Author Topic: Masih Sahabatku (♥ Kekasihku ♥) ~ Chapter 15, Update 08.05.2011 ^^  (Read 26885 times)

Offline Amira

  • Police
  • Senior
  • *****
  • Posts: 613
  • Location: East kal
    • View Profile
Sprt-a ec waktu di jeju hidup pas2x n ga pernah ngerasa makanan yg bg orang mampu biasa aja jd dia pengen rasa dgn nyuri krn gak mampu beli... Sama ma izz penasaran dgn masa lalu js... cepat update ya ndree *padahal dr sendr jg lom update*... Mi, sini tak hammer n head break di ffku jg lupa komen..

Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
Sprt-a ec waktu di jeju hidup pas2x n ga pernah ngerasa makanan yg bg orang mampu biasa aja jd dia pengen rasa dgn nyuri krn gak mampu beli... Sama ma izz penasaran dgn masa lalu js... cepat update ya ndree *padahal dr sendr jg lom update*... Mi, sini tak hammer n head break di ffku jg lupa komen..


jiaaaa penasaran yah bok   [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

tenang sista neh sorry daku lagi puyeng ngerjain FF bingung nyari inspirasi jdnya lom bisa baca semuanya tapi it's ok lah sista commentnya kapan di update  [laughing] [laughing] [laughing]

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^

Offline Amira

  • Police
  • Senior
  • *****
  • Posts: 613
  • Location: East kal
    • View Profile
lho mami dah ganti ma endree yah ? yg di hammer mami ke mak yem yg jawab. ini kyk-a karena pusing cari si ilham hingga slh baca..

Offline oqyoiko

  • Superintendent
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1265
  • just be Ur SeLf & bE thE bEsT,,,,
  • Location: indonesia
    • View Profile
UPDATE punk punk UPDATE punk punk UPDATE punk punk[/color][/size][/size][/b]


UDAH 2 BULAN NIY FF GA UPDATE2 C MAKK NEM [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

 [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]
"MinSun & YongSeo is Sweet & Cute Couple "


Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
oalah man man kan lom setahun  [laughing] [laughing] [laughing]


tenang aja ntar malem tak update dah special buat para fakir yang lagi gundah gulana  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] tapi gak jamin bakalan tambah susah kl baca storyna



And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^

Offline oqyoiko

  • Superintendent
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1265
  • just be Ur SeLf & bE thE bEsT,,,,
  • Location: indonesia
    • View Profile
APA SETAHUN MAK NEM BILANG??? [head break] [head break] [head break]

asssiiikk,, bnran mlem ini yaaa mak [clap] [clap] [clap] dah kering bgt niy fakir minsun [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]
ciee ciee,, bntaran lgi da yg nmbah tua niya whistling whistling whistling,,, mau hadiah pa dr qt niyaa mak??? [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] pkknya jgn bengkok2 yaa [hmff] [hmff]
"MinSun & YongSeo is Sweet & Cute Couple "


Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
Lho padahal aku mau banget ma yg bengkok2 ntu  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] abis semua yg dibengkokin mami all my lover sih  [on] [on] [on] [laughing] [laughing] [laughing]

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^

Offline oqyoiko

  • Superintendent
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1265
  • just be Ur SeLf & bE thE bEsT,,,,
  • Location: indonesia
    • View Profile
karena aq tau mak nem pasti suka ma yg bengkok, mknya aq ga bolehin jd hadiah deh [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

yaaahh udah atuh UPDATE sekarang mak nem,, lgi ga da KTT tuk ngayal niy [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]
"MinSun & YongSeo is Sweet & Cute Couple "


Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
ADDITIONAL CAST



HA JI WON as Dokter Ji Won


CHAPTER 4


Siang itu pada saat jam istirahat tidak seperti biasanya Eun Cha menghabiskan waktu istirahatnya sendirian. Ia tidak ingin terganggu oleh teman-temannya atau penggemar2nya. Kali ini Eun Cha memilih pergi ke rooftop diam-diam. Dia mengambil tempat di suatu sudut rooftop itu untuk melepas kepenatannya. Tadi Eun Cha sempat mendengar dari kumpulan cewek penggosip sedang menggosipkan Ji Sung. Ternyata Ji Sung adalah murid pindahan, sebenarnya Ji Sung adalah kakak kelasnya namun karena sering membuat masalah di sekolahnya dulu akhirnya dia dikeluarkan dari sekolah lamanya.

Eun Cha menghela nafasnya dalam-dalam, mengeluarkan buku sketchnya lalu mulai menggambar lagi. Setiap Eun Cha sendirian inilah yang selalu dilakukannya, tenggelam di dalam dunianya yang lain. Menggambar sketsa apapun yang terlintas di otaknya. Goresan demi goresan penanya di tuangkan kedalam buku sketchnya. Cukup lama dia asyik dengan gambarnya, senyuman kecil menghiasi wajahnya saat memandang gambarnya yang sudah jadi. Namun kemudian Eun Cha meremas kertas gambarnya itu lalu membuangnya begitu saja.

Eun Cha mengarahkan pandangannya ke arah langit. Ditatapnya langit hari itu yang cerah sungguh kontras dengan hatinya yang mendung. Eun Cha berdiri dari tempatnya kemudian berjalan ke pintu rooftop saat dia melihat sekumpulan asap yang keluar dari salah satu sudut rooftop yang lain, tempatnya memang agak tersembunyi. Karena penasaran Eun Cha mendekati salah satu sudut yang mengeluarkan asap itu dan menemukan Ji Sung disana tengah duduk santai sembari menghisap sebatang rokok dimulutnya. Ji Sung yang melihat kedatangan Eun Cha hanya menoleh sekilas lalu kembali menikmati rokoknya. Eun Cha berdiri terpaku, melihat Ji Sung.

Sebenarnya Eun Cha membenci asap rokok namun dia tidak ingin mengumpat Ji Sung.  Entah karena dia tidak ingin berurusan dengannya atau Eun Cha ingin menghindarinya karena peristiwa 3 hari yang lalu yang membuatnya benar-benar kikuk di hadapan Ji Sung.





“uhuk..uhuk…” Eun Cha terbatuk pelan, Ji Sung menoleh ke arah Eun Cha tetap tidak perduli.

“Kalau kau ingin aku mematikannya maka jawabannya adalah tidak” sahutnya tajam. Eun Cha tidak bergeming.

“Mengenai kejadian tempo hari, aku…” Eun Cha tidak melanjutkan kata-katanya.
“Jangan khawatir, aku sama sekali tidak tertarik untuk mendengarkan alasanmu nona sempurna” Ji Sung menjawab tajam, ekspresinya masih dingin menatap Eun Cha sinis.

“KAU….” Eun Cha berteriak namun tertahan, dipandangnya Ji Sung tak kalah sinisnya. Eun Cha menggigit bibir bawahnya kesal melihat Ji Sung.

“Kau sudah melihatku merokok kita 50-50 sekarang” sahut Ji Sung cuek kembali menyulut rokoknya dan menghembuskan asapnya kearah Eun Cha. Saat Eun Cha akan memakinya terdengar bunyi bel masuk yang menandakan waktu istirahat telah usai. Eun Cha berlari turun saat mendengar bel masuk yang berbunyi nyaring. Meninggalkan Ji Sung begitu saja.

Ji Sung berdiri dari tempatnya lalu berjalan ke tempat Eun Cha tadi dan memungut kertas sketsa yang dibuang oleh Eun Cha tadi. Ji Sung membuka kertas sketsa yang sudah lusuh itu dan melihat gambar milik Eun Cha. Gambar itu begitu menyentuh Ji Sung. Lama dia memperhatikan gambar itu. Kenapa Eun Cha membuang gambar itu apakah ada hubungannya dengan peristiwa tiga hari yang lalu. Pikiran itu merasuki jiwa Ji Sung namun segera di tepisnya. ‘Ah masa bodoh kenapa aku harus perduli’ gumamnya dalam hatinya.

Saat di kelas berikutnya, Eun Cha tidak melihat sosok Ji Sung. “Pasti dia membolos, dasar preman” umpatnya dalam hati. “Hey, Eun Cha kenapa kau perduli dengannya” gumamnya lagi. Sepanjang pelajaran itu Eun Cha sama sekali tidak bisa berkonsentrasi dengan pelajarannya sampai jam sekolah usai, sosok Ji Sung tidak terlihat.



****************


Hari sudah sore ketika Eun Cha berjalan menuju ke rumahnya. Saat ia berjalan melewati taman dia melihat sosok Ji Sung sedang duduk di salah satu bangku taman kota. Ia sedang bermain dengan seekor anak anjing yang sedang meminum sekotak susu yang diberikan oleh Ji Sung.Eun Cha juga melihat Ji Sung yang tersenyum melihat anak anjing itu dan sesekali mengelus kepala anak anjing itu. Eun Cha merasa heran melihat Ji Sung namun ia juga senang melihat Ji Sung yang tersenyum seperti itu. Eun Cha hanya berdiri terpaku di tempatnya berdiri yang jaraknya hanya beberapa meter dari Ji Sung. Tertegun dan melamun sampai tidak sadar kalau Ji Sung menoleh kearahnya.

Ekspresi Ji Sung kembali dingin saat melihat Eun Cha, senyuman itu tiba-tiba menghilang lagi dari wajahnya.  Eun Cha tersentak pelan, tubuhnya menjadi kaku dengan tatapan Ji Sung. Bingung dengan apa yang akan dilakukan kemudian. Eun Cha menarik nafasnya dalam dan menghembuskannya perlahan mencoba mengatur emosinya. Kemudian berjalan mendekati Ji Sung.

“Ehm….” dehemnya pelan saat ia sudah berada di depan Ji Sung. Ji Sung tidak berkata apapun pandangannya kembali diarahkan kepada anak anjing itu. “Kau suka anjing ya” Eun Cha mencoba memecah kekakuan diantara mereka berdua.
“Tidak, aku hanya kasihan dengannya yang kelaparan dan sendirian” sahut Ji Sung datar dan tanpa ekspresi. “Oh begitu” jawab Eun Cha pendek. Kemudian Eun Cha berjongkok di depan anak anjing tersebut dan mengelus kepala dan tubuh anak anjing tersebut. Eun Cha tersenyum senang saat bermain dengan anak anjing itu. Matanya bersinar bahagia senyumnya lembut seperti gadis kecil yang baru saja mendapatkan boneka yang diimpikannya. Ji Sung diam-diam memperhatikan Eun Cha. 



“Sebenarnya kau ini punya berapa wajah sih??” gumam Ji Sung pelan, namun Eun Cha mendengar pertanyaan Ji Sung tadi.

“Mwoooo?”

“Yang mana wajah aslimu sebenarnya?” kembali Ji Sung bergumam namun kali ini lebih keras sehingga terdengar seperti suatu cibiran bagi Eun Cha.

“Apa katamu…. Yya..” Eun Cha tidak meneruskan, menggigit bibir bawahnya. Sesaat kemudian diapun berdiri dan beranjak pergi dari situ.

“HEY!!!” Ji Sung berteriak

“APA!!!!” jawab Eun Cha ketus sambil membalikkan badannya melihat Ji Sung kembali dan menatapnya tajam.

“Ada yang ketinggalan” sahut Ji Sung menunjuk ke bawah kaki Eun Cha. Eun Cha menoleh ke bawah dilihatnya anak anjing tadi kini mengikutinya. “Akh…” pekiknya tertahan.

“Kelihatannya dia suka denganmu bawa saja untuk menemanimu, dia juga kesepian sepertimu” sahut Ji Sung enteng. Ji Sung berdiri dari duduknya kemudian melangkah pergi.

“Yya…, aush…” sahut Eun Cha kesal. Kemudian melihat anak anjing itu yang kini sedang menatapnya sedih. Eun Cha kembali berjongkok di depan anak anjing itu dan mengelusnya dan berbicara kepada anak anjing itu.

“Hey, meskipun aku menyukaimu tapi maaf aku tidak bisa membawamu bersamaku” tuturnya kepada anak anjing itu yang seolah-olah mengerti dengan perkataan Eun Cha. Diangkatnya anak anjing itu dan meletakkan di depan wajahnya. Eun Cha menatap mata anak anjing itu. “Oh jangan memandangku seperti itu, aku benar-benar minta maaf”.

Eun Cha meletakkan kembali anak anjing tersebut kemudian iapun kembali berdiri dan berjalan pulang, namun anak anjing itu masih mengikutinya sampai ke rumah Eun Cha meskipun Eun Cha sudah mengusirnya namun tetap saja anak anjing itu tidak pergi. Akhirnya Eun Cha memutuskan membawa anak anjing itu masuk ke rumahnya. Saat dia masuk ke dalam rumah dilihatnya ibunya yang sedang menonton TV dan menoleh kearah Eun Cha.

“Kau kemana saja Eun Cha kenapa baru pulang nak” Tanya ibunya khawatir, kemudian melihat kerah anak anjing yang berada di pelukan Eun Cha. “Eun Cha darimana kau mendapatkan anak anjing itu” sahut ibunya lagi.

“Dia mengikutiku omma kelihatannya dia kesepian, aku tidak tega meninggalkannya sendiri, sampai aku menemukan orang yang mau mengasuhnya aku akan merawatnya!”

“Baiklah kalau itu memang mau-mu terserah kau saja”. Eun Cha kaget dengan jawaban ibunya barusan, dia tidak mengira kalau ibunya yang tidak suka dengan binatang memperbolehkannya memelihara anak anjing yang baru ditemukan Ji Sung tadi. Namun dari dasar lubuk hatinya, Eun Cha juga tahu alasan apa yang membuat ibunya berubah pikiran. Eun Cha hanya tersenyum kecil kemudian dia pergi ke kamarnya.


******************



Eun Cha meletakkan anak anjing itu di dalam sebuah kardus di dalam kamarnya. “Sementara kau disini dulu yah choco” Eun Cha berbicara kepada anak anjingnya yang dia beri nama choco. Choco menyalak senang membuat Eun Cha tertawa. Kemudian Eun Cha teringat perkataan Ji Sung tadi. “Kenapa dia mengira aku kesepian” gumamnya pelan. “Aush dasar orang aneh!!!” gumamnya kembali kesal, namun tiba-tiba Eun Cha teringat wajah Ji Sung yang tersenyum tadi, wajah Eun Cha menjadi hangat, dia tersenyum sendiri dan saat sadar dia menggelengkan kepalanya keras.

“Yash… kenapa aku jadi teringat padanya” gumamnya lagi menggaruk-garuk kepalanya sendiri. Kemudian Eun Cha mendengar ibunya yang memanggilnya untuk makan malam. Eun Cha kemudian turun untuk makan dan setelahnya kembali lagi ke kamarnya dengan membawa semangkuk susu hangat untuk choco. Sembari melihat choco yang sedang meminum susu ia beranjak ke meja tulisnya dan membuka tasnya sekolahnya kemudian mengeluarkan beberapa buku pelajaran dan mengerjakan PeeR-nya. Hari sudah agak larut saat Eun Cha selesai dengan tugas rumahnya kemudian iapun beranjak tidur.


******************


“Eun Cha..Eun Cha.. ayo bangun sampai kapan kau mau tidur…kau tidak pergi kerja” suara Nyonya Lee terdengar sambil mengguncang-guncang tubuh Eun Cha pelan membangunkan putrinya itu.

“Oh…omma…” Eun Cha menyipitkan matanya. “Jam berapa ini” lanjutnya dan melirik jam yang ada disamping mejanya.

“Jam 7 pagi, kau tidak pergi kerja sayang nanti kau terlambat lagi” sahut ibunya lembut.

“Oh.. ya Tuhan aku pasti ketiduran” Eun Cha beranjak dari tempat tidurnya dan menuju ke kamar mandi. Ibunya mengeleng-geleng kecil dan tersenyum kemudian merapikan tempat tidur Eun Cha setelah selesai ibunya turun menyiapkan sarapan.

Saat berada dikamar mandi, Eun Cha masih setengah tertegun. Dia bermimpi lagi, mimpi tentang saat-saat dia masih tinggal di Pulau Jeju dulu sebelum pindah ke Seoul. Namun yang membuatnya tertegun adalah mimpi tentang Ji Sung. “Kenapa bayangan masa lalu itu datang kembali” gumam Eun Cha pelan. Namun segera di tepisnya. Eun Cha mempercepat mandinya dan berganti pakaian kerja, setelah siap ia pun turun ke bawah dan melihat ibunya di meja makan sedang menata sarapan untuknya. Saat melihat Eun Cha, Nyonya Lee tersenyum. Eun Cha duduk di kursi makan lalu mulai menikmati sarapan yang di masak oleh ibunya tadi. Mereka berbincang-bincang santai sebentar sambil menghabiskan sarapannya. Setelah selesai dan membantu ibunya mencuci piring kemudian ia pun berpamitan kepada ibunya dan mencium pipi ibunya sebelum pergi.

Saat ini Eun Cha membawa tas besar yang berisi jaket milik Ji Sung, dan berjalan menuju halte dimana ia bertemu dengan Ji Sung kemarin. Ia ingin mengembalikan jaket itu kepada Ji Sung namun ia tidak tahu dimana Ji Sung tinggal, maka ia memutuskan untuk menunggu di tempat yang sama berharap Ji Sung akan sadar dan mencari Eun Cha di sana juga, namun sampai bus yang biasa di tumpanginya datang, sosok Ji Sung tidak terlihat dimanapun. Akhirnya Eun Cha pergi ke kantornya masih membawa jaket Ji Sung di tangannya.



******************


Siang itu saat Eun Cha mulai terkantuk-kantuk karena kebosanan, maklum hari ini gallery agak sepi tiba-tiba Hye Ri memanggilnya dan memberitahukan ada telepon untuknya.

“Eun Cha line 3” teriak Hye Ri. Dengan agak malas, Eun Cha mengangkat telepon itu.

“Yoboseyo?” sahut Eun Cha mengangkat teleponnya.

“Eun Cha…” Eun Cha tersentak mendengar suara dari seberang.

“SHo… kaukah ini?” Tanya Eun Cha gugup.

“Yup, ini aku maaf aku terpaksa menelponmu di kantor karena aku tidak tahu nomer ponselmu” Ji Sung menjawab santai. Eun Cha masih terdiam jantungnya berdebar kencang tidak percaya dengan pendengarannya sendiri.

“Hallo.. Eun Cha kau masih disana” sahutnya lagi.

“E…Eh..i..iya aku masih disini, miane” jawab Eun Cha gugup. “SHo, ada apa mencariku, kau dimana sekarang” sahutnya lagi.

“Oh aku mau mengambil jaketku yang ada padamu, apakah kau masih membawanya”

“Ah..oh..iya benar, SHo kau ada dimana biar aku yang mengantarnya ketempatmu” sahut Eun Cha.

“Aku? aku sekarang ada di taman di seberang kantormu, kau tidak perlu kemari biar aku yang ambil ke kantormu saja”

“Eh? Ah.. ti..tidak usah biar aku yang kesana ok ada sebuah café ujung jalan kau tunggu aku disana saja sampai ketemu SHo” tolak Eun Cha cepat kemudian ia pun memutuskan telepon Ji Sung dan mengambil tas berisi jaket Ji Sung dan segera pergi. Hye Ri heran melihat Eun Cha yang pergi terburu-buru sambil menenteng tas besar namun saat ditanya Eun Cha hanya menjawab “Aku ada urusan sebentar, nanti aku kembali setelah makan siang” Eun Cha tersenyum lalu pergi begitu saja meninggalkan Hye Ri yang bengong.

10 menit kemudian Eun Cha sampai di café itu, Eun Cha melihat ke sekitar café itu dan menemukan        Ji Sung yang sedang duduk di bagian luar café tersebut. Ji Sung terlihat sangat tampan dengan kameja hitamnya serta memakai jeans terlihat santai. Dia juga memakai kacamata hitam karena tidak ingin terlalu menarik perhatian namun penampilannya itu justru menarik perhatian gadis-gadis yang juga tengah berada di café itu. Mereka, para gadis itu berbisik-bisik sambil melihat kearah Ji Sung yang tengah membaca koran. Saat Ji Sung menoleh dan melihat Eun Cha, Ji Sung melambaikan tangannya kearah Eun Cha. Tentu saja para gadis-gadis yang memperhatikan Ji Sung tadi sontak menoleh kearah Eun Cha dengan pandangan sinis.



[bav] [bav]


Hari itu Eun Cha memakai setelan kerja warna khaki dengan high heels warna senada dengan bajunya, make up tipis menghias wajahnya menambah keanggunan dan kecantikan yang memang sudah dimilikinya. Eun Cha berjalan menuju kearah Ji Sung duduk dikursi di samping Ji Sung kemudian memberikan tas yang berisi jaket kepada Ji Sung.


[lovestruck] [lovestruck]


“Gomapta” seru Eun Cha seraya tersenyum “Maaf kalau aku baru bisa memberikannya karena aku tidak tahu dimana kau tinggal” lanjutnya kemudian. Ji Sung tersenyum seraya menerima jaket itu dari Eun Cha.

“Sudah makan?” Tanya Ji Sung kepada Eun Cha yang hanya menggeleng pelan “Belum” sahutnya tersenyum. Ji Sung balas tersenyum. Melepaskan kaca matanya serta melambaikan tangan ke arah pelayan café tersebut. Pelayan mendatangi mereka berdua untuk menanyakan pesanan mereka.

“Ice coffee mocca” sahut Ji Sung dan Eun Cha berbarengan. Mereka saling menatap dan tertawa.

“Berikan kami ice coffee mocca dan untuk makanannya, Eun Cha kau mau makan apa” Ji Sung menawarkan Eun Cha untuk memilih makanan.

“Hmmm, aku ingin strawberry short cake, apa masih ada” Eun Cha bertanya kepada pelayan tersebut dan dijawab dengan anggukan pelayan itu. “Kalau begitu aku mau yang itu” Eun Cha melirik kearah Ji Sung. “Kalau begitu aku juga, berikan aku yang sama dengan yang dipesan oleh nona ini” sahut Ji Sung. Setelah itu pelayan itu kemudian pergi untuk mengambil pesanan Eun Cha dan Ji Sung. Setelah kepergian pelayan itu, Eun Cha dan Ji Sung kembali kikuk. Mereka berdua tidak ada yang berani memulai pembicaraan sampai kemudian.

“Chukae…” seru Eun Cha tiba-tiba.

“Mwo…?” Ji Sung menatap Eun Cha heran.

“Karena kau sudah menjadi seorang pembalap seperti yang kau cita-citakan dulu” sahut Eun Cha

“Oh… masih jauh kok aku masih masuk dikelas amatir” sahut Ji Sung malu-malu. “Gomawo” sahutnya lagi tersenyum.

“Tapi setidaknya kau akan menuju ke jalan itu kan, aku yakin kalau SHo pasti bisa dengan mudah meraihnya” sahut Eun Cha kembali. Ji Sung kembali tersenyum malu, kepalanya merunduk. Pelayan tadi datang membawa pesanan mereka berdua. Sepotong cake dengan cream toping dan buah strawberry di letakkan di atasnya. 





Eun Cha tersenyum saat menerima cake itu matanya tidak henti-hentinya memandangi strawberry yang ada di atas cake itu. Ji Sung yang melihat Eun Cha tersenyum geli.

“YYa…sampai kapan kau akan terus memandang cake itu” Tanya Ji Sung tertawa kecil. Eun Cha memandang Ji Sung cemberut.

“Sayang sekali kalau aku memakan strawberry ini lihatlah manis sekali kan bentuknya” Eun Cha masih tersenyum melihat cakenya. Ji Sung kembali tersenyum geli mendengar perkataan Eun Cha.

“SHo… diantara strawberry dan cake ini mana yang kau suka”

“Hmmmm?” Ji Sung menggumam pelan melihat cake tersebut. “Stawberry” jawabnya kemudian lalu memakan strawberry yang ada di cake itu. Eun Cha memperhatikan SHo yang sedang makan cake itu dengan lahap setelah menghabiskan stawberrynya terlebih dahulu.

“Mwoo…. kenapa???” Ji Sung menatap Eun Cha yang melihatnya. “Kau tidak memakannya?” tanyanya kemudian. Eun Cha tersenyum dan menggeleng pelan. “Ahniyo” sahut Eun Cha sambil memakan cakenya dengan menyingkirkan strawberry-nya terlebih dahulu. Ji Sung mengernyitkan alisnya bingung melihat Eun Cha yang menyingkirkan strawberry-nya.

“Kau tidak suka strawberry yah, lalu kenapa kau tadi memesannya?” tanya Ji Sung polos.

“Ahniyo, justru karena aku sangat menyukai suka strawberry ini makanya aku simpan untuk aku makan diakhir” jawab Eun Cha pelan masih memakan cakenya.

“Kau ini aneh sekali, kalau suka kenapa malah kau makan terakhir” Ji Sung tertawa kecil menyeruput minumannya.

“Hmmmm, apa kau tahu sebuah filosofi tentang sebuah strawberry  yang diletakkan di sepotong roti, kalau SHo kau lebih suka yang mana memakan strawberry-nya di awal atau diakhir” tanya Eun Cha lagi.

“Tentu saja aku akan makan strawberrynya terlebih dahulu” Ji Sung masih tertawa menjawab pertanyaan Eun Cha.

“Hmmm berarti kau ini tipe orang yang tidak bisa menyimpan perasaan, kalau kau suka akan langsung terlihat dan terucapkan”

“Mwooo” gumam Ji Sung

“Begitulah yang aku baca di novel” Eun Cha tersenyum kecil kemudian memakan stawberrynya setelah cakenya habis.
“Hahaha, dasar kau ini terlalu banyak membaca novel lagipula kenapa harus disimpan segala kalau suka yaa bilang saja suka, tidak usah terlalu memikirkan hasilnya akan seperti apa, yang penting aku bahagia karena sudah mengutarakannya”.  Eun Cha terkejut mendengar perkataan Ji Sung.

“Kalau Eun Cha pasti sebaliknya kan? Kau lebih suka menyimpan perasaanmu dan menunggu sampai yakin kalau orang yang kau suka punya perasaan yang sama begitu kan” Ji Sung kembali bicara. Eun Cha hanya terdiam tidak bisa menyangkal karena dia tahu semua yang dikatakan Ji Sung benar adanya karena itu dia lebih memilih untuk diam dan tersenyum saja.

“Ck, kau ini…..sama sekali tidak berubah” cibir Ji Sung sembari tertawa membuat Eun Cha kesal dan cemberut. “Yya..aku kan hanya bercanda” Ji Sung tertawa semakin keras melihat Eun Cha sedangkan Eun Cha mulai mencubit lengan Ji Sung gemas.

“Hei, sakit tau kau ini masih saja” sahut Ji Sung memegangi tangannya yang memerah. “Lihat ini” sahut Ji Sung lagi menunjuk ke tangannya yang memerah.

“Huh, biar saja salahmu sendiri sudah membuatku gemas” sahut Eun Cha tertawa.

“Oh iya SHo, kapan kau akan mulai lomba, aku ingin ikut mendukungmu” sahut Eun Cha kemudian.         Ji Sung terbelalak kaget mendengar perkataan Eun Cha sampai ia tersedak ludahnya sendiri. Ia mengambil minumannya dan meminumnya untuk menutupi rasa gugupnya.

“Masih sekitar 6 bulan lagi”. “Benarkah kau akan melihatku Eun Cha” Tanya Ji Sung ragu.

“Tentu saja bukankan kau ini sahabatku tentunya aku akan mendukungmu” sahut Eun Cha ragu saat mengucap kata “sahabat” . Yah mereka hanya sahabat tidak lebih dan tidak kurang, begitulah batin Eun Cha saat ini karena diantara mereka tidak pernah terucap kata cinta ataupun pengakuan meskipun sesungguhnya Eun Cha sangat mencintai Ji Sung.


“OH, tentu..tentu saja kau benar…. hahaha” Ji Sung tertawa canggung. Ia menyeruput minumannya kembali. Hati Ji Sung mendadak sakit saat mendengar Eun Cha yang menganggap mereka hanya sahabat. Sebenarnya Ji Sung sangat mencintai Eun Cha, namun ia sadar kalau Eun Cha sekarang sudah menjadi milik orang lain. Kembali ia menertawakan kebodohannya yang dulu pergi begitu saja meninggalkan Eun Cha tanpa kata-kata. Mereka berdua sekarang menjadi kaku saling diam, tidak ada yang berbicara. Mereka hanya menatap kearah taman dan memperhatikan orang yang berlalu lalang di sekitarnya.

“Ehm…” Ji Sung mencoba memecah kesunyian. Eun Cha menoleh kepadanya.

“Kau bekerja dimana, maksudku bekerja di bidang apa?” Tanya Ji Sung kembali.

“Aku? aku bekerja di gallery lukisan disana” jawab Eun Cha mencoba tersenyum wajar.

“Kau masih suka melukis? Wah pasti yang dipasang disana lukisan milikmu semuannya yah”

“Ah.. Ahniyo, aku tidak melukis lagi aku hanya menjadi guide bagi tamu-tamu yang datang berkunjung ke gallery itu dan gallery itu juga bukan milikku hehehe” Eun Cha tertawa kecil mengibaskan tangannya.

“Weee? Wegude? Kenapa kau tidak melukis lagi” tanya Ji Sung tajam, karena seingatnya Eun Cha sangat suka melukis dan melukis adalah dunianya yang lain. Ji Sung curiga jangan-jangan terjadi sesuatu dengan Eun Cha yang menyebabkan ia berhenti melukis. Ji Sung masih menatap Eun Cha menyelidik.

“Ahniyo, hanya saja aku sadar kalau aku tidak berbakat” jawab Eun Cha sekenanya. “Lagipula, aku tidak bisa menjamin hidupku hanya dengan mengandalkan dari lukisan saja hahaha” Eun Cha tertawa canggung. “Kau tahu kan aku tidak hanya menghidupi diriku sendiri sekarang tapi aku juga harus menghidupi omma” lanjutnya lagi, Eun Cha tidak ingin Ji Sung terus mengoreknya karena ia pasti tahu kalau Ji Sung akan melakukan itu kalau ia tidak puas akan jawaban Eun Cha. Karena itu Eun Cha terpaksa berbohong kepada Ji Sung agar Ji Sung tidak mengorek lebih jauh lagi tentang alasan sebenarnya Eun Cha berhenti melukis. Ia sungguh tidak ingin Ji Sung untuk mengetahuinya. 

Kemudian mereka berjalan ke arah taman, mereka berbincang-bincang santai sambil memperhatikan taman kota serta orang-orang yang ada disana. Saat mereka sedang berjalan tiba-tiba seorang wanita menyapa dari belakang.

“Eun Cha….”

“Ji Won unnie” sahut Eun Cha.





“Kau sedang apa disini” sahut Ji Won sembari melirik kearah Ji Sung.

“Oh, aku..aku tadi makan siang dan kebetulan aku bertemu dengan temanku, oya kenalkan ini temanku SHo… eh… maksudku Ji Sung” jawab Eun Cha agak gugup. Ji Sung mengulurkan tangannya kepada Ji Won yang menerima uluran tangannya dan menjabatnya pelan.

“Ha Ji Won” sahutnya ramah tersenyum.

“Goo Ji Sung” sahut Ji Sung kembali.

“Dia dokter Ji Won, salah satu partner kerja tunanganku” sahut Eun Cha kemudian.

“Oh, senang berkenalan dengan anda bu dokter” sahut Ji Sung tersenyum.

“Panggil saja Ji Won” Ji Won balas tersenyum, Eun Cha merasa sedikit cemburu melihat Ji Sung yang seperti itu namun ia berusaha menyembunyikannya karena dia tidak ingin dokter Ji Won melihatnya bersikap aneh.

“Ah, Ji Won unnie wegudeo?” potong Eun Cha.

“Oh, itu aku kebetulan lewat kemari dan mau mampir ke tempatmu tapi ternyata kita bertemu disini Eun Cha”   

“Tumben kau mampir unnie ada yang bisa kubantu?” Tanya Eun Cha lagi.

“Oh, aku hanya ingin membeli lukisan saja untuk pajangan rumahku makanya aku ingin minta pendapatmu” sahut Ji Won. Ji Sung hanya memandang mereka tanpa bicara apapun karena dia tidak ingin mengganggu.

“Oh, baiklah kalau begitu ayo kita ketempatku sekarang, SHo kau bagaimana mau ikut?” Tanya Eun Cha ragu-ragu.


“Hmm, gomawo tapi aku harus pergi sekarang, miane….. Dokter Ji Won mari saya permisi dulu” pamit Ji Sung ramah sementara Ji Won hanya tersenyum memandang Ji Sung. Ji Sung pun kemudian berlalu meninggalkan mereka setelah ia berpamitan juga pada Eun Cha. Eun Cha melihat sosok Ji Sung yang pergi dari belakang menatap punggungnya yang perlahan menghilang.

“Ehm….” Ji Won berdehem kecil mengagetkan Eun Cha.

“Oh, unnie miane… ayo kita pergi sekarang”. Dan merekapun pergi menuju gallery tempat Eun Cha bekerja.

“Wow dia tampan sekali, dimana kau mengenalnya apa Kim Jun tau?”

“Oh…ah di..dia? hehehe dia temanku sekolah dulu waktu aku masih tinggal di Jeju kebetulan kami bertemu lagi disini” Eun Cha menjawab pelan dan sedikit ragu. “Oh, begitu yah” Ji Won menjawab pendek namun tersenyum penuh arti kearah Eun Cha.


********************
END OF CHAPTER

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
first punk punk punk
thanks ya noona b udah diupdate [hmpfh]
ceritanya makin seru aja, jd eun cha ama jisung tuh ga pernah mengungkapkan perasaannya ya, karena itu mereka berpisah tanpa alasan yg jelas, jd sedih deh [cry] [cry] ..
itu bu dokter tertarik ama jisung ya, hmm ya iya dung tampan kyk gitu [hmpfh] [lovestruck]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
first punk punk punk
thanks ya noona b udah diupdate [hmpfh]
ceritanya makin seru aja, jd eun cha ama jisung tuh ga pernah mengungkapkan perasaannya ya, karena itu mereka berpisah tanpa alasan yg jelas, jd sedih deh [cry] [cry] ..
itu bu dokter tertarik ama jisung ya, hmm ya iya dung tampan kyk gitu [hmpfh] [lovestruck]

iye tuh kan bu dokter sama kayak ane noona ganjen [on] [on] [on] [laughing] [laughing] [laughing]

yeeee moso gara2 itu seh mereka pisah tanpa alasan  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^

Offline Vay_za

  • Senior
  • ****
  • Posts: 917
    • View Profile
 [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] Cihuuuuuuy.... [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-dance013]
akhir'y kesampaian juga baca FF ini... langsung dpt 4 chapter lagi... [hmff] [hmff] [hmff]

@ Endree_Noona aka mak nem [ijinkan aQ ikutan manggil emak jg yah...  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]]
miane bru pny wkt buat bc FF ini...   [hmpfh] banghead hammer2  [hammer] [ranting]  [head break]
coz masih byk FF yg ngantri  whistling whistling whistling
cerita bagoss n makin seru punk punk punk Ji Sung aka Min Ho jd pembalap trus Eun Cha aka Hye Sun jd pelukis...
jd inget ma Zai-zai n Barbie Hsu di serial Mars... [chin]


Kim Jun cinta matee banget ama Eun Cha, sbenar'y Eun Cha cinta ga' seh mak ama dy?? kok kyk e biasa2 wae... [sweat]
gmn jadi'y ntar kLo Eun Cha malah milih Ji Sung... [chin] [chin] [chin] bisa nangis b'darah2 tuh Kim Jun [AddEmoticons04276] Emoticons0429 Emoticons0429 Emoticons0429

Btw ru tau ni kLo In Sung ikut wamil...  [heh]  [heh] [heh] miane mak coz g prnh ngikutin tau'y wkt dy maen di Memories in Bali dulooooo  [hmpfh] ....  [head break] [head break] [head break]

Tenkyu bwt update-an'y...  [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]

Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
anyong vaz_ya mo getok ma hammer dikau ehhh udah prepare duluan  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

wah ntu juga salah satu inspirasiku tuh coz aku juga suka ma Mars  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] tapi cuman pembalap ma pelukisnya aja kok yg sama n btw si Eun Cha udah gak ngelukis lagi kok tau neh kenapa si Eun Cha   [hmff] [hmff] [hmff]

iye dunk suamiku tuh kl udah cinta yah cinta mati dah gak perduli ma yang laen tp kasian juga kl mpe Eun Cha pilih Ji Sung  [on] ato mo dibuat Ji Sung ma Ji Won aja ye kan mirip tuh ma ane noona - dongsaeng serasa rapi ahmad ma tante yuni sarah  [laughing] [laughing] [laughing]

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^

Offline oqyoiko

  • Superintendent
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1265
  • just be Ur SeLf & bE thE bEsT,,,,
  • Location: indonesia
    • View Profile
 [AddEmoticons04283] aloww vay_za,, lam kenal yaa?? kyna ru prtama ktmu niy qt.. [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

mak nem,,, ma'acih yaak tuk update-anya..hehehe... wah bnr kta mami niy ff mkin seru ja,, diem2 menghanyutkan euy, [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]
[/size][/size]

kynya bkal lama nunggu da pa2 d'antra ji sun n eun cha yaa makk?? tp biarlah, biar lbh dalem lg ntar prsaanya [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

cihuuy,,,, punk punk punk punk punk
"MinSun & YongSeo is Sweet & Cute Couple "


Offline IZZ

  • Police
  • Full
  • *****
  • Posts: 271
  • MinSun Is Real ^^
    • View Profile
Oh ini toch yg disebut2 di spazzbox...
sankyuu mak nem, aka endree onnie (hehe mulai sekarang gw manggil endree onnie )..
and HAPPY BIRTHDAY yuaaaaaaaaaaa........

gyaaaa.. makin jatcin ma FF ini nih, kalo penggambaran ji sung seperti strawberry cake kenapa dulu ji sung pergi diem2 tanpa ngomong ke eun cha??? hiyaaa....makin penasaran nih...^^
ahem ni kayaknya si ji won onnie juga suka ma ji sung ya?? apa dia penasaran aja karena liat ekspresi si eun cha yg cerah ama ji sung?? atau si ji won onnie jangan2 punya cinta terpendam ke kim jun oppa???
hmm makin banyak aja ni yg buat penasaran, more clues please.................

siggy by endree noona ^^v