Hi
![[arms]](http://www.smfnew.com/Smileys/default/arms.gif)
Aku berniat ngelanjutin FF oneshoot-ku yang waktu itu
![[biggrin]](http://www.smfnew.com/Smileys/default/biggrin.gif)
Di FF ini aku buat MinSun yang ga terlalu akur dan romantis
![[sweat]](http://www.smfnew.com/Smileys/default/sweat.gif)
dan FF ini dibuat selagi ada moment MinSun yang terjadi. KTT-an lah ya apa yang MinSun lakuin kalo mereka lagi berpisah dan melampiaskan rasa rindu mereka
![[biggrin]](http://www.smfnew.com/Smileys/default/biggrin.gif)
Title : My Oxygen, My Life, My Everything
Genre : Romance
Started : 03 March 2012
Ended : -
Cast:
The two of them. Lovely Couple. Lee Min Ho and Goo Hye Sun
credit photo: janey
Hye Sun's beloved dongsaeng. Lee Dong Hae
--T E A S E R--
Hye Sun’s POVAh sial!! Kenapa dia harus mengenakan kemeja putih itu saat Fansmeeting? Kemeja putih sangatlah ilegal untuknya! Lihatlah tubuh kerennya saat mengenakan kemeja putih. Brengsek! Lagi-lagi dia membuatku terpesona.Tiga hari sudah dia meninggalkanku pergi ke Thailand. Dan sekarang aku sedang menahan nafas melihat pesonanya melalui laptopku. Oh Tuhan apakah dia tau kalau aku hampir gila karena merindukannya? Dan inilah sifat buruk ku! Selalu gengsi untuk meneleponnya duluan hanya untuk mengatakan “Aku merindukanmu...”
Sedang asyik aku terpesona melihat ketampanannya tiba-tiba handphone ku bergetar. Akhirnya dia meneleponku.
“.........” Dia hanya diam. Aku hanya bisa mendengar deruan nafasnya halus.
“Tidak usah meneleponku kalau kau tidak ingin mengatakan apa-apa..”Min Ho’s POVSetelah Fansmeeting selesai aku langsung pergi menuju ruang ganti dan menjalankan niatku. Meneleponnya. Tiga hari tidak melihat wajahnya bahkan mendengar suaranya, itu serasa sebagian paru-paruku kekurangan oksigen. Aku merindukannya.
Dia mengangkat teleponku. Sengaja aku terdiam sejenak hanya untuk sekedar mendengar deruan nafas halusnya.
“Tidak usah meneleponku kalau kau tidak ingin mengatakan apa-apa..”
Ocehannya. Ya. Akhirnya aku mendengar ocehannya lagi. Mendengar ocehannya pun sudah cukup. Sudah cukup menghapus sedikit rasa rinduku padanya dan sudah cukup membuktikan bahwa oksigenku masih tetap di sisiku.
“Aku merindukanmu..” kataku terus terang.
“Aku juga merindukanmu...” aku lega mendengarnya.
“Tuan Lee apa kau tau? Kau membuatku hampir gila karena melihatmu memakai kemeja putih itu!”
“Hahahaha sebegitu besarnya kah pesonaku di matamu?”
“Kenarsisan mu itu selalu membuatku jijik!”
“Tapi, tanpa aku ber-narsis pun kau pasti mengakui ketampanan ku kan?”
“Hah. Ada juga kau yang selalu mengakui kecantikan ku tanpa aku harus bernarsis ria di depanmu.”
“Sial kau!”
“Akui saja..”
“Ya.. Aku mengaku. Kau selalu cantik di mataku. Bahkan saat kau sedang berkeringat sekalipun..”
“Hahaha akhirnya kau mengakuinya..”
“Hye Sun-ah.....”
“Mmm?” Sial. Dehamannya! Aku merindukan itu. Suaranya terdengar terlalu seksi saat berdeham seperti itu,..
“Saranghae..” Lagi-lagi aku mengatakan kalimat itu padanya. Rasanya ingin sekali aku mencari kalimat yang lebih indah dari “Saranghae..” dan “Aku mencintaimu..” karena aku memang lebih dari mencintainya.
“Na do saranghae..” Begitulah kalimat terakhir yang aku dengar darinya sebelum aku benar-benar memutuskan hubungan telepon diantara kami. Dan dapat dipastikan rasa rindu itu akan menjalari tubuhku kembali untuk tiga hari ke depan...
Hye Sun-ah maafkan aku jika nanti aku tidak bisa mengendalikan diriku saat aku kembali melihat wajah cantikmu dan memeluk tubuh mungilmu,.......... Tunggulah aku...--T B C--
I'll be so glad if you guys give some comments of this FF. Please wait for the 1st chapter
![[biggrin]](http://www.smfnew.com/Smileys/default/biggrin.gif)
Hope you guys will be like it
![[bye]](http://www.smfnew.com/Smileys/default/bye.gif)