di depan Eun Cha ketika mereka sudah menjadi dekat. Eun Cha membuka laci mejanya dan mengambil buku hariannya. Dibukanya buku harian itu. Sebuah foto tua tersimpan disana, fotonya dengan Ji Sung yang memakai seragam sekolah. Dipandanginya foto itu dan tersenyum membayangkan kejadian yang lalu.


Flashback





“Yya…. Kenapa kau cemberut begitu. Aku sudah bilang kan senyum ayo senyummm Sho” Eun Cha berteriak kesal kepada Ji Sung yang masih memasang wajah dingin dan kikuk.


“Aush…. Yya kenapa aku harus tersenyum dan kenapa aku juga harus menuruti kata-katamu halmonie” Ji Sung juga menyahut kesal.


“Hssss… kau ini kau kan sudah berjanji untuk menjadi modelku apa kau lupa hah” Eun Cha semakin tidak sabaran melihat Ji Sung. Sedangkan Ji Sung masih juga bersikap dingin. Masih duduk di kursinya dengan kaki menyilang dan tangan menyilang di dadanya. Matanya memandang ke luar jendela. Tidak memperdulikan Eun Cha yang kesal. Mencoba mengingat kembali kenapa dia bisa terjebak disini dan setuju untuk menjadi model lukisan Eun Cha.


Dua hari yang lalu Eun Cha mencarinya dan memintanya untuk menjadi model lukisannya yang akan dia gunakan untuk tugas akhir ekstra kurikuler yang diikutinya. Tentu saja Ji Sung menolak mentah-mentah, namun setelah Eun Cha mengatakan sesuatu akhirnya dia pasrah dan menuruti Eun Cha dengan mengajukan satu syarat.


Mereka masih diam dan mematung. Tidak ada yang mau mengalah sama sekali. Eun Cha menatap ke arah Ji Sung. Memainkan pena di buku sketchnya. Mulutnya terkunci rapat


“Sho….” Eun Cha memanggil pelan


“Ji….. Sunggg” kembali Eun Cha memanggil Ji Sung namun Ji Sung tetap tidak bergeming. Masih tetap pada posisinya.


“Goo… Ji… Sung…”


“ Op…pa….” Eun Cha berbicara dengan nada manjanya. Kali ini Ji Sung bereaksi, menoleh ke arah Eun Cha. Eun Cha tersenyum senang. Matanya yang besar membulat bersinar indah, memamerkan deretan gigi putihnya yang rapi, pipinya bersemu pink, membuat Ji Sung menjadi gemas melihatnya. Eun Cha selalu seperti itu untuk menarik perhatian Ji Sung setiap kali Ji Sung berubah menjadi “autis” dan “dingin”.




“Mwooo….” Ji Sung menyahut pendek. Pura-pura tidak perduli. Padahal di dalam hatinya dia selalu suka melihat Eun Cha seperti itu. Eun Cha yang cantik Eun Cha yang manja Eun Cha bidadarinya. Eun Cha selalu tahu kelemahannya. Dan kali ini dia menggunakannya lagi.


“Kau mau apa… aku tidak akan tergoda kali ini meskipun kau merajuk” Ji Sung masih pura-pura tidak perduli. Mencoba menahan senyumannya. Eun Cha cemberut menggembungkan pipinya. Dan memainkan bibirnya. Ji Sung melirik Eun Cha dengan sudut matanya. Dia geli melihat Eun Cha seperti itu namun ditahannya demi sebuah gengsi.


“Kau kan sudah tahu persyaratannya dan kau juga sudah setuju lalu mau apa lagi hah” Ji Sung berbicara dengan nada suaranya yang berat dan tegas. “Kalau kau tidak mau ya sudah perjanjian batal kau cari saja model yang lain” lanjutnya.


“Mwo… “Eun Cha membelalakkan matanya. Mulutnya terbuka. “Yya….” nada kesal tertahan disuaranya, tidak melanjutkan.


“Aushhhh….” menghela nafasnya dalam-dalam, berpikir sejenak. Ji Sung diam-diam tersenyum geli karena sudah berhasil membuat gadis itu mati kutu. Namun dia tidak ingin Eun Cha tahu karena itu dia masih tetap memasang tampang dingin dan tidak perdulinya.


“Baiklah kalau begitu….” Eun Cha menghela nafasnya dalam, nadanya lemas dan pelan menyerah karena dia sudah tidak punya cara untuk menundukkan Ji Sung yang masih keras kepala dan keras hati.


“Arasso…arasso…. Lakukan saja apa yang kau mau, aku akan mencari angel lain pokoknya aku tidak mau ganti model harus kau“ Eun Cha berbicara dengan nada pasrah dan memaksa.



*****************


Eun Cha tersentak mendengar suara ibunya yang mengetuk pintu kamarnya, membuyarkan lamunannya. Dia tidak sadar sudah berapa lama dia terhanyut seperti itu.

“Eun Cha…Eun Cha…kau sudah tidur”. Nyonya Lee memanggil di balik pintu kamar Eun Cha dan mengetuk-ngetuknya halus.

“Ah…omma… belum…aku belum tidur… “ Eun Cha beranjak menuju ke pintu dan membukanya.

“omma.. wegudeyo…” Tanya Eun Cha begitu melihat ibunya.

“Ahniyo… omma hanya mau mengingatkan kalau kau besok ada waktu tolong ambilkan hasil lab ibu”

“Iye, omma tapi tolong ingatkan aku sebelumnya” Eun Cha menjawab senyuman kecil tersungging di wajahnya.

“Baiklah kalau begitu cepat tidur” Nyonya Lee kembali menyahut seraya meraih wajah putrinya. Diusapnya sayang kepala Eun Cha dan tersenyum.

“Gomawo omma kau juga istirahatlah ingat kesehatanmu” Eun Cha membalas ibunya dan tersenyum. Nyonya Lee kemudian berlalu meninggalkan Eun Cha. Setelah itu Eun Cha pun menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan mandi. Eun Cha keluar dari kamar mandi masih memakai jubah mandi dan handuk menutup kepalanya. Duduk di meja riasnya akan mengusapkan lotion di tubuhnya saat handphone berbunyi sebuah pesan masuk. Eun Cha segera meraih ponselnya dan membaca pesan yang masuk.



‘Already sleep, baby[lovestruck]



Rupanya pesan dari Jun Oppa begitu pikirnya. Kemudian Eun Cha pun memencet nomor2 yang ada di ponselnya memanggil Kim Jun.


“Yoboseyo” sebuah suara menjawab dari seberang.


Eun Cha : “Oppa, sudah selesai operasinya?”


Kim Jun : “Iye.. baru saja. Miane tadi aku mengacaukan kencan kita. Kim Jun menjawab dengan nada menyesal.


Eun Cha : “Ahniyo oppa aku mengerti kok, aku malah akan marah kalau kau tidak pergi” Eun Cha menjawab terkekeh kecil.


Kim Jun : “Kau belum tidur”


Eun Cha : “Baru akan tidur karena besok pagi aku harus mengantar tamu dari kantor pusat”


Kim Jun : “Oh begitu yah, baby I miss u sooo much, aku tidak sabar untuk segera menikahimu” Kim Jun menggoda Eun Cha. Eun Cha terdiam.


“Baby, kau masih disitu”. Suara Kim Jun menyadarkan Eun Cha.


“Ah … i.. iye…, oppa aku masih disini, wegudeyo” Eun Cha menjawab agak gugup.


“Oh, aniyo.. kelihatannya kau cape sekali yah, baiklah tidurlah kau harus bangun pagi kan besok. Bye Babe, see you n love you… nite have a nice dream of me” Kim Jun bicara dengan suaranya yang lembut dan penuh cinta.


“Ok, gomawo oppa…mian….” Eun Cha menjawab pelan sedikit tidak enak hati. “Hey kenapa kau harus minta maaf” Kim Jun terkekeh.


“Ahniyooo…. “ Eun Cha menjawab “Sudahlah cepat tidur, aku juga mau pulang” Kim Jun memotong cepat.


“Baiklah oppa, hati-hati di jalan, istirahatlah dan jaga kesehatanmu sendiri pak dokter” Lanjut Eun Cha.


Kim Jun : “Hmmm, ok bye bye baby love you”  


Eun Cha : “Bye oppa”


Eun Cha menutup telponnya. Ada rasa bersalah menghinggapinya. Entah kenapa dia tidak bisa bersikap tulus kepada Kim Jun. Benar juga kalau dipikir-pikir Kim Jun itu lelaki yang baik, dia juga tampan dan pintar, pewaris rumah sakit yang terkenal di Seoul. Banyak wanita yang mengidolakan Kim Jun. Banyak yang iri melihat Eun Cha karena para wanita pemuja Kim Jun menganggap Eun Cha itu hanya gadis biasa yang tidak pantas bersanding dengan Kim Jun yang sempurna. Eun Cha juga merasa aneh kenapa Kim Jun bisa mencintainya. Pernah suatu kali dia bertanya kepada Kim Jun kenapa dan Kim Jun hanya menjawab ‘Karena kau melihatku berbeda dari yang lainnya’ itu saja.


Kim Jun adalah tipe lelaki  omantic yang sangat mengerti wanita dari ujung rambut sampai ke ujung kaki, lelaki yang sangat perhatian dan selalu memanjakannya dan memujanya. Namun Eun Cha tidak pernah merasa itu sesuatu yang special yang terkadang membuat Kim Jun marah terhadapnya kalau  Eun Cha menolak atau menghindar kala Kim Jun sedang membicarakan hubungan mereka dan mimpi-mimpinya bersama Eun Cha di masa depan.


Suatu kali Kim Jun pernah meminta Eun Cha untuk tinggal bersamanya karena mereka akan segera menikah, namun Eun Cha menolak secara halus dengan alasan tidak ingin meninggalkan ibunya sendirian dan ingin tetap menjaga kesucian pernikahan mereka nantinya. Awalnya Kim Jun sangat marah dan kecewa dengan Eun Cha namun seiring dengan berlalunya waktu diapun mengerti Eun Cha. Sebenarnya didalam hatinya Eun Cha bukan tidak suka dengan Kim Jun namun dia merasa tidak siap karena jauh dilubuk hatinya masih penuh dengan kenangannya akan Ji Sung. Alih-alih ingin melupakan Ji Sung dengan mencoba mencintai Kim Jun namun selalu gagal, apalagi pertemuan mereka siang tadi berhasil membuat hati Eun Cha kembali bergejolak. Lelah melamun Eun Cha pun tertidur.


Keesokan paginya Eun Cha terburu-buru karena bangun kesiangan, dia lupa menyalakan alarmnya. Tidak sempat memakan sarapan yang disiapkan oleh ibunya, tidak menghiraukan teriakan ibunya dan dengan cepat berlalu pergi hanya dengan sempat mencium pipi ibunya.


“Sial,,, aku terlambat… gara-gara memikirkan Ji Sung aku jadi lupa semuanya” Eun Cha bergumam pada dirinya sendiri sambil berlari-lari menuju ke halte bus.


“Aushhhh…. Busnya sudah berangkat, ya Tuhan” eluhnya kesal dengan dirinya sendiri. Matanya melihat ke sekeliling mencari-cari taxi, namun tidak didapatnya. Dia pun terus berjalan dan berharap akan menemukan taxi atau bus lainnya. Tiba-tiba sebuah motor menghampirinya dan hampir menabraknya. Eun Cha sangat kaget, jantungan. Saat akan mengumpat kepada pengemudinya sebuah suara mengagetkannya


“Eun Cha…”


“Sss…..Sho….” jawab Eun Cha terbata-bata.


************

END OF CHAPTER


udah ah cape mo istirahat dulu daku CUTI 4 MINGGU YAH  punk punk punk
« Last Edit: March 05, 2010, 07:26:28 am by endree_noona »

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
pertama [smiley-gen013] [smiley-gen013]
enak aja cuti 4 minggu [head break] [head break] kemarin2 blg bakal break 2 minggu tp kok nonggol terus disini [hmpfh] [hmpfh] ~tar di [head break] [head break] deh gara2 pergi diprotes, ga pergi jg diprotes [laughing] [laughing]

gw lom baca nih, klu udah baca baru kasih komentarnya ya, gw mau melanjutkan ff my everything dulu [laughing]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
mami neh tak balikin  [head break] [head break] [head break] enak aja juga yg cuti 2 minggu kan yg hantu itu  [hammer] [hammer] [hammer] dasar mami pikun  [ranting] [ranting] [ranting]

ok dah Mi lanjutin aja tuh my eperiting n updatenya malem ini to  punk punk punk tak tunggu dah mami sementara nunggu updatean elo daku  [hug] [cheekkiss] [briggin] mino dulu ya mam  [on] [on] [on] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^

Offline oqyoiko

  • Superintendent
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1265
  • just be Ur SeLf & bE thE bEsT,,,,
  • Location: indonesia
    • View Profile
 [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]finally update jg niy ff makk nem..... [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-dance013]

wah,,, sni2 mak aq [head break] [head break]abis enak aja nge-cut pas lg minsun brjumpa [angry] [angry]
dah gtu d'ending pke blng cuti 4minggu lg [angry] [angry] [angry]tambah niy mak [hammer] [hammer] gpp deh niy malem aq kualat dkit abis se'enak nya wae mw cuti sebulan...
cuti hamil apa makk?? [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

ga blh ah,, dsni dlrang cuti lbh dr 2hr,, role baru tar aq ajuin ke mod nya ah [hmff] [hmff] [hmff] [hmff]
seruuuuu makkkkk chp ini,,, yyiiipiiieeee [smiley-gen013] [smiley-gen013]
"MinSun & YongSeo is Sweet & Cute Couple "


Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
ye oki kl momod kan ape kata admin ye  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] daku mo cuti wat lurusin tuh joongie yg semakin meraja lela aje noh  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
noona b, [head break] [head break] ohhh jd tertarik buat lurusin joongie jg ya, kerjasama ama si tya nih ceritanya [laughing] [laughing] ohh maksudnya tuh yg hantu2 itu yg hiatus ya, kirain hiatus dr forum ini [hmpfh]

oki, ga diterima tuh rulenya, soalnya gw yg sering telat update [hmpfh]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline oqyoiko

  • Superintendent
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1265
  • just be Ur SeLf & bE thE bEsT,,,,
  • Location: indonesia
    • View Profile
 [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]c mami ga s7 jg lg niy [chin] [chin] [chin]
tp parah mi,,, msti qt [head break] c makk nem klo smpe dya cuti sebulan bnran gmn dg???? [chin] [chin]
iya deh ga hri,, minimal seminggu dah yakk makk.deal???? [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]

jiyaaah ngurusin jonggie ja ko bs smpe 4minggu c makk?? dirimu pyah skli mnghadapi dya ja btuh wktu sgtu,,, aq ja bsa 3hr ko [hmff] [hmff] [hmff] [hmff] [hmff] [hmff]
"MinSun & YongSeo is Sweet & Cute Couple "