Author Topic: sorry hyung, i love your yoja chingu  (Read 1756 times)

Offline gantang ricky prabowo

  • Full
  • ***
  • Posts: 397
  • i know you so well
  • Location: JAKARTA
    • View Profile
sorry hyung, i love your yoja chingu
« on: May 14, 2012, 05:28:59 am »
Sorry hyung... i love your yoja chingu.

Cast:

Lee min ho call mino



Kim ki bum call kai



Goo hye sun call sun



Moon geun young call moon




In this story,  lee min ho is fotografer professional in south korea, he has big brother name kim ki bum . kim ki bum is model
and actor, he has a girl friend name goo hye sun. Goo hye sun still college. She is nice person, has close friend name moon geun young in a same college.

Story will add than. XD
Hidup sukses, bahagia dunia khirat, membahagiakan orang banyak, bermanfaat untuk agamaku amin ya allah..

Share on Bluesky Share on Facebook


Offline Adinda lestari

  • Junior
  • **
  • Posts: 249
    • View Profile
Re: sorry hyung, i love your yoja chingu
« Reply #1 on: May 14, 2012, 07:07:57 am »
Ditunggu chap 1nya...:-)

Offline Roxanne

  • Full
  • ***
  • Posts: 259
    • View Profile
Re: sorry hyung, i love your yoja chingu
« Reply #2 on: May 14, 2012, 07:11:55 am »
hello..im mary..newbie here..

cant wait for 1st chap..

update asap..  [hmpfh]

Offline gantang ricky prabowo

  • Full
  • ***
  • Posts: 397
  • i know you so well
  • Location: JAKARTA
    • View Profile
Re: sorry hyung, i love your yoja chingu
« Reply #3 on: May 14, 2012, 07:35:15 am »
chapter 1:



Cklik.... cklik...cklik...

(suara kamera terus menerus berbunyi, seorang model wanita, dengan pakaian ehem... SEXY  yang membentuk lekukan
tubuhnya yang WOW “mengagumkan”. Model wanita itu menggerakkan tubuhnya secara alami, berpose indah,  menarik
perhatian banyak orang yang melihat penampilannya.)

“Okey.. saya fikir, gambar ini semua sudah cukup mengagumkan. Terima kasih atas kerja keras kalian semua. Maaf telah
merepotkan.” Sang fotografer membungkukkan tubuhnya untuk memberikan hormat kepada para kru.

“nae mino –ssi.” Jawab para kru bersamaan.

Semua kru membereskan semua peralatan yang telah selesai di gunakan di sesi pemotretan kali ini. Model cantik tadi yang
menjadi objek, sekarang berjalan mendekati fotografer yang berparas tampan dan bertubuh tinggi, sikapnya yang
berwibawa dan serius, membuat para wanita tertarik padanya.

“mino-ssi.. ada yang ingin aku bicarakan.” Kata wanita itu yang sudah mulai mendekat.



“oh.. kan mi youn-ssi.. ada perlu apa?” tanya mino sopan.

Mi youn mendekatkan bibirnya ketelinga mino membisikkan kata demi kata seakan merayu.

“lee min ho-ssi.. mau kah kamu makan malam bersamaku?” bisik mi youn.

“miane mi youn-ssi .saya sibuk.” Mino langsung saja menjauhi min youn, memasukkan kamera ke dalam tas besarnya
secara terburu-buru. Dan pergi membawa tas di punggungnya, berjalan  keluar tergesa-gesa.

“ish.... orang itu.. benar-benar menyebalkan. Dia fikir dia itu orang hebat. Cih..” teriak mi youn mencibir lee min ho yang
bayangannya pun sudah tak berada di ruangan pemotretan ini.

“minum dulu mi youn-ssi.” Seorang wanita membawakan segelas minuman jeruk dingin.

“kau fikir dia itu hebat?” tanya mi youn kesal pada wanita yang bisa dibilang pembantu mi youn.

“mungkin saja.” Tampang pembantu itu berfikir. “dia kan fotografer yang sangat berkarisma, dan semua hasil karyanya
sangat mengagumkan.” Jawab si pembantu agak bodoh dan jujur.

“KAU!!! Akhh....” mi youn mengacak rambutnya frustasi, para kru yang masih ada di tempat pemotretan menatap aneh
sikap sang model yang di luar dari kata MENAWAN.

Ketika mi youn sadar dengan tatapan aneh para kru yang masih ada di lokasi pemotretan, dia kemudian berdehem dan
menata rambutnya , bersikap normal kembali, seperti tidak ada masalah apapun.

“saya pergi. Terima kasih atas bantuannya..” pamit mi youn dan memberi hormat, kemudia dia keluar dari ruangan dengan
wajah se-rilex mungkin dan senyuman menawannya, walaupun sebenarnya ada sedikit kekesalan di hatinya.

Dengan langkah panjang dan tas besar yang menghiasi punggungnya,  lee min ho semakin terlihat menawan. Para wanita
menatapnya tanpa berkedip. Ok.. siapa yang tak kenal dengan LEE MIN HO???  Semua berita, dari TV, Radio, Koran,
Majalah dan media elektronik, memberitakan tentang kerja bagusnya di bidang fotografer.

Di sela-sela keseriusannya menapaki jalan yang cukup ramai, hand phone yang berada di saku celananya bergetar. Mino
merogoh saku celananya, melihat hand phonenya, dan ternyata, di layarnya tertulis “KAI HYUNG” . dengan gerakan sekali
tekan, mino pun mendekatkan hand phone itu ketelinganya.

“oh.. hyung! Waeo?” tanya mino langsung ke inti.

“mino ya... apa kau sibuk?” tanya kai

“nae.. sangat sibuk. Pertanyaan macam apa kau itu.” Jawab mino sedikit kesal dengan pertanyaan kai yang terlalu
berputar-putar.

“oh.. kurae?? Ah... bagaimana ini. Hye sun pasti sedang menunggu di depan rumah yang sedang kosong.” Omongan kai
agak kecewa.

“kau tinggal pulang saja hyung! Susah sekali.” Jawab mino kesal.

“ish... aku sedang syuting!” teriak kai.

Mino menjauhkan handphonenya sembentar, lalu mendekatkannya lagi.

“arasso... saya ada waktu luang hanya 1 jam. kau segeralah selesaikan syutingmu.” Mino mengalah, dan memutuskan
hubungan telepon sepihak.

“kai hyung, ndo pabo ya!.” Mino berbicara di depan hand phonenya, padahal hubungan sudah terputus. mino memasukkan
hand phonenya ke dalam saku celananya lagi, kemudian, senyuman menghiasi wajahnya sepanjang perjalanan.

#

Di depan rumah besar dan megah terlihat seorang wanita menekan-nekan bel rumah dengan tidak sabar. Terlihat dari
wajahnya, dan caranya menekan bel. Pasti dia sudah sangat lama berdiri di depan pagar rumah ini.

“hai... saeng.. kau sudah lama menunggu oppa.” Mino mengusap kepala hye sun . dan kemudian membuka gerbang
dengan kunci yang dia punya.
“ish.. kau mengacak rambutku lee min ho-ssi.” Nada suara hye sun agak kesal dan merapihkan tata rambutnya.

“miane. Silakan masuk.” Mino mempersilakkan hye sun memasuki gerbang rumah dan dilanjutkan masuk kedalam
rumahnya.

“silakan duduk saeng. Oppa akan membuatkanmu minuman.” Mino menaruh tasnya di ruang tengah, kemudian berjalan
kedapur, mempersiapkan 2 buah gelas dan mengambil minuman soda di dalam lemari ice nya.

Mino membawa 2 buah gelas ke ruang tengah, tempat hye sun sedang menekan-nekan remot control dengan bosan.

“maaf ya.. oppa lama datang, sampai-sampai kamu harus menunggu diluar.” Mino menaruh gelas di meja yang ada di
depannya, kemudian membelai rambut hye sun, sambil mendekatkan wajahnya ke leher hye sun, menghirup aroma tubuh
hye sun.

“ya... lee min ho-ssi... apa yang kau lakukan.” Hye sun berdiri dari tempatnya duduk.

“ah.. anyi ya dongsaeng... oppa hanya ingin mengetest indra penciuman oppa.. kamu masih memakai wangi lili. Aku
menyukainya.” Jawab mino, di buat sesantai mungkin.

“kemarilah.. duduk disini lagi. Aku tak akan jahat padamu saeng.” Mino menepuk-nepuk sofa di samping mino.

Hye sun duduk kembali ke sofa. Namun sofa yang berbeda dengan yang ditempati mino.

“ya.. saeng.. waeo?” tanya mino ramah.

“aku kesal dengan kai oppa! Janjinya doang se samudra. Katanya mau menemaniku bikin tugas. Tapi malah sibuk sendiri.
Yang parahnya lagi.. sebenarnya aku ini pacaran sama siapa sih!!” hye sun melirik mino kesal.

“ow..ow..ow.. saeng marah??” tampang mino khawatir, mendekat ke hye sun, dan berlutut di bawah, tepat di depan hye
sun duduk. Menatap hye sun, dan memegang kedua tangan hye sun.

“oppa.. bantu saeng mengerjakan tugas. Bagaimana? Sebagai permintaan maaf.” Tatapan mino seperti memohon.

“ya.. oppa.. kau selalu membuatku takut.” Hye sun melepaskan genggaman tangan mino.

“ah.. kurae??” mino menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Dan memasang wajah polos.

“nae.” Hye sun menjawab takut.

“baiklah.. oppa bantu mengerjakan tugas.” Mino bangkit dan duduk di sofanya kembali.

Hye sun mengeluarkan note book dari dalam tasnya. Menyalakan dan membuka document yang akan dikerjakannya.

“jadi.. apa materi yang ingin kamu bahas?” tanya mino serius.

“ini.. tentang sebuah design bangunan. Bagaimana cara membuat bangunan yang menarik dari segi tampilan luar maupun
dalam, peralatan yang menghiasi rumahnya itu sendiri..

“em... ya sudah.. beri aku waktu..” mino pun berfikir.

“bagaimana kalau rumah yang terbuat dari kayu, membuat kesan seperti di pegunungan, atapnya di beri transparan, agar
bisa melihat bintang, dan juga, ubinnya, dari marmer, memberikan kesan mewah. Kemudian ada tempat pembakaran,
untuk menghangatkan suhu tubuh. Kalau di buat rumahnya lantai 2, tangganya, dibuat tidak perlu memakai penyangga, di
lantai atasnya baru diberi pegangan seperti bunga-bunga. Jadi terlihat seperti rumah pohon. Bagaimana? Kau ada
gambaran?” tanya mino.

Hye sun membayangkan yang di katakan oleh mino dan berdecak kagum.

“wah... sangat menawan....”kagum hye sun.

“lalu luarnya bagaimana???” tanya hye sun antusias.

“di luarnya.... di beri pilar besar, memberikan kesan kokoh, dan pintunya, bagaimana kalau model yang di castel seperti
itu.. biar kelihatan seperti mistik.” Kata mino agak menakut-nakuti.

“wah.. benar-benar mengagumkan.” Kata hye sun.

“’oppa... kau itu benar-benar pintar sekali. Tidak seprti kai oppa yang hanya bisa berfikir dan tidak memberikan pendapat
sama sekali.” Cibir hye sun.

“kalau begitu... kau putuskan saja.. dan kau menjadi yoja chinguku saja saeng.” Tatapan mino serius.

Hye sun hanya menatap mino kaget.





HAPPY READING ALL> :D
maaf sedikit dulu.. lagi numpang soalnya nulisnya.. XD
Hidup sukses, bahagia dunia khirat, membahagiakan orang banyak, bermanfaat untuk agamaku amin ya allah..

Offline Roxanne

  • Full
  • ***
  • Posts: 259
    • View Profile
Re: sorry hyung, i love your yoja chingu
« Reply #4 on: May 14, 2012, 08:33:16 pm »
waduh feeling gue gak enak..  [chin] [chin] [chin] [chin]

kayaknya si mino bakalan menyerang darat,laut,udara nih but dapetin si sun..  gunsmilie gunsmilie gunsmilie

janjinya se samudra  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] kai oppa kalo gak hati2 mah bakalan kehilangan si sun..  [heh] [heh] [heh]

lanjut ya,  punk punk punk

Offline gantang ricky prabowo

  • Full
  • ***
  • Posts: 397
  • i know you so well
  • Location: JAKARTA
    • View Profile
Re: sorry hyung, i love your yoja chingu
« Reply #5 on: May 15, 2012, 02:12:26 am »
thanks ya sist dah mau baca dan meninggalkan jejak. ^^

lanjutannya segera bos. ^^v
Hidup sukses, bahagia dunia khirat, membahagiakan orang banyak, bermanfaat untuk agamaku amin ya allah..

Offline Adinda lestari

  • Junior
  • **
  • Posts: 249
    • View Profile
Re: sorry hyung, i love your yoja chingu
« Reply #6 on: May 15, 2012, 03:16:44 am »
.makasih udah update..
.umur hye,min and kai itu berapa ?
.si mino udah cinta ke hye yach..trus sebenernya kai itu bener" cinta gak ke hye#meragukan bgt,,,
.ditunggu next chap..

Offline gantang ricky prabowo

  • Full
  • ***
  • Posts: 397
  • i know you so well
  • Location: JAKARTA
    • View Profile
Re: sorry hyung, i love your yoja chingu
« Reply #7 on: May 15, 2012, 04:24:29 am »
iya, sama" sista. :D
cerita'a hye sun 19. mino 21. kai 22.
kai sebenar'a cinta. tapi dia lebih cinta pekerjaan dan malah percaya" aja si hye sun di temenin sama mino. eh.. tahu"a, mino malah jadi suka sama hye sun. hye sun'a juga masih ababil (ABG labil) di sini. :D
Hidup sukses, bahagia dunia khirat, membahagiakan orang banyak, bermanfaat untuk agamaku amin ya allah..

Offline Namutz

  • Junior
  • **
  • Posts: 197
  • nona goo is inspiring women
    • View Profile
Re: sorry hyung, i love your yoja chingu
« Reply #8 on: May 15, 2012, 06:27:43 am »
HAAAAA lanjuttttttttttttttttttttt  haaaaaaaaaa mami nya polos amat yaaaaaaaaaaa wkwwkwwkwkwwk tak tau gelegat nyaaaa si papi wkwkwwkwwkw

Offline gantang ricky prabowo

  • Full
  • ***
  • Posts: 397
  • i know you so well
  • Location: JAKARTA
    • View Profile
Re: sorry hyung, i love your yoja chingu
« Reply #9 on: May 15, 2012, 07:12:05 am »
makasih kak udah baca. ^_^
pasti di lanjut donk...

tapi nanti dulu.  Hface Hface
Hidup sukses, bahagia dunia khirat, membahagiakan orang banyak, bermanfaat untuk agamaku amin ya allah..

Offline gantang ricky prabowo

  • Full
  • ***
  • Posts: 397
  • i know you so well
  • Location: JAKARTA
    • View Profile
Re: sorry hyung, i love your yoja chingu
« Reply #10 on: May 15, 2012, 09:27:03 am »
“kalau begitu... kau putuskan saja.. dan kau menjadi yoja chinguku saja saeng.” Tatapan mino serius.

Hye sun hanya menatap mino kaget.


Chapter  2:

“ah... aku haus..” hye sun mengipas-ngibaskan wajahnya dengan tangannya, kemudian mengambil minuman yang ada di
depannya.

Hye sun meminum minumannya agak gemetaran, sehingga airnya ada yang mengalir dari sela-sela  bibirnya.

lee min ho mendekatkan wajahnya, menjilat air yang mengalir di sela bibir hye sun.
Hye sun langsung menghentikan aktifitas minumnya. Berdiri, dari tempat duduknya yang sangat dekat dengan mino. Sikap
hye sun agak sedikit kikuk.

“akh.. oppa.. aku rasa kau sibuk hari ini. Atau kalau kamu gak sibuk, aku yang sibuk hari ini. Terima kasih atas minuman
dan bantuan oppa. Aku pulang. “ hye sun merapihkan  barang-barangnya yang masih berantakan, tangan mino sudah
menggenggam  kedua  tangan hye sun. Mengecup bibir hye sun dengan ganas (?) , hye sun mencoba menolak perlakuan mino, tapi percuma.. tenaga hye sun tak sekuat tenaga mino.

“op...pa... lep...as..”  perkataan hye sun yang kesulitan berbicara akibat perlakuan mino yang terlalu bersemangat.


Mino menghentikan kegaasannya (?)  namun tangannya masih menahan tangan hye sun yang mencoba melepaskan
genggaman mino.

“hye sun’a... nan saranghae..” perkataan mino yang lembut dan meneduhkan, meluluhkan hye sun yang tadinya berontak.

“op..pa..” jawab hye sun seperti orang yang terhipnotis.

“MINO’a...HYE SUN’a.. aku pulang.” Suara ki bum menggema di seluruh ruangan yang megah ini.

“oppa.. lepaskan...” hye sun memoho pada mino. Sedangkan mino masih menggenggam kedua tangan hye sun, tanpa ada
niatan melepaskan genggaman tangan hye sun sama sekali.

“shiro... kau milikku.” Jawab mino dengan senyuman manisnya.

 Mino memegang kedua lengan hye sun dengan satu tangan sebelah kananya, kemudian sebelah tangan yang kirinya
menjatuhkan gelas  yang masih penuh dengan minuman sodanya. Sontak saja suara gelas pecah itu menghiasi ruangan
yang megah ini.
PRAAANG.....* suara gelas yang pecah berkeping-keping.

Mino mengambil pecahan itu, sengaja meggores jari telunjuk sebelah kirinya hingga mengeluarkan darah segar.

“oh.. oppa...!!”teriak hye sun histeris.  Mino melepaskan genggaman tangannya pada hye sun, dan menekan tangannya
yang terus mengeluarkan darah.

“ish.. oppa.. jangan di tekan!”hye sun memegang tangan mino yang terluka, dan menghisap darah yang keluar dari jari
mino, kemudian meniupnya.
“oh.. gwenchana?” ki bum terlihat sangat khawatir , langsung berlari ketempat hye sun dan mino diruang tengah.

“apa kau terluka hye sun’a?” tanya ki bum yang sekarang memegang bahu hye sun.

“oppa mino yang terluka.” Hye sun melihat sedih ke jari telunjuk mino yang masih mengeluarkan sedikit darah.

Hye sun menghisap darah yang ada di jari mino dan meniupnya lagi.

“ya... kenapa kau hisap!!” teriak ki bum kesal.

“agar darahnya  tak keluar lagi.” Jawab hye sun polos.

Mino menarik jari telunjuknya.

“gwenchana saeng.”  Mino mengelus kepala hye sun dengan tangan kanannya. Kemudian menjilat jari telunjuk kirinya
yang terluka dengan tatapan seperti senang(?)

“menjauh kau.” Ki bum menyingkirkan tangan mino yang ada di kepala hye sun dengan kasar.

“hye sun, kau kekamarku saja ya.” Bujuk ki bum manis.

“saeng’a.. bukankah tadi kamu bilang lagi sibuk?” tanya mino polos.

“oh.. itu..” hye sun menggaruk kepalanya yang tak gatal, mencoba berfikir.

“kebetulan oppa akan keluar. Ayo pergi bersama oppa.” Mino membawa tas hye sun, dan mencoba menarik lengan hye
sun , namun dari pihak ki bum, dia juga masih menggenggam tangan hye sun, sehingga terjadilah tarik-tarikan.

Tatapan mino dan ki bum benar-benar sangat membara.. hye sun yang jadi objek kekesalan mereka mulai angkat bicara.

“oppa kai..oppa mino.. bisa tolong kalian lepaskan tangan kalian?” tanya hye sun hati hati.

“TIDAK BISA!!!” teriak mino dan ki bum bersamaan.

Hye sun menundukkan kepalanya putus asa.

“hyung!! Cepatlah kau lepaskan! Mengalah lah dengan adikmu.” Mino menatap ki bum menusuk.

“tidak bisa. Kau saja yang lepaskan.” Ki bum menatap mino menusuk juga.

“ya.. oppa.. kemanhae.. aku pulang sendiri saja.” Jawab hye sun lemas.

“TIDAK BOLEH.!” Jawab mino dan ki bum serempak.

“ya!! Jadi aku harus bagaimana??” tanya hye sun putus asa.

“Ehem. Baiklah... aku tak ada waktu main-main.” Mino melepaskan tangannya yang menggenggam hye sun.

“saeng.. oppa pergi dulu ya.” Mino mengelus kepala hye sun.

“sana kau pergi! “ ki bum menepis tangan mino agar menjauh dari hye sun.

Mino berbalik , menaruh tas hye sun dan  membawa tas besarnya.

Mengulum jari telunjuknya yang masih agak terasa perih.

“ya.. lumayan manis.” Mino berbicara sendiri, senyuman menghiasi wajahnya. dan pergi keluar dari rumah megahnya.

“ya... hye sun’a... kau jadi mengerjakan tugasmu?” tanya ki bum ceria.

“ck..  oppa kemana saja sih.. semua tugas sudah selesai.” Jawab hye sun kesal.

“benarkah? Jadi kita bisa bersantai?” tanya ki bum ceria.

“ah... aku lelah oppa. Ku rasa oppa juga lelah. Aku pulang.” Hye sun mengambil tasnya dan pergi keluar.

“ya!!! sun’a... kenapa pulang??? Aku antar.” Ki bum mengejar hye sun yang sudah jalan ter lebih dahulu.



#

Cklik..cklik..* suara kamera berulang-ulang kali terdengar.

“ish...apa yang aku lakukan.” Mino menyudahi kegiatannya memotret hewan-hewan di kebun binatang.

“oh... oppa.. kau yang fotografer terkenal itu kan?” tanya seorang  remaja wanita berseragam sekolah.

“e..nae.” jawab mino ramah.

“bolehkah aku mengambil fotomu sekali?” tanya si remaja seperti memohon.

“ tentu saja.” Jawab mino ramah.

Cklik.* suara kamera hand phone si remaja.

“ah.. gomawo oppa. Satu lagi.. tolong tanda tangan juga ya.” Si remaja mengeluarkan sebuah buku dan pena.

Sret sret sret.* mino mengukir tanda tangannya di buku atau lebih tepatnya file(?)

“oppa.. gomawo.” Kata si remaja bahagia.

“eh.. haksaeng..  ada yang ingin aku tanyakan.” Kata mino malu-malu.

“oh.. nae oppa? Ada apa?” tanya si remaja bingung.

“apa yang paling disenangi remaja wanita saat ini?” tanya mino agak serius.

“tentu saja oppa!! Berita oppa sangat di senangi teman-teman wanita di sekolahku.” Jawab si remaja bangga.

“oh.. kurae?? Gomawo. Tapi.. maksudku.. sebuah hadiah..” mino membenahi pertanyaannya.

“oh.. samuraeo?? Untuk siapa?? Dongsaeng mino oppa?”tanya si remaja.

“oh.. nae.. nan dongsaeng. “ jawab mino dengan senyumannya juga.

“em... bagaimana kalau boneka beruang yang besar?? Pasti dia suka.” Jawab si remaja semangat.

“oh..  boneka beruang?” tanya mino aneh.

“nae.. boneka beruang itukan imut. Pasti semua wanita suka.” Jawab si remaja yakin.

“baiklah.. terima kasih haksaeng.” Mino menepuk bahu si remaja, dan langsung berlari. Sebelum banyak orang yang
mengenalinya di kebun binatang ini.

##
Kai sedang mengendarai mobil, di sampingnya, hye sun hanya terdiam. Sangat Terlihat ekspresi kesal diwajah hye sun.
Sudah 30 menit kai hanya berputar-putar dijalan yang sama. Sengaja menarik perhatian hye sun agar membuka suaranya.
Namun hye sun tak kunjung mengeluarkan suaranya sepatah katapun.

“emm.. sun’a.. kau marah sama oppa?” tanya kai hati-hati.

“huh... sudah tahu malah nanya.” Hye sun berbicara pelan , namun masih terdengar oleh kai. Hye sun mengalihkan
pandangannya keluar, tanpa mau melihat kai.

“sun’a.. miane... oppa belikan ice cream.. bagaimana?” tanya kai membujuk.

“huh.. oppa kira aku anak kecil” jawab hye sun kesal, tanpa melihat ke arah kai.

“oh.. ayo lah sun’a... kan oppa sudah minta maaf. Besok oppa janji menemanimu kemanapun kamu mau.” Bujuk kai lagi.

Hye sun melirik kai dengan tatapan kesal.

“YA!!! Oppa sudah berulang kali berjanji! Dan berulang kali juga mengingkari!!” teriak hye sun kesal.

“ah.. miane..miane.. oppa janji.. besok pasti.” Jawab kai khawatir.

“uh.. aku mau turun.” Jawab hye sun kesal.

“ya.. ini masih jauh dari rumahmu.” Kata kai tambah khawatir.

“BERHENTI!!!  Dari tadi juga oppa tidak mengantarku. Kita hanya berputar-putar.  Aku bilang BERHENTI!!!!!!!!!!!” teriak hye
sun.

CIIIIIIIIIIIIIIIIIIIITTTTT* suara rem mobil sampai berdecit, akibat terlalu mengerem mendadak.

Hye sun membuka sabuk pengaman kemudian  membuka pintu mobil dan menutupnya dengan kasar.

Kai ikut keluar juga dari dalam mobil.

“sun’a..  ayolah.. sikapmu terlalu kekanakkan.” Kai menarik lengan hye sun.

Hye sun menoleh ke belakang, dan melihat kai dengan tatapan kesal.

“lepas.” Kata hye sun datar.

“ya.. apa kamu sudah tak menyukaiku? Sampai-sampai kau melakukan ini?” kata kai kesal juga.

“OPPA!! Nan saranghae!! Choae!! Tapi... oppa yang tak mengerti aku..!! atau kalau memang oppa sudah bosan denganku,
katakan saja... jangan memberikan janji-janji palsu!!kau sangat menyiksaku oppa!!” hye sun mengeluarkan semua
kekesalannya, dan air bening pun mengalir dari kedua matanya.

Kai memeluk hye sun erat.

“aku juga mncintaimu sun’a.. aku tak akan melepaskanmu.” Bisik kai di telinga hye sun.

Suara tangisan hye sun mulai terdengar.



Dari kejauhan, seorang pria yang membawa tas besar sedang mengabadikan gambar dua sejoli yang sedang berpelukan
itu.

“ish... aku benci mengakui ini. Tapi aku cemburu.” Mino melihat gambar di kameranya.

“ah... boneka beruang...boneka beruang...” mino berjalan menyusuri toko boneka yang berjejer , melupakan kejadian yang
baru saja dilihatnya.



#

Keesokan harinya.



“MOON!!” hye sun  memanggil seorang wanita yang bernama moon geun young.

“sun’a...” jawab moon  dan mereka berdua berpelukan melepas rindu.

“ya.. moon kemana saja kau seminggu ini?” tanya hye sun menyelidik dan melepaskan pelukannya.

“aish... tentu saja aku mengerjakan tugas.” Jawab moon.

“kamu pasti seminggu bersama  oppa kai ya....” ledek moon .

“huh.. seminggu bersama oppa.. tapi bukan oppa kai. melainkan oppa mino.” Jawab hye sun seperti mendikte.

“hihihi.. aku sudah tau pasti begitu.” Tawa moon membuat hye sun kesal.

Ehem.* moon berdehem untuk menghentikan tawanya.

“miane sun’a.. tapi tenang saja.. seminggu lagi ulang tahunmu yang ke 19 kan! Dia pasti mengabulkan permintaanmu.”
Kata moon yakin.

“ya!! Kau lupa di hari ulang tahunku yang ke 18? Dia hanya mengucapkan selamat ulang tahun  tepat pukul 00. Dan
ternyata.. hanya ucapan itu.. kemudian dia malah syuting ke jepang! Dan aku malah ke taman hiburan dengan oppa mino.”
Jawab hye sun kesal.

“ya.. itukan tahun lalu... mungkin tahun ini berbeda.” Hibur moon menepuk bahu hye sun.

“sudahlah.. kita masuk kelas saja.” Ajak hye sun.

Hye sun dan moon geun young berjalan berbarengan dengan sedikit gurawan, dan tertawa bersama.


Hidup sukses, bahagia dunia khirat, membahagiakan orang banyak, bermanfaat untuk agamaku amin ya allah..

Offline Adinda lestari

  • Junior
  • **
  • Posts: 249
    • View Profile
Re: sorry hyung, i love your yoja chingu
« Reply #11 on: May 16, 2012, 06:18:43 pm »
.gumawo udah update,
.kenapa hye kok betah bgt menjalin hubungan ama kai pdahl selama ini kai gak pernah menepati janji janjinya
.minho nekat amat nyium hye dan menyayat jarinya sendiri,
.kira kira nanti diulang tahun hye siapa yang paling perhatian ke hye ya mino or kai,dan kiri kira siapa ya yang nanti menjadi namja chingu hye yg baru,,
.ditunggu next chapnya ya,,,

Offline Namutz

  • Junior
  • **
  • Posts: 197
  • nona goo is inspiring women
    • View Profile
Re: sorry hyung, i love your yoja chingu
« Reply #12 on: May 16, 2012, 08:58:03 pm »
hahaahaahaahaaahaahaahahaaaahaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa si hyung nya gimana si ndak nyadar apa kalo adek nya juga wkkwwkwwkw kok malah di serahin ma adek nya

Offline Imahminsun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 544
  • sweet momen's minsun
  • Location: seoul
    • View Profile
Re: sorry hyung, i love your yoja chingu
« Reply #13 on: May 18, 2012, 07:29:42 am »
maaf ya Om baru comen , [heh] , si kae seh pacar bukannya di jagain malah dititipin ke Minho ,jadilah toh di embat sama adik sendiri  [goodgrief] , MH nekat juga main sosor  [kiss] hye , rupanya bukan hanya sekali aja aja kebersamaan Minho dan hye ternyata sudah sering  [drool] sampai hari ultah hye aja kai masih ninggalin hye dan minta Mh yg nemananin  [dry] , nextnya yg  [arms] [arms] ya Om

Offline dafa yuvi

  • Junior
  • **
  • Posts: 202
  • love is trust
  • Location: surabaya
    • View Profile
Re: sorry hyung, i love your yoja chingu
« Reply #14 on: May 22, 2012, 07:52:06 am »
Oooooommmm. . .gue kangen banget sama lu. It artinya lu mesti updaaaate. Mideoyo? Say yes!
UPDATE
UPDATE
UPDATE
UPDATE
UPDATE
APDET
APDET
APDET
APDET
APDET