Author Topic: DESTINY HIATUS  (Read 20168 times)

Offline voldi

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1051
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Re: DESTINY, update 18 juni 2010 (maap, nyicil)
« Reply #45 on: June 25, 2010, 02:59:21 am »
penangih hutang datang nih.. [hmpfh] sabar ya... lagi nyelesain dream [briggin]
Me, Myself, and I. DON'T DISTURB ME


Offline voldi

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1051
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Re: DESTINY, update 18 juni 2010 (maap, nyicil)
« Reply #46 on: June 28, 2010, 10:40:56 am »
CHAPTER 4 part 1 (mungkin) [hmpfh]

Ketika memasuki flat Ji Eun aku dikejutkan oleh kemunculan Miss Park di ruang tamuku. Miss Park adalah asisten pribadiku, atau bisa dibilang Miss Park adalah ibu keduaku. Bukan karena ia pernah menikah dengan ayahku –tidak! Sama sekali bukan. Ialah yang selalu mengurus segala sesuatu yang menyangkut tentangku, termasuk sandiwaraku selama ini.

“Anyong, Nona”, Miss Park bangkit dari kursinya dan langsung membungkuk hormat.

“Anyong. Sedang apa kau disini?”, tanyaku sambil duduk di sofa dan kemudian melepas sepatu sekolahku.

“Nyonya besar menghubungi saya dan memerintahkan saya untuk membawa nona kembali ke rumah besar”, ujarnya sambil tetap menundukkan kepalanya.

Aku menghela napas pelan. Kusandarkan kepalaku pada sandaran sofa berwarna soft blue milik Ji Eun.

“Jadi mom benar-benar serius menyuruhku pulang?”, gumamku lebih kepada diriku sendiri.

Aku beranjak menuju dapur setelah menaruh sepatu di rak sepatu dekat pintu masuk.

“Segera persiapkan barang-barangku. Besok pagi aku mau ke bandara. Kalian tidak perlu mengikutiku, cukup pastikan bahwa tidak ada seorangpun yang mengetahui rencanaku kali ini. Satu lagi, pecat perawat  yang bertugas menjaga Ji Eun pagi ini. Aku tidak suka.”, ujarku setelah meminum segelas air putih.

“Ne, nona”

Aku melangkahkan kakiku ke arah kamar Ji Eun, tapi tiba-tiba ada yang mengganjal pikiranku. Aku berbalik tepat ketika Miss Park akan keluar dari flat.

“Err– Miss Park”, panggilku. Rupanya panggilanku barusan cukup mengagetkannya, itu dibuktikan dengan sedikit terlonjaknya dia.

“Ne, nona”, jawabnya setelah membalikkan badannya menghadapku.

“Kau tahu siapa yang orang akan diperkenalkan mom kepadaku?”, Swear! Aku benar-benar penasaran dengan orang itu.

Miss Park terdiam sesaat sebelum menjawab pertanyaanku.

“Sesongheyo, nona. Saya kurang tahu tentang hal itu. Jeongmal sesongheyo”, ujarnya sambil membungkukkan badannya berkali-kali.

Aku hanya mengangguk mendengarnya, “Cari tahu siapa orang itu”

“Ne, nona”

Kemudian  kembali kulangkahkan kakiku menuju kamar sederhana milik Ji Eun.

“Nona”, panggil Miss Park.

Aku membalikkan badanku lagi, “Mm?”

“Apa nona sudah makan?”, tanyanya.

Baru kusadari bahwa aku belum makan dari semalam. Ah sudahlah, ada hal yang lebih penting untuk dipikirkan dari sekedar makan. Aku menangguk sekilas ke arahnya, kemudian langsung masuk kedalam kamar Ji Eun.

HYE SUN POV : OFF

Didalam kamar Ji Eun, Hye Sun membuang tas sekolah asal. Dia tidak peduli jika tasnya kotor akibat jatuh ke lantai kamar. Dengan segera ia menghubungi Jae Ha yang diyakininya masih berada di rumah sakit, menemani Ji Eun kemotrapi. Cukup lama Hye Sun menunggu panggilannya di angkat. Sudah lebih dari sepuluh menit ia terus-terusan mendengar nada sambung. Ia juga sudah mulai lelah mondar-mandir sambil menggigiti kukunya.

“Yobseo”, akhirnya diangkat juga.

“Yobseo. Jae Ha”, balas Hye Sun.

“Hye Sun? ada apa? Ji Eun masih kemotrapi. Hei, kudengar kau memecat perawat Ji Eun lagi? Ck, kau benar-benar tidak kapok”

“Dengar, aku sedang tidak mood untuk membahas masalah perawat itu. Ada hal yang lebih penting dari itu. Besok aku harus jadi Hye Sun lagi, ibuku memintaku kembali kerumah. Jadi besok tolong kau berikan alasan kepada wali kelas, oke?”

“Baiklah. Tapi tentang perawat itu kau jelaskan sendiri pada Ji Eun. Dia terus merong-rong”

“Masalah itu biar aku yang tanggung jawab”

“Oke”, jawab Jae Ha.

Belum sempat Hye Sun menutup ponselnya, Jae Ha langsung berbicara lagi.

“Err– Hye Sun, jangan lupa bawakan aku dan Ji Eun oleh-oleh dari Paris”, ujarnya sambil tertawa kecil.

“Hahaha...it’s so funny”, balas Hye Sun dengan nada yang penuh sarkasme.


Setelah menelpon Jae Ha, Hye Sun langsung membersihkan dirinya. Cukup lama ia berada di kamar mandi sehingga tidak menyadari bahwa jarum jam sudah menunjukkan pukul 8 malam.

“Whoa, sudah jam segini? Mandiku lama juga ya”, ujarnya pelan sambil tertawa kecil.

Setelah memakai pakaian, Hye Sun keluar kamar dan mendapati Miss Park sudah menunggunya.

“Bagaimana? Sudah beres?”, tanya Hye Sun sambil mengambil buah semangka dari lemari es.

“Ne, nona”

“Kau sudah mengetahui siapa orang yang kumaksudkan tadi sore?”, tanya Hye Sun setelah memposisikan dirinya dengan nyaman di sofa.

“Jeongmal sesongheyo, nona. Saya tidak bisa menemukan informasi yang berkaitan dengan orang itu”, ujar Miss Park sambil membungkukkan badannya berkali-kali.

“Mwo?”, Hye Sun cukup kaget dengan jawaban yang didapatnya, karena selama ini ia bisa dengan mudah mengetahui apapun yang dirahasiakan ibunya darinya.

“Jeongmal sesongheyo, nona. Jeongmal sesongheyo”, ujar Miss Park sambil tetap membungkukkan badannya berkali-kali.

“Kenapa tidak tanyakan hal ini pada mom?”, tanya Hye Sun sambil memandang tajam ke arah Miss Park.

Miss Park tersenyum samar sebelum menjawab pertanyaan bodoh dari majikannya, “Nyonya besar mengetahui saya sedang bersama anda di Paris, nona. Lagipula, jika saya menanyakan hal tersebut pada nyonya besar, nyonya besar tentu tidak akan memberitahukan hal ini pada saya. Kepada anda yang notabene anak kesayangan nyonya besar sendiri tidak di beritahukan, apalagi kepada saya yang hanya seorang asisten pribadi”

Hye Sun terdiam sejenak, “Benar juga”, gumamnya.

Miss Park tersenyum melihat kepolosan majikan mudanya ini. Kepolosan Hye Sun benar-benar menutupi kekurangannya yang suka memerintah, keras kepala, ingin menang sendiri, dan suka nekat.

“Kau boleh kembali” ujar Hye Sun setelah mereka terdiam cukup lama.

“Ne, nona”, Miss Park kemudian keluar dari flat sederhana itu, meninggalkan Hye Sun yang sedang mengernyit melihat iklan opera sabun di televisi.

***

Hye Sun terbangun ketika merasakan hawa hangat yang menyeruak diwajahnya. Pandangannya silau ketika matanya bertubrukkan dengan cahaya sang raja. Ia sedikit mengerjap-ngerjapkan kedua mata besarnya. Ketika matanya sudah mulai bisa berakomodasi dengan cahaya, ia mulai bangun dengan perlahan. Pupil matanya menangkap Miss Park sedang memperhatikannya dari sudut ruang kamarnya.

“Kau sudah lama di sini?”, tanya Hye Sun sambil berjalan ke arah kamar mandi.

“Ne, nona. Setelah mandi anda tinggal berangkat kebandara, mobil sudah disiapkan”

Hye Sun hanya mengangguk singkat, kemudian ia masuk kedalam kamar mandi.

BANDARA INCHEON

Hye Sun sedang duduk manis di salah satu sofa yang berada di ruang tunggu. Sebenarnya ia bisa saja langsung meluncur ke rumah orangtuanya jika ibunya tidak tiba-tiba menelpon dan mengatakan akan ada seseorang yang menjemputnya di bandara. Inilah salah satu keuntungan menjadi anak dari seorang yang berpengaruh di Seoul. Ia hanya perlu membayar –dan sedikit bumbu mengancam kepada para petugas di bandara, dan kemudian mereka akan membiarkan ia menjalankan rencananya.

Hye Sun menggoyang-goyangkan kakinya seperti anak berumur lima tahun. Sudah hampir sejam ia menunggu orang itu. Bahkan ia sudah memasuki level akhir di game yang dimainkannya. Dengan bosan ia melemparkan PSPnya ke sembarang tempat, dan dengan gusar ia menarik kopernya. Masa bodoh dengan orang yang ditugaskan ibunya untuk menjemputnya, ia sudah tidak tahan duduk lama-lama disini.

“Sudah menunggu lama?”, sebuah suara yang membuat Hye Sun berpaling.

Hye Sun membalikkan badannya dengan malas. Amarahnya sudah di ubun-ubun, dan betapa terkejutnya ia ketika mendapati Lee Min Ho berada dibelakang dengan gaya SOK coolnya.

“KAU!!”, bagai disambar petir disiang hari, Hye Sun menunjuk Min Ho yang berdiri sambil memasukkan kedua tangannya ke saku celana.

“Ayo. Ibumu sudah menunggu”, dengan cepat Min Ho melangkah ke depan dan meninggalkan Hye Sun yang melongo dengan kehadiran Min Ho di hadapannya.

Min Ho yang sadar Hye Sun tidak mengikutinya berbalik, “Mau sampai kapan kau disitu. Cepat. Argonya jalan”

Hye Sun berdecih, “Mau apa kau disini?”

“Tentu saja menjemputmu. Menurutmu?”

“Mwo? Ada hubungan apa kau dengan keluargaku?”, Hye Sun sedikit memicingkan matanya.

Min Ho mendengus ketika menyadari tatapan introgasi dari calon tunangannya, “Kau akan mengetahuinya sendiri nanti. Cepatlah. Aku tidak punya banyak waktu”

“Punya hak apa kau menyuruhku?”, Hye Sun menaruh kedua tangannya didada, “Minta maaf”

“Mwo?”, dengan tajam Min Ho menatap Hye Sun.

“Minta maaf. Kau sudah membuatku menunggu lama di sini. Jadi, kau bersalah. Ayo cepat, aku tidak punya banyak waktu”

“Cih. Punya hak apa kau menyuruhku?”, dengan cerdiknya Min Ho membalikkan pertanyaan tersebut.

Hye Sun menggeram pelan mendengar pertanyaannya dibalikkan dengan mudah oleh pemuda tidak tahu diri ini. Dengan pelan Min Ho mendekati Hye Sun dan langsung membisikkan sesuatu ditelinganya, “Sebentar lagi hidupmu akan tamat. Bersiap-siaplah”

Hye Sun melotot pada Min Ho ketika melihat smirk yang terpampang diwajah tampannya. Dan dengan cepat Min Ho berbalik dan meninggalkan Hye Sun yang masih setia dengan pelototannya. Hye Sun yang sudah tidak punya pilihan akhirnya mengikuti Min Ho dengan setengah menyeret kopernya. Oh ya, ia baru ingat bahwa ia belum makan dari kemarin malam. Thanks God. Hye Sun mencoba berhenti sebentar kemudian melangkah lagi, tapi baru beberapa langkah ia berjalan pandangannya gelap dan dengan sukses mencium tanah air (pingsan maksudnya).

Min Ho yang mendengar suara ribut-ribut dibelakangnya langsung menoleh dan mendapati Hye Sun, calon tunangannya, calon istrinya, dan calon dari ibu anak-anaknya nanti terpelungkup dilantai. Dengan sigap Min Ho menghampiri Hye Sun dan langsung membopongnya dengan gaya bridal style ke mobil lotus hitamnya.

Dengan kecepatan tinggi Min Ho melajukan mobilnya menuju kediaman Goo. Tangan kanannya memegang badan Hye Sun agar tidak oleng, karena posisi Hye Sun sekarang menyandar pada bahunya. Tidak sampai setengah jam, Min Ho sampai juga dikediaman Goo. Dengan cepat ia membopong Hye Sun masuk ke dalam rumah. Para pengawal pribadi Hye Sun juga Miss Park yang sudah berada lebih dulu berada di kediaman itu kaget setengah mati ketika mendapati majikan mereka pingsan. Karena setahu mereka, tadi pagi sebelum Hye Sun berangkat ke bandara ia sehat-sehat saja.

Miss Park menunjukkan kamar majikannya yang berada di lantai tiga dengan panik. Dengan segera ia memerintahkan salah satu pengawal pribadi Hye Sun untuk memberitahu tuan dan nyonya besar mereka mengenai keadaan Hye Sun.

HYE SUN POV : ON

Aku terbangun dengan perasaan gelisah. Entah kenapa aku merasa hari ini akan menjadi hari terburuk sepanjang sejarah hidupku. Aku bangun dari dari tidurku ketika menyadari ada seseorang yang terus-menerus memandangiku. Aku balas memandangnya, karena sepertinya aku merasa familiar dengan wajah tampan bak malaikat itu.

Hmm....

LOADING, PLEASE WAIT....

1% LOADING

2% LOADING

32% LOADING


Aku masih memandangnya

57% LOADING

Orang itu masih balas memandangku.

85% LOADING

Otakku benar-benar belum terkoneksi dengan baik. Kupusatkan seluruh tenagaku untuk mengingat orang yang sedang duduk dengan nyaman di sofaku.

98% LOADING

100% LOADING...

CONNECTION....


“SEDANG APA KAU DIKAMARKU??!!!”

 Aku kaget setengah mati ketika mendapati pangeran pujaan Ji Eun sedang duduk di sofaku.

“Badanmu berat sekali. Kau harus diet”, ujar setan itu dengan menampilkan senyum sinisnya.

Rasa-rasanya ingin sekali aku mencakar wajahnya supaya senyum sok tampannya itu menghilang dari hidupku, “Sedang apa kau disini?”, tanyaku tak kalah sinis.

“Seharusnya kau berterima kasih padaku, calon istriku”, ujarnya dengan menekankan di kata terakhir.

Aku terkesiap. Permainan apa ini?, “Apa maksudmu?”

“Hhh..bulan depan kita bertunangan. Persiapkan dirimu sebaik-baiknya, karena sebentar lagi kau akan hidup di neraka”, smirk itu lagi! Brengsek.

Dengan kerasnya aku tertawa garing mendengar candaannya, sangat tidak mungkin aku mau bertunangan dengan orang seperti ini,”Ini benar-benar tidak lucu, Tuan Lee Min Ho”

“Aku tidak melucu. Kalau tidak percaya tanyakan saja pada orang tuamu”

Aku menyipitkan mataku ketika mataku beradu pandang dengannya, mencari kebenaran kata-katanya.

Si berandal ini membuang mukanya ketika menyadari tatapanku, “Jangan pernah memandangiku seperti itu lagi. Aku tidak suka”

Aku mendengus mendengar perkataannya. Otakku yang memang koneksinya sangat lamban memikirkan cara agar bisa membatalkan pertunangan ini –jika si berandal ini serius dengan ucapannya.

Suasana yang hening membuat pendengaranku semakin tajam. Terdengar langkah-langkah kaki yang sepertinya menuju ke kamarku. Dengan cepat otakku menyusun rencana yang memungkinkan batalnya pertunangan ini.

Min Ho yang akan keluar kamar kutahan dengan smirkku yang tidak kalah mengerikan dengan miliknya. Dia hanya menatap tanganku yang menahan tangannya, “Ada apa?”

Aku hanya menjawab dengan seringai. Dengan cepat aku merobek kemeja yang kupakai hingga menyebabkan dua kancingnya terlepas. Mata Min Ho melebar melihat ulahku, “Apa yang kau lakukan bodoh!”. Dengan kasar aku menarik kerah kemeja putihnya hingga posisi Min Ho sekarang berada tepat di atasku, belum selesai keterkejutan Min Ho dengan ulahku, tiba-tiba pintu kamarku terbuka, menampilkan lima sosok yang membuat mata Min Ho hampir melonjak keluar.

Daddy, mommy, ayahnya, ibunya, juga Miss Park terkejut bukan main ketika melihat posisi kami. Dengan mata membelalak mom dan ibu si berandal ini saling memandang satu sama lain, hingga akhirnya....

“HAHAHA.... BAGUS MIN HO-A, BAGUS SEKALI. HAHAHA”, mom tertawa sangat keras.

Aku memandang ibuku dengan heran. Seharusnya rencana ini berhasil. Seharusnya ibu dan ayahku mengira Min Ho adalah pria berandal yang hanya ingin merebut kesucian putrinya. Tapi kenapa malah...malah terlihat senang? Ada apa dengan dunia?

“Maaf kami sudah menganggu, Sun-a, Min Ho. Ayo lanjutkan saja. Oh ya, ibu ingin anak perempuan”, dengan polosnya ibu Min Ho merequest (lagu kalee...) pada kami berdua.

“Jangan. Anak laki-laki saja”, mengikuti kepolosan ibu Min Ho, ibuku ikut-ikutan merequest, “Anak laki-laki saja ya, Sun-a”

“Bagaimana kalau kembar saja. Laki-laki dan perempuan. Bagaimana?”, sekarang malah ayahku yang ikut-ikutan nimbrung.

Kemudian dengan santainya mereka berlima keluar dari kamarku. Meninggalkanku dan Min Ho yang masih melongo dengan kejadian tadi.

Aku yang sadar Min Ho masih berada diatasku segera mendorongnya dengan kasar sehingga ia jatuh dengan sadisnya di lantainya, “AARRGGHH... APA YANG KAU LAKUKAN? AKH!!”

Dengan segera kurapikan kemejaku yang berantakan, “Brengsek! Rencana A, gagal!”

“Cih, jadi kau melakukan hal tadi supaya orang tua kita membatalkan pertunangan ini? Childish!”

Aku memandangnya dengan mulut yang maju beberapa senti kedepan” Keluar dari kamarku!!”

“Cih!”, dengan segera ia melangkah ke pintu kamarku, tapi kemudian berbalik, “Oh ya, dadamu rata!!”

“LEE MIN HO!!”


TBC....
Me, Myself, and I. DON'T DISTURB ME


Offline Aurel " lusy" Aurellya

  • Junior
  • **
  • Posts: 227
  • kyaaa jun pyo sexy bgeth
  • Location: padang, indonesia
    • View Profile
Re: DESTINY, update 18 juni 2010 (maap, nyicil)
« Reply #47 on: June 28, 2010, 05:45:19 pm »
Voldiii
update kok ga blg2 sih?.. Hehe
gumawoo
sumpah deh, asli aku ngakak bc yg ortu minho ma ortu hyesun request anak ,hahahaha
km mank pling pnter y bkin org skit prut nahan ktawa, bagus2
lanjutin voldi, next part update skrg aja yah..
*ampun, jgn [head break] aku ..
only u in my bottom heart, no body else, but u in over the world...

Offline revynska

  • Police
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1639
    • View Profile
Re: DESTINY, update 18 juni 2010 (maap, nyicil)
« Reply #48 on: June 28, 2010, 07:36:07 pm »
[smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] voldiiiiiiiiiiiiiiiiiii thanks udah diupdate iya nih kok ga bilang2 kalo udah update tu tulisan update-an nya blon diganti

[rofl] [rofl] [rofl] [rofl] ngakak guling2 dah ortu malah ngedukung anak nya buat ehm ehm sbelon waktu nya [hmpfh] mana pake request anak lg [hmpfh] [hmpfh] [laughing] [laughing] [laughing] [laughing] [laughing]
 


ADAM COUPLE SELCA

fara

  • Guest
Re: DESTINY, update 18 juni 2010 (maap, nyicil)
« Reply #49 on: June 28, 2010, 10:36:21 pm »
Gumawo voldi udh diupdate [flowers] [flowers] [flowers]
ceritanya seru bgt voldi [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]
kira2 reaksi ji eun gmn ya kalo tau hyesun mau tunangan ma minho [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

Offline Liko

  • Senior
  • ****
  • Posts: 893
    • View Profile
Re: DESTINY, update 18 juni 2010 (maap, nyicil)
« Reply #50 on: June 29, 2010, 12:14:29 am »
 [jumpy] [jumpy] [jumpy] hyesun dikatain rata, minho lom nyicipin sih  [hmpfh]

ini ceritanya minho engeh ga sih klo hyesun gantiin ji eun?

Offline voldi

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1051
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Re: DESTINY, update 28 juni 2010
« Reply #51 on: June 29, 2010, 01:06:10 am »
liko : gak, mino kan blm pernah sama ji eun, ketemu hyesun aja baru kali ini

fara : reaksinya? mmm... tunggu aja deh *sok misterius* [hmpfh]

revynska : hohoho...maap, soalnya pas update koneksi lola.. jadi cuman sempet baca pangeran mimpi sama update ini doang [hmpfh]

aurel : GUBRAK!! hammer2 hammer2 hammer2 [hmpfh]
Me, Myself, and I. DON'T DISTURB ME


Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Re: DESTINY, update 28 juni 2010
« Reply #52 on: June 29, 2010, 03:06:52 am »

voldi, ......thnx dah di up date

duh ortunya min ho ama hye sun gak marah liat posisi anak2nya [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] , malah request minta anaknya pengen cewek/ cowok , kembar malah, wkwkwkwkwkwkwkwkkkkkkk

gya................ Min Ho ... kaget 2 tp sempet liat juga dadanya hye sun, xixixixix..
voldi ayo lanjutkan!!!!!


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: DESTINY, update 28 juni 2010
« Reply #53 on: June 29, 2010, 06:44:53 am »
voldi, minho baru pertama kali ketemu hyesun ya [ohmy] bukannya mereka satu sekolah, kok kagak ngeh, klu ga salah kan si minho cs sering lalu lalang di sekolah itu [biggrin], maksudnya biar makin terkenal [hmpfh]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline oqyoiko

  • Superintendent
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1265
  • just be Ur SeLf & bE thE bEsT,,,,
  • Location: indonesia
    • View Profile
Re: DESTINY, update 28 juni 2010
« Reply #54 on: June 29, 2010, 07:53:31 am »
 [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]voldi thx tuk update'anya yaa... iya kocak niy cerita,, tp sbernya mino jg terpaksa tau mang dah da hati dkit c tuk hyesun voldi??? [chin] [chin] [chin] [chin]

wah jdinya yg je eun demen bkal jd calon hyesun yaaa???? complicated bner niyyy yaaakkkkk,,, mana tega jg c hyesun mw embat gebetan shbt sejatinya itu  whistling whistling whistling whistling whistling
"MinSun & YongSeo is Sweet & Cute Couple "


Offline virna yuniar

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1152
  • ♥KangDan♥
    • View Profile
Re: DESTINY, update 28 juni 2010
« Reply #55 on: June 29, 2010, 06:16:58 pm »
Hy voldi lam kenal,wah km t pinter bgd ya ngocol perut,hehehe
Kyk inet aja 1%loading....
Wkwkwk hmph
Eh eh disini min0 kykna benci bgd ya ma hyesun,ampe blg bntr lg bkalan dineraka stlah mrka nikah.
..
Oia vol si min0 nyadar gk to kalo dy t pernah ktmu hs diskul as ji eun?
Mian bnyk nanya hmph hmph

Offline pink_girly

  • Full
  • ***
  • Posts: 341
  • <3 MinSun
    • View Profile
Re: DESTINY, update 28 juni 2010
« Reply #56 on: June 30, 2010, 04:24:07 am »
Voldi.. gw demen banget ama FF yg crtnya kyk gni nih..
em, btw papi kog gak knal ama mami bkannya mrka ntu stu sekolah..???
hahaha.. ngakak pas bca :

Daddy, mommy, ayahnya, ibunya, juga Miss Park terkejut bukan main ketika melihat posisi kami. Dengan mata membelalak mom dan ibu si berandal ini saling memandang satu sama lain, hingga akhirnya....

“HAHAHA.... BAGUS MIN HO-A, BAGUS SEKALI. HAHAHA”, mom tertawa sangat keras.

Aku memandang ibuku dengan heran. Seharusnya rencana ini berhasil. Seharusnya ibu dan ayahku mengira Min Ho adalah pria berandal yang hanya ingin merebut kesucian putrinya. Tapi kenapa malah...malah terlihat senang? Ada apa dengan dunia?

“Maaf kami sudah menganggu, Sun-a, Min Ho. Ayo lanjutkan saja. Oh ya, ibu ingin anak perempuan”, dengan polosnya ibu Min Ho merequest (lagu kalee...) pada kami berdua.

“Jangan. Anak laki-laki saja”, mengikuti kepolosan ibu Min Ho, ibuku ikut-ikutan merequest, “Anak laki-laki saja ya, Sun-a”

“Bagaimana kalau kembar saja. Laki-laki dan perempuan. Bagaimana?”, sekarang malah ayahku yang ikut-ikutan nimbrung.

Kemudian dengan santainya mereka berlima keluar dari kamarku. Meninggalkanku dan Min Ho yang masih melongo dengan kejadian tadi.

Aku yang sadar Min Ho masih berada diatasku segera mendorongnya dengan kasar sehingga ia jatuh dengan sadisnya di lantainya, “AARRGGHH... APA YANG KAU LAKUKAN? AKH!!”

Dengan segera kurapikan kemejaku yang berantakan, “Brengsek! Rencana A, gagal!”

“Cih, jadi kau melakukan hal tadi supaya orang tua kita membatalkan pertunangan ini? Childish!”

Aku memandangnya dengan mulut yang maju beberapa senti kedepan” Keluar dari kamarku!!”

“Cih!”, dengan segera ia melangkah ke pintu kamarku, tapi kemudian berbalik, “Oh ya, dadamu rata!!”

“LEE MIN HO!!”

 [rofl] [hmff] [jumpy]

Voldi.. cepetan update dong.. PLEASE.. [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]

Offline voldi

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1051
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Re: DESTINY, update 28 juni 2010
« Reply #57 on: June 30, 2010, 05:40:58 am »
hai virna, makash udah baca [lovestruck], emang mino benci bgt ma hyesun, tapi kan lama-lama jadi cinta [hmpfh]

mami, lia, gak kok, mino gak pernah ketemu sama hyesun. tuh anak kan kalo di sekolah dingin kayak kulkas, jadi gak terlalu merhatiin sekitarnya. ngapain juga merhatiin, orang dikanan kiri cuman ada penggemarnya yang bejibun
Me, Myself, and I. DON'T DISTURB ME


Offline voldi

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1051
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Re: DESTINY, update 28 juni 2010
« Reply #58 on: June 30, 2010, 05:54:12 am »
[smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]voldi thx tuk update'anya yaa... iya kocak niy cerita,, tp sbernya mino jg terpaksa tau mang dah da hati dkit c tuk hyesun voldi??? [chin] [chin] [chin] [chin]

wah jdinya yg je eun demen bkal jd calon hyesun yaaa???? complicated bner niyyy yaaakkkkk,,, mana tega jg c hyesun mw embat gebetan shbt sejatinya itu  whistling whistling whistling whistling whistling

okman, kalo di fic gw, gw tegain aja deh [hmpfh]
Me, Myself, and I. DON'T DISTURB ME


Offline oqyoiko

  • Superintendent
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1265
  • just be Ur SeLf & bE thE bEsT,,,,
  • Location: indonesia
    • View Profile
Re: DESTINY, update 28 juni 2010
« Reply #59 on: June 30, 2010, 05:57:14 am »
 [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]asiiikk,, sbernya mang jawaban itu yg aq tunggu c voldi  punk punk punk punk punk punk
"MinSun & YongSeo is Sweet & Cute Couple "