aku dataaaaang
![[smiley-dance013]](http://www.smfnew.com/Smileys/default/smiley-dance013.gif)
***
“SEHARI 2 JAM!! BERI WAKTUMU PADAKU, DOKTER LEE!! AKU BELI WAKTUMU!!”
Begitu keluar dari rumah sakit, aku menyuruh orang untuk menyelidiki latar belakang dokter lee. Aku ingin tau tentang dia..sungguh..dan aku ingin berada di sisinya!
Dokter lee masih diam terpaku di tempat dan memandang tajam ke arahku.
Aku tersenyum licik dan membalas tatapannya itu,” sampai aku lulua SMA nanti dan betul betul mandiri, kau harus memberikan 2 jam waktUmu dalam satu hari dokter lee. Saat itu kau pasti sudah jadi dokter yang hebat dan mapan. Jadi bisa kan kau terima meski aku akan mengembalikan rumah ini pada dokter” Kataku lantang
Dokter lee akhirnya membuka mulutnya,”alasannya?” suaranya terdengar begitu berat
Aku terdiam sesaat..aku suka padanya..padahal sebelum aku tertimpa musibah aku pernah berpacaran, tetapi baru kali ini suaraku begitu bergetar saat mengatakan,”KARNA AKU SUKA DOKTER LEE!”
Mendengar aku menyatakan perasaanku, dokter lee terkekeh. Ia mendekatiku perlahan dan bersimpuh di depanku, di angkatnya kaki kananku dan setelah itu ia menciumnya…
“y..yaaa..k..kau..mau apa…” tanyaku gugup.Seketika mukaku memerah mendapatkan perlakuan seperti itu dari dokter lee.
“mulai saat ini ku turuti kalau itu maumu agashi..”
Sungguh..tatapan matanya itu seakan akan berkata,” kubuat kau menangis bocah!”
Aku tidak boleh gemetar..karna Cuma ini satu satunya cara untuk MENDEKATINYA!
Aku menundukkan kepalaku, menyembunyikan wajahku yang sudah sangat memerah,” bantu aku ya! Minho!!”
Untuk pertama kalinya aku memanggil nama belakang dokter lee. Dan panggilan ini akan terus berlaku di hari hari esok.
***
3 hari kemudian…
Paginya…
Sreek..sreek..
Seorang gadis bertubuh sangat mungil yang berbalut seragam itu terlihat sedang memarkirkan sepedanya yang berwarna silver di halaman depan sebuah rumah.
Ting tong…
Gadis itu memencet bel rumah pemiliknya..
“SELAMAT PAGI!”
5 menit menunggu, pintu rumah itu tak kunjung juga di buka. Merasa kesal menunggu, gadis mungil itu segera masuk ke dalam.
“HYE SUN!! KAU DIMANA?? TOILET ATAU DAPUR? ATAU BAHKAN DI TUMPUKKAN KARDUS INI?”gadis mungil itu terus memanggil hye sun dan menjelajahi seluruh ruangan yang amat sangat berantakan itu. Ia menggeleng gelengkan kepala..,”yaiiish..benar benar deh..” dengan gesit di pungutinya kardus kardus itu dan barang barang lainnya yang berserakan di lantai.
“haah..koko??” ucapku saat keluar dari toilet sehabis mandi. Handuk kimono masih terbelit di tubuhku.
Koko menghampiriku,” YAA..MASUKKAN BAJU KOTORMU KE DALAM EMBER CUCIAN DONG!” omelnya padaku.
Kim koko..ia adalah cucu dari pengurus keluar Goo..yaitu keluargaku! Dulu saat kami sama sama masih kecil, koko sering sekali datang ke rumahku dan bermain bersamaku. Ia satu satunya temanku yang paling mengerti dan memahami aku. Mulai hari ini dia di tugaskan untuk menjagaku disekolah..aku sangat senang!
Aku memandangnya dengan muka semerawut,” koko bawel ah..aku sedang bingung ni…”
Koko terlihat sibuk memunguti pakaianku yang berserakan di toilet.,” Yaa..barang barang yang berantakan ini mengundang pencuri masuk tau!”
Setelah menaruh pakaianku di mesin cuci, koko menatapku. Sepertinya ia baru sadar dengan wajahku yang terlihat sangat semerawut.,”yaa..gwenchana?” tanyanya khawatir
Aku tersenyum padanya dan menggelengkan kepala,”yee..gwenchana..”. mendengar jawabanku itu, koko tersenyum lega..aku tidak ingin merepotkan koko dalam masalahku ini..
Sebenarnya aku sangat syok hari ini kalau mengingat kejadian semalam…
***
FLASH BACK…
“minho kau sudah pulang!” sapaku riang, dan menghampirinya yang masih berada di depan pintu membuka sepatunya.
“yee..kau belum tidur?” tanyanya sambil berdiri dan menghadap di depanku.
Aku menggelengkan kepalaku,” belum..aku menunggumu pulang dulu.”
Sungguh sangat tidak ku duga, minho tersenyum dan mencomotku ke dalam gendongannya. Mukaku seketika memerah,” y..yaa..mau apa kau…” aku sungguh gugup
Namun minho hanya diam dan membawaku menuju..KAMAR!!
Cekleek..
Pintu kamarku di buka oleh minho..dan setelah itu ia membaringkanku di ranjang. Sedangkan aku hanya menatapnya dengan gugup…
Deg..deg…deg..
Jantungku sungguh berdetak dengan hebatnya…bagaimana tidak..minho sekarang tepat berada di belakangku…memelukku..dadanya yang bidang sungguh sangat menghangatkan..dia membelai lembut rambutku..sungguh…aku sangat bahagia. Aku bisa merasakan betapa pedulinya dia padaku.
***
PIIK…PIIIK..
Setelah lewat dari 2 jam alarm berbunyi dari kantong celana min ho.. min ho pun segera melepaskan dekapannya di tubuh,” hari ini transaksi kita selesai! Aku akan mengerjakan tugas kantor di lantai 2, jadi ku mohon kau jangan merengek lagi padaku hye sun” suara min ho terdengar sangat tajam dan dingin.
Aku menatap kepergiannya dengan raut wajah kecewa..ternyata dia melakukan itu semua hanya karna perjanjian semata..sepertinya aku memang tidak mempunyai celah untuk masuk dan menerobos ke dalam hatinya..
END OF FLASH BACK..
***
“Hye sun! sudah mandinya? Sini ku keringkan rambutmu!”
Minho mendekatiku..ia membawa hair dryer di tangan kanannya.
Koko tiba tiba mencegat minho tepat di depanku.“SIAPA KAU!” Tanyanya lantang.
Minho tersenyum dan menatap koko,” aku lee min ho, dokter rumah sakit universitas shinhwa..sekarang tinggal disini untuk mengerus hye sun meskipun hanya 2 jam saja”
“B..BOO??” koko membelakkan matanya tidak percaya.
Pandangan minho beralih padaku. Minho menatapku tajam, dan aku membalasnya tak kalah tajam.
“ koko, kau sebaiknya siapkan sarapan saja.” Perintahku. Koko menurutinya..aku bisa melihat pandangannya koko terhadap minho. Sungguh pandangan yang tidak bersahabat. Aku terkekeh melihatnya..dasar koko! Dia selalu saja over menjagaku..
***
Nguuuung…
Suara hair dry yang di gunakan oleh min ho untuk mengeringkan rambutku mulai berbunyi..minho mengeringkan rambutku dengan sangat hati hati dan lembut. Seperti memperlakukan anak kecil..
“hye sun..” panggil minho tiba tiba dan mematikan hair dryernya..,” Cuma satu hal yang ku minta padamu..” lanjutnya lagi
Aku menoleh ke arahnya,” minta?”
“yee..kau memang bebas berbuat apa saja di rumah ini, Cuma ada satu..ada satu tempat yang tidak ingin kau masuki..yaitu ruangan paling ujung lantai 2…”
Aku sungguh heran dengan permintaannya ini..kenapa aku tidak boleh masuk ke dalam ruangan itu,” kenapa?” Tanyaku penasaran.
“tidak apa apa..” jawaban yang sungguh misterius..dan membuatku semakin penasaran.. ada apakah di ruangan paling ujung lantai 2 itu??
***
“WAAW..KYAAA..OMOOO…WAAAAH…”
Aku bisa mendengar dan melihat jelas temanku berjerit jerit dan memandang kagum ke arahku.
“kyaaa..hye sun naik mobil mewah bersama cowok tuh!”
“cowok yang di sebelahnya keren banget ya! Dewasa!!”
“waaaah..mobilnya sungguh keren sekali!!”
Suara teman temanku semakin histeris dan membuatku pusing mendengarnya..
“kau betul betul di perlakukan secara hormat ya disini..” ucap minho sambil memapahku ke kursi roda.
Aku hanya menjawab perkataan minho dengan senyuman dingin.
“apa yang ingin aku lakukan untuk terakhir kali di pagi ini agashi?” Tanya minho kepadaku lagi.
“usap rambutku sambil tersenyum”
Minho menundukkan badannya dan mengarahkan wajahnya tepat di depan wajahku..ia tersenyum dan mengusap lembut kepalaku,” berjuanglah hye sun..”
Teman temanku yang menyaksikannya kembali berteriak histeris..aku tidak memedulikannya dan segera berlalu menuju kelas.
***
Di kelas..
“ dia bilang dia membantumu..tapi mana mungkin laki laki dewasa mau setia membantu seorang murid SMA. Melihatnya saja mataku sudah sakit. Kalau kau mau membuatnya berpaling padamu rasanya percuma.” Koko berusaha menyadarkan aku dari perkataannya ini.
“aku tau kok…”
Dokter lee menjalani hidupnya sangat sederhana..sedangkan aku telah berbuat kejam padanya..itu sebabnya meskipun dia memperlakukanku dengan baik, minho tidak akan pernah memakai jas bagus dan mobil mewah..begitu mengantarku, ia segera melepaskan jas pemberianku dan langsung naik kereta menuju rumah sakit..di sana ..tidak sekejappun dia mengingatku…
***
Jam istirahat…
“yaa..koko..kenapa di sini ada murid cowoknya? Ini kan sekolah khusus perempuan?” tanyaku bingung ketika sepasang mataku mendapati murid laki laki sedang berkeliaran mengelilingi sekolahku.
“kau tidak tau ya? Mulai tahun ini kan sekolah kita menerima murid laki laki” jawab koko yang sedang asyik melahap ice cream coklat.
Aku tersenyum lebar,” yah, jumlah siswanya masih sedikit, dan belum membaur dengan para siswi…”
DUAK!
Terdengar suara tendangan yang cukup keras…
“suara apa tuh?” Tanya para siswa dan siswi penasaran
“sepertinya dari ruang loker siswa..” kata koko..
Teman temanku terlihat heboh berlari menuju loker siswa..penasaran dengan apa yang terjadi di sana..
“KAU MENJIJIKAN LEE JUN KI!! MAU GANTI BAJU SAJA NGUMPET NGUMPET DI SUDUT!” teriak salah satu siswa
“KYAAA..KYAAA…OMO….” para siswi berteriak histeris melihat pemandangan yang mereka lihat sekarang.
“itu lee jun ki kelas 2 C??di sekolahnya yang lama, dia juga menjadi korban penindasan.” Ucap salah satu siswa
“ SANA PAKAI RUANG LOKER CEWEK! SEKALIAN MAIN BALET SAJA DENGAN MEREKA!HAHAHAHA” para siswa itu melempari junki dengan sepatu dan seragam junki..sungguh aku sangat tidak tahan melihatnya!!
“baru saja 1 hari masuk sekolah ini..lagak kalian sudah sok jagoan!!” ucapku geram kepada grombolan laki laki brengsek itu.
“kur..kursi roda? GOO HYE SUN!! CEWEK YANG TERKENAL GALAK ITU??” ucap salah satu siswa itu dengan tergagap..ketakutan terlihat jelas di wajah mereka.
Aku menatap mereka dengan tajam,” APA KAU MINTA DI HAJAR HAH!!!!” bentakku. Emosiku sungguh sudah meluap tak tertahan lagi.
“ciiih! Ka..kami tidak mau berurusan dengan cewek! Yuk teman kita pergi!”
Para laki laki brengsek itu lari dengan terbirit birit. Sungguh menggelika!!
Aku tersenyum mengejek,” baru begitu saja sudah ketakutan! Ayo koko kita pergi juga, nanti roti kesukaanku keburu habis terjual” aku menengok kearah koko yang daritadi berada di sampingku. Saat ku gerakkan kursi rodaku tiba tiba….
“ goo..goo hye sun…tunggu…” cegah cowok yang baru saja mengalami penindasan tadi.
Aku menoleh kearahnya,”KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!”
Cowok itu menghampiriku..sungguh terlihat ia berlari lari kecil dengan begitu gemulainya..tangannya melambai lambai halus,” tunggu…aku harus mengucapkan terimakasih…”
sangat tidak ku duga! Cowok itu menangis ! wajahnya sekarang ini terlihat seperti seorang gadis yang ingin di tinggal pergi jauh oleh kekasihnya…terlebih lagi, di hanya mengenakan CELANA DALAM DAN….BERWARNA PINK PULA!!!
BUUUUK!!
Aku reflek memukulnya dengan buku pelajaran yang berada di pangkuanku,” JANGAN MENDEKAT!! IH JOROK! BERANI BERANINYA MENDEKATI CEWEK HANYA DENGAN PAKAI CELANA DALAM SAJA! AKU TIDAK SENGAJA MENOLONGMU KOK! SANA PERGI!” kataku histeris..wajahku pasti sudah sangat memucat! Ini pertama kalinya aku di hampiri seorang cowok dengan hanya memakai celana dalam!!
“KOKO! AYO KITA PERGI!” ajakku..
SHUUUT!!
Koko menendang seragam junki dan terlempar tepat di depan junki,” kalau ga pakai baju nanti kau sakit.” Koko tersenyum simpul kepada junki
“hye sun menolong orang lain….”
“koko juga sangat keren ya…!! Kyaaaaaaa”
Terdengar suara dari teman temanku bahwa mereka terkagum kagum padaku dan koko..tapi aku tidak memedulikannya dan terus mengayuh kursi rodaku menuju kantin..
Junki menatap kepergian hye sun dan koko dengan pandangan berbinar binar..tentu saja masih dengan memakai celana dalam saja!
***
“masih terbayang bayang…ih, jorok…” kataku sambil memakan roti isi blueberry kesukaanku.
“yaa..seharusnya kau berteman saja dengannya..kau kan nggak punya teman..”
“BOO?? Aku tidak butuh teman seperti itu!” tolakku mentah mentah perkataan koko
“hye sun..meskipun aku bisa mendampingimu di saat istirahat siang, tapi kan kelas kita berbeda..apa kamu nggak kesepian?”
Aku terdiam mendengar perkataan koko..setelah itu ku kayuh kursi rodaku menuju kelas tanpa menjawab pertanyaan dari koko..
Meskipun aku bersikap penuh semangat, sejak duduk di kursi roda aku sama sekali tidak bisa tersenyum di kelas. Aku sendiri merasa kalau teman temanku telah berubah..sungguh aku sangat takut untuk mempercayai orang lain lagi setelah apa yang di lakukan oleh yumi, gaeul,dan juga jae kyong terhadapku..aku tidak ingin melihat diriku di khianati lagi..karna kalah oleh rasa kesepian ini..kalau aku memikirkan semua ini di sekolah, aku merasa air mataku akan tumpah..aku tidak butuh teman. Cukup lee min ho saja…dan juga koko..
***
“Depan sekolah shihwa..depan sekolah shinhwa..ada penumpang yang naik kursi roda. Apa ada penumpang lain yang bersedia membantu?” ucap supir bus itu menggunakan speaker.
“tolong aku ya”
Ternyata merepotkan juga naik kursi roda..untuk naik tangga yang besar, aku butuh bantuan 4 orang sekaligus..walaupun aku sudah biasa, tapi tetap saja menyusahkan..
“biar aku membantumu…..”
Aku seketika menoleh kearah suara yang sangat lembut itu..dan WAAH!! Aku belum pernah liat gadis secantik ini!! Rambutnya yang panjang terurai begitu manisnya..tubuhnya tinggi dan sangat langsing..wajahnya putih seperti seorang malaikat..lehernya jenjang..dia terlihat seperti angsa putih!
“aku juga..aku juga bantu…” tawaran itu terdengar setelah gadis ini menawari dirinya untuk membantuku naik ke dalam bus..
“gumawo ya..onnie!” ucapku pada gadis cantik itu
Gadis itu tersenyum,” gwenchana..appaku bilang jangan sampai orang minta tolong sampai 3 kali..”
Gadis itu melangkah pergi…wanginya sungguh lembut…aku saja sebagai seorang cewek terpesona padanya..apalagi seorang cowok..
***
Rumah sakit universitas shinhwa…
Jam 5 sore..
Saat ini aku berada di depan rumah sakit..aku berencana untuk menjemput minho dan setelah itu pergi ke supermarket untuk berbelanja bulanan..
“ selamat siang song hye kyo agashi…” ucap salah satu suster kepada gadis…YANG TADI DI BUS MEMBANTUKU!
Aku memperhatikannya dari jauh…terlihat dokter dokter menyapanya dengan pandangan yang terkagum kagum dengan kecantikan dan kelembutan gadis itu.
“dia cantik kan? namanya song hye kyo. Putri dari dokter kepala bagian bedah.” Ucap seorang laki laki di belakangku. Aku menoleh segera ke arahnya dan memandangnya dengan penuh tanda Tanya siapa dia..
“oh, aku? Aku woo bin seangkatan dengan min ho. Kau hye sun kan? Ada perlu dengan min ho ya?”
Pandanganku tertuju pada min ho yang brerjalan mendekatiku..aku tersenyum padanya dan melambaikan tanganku..tetapi…aku melihat gadis yang bernama song hye kyo itu mendekati min ho..
“gadis itu..pacar lee min ho. Mereka sudah tunangan tahun lalu…yaiiiish,,senangnya..aku juga mau mendapatkan pasangan seperti hye kyo. Keluarganya hebat tetapi dia sama sekali tidak sombong..dia baik dan tulus..” ucap woo bin yang masih berada di sampingku.
Sungguh hatiku sangat sakit melihat dan mendengarnya..aku tidak menyangka min ho sudah bertunangan dengan orang lain..di depanku ini aku seperti melihat lukisan..mereka tampak sangat serasi..pasangan yang sangat sempurna..yang satu cantik..dan yang satunya lagi tampan..sama sama dewasa..
Setelah berbicara dengan hye kyo, min ho kembali menghampiriku,” hye sun..kau menjemputku ya…”
Aku tersenyum padanya dan menjawabnya dengan anggukan..setengah mati aku menutupi perasaan yang begitu menyesakkan ini..
“ kau terlihat sedikit pucat hye sun..apa kau sakit? Atau kau lapar?” tanyanya cemas lalu melirik jam di tangannya,” masih ada waktu 2 jam untukmu..hari ini aku lembur jadi tidak bisa pulang hye sun..miane..kita makan di kantin dulu yuk”
Aku menggelengkan kepalaku menolak ajakan min ho,” gadis itu pasti menunggumu dengan cemas kan? Namanya hye kyo..kalian sudah bertunangan ya?” tanyaku dengan pandangan kosong
Min ho menatapku dengan tajam,” si woo bin ya? Dia memang banyak mulut..” geramnya
“hahaha..kamu ketahuan deh! Kalau cemas, sana pergi temui dia!” aku tertawa seriang mungkin
Minho mengusap lembut kepalaku,” gwenchana..aku kan sudah janjian denganmu dulauan..nanti aku akan menjelaskan padanya..tapi sekarang aku harus membereskan banyak hal dalam waktu 1 jam. Tunggu aku di depan kantin ya. Nanti aku segera menyusulmu kalau sudah selesai” setelah berkata seperti itu minho perlahan berjalan meninggalkanku sendiri
***
Sekarang aku baru menyadari bahwa ‘sama sekali tidak ada percintaan’ maupun ‘ hubungan pribadi’
Aku bergegas menuju toilet untuk mencuci mukaku…
“ iya ya..dia sudah mempunyai tunangan..kenapa ga bilang dari awal sih? Sampai sampai aku seperti orang bodoh saja.” Aku tersenyum geli di dalam toilet mengingat kejadian barusan..
Namun walaupun aku tersenyum geli, entah kenapa air mataku menetes dengan sendirinya..sungguh hatiku sangat sakit sekali menerima kenyataan bahwa minho sudah di miliki orang lain..,” HU HU HU….” Aku menangis meraung raung di dalam toilet..aku tidak sanggup lagi menahan kesedihanku sekarang ini
Tentu saja! Aku tidak bisa punya teman dan tak tau apa yang akan terjadi nanti. Meskipun seorang gadis berkursi roda berusaha mati matian mengejar laki laki idamannya, dia tidak akan pernah bisa mendapatkan belahan hatinya!!
***
Di kantor ruangan bedah…
“kau lolos dengan cerdik dokter lee! Kau memang hebat memanfaatkan perempuan. Kenapa kau tidak ganti karir saja?” ejek salah satu dokter senior pada lee min ho. Dokter itu bernama dokter chun
“bagaimana dengan laporan riset yang kusuruh buat tempo hari?” Tanya doter chun itu lagi
Min ho mengambil lembaran tugasnya di dalam tasnya dan memberikannya kepada dokter chun,”ini dia pak..kemungkinan kesembuhan pasien penderita cedera syaraf punggung..dan selesai sebelum hari yang anda tentukan”
SRAAK..SRAAAK…
Dokter chun melempari kertas kertas laporan minho tanpa membacanya terlebih dahulu..
“terlalu cepat. Biasanya penyusunan laporan di butuhkan waktu seminggu. Kau bermaksud menghinaku dengan laporan asal asalan saya ya?” ucap dokter chun geram
Minho segera memunguti laporan laporannya yang sudah ia buat dengan susah payah itu yang berserakan di lantai dan tanpa membantah..
“perbaiki laporanmu! Berkali kali sampai aku bilang oke. Arasso?? Dan meskipun kau sudah berkali kali menjalankan operasi dengan sukses, kepopuleranmu di mata pasien tidak akan bisa mengangkat reputasimu sebagai dokter muda di sini. Kalau lupa posisimu, habislah karirmu sebagai dokter. Jangan lupa apa yang terjadi pada ayahmu dokter lee…” ejek doter chun dan segera berlalu dari ruangan itu.
Lee min ho mengepalkan tangannya kuat kuat..wajahnya memerah menahan emosi yang sudah tak terbendung lagi..tetapi ia harus terus bertahan disini..demi ayahnya..
***
Aku melirik jam tanganku..sudah lewat setengah jam dari perjanjian tadi..,”yaa..kemana minho ya?” aku mencarinya dengan cemas. Aku tidak menemukannya di manapun..orang orang yang aku Tanya pun menggelengkan kepalanya tanda tak tau..
“tinggal atap rumah sakit nih yang belum aku jelajahi..” fikirku.. setelah itu aku menuju lift dan masuk ke dalamnya menuju atap.
***
Setelah samapai di atap, aku mengedarkan pandanganku kesekeliling atap mencari sosok minho..
“JANGAN PERGI!” teriak seorang perempuan dari balik tembok atap
Aku segera menghentikan kursi rodaku,” ternyata ada orang!” fikirku..aku tak tahan untuk tidak melihat siapa dia..dan sedang apa dia..aku perlahan lahan mendekat…,mataku terbelak ketika melihat siapa mereka..” min ho dan hye kyo!!”
Aku bersembunyi di balik tiang atap tepat membelakangi mereka.
“aku sudah janjian dengannya.” Itu suara minho
“aku tidak mau kau tinggal bersama gadis lain! Aku akan meminta pada ayah untuk mempercepat pernikahan kita.” Cegah hye kyo dan meraih tangan minho lalu memeluknya erat
“sudah kubilang percuma! Aku sedang mengejar karirku. Kau ini selalu merengek pada ayahmu..” minho mencoba melepaskan pelukan hye kyo yang erat,
Aku terpaku tidak bisa bergerak…
“memangnya kapan..aku meminta padamu untuk menentukan hidupku? Dengan mengandalkan orang tuamu..kau berpura pura menjadi dewi di depan semua orang..semua ini ilusi..kita putus saja ya?” nada suara minho sungguh tajam dan menyakitkan
“hye kyo terpaku..wajahnya memucat ketika mendengar minho mengucapkan kata kata ‘putus’ padanya,” ta..tapi..a..aku…” ucapnya tergagap
“tiap kali kau kesal, kau pasti menangis dan mengiris pergelangan tanganmu. Padahal kau takut mati kan. Hye kyo??” perkataan minho sungguh sangat mengena di hati hye kyo.. “ lakukan saja! Untuk ketiga kalinya!” tambah minho lagi sambil duduk di kursi panjang di dekatnya
Seketika itu juga hye kyo bersimpuh di kaki minho dan menangis meraung raung..,’ miane..!! miane!! “
Minho menyalahkan rokoknya dan menghisapnya dalam dalam,” kau ingin menikah denganku?”
Hye kyo mengangguk dengan cepat,” iya iya” jawabannya sungguh bernafsu
Perlahan minho meraih pipi hye kyo dengan tangan kirinya..sebab tangan kanannya ia sedang memegang rokok..,” aku mendekatimu karna status keluargamu..saat butuh bantuanmu, aku pasti akan bilang padamu..jadi kau diam saja menunggu saatnya tiba ya..” minho mendekatkan wajahnya ke wajah hye kyo…,” iya..” jawab hye kyo sebelum min ho mendaratkan ciuman ke bibirnya.
Mataku terbelak lebar..tidak percaya dengan apa yang ku lihat ini..dan kudengar ini..min ho terlihat bukan seperti min ho!! Aku sungguh tidak percaya ini!!
Setelah ciuman itu berakhir, hye kyo melangkah pergi dari atap..min ho terlihat berjalan menghampiriku yang sedang bersembunyi di balik tiang atap.. jantungku berdegup dengan kencang..
“jangan sembunyi lagi! Keluarlah hye sun!”
Aku memejamkan mataku pasrah…sudah ketahuan…aku membelokkan kursi rodaku dan menghadap ke arahnya..wajahku memucat melihatnya..min ho menatapku dengan pandangan dingin.
“gadis itu..ayahnya lebih memperhatikan pasien daripada dia.. dia hanya ingin sedikit kelembutan..itu sebabnya dia menghambakan dirinya untuk cinta..ini dunia yang kotor. Meskipun telah menghindar, tetap saja ada yang tidak suka pada diri kita. Itu sebabnya kita harus mencari selamat..”
Badanku gemetar hebat..keringat dingin mengucur deras di dahiku..benarkah ini lee min ho yang aku cintai? Kenapa dia bisa mengucapkan hal yang seperti itu…” B..boo??”
Minho melanjutkan perkataannya lagi,” ini jalan yang harus ku tempuh untuk menyelamatkan diri. Meskipun berjuang mati matian, aku tidak akan bisa sampai ke posisi dokter senior senior itu. Bagiku hye kyo hanyalah sebuah benda..benda untuk menjadikanku dokter unggulan..”
“Cukup..aku tak ingin mendengarnya lagi..bohong…katakan padaku kalau dia BERBOHONG!! Laki laki yang selalu memperhatikanku..mengapa mengucapkan kata kata menjijikan seperti itu!!” aku menjerit pilu dalam hatiku..
“k..kau tidak mencintai gadis itu?” tanyaku tak percaya
Minho tersenyum licik,” di lihat saja sudah tau kan?”
Tidak! Aku tidak tahan lagi.. aku segera menarik kerah jas putih minho,” TIDAK! MINHO YANG KU SAYANG TIDAK MUNGKIN BERBICARA SEPERTI ITU! YAA.. KATAKAN PADAKU KALAU KAU BERBOHONG!!!KATAKAAAAN!!” jeritku histeris..air mataku menetes tak tertahan..terus mengalir dengan derasnya..
Di luar dugaan, minho meraupku kedalam gendongannya..,” KYAAA!! MAU APA KAU!!”
Minho menatapku dingin,” akan ku buat kau mengerti apa itu dusta dan impian agashi.. kau juga ingin di cium seperti hye kyo kan? Sejak awal hanya akulah yang bisa memelukmu seperti ini..” bisik minho di telingaku..nafasnya memburu..dan suaranya terdengar sangat tajam dan menyakitkan di telingaku..
“TIDAAAAAAAAAK!!!” aku menjerit ketakutan..
***
![[clap]](http://www.smfnew.com/Smileys/default/clap.gif)