Author Topic: *LITTLE KISS*  (Read 6395 times)

Offline virna yuniar

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1152
  • ♥KangDan♥
    • View Profile
Re: *LITTLE KISS*
« Reply #15 on: April 12, 2010, 03:23:56 am »
oke deh  [lovestruck] [lovestruck]

Offline neiya

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1006
  • Location: depoook
    • View Profile
sistaa..ini end chapternya..mian baru bisa di update sekarang.. [clap] [clap] [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]



LITTLE KISS ( ending)^^


“jandiya…” panggil junpyo pada jandi. Suaranya terdengar sangat lembut.. tetapi yang di panggil hanya diam membisu. Pandangan jandi terarah lurus ke laut.

LAUT?? Ya.. setelah perang mulut dengan han jae kyong tadi,junpyo  memutuskan untuk menyeret jandi meninggalkan restoran juga setelah kepergian jae kyong terlebih dahulu karna para pengunjung restoran yang lain terus memperhatikan mereka.

Junpyo menghela nafas panjang. Ia merasa sedih karna jandi sama sekali tidak memperdulikan panggilannya. Selama sepuluh menit mereka terdiam dan tenggelam dalam fikirannya masing masing

“goo jun pyo..” panggil jandi tiba tiba

Junpyo yang sedang menunduk dan memainkan pasir dengan jari telunjuknya langsung mengadahkan kepalanya dan menatap jandi,” weo jandiya..” suaranya terdengar lega karna akhirnya jandi membuka mulutnya juga

“ gadis itu..gadis yang di trotoar tempo dulu kan?’ jandi bertanya tanpa membalas tatapan junpyo.. pandangannya masih lurus menghadap laut

Junpyo terdiam untuk beberapa saat. Ia menghembuskan nafasnya terlebih dahulu sebelum memulai menjawab pertanyaan dari jandi,” hm..baiklah..jandiya aku akan menceritakan semua tentang hubunganku yang sebenarnya dengan jae kyong.” Kata junpyo sambil membetulkan posisi duduknya dan menyenderkan tubuhnya di pohon kelapa

“ jae kyong dan aku sudah berteman dari kami kecil.. orang tuaku dan dia dulu adalah teman SMA dan sekarang beliau menjadi rekan bisnis yang kompak.. aku yang memang anak tunggal, begitu gembira saat bermain bersama jae kyong..kami sering sekali menghabiskan waktu bersama,tetapi saat dia beranjak remaja, dan aku juga sudah mulai dewasa ia tiba tiba menghampiriku saat aku berada di kantor. Ia datang dengan berpenampilan seperti seorang gadis dewasa..”

FLASH BACK..

“ oppa..saranghae..”jae kyong berkata dengan lantang sambil mendekati junpyo yang masih terbengong di kursinya

“ b..boo??”Tanya junpyo tidak percaya dan segera bangkit dari duduknya

“aku bilang SARANGHAE!!” oppa!! Aku menyukaimu..dari kecil sampai sekarang hanya kau yang aku sukai!!” jae kyong berlari dan menghabur ke dalam pelukan junpyo

Junoyo terdiam.. mencoba mencerna kembali perkataan jae kyong.perlahan junpyo mencoba melepaskan pelukan jae kyong yang begitu erat. Namun semakin junpyo mencoba melepas, semakin erat jae kyong memeluknya..
“SIDO!!”ucap jae kyong sambil menangis

Junpyo akhirnya membiarkan jae kyong tetap memeluknya tanpa membalas pelukan jae kyong.

“jae kyong..kau tau.. dari dulu sampai sekarang aku memang menyukaimu..aku selalu berusaha melindungimu semampuku..kau ingat? Dulu aku demi menghentian tangismu karna di kerjai oleh F3, Aku rela menggunakan kostum beruang kesukaanmu walaupun terlihat sangat bodoh..” ucap junpyo datar

Jae kyong yang mendengarnya tersenyum gembira dan mengangguk angguk mendengar perkataan junpypo.

“tetapi..” junpyo melanjutkan lagi perkataannya

Jae kyong melepaskan pelukannya dan menatap junpyo. “ tetapi kenapa…? Tanyanya penasaran

Junpyo membalas tatapan jae kyong dengan seriusnya,” tetapi semua yang aku rasakan..yang aku berikan.. dan yang aku lakukan tidak lebih dari sebatas oppa dan dongsaeng saja”

Jae kyong membelakkan matanya.. kegembiraan yang sempat ia rasakan tadi berubah menjadi kesedihan yang mendalam,” b..boo??” bibirnya bergetar hebat menahan emosi

“ jadi.. lebih baik kau buang jauh jauh perasaanmu itu..aku tidak akan pernah merubah perasaanku saat ini terhadapmu”

Di luar dugaan..jae kyong berteriak keras,” TIDAK! AKU YAKIN OPPA PASTI MENYUKAIKU! KALAUPUN TIDAK, AKU AKAN MEMBUAT OPPA MENYUKAIKU BAGAIMANAPUN CARANYA! TIDAK ADA YANG BOLEH MENYUKAIMU SELAIN AKU!”setelah berteriak mengancam, jae kyong berlari kecil menuju pintu dan bermaksud keluar dari ruangan junpyo

“kau pasti bisa mendapatkan yang lebih baik dariku dongsaeng..” ucap junpyo sebelum jae kyong membuka pintunya

END OF FLASH BACK..

***

Setelah menyudahi ceritanya, junpyo kembali terdiam..

“ ia sampai rela merubah penampilannya demi dirimu..pasti jaekyong sungguh sungguh menyukaimu..”

“ tidak..sama sekali tidak.. itu sama sekali tidak mencerminkan dirinya sebagai anak remaja..”

Jandi membelakkan matanya,” BOO? REMAJA? Memangnya berapa usianya?” Tanya jandi penasaran

“15 tahun..” jawab junpyo singkat

“ BOO?! 15 TAHUN??” jandi menjerit tidak percaya

Junpyo mengangguk,” yee.. kau tidak menyangka kan? Ia memang memiliki postur tubuh seperti gadis dewasa dan tidak seperti tubuh sorang gadis di seusianya sekarang.. makanya banyak orang yang tertipu karna penampilannya, sehingga menutupi usianya yang masih belia”

Jandi mengangguk tanda mengerti,” jadi itu alasannya kenapa kau dulu tiba tiba menciumku di trotoar tempo lalu.. itu karna kamu ingin menghindari rengekannya..” setelah berkata seperti itu fikiran jandi kembali menerawang..

“ miane..” ucap junpyo uang terdengar sangat menyesal

Jandi menggelengkan kepalanya,” ngwenchana junpyoya.. aku mengerti sekarang” jandi tersenyum sangat manis sekali dan menatap junpyo

Junpyo Yang tidak tahan melihat senyuman jandi yang begitu manis terhanyut untuk mendekatkan wajahnya perlahan demi perlahan…
Jandi yang masih menatap junpyo entah kenapa malah memejamkan matanya saat melihat wajah junpyo yang semakin mendekat ke arahnya..

Jandi bisa merasakan hangatnya bibir junpyo yang padat. Secara perlahan bibir junpyo mulai terbuka dan melumat lembut bibirjandi.. jandi yang memang belum mahir dan masih dikatakan awam dalam soal cium mencium  hanya bisa terdiam dan membiarkan junpyo terus melumat bibirnya.. tetapi itu hanya terjadi 35 detik. Di detik ke 36, jandi tanpa sadar mulai membalas lumatan lumatan junpyo yang kian mengganas…

Tangan kanan junpyo merangkul erat pinggang jandi yang ramping. Sedangkan tangan kirinya mengelus lembut rambut jandi tanpa melepas ciumannya….tubuh jandi seketika menegang saat junpyo menjulurkan lidahnya ke dalam mulut jandi dan bermain dengan nakalnya disana..

4 menit kemudian mereka berdua mulai kehabisan nafas dan tersengal sengal.. setelah mulai bisa mengatur nafasnya menjadi notrmal kembali, junpyo memandang jandi dengan tatapan yang serius,” jandiya…” panggilnya penuh kelembutan..

Jandi yang menunduk karna wajahnya merah padam, menjawab dengan masih tetap tertunduk malu,” weo?”

Junpyo yang melihat tingkah laku jandi yang menggemaskan itu, mengulutkan tangan kanannya memegang dagu jandi dan mengarahkannya kearah wajahnya,” jandiya..saranghae..” aku junpyo saat pandangan mereka bertemu..

Jandi membelakkan matanya tak percaya.” Boo??”

“ aku bilang sa-rang-hae jandiya..” ulang junpyo sekali lagi pengakuannya..” sejak di rumah sakit pertama kalinya bersamamu..aku melihat jandi yang begitu rapuh..entah kenapa perasaanku padamu berubah..aku menjadi ingin melindungimu..dan menyentuhmu jandiya..sungguh ini pertama kalinya aku mempunya perasaan yang seperti ini..menyukai seseorang sampai begitu menyesakkan.. aku akui dulu sebelum mengenalmu, aku selalu menjadikan wanita sebagai mainanku..tetapi begitu mengenalmu, saat itu juga aku sama sekali tidak tertarik dengan wanita lain selain kamu..juga pertama kalinya merasa hampir gila dan sebegitu khawatirnya saat kau tidak mengangkat telponku tadi pagi! Sungguh aku benar benar mencintai…” belum selesai mengungkapkan perasaanya, jandi memotong perkataan junpyo dengan sebuah ciuman kecil di bibir jun pyo..

Junpyo sontak membelakkan matanya lebar lebar, mulutnya menganga tak percaya,” w..weo?” ucapnya terbata bata

Jandi tersenyum lebar,” boya..itulah jawabanku goo jun pyo dorenim”jandi melingkarkan tangannya pada leher junpyo yang masih syok dan memeluknya erat erat. setelah 15 detik terbengong, akhirnya junpyo tersadar juga dari kekagetannya.. Mulutnya yang masih menganga berubah menjadi senyuman yang lebar dan membalas pelukan jandi.

“pabo…” senyuman lega terlihat jelas di wajah jandi

***

Dirumah sakit…

“omma..aku datang…” jandi menghampiri ommanya dan memeluknya erat erat. Di belakangnya tentu saja ada junpyo..

Omma tertawa,” bagaimana ? apakah sudah kenyang?” Tanya omma sambil mengelus lembut rambut panjang putri kesayangannya itu

Jandi menjawab pertanyaan omma dengan anggukan

“ yee..bagaimana mungkin dia tidak kenyang..ia makan seperti orang yang tidak bertemu dengan nasi selama 1 minggu” canda junpyo

Jandi yang mendengarnya langsung menoleh kearah junpyo dengan pandangan seperti ingin menghabisi junpyo,” YAA!! BERANI BERANINYA KAU!!” junpyo yang tau akan dipukuli jandi segera melarikan diri sebelum jandi menangkapnya.

Jadilah mereka berdua berkejar kejaran seperti tom & jerry…
Omma yang melihat tingkah kedua pasangan itu hanya tertawa melihat kelakuakn mereka berdua yang seperti anak anak.

***

Malam harinya…

CKIIIT…
Mobil sport merah junpyo terparkir di halaman depan rumah jandi..

“boya… hujan begini derasnya..” ucap jandi sambil menatap junpyo..raut wajahnya terlihat sangat khawatir

“ memangnya kenapa dengan hujan?” Tanya junpyo bingung

“ yaa.. aku paling takut dengan hujan dan petir..” wajah jandi terlihat memucat

Merasa kasihan dan cemas, akhirnya junpyo menawarkan dirinya untuk menemani gadis kecilnya di rumah sampai ia tertidur pulas..

***

“ waah..dingin sekali..” junpyo merebahkan tubuhnya di sofa

Jandi segera mengambil selimutnya di kamar dan memberikannya pada junpyo,” ini…” jandi menyodorkan selimut tebal bermotif kelinci kepada junpyo. Junpyo tersenyum dan mengulurkan tangannya menerima selimut itu dan segera memakainya seperti anak kecil. Jandi tersenyum geli melihatnya,” yaiiish..kau seperti bocah yang hampir mati kedinginan” setelah berkata seperti itu jandi melangkahkan kakinya menuju dapur membuat coklat panas untuk mereka berdua

***
“waaah hangat sekali…” jandi berkata sambil menyeruput coklat panas yang baru saja di buatnya

Junpyo terkekeh melihat kelakuan gadis kecilnya,” yaa.. sekarang siapa yang seperti anak kecil”

Jandi membalasnya dengan senyuman setelah itu di taruhnya cangkir yang ia pegang tadi di meja sofa..lalu jandi bersandar manja di bahu junpyo

“ yaiiiish..kau sungguh berat jandiya..” canda junpyo dan melingkarkan tangannya di pinggang jandi

“ biarin! Week!!” jandi menjulurkan lidahnya tanda mengejek

“ yaa.. berani beraninya kau menjulurkan lidah seperti itu pada majikanmu ya!!” junpyo mulai menyerang jandi dengan gelitikannya di tubuh jandi

“kyaaa….hahaha…kyaaa…hentikan junpyoya…ampuuuun!!!” mohon jandi sambil mencoba melepaskan diri dari serangan junpyo

“sido!!”

DUAAAAR!!

“KYA..” jandi berteriak dan langsung menghambur ke dalam pelukan junpyo. Wajahnya terlihat begitu pucat..

Junpyo terkekeh,” yaa..masa sama petir saja sudah takut setengah mati seperti ini…” ia membelai lembut kepala jandi untuk menenangkan gadis kecilnya yang ketakutan..

“ biarin!” jandi semakin mempererat pelukannya..

***

Junpyo dan jandi saling berpandangan.,.tiba tiba saja jandi menarik kerah kemeja junpyo dan mendekatkan wajahnya lalu mencium bibir junpyo. Junpyo yang tidak menyangka akan mendapatkan perlakuan jandi yang mendadak begini, hanya mengedip ngedipkan matanya tak percaya!

Jandi semakin memperdalam ciumannya dan melumat bibir junpyo dengan cepat mengharapkan respon dari junpyo yang masih syok..dan akhirnya setelah hampir satu menit bermain main sendiri, junpyo mulai memagut bibir jandi dan membalas lumatan lumatan jandi…mereka berdua saling melumat dan berpelukan dengan eratnya.

Desahan halus terdengar dari keduanya.. semakin lama ciuman itu menjadi lebih agresif..junpyo menjulurkan lidahnya dan bermain dengan begitu liar sehingga membuat tubuh jandi semakin menegang hebat.

Junpyo bangkit dari duduknya dan berdiri diikuti jandi tanpa melepas ciuman mereka.. junpyo meraup jandi ke dalam gendongannya dan membawa jandi masuk ke dalam kamar… di baringkannya jandi di ranjang dengan hati hati.. mulut mereka masih terus melumat satu sama lain..

Sekarang junpyo berada tepat di atas jandi..setelah melepaskan lumatannya di bibir jandi, junpyo mulai menelusuri wajah jandi..mulai dari jidat..pipi..hidung…dagu..dan beralih ke leher jandi.. jilatan terus dilakukan junpyo…sedangkan jandi mencoba melepaskan kancing kemeja junpyo..desahan lembut terdengar di mulut jandi..

Kancing ke lima akhirnya terbuka..setelah itu junpyo melepaskan kemejanya dan melemparnya sembarangan. Jandi memandang takjub dada bidang yang berada tepat di atasnya. Ia menyentuhnya perlahan dan tersenyum.

Junpyo yang melihat jandi begitu terpesona dengan dada bidangnya, hanya tersenyum sedikit bangga.. junpyo perlahan membuka kemeja yang dipakai jandi..ia mendesah tertahan ketika melihat bra berwarna coklat gading itu menutupi dada jandi yang padat dan penuh..meskipun ini bukan pertama kali junpyo melihatnya, tetap saja junpyo merasa terpesona melihat kesempurnaan tubuh jandi yang sangat menantang kejantanannya..

“ kau seperti biola jandiya…” junpyo berbisik di telinga jandi..suaranya sungguh berat dan menggoda..seketika itu juga jandi merinding mendengarnya..junpyo kembali melanjutkan melumat bibir jandi, lebih..dan lebih dalam lagi..junpyo sudah tidak bisa membendung nafsunya yang sudah begitu besar..tangan kanan junpyo mulai meraba bagian punggung jandi dan melepaskan pengait bra yang melingkar di dada jandi…jandi memekik saat junpyo mulai meraba dadanya..sungguh ia belum pernah mendapatkan suatu rasa yang begitu nikmat ini sebelumnya..

Tangan jandi terus meraba punggung dan lengan junpyo..sedangkan junpyo semakin liar dalam permainannya di pusat dada jandi…

***

Jeans yang dikenakan mereka berdua kini sudah berserakan di lantai..mereka berdua sekarang sama sama polos tanpa sehelai benangpun di tubuh mereka..

Setelah puas bermain di dada jandi, junpyo kembali melumat bibir mungil jandi.. jari jari junpyo juga mulai bermain main nakal di pangkal paha jandi.. terdengar erangan dari mulut jandi.. saking menegangnya tubuh jandi, ia sediki menjambak rambut junpyo..sungguh ia tidak pernah merasakan kenikmatan yang begitu merasukinya sekarang ini.

***

“ kau siap sayang…?” Tanya junpyo lembut

Jandi merangkul leher junpyo yang berada di atasnya dan melumatnya dengan bernafsu,” tentu saja…”

Junpo terkekeh melihat keagresifan gadis kecilnya ini…
“ akh…” jandi merintih saat junpyo mulai memberi dorongan demi dorongan yang junpyo lakukan agar dirinya bisa menyatu dalam tubuh junpyo… sangat sulit sekali dorongan yang junpyo lakukan karna terlalu sempit untuk di terobos.. jandi memejamkan matanya dan mencengkram punggung junpyo menahan rasa sakit di sekujur pangkal pahanya..

“ apa begitu sakit sayang? “ Tanya junpyo khawatir dan kasihan melihat jandi begitu kesakitan..

Jandi dengan cepat menggelengkan kepalanya,” tidak…aku menginginkannya…”

Junpyo mulai kehilangan akal sehatnya..yanag ada sekarang hanyalah birahi yang semakin memuncak dan tidak bisa di kendalikan lagi..ia mulai meberikan dorongan demi dorongan lagi dengan perlahan..sampai akhirnya junpyo memberi hentakkan keras di dorongan terakhir. Jandi menggigit bibirnya menahan sakit… akhirnya jandi dan junpyo sudah menyatu…rasa sakit yang di tahan jandi sekarang berubah menjadi erangan yang penuh kenikmatan…jandi mulai menutup matanya saat junpyo mulai memberikan dorongan lebih cepat dan keluar masuk dalam tubuhnya.. erangan dan desahan terus terdengar sampai ke dua pasangan ini merasa lelah…

*Sistaa..aku ga tahan lagi ah bikinnya..mupeng sist  [bav] [bav] cukup yaa hot”nya [mischevolous] [mischevolous] [hmpfh]*

***

Jam 01.00 pagi…
kedua pasangan itu baru saja terlelap satu jam yang lalu..setelah larut dalam permainan cinta mereka yangt begtu panas…

Junpyo tertidur sambil memeluk erat tubuh gadis kecilnya. Wajah kelelahan sekaligus bahagia terlihat jelas di wajah mereka berdua..

***

Paginya..

Junpyo perlahan membuka matanya. Pandangannya pertama kali terarah pada gadis kecil dan mungil yang berada dalam pelukannya.. ia tersenyum dan membelai lembut wajah jandi yang masih terlelap..
Perlahan junpyo berdiri memunguti pakaiannya yang berserakan di mana mana dan mengenakannya lagi..

Junpyo membuka kulkas dan mengambil beberapa bahan masakan di didalamnya..ia berencana membuatkan sarapan untuk gadis kecilnya… ia terlihat sangat menggemaskan saat mengenakan celemek berwarna pink bermotif love kepunyaan jandi… junpyo pun mulai memasak…

***

Jandi terbangun.. betapa kagetnya ia tidak mendapati junpyo di sampingnya.. ia buru buru meraih handuknya dan bergegas mencari junpyo.. baru saja ia memakai handuk, pintu kamarnya keburu di buka…

“ kau sudah bangun sayang…”Tanya junpyo dengan suara yang begitu lembut..

Jandi langsung berlari memeluk junpyo begitu erat,” yaa.. kau dari mana saja..” suara jandi terdengar sangat cemas

Junpyo terkekeh,” aku tau kamu pasti lapar..makanya aku membuatkanmu sarapan…” junpyo membalas pelukan jandi..

“pabo…”

***

“ waaah kelihatannya enak nih..” ucap jandi saat melihat meja makannya sudah tersedia sup ayam dan teriyaki..

Junpyo tersenyum bangga,” tentu saja! Ayo makan…”

Jandi mulai mencomot teriyaki buatan junpyo dan memakannya..,” hmm..omo..enak sekali!” jandi menatap junpyo berbinar binar

Junpyo tertawa lebar melihat kelakuan gadis kecilnya itu…

TULULULUT…
Ponsel junpyo berbunyi

“yobseyo…” ucap junpyo

“ junpyoya! Jae kyong semalam mencoba bunuh diri dengan menyilet pergelangan tangannya dan langsung di larikan diri kerumah sakit. Kau cepatlah kesini..palii!” terdengar di sebrang sana suara woo bin

“BOO?!”

***

Junpyo dan jandi yang mendengar kabar seperti itu segera meluncur ke rumah sakit. Wajah cemas terlihat dari mereka berdua..

“ bagaimana keadaannya?” Tanya junpyo khawatir pada F3 yang sudah berada di rumah sakit terlebih dahulu.

“ dia baik baik saja..untung pelayan rumahnya segera melarikan jae kyong ke rumah sakit..” jelas ji hoo

“ oh…baguslah” junpyo menarik nafas lega..begitu juga dengan jandi

Sekarang pandangan F3 tertuju pada jandi.. jandi yang merasa di pandang seperti itu merasa tidak enak dan mengumpat di balik punggung junpyo

Junpyo yang melihatnya segera menarik jandi dan merangkulnya,” teman teman perkenalkan ini geum jandi pacarku” junpyo dengan bangganya memperkenalkan jandi dan tersenyum lebar

F3 mengangguk ,” yaa.. kau tidak salah pilih junpyoya…ia terlihat sangat manis dan imut” kata yi zhung sambil melirik kearah jandi dan mengeluarkan senyum mautnya.. perkataan yi zhung di benarkan dengan anggukan ji hoo dan woo bin.

Yi zhung mengulurkan tangannya pada jandi,” perkenalkan, aku adalah yi zhung..”

Dengan ragu ragu jandi menyambut uluran tangan yi zhung…,” ye.. anyonghaseo…” jandi terlihat sangat gugup.

Ji hoo dan woo bin pun mengulurkan tangannya dan memperkenalkan diri mereka.

“jandiya..mereka bertiga ini adalah sahabatku dari kecil…kami berempat tidak akan pernah terpisahkan.”jelas junpyo den merangkul ke tiga sahabatnya itu

“ jandiya..mohon bombing bocah ini ya. Kami sudah tidak tahan dengan kelakuannya yang pemarah dan keras hati ini…” keluh woo bin pada jandi. Mau tidak mau membuat jandi tertawa..begitu juga dengan ji hoo dan yi zhung.

“yee..aku akan mendidiknya dengan keras! Ya kan goo junpyo dorenim?” jandi mengedipkan mata centilnya pada junpyo

“YAA GEUM JANDI!! PUAS KAU!!” junpyo terlihat kesal dan matanya mendelik kearah F3 yang masih terus tertawa.

***

“ pabo… kenapa bisa kau melakukan hal yang bodoh seperti itu..” junpyo berkata dan mejitak kepala jae kyong.

Jae kyong terlihat sangat pucat dan lemah di ranjang rumah sakit…,” biarkan saja..aku rela melakukannya asal kau kembali ke sisiku…” jae kyong mulai menangis

“ jae kyong..kau sudah tau kan, aku sangat menyayangimu..kau tidak tau betapa khawatirnya aku mendengar kau melakukan hal bodoh seperti ini..” junpyo menghapus lembut air mata jae kyong

Jae kyong tersenyum,” yee..aku berjanji tidak akan mengulanginya lagi asal kau terus ada bersamaku” pinta jae kyong

Junpyo tersenyum simpul,” aku akan terus berada di sisimu jae kyong..kapanpun kau membutuhkan bantuanku, aku pasti sebisa mungkin akan membantumu..karna kau adalah dongsaeng yang sangat aku sayangi..”

Mendengar kata ‘dongsaeng’ dari mulut junpyo, jae kyong menjadi geram..,” kenapa kau masih saja menganggapku dongsaeng? Apa kau tidak tau hatiku sangat sakit saat melihat kau bersama gadis kampong itu! Apa yang membuat kau tertarik padanya sampai sampai kau berubah seperti ini!! Weo??”jae kyong masih terus menangis dan menggenggam erat tangan junpyo

“ karna ia berbeda dengan gadis manapun…dia sederhana dan manis.. banyak sifat dan sikapnya yang membuatku sangat jatuh cinta setengah mati… ia selalu memberikan senyuman kepada semua orang dengan tulus.. sebisa mungkin dia berusaha untuk menolong orang lain tanpa penduli itu akan menyakiti bahkan menghancurkan dirinya sendiri.. mencoba tegar walaupun di dalam hatinya merasa sangat rapuh…semuanya..aku menyukai semua yang ada pada dirinya..kelebihan maupun kekurangannya…” setelah menjawab pertanyaan jae kyong, junpyo segera berlalu dari ruangan.. sedangkan jae kyong masih tertegun dengan pengakuan junpyo tadi…

***

seminggu kemudian…

Saat ini jandi terlihat sangat cantik..ia mengenakan dress selutut berwarna hitam tanpa lengan.. dress itu terlihat sungguh pas di tubuh jandi yang mungil. Rambutnya yang panjang di biarkannya tergerai lurus dan di beri jepit berbentuk pita kecil..wajahnya yang putih mulus tanpa cacat sedikitpun itu di poles dengan make up tipis tipis… sungguh seperti boneka Barbie yang hidup..

“ omma.. bagaimana penampilanku?” Tanya jandi sambil memutar mutarkan tubuhnya

Omma? Ya.. kemarin lusa omma dinyatakan sudah sembuh dan di bolehkan pulang oleh dokter kim dengan syarat setiap dua minggu sekali omma harus rutin cek up kesehatannya..

Omma tersenyum,” kau sangat cantik jandiya..” puji omma dan menghampiri jandi..di betulkannya pita yang agak miring di rambut jandi..

TING..TONG..
Bel rumah jandi berbunyi..jandi tersenyum dan segera berlari menuju pintu untuk membukakan pintu untuk kekasihnya..
“ anyongha…” junpyo menghentikan ucapan salamnya..sungguh ia terlihat sangat terpesona dengan pemandangan yang tepar berada di depannya saat ini.,” ge..geum jandi..” ucapnya tergagap

“boo?” Tanya jandi dengan polosnya

“ k..kau terlihat sangat cantik sekali…” junpyo masih terpana melihat gadis kecilnya yang menyerupai boneka Barbie,

Seketika wajah jandi memerah padam mendengar pujian dari kekasihnya itu..

“cantik kan nak junpyo…” omma yang berada di belakang jandi terkekeh melihat ekspresi junpyo

Junpyo mengangguk mantap,” yee omoni..anyonghaseo..” junpyo membungkukkan badannya..setelah itu tatapannya kembali lagi pada jandi

Jandi tersenyum dan memukul lengan junpyo,” ya! Mau sampai kapan kau melongo di depan pintu seperti itu. Bukankah kita sudah terlambat?”

Junpyo memukul kepalanya,” yaiiiish hampir lupa. Omoni kami pergi dulu ya..” pamit junpyo dan menggandeng tangan jandi.

“ ye… hati hati ya…” ucap omma dan melambaikan tangannya

***

Keringat dingin mengucur deras di dahi jandi saat berada di depan pintu rumah goo jun pyo yang megah itu. Junpyo yang melihat gadis kecilnya terlihat begitu gugup menjadi tidak tahan untuk tidak menggodanya.” Ya.. mau bertemu orang tuaku saja seperti ingin bertemu dengan hantu” canda junpyo

Namun jandi tidak memperdulikan candaan junpyo.. wajahnya terlihat sangat tegang,” yaa..goo junpyo.. aku tidak sanggup bertemu dengan orang tuamu..kita pulang saja ya..” ajak jandi..tubuhnya terlihat begitu gemetaran

Junpyo terkaget kaget dengan ucapan jandi,”boo??tidak!! pokoknya harus sekarang!!” junpyo menyeret nyeret tangan jandi dengan paksa.

“YAA!!”

***

“a..anyonghaseo..perkenalkan, na..nama saya ge..geum jandi..senang bertemu dengan o..omoni dan abo..ji..” ucap jandi tergagap gagap.

Junpyo tidak tahan untuk tidak tertawa melihat kelakuan gadis kecilnya,” HAHAHAHAHA…” dengan gelinya junpyo terus tertawa. Jandi menoleh ke arah kekasihnya itu..,” awas kau goo jun pyo! Mau mati ya!” anacam jandi tentu saja di dalam hati

Melihat jandi yang sudah seperti mayat hidup, mrs goo segera menegur anaknya untuk menghentikan tawanya yang berlebihan,” yaa goo junpyo..berhentilah!!” ucap mrs goo prihatin dengan jandi

Junpyo berdeham keras dan berusaha mati matian menghentikan tawanya,” ehem!! Omma..appa..ini adalah calon menantu kalian!” ucap uunpyo dan merangkul bahu jandi dengan bangganya

Mr goo menganggukkan kepalanya dan tersenyum mengagumi kecantikan jandi,” kau tidak salah pilih junpyoya..ia sangat cantik dan manis..” puji mr goo dan dianggukkan setuju oleh istrinya

Jandi yang mendapat pujian dari ke dua orang tua junpyo tertunduk malu…,” tentu saja! Semua orang berkata seperti itu.” Junpyo menatap jandi dengan penuh cinta..

Perkataan junpyo di sambut tawa oleh sepasang suami istri itu..sedangkan jandi semakin memperdalam tundukannya..,” kam..kamsamidha…” wajahnya sungguh sudah memerah padam!

Mrs goo menghampiri jandi dan duduk di sebelahnya..di belainya lembut rambut panjang jandi,” jandiya…gumawo..kau berhasil menaklukan putraku yang angkuh dan keras hati ini..omoni bisa melihat perubahan junpyo sekarang..ia sudah mulai bisa mengendalikan emosi dan egonya..dan sudah bisa mengharigai orang lain..ini semua karna adanya kamu jandiya..omoni mohon padamu..berikanlah kebahagiaan di hatinya..”

Jandi sungguh terharu dengan perkataan mrs goo,” yee omoni…”kemudian mereka berdua saling berpelukan…

Setelah perkenalan yang menyenangkan itu, nyonya goo mempersilahkan jandi untuk menikmati makan malam bersama…suasana hangat mulai tercipta…mereka berempat terlihat sangat menikmati suasana tersebut..

***

“ huwaaaah.. aku sangat senang hari ini..” ucap jandi sambil berlari lari kecil di halaman rumah junpyo..

Sesudah makan malam yang menyenangkan itu..jandi dan junpyo memutuskan untuk berjalan jalan di halaman depan..

“ weo?” Tanya junpyo penasaran

 Jandi menoleh kearah junpyo yang berada di belakangnya,” karna aku sudah mengenal omoni dan abojimu..dan mereka berada di pihakku untuk mendidikmu goo junpyo dorenim…” ledek jandi

“boo? Mendidik?? Awas kau!” junpyo yang berada di belakang jandi segera berlari kearah jandi. Jandi yang tau bahwa junpyo akan menjitaknya segera kabur melarikan diri.

“YA! YA! YA! KEJAR AKU AYOOO” jandi menantang junpyo dan terus berlari

“yaiiiish! Kau ini memnag benar benar ya! Badanmu sungguh mungil tapi larimu sungguh sangat cepat! Hosh..hosh…” junpyo menghentikan larimya tak sanggup mengejar jandi yang begitu lincah.

“HAHAHAHA” jandi tertawa atas kemenangannya

Tanpa mereka sadari, sepasang suami istri yaitu tuan dan nyonya goo sedang memperhatikan mereka dari jendela ..sepasang suami istri itu tersenyum bahagia melihatnya…

***

 Bruuu..bruuumm
Jandi dan junpyo segera menoleh kearah suara deru mobil yang sekarang berada di depan mereka.
Itu adalah F3 dan juga.. HAN JAE KYONG!!

“ yaa… betapa romantisnya kalian ini..” goda woo bin yang baru turun dari dalam mobil..

“ ya junpyo..jandi… ada yang mau berbicara pada kalian..” ji hoo berkata sambil merangkul pundak jae kyong, bahwa jae kyonglah yang ingin berbicara pada mereka berdua

***

Saat ini hanya ada jandi, junpyo, dan jae kyong di halaman depan.. F3 tidak ingin ikut campur dan memutuskan untuk masuk ke dalam rumah untuk minum teh bersama mr dan mrs goo..

“ weo?” Tanya junoyo tanpa basa basi

Jae kyong terdiam untuk beberapa saat

“ jae kyong wegude?” Tanya jandi cemas melihat kondisi jae kyong yang belum benar benar pulih dari insiden seminggu yang lalu.

“miane…miane opa..miane onnie..” ucap jae kyong benar benar terdengar sangat menyesal

“boo?” junpyo yang semenjak kejadian pernyataan cinta jae kyong tempo dulu, tidak pernah di panggil ‘oppa’ lagi, merasa sangat bahagia mendengarnya.

Pandangan jae kyong beralih kepada jandi,” miane onnie…karna aku pernah menghinamu dulu..” jae kyong mulai menangis

 Jandi merasa kasihan dengan gadis rapuh ini…jandi memeluknya,” gwenchana…aku sudah memaafkanmu..”

Isakan jae kyong semakin menjdi jadi,” gu..gumawo onniie..hu..hu…”

Junpyo yang berada di samping jandi tersenyum dan mengelus sayang rambut jae kyong. Setelah puas menangis di pelukan jandi, jae kyong gantian menghabur ke dalam pelukan junpyo,” oppa..miane…” jae kyong masih terus menangis

Junpyo membalas pelukan jae kyong,” akhirnya dongsaengku kembali lagi menjadi anak kecil yang manis”

“aku..aku sudah tidak menyukai oppa lagi!”

Junpyo tertwa,” haha..wegude? aku keren begini!” canda junpyo

Jae kyong tertawa disela isaknya,” tapi kau sudah punya onnie sekarang. Aku tidak mau mengganggu kalian lagi dan sudah merelakan kalian” jae kyong melepaskan pelukannya dan tersenyum lebar. Matanya terlihat sangat bengkak

“gumawo domgsaeng…” junpyo mengusap air mata jae kyong dengan lembut.

Jandi menarik nafas lega melihat oppa dan dongsaeng yang satu ini sudah kembali lagi seperti dulu..tidak ada yang lebih membahagiakan dari hari ini…

***

3 tahun kemudian…

Hu..hu…oe..oe…
Terdengar tangisan lucu dari dalam sebuah box bayi yang cukup besar…

“akh..jan hea menangis…” jandi berkata sambil tersengal sengal dan mendorong tubuh junpyo yang berada tepat di atasnya

“yaiish..tanggung begini…”ucap junpyo sedikit tak rela dan melepaskan tubuhnya dari dalam tubuh jandi..,” yeee jan hea sayang..appa dataang..” junpyo bangkit dan melingkarkan handuknya di pinggang lalu menghampiri jan hea..diikuti oleh jandi di belakangnya

Junpyo meraup jun hae yang mungil itu ke dalam gendongannya,” cup..cup..putri appa yang manis…kau lapar ya….” Junpyo menimang nimang jun hae penuh kasih sayang

“oee..oe…” jan hae masih terus menangis..

“ yaa..berikan jan hae padaku..sana kau buatkan susu!” jandi mengambil alih jan hae ke dalam gendongannya..,” omo…sayang..sebentar ya..appamu sedang membuatkan susu..”

Junpyo melangkah menuju dapur…,” goo jun pyo! Awas saja kau membuatnya terlalu panas! “ ancam jandi sebelum junpyo keluar dari pintu

Junpyo mengedipkan matanya,” araso sayaaang”

***

“bagaimana jan hea..enak tidak susu buatan appa?” junpyo berkata sambil mengelus elus pipi putrinya yang lembut.. sedangkan jan hea masih asyik meminum susunya di pangkuan jandi..

Jandi tersenyum melihat kelakuan suaminya yang baru menikahinya setahun yang lalu..
Setelah habis susunya..jan hae perlahan tertidur pulas kembali…jandi mencium pipi gembul putrinya yang baru berumur 4 bulan..setelah itu ditaruhnya jun hae dalam box lagi… jandi menatap malaikat kecilnya dengan penuh kasih sayang…

Junpyo yang daritadi berada di samping jandi , melingkarkan tangannya di pinggang jandi dan memeluknya dari belakang…,” lucu ya jan hae…guwawo sayang..kau telah melahirkan anak yang sebegitu manisnya untukku….”

Jandi tertawa pelan mendengar perkataan suaminya itu,” hahaha..tentu saja anaknya manis..melihat bagaimana cantiknya ommanya..” jandi memuji dirinya sendiri..

Tiba tiba junpyo meraup jandi dalam gendongannya…,” weo?” Tanya jandi bingung

Junpyo mengedipkan mata genitnya,” yaa..kita lanjutkan permainan yang tadi sempat tertunda..”suaranya terdengar begitu menggoda

Jandi terkekeh…di lingkarkan tangannya pada leher junpyo yang masih menggendongnya..dan ia mulai melumat bibir junpyo dengan bernafsu…,” siapa takut….” !!!!



THE END [clap] [clap] [clap]


mian kalo jelek ya sist.. [chin] [heh] [heh]




Offline Amira

  • Police
  • Senior
  • *****
  • Posts: 613
  • Location: East kal
    • View Profile
Re: *LITTLE KISS*
« Reply #17 on: April 15, 2010, 08:58:26 pm »
Neiya: jago jg lu buat yg hwat hehehe... Ending yg sweet hanya ada kata2x yg salah huruf n janggal jd rada ngurangi keasikan kita membaca..

Offline neiya

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1006
  • Location: depoook
    • View Profile
Re: *LITTLE KISS*
« Reply #18 on: April 15, 2010, 09:05:46 pm »
Gumawo amira.. Yang ganjal th dimananya sist? Biar aku modivy^^

Offline Echyn MinHo LeeSun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 635
  • gaya ala RATHOT + CASSAMINONG.. haha
  • Location: manado
    • View Profile
Re: *LITTLE KISS*
« Reply #19 on: April 15, 2010, 09:50:45 pm »
IkhaAaa
sungGuh bgus bnget zizth..
Bca siank bol0ng aj gni buad q smpai merinding.
Aplg kalo q bCa tengah mlm trus gerimis gmana g2....
BusyEet lbh merinding lg dri pda ng'liat mak kuntil.
Wkakakakaka :-D
bdw
zizth puX fb ngk??
Klo pux...
Udh temanan qt blum???
http://i54.tinypic.com/2w30vac.jpg[/img]

favorite couple
MinSun
KhunToria :D [/center]

Offline ai_yuki

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1235
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Re: *LITTLE KISS*
« Reply #20 on: April 15, 2010, 10:07:22 pm »
Uaaaahhhh,,.
Akhrnya dah diupdate,,.

Sama kyk yg laen sist,,.
Baaguuuussss buangget,,. Keren,,. Ampe merinding disko krna kbelet,,.

Hehehehehehehehehe,,.

Bgus bgt bgt bgt sista,,.
Gak tau mo komen pa lg,,.
Lanjutkan ya sist,bkn ff yg bnyk,,. Hehehehehehe,,. SEMANGAT!


Offline neiya

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1006
  • Location: depoook
    • View Profile
Re: *LITTLE KISS*
« Reply #21 on: April 15, 2010, 10:23:16 pm »
Echyyyn gmana c.. Kita kan uda temenaaan.. Itu loh fb aku namanya chintiya nellayani :)


Tuh aku bikin yg hot"nya aja gemeteran sist :p hihi.. Mian kalo ga memuaskan :)

Offline neiya

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1006
  • Location: depoook
    • View Profile
Re: *LITTLE KISS*
« Reply #22 on: April 15, 2010, 10:24:29 pm »
Waduh c ai parah deh ;p moso ampe kebelet gtu c :p

Gumawo ^^

Offline pink_girly

  • Full
  • ***
  • Posts: 341
  • <3 MinSun
    • View Profile
Re: *LITTLE KISS*
« Reply #23 on: April 15, 2010, 10:39:58 pm »
 [smiley-dance013] [smiley-gen013] [smiley-dance013] [smiley-gen013] [smiley-dance013].....
YIPIEEEEEE.... [clap] [clap] [clap] akhirnya update jg... gumawoya neiya...
wah... happy ending... punk
ckckck pda mupeng   [bav] [love eyes] neh bcanya pas p'tngahannya... [hmpfh]
Neiya jgo jga ya bwt yg  [bav],,,, [hmpfh]

Offline neiya

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1006
  • Location: depoook
    • View Profile
Re: *LITTLE KISS*
« Reply #24 on: April 15, 2010, 10:46:14 pm »
Iyaa dong harus happy ending>.< Ga akan aku biarin minsun cry ending!!


Ga jago ah sist.. Cuma belajar aja dr author" yang udaa pada jagoo.. Th c mami :p hihi

Offline karin.lullaby

  • Senior
  • ****
  • Posts: 557
  • Always you in my eyes, in my life, in my breath...
    • View Profile
Re: *LITTLE KISS*
« Reply #25 on: April 16, 2010, 12:26:20 am »
Iyaa dong harus happy ending>.< Ga akan aku biarin minsun cry ending!!


Ga jago ah sist.. Cuma belajar aja dr author" yang udaa pada jagoo.. Th c mami :p hihi

Onn neiya... kalo gk dibikin happy ending bisa di  [head break] [head break] [head break] [head break] [head break] [head break] sama minsuner satu kampung...

onn neiya, tlg di confirm ya friend request ku..
namaku Anastasia Karina Juventia..

utk sementara yang hawt"nya gk bisa dibaca dulu yaaa... mian...
masalahnya aku ingin berubah jadi anak innocent bin polos, hehehe, gk kok, kidding...
aku mesti... *lirik-lirik belakang*, takutnya ada yang liat dari belakang...

it was CRAZY LITTLE THING CALLED LOVE

Offline mumu

  • Junior
  • **
  • Posts: 200
  • Tatapanmu mengalihkan duniaku....
  • Location: indonesia
    • View Profile
Re: *LITTLE KISS*
« Reply #26 on: April 16, 2010, 01:56:55 am »
wah keuren banget.........................
bikin diriku jadi gimana githu................ [drool] [love eyes] [bav] [hmpfh] [drool] [love eyes] [bav]
DALIMUNTE, PROFESOR MUDA DENGAN ROMANTISME KELUARGA KECILNYA...mau...mau...

Offline virna yuniar

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1152
  • ♥KangDan♥
    • View Profile
Re: *LITTLE KISS*
« Reply #27 on: April 16, 2010, 03:36:16 am »
Iyaa dong harus happy ending>.< Ga akan aku biarin minsun cry ending!!


Ga jago ah sist.. Cuma belajar aja dr author" yang udaa pada jagoo.. Th c mami :p hihi

Onn neiya... kalo gk dibikin happy ending bisa di  [head break] [head break] [head break] [head break] [head break] [head break] sama minsuner satu kampung...

onn neiya, tlg di confirm ya friend request ku..
namaku Anastasia Karina Juventia..

utk sementara yang hawt"nya gk bisa dibaca dulu yaaa... mian...
masalahnya aku ingin berubah jadi anak innocent bin polos, hehehe, gk kok, kidding...
aku mesti... *lirik-lirik belakang*, takutnya ada yang liat dari belakang...

whahaha [laughing] [laughing] [laughing] [laughing]
karin mw jadi innocent?? beberan tuh [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-dance013]

neiya:mantabhp abisssssss..... [love eyes] [love eyes] [love eyes] [love eyes] [love eyes]
sizt ngapa gak skalian aja mp nya juga dicritain  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

Offline neiya

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1006
  • Location: depoook
    • View Profile
Re: *LITTLE KISS*
« Reply #28 on: April 16, 2010, 03:48:17 am »
Hadoooh ni bocah pada minta di head break head break yaaaa...^^

Dasar otak mecum semuanya ni :p aku aja bikin bgini uda deg"an bgt say :p

Offline virna yuniar

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1152
  • ♥KangDan♥
    • View Profile
Re: *LITTLE KISS*
« Reply #29 on: April 16, 2010, 03:55:36 am »
 [laughing] [laughing] [laughing] [laughing]
iya tah sizt??beuh tapi salluttt deh dah bikin aku dg dig dug [sweat] [sweat] [sweat]
wah ini dah chap ending ya sai [cry] [cry] [cry]
ditunggu lo ff-mu yg laennya.. [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]