CallMinsun
Welcome,
Guest
. Please
login
or
register
.
1 Hour
1 Day
1 Week
1 Month
Forever
Login with username, password and session length
News:
Home
Search
Calendar
Login
Register
CallMinsun
»
FANFIC
»
Regular Fanfic
(Moderators:
revynska
,
Amira
) »
Masih Sahabatku (♥ Kekasihku ♥) ~ Chapter 15, Update 08.05.2011 ^^
« previous
next »
Print
Pages:
1
...
43
44
[
45
]
46
Go Down
Author
Topic: Masih Sahabatku (♥ Kekasihku ♥) ~ Chapter 15, Update 08.05.2011 ^^ (Read 27406 times)
virna yuniar
Hero
Posts: 1152
♥KangDan♥
Re: Masih Sahabatku (♥ Kekasihku ♥) ~ Chapter 14, Last Update 19.12.2010
«
Reply #660
on:
April 23, 2011, 07:40:51 am »
Quote from: endree_noona on April 23, 2011, 07:38:32 am
iye ane bakal bikin para reader lemes
asal jangan bikin nyampe
kalo si uenca yang
mah gapapa hahahaha
Logged
Alin
Hero
Posts: 1002
Re: Masih Sahabatku (♥ Kekasihku ♥) ~ Chapter 14, Last Update 19.12.2010
«
Reply #661
on:
April 23, 2011, 07:58:02 am »
Quote from: endree_noona on April 23, 2011, 07:38:32 am
iye ane bakal bikin para reader lemes
lemes dlm arti apa ni mak?..jgn2 lemes dlm arti reader tereak2 minta update klo itu gw ga setuju tpi klo lemes gara2 jisung ma euncha ehem2 itu gw setuju bnget 1000persen..
Logged
Shanty_minsun
Hero
Posts: 2262
Re: Masih Sahabatku (♥ Kekasihku ♥) ~ Chapter 14, Last Update 19.12.2010
«
Reply #662
on:
April 23, 2011, 04:43:52 pm »
Update update update update
Logged
#Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho
Alin
Hero
Posts: 1002
Re: Masih Sahabatku (♥ Kekasihku ♥) ~ Chapter 14, Last Update 19.12.2010
«
Reply #663
on:
May 07, 2011, 10:40:43 pm »
mak e update..na lo gw gentayangin terus..si mami aja tau kekeras kepalaan gw..
Logged
Alin
Hero
Posts: 1002
Re: Masih Sahabatku (♥ Kekasihku ♥) ~ Chapter 14, Last Update 19.12.2010
«
Reply #664
on:
May 07, 2011, 10:41:34 pm »
mak e update..na lo gw gentayangin terus..si mami aja tau kekeras kepalaan gw..
Logged
endree_noona
Admin
Hero
Posts: 1713
^True ♥ Never Runs Smooth^
Location: heroes city ^^
Re: Masih Sahabatku (♥ Kekasihku ♥) ~ Chapter 14, Last Update 19.12.2010
«
Reply #665
on:
May 08, 2011, 06:54:24 am »
CHAPTER 15
Ji Won tengah duduk di dalam sebuah café dipinggir jendela besar yang langsung berhadapan ke taman kota, ia sesekali menyeduh kopinya. Saat ia melihat kedatangan Eun Cha, ia segera melambaikan tangannya. Eun Cha tersenyum kikuk sembari berjalan kearah Ji Won.
“Eun Cha, kau pasti terkejut aku tiba-tiba menelponmu kan, ayo duduklah dulu” sapa Ji Won sembari mempersilahkan Eun Cha duduk dihadapannya.
“Dhe, gomawo unnie” jawab Eun Cha pelan. Wajahnya terlihat sedikit sayu.
“Kau mau pesan apa, biar aku pesankan untukmu”
“Mocachino saja” jawab Eun Cha pendek.
“Baiklah kalau begitu” Ji Won segera memanggil salah satu pelayan dan memesan sesuai pesanan Eun Cha. Sepeninggal pelayan tersebut, mereka berdua terdiam sesaat. Eun Cha terus menundukkan kepalanya, ia terlihat sangat gugup.
“Ehem,..” Ji Won berdehem pelan mencoba memecah kebisuan yang terjadi diantara mereka kini. Eun Cha mendongakkan kepalanya, menatap Ji Won sambil masih menyunggingkan senyuman kikuk.
“Aku rasa kau pasti tahu kenapa aku memanggilmu kemari kan?” ujar Ji Won. Eun Cha tidak menjawab ia hanya kembali menundukkan kepalanya.
“Tidak ada yang terjadi antara aku dengan Jun oppa malam itu” kembali Ji Won berbicara. “Aku tidak berharap kau percaya tapi memang seperti itu kenyataannya, aku dengar dari Jun oppa kalau kalian sudah membatalkan pertunangan kalian benarkah Eun Cha?”
Eun Cha masih tidak menjawab, ia menggigit bibir bawahnya pelan seperti menahan sesuatu. Selama beberapa saat, mereka berdua terdiam, untungnya datang pelayan yang membawakan pesanan Eun Cha sehingga bisa sedikit menolong memecah kesunyian. Eun Cha menyesap kopi yang dipesannya perlahan.
“Miane, aku tidak menyangka kalau dampaknya akan seperti ini, cheongmal miane Eun Cha” lirih Ji Won, suaranya bergetar. Eun Cha memandang Ji Won getir, jujur ia sama sekali tidak membenci Ji Won, melihat Ji Won merasa bersalah seperti itu membuat hatinya mencelos, tidak seharusnya ia menyalahkan Ji Won atas apa yang terjadi pada hubungannya dengan Kim Jun.
“Unnie-aa, jangan seperti itu, miane ini semua bukan salahmu. Sebenarnya kalau boleh jujur ini yang terbaik bagi hubungan kami berdua selama ini, miane jangan merasa tidak enak seperti ini” ujar Eun Cha lembut. “Sebenarnya kalau mau harusnya aku yang disalahkan, selama ini aku tidak bisa jujur dan terbuka dengan perasaanku sendiri kepada Kim Jun oppa. Aku sadar aku telah menyakitinya sebegitu dalam” lanjut Eun Cha, suaranya bergetar, matanya terlihat berkaca-kaca.
“Eun Cha-ssi….” Seru Ji Won
“Ah, miane unnie…” Eun Cha tersenyum getir, ia berdehem kecil membersihkan tenggorokannya yang seolah tercekat.
“Kau mencintai orang lain kan?” Tanya Ji Won, Eun Cha tersentak pelan. “Orang yang kau cintai pria itu kan, yang bertemu denganku dulu” Eun Cha terdiam, ia tidak menjawab.
“Jadi benar begitu, aku sudah menduganya, dari caramu memandangnya aku sudah tahu kalau dia bukan sekedar teman biasa, bagaimana mengatakannya ya, cara kalian saling memandang sangat berbeda”
“Unnie-aa…”
“Tidak apa-apa dongsaeng, itu hal yang wajar, menurutku cinta itu tidak dapat dipaksakan” seru Ji Won, ia tersenyum kecil.
“Unnie juga kan?” seru Eun Cha
“Mwo? apa maksudmu?” Tanya Ji Won heran.
“Unnie juga, sebenarnya, unnie juga menyukai Kim Jun oppa kan?”
“Mwo? Dongsaeng-aa…”
“Sudahlah unnie, aku tidak marah kok, seperti yang unnie bilang tadi, cinta itu tidak dapat dipaksakan, tapi aku sungguh kecewa dengan unnie” seru Eun Cha, ia berpura-pura kesal dan cemberut
“Mworagu…”
“Maksudku aku kecewa kenapa dulu unnie begitu getol menjodohkan aku dengan Jun oppa, padahal….” Perkataan Eun Cha segera dipotong oleh Ji Won
“Karena dia sangat mencintaimu dongsaeng, bagiku asal bisa melihat orang yang kita cintai bahagia, itu sudah cukup” seru Ji Won pelan namun dalam.
“Kalau begitu sekarang aku bisa tenang, ada orang baik yang bisa menjaga oppa” goda Eun Cha, Ji Won menatap Eun Cha penuh tanda tanya. “Sampai kapan unnie akan menyimpan perasaan itu dan tidak membiarkan Jun oppa tahu, bagaimana kalau dia sampai direbut oleh wanita lain lagi” goda Eun Cha kembali, ia tersenyum cerah, saat ini ia merasa sangat lega. Ji Won mengulum bibirnya, kepalanya menunduk namun tatapannya tiba-tiba menjadi kosong, ia melamun sembari memainkan jari-jarinya pada cangkir kopinya.
“Aku takut sudah terlambat” ujar Ji Won pelan.
“Mworagu? Wegude… unnie…”
------oooo0O0oooo------
Eun Cha berlari menyusuri lorong bandara Incheon, nafasnya terengah-engah. Ia tidak memperdulikan orang-orang yang menatapnya heran. Sesekali ia hampir menabrak orang yang kebetulan lewat dan berkali-kali ia harus menunduk meminta maaf kepada orang yang hampir ditabraknya, Eun Cha terus berlari sambil menoleh ke kanan kiri, melemparkan pandangannya ke setiap sudut bandara, mencoba mencari sosok Kim Jun. Dibelakangnya, Ji Sung yang datang bersamanya hanya bisa memandang Eun Cha.
------oooo0O0oooo------
“Hari ini dia memutuskan untuk pergi ke Afrika sebagai relawan disana, dan aku juga tidak tahu kapan ia akan kembali” Perkataan Ji Won kembali terngiang di telinga dan kepala Eun Cha.
“Oppa, kumohon jangan pergi sebelum aku sempat meminta maaf padamu” batin Eun Cha, perlahan butir-butir air matapun jatuh membasahi pipi mulusnya.
“Oppa, sebenarnya kau ada dimana” gumam Eun Cha pelan. Ia terus berlari mencari sosok Kim Jun. Eun Cha berhenti saat melihat sosok yang dikenalnya tengah berjalan bersiap masuk keruang tunggu.
“JUN OPPAAAAAAAAA” teriaknya. Kim Jun sontak menghentikan langkahnya begitu mendengar suara teriakan yang dikenalnya, ia menoleh ke belakang dan mendapati sosok Eun Cha tengah berdiri menangis ditengah-tengah bandara.
“Eun Cha” gumamnya, pandangan Kim Jun juga berhenti saat ia melihat sosok Ji Sung yang berdiri agak jauh dibelakang Eun Cha, Eun Cha mengikuti arah pandangan Kim Jun dan melihat Ji Sung. Eun Cha kembali mengalihkan pandangannya kearah Kim Jun dan berjalan perlahan mendekat kearah Kim Jun.
Ji Sung hanya bisa terdiam, jujur sebenarnya ia merasa cemburu karena Eun Cha mencari Kim Jun, namun segera ditepisnya perasaan itu jauh-jauh karena ia juga ingin menyelesaikan semua permasalahan diantara mereka bertiga saat ini. Kalaupun ia harus berjuang kembali untuk mendapatkan Eun Cha maka ia akan melakukannya. Sesakit apapun ia akan terima asalkan Eun Cha bisa bahagia.
“Oppa, wegude? Kenapa oppa harus pergi sejauh itu?” Eun Cha terisak pelan saat ia berbicara kepada Kim Jun. Kim Jun hanya menjawab dengan sebuah senyuman tipis dibibirnya.
“Gomawo, kau sudah mau datang” jawab Kim Jun, jari telunjuknya ia gunakan untuk menyeka air mata Eun Cha.
“Oppa jahat, kenapa pergi diam-diam huhuhu”
“Miane….”
Eun Cha menggelengkan kepalanya berkali-kali “Antwee…. Oppa akulah yang seharusnya meminta maaf padamu, miane…cheongmal miane…”
“Sshhhh, sudah jangan menangis begitu, orang-orang yang tidak tahu bisa mengira aku lelaki jahat” canda Kim Jun.
“Oppaaaaaaaaa, kenapa kau selalu bercanda begini, oppa jahat”
Kim Jun tersenyum mendengar rajukan Eun Cha, ia memandang wajah gadis itu dalam. “Eun Cha, kau harus bahagia” gumamnya tersenyum. Kim Jun meletakkan tangannya dipundak Eun Cha “Berbahagialah dengannya, kau pantas untuk bahagia” lanjutnya. Eun Cha tertegun sejenak, ia hanya bisa memandang wajah Kim Jun tidak percaya. Kim Jun berjalan kearah Ji Sung kemudian
“Brukkkkkkkkkkkkk” Kim Jun melayangkan sebuah pukulan tepat diwajah Ji Sung yang langsung tersungkur, darah segar keluar dari sudut bibir Ji Sung.
“oppaaaaaaaaaa” pekik Eun Cha. Ia melangkah kearah Ji Sung namun langkahnya terhenti saat ia melihat Kim Jun tiba-tiba mengulurkan tangannya kearah Ji Sung untuk membantunya bangun. Ji Sung tersenyum tipis dan menyambut uluran tangan Kim Jun yang menariknya berdiri.
Kim Jun mendekatkan dirinya kearah Ji Sung kemudian membisikkan sesuatu kepada pemuda jangkung dihadapannya itu “Jaga dia baik-baik, awas kalau kau sampai membuatnya menangis aku tidak akan segan-segan memukulmu lebih dari ini” serunya. Ji Sung tersenyum, kemudian
Brukkkk, ia memukul perut Kim Jun, tidak terlalu keras namun cukup membuat Kim Jun mengerang kesakitan “Pasti dan ini balasan yang tadi” seru Ji Sung. Mereka berdua saling menatap kemudian mereka berdua tertawa. Eun Cha yang melihat mereka berdua tidak kuasa menahan air matanya, air mata kebahagiaan. Sesaat kemudian, Kim Jun mulai beranjak pergi. Ia berjalan mendekat kearah Eun Cha, sembari menepuk pundak Eun Cha pelan ia membisikkan sesuatu kepada Eun Cha.
“Berbahagialah dan selamat tinggal” pamitnya, Eun Cha hanya bisa terisak memandang kepergian Kim Jun.
“Oppaaaa, gomawooo dan mianeeeee” seru Eun Cha. Kim Jun terus berjalan kepintu masuk, ia tidak ingin menoleh lagi, matanya berkaca-kaca namun ia tahan untuk tidak menangis.
------oooo0O0oooo------
Flashback
“Apa ini” Ji Won datang langsung meletakkan selembar kertas dihadapan Kim Jun yang hanya meliriknya sekilas, sama sekali tidak tertarik untuk menjawab pertanyaan Ji Won. Kim Jun pun kembali berkutat dengan kesibukannya mengepak beberapa dokumen dimeja kerjanya.
“Dokter Park, aku menunggu jawabanmu. Apa maksudmu dengan ini” seru Ji Won kembali. Kim Jun menghentikan aktivitasnya dan menoleh kearah Ji Won. “Seperti yang kau lihat kurasa tidak ada yang perlu dijawab” jawabnya singkat.
“Ta..tapi.. kenapa? Kenapa bisa begini? YYa Kim Jun-ssi, jangan bilang karena masalah tempo hari kau menyerah dan menjadi lemah begini” seru Ji Won menuntut.
Kim Jun terdiam kemudian berjalan dan merebahkan diriku ke kursi kerjanya. Menyandarkan kepalanya di kepala kursi dan memejamkan mata. “Kim Jun-ssi” samar-samar terdengar suara Ji Won yang berbisik pelan dan memelas ditelinganya. Dia membuka mata perlahan kemudian memandang Ji Won yang masih berdiri terpaku seakan-akan menunggu jawaban darinya merasa bahwa Ji Won tidak akan pergi sebelum mendapatkan jawaban darinya.
“Bukan karena aku lemah, juga bukan karena aku ingin menghindar. Untuk saat ini kurasa inilah yang terbaik yang bisa aku lakukan. Entahlah, jujur hatiku sakit saat ini, bagaimana rasanya sakitnya patah hati bahkan lebih sakit dari luka karena operasi”. Perlahan Kim Jun mulai bicara. Ji Won memandang Dokter Park tajam. Kim Jun memberikan isyarat padanya untuk duduk dan iapun menurut begitu saja.
“Aku sangat mencintainya, sepanjang yang aku ingat baru kali ini aku benar-benar jatuh cinta pada seorang wanita yang lebih berharga daripada apapun didunia ini. Saat melihatnya menangis, aku selalu ingin menghapus air mata itu aku selalu ingin melihatnya tersenyum bahagia karena itu apapun kulakukan termasuk membuang harga diriku demi dia. Tapi ternyata aku salah, betapapun kerasnya aku mencoba membuatnya tersenyum ternyata hal itu semakin melukainya. Karena ternyata yang mampu membuatnya bahagia bukan aku tapi orang itu.” Lanjutnya. Kim Jun terdiam, ia menghela nafasnya dalam.
“Sejak kapan kau tahu tentang dia, maksudku orang itu?” Tanya Ji Won menyelidik, Kim Jun terlihat tidak kaget mungkin sebenarnya ia sudah tahu hal ini, begitu pikir Ji Won.
“Sejak awal, aku tahu siapa yang selalu ada dihatinya…., namun keegoisanku memaksanya untuk melupakan lelaki itu dan aku terlalu berharap dan terlalu percaya diri kalau aku pasti bisa menggantikan posisi orang itu dihatinya tapi ternyata aku benar-benar salah.” Kim Jun terdiam sesaat “Saat aku melihat wajah Eun Cha yang tersenyum saat melihat wajah lelaki itu dimajalah yang dibelinya diam-diam, saat itulah aku sadar kalau ternyata selama ini aku salah besar. Aku tidak pernah bisa membuat Eun Cha sebahagia itu meskipun hanya untuk membuatnya tersenyum seperti itu” lanjutnya tersenyum simpul.
“Jadi kau sudah tahu sejak awal?” gumam Ji Won. Kim Jun hanya bisa mengangguk pelan. Perlahan ia berdiri dari duduknya kemudian berjalan menuju ke jendela dan memandang keluar jendela. “Yang paling membuatku sedih adalah ia sama sekali tidak ingin mendengarkan penjelasanku tetapi lebih memilih untuk pergi” desah Kim Jun.
“Miane, semua gara-gara aku kalau saja aku…” tukas Ji Won namun terpotong oleh kata-kata Kim Jun.
“Ji Won-ssi, sudahlah jangan menyalahkan dirimu, semuanya memang harus begini, kurasa takdir sudah menjawab semuanya, Eun Cha bukan milikku aku sudah merelakan semuanya, tapi aku memang butuh waktu untuk melupakan semuanya”
“Dengan lari ke Afrika?”
Kim Jun terkekeh pelan. “Hmmm, mungkin iya mungkin tidak” Jawabnya, ia membalikkan badannya menghadap Ji Won. Kim Jun duduk bersandar di jendela. “Percaya atau tidak, sebenarnya sejak dulu aku ingin pergi kesana mengabdi disana, ingin menjadi orang yang berguna ingin menolong orang yang membutuhkan bantuanku tapi aku beberapa kali terpaksa membuang jauh-jauh hal itu karena Eun Cha, dan sekarang kelihatannya Tuhan ingin memperingatiku dengan menghukumku terlebih dahulu hahaha” jelas Kim Jun. ia menyunggingkan senyuman dibibirnya.
“Mworagu?”
“Sekarang Tuhan telah mengambil Eun Cha dariku jadi aku tidak punya alasan untuk lari lagi kan?” Kim Jun tersenyum, ia kembali berdiri dan kembali berbalik menatap keluar jendela, membuang jauh-jauh pandangannya keluar. Ji Won hanya bisa terdiam dan memandang punggung Kim Jun.
End of flashback
------oooo0O0oooo------
“Eun Cha, miane. Aku tahu sejak awal siapa yang selalu kau pandang dan siapa yang selalu bertahta dihatimu. Seharusnya sejak awal aku sadar bahwa aku tidak akan pernah bisa menggantikan dia dihatimu. Maafkan keegoisanku selama ini yang selalu berusaha menahanmu dan ingin menjadikanmu milikku selamanya. Berbahagialah dan jangan pernah menangis lagi” Gumam Kim Joon saat ia tengah memandang keluar jendela dari tempat duduknya di bangku penumpang yang akan membawanya ke Afrika. “Selamat tinggal my first love…”
------oooo0O0oooo------
Sementara itu jauh diluar bandara Incheon, Ji Sung duduk bersandar di motornya, sementara Eun Cha berdiri dihadapannya sembari menatap ke langit, kearah pesawat yang baru lepas landas. Ji Sung memandang punggung Eun Cha. Ia kemudian berjalan kearah Eun Cha dan berdiri disamping gadis itu. Tangannya merangkul pundak Eun Cha sementara Eun Cha spontan menyandarkan kepalanya di bahu Ji Sung.
“Eun Cha” panggil Ji Sung lembut.
“Emmm” gumam Eun Cha pelan, ia menoleh menatap Ji Sung.
“Itu kau?” ujar Ji Sung kembali. Ia masih menatap lurus ke depan. Eun Cha mengernyitkan alisnya bingung. “Mworagu?” ujarnya.
Ji Sung tersenyum, kemudian berbalik menatap Eun Cha. Meletakkan kedua tangannya dibahu gadis itu seraya berkata “Itu kau….” Tukasnya lembut “Saat semua impianku tercapai, aku ingin kau yang berada disisiku dan mendampingiku selamanya” Ji Sung kemudian merengkuh tubuh mungil Eun Cha kedalam pelukannya, memeluk tubuh itu erat. Sesekali ia mengecup puncak kepala Eun Cha dan merengkuhnya kembali ke pelukannya. Eun Cha tersenyum lembut “Saranghae, So” ujarnya pelan.
------oooo0O0oooo------
Goo Enterprise
Tok..tok…tok…
“Masuklah asisten Jang” ujar sebuah suara dari dalam. Orang yang dipanggil asisten Jang itu perlahan masuk keruang kerja tuannya Goo Ji Sang yang notabene adalah ayah dari Ji Sung. Saat masuk, asisten Jang menunduk hormat sebelum melangkah mendekati tuannya.
“Laporan yang anda minta tuan” ujarnya sembari menyodorkan map coklat kearah Mr. Goo
Mr. Goo menerima dan membuka map tersebut, ia membaca isi map tersebut sepintas kemudian kembali memandang asisten Jang.
“Jadi benar, ia ada dikota ini sekarang?” ujarnya.
“Ne, pak direktur” jawab Asisten Jang. “Kami sudah menyelidikinya, beliau tinggal di distrik M dipinggir kota Seoul bersama putri angkatnya” lanjut orang kepercayaannya tersebut.
"Hanya putrinya?" lanjut Mr. Goo
"Ne, pak direktur. Beliau sudah bercerai dengan suaminya beberapa tahun yang lalu dan hanya pindah ke Seoul bersama putri angkatnya saja" jelas asistennya.
Mr. Goo terdiam, ia berpikir sejenak. Ia kemudian bangkit dari kursinya dan berjalan memandang keluar jendela kantornya.
“Asisten Jang, tolong pastikan semua ini rahasia. Jangan sampai ada yang mengetahuinya termasuk Ji Sung”
“Agashimida Soseongnim”
“Dan satu lagi, tolong siapkan tiket ke Jeju untuk minggu depan” lanjut Mr. Goo
“Ne, araseo-yo”
“Kau boleh pergi sekarang, terima kasih atas kerjamu”
“Ne, Pak Direktur”. Asisten Jang-pun kemudian mengundurkan diri, ia meninggalkan ruangan itu segera. Sepeninggal asisten Jang, Mr. Goo masih juga berdiri terpaku, angannya melayang.
“Ternyata dunia ini begitu sempit, seberapa jauhpun aku berusaha untuk memisahkan kalian, namun ternyata ikatan itu lebih kuat dari yang aku bayangkan. Apa ini yang dinamakan takdir atau mungkin inilah hukumanku karena aku sudah ikut andil memisahkan ibu dan anaknya, Miane Ji Sung-aa”
Mr. Goo menghela nafasnya berat, lelaki setengah baya itu hanya bisa tersenyum hambar, bayangan “dosa” dimasa lalunya perlahan menghampirinya seakan menuntut sebuah pembalasan.
------oooo0O0oooo------
1 bulan kemudian
“Bye..sampai jumpa” ujar Eun Cha saat Ji Sung mengantarnya sampai didepan rumahnya.
“Hanya begitu?”
“Mwo?” Tanya Eun Cha bingung.
“Hanya, bye.. sampai jumpa? That’s it? Tidak ada ciuman untukku” goda Ji Sung merajuk. Ia tersenyum geli saat menatap wajah Eun Cha yang mendadak bersemu merah.
“Yya… i..ini..kan ditempat umum, dasar tidak tahu malu” seru Eun Cha gondok kemudian "Hmm, mungkin kalau kau jadi juara di Jepang nanti aku akan mempertimbangkannya" goda Eun Cha.
"Mwo-yya? Chinja?" tanya Ji Sung menuntut. Eun Cha hanya tersenyum penuh misteri.
"Better keep your word agashi, karena aku pasti akan menagihnya nanti" goda Ji Sung. Eun Cha masih tersenyum penuh arti.
"Sudah cepat pergi" usir Eun Cha halus.
“Yya, kau mengusirku!! Dasar” jawab Ji Sung, ia menggetok kepala Eun Cha pelan membuat gadis itu meringis pelan.
“Sudah kau masuk duluan saja” perintah Ji Sung.
“Huh, dasar. Kenapa kau suka sekali menggetok kepala orang” ujar Eun Cha cemberut. Ji Sung terkekeh kecil. “Sudah cepat masuk” ujarnya.
“Ahni, kau pergilah dulu. Aku ingin melihat punggungmu sampai kau menghilang” tukas Eun Cha.
“Weo? Yakin kau hanya ingin melihat punggungku dan bukan yang lainnya?” goda Ji Sung kembali.
“Aish..” Eun Cha kembali cemberut.
“Hahaha, araseo…araseo… aku pergi, bye” Ji Sung spontan menarik tangan Eun Cha dan mengecup bibir Eun Cha kilat, “Bye” ujarnya cepat memasang helmnya dan kabur ^^; meninggalkan Eun Cha yang masih terbengong ditempatnya dengan pipi yang memerah. Ia tersenyum malu.
------oooo0O0oooo------
“Eun Cha?”
“Omma?” Eun Cha spontan menoleh ke sumber suara yang ternyata Mrs. Lee.
“Ngapain disitu? Ayo cepat masuk, disini dingin” tukas Nyonya Lee. Perlahan Eun Cha berjalan menghampiri ibunya.
“Wah, cuman kelihatan punggungnya! Itu pacarmu yah?” goda Nyonya Lee.
“Mwo?”
“Tidak usah disembunyikan, ibu sudah tahu. Dasar anak nakal” seru Nyonya Lee sembari mencolek cuping hidung putrinya tersebut. Eun Cha tertunduk malu, wajahnya bersemu merah.
“Lain kali, bawa dia masuk. Ibu juga ingin berkenalan dengannya” lanjut Nyonya Lee tertawa.
“OMMA!!! Omma memang omma yang paling baik” Eun Cha segera menghambur ke pelukan ibunya. “Aku sayang omma” serunya, membuat Nyonya Lee tersenyum bahagia.
------oooo0O0oooo------
Eun Cha duduk disamping jendela kamarnya, memperhatikan rintik-rintik hujan yang menempel di jendela kamarnya. Ia menggambar sebentuk hati di kaca jendela yang mulai berembun dan menuliskan kata
Eun Cha
♥
Ji Sung 4ever
.
Ia tersenyum memandang tulisannya dan membisikkan sebuah harapan “Semoga kami bisa bersama selamanya”
------oooo0O0oooo------
TO BE CONTINUED
Logged
And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^
Mawar Jingga
Full
Posts: 397
Re: Masih Sahabatku (♥ Kekasihku ♥) ~ Chapter 15, Update 08.05.2011 ^^
«
Reply #666
on:
May 08, 2011, 07:34:17 am »
Akhirnya diupdet juga...thanks yaaa....
Apa ya hubungan Tuan Goo ama keluargaya Euncha? Jangan bilang kalo Jisung dan Euncha ternyata sodaraan...
...
Jangan lama2 updatenya sist....NTar kita2 jadi sakaw neh....
Logged
aii.d luffy
Full
Posts: 301
Re: Masih Sahabatku (♥ Kekasihku ♥) ~ Chapter 15, Update 08.05.2011 ^^
«
Reply #667
on:
May 08, 2011, 07:49:04 am »
yeeee emak endre update ini juga selama 2 abad ga nongol.wkwkwkwk
yang colab juga update yah..
nih ane kasih sampah
Logged
BELIEVE IN HAPPY ENDING--MINSUN
Alin
Hero
Posts: 1002
Re: Masih Sahabatku (♥ Kekasihku ♥) ~ Chapter 15, Update 08.05.2011 ^^
«
Reply #668
on:
May 08, 2011, 08:45:30 am »
mak'eeee..kentanggggg...aduh ko moment jieun nya dikit amat kurang tuh..dehh mas jisung ternyata genit ya suka godain mba euncha..mak next chap jgn lama2 dong ampe serak gw teriak2 ky toa minta updatean lu..but thank u uda mo update..
Logged
Be my self
Admin
Hero
Posts: 7360
that winkkkk!!! *fainted
Re: Masih Sahabatku (♥ Kekasihku ♥) ~ Chapter 15, Update 08.05.2011 ^^
«
Reply #669
on:
May 08, 2011, 10:16:27 am »
akhirnya diupdate, setelah berabad2
ada rahasia dibalik jisung
berhubungan dgn euncha
klu didengar dr pembicaraan ayahnya dan asisten jang, kyknya ommanya si euncha tuh ibu kandungnya jisung ya
euncha merupakan anak angkat
berarti mereka tidak punya hubungan darah dong
hore hore asyik
berarti .. bisa jebol menjebol dong
Logged
EVIL SMILE ^^
'LOVE' ...
keeps it strong!!!
Our MinSun
virna yuniar
Hero
Posts: 1152
♥KangDan♥
Re: Masih Sahabatku (♥ Kekasihku ♥) ~ Chapter 15, Update 08.05.2011 ^^
«
Reply #670
on:
May 08, 2011, 11:26:13 am »
asssyikkk jisung eun cha gak sedarah
yesss eun cha bakalan nyusul jejak daze
Logged
revynska
Police
Hero
Posts: 1639
Re: Masih Sahabatku (♥ Kekasihku ♥) ~ Chapter 15, Update 08.05.2011 ^^
«
Reply #671
on:
May 08, 2011, 10:07:43 pm »
horeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee makku update jg ternyata
eh loh jd bener jisung anaknya eommanya euncha kan si euncha anak angkat asiiiikkkkkkkkkkkkkkk kawinin mak cpt
hiks kesian kum jun sini sm ane aja si mak nelantarin gt aja
Logged
ADAM COUPLE SELCA
Shanty_minsun
Hero
Posts: 2262
Re: Masih Sahabatku (♥ Kekasihku ♥) ~ Chapter 15, Update 08.05.2011 ^^
«
Reply #672
on:
May 08, 2011, 10:19:47 pm »
alhamdulillah setelah sekian minggu sekian bulan dan sekian tahun my lovely couple ji sung and eun cha di up date juga
Kim Jun Oppa,..............jangan maen capcus aja dunks, ni istrimu ketinggalan *nunjuk2 diri sendiri*
ji sung dah mulai genit dech pengen minta cium, ntar kalo dah cium pasti minta yg laen
mmmm sesuatu yg menjadi sebuah berita besar, rahasia masa lalu Ji Sung yg berkaitan dengan Eomma nya Eun cha pasti membuat hub.Ji sung and Eun cha agak terganggu tp gw harap mereka bakalan tetap bersatu.
Ia tersenyum memandang tulisannya dan membisikkan sebuah harapan “Semoga kami bisa bersama selamanya”
[/b]
amin amin Eun Cha , semoga kalian bisa bersatu dan bahagia selamanya
noona, tengkyuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu
Logged
#Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho
Shanty_minsun
Hero
Posts: 2262
Re: Masih Sahabatku (♥ Kekasihku ♥) ~ Chapter 15, Update 08.05.2011 ^^
«
Reply #673
on:
January 31, 2012, 10:45:11 pm »
NOONAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA UP DATEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE
Logged
#Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho
risma love minsun
Newbie
Posts: 3
Re: Masih Sahabatku (? Kekasihku ?) ~ Chapter 15, Update 08.05.2011 ^^
«
Reply #674
on:
February 24, 2013, 09:04:57 am »
annyeong!! sista ini terusan ceritany manaaa!! update cepat y sist... ~_~
Logged
Print
Pages:
1
...
43
44
[
45
]
46
Go Up
« previous
next »
CallMinsun
»
FANFIC
»
Regular Fanfic
(Moderators:
revynska
,
Amira
) »
Masih Sahabatku (♥ Kekasihku ♥) ~ Chapter 15, Update 08.05.2011 ^^