Poll

suggest please

16 chapter
0 (0%)
16 chapter
0 (0%)

Total Members Voted: 0

Voting closed: April 23, 2010, 11:11:22 pm

Author Topic: Agashi, I Love You  (Read 7896 times)

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Re: Agashi, I Love You
« Reply #15 on: April 24, 2010, 01:17:24 am »
Shanty : benar kata karin, cahap 1 & 2 ceritanya sudah bagus tapi mata jadi sakit bacanya karena gak ada spasi & tanda bacanya kadang ada kadang gak ada jadi bingung yang bacanya..trus gak ada tanda klo sudah beda tempat dan waktu..

Contohnya aku ambil di chap 2 terkahir, nih yang sudah kuedit ya..

Setelah menghabiskan makanannya, sae yoon baru menyadari kalau jeong ha terus memperhatikannya.

“Kau ini kenapa, apa ada yang salah dengan diriku, apa mereka mengetahui identitasku, atau apa ada pihak kerajaan yang mengetahui keberadaanku disini.” Ujar Sae yoon dengan panik.

“Hahah, tenang tidak satupun pernyataan yang baru kau katakan itu benar, aku hanya senang saja memperhatikanmu, aku juga tidak tahu kenapa sulit sekali memalingkan wajahku darimu.” Ucap jeong ha yan membuat sae yoon jadi salah tingkah.

**********

Menyadari Putri Mahkota menghilang sejak acara persahabatan keluarga kerajaan membuat seisi Istana panik dan mulai mencari keberadaan Putri Mahkota.Terutama Permaisuri yang begitu khawatir dengan keberadaan Putri Mahkota, tapi Putri Seok Joong berhasil menenangkannya.

“Yang Mulia jangan khawatir mungkin Putri Mahkota ada urusan penting sehingga lupa untuk memberi pesan pada sekretaris Byun.” Ujar So Joong pada bibinya.

Sedangkan sang Raja semakin marah dan kesal dengan tindakan sang Putri yang sering sekali membuatnya malu di hadapan para tetua, dan raja pun semakin menyesali karena mempunyai putri yang seorang pembangkang.

“Jika dia pulang nanti, aku pastikan ini akan menjadi kenakalannya yang terakhir dan aku akan menghukumnya dengan berat.” Hardik sang raja.

************

Jeong Ha mendekati Sae Yoon yang sedang duduk di sofa ruangan kerja dikantornya sambil melihat majalah fashion favoritenya.

“Sudah hampir 12 jam kau menghilang dari Istana, pasti Yang Mulia Raja dan Permaisuri serta seisi Istana mencemaskanmu.” Ujar Jeong Ha dengan bijak.

Tapi sae yoon tidak memperdulikan perkataan Jeong ha dan masih sibuk melihat beberapa model pakaian terbaru di majalah tersebut. Merasa tidak diperdulikan, Jeong ha mengambil majalah tersebut dari Sae yoon dan berkata :

“Putri, kau harus pulang!” Tapi sae yoon malah mendorong tubuh Jeong Ha.

“jika kau terus membujukku untuk pulang kerumah, aku akan kabur lagi,kau tidak usah sok baik dan perhatian padaku, jadi hentikan kepura-puraanmu itu" Ucap sae Yoon dengan kesal sambil beranjak dari sofa dan menuju pintu , tapi jeong Ha menarik tangan Sae Yoon.

“Kau ini kenapa? Apa kau ada masalah, jika ya ceritakan padaku, tapi jangan terus menghindar karena itu perbuatan seorang anak kecil.” Tukas Jeong ha.

Mendengar perkataan itu membuat Sae Yoon terdiam cukup lama dan akhirnya   sae yoon mulai membuka mulutnya..

“Bagaimana perasaanmu jika kau masih sangat ingin menikmati masa kecilmu bermain dengan teman sebayamu, tapi di usia yang masih sangat muda kau harus memikul tanggung jawab yang besar, menyendiri, tidak mempunyai seorang temanpun, hanya belajar, belajar dan belajar. Tapi apakah ada yang memperhatikan aku, memperdulikan bagaimana perasaanku, apa aku bahagia, aku sedih atau sakit, tidak..tidak seoarangpun yang perduli padaku, bahkan untuk bertemu dengan orangtuaku aku harus meminta izin dulu atau membuat janji dulu dengan mereka, padahal kami tinggal diatap yang sama.” Tanpa sadar airmata mengalir diwajah sang putri, dan terus mengalir.

“Jadi kau jangan bertindak seolah-olah kau mengenalku dengan baik. Bagaimana perasaanmu jika ayahmu mengatakan menyesal mempunyai anak sepertimu, dan membandingkannya dengan orang lain dan berharap orang lain itu adalah anaknya, hah jawab aku bagaimana perasaanmu????” Teriak sae yoon pada jeong ha sambil menangis.

Jeong Ha merasa bersalah dan langsung menghampiri Sae Yoon.

“Maafkan aku, aku tidak tahu jika kau begitu menderita, jika dihatimu begitu sangat kesepian, maafkan aku.” Ucap Jeong Ha sambil memeluk Putri Mahkota.

Dan putripun menangis dalam pelukan hangat Jeong Ha dan berkata dalam hatinya :

“Aku baru mengenalnya 2 hari yang lalu, tapi pelukannya begitu hangat membuatku tidak ingin melepaskannya”

yach sist amira, makasih buat kritikannya, tar aku cb post tulisannya lebih enak dilihat mata, spy pada gak pusing yg bacanya...gomapta..


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Re: Agashi, I Love You
« Reply #16 on: April 24, 2010, 01:19:34 am »
holaaaaaaaaaaaaa mian baru baca n baru coment  [biggrin]

shanty akhirnya ada yg nulis juga disini semakin banyak semakin seru  [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-dance013]

ok juga idenya shan but sama kyk yg laen tanda bacanya n jarak antar spasinya tolong di perhatiin yh say biar gak puyeng bacanya  [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]

kl mo taruh gambar disono u upload aja gambar u di imageshack ato tinypic ato photobucket ntar u copy urlnya ke tulisan kamu formatnya  [img] diantara tulisan img ada alamat gambarnya yah sista ok ok selamat mencoba  [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]
hai sist endree,...
ok, tar aku coba buat upload fotonya, soalnya yg aku buat di komp. aku pake gambar,..gomapta!!!


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Re: Agashi, I Love You Episode 3, 4 & 5
« Reply #17 on: April 29, 2010, 03:34:14 am »
Episode 3 :

Akhirnya Jeong Ha mampu membujuk Putri Mahkota untuk kembali ke Istana, dan Jeong Ha pun beranjak  mengantarkan Tuan Putri kembali ke Istana.

@ Gwang Hyoong Palace
Kau akan baik-baik saja, atau apa aku perlu mengantarkanmu sampai kedalam? tanya Jeong ha cemas.
Namun Putri menolaknya karena tidak ingin melibatkan Jeong Ha terlalu jauh.
Terima kasih untuk semuanya, hari ini aku sangat bahagia, terima kasih Tn. Kim, ujar putri sambil turun dari mobil.
Dan putripun melangkah menuju Istana dengan wajah muram.
................
Jeong Ha merasa sangat gelisah, dan tak kuasa menahan perasaan cintanya pada sang Putri, lalu diapun mengejar sang putri, “ Tuan Putri! !! tunggu sebentar ( sambil berlari kearah Sae Yoon ), kau akan datangkan pada peluncuran mobil terbaru perusahaanku? , tanya Jeong Ha lagi.
Aku harap kita dapat bertemu kembali, pinta Jeong Ha yang diiyakan Sae Yoon dengan anggukan kepala.
 “ Baiklah, aku akan datang, selamat malam!” dan putripun berlalu dari pandangan Jeong Ha.
...................
Kedatangan Tuan Putri disambut oleh para dayang Istana & para penjaga Istana.
Benarkah Putri Mahkota sudah kembali, tukas Permaisuri dengan perasaan tenang.
Sekretaris Byun bawa Putri Mahkota untuk menghadap, sekarang!!!!!!!!”perintah sang raja dengan penuh amarah.

Tapi sebelum sekretaris Byun beranjak, Putri sudah ada dihadapan Sang raja, dan langsung memberi hormat kepada Yang Mulia Raja & Permaisuri.

Putri mahkota! Kau benar-benar sudah keterlaluan, bagaimana mungkin kau tidak muncul saat peyambutan ramah tamah keluarga kerajaan, dan berani sekali kau menghilang dari istana tanpa memberikan pesan kemana kau pergi, apa kau tidak punya tatakrama, hah!!! hardik sang raja.

Maafkan ananda, aku sungguh tidak bermaksud seperti itu, aku hanya merasa bosan berada di Istana, jadi aku pergi jalan-jalan sebentar, tapi sungguh aku tidak bermaksud untuk membuat keluarga kerajaan malu.
 Tapi amarah yang sudah bergumul dihati raja tidak mampu membuatnya untuk berpikir jernih, dan Raja pun langsung memberikan hukuman pada Putri Mahkota untuk tidak keluar Istana jika tidak didampingi oleh Sekretaris Byun atau pengawal kerajaan. Dan putri hanya pasrah menerima hukuman yang diberikan dan beranjak menuju istana pribadinya.
                      ********************8
Didalam kamarnya Putri Mahkota meratapi nasibnya dan hanya bisa menangis tanpa ada seorangpun yang menghiburnya, “ aku hanya ingin merasakan menjadi orang biasa yang bisa melakukan apa saja yang aku inginkan tanpa harus selalu terpaku pada peraturan istana, aku hanya ingin seperti remaja lainnya yang bisa bercanda dengan orang tuanya, menikmati indahnya masa remaja, aku ,......................hiks hikshiks,......................”. Mendengar ratapan putri mahkota membuat sekeretaris Byun sangat sedih,
“ kasihan sekali tuan putri, padahal putri hanya berjalan-jalan biasa, tapi kenapa Yang Mulia raja menghukumnya begitu keras, andaikan ada yang bisa kuperbuat untuk menghibur Tuan Putri, ratap dayang bae sambil menoleh ke arah  kamar Putri Mahkota.

Putri yang masih menangis meratapi nasibnya dikejutkan oleh bunyi ponselnya yang berdering , sambil menghapus air matanya putri mengambil ponselnya yang diletakkan diatas bantalnya. “ Kim Jeong Ha!, “ seru Putri Mahkota.
 “ halo, selamat malam Putri, apa aku mengganggumu?”, maaf menelponmu malam-malam, aku hanya khawatir, apa kau baik-baik saja, Yang Mulia tidak memarahimukan? “ maaf aku banyak bertanya padamu!” jeong ha bertanya dengan banyak sekali pertanyaan.

“ selamat malam, tn. Kim. Aku baik-baik saja, yang mulia raja tidak memarahiku, akukan putrinya kenapa dia harus memarahiku, “ sangkal tuan putri sambil berusaha berbicara dengan lantang.
 “ apa kau terlalu merindukanku, kau ini terlalu percaya diri!” bagaimana jika aku tidak bisa untuk menyukaimu, kau jangan memebenciku yach”, seru putri mahkota sambil tersenyum jahil.
Tapi aku yakin bisa membuatmu untuk mencintaiku dan akan kubuktikan,” ujar jeong ha yakin.
 Sudahlah aku mengantuk, kalau kau terus menggangguku, aku akan mempertimbangkan kembali untuk datang ke acara peluncuran Ryon Enterprise, kau mengerti, jadi sekarang tutup teleponnya, jika tidak jangan berharap bisa berbicara denganku lagi apalagi untuk bertemu, seru Putri sambil menutup ponselnya dan beranjak untuk tidur.

Yaaa...kenapa kau menutup teleponnya, akukan belum selesai bicara, hah,.....lihat saja nanti aku pasti akan membuatmu untuk mencintaiku, aish...., seru Jeong Ha sambil mengernyitkan dahinya dan tersenyum penuh akal.

@ Ryon Automotive Enterprise
Nampak dari luar gedung mewah sedang terselenggara sebuah acara akbar, yaitu peluncuran sebuah produk  terbaru dari Ryon Automotive Enterprise , para undangan sudah datang sambil melihat-lihat beberapa design mobil dan motor karya Ryon Automotive, dan tampak pemilik Ryon Automotive Enterprise sedang menhampiri beberapa tamu undangannya yang berasal dari kalangan pengusaha, pejabat, bahkan dari kalangan selebritis .

Saya yakin peerusahaan anda akan semakin maju pesat, apalagi saat putra anda Jeong Ha menjalankan bisnis ini sudah terlihat jelas kemajuannya, apalagi sekarang akan diluncurkan produk terbaru yang merupakan rancangan  Jeong Ha sendiri, ujar seorang menteri memuji kehebatan jeong ha pada ayahnya ( Kim Gok Jeong ). “ Anda terlalu memuji, pak menteri, tapi jujur saya memang sangat bangga dengan Jeong Ha, dia memang yang terbaik untuk keluarga kami.

Tiba-tiba beberapa wartawan yg tadinya sedang mengabadikan gambar mobil dan motor terbaru dari Ryon Enterprise, langsung beranjak keluar untuk mewawancarai beberapa tamu undangan yang sudah datang dan salah satu diantara mereka ternyata yang lebih menarik perhatian adalah kemunculan Putri Mahkota Sae Hyoong.
 Sambil berdecak kagum melihat pesona Putri Mahkota para kuli tinta itu langsung mewawancarai Putri Mahkota tanpa memberi kesempatan Tuan Putri untuk menyapa Tuan rumah. .

Tamu istimewa Tuan muda sudah tiba, ujar Pak Min pada Jeong Ha sambil berbisik . “ melihat pujaan hatinya sudah tiba, jeong ha langsung menghampiri Putri Mahkota dan menyelamatkannya dari serbuan wartawan dan membawanya masuk ke dalam.
******************
Terima kasih sudah menyelamatkanku dari serbuan wartawan, ucap sang putri sambil merapikan pakaiannya yg agak kusut karena desakan para wartawan tadi.
Kau cantik sekali, aku suka sekali dengan pakaian yang kau kenakan, “ ujar Jeong Ha memuji sang Putri”.

Selamat datang Putri Mahkota di Ryon Enterprise, ujar PresDir Kim Gok Jeong sambil menjabat tangan sang Putri.
Maaf,  Yang Mulia Permaisuri dan Raja tidak bisa menghadiri acara ini karena mereka sedang melakukan kunjungan ke Tokyo, ujar sang putri dengan ramah.

Pembukaan acara dimulai dengan pidato dari Kim Jeong Ha selaku Direktur Utama, kemudian pemotongan pita oleh Presdir & Direktur Utama, lalu disambut dengan tepuk tangan dari para undangan.
Sejak kedatangan Putri Mahkota jeong Ha tidak pernah meninggalkan Tuan Putri, dia berusaha untuk menjadi tuan rumah yang baik, kemudian Jeong Ha mengajak putri untuk melihat mobil rancangannya yang diberi nama Mesmerize de Ryon dan motor rancangannya yang diberi nama Hercules.
  “ aku ingin kau yang menjadi model di iklan mesmerize de Ryon, karena hanya kau yang pantas”, ujar jeong ha meyakinkan.
Kenapa harus aku, pasti masih banyak orang lain yang lebih pantas, “ tolak putri mahkota dengan santai.
Pokoknya harus kau, karena model untuk iklan motornya adalah aku, jadi kau maukan? paksa Jeong ha.
 “ akutidak mau, jawab putri sambil pergi untuk mengambil beberapa kudapan dan duduk dimejanya.

Aish,.....susah sekali membujuknya , ..lalu jeong ha duduk dimeja putri mahkota dan mulai membujuk tuan putri. Tingkah laku Jeong Ha rupanya diperhatikan oleh beberapa tamu undangan yang mencurigai adanya kedekatan antara tuan Putri dengan Jeong Ha.
“ Presdir Kim, sepertinya Jeong ha akrab sekali dengan Putri Mahkota, apakah mereka sedang menjalin hubungan percintaan, ujar Pak Menteri.”
Tidak mungkin putraku berani untuk menjalin hubungan kekasih dengan Putri Mahkota, lagipula aku tidak terlalu menyukai sifat Putri Mahkota dan aku berharap itu tidak akan pernah terjadi, karena pasti putraku yang akan menderita. Lagipula pastinya Putri Mahkota sudah mempunyai calon pendamping pilihan keluarga kerajaan, bukan orang sembarangan, ucap Presdir Kim dengan pasti.
************
Aku akan pikirkan tawaranmu, tapi aku tidak janji.
 Aku pulang dulu dan  terima kasih untuk jamuannya, selamat siang! Ujar putri sambil pamit dan beranjak menuju mobil Kerajaan.
Jeong ha hanya bisa menatap Putri Mahkota dengan rasa hampa dan agak sedikit kecewa karena Tuan Putri tidak menunjukkan respon yang dia inginkan.

@ Gwang Hyoong Palace, di Istana Pribadi Putri MAhkota
Dikamarnya yang mewah, Putri Mahkota nampak sedang duduk termenung, entah apa yang sedang dipikirkannya.
Hhhuuuffff, andaikan aku hanya seorang gadis biasa? Istana ini nampak seperti penjara bagiku, ujar putri yang sedang meratapi nasibnya.
Lamunan Putri Mahkota dihentikan dengan suara ponselnya yang terus berdering, dan ternyata dari Tn. Kim.
Aduh dia lagi, tidak kapok yach aku tolak, hah ujar tuan putri kesal sambil mereject telepon Jeong Ha.

Kenapa di matikan, baiklah aku akan terus menelpon sampai kau mengangkat teleponnya, ayo angkat, angkat,..ujar Jeong ha sambil memainkan jari0jari tangan kanannya di meja kerjanya , akhirnya jeong ha pun menyerah walaupun hatinya masih dongkol dan diapun beranjak tidur.

Keesokan paginya.....
Jeong Ha yang sedang menikmati sarapan paginya tiba-tiba dikejutkan dengan bunyi ponselnya yang diletakkan disamping minumannya.
Putri Mahkota! “ ujarnya dengan heran. Ya Hallo, tuan putri! Ada yang bisa aku bantu? Tanya Jeong ha sambil melap mulutnya dan meminum jusnya.
Aku sudah pikirkan, baiklah aku terima tawaranmu untuk menjadi model di iklan Mesmerize dan hercules, kapan mulai syutingnya, ujar sang putri .
Hari ini,jawab Jeong Ha cepat.
 Aku tunggu di taman wisata hwang dong jam 2 siang.

Baiklah,aku akan datang jam 2 siang! Ujar putri sambil merebahkan badannya diranjangnya.

@ Hwang Dong Park
Jeong Ha yang lebih dulu tiba dilokasi, langsung memasuki ruang make-up dan berganti pakaian untuk iklannya.
Sang Putri yang ditemani oleh Sekretaris Byun dan dayang Han akhirnya tiba, dan langsung menuju fitting room dan setelah itu Putri pun siap untuk di make up oleh make up artis.

setelah keduanya selesai dimake up dan berganti pakaian untuk syuting iklan tersebut, mereka duduk disebuah bangku panjang tepat di bawah pohon sakura...

Aku tahu kau pasti akan datang, terima kasih yach, ujar Jeong ha sambil berbicara dengan membisikkannya ditelinga Putri.
Putri hanya terdiam dan bersikap cuek pada Jeong ha.

Setelah semuanya siap syutingpun dimulai.

Sae Yoon dan Jeong ha nampak seperti model profesional, acting mereka sangat natural dan di iklan tsb mereka berperan sbg sepasang kekasih.
Akhirnya pengambilan gambar pun selesai, kemudian dilanjuti dengan adegan mereka sedang mengendarai kendaraan mereka dan akhirnya mereka bertemu ditempat yang dijanjikan dan mereka pun berpelukan untuk melepas rindu dan diakhiri dengan ucapan : “ Get what u want ”!
 
...........................
Aku yakin ini akan menjadi iklan terhebat dan pastinya Ryon Enterprise akan untung besar!!! Ujar sang sutradara sambil menyalami Tuan Putri dan Jeong Ha.
Setelah menyelesaikan syuting Jeong Ha meminta ijin kepada sekretaris Byun untuk mengajak Putri Mahkota jalan-jalan sebentar, awalnya tidak diijinkan, tapi melihat ketulusan Jeong ha akhirnya sekretaris byun mengizinkannya.
Tapi jangan lama-lama, karena putri harus kembali ke Istana pukul 6 soreujar Sekretaris Byun.
Anda tidak usah khawatir sebelum jam 5 aku akan membawa tuan putri kembali, dan jeong ha pun menarik tangan sae yoon menuju ke mobilnya dan mereka pun beranjak pergi.

Kita mau kemana, ujar sang putri dengan kesal.
Tenang saja aku tidak akan menculikmu, tapi kau pasti akan menyukainya, ucap Jeong ha sambil mengedipkan matanya ke arah putri mahkota.
***********************
Akhirnya mereka tiba di Cottage pribadinya, di daerah pantai sebelah Selatan Kota Seoul.
     
Sambil melihat disekelilingnya putri mahkota berjalan dengan anggunnya dan terus mengamati sekelilingya, jadi hanya ini yang mau kau tunjukkan, tidak ada yang menarik, ujar Putri Mahkota dengan nada ketus.
 
Sebentar lagi, ayo ikut aku! Ujar Jeong Ha sambil menarik tangan Sae Yoon.
Kemudian mereka sudah berada di pantai yang sangat indah, dan nampak matahari mulai terbenam, “ indah sekali, ujar sae yoon sambil melangkah kebibir pantai sambil menikmati sunset.
Lalu jeong ha menghampiri Putri Mahkota dan mengajaknya duduk sambil menyaksikan matahari terbenam.
Putri pun menyandarkan kepalanya kepundak Jeong Ha tanpa dia sadari, dan terus menyaksikan proses matahari terbenam.
“ belum pernah aku melihat matahari terbenam yang seindah ini, terima kasih sudah mengajakku kemari, aku hanya bisa bilang terima kasih, ujar Putri sambil menitikkan air matanya “.

Kau menangis Tuan Putri, kenapa? Tanya Jeong Ha cemas.
Putri hanya terdiam sambil terus menatap matahari terbenam.
Dan kedua insan itupun terdiam dan terus memandang kearah laut dengan ombak yang cukup dashyat.

@ Gwang Hyoong Palace,...........
Dayang Kang, Putri Mahkota sudah pulang ke Istana? Tanya Yang Mulia Permaisuri pada dayagnya.
Belum Yang Mulia, saya akan mencoba menghubungi Dayang Han. Dayang Kang pun langsung menekan ponselnya untuk menghubungi dayang Han. Dayang Han, kapan kalian kembali ke Istana? Putri Mahkota ditunggu oleh Yang Mulia Permaisuri.
Putri masih harus menyelesaikan beberapa scene iklannya, sebentar lagi kami akan kembali ke Istana, ujar dayang han dengan gugup.
Gawat sekretaris Byun, permaisuri mencari Yang Mulia Putri Mahkota, kita harus cepat menyuruh Tn. Kim untuk membawa Putri kembali kemari.

Putri ....Putri Mahkota!!! Bangunlah kau harus segera kembali ke Istana, ujar Jeong ha sambil berusaha membangunkan Tuan Putri yang tertidur dipundaknya.
Putri pun terbangun dan beranjak bangun dari posisi duduknya.
Lalu mereka pun kembali ke Hwang Dong tempat mereka syuting iklan dan terlihat Sekretaris Byun dan dayang han sedang menunggu dengan cemas.

Maafkan saya, terlambat mengantar Tuan Putri kembali..............belum sempat menyelesaikan kalimatnya sekretaris byun langsung menarik tangan putri mahkota dan membawanya masuk ke mobil kerajaan,
 “ayo lekas Putri kita harus segera kembali ke Istana, Permaisuri sedang mencari anda.” ujar Sekretaris Byun cemas dan Putri Mahkota yang masih lunglai karena bangun dari tidurnya hanya menurut tanpa berbuat apa-apa, dan dengan pandangan hampa Putri menoleh kearah Jeong Ha seperti ingin mengatakan kalau Putri tidak ingin pulang.

Putri, apa kau menderita hidup di Istana? Ijinkan aku untuk menolongmu, ujar Jeong Ha sedih melihat pujaan hatinya pergi dari hadapannya.

 @ Kim Residence...
Jeong Ha tidak bisa memejamkan matanya dan pikirannya terus terbayang Putri Mahkota. Aku tidak bisa terus berdiam diri saja menyaksikan wanita yang kucintai tidak bahagia, apa yang harus kulakukan, apa aku harus menculiknya, tapi aku juga tidak tahu bagaimana perasaan putri terhadapku, aish..., ujar jeong ha kesal sambil melemparkan bantalnya ke lantai.

@ Gwang Hyoong Palace, di Istana Pribadi Putri Seok Joong
Jenderal Shi Gyeok, kau tampan sekali, kau tahu aku selalu setia menunggumu, ujar Putri Seok Joong sambil menatap photo seorang pemuda tampan.

@ Gwang Hyoong Palace, di Istana pribadi Putri Sae Hyoong
Putri Mahkota sedang berendam di kamar mandinya yang mewah sambil memejamkan matanya, tiba-tiba terbesit bayangan seorang pemuda tampan,..................tidak,...tidak,..tidak,......, ujar putri kesal. Ternyata wajah Kim jeong ha yang muncul dalam bayangannya, pria yang selama ini dibencinya, kenapa wajah dia yang muncul, tidak mungkinkan kalau aku menyukainya, ih...membayangkannya saja aku tidak mau,.......
tapi selama ini dia yang selalu membantuku, yang selalu mengajakku ke tempat yang belum pernah aku datangi, tapi aku benar-benar tidak menyukainya, karena dia itu percaya diri sekali, mmmm ujar Putri sambil memonyongkon mulutnya.

Episode 4 :

Iklan Mesmerize dan Hercules sudah tayang dibeberapa stasiun TV korea dan juga beberapa stasiun TV Jepang, China, dan sekitarnya. Kemunculan Putri Mahkota yang dipasangkan dengan seorang pengusaha muda yang sedang sukses Kim Jeong Ha rupanya mendapat perhatian yang bagus dari para pemirsa dan mereka sangat menyukai iklan tersebut dan mendapat rating yang sangat tinggi dan kabarnya penjualan Mesmerize dan hercules sangat bagus.

@ Gwang Hyoong Palace..............

Putri Mahkota sangat cantik di iklan tersebut apalagi Tn. Kim dia tampan sekali, kalian memang pasangan yang sangat serasi, ujar dayang han yang disambut anggukan setuju oleh dayang-dayang lainnya.

Ternyata Putri Mahkota mempunyai sisi yang sangat anggun dan berkharisma, ini bagus untuk mendapat simpati rakyat karena selama ini Putri Mahkota selalu dianggap tidak kompeten untuk menjadi bagian dari kerajaan, ujar Yang Mulia Raja pada Permaisuri sambil tersenyum bangga.

Benar Yang Mulia, Putri Mahkota sudah mengembalikan nama baiknya dan citra yang bagus di depan rakyat.

( pembicaraan via telepon )
Kau sudah lihat iklan kita, kau cantik sekali, aku semakin menyukaimu, ujar Jeong ha menggoda Sae Yoon.
Sae yoon hanya terdiam dan tidak memperdulikan pujian Jeong Ha.
Aku mau jalan-jalan, ujar Sae Yoon.
aku bosan di Istana. Apa kau ada waktu ? , tanya Putri Mahkota .

Seperti ada petir menyambar, Jeong Ha serasa tidak mempercayai dengan apa yang baru didengarnya kalau Putri Mahkota mengajaknya berkencan .
Dan dengan suara tergagap-gagap Jeong Ha mengiyakan ajakan sang putri dan akan menjemputnya di Ranch pribadi Istana, karena Putri akan mengikuti pelatihan berkuda.
Sambil memukul-mukul kedua pipinya dan meyakinkannya kalau ini bukan mimpi jeong ha langsung bersiap-siap untuk menemui pujaan hatinya.
Yeah, akhirnya dia menunjukkan ketertarikannya padaku,ujar Jeong Ha kegirangan.
 
Dalam perjalanan menuju Ranch Palace Gwang Hyoong....
Dengan kemeja hitam dan balutan jaket kulit coklat dan rambut yang ditata rapi Jeong ha terlihat tampan dan bersiap untuk menjemput sang pujaan hatinya dengan senyum yang terus tersungging dibibirnya dia terus mengendarai motornya “ Hercules” dengan hati-hati.

Putri yang sudah selesai berlatih langsung berganti pakaian dengan gaya casual dan tidak lupa mengenakan topi lebar hitamnya dan memakai jaket cream, membuatnya nampak seperti gadis remaja lainnya.

Putri pun menuju lobby untuk menunggu Jeong ha yang berjanji untuk mengajaknya jalan-jalan.
Putri mobil sudah siap, mari kita kembali ke Istana, ujar Dayang Han.
Kata siapa aku mau kembali  ke Istana, aku mau jalan-jalan dulu, jawab putri singkat membuat dayang han agak sedikit cemas.
Tapi Permaisuri menyuruh saya untuk segera membawa putri kembali ke Istana setelah selesai berlatih kuda, jawab sang dayang.

A, dia sudah datang! ujar Sae Yoon saat melihat kedatangan Jeong Ha.
 Tenang saja aku akan baik-baik saja. Biar nanti aku yang akan beritahu Ibunda kalau aku mau pergi dengan Kim Jeong Ha,  ujar sang putri sambil berlalu menghampiriJeong Ha yang sudah tiba dengan motornya.

Jadi hari ini kita jalan-jalan dengan naik motor, ujar Sae Yoon. Ayo cepat, nanti para pengawalku akan segera untuk mengejar kita, ujar sang putri sambil tersenyum centil dan berusaha untuk naik ke jok belakang yang cukup membuatnya kerepotan, dan Jeong Ha pun membantunya untuk menaiki motor tersebut.

Putri begitu nampak bahagia, motor yang dikendarai Jeong Ha melaju dengan kecepatan yang normal,dan  merekapun tiba ditempat tujuan,..............

Di sepanjang pantai Sae Yoon dan Jeong Ha saling bertukar cerita masa kecil mereka dan kebiasaan serta kesukaan mereka, dan mereka pun semakin akrab.
Jangan panggil aku Tuan Putri lagi, kita kan sudah berteman, panggil Sae Yoon saja, ok! ujar Putri dan langsung berlari kearah laut, ach..............................................................aku senang sekali,...................................
Ahhhhhhhhhhhhhhh!!!!! Belum pernah selega ini perasaanku, ujar sang putri sambil tersenyum pada Jeong ha.

Lalu setelah selesai bermain-main di pantai Jeong ha mengajak Putri ke Cottagenya lagi untuk menantang sang putri memasak.

Jadi kau mengajakku ke Cottagemu lagi untuk menantangku memasak, baik akan aku buktikan kalau aku tidak sebodoh dan manja seperti yang kau bayangkan, jawab Sae Yoon dengan menantang.

Putri pun menyanggupi tantangan itu dan memulai memasak, dan jeong ha hanya melihat Putri sambil tersenyum penuh kekaguman pada sang putri.
Selesai,.....................” Sup daging kacang merah ala Sae Yoon”, ujar Putri Mahkota sambil memegang mangkok hasil masakannya dan meletakkannya diatas meja makan.
Mmm harum sekali, aku cicipi ya, ujar jeong ha penasaran. Surp,..........mmm enak sekali bumbunya, ternyata kau pandai memasak, nanti kau harus sering-sering buatkan sup daging ini untukku yach, rajuk Jeong Ha.
 Yach nanti akan aku buatkan lagi, ayo habiskan!!! Dan mereka pun mulai menikmati semua hidangan yang dimasak oleh Putri Mahkota.
************************
Diteras dekat kolam ronang, Putri menghampiri Jeong Ha yang sedang merokok sambil membaca koran. Ini hidangan penutupnya “ chocolate cake ala Sae Yoon”, ujar sae yoon sambil menaruhnya di meja.
 Buang rokokmu ! dan habiskan chocolate cakenya, kau pasti akan menyukainya, ujar sae yoon sambil mengambil rokok yang masih dihisap Jeong ha ke tong sampah.
****************
Apa sifatku sangat jelek,ujar Putri memecahkan keheningan dianatara mereka. Sehingga membuat banyak orang begitu membenciku, apa aku memang tidak pantas untuk menjadi seorang Putri Mahkota, tanya Sae Yoon serius.

Kenapa kau bicara seperti itu? Ucap Jeong Ha sambil menghentikan aktifitas  memakan cakenya.

Mungkin menurut beberapa orang kau adalah gadis yang menyebalkan, angkuh, sombong, dan manja, tapi bagiku kau sangat istimewa, aku jatuh cinta padamu pada pandangan pertama, terserah kau percaya atau tidak tapi itu yang aku rasakan saat aku melihatmu. Bagiku kau seperti bidadari yang diturunkan ke bumi untukku, ujar Jeong ha dengan tatapan yang tulus.
                    ******************
Sejak usia 9 tahun aku harus mempelajari semua tentang kerajaan, aku harus bersikap seperti seorang putri mahkota sejati, aku bahkan tidak mempunyai teman untuk aku ajak bicara, bahkan untuk bermain saja aku tidak punya, aku hanya menpunyai So Joong sepupuku untuk bermain dan bertukar pikiran tapi kami selalu saja dibanding-bandingkan, bahkan Yang Mulia Raja selalu bersikap manis pada Putri Seok Joong dibandingkan kepadaku Putrinya sendiri, bahkan aku sempat mengira jika aku ini bukan putri kandung Raja dan permaisuri, ratap sang Putri sambil menitikkan airmatanya.
Didepan orang aku selalu dituntut untuk bersikap seperti seorang Putri Mahkota, tapi apa mereka mau mengerti tentang perasaanku, apa aku sedang bahagia, sedih atau menderita,...tidak ada seorangpun yang peduli tentang diriku, terkadang aku berpikir untuk mengakhiri hidupku, ujar putri putus asa.

Tidak akan kubiarkan kau menderita lagi, aku tidak ingin melihat wanita yang kucintai menderita, ujar Jeong ha sambil memeluk Sae Yoon.
Hiks hiks,....bahkan untuk menentukan pasangan saja aku tidak bisa.
Hidupku dan masa depanku sudah diatur oleh Kerajaan, aku bahkan tidak bisa menentukan makanan yang kusuka, hiks hiks,....mungkin karena itu aku tumbuh menjadi gadis yang kesepian, sombong dan manja, karena aku sangat menderita, ujar Sae Yoon terbata-bata karena tersendat oleh tangisannya.
 
Tapi setelah aku bertemu denganmu, aku merasa jika aku mempunyai seseorang yang bisa aku ajak bicara, yang bisa menilai diriku dengan jujur, tanpa adanya kebohongan.
Maaf atas sikap burukku selama ini dan terima kasih atas semuanya,ucap Sae Yoon lirih.

Tiba-tiba..... Jeong ha mencium sang putri.

Putri langsung melepaskan ciuman Jeong Ha, tapi Jeong Ha kembali menariknya dan berkata : " aku mencintaimu Sae Yoon" !. Apapun akan kulakukan untuk membuatmu bahagia, ijinkan aku untuk mencintaimu dan berikan kesempatan pada hatimu untuk menerima cintaku,ucap Jeong ha dan Jeong ha pun kembali mencium sang putri dan kali ini Sae Yoon tidak mampu untuk menolaknya karena dalam hatinya dia pun mencintai Jeong ha, dan hanya Jeong Ha yang bisa membuatnya seperti dirinya sendiri dan selalu membuatnya merasa nyaman.
Dan mereka pun berciuman dengan perasaan cinta dihati mereka.


Episode 5 :

@ Gwang Hyoon Palace, di Istana Pribadi Putri Mahkota
Sambil bercermin Sae Yoon nampak tersenyum bahagia, membuat para dayang menjadi khawatir dengan tingkah laku Putri Mahkota yang tidak biasa.
Lalu saat sedang mandi Putri Mahkota terdengar sedang bersenandung penuh bahagia, bahkan So Joong sepupunyapun dibuat keheranan.
Putri Mahkota ! apa kau salah makan obat, ujar So Joong pada Sae Yoon sambil meletakkan tangannya didahi Sae Yoon. Kau baik-baik sajakan sepupuku, akhir-akhir ini kau tampak sangat aneh. Tapi Sae Yoon tidak memperdulikan perkataan So Joong dan sae yoon pun hanya memperhatikan dirinya saja sambil berlalu dari pandangan So Joong.
Hei, kau belum menjawab pertanyaanku, Sae Yoon! Sae Yoon!,............tidak biasanya dia seperti itu, ujar So Joong kesal.

@ Kim Residence....
Jeong Ha yang berada di ruang kerjanya nampak sedang melamun sambil memandang sebuah foto lalu mencium foto itu berulang kali sambil tersenyum bahagia, ternyata itu foto dirinya bersama Putri Mahkota,
“ rupanya mereka memang sudah resmi berpacaran ”, ujar Pak Min sambil terus memperhatikan tingkah laku Tuan Mudanya.

Tn. Muda maafkan atas kelancangan saya, tapi sebelumnya saya senang mengenai hubungan anda dengan Putri Mahkota, tapi saya juga merasa khawatir, apa Tn. Muda yakin jika keluarga Kerajaan akan merestui hubungan kalian, karena sepengetahuan saya anggota keluarga kerajaan tidak boleh sembarangan menjalin hubungan dengan orang diluar Istana, saya yakin kalau Putri Mahkota sudah mempunyai calon pendamping dari keluarga Kerajaan, tukas Pak Min mencoba memperingatkan.
Aku tahu akan hal itu, pak min! Tapi aku tidak akan menyerah, aku akan buktikan pada keluarga kerajaan kalau aku pantas untuk sae yoon, dan aku sangat mencintainya.
Lalu bagaimana dengan ayah anda Presdir Kim, apa beliau akan menyetujuinya?
Siapapun yang menghalangi hubungan kami meskipun dia adalah ayahku, aku tetap akan memperjuangkan sae yoon, ujar Jeong ha tegas sambil keluar dari ruangannya untuk meeting dengan Mr. Ok Chul Suk, Direktur dari Ok Group.
       
@ Gwang Hyoong Palace, di ruang Kerja Baginda.

Foto-foto macam apa ini, ujar Raja geram sambil melempar foto-foto itu di meja kerjanya.
Yang Mulia Permaisuri hanya terdiam dan terkejut melihat foto-foto Putri Mahkota bersama Kim Jeong Ha.
Aku sudah mempercayakan putri mahkota pada kalian, tapi mana tanggung jawab kalian, bagaimana mungkin Putri mahkota bisa mengenal dan sampai menjalin hubungan cinta dengan orang sembarangan, ujar Raja geram.
Bagaimana jika Shi Won sampai tahu jika calon pengantinnya melakukan hal yang sangat memalukan, mau ditaruh dimana muka kita dihadapan mereka.
Sekretaris Byun ! cepat panggil Putri Mahkota untuk menghadapku, sekarang!!!!! Titah sang raja dengan penuh amarah.
Baik Yang Mulia, hamba pamit, ujar Sekretaris Byun panik.

@ Istana Pribadi Putri Mahkota
Putri yang sedang asyik membaca majalah dikejutkan dengan kedatangan Sekretaris Byun dengan wajah penuh kekhawatiran.
Putri, Yang Mulia Raja ingin anda untuk menemuinya sekarang, ujar Sekretaris Byun cemas.
Raja ingin menemuiku, kenapa dengan wajahmu sekretaris byun? Apa ada sesuatu yang buruk, ada apa???? Tanya putri cemas.
Tapi sekretaris Byun hanya terdiam. Dan mereka pun menuju ruang kerja Raja.

Kau benar-benar sudah sangat keterlaluan Putri mahkota, mulai hari ini kau tidak boleh keluar istana sampai Jenderal Shi Gyeok datang dan melamarmu.
 Jenderal Shi Gyeok, melamarku, tanya putri cemas. Tapi ayahanda aku tidak mencintainya, aku tidak mau menikah dengannya, aku,...., .belum selesai Sae Yoon menyelesaikan kalimatnya,

Diam, kau tidak berhak menentukan dengan siapa kau akan menikah, aku yang akan memutuskan, jika kau tidak mau orang yang tidak bersalah terluka karena dirimu, ujar Raja sambil menunjukkan beberapa foto-foto kemesraan Putri Mahkota dengan Kim Jeong ha.

Putri Mahkota sangat terkejut melihat foto-foto dirinya dan Jeong ha saat sedang bersama.
Darimana ayahanda mendapatkan foto-foto ini, jadi selama ini Ayahanda menyuruh orang suruhannya untuk memata-mataiku, kejam sekali, ujar Putri sambil menangis.
****************************************
@ Kim Residence....
Jeong ha, kau memang keterlaluan bagaimana mungkin kau bisa berhubungan dengan Putri Mahkota, kau benar-benar mencari masalah. Jika Keluarga Kerajaan sampai mengetahui hubungan kalian pasti mereka tidak akan tinggal diam dan pasti kita yang akan hancur, apa pernah kau pikirkan sesuatu sebelum bertindak, hah....ujar Presdir Kim kesal sambil melempar bukti foto-foto kebersamaan Jeong ha dan Putri Mahkota ke lantai.

Jadi selama ini ayah mematamataiku , ujar Jeong Ha kesal.
aku mencintai Sae Yoon karena dia adalah wanita yang bisa membuatku bahagia dan aku akan berjuang untukknya. Dan akan aku buktikan pada keluarga kerajaan kalau aku pantas untuk Sae Yoon.
Jeong Ha pun langsung beranjak dari hadapan ayahnya...
 
Jeong ha yang kebingungan langsung menghubungi Sae yoon, ....
Sae yoon mengangkat ponselnya yang terus berdering,...........halo!! terdengar suara sae yoon yang sedang menangis membuat jeong ha sangat cemas.
Kau menangis, kenapa? Ujar jeong ha penasaran.
Ayahanda sudah mengetahuinya, dan dia ingin memisahkan kita dengan cara menikahkan aku dengan Jenderal Shi Gyeok dan aku tidak mengenalnya, aku tidak mau menikah dengannya, hiks hiks hiks hiks,....jeong ha aku takut ayahanda akan melukaimu, ujar Sae Yoon cemas.
 
Jangan khawatir, aku tidak akan membiarkanmu menikah dengan orang lain,  aku akan berjuang untuk cinta kita, untukmu! Sudah jangan menangis, nanti malam temui aku ditempat biasa, okay!!!!!!!! Ajak jeong ha.

Tanpa berpikir panjang Putri langsung beranjak pergi untuk menemui kekasihnya. Dengan mengendap-endap Putri pun berhasil keluar dari Istana tanpa diketahui oleh para penjaga Istana.

Rupanya Jeong Ha sudah menunggu sang Putri selama 15 menit, dan saat melihat kedatangan Sae Yoon , Jeong Ha langsung menghidupkan mesin motornya dan langsung menghampiri Sae Yoon dan mereka pun pergi bersama dinginnya malam yang menyelimuti bumi. Sae Yoon memeluk erat Jeong Ha yang sedang mengendarai motornya dengan kecepatan yang tinggi.

Motor itupun berhenti disebuah tempat yang sangat nyaman. Mereka pun turun dari motornya menuju tempat tersebut, sebuah Katedral Tua tapi masih terawat dengan baik, terdengar dari luar nyanyian pujian yang sedang dilantunkan oleh paduan suara gereja, sangat harmonis, menuntun langkah kedua kaki Jeong Ha dan Sae Yoon untuk memasukinya.
Seorang Pastur setengah baya menghampiri mereka dan berkata : “ apa kalian sedang tersesat anankku!!! Jika kalian merasa resah berdoalah dirumah Tuhan, kalian pasti akan mendapatkan jawaban yang akan membuat hati kalian tenang, ujar pastur itu sambil memegang bahu Jeong Ha dan pergi meninggalkan mereka.

Dan nyanyian itupun berhenti, dan para choir itu langsung membubarkan diri untuk memberi kesempatan bagi Jeong ha dan Sae Yoon untuk berdoa dengan tenang.
Didepan altar, mereka memanjatkan doa penuh harapan, doa agar mereka tidak dipisahkan, dan keluarga mereka mau merestui hubungan mereka.

Lagi-lagi Sae Yoon menangis saat sedang berdoa, dan hanya tertunduk lemas, tapi Jeong Ha kembali untuk menguatkan hatinya dan selalu untuk memberinya semangat.
Setelah selesai berdoa, mereka meninggalkan katedral itu dan beranjak pergi untuk pulang.

@ Gwang Hyoong Palace
Putri yang mengendap-ngendap memasuki Istana dikejutkan oleh seseorang yang memegang tangannya, ternyata orang itu,.....So Joong sepupunya.
Ah So Joong kau hampir membuat jantungku mau copot, tukas Sae Yoon kesal. Maaf, soalnya kau sendiri kenapa mengendap masuk Istana, sudahlah ayo aku antar kau ke Istana Hyoong, sebelum penjaga Istana berkeliling untuk memeriksa Istana, ayo cepat!! Tukas So Joong sambil menarik tangan Sae Yoon.

Berhenti! ‘ suara seseorang yang menghentikan langkah kedua putri itu. Ibunda, “ ujar Putri Mahkota cemas. Aku,..aku ,..” sae yoon mencoba menjawab dengan terbata-bata. Kami baru saja dari katedral yang mulia, untuk menyaksikan paduan suara, maaf jika kami pulang sampai selarut ini, ujar So Joong untuk menyelamatkan sepupunya.
Oh, begitu! Sudah malam sebaiknya kalian lekas tidur. Besok kita akan melihat pembukaan Galeri. Baik, Yang Mulia Permaisuri, ujar kedua putri itu sambil bergegas menuju istana mereka.

Putri Mahkota, lain kali kalau kau mau kabur kau harus kompromi dulu denganku, kau pasti baru menemui Kim Jeong Ha, kan ? “ tuduh So Joong.
Ya, jawab putri sambil menganggukkan kepalanya. Tapi dari mana kau tahu kalau aku dan jeong ha datang ke katedral, apa kau mengikuti kami? tanya Sang Putri. Aku tidak mengikuti kalian , tapi aku tidak sengaja melihat kalian saat aku baru pulang dari Istana Seong Dong ( Villa Istana Raja & Permaisuri di daerah Seoul Selatan ).
Putri Mahkota, sebaiknya kau jangan menemui Jeong Ha untuk sementara waktu, karena situasi di Istana sedang kacau apalagi emosi Raja saat ini sedang tidak stabil dan itu bisa mencelakakan jeong ha. Kau tidak ingin terjadi sesuatu yang buruk pada jeong ha kan? Ujar Putri So Hyoong. Apalagi kau harus menyambut kedatangan Jenderal Shi Gyeok calon suamimu, ujar So Joong dengan nada sedih. Aku tidak mau menemuinya, dan aku tidak mau menikah dengannya, tidak mau, tidak mau,....” ujar Sae Yoon sambil pergi meninggalkan So Joong. Aku juga tidak rela jika aku harus melihat pria yang kucintai menikah dengan sepupu yang sangat kusayangi, aku juga sedih,....” ujar so joong sambil menangis.
********************************8
Sudah 2 minggu Sae Yoon dan Kim Jeong Ha tidak bertemu, bahkan komunikasi mereka pun terputus karena HP Putri Mahkota disita oleh Raja yang melarang Tuan Putri memegang HP sebelum bertunangan dengan Shi Won.

Jeong Ha yang kehilangan komunikasi dengan Putri Mahkota sangat putus asa, tapi dia juga tidak ingin membahayakan posisi Sae Yoon, oleh karena itu Jeong ha memutuskan untuk pergi ke luar kota untuk menyelesaikan urusan bisnisnya.
Pak Min, aku mohon padamu untuk melihat keadaan Putri Mahkota dan beri kabar padaku secepatnya, ok! Ujar Jeong Ha pada asisten pribadinya.

Tuan Muda tenang saja, saya akan terus mengawasi Yang Mulia Putri Mahkota.
Putri, putri,putri mahkota,...........................................” dayang Han menemui Putri Mahkota dengan nafas tersengal-sengal. Dayang Han, kau ini kenapa?” .. Putri! Tn. Kim dia akan pergi!!! Dia akan pergi!!!
Apa, ada apa dengan jeong ha, kalau bicara yang jelas” tukas Putri Mahkota.
Kata Pak Min, Tn. Kim Jeong Ha akan pergi kaluar kota untuk menyelesaikan urusan bisnisnya selama 2 minggu.

 Apa?? Dia akan pergi!! Tidak!!! Putri pun langsung pergi meninggalkan istana dengan ditemani dayang Han dan sekretaris Byun menuju rumah Jeong Ha.
Ayo lebih cepat mengemudikannya sekretaris byun!!! Perintah sang putri dengan nada cemas.
Jeong Ha yang sudah bersiap-siap untuk pergi tiba-tiba dikejutkan oleh  kedatangan Putri Mahkota  yang berlari kearahnya.
Jeong ha!!! Ujar sang Putri yang langsung memeluk kekasihnya.
Jangan pergi, jangan tinggalkan aku!!! Aku ikut yach!!! Ujar sang putri sambilmenangis.

Jeong ha berusaha untuk menenangkan Sae Yoon dan langsung mengajaknya masuk kedalam mobilnya dan diikuti oleh mobil kerajaan.
Jeong ha menyetir dengan sangat hati-hati sambil terus berkali-kali menoleh ke arah Sae Yoon yang sedang menangis.
Jangan menangis, aku hanya pergi untuk urusan bisnis, setelah selesai aku akan menyusulmu, ujar jeong ha berusaha untuk menenangkan Sae Yoon.

Aku tidak akan membiarkan orang lain merebutmu dariku, jadi jangan pernah berpikir aku akan melepaskanmu, Putri yang manja.
Akhirnya mereka sampai di Istana Gwang Hyoong.
Inikan istana, ujar sang Putri keheranan

Aku tidak ingin kau sedih sambil mengejarku, aku ingin kau menjadi gadis yang kuat dan buktikan pada Kerajaan kalau kau pantas menjadi Putri Mahkota, okay. Mungkin kita akan sulit untuk bertemu tapi aku tidak akan pernah berhenti untuk mengawasimu., lalu mereka pun berpelukan untuk melepas rindu, dan akhirnya Sae Yoon pun turun dari mobil jeong ha dan membiarkan Jeong ha pergi untuk urusan bisnisnya.
 Lalu sae yoon pun memasuki istana sambil menangis ditemani oleh dayang han.

2 mInggu kemudian @ Gwang Hyoong Palace.............
Seluruh dayang Istana disibukkan dengan persiapan penyambutan Jenderal Shi Gyeok dan keluarganya yang sudah pulang ke Seoul 2 hari yang lalu. Raja mengadakan Pesta Dansa untuk penyambutan calon menantunya dan memrintahkan seluruh penghuni Istana untuk menghadiri acara tersebut, bahkan mengundang beberapa pejabat penting dan beberapa tokoh masyarakat.
 Terutama Raja berharap banyak pada Putri Mahkota agar menyambut calon pengantinnya dengan baik.

@ Minister Park Mansion
Ayah, kau tahukan kalau aku tidak menyetujui perjodohan ini, aku masih ingin terus berkarir, wanita terlalu merepotkan, ujar Shi Won kesal.
Kau pasti akan langsung jatuh cinta padanya, lagipula bukan itu yang sebenarnya jadi tujuan kita, tujuan utama kita adalah mengusai Kerajaan Gwang Hyoong, kau harus menjadi Raja dengan menikahi Putri Mahkota, dan kita bisa berkuasa putraku!
Kau pikir ayah menyukai Putri Mahkota, tidak! Dia itu gadis yang menyebalkan, sombong seperti Raja, tetapi dia memiliki kecantikan seperti Permaisuri.
Tapi untuk mendaptkan semuanya diperlukan perngorbanan Putraku, ujar Sang Raja pada Putranya.
Shi Won hanya terdiam kesal mendengar ucapan ayahnya yang memanfaatkannya untuk mendapatkan kekuasaan di Istana.
    ****************BERSAMBUNG**************


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline Echyn MinHo LeeSun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 635
  • gaya ala RATHOT + CASSAMINONG.. haha
  • Location: manado
    • View Profile
Re: Agashi, I Love You
« Reply #18 on: April 29, 2010, 05:59:21 am »
Sumpah zizth bgus bnget tw ngk..
Ksian yah mrka
cinta tak d restUi.
Tp bgus bnget kalo g2. Pasti mrka mkin kuat aj cintanya..
Hehe
cpat d lanJtin yah.
Udh mw mati pensaran nich.
Hoho
http://i54.tinypic.com/2w30vac.jpg[/img]

favorite couple
MinSun
KhunToria :D [/center]

Offline vvah

  • Newbie
  • *
  • Posts: 90
    • View Profile
Re: Agashi, I Love You
« Reply #19 on: May 06, 2010, 04:52:15 pm »
 [lovestruck] suka bgd ma critany. bgus bgd sist. Setting crtany ngingtn d princess hours y. Krjaan modern gt. Tp keren bgd dh, da sdihny jg. Lanjutkn y sist next chap. Smangat.

Offline vvah

  • Newbie
  • *
  • Posts: 90
    • View Profile
Re: Agashi, I Love You
« Reply #20 on: May 06, 2010, 04:53:20 pm »
 [lovestruck] suka bgd ma critany. bgus bgd sist. Setting crtany ngingtn d princess hours y. Krjaan modern gt. Tp keren bgd dh, da sdihny jg. Lanjutkn y sist next chap. Smangat.

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Agashi, I Love You ( Episode 6, 7 & 8 )
« Reply #21 on: May 07, 2010, 01:56:51 am »

Episode 6 :

@ Gwang Hyong Palace

Istana sudah dipenuhi dengan kedatangan para undangan yang menghadiri Pesta Dansa
untuk penyambutan Jenderal Shi Gyeok beserta keluarganya.
Sementara Putri Mahkota masih didandani oleh para dayang Istana begitupun dengan Putri Seok Joong yang kebingungan memilih gaunnya untuk membuat Shi Won terpesona.

Akhirnya tamu istimewa yang ditunggu-tunggu sudah hadir beserta keluarga, Raja & Permaisuri langsung menyambut dengan hangat dan mengajaknya berbincang-bincang. Putri Seok Joong yang sudah selesai berdandan langsung keluar dan menuju tempat pesta berlangsung dan dia pun langsung mencari pujaan hatinya.
****************
Jenderal Shi Gyeok ! , ujar Putri Seok Joong yang langsung menghampiri Shi Won. Putri Seok Joong, apa kabar? Kau semakin cantik dan sudah menjadi Putri yang dicintai oleh rakyatnya, ujar Shi Won memuji So Joong.
Mendengar pujian Shi Won, So Joong menjadi salah tingkah dan pergi menghindari Shi Won untuk mencari segelas air, “ kenapa tiba-tiba udara terasa panas, aku permisi dulu untuk mengambil minum.
 Jangan, biar aku saja yang mengambilkan segelas air untukmu, ucap Shi Won.
********************
Shi Won yang tadinya mau mengambilkan minuman untuk So Joong, tiba-tiba dikejutkan dengan suara seorang gadis yang sedang menggerutu saat Shi Won berjalan melewati ruangan yang ternyata merupakan Istana Pribadi Putri Mahkota, diapun mencari asal suara itu.

Akhirnya Shi Won menemukan darimana suara itu berasal, ternyata ada seorang gadis dengan memakai gaun putih  dengan hiasan permata dirambut gadis itu dan betapa terkejutnya Shi Won saat melihat gadis itu yang tiba-tiba menoleh kearahnya.

Siapa kau, dan apa yang sedang kau lakukan di Istanaku, ujar gadis itu dengan ketus.
A..A..Aku, aku hanya lewat untuk mencari temanku, jawab Shi Won terbata-bata.
 kau sendiri siapa, tanya Shi Won yang masih terpesona dengan kecantikan Sae Yoon.

Hah, kau benar-benar tidak tahu siapa aku, hmm kau tidak pernah melihat di TV atau baca koran, aduh ternyata ada juga orang yang tidak mengenaliku, ujar Sae Yoon jahil.

Aku,.....belum selesai Putri Mahkota menyelesaikan kalimatnya, tiba-tiba dayang Han sudah memanggilnya.
Putri Mahkota, mereka sudah menunggu anda, mari ikut saya!!!

Shi Won pun dibuat terkejut dengan pernyataan yang baru saja dilontarkan oleh Dayang istana tersebut. " Putri Mahkota"! Ujar Shi Won sambil mengikuti mereka.
****************
Putri Mahkota langsung menghampiri Raja & Permaisuri yang langsung memperkenalkannya ke keluarga calon pengantinnya dan merekapun berbincang-bincang. Shi Won, kemana anak itu,ucap Menteri PArk dalam batinnya sambil mencari keberadaan putranya dan tanpa disadarinya, ternyata Shi Won sudah berada diantara mereka dan langsung memperkenalkan diri pada Putri Mahkota.

Maafkan atas sikap saya tadi Yang Mulia Putri Mahkota, ujar Shi Won sambil membungkukkan sedikit kepalanya dan berusaha untuk mengambil simpati Sang Putri Mahkota. Tetapi Putri Mahkota hanya acuh dan tidak memperdulikan keramahan dari Shi Won.
Putri Seok Joong yang dari tadi masih menunggu minuman dari Shi Won sudah mulai kesal karena tidak kunjung datang. Shi Won kemana sih, masa mengambil minuman saja butuh waktu yang lama, ujar So Joong kesal. Alangkah terkejutnya So Joong saat melihat Shi Won berada ditengah-tengah Raja, Permaisuri dan,........Putri Mahkota.

So Joong yang merasa tidak diperdulikan langsung menghampiri mereka dan ikut bergabung dalam perbincangan mereka.

Tapi Shi Won tidak minta maaf karena sudah membuatnya menunggu, dia malah terus memandangi Sae Yoon, apalagi saat Shi Won mengajak Putri Mahkota berdansa, so joong semakin dibuat cemburu dan hanya pasrah melihat Shi Won dan Sae Yoon berdansa.
Walau awalnya Sae Yoon menolak tapi demi Raja & Permaisuri, Sae yoon pun tidak menolak ajakan Shi Won.

Aku sungguh tidak menyangka jika Putri Mahkota secantik ini, puji Shi Won yang ditanggapi dingin sae yoon.
Awalnya aku menolak perjodohan ini, tapi ternyata ayahku benar setelah aku melihatmu aku pasti akan berubah pikiran. Aku menyetujui perjodohan ini, walaupun aku tahu kau menolaknya tapi aku akan berusaha supaya  pernikahan ini terjadi, ujar Shi Won sambil mendekap erat pegangannya di pinggang sang Putri.

Putri Mahkota hanya diam dan berusaha bersikap tenang demi orang tuanya walaupun didalam hatinya ingin menampar pria kurang ajar ini.

Melihat keakraban Putri Mahkota dan Jenderal Shi Gyeok membuat Raja & Permaisuri sangat bahagia dan dengan lantang Raja mengumumkan pertunangan Putri Mahkota dan Jenderal Shi Gyeok didepan para tamu.
 Tentu saja membuat kaget Sae Yoon dan terutama Putri Seok Joong yang langsung pergi meninggalkan pesta.
Melihat sepupunya yang pergi karena kecewa membuat Sae yoon merasa bersalah dna langsung menyusul So Joong.
Kau mau kemana ?, ujar Shi Won sambil menarik tangan Sae Yoon.
Bukan urusanmu, lepaskan tanganku, hardik Putri Mahkota dan langsung menghempaskan pegangan Shi Won.

Putri Seok Joong, Putri Seok Joong tunggu, kau mau kemana, ujar Putri Mahkota sambil memegang bahu sepupunya. Kau tahukan kalau aku sangat menyukai Shi Won, tapi kenapa kau menyetujui pertunangan ini, ujar Putri Seok Joong sedih.

Putri Seok Joong, kau juga tahu kalau aku mencintai Jeong Ha, aku tidak mungkin menghianatinya, lagipula aku bersikap ramah pada Jenderal Shi Gyeok hanya untuk menyenangkan Raja & permaisuri, tapi bukan berarti aku menyetujui pertunangan ini, jawab Sae Yoon yang membuat hati So Joong lega.

Lalu mereka kembali ke acara pesta untuk bergabung dengan yang lainnya.
Raja langsung menarik Putri Mahkota dan Jenderal Shi Gyeok untuk berdiri dihadapan para tamu dan Raja langsung mengumumkan pertunangan mereka dan memberi cincin pertunangan untuk disematkan dijari masing-masing.
Putri Mahkota sangat terkejut dengan tindakan Raja dan berusaha untuk menolak, tapi Raja tidak memperdulikan perasaan Putri Mahkota dan memaksa agar Putri Mahkota tidak menolak pertunangan ini.

Tapi saat Shi Won hendak menyematkan cincin pertunangan ke jari Sae Yoon, tiba-tiba terdengar suara lantang dari seorang pria; “ hentikan pertunangan ini !, aku melarangnya.”, ujar seorang Pria yang muncul diantara kerumunan para undangan.
********************
Kim Jeong Ha!!, ujar Putri pelan.
Putri sangat terkejut ternyata Jeong Ha datang untuk mencegah pertunangan ini.
Jeong Ha, kau sudah kembali; ujar Putri Mahkota dengan suka cita langsung menghampiri kekasihnya, tapi langsung dicegah oleh Raja yang memerintahkan para pengawalnya untuk mengusir Jeong Ha dari Istana.

Tapi Jeong Ha berontak dan berusaha untuk melepaskan diri dari pegangan para Pengawal Istana dan saat terlepas dari pegangan pengawal istana, Jeong ha berjalan ke arah Putri Mahkota sambil berkata : “ Putri Mahkota! Kau benar-benar keterlaluan, tega sekali kau mencampakkanku untuk menikah dengan pria lain, padahal baru saja 2 minggu yang lalu kita melangsungkan pernikahan” ujar Jeong Ha dengan meyakinkan.

Bicara apa dia, menikah ? kapan  aku dan jeong ha melangsungkan pernikahan, hah dia benar-benar cari mati yach, gerutu sae yoon.

Mendengar pernyataan Jeong Ha membuat murka sang Raja, yang langsung mendamprat Putri Mahkota habis-habisan dan langsung membubarkan pesta.
Di ruang hukuman, Putri Mahkota dan Kim Jeong Ha sedang berlutut untuk menunggu hukuman apa yang akan diterima oleh mereka berdua dari Raja dan para Tetua Kerajaan.
 
**************************
@ Park Mansion
Keterlaluan sekali Putri Mahkota itu, berani sekali dia mempermalukan keluarga kita didepan semua tamu Istana, apalagi ternyata dia sudah menikah dengan kekasihnya, geram Menteri Park Dong Won sambil menghempaskan badannya di sofa yang empuk.

Aku merasa ini hanya sebuah siasat mereka untuk menghindari pernikahanku dengan Putri Mahkota. Ayah tenang saja, pernikahanku dengan Putri Mahkota pasti akan terjadi, karena aku sangat menyukainya dan aku terlanjur jatuh cinta padanya. Jadi apapun akan kulakukan untuk merebut Putri Mahkota menjadi milikku, ujar Shi Won sambil mengepalkan tangannya.

@ Gwang Hyoong Palace ( ruangan hukuman istana )
Apa kau sudah gila, berani sekali kau bicara seperti itu, kenapa kau mengatakan pada mereka kalau kita sudah menikah, apalagi kau sampai melibatkan Pastur Thomas, tukas Sae Yoon kesal pada Jeong ha.

Aku berbuat seperti itu, karena akutidak ingin kau sampai menikah dengan Jenderal itu, aku tidak menyukainya, aku ingin sekali menonjok mukanya karena dia sudah berani untuk merebutmu dariku,ujar jeong Ha membela diri.

Saat mereka sedang berdebat, tiba-tiba Dayang Han muncul dan memberitahu jika Paduka Raja dan Permaisuri ingin bertemu dengan Putri Mahkota dan Kim Jeong Ha.

@ Istana Pribadi Yang Mulia Raja
Aku tidak akan pernah merestui pernikahan kalian, tapi karena para tetua sudah terlanjur memutuskan , maka aku akan memberi kalian kesempatan.
Kim Jeong Ha,jika kau bisa beradaptasi dengan kehidupan di Istana selama 3 bulan, maka kami akan meresmikan pernikahan kalian di Kerajaan Gwang Hyoong, tapi jika selama 3 bulan kau belum bisa beradaptasi atau dengan kata lain kau menyerah, maka pernikahan kalian dibatalkan, dan Putri Mahkota harus menikah dengan Jenderal Shi Gyeok. Apa kalian sanggup? Tantang sang Raja.

Dan satu hal lagi, apa kalian sudah melakukan hubungan suami istri? Tanya Raja pada Putri Mahkota dan Jeong Ha. Dan mereka pun saling berpandangan , “ belum” jawab keduanya cepat sambil menggelengkan kepala.
Bagus, ucap sang Raja. Selama waktu 3 bulan itu, kalian tidak boleh tinggal dalam 1 kamar, tapi kalian tetap berada di Istana yang sama, yaitu di Istana Hwang Hyoong.
 
Putri Mahkota dan kim Jeong Ha pun kembali berpandangan dan menganggukkan kepala mereka menyetujui keputusan Raja dan para tetua istana.

Di taman Istana ,......................
Jeong ha, bagaimana jika mereka mengetahui kalau ternyata tidak pernah ada pernikahan diantara kita, kalau itu hanya akal-akalan kita untuk membuat mereka merestui hubungan kita, ujar Putri cemas.
Tenanglah Putri , tidak akan seorang pun yang tahu, lagipula Pastur Thomas akan membantu kita, aku pikir ini memang jalan yang terbaik, dan Putri Mahkota mohon bantuannya, ujar Jeong Ha sambil menghampiri kekasihnya dan bersiap untuk mencium Putri Mahkota, tapi saat mereka akan berciuman tiba-tiba Permaisuri yang di dampingi oleh Dayang Kang muncul tiba-tiba dan membuat mereka menjadi salah tingkah.

Aku harap kalian berdua bisa menjaga sikap kalian, Tuan Kim sebaiknya anda segera beristirahat dikamar yang sudah disiapkan, karena mulai besok akan menjadi hari yang melelahkan untukmu baru , pinta Permaisuri dengan lembut.

Kalau begitu saya permisi untuk pamit, Putri Mahkota selamat malam! Permaisuri , selamat malam, dan Jeong Ha pun berlalu dari tempat Putri Mahkota.


Episode 7 :

Sejak kejadian di Pesta dan keputusan Para tetua Istana membuat Putri Mahkota tidak bisa tidur, Putripun turun dari ranjangnya dan membuka jendela kamarnya sambil menatap bintang-bintang yang bersinar terang dilangit.

Hmmmm, kenapa semuanya jadi sulit seperti ini? Tanya putri dalam dirinya, kira-kira Jeong Ha sedang apa yach, apa dia sudah tertidur, ???????

******* @ kamar pribadi Jeong Ha********
Aku akan berbuat apa saja, asalkan selalu bersamamu Putri Mahkota, dan aku akan berusaha yang terbaik untukmu, supaya kau bangga padaku, ujar Jeong Ha yang sedang resah dengan nasibnya selama 3 bulan di Istana.
**************************
Keesokan paginya hari bagi Jeong ha untuk beradaptasi dengan kehidupan di Istanapun dimulai, diawali dengan pelajaran 5 cabang olahraga, yaitu : berkuda, panah, polo, kendo & taekwondo, & menembak.

Ternyata yang menjadi lawannya tidak lain adalah Jenderal Shi Gyeok, yaitu Park Shi Won.
Rupanya ini memang sudah diatur oleh Yang Mulia Raja untuk membuat Jeong Ha menyerah.
Apa, Jenderal Shi Gyeok, ini pasti rencana Yang Mulia Raja kan, bagaimana mungkin Ayahanda tega berbuat seperti itu , bukankah ke-5 cabang olahraga itu adalah cabang olahraga yang sangat dikuasai oleh Jenderal Shi Gyeok, itu sangat tidak adil buat Jeong Ha, protes Putri Mahkota pada permaisuri. Tapi Permaisuri hanya terdiam dan berusaha untuk menenangkan Putri Mahkota. Dan sepertinya ini menjadi angin segar bagi Shi Won yang merasa yakin jika ia mampu mengalahkan Jeong Ha hanya dalam 1 pukulan saja.

Jeong ha, aku tahu kau sangat pandai berkuda. Jadi kau harus buktikan pada semua orang kalau kaulah yang terbaik, okay....ucap Putri Mahkota mendukung Jeong ha sambil mencium pipi Jeong Ha, dan tentu saja membuat Shi Won agak sedikit kesal.

***************************************************
Dan pertandingan pun dimulai,................................................
Shi Won rupanya sangat ahli dalam berkuda dan dia mengendarai kudanya dengan sangat hati-hati tapi sangat cepat, membuat Jeong ha agak sedikit kewalahan, tapi demi Putri Mahkota, Jeong Ha tidak putus asa, tapi sayang saat akan melakukan lompatan terakhir, kuda yang ditunggangi oleh Jeong ha tiba-tiba kakinya tersangkut bambu yang akan dilompatinya dan JeongHa pun terjatuh dari kudanya,....

AH tidak, Jeong Ha ( sambil menutup mulutnya ), Putri Mahkota pun turun dari kursi penonton dan menghampiri kekasihnya dan berusaha untuk memapahnya.

Jeong Ha yang merasa bersalah hanya tertunduk malu saat melihat kekasihnya datang menghampirinya, “ maafkan aku, aku,......’ ujar jeong ha menyesal . Sudahlah Jeong ha, apa kau terluka? Kau benar-benar membuatku ketakutan, ujar Putri Mahkota yang mencemaskan keadaan Jeong Ha.

Maaf yach Tn. Kim kau harus kalah diawal pertandingan, aku harap penampilanmu berikutnya tidak mengecewakan, ejek Shi Won sambil tersenyum licik.
Jeong Ha dan Sae Yoon hanya memandang pria itu dengan wajah kesal. Lalu pertandingan ke-2 : memanah.
Peraturannya anak panah harus tepat disasaran sebanyak 20 anak panah. Dan sungguh diluar dugaan ternyata 20 anak panah yang ditembakan oleh JeongHa tepat sasaran semuanya, dan itu cukup membuat Shi Won dongkol, karena 2 anak panahnya meleset dari sasaran. Putri Mahkotapun langsung kegirangan dan langsung menjulurkan lidahnya ke arah Shi Won tanda mengejek.
Dan di lanjutkan dengan pertandingan Ke-3; Polo, yang dimenangkan Oleh Shi Won. Lalu Kendo & Taekwondo pun dimenangkan oleh Shi Won dan itu cukup membuat JeonG Ha dibuat babak belur. Dan pada pertandingan terakhir yaitu menembak cukup membuat Putri Mahkota agak khawatir, karena jika sampai Shi Won menang lagi , itu akan membuat langkah mereka semakin sulit, tapi rupanya tanpa disadari ternyata JeongHa sangat piawai dalam menembak dan itu cukup membuat Shi Won mati kutu, karena langkahnya untuk mendekati Putri Mahkota akan mengalami hambatan dari Jeong Ha.
Dan Raja pun mengumumkan hasil pertandingan u/ cabang olah raga yang dimenangkan oleh Jenderal Shi Gyeok, tapi Raja juga cukup tercengang dengan kepiawaian Jeong Ha dalam Memanah dan menembak.

Untuk permulaan kehidupan di Istana mampu diatasi oleh Jeong Ha walaupun mengalami kekalahan di 3 cabang olahraga, tapi tidak membuatnya gentar dan malahan Jeong ha mulai menikmati kebiasaaan tinggal di Istana.
     
@ Hwang Yoong Palace ( Istana Pribadi Putri Mahkota & Jeong Ha )
Jeong Ha sangat terkejut melihat Putri Mahkota yang terlihat sangat cantik dan rapi dengan dress putih dan coat flur berwarna peach sudah berdiri dihadapannya.

Kau rapi sekali, mau pergi kemana??? Tanya Jeong Ha sambil mendekati Sae Yoon.
Aku mau mengajakmu ke acara Fashion Show , koleksi terbaru Mr. Andre Kim di Seoul Exhibition, ajak Sae Yoon sambil menggenggam tangan Jeong Ha. Tanpa berpikir lagi Jeong Ha pun mengiyakan ajakan Sae Yoon dan mereka pun pergi dengan mobil Kerajaan menuju Seoul Exhibition.

Rupanya di Seoul Exhibition tersebut Shi Won muncul dengan Putri Seok Joong dan mereka pun duduk bersebelahan. Sepertinya penggemarmu ini sangat tahu tentang kegiatanmu yach, ujar Jeong Ha sambil melirik ke arah Shi Won, dan Sae Yoon hanya terdiam ketus.

Pertunjukkan pun dimulai, Putri Mahkota sangat terkesan dengan koleksi gaun pengantin yang ditampilkan oleh designer favoritnya, dan Mr. Andre Kim sangat terhormat saat menerima buket bunga dari Putri Mahkota. Terima kasih Tn. Putri, senang sekali melihat kehadiran Putri Mahkota dan Pangeran di Fashion Show ini, ujar Mr. Andre Kim.

Putri Mahkota pun diberi 2 buah gaun malam yg sangat indah dari Mr. Andre sebagai hadiah Pernikahan Putri Mahkota dan Pangeran Jeong Ha.
Seharusnya anda tidak perlu repot-repot untuk memberi kami hadiah seperti ini, tapi saya ucapkan terima kasih atas perhatian anda, ujar Jeong Ha sambil menjabat tangan Mr. Andre.

Ditengah acara, nampak Jeong Ha sedang berbincang-bincang dengan relasinya sehingga agak sedikit melupakan Sae Yoon, dan membuat Sae Yoon menghindar sebentar dan mulai melihat-lihat beberapa koleksi Mr. Andre yang lain. Menyadari situasi ini Shi Won tidak membuang-buang kesempatannya untuk mendekati Putri Mahkota.
   
Gaun itu cocok sekali dengan Yang Mulia Putri Mahkota, anda pasti akan terlihat mempesona, ujar Shi Won yang muncul dibelakang Putri Mahkota yang sedang memegang sebuah gaun malam yang sedang dipajang.
Jenderal Shi Gyeok!!!! Ujar Putri yang terkejut dengan kemunculan Shi Won. Mana Putri Seok Joong, bukankah kalian datang bersamaan??? Tanya putri sambil mencari-cari keberadaan sepupunya.

Putri Seok Joong sedang memcoba beberapa gaun yang akan dibelinya, lagipula aku sedang tidak membicarakan tentangnya, karena Putri Mahkota jauh lebih penting bagiku, ujar Shi Won yang sednag berusaha merayu Putri Mahkota.
Namun Sae yoon hanya tersenyum sinis mendengar rayuan Shi Won, dan Putri terus melanjutkan langkahnya untuk melihat-lihat koleksi yang lain untuk menghindar dari Shi Won, tapi Shi Won dengan sigap langsung mengikutinya.

Pangeran Jeong ha sangat sibuk sekali dengan relasinya, sampai dia melupakan kehadiranmu disampingnya, keterlaluan sekali, !!!! geram Shi Won yang ditanggapi dingin Sae Yoon walaupun dalam hatinya Sae Yoon merasa jika apa yang diucapkan Shi Won itu benar.

Putri Mahkota, maaf mengganggu. Tapi jika anda tidak keberatan kami ingin melakukan sesi photo dengan Putri Mahkota dan Putri Seok Joong dengan mengenakan koleksi kami yang terbaru, bagaimana??? Ujar salah satu pegawai Mr. Andre.
Sepertinya menarik, baiklah aku mau,ujar Putri yang kemudian memasuki ruang ganti.
Shi Won pun langsung menuju tempat sesi photo untuk melihat Putri Mahkota.

*************************************************   

Sesi photo pun dimulai, Putri Mahkota dan Putri Seok Joong mengenakan gaun pesta kerajaan rancangan Mr. Andre, mereka berdua nampak seperti bidadari membuat semua mata yanbg melihatnya berdecak kagum, terutama Shi Won yang selalu menatap Sae Yoon dengan tatapan penuh cinta.

Rupanya Mr. Andre juga mempersiapkan sebuah kejutan kecil untuk Putri Mahkota dan Pangeran,, yaitu busana pengantin Kerajaan untuk Jeong Ha dan Sae Yoon.
JeongHa sangat terpesona melihat Putri Mahkota yang mengenakan Gaun Pengantin, dan Jeong ha pun tidak berkedip sedikitpun. Begitupun Sae Yoon yang terpesona melihat Jeong Ha yang mengenakan Stelan jas pengantin, dan terlihat sangat tampan.
 

Mereka benar-benar pasangan yang sangat serasi dan terlihat begitu banyak cinta dalam diri mereka, aku benar-benar sangat mencintai mereka berdua, ujar Mr. Andre yang terpesona melihat kemesraan Sae Yoon dan Jeong Ha yang terekam dalam hasil foto mereka.

Tapi tidak bagi Shi Won yang meras dongkol dan kesal melihat kemesraan mereka.
Brengsek!!!!!!!!!!!!!!!!!! Aku tidak akan membiarkan mereka bersama terlalu lama, aku harus mengatur strategi secepatnya untuk memisahkan mereka, geram Shi Won sanbil menghujamkan tinjunya ke cermin dan akibatnya tangannya pun terluka.

Jenderal, tanganmu kenapa???? Ujar So Joong yang terkejut melihat balutan perban di jemari Shi Won. Aku tidak apa-apa.
Ini pasti ada hubungannya dengan Putri Mahkota?tanya So Joong, kenapa kau begitu menyukainya? Putri Mahkota sudah menikah dan dia sangat mencintai Kim Jeong Ha, jadi berhentilah mengejarnya. Aku , aku yang selalu mencintaimu dan selalu berada di sisimu, tapi kenapa kau selalu melihat ke arah Putri Mahkota, isak So Joong sambil memeluk Shi Won yang berusaha menghindarinya.

Dari dulu aku sudah menetapkan hatiku hanya untukmu seorang dan sampai detik ini hanya kau yang ada dihatiku, jadi aku mohon lihatlah aku wanita yang selalu mencintaimu, bukan Putri Mahkota, ujar Putri Seok Joong lirih.

Hentikan omong kosong ini Putri Seok Joong, aku tidak tertarik, jawab Shi Won ketus.
 Itu urusanmu jika kau mencintaiku, tapi maaf aku hanya mencintai Sae Yoon, dan bagiku hanya dia wanita yang aku  inginkan yang selalu ada disisiku, ujar Shi Won sambil melepaskan pelukan So Joong dan pergi meninggalkannya sendiri .

Tega sekali kau padaku, isak So joong...
************************

@ Di pemandian Istana Putri
Putri Mahkota yang sedang berendam tiba-tiba dikejutkan dengan kehadiran Putri Seok Joong yang tiba-tiba muncul dan ikut berendam.
So Joong! Kau membuatku terkejut, ujar Sae Yoon.

Putri Mahkota, kau tampak bahagia sekali. Aku sangat iri padamu, karena aku tidak merasakan hal itu, ucap So Joong dingin yang ditanggapi serius oleh Putri Mahkota.

Putri Seok Joong !Kau  bicara apa, aku tidak mengerti dan kau membuatku sangat takut, ujar Sae Yoon
Hah, kau takut padaku, kenapa ?? Aku ini kan sepupumu dan aku sangat menyayangimu, tapi aku sangat kecewa padamu Putri Mahkota.
Kau tahu kalau aku sangat mencintai Shi Won tapi karena kehadiranmu cintanya berpaling padamu dan itu membuatku sangat sakit hati,dan kau sudah mengingkari janjimu untuk membuatnya menyukaiku, tapi yang terjadi dia begitu tergila-gila padamu, ujar So joong dengan nada tinggi.

So Joong, kau kenapa???? Tanya Sae Yoon dengan cemas.

Seharusnya aku yang lebih pantas menjadi Putri Mahkota, kau tahu dari dulu aku yang lebih baik darimu bahkan Paduka Raja dan Permaisuri lebih menyukai jika aku menjadi Putri kandung mereka bukannya kau, karena aku memang ditakdirkan untuk menjadi Putri Mahkota, tapi kenapa seorang Putri Mahkota yang berperangai buruk, sombong , arogan dan selalu bertindak semena-mena terhadap orang lain bisa menarik perhatian dua pria sekaligus, apa istimewanya dirimu, gertak So Joong dengan geram sambil menunjuk ke arah Putri Mahkota.

Putri Seok Joong, kau bicara apa??? Kenapa perkataanmu sangat menyakitiku, apa yang sebenarnya terjadi, kau seperti bukan So Joong yang kukenal, ujar Sae Yoon cemas melihat tingkah laku sepupunya.

Aku sudah memutuskan, mulai detik ini aku ,...aku akan merampas Jeong Ha darimu, seperti yang kau lakukan padaku merampas cinta Shi Won dan aku akan membuatmu merasakan sakit hati seperti yang kurasakan. Dan So Joong pun pergi dari ruang pemandian itu sambil tersenyum sinis.
****************************
Tiba-tiba Putri Mahkota jatuh pingsan dan ...........
Putri Mahkota...Putri Mahkota...........tenggelam Yang Mulia! Ujar dayang Han pada jeong Ha.

@ Kamar Pribadi Putri Mahkota
Lalu dengan sigap Jeong Ha langsung mengangkat Putri Mahkota dari kolam pemandian.
Sae Yoon..!Sae Yoon..!bangunlah, kau tidak apa-apa?? Ujar Jeong Ha yang berusaha membangunkan Sae Yoon sambil mengusap lembut wajah Sae Yoon.
 
Sae Yoon pun akhirnya siuman dan langsung memeluk Jeong Ha yang ada dihadapannya sambil menangis.
Jangan pernah meninggalkanku, aku takut JeonG ha, pinta Putri Mahkota sambil menangis dipelukan Jeong Ha.

Hey, kau ini kenapa Sae Yoon? Apa yang sebenarnya terjadi, kenapa kau bisa sampai pingsan,? Ujar Jeong Ha smbil mengusap rambut Sae Yoon.

Apa ? aku pingsan di kolam pemandian?? Tanya Putri keheranan dan langsung melihat dirinya dan ach,.........kau melihat semuanya yach??? Tanya putri cemas pada Jeong Ha.

Jeong Ha pun terkejut diberi pertanyaan seperti itu, lihat ...lihat apa? Pura-pura tidak mengerti dengan pertanyaan Sae Yoon.

Jeong ha !!! kau pasti sudah melihat semuanya, ach..tidak mungkin,.....bagaimana ini?? sesal Putri Mahkota karena Jeong Ha sudah melihat tubuhnya.

Hey, kau ini kenapa?? Tentu saja aku melihat semuanya untuk menyelamatkanmu, tapi aku tidak berpikir yang aneh-aneh kok, ya walaupun harus kuakui, kau mempunyai tubuh yang sangat sempurna, ujar Jeong Ha polos yang di sertai tangisan Sae Yoon.

Lagipula aku ini kan kekasihmu, ya tidak masalahkan. Aku akan bertanggung jawab, bukankah kita akan menikah, jadi kau tidak usah cemas seperti itu, ujar Jeong Ha yang langsung pergi meninggalkan Sae Yoon dengan wajah memerah menahan malu.

Episode 8 :
 
Saat berpapasan wajah Sae Yoon dan Jeong Ha memerah menahan malu, dan mereka seperti salah tingkah .
Melihat tingkah laku mereka akhir-akhir ini, membuat cemas Permaisuri.

Kalian ini kenapa, apa ada sesuatu yang terjadi di antara kalian? Atau apa kalian sudah berbuat sesuatu? Tanya Permaisuri.

Tidak...tidak ada apa-apa Permaisuri, kami hanya ....tidak , tidak ada apa-apa kan Putri Mahkota?? Ujar Jeong Ha sambil merangkul pundak Sae Yoon yang disertai anggukan Sae Yoon.

Ya, sudah . sebaiknya kalian bersiap-siap untuk menghadiri perayaan di alun -alun kota, ujar Permaisuri sambil berlalu dari pandangan mereka.

.@ Central City of Seoul.....

Iring-iringan dari kerajaan sudah nampak di alun-alun kota, terlihat Putri Mahkota dan Pangeran Jeong Ha yang menaiki Kereta Kuda Kerajaan yang terpisah sambil melambaikan tangan mererka ke seluruh rakyat Korea yang sudah menanti Kehadiran Keluarga Kerajaan.

Iring-iringan itu dalam rangka memperingati ulang tahun Raja yang ke-64 thn, dan Istana pun memberikan sumbangan berupa makanan, pakaian serta uang untuk warga Korea yang kekurangan. Dan malam harinya akan diadakan Pesta Festival Rakyat di Alun-alun Kota.
 ************************************
Tiba-tiba Kereta Kuda yang ditumpangi Putri Mahkota oleng, karena entah kenapa kudanya mengamuk dan membuat Putri sangat ketakutan, dan kuda itu terus berlari dan berlari tanpa memperdulikan nasib majikannya, semua orang yang melihat itu sangat panik dan ketakutan jika terjadi hal yang buruk pada Putri Mahkota.
Tolong....tolong.....tolong.....aku tidak bisa menghentikan kuda ini, kau kenapa, apa yang membuatmu ketakutan Hercules? Tanya Putri pada kuda kesayangannya.
Tapi Hercules masih melaju dengan sangat cepat dan terus berlari tanpa arah yang jelas.

Melihat hal itu membuat cemas Jeong ha yang langsung mengejar Putri Mahkota dengan kereta kudanya dan disusul oleh Jenderal Shi Gyeok.

Hampir saja Putri Mahkota jatuh ke jurang, untung saja Jenderal berhasil menangkap kereta itu dan menenangkan Hercules dan dia pun berhasil menyelamatkan Putri Mahkota.
Putri kau tidak apa-apakan, tidak ada yang terlukakan?? Tanya Shi Won dengan cemas sambil menggendong Putri Mahkota yang masih syok dengan kejadian tadi.
Dan JeongHa hanya bisa memandang Putri yang sedang digendong oleh Shi Won dengan pasrah.

Terima kasih Jenderal, kau sudah menyelamatkan Putri Mahkota, ujar Permaisuri yang terlihat cemas saat Putri nya dalam bahaya.
Itu sudah menjadi tanggung jawab saya Yang Mulia, ujar Shi Won sambil merebahkan Putri Mahkota di ranjangnya.

Seharusnya kau bisa menjaga Putri Mahkota lebih baik, ujar Shi Won sinis saat berpapasan dengan Jeong Ha.
Aku berterima kasih karena kau sudah menyelamatkan istriku, tapi bukan berarti kau bisa bersikap seperti itu padaku, dan aku akan berusaha lebih baik lagi untuk melindungi Putri Mahkota, tukas Jeong Ha sambil menatap tajam Shi Won.

Hah,..... aku akan mengawasimu, dan sebaiknya kau lebih berhati-hati, karena sedetikpun aku tidak akan menyerah untuk merebut Putri Mahkota dari sisimu.

@ Kamar Pribadi Putri Mahkota...
Putri Mahkota, maafkan aku yang tidak mampu untuk melindungimu, aku memang pria yang tidak berguna, menjagamu saja aku tidak mampu apalagi menjadi pendamping hidupmu, isak Jeong Ha sambil memandangi wajah Sae Yoon yang masih tertidur.

Tiba-tiba Putri terbangun karena tetesan air mata Jeong Ha jatuh dipelupuk matanya, dan....” jangan menyalahkan dirimu, bagiku kau sudah begitu banyak memberikanku kebahagiaan yang belum pernah kudapatkan sebelumnya, kau mengenalkan aku apa arti sebuah cinta, karena dirimu, aku merasakan hidup kembali seperti gadis pada umumnya, jadi berhenti menyalahkan dirimu.
 
Putri pun terbangun dari tidurnya dan memeluk erat pria yang sangat dicintainya dan berusaha memberinya semangat.
Jadi Tn. Kim Jeong ha yang tampan ( sambil membelai lembut wajah Jeong Ha ), berusahalah dan jangan pernah sedetikpun meninggalkanku, karena aku mencintaimu dengan sepenuh hatiku, ujar Sae Yoon lembut.

Merekapun berpandangan cukup lama dan Jeong ha pun mencium mesra bibir Sae Yoon dan mereka pun berciuman dengan perasaan cinta yang mendalam.
 
Sekretaris Byun yang tidak sengaja melihat kemesraan mereka hanya bisa tersenyum bahagia dan keluar secara perlahan-lahan sambil menutup pintu kamar Putri Mahkota.
*********************************
Keesokan paginya saat akan memasuki kamar Putri Mahkota untuk melihat keadaan Putri nya, permaisuri sangat terkejut karena melihat Putri mahkota dan Jeong Ha berada di ranjang yang sama.

Putri Mahkota, Pangeran  Jeong Ha!!!! Apa-apaan ini??
Putri dan Jeong ha yang masih mengantuk terkejut melihat Permaisuri yang sudah ada di hadapan mereka, dan mereka pun saling berpandangan,....ach.......

Ini hanya salah paham, kami tidak berbuat apa-apa...kami hanya tidur saja Ibunda, ujar Putri Mahkota sambil merapihkan dirinya dan turun dari ranjang, begitupun dengan Jeong ha yang langsung terbangun walau masih dalam keadaan  mengantuk.

Jenderal Shi Gyeok yang membawa bunga untuk Putri Mahkota sangat terkejut saat melihat Jeong Ha sedang berada di ruangan Putri Mahkota dengan keadaan yang acak-acakkan.

Ada apa ini? Apa yang kau lakukan di kamar Putri Mahkota? Tanya Shi Won heran.
Kami ini suami istri, terserah kami apa yang mau kami lakukan, tantang Jeong Ha.
 Sudah-sudah, kalian berdua cepat bersihkan diri kalian dan segera menuju Alun-alun kota untuk melihat persiapan perayaan ulang tahun Paduka Raja yang tertunda, ujar Permaisuri sambil meninggalkan mereka , begitupun dengan Shi Won dan Putri Seok Joong .
************************************
Akhirnya Pesta Festival rakyat pun dimulai, semua rakyat korea sudah menghadiri alun-alun kota dengan berpakaian hanbok dan mulai menikmati acara pertama, yaitu sebuah tarian persembahan dari Putri Seok Joong.

Penampilan Putri Seok Joong sangat mempesona, penampilannya mendapat tepuk tangan yang meriah dari para penonton. Tapi mata So Joong tidak pernah lepas dari Jeong Ha dan selalu tersenyum padanya sesekali. Putri mahkota pun menyadarinya dan mulai merasa cemas dengan sikap So Joong yang selalu mencari perhatian pada Jeong Ha.

Setelah menyelesaikan pendidikan sejarah Kerajaan dan mengikuti pelatihan Kendo & Taekwondo Jeong Ha bermaksud untuk menemui Putri Mahkota, tapi setelah mencari di sekeliling Kerajaan, jeong ha tidak menemukan Sae Yoon.

Istana ini benar-benar luas, aku sampai tidak bisa menemukan Sae Yoon, kira-kira dia ada dimana yach, tanya Jeong ha dalam hati.

Dayang Han menghampiri Jeong ha yang sedang kebingungan; Tuan Muda, apa anda sedang mencari Yang Mulia Putri Mahkota?, tanya Dayang Han.
Ya, aku sudah mencarinya di sekeliling Istana, tapi aku tidak menemukannya, apa Putri Mahkota sedang pergi? Tanya Jeong ha sambil terus memperhatikan sekelilingnya.

Mari ikut saya Yang Mulia, ajak Dayang Han yang mengetahui keberadaan Putri Mahkota yang diikuti oleh Jeong Ha.

Masuklah, Putri berada di dalam, ini adalah tempat favorite Putri Mahkota jika hatinya sedang gundah, silahkan! Ucap Dayang Han sambil membuka pintu sebuah ruangan .

Dan Jeong ha pun memasuki ruangan tersebut dan menutup pintunya dan mulai mencari Putri Mahkota.
Rupanya Putri Mahkota sedang melamun dan tanpa dia sadari Jeong Ha sudah berada di hadapannya sambil menatap tajam wajah Sae Yoon yang sedang melamun.
Lee Sae Yoon! Panggil Jeong ha dengan lembut sambil membelai lembut wajah kekasihnya.

Sae Yoon yang saat itu sedang melamun langsung terperanjat kaget melihat pria yang sangat dicintainya sudah berada di hadapannya, Sae Yoon pun langsung memeluk erat tubuh Jeong Ha dan mulai menangis lagi,....

Apapun yang terjadi berjanjilah padaku, jangan pernah meninggalkan aku, karena aku pasti akan hancur jika hal itu sampai terjadi, berjanjilah padaku Kim Jeong Ha, pinta Sae Yoon .

Kau bicara apa, akutidak akan kemana-mana, aku sangat mencintaimu jadi mana mungkin aku akan meninggalkanmu, apalagi jika sampai Park Shi Won merebutmu dariku, aku yang pasti akan hancur, ucap Jeong Ha berusaha meyakinkan Sae Yoon.

Sebenarnya kau ini kenapa,? Kenapa tiba-tiba kau berbicara seperti itu, apa ada hal yang mengganggu pikiranmu, selidik Jeong Ha. Aku tidakapa-apa, aku hanya .......( kembali memeluk Jeong Ha ) aku hanya ingin selalu berada didekatmu, aku ingin secepatnya menikah denganmu, aku tidak mau sembunyi-sembunyi terus seperti ini, aku khawatir jika keluarga kerajaan sampai mengetahui jika pernikahan ini hanya pura-pura, jika kita sebenarnya belum menikah mereka pasti akan benar-benar akan menghukum kita, aku takut sekali Jeong ha, ujar sang Putri.

Tenanglah Sae Yoon , selama kita bersikap sewajarnya sampai mereka merestui hubungan kita dan menikahkan kita secara resmi, semuanya pasti akan baik-baik saja, ujar Jeong Ha berusaha menenangkan Sae Yoon.
( ponsel Jeong ha berdering ).. Pak Min, ada apa ya, tukas Jeong Ha heran.

 Ya , Hallo Pak Min, ada apa?? Tanya Jeong Ha. Pak Presdir, beliau masuk rumah sakit, beliau terkena serangan jantung, saya mohon agar anda secepatnya ke Rumah sakit, ucap Pak Min. Apa, ayah terkena serangan jantung, baik aku akan segera kesana.

Jeong ha ada apa, apa yang terjadi dengan ayahmu?? Tanya Sae Yoon.
Ayo Sae Yoon kita harus secepatnya ke Rumah Sakit, ayahku terkena serangan jantung, ujar Jeong Ha sambil menarik lengan Sae Yoon.
Dan mereka pun bergegas menuju Rumah Sakit Seoul International, tempat Presdir dirawat.

Jeong Ha mengemudikan mobil cadillac hitamnya dengan kecepatan penuh, karena sangat mencemaskan keadaan ayahnya.

@ Seoul International Hospital
Dan akhirnya mereka pun sudah tiba di rumah sakit, dan sambil menggenggam lengan sae yoon , Jeong ha mencari ruangan ayahnya dirawat dan betapa terkejutnya Jeong Ha saat melihat langsung kondisi ayahnya yang masih ada di ruang ICU, dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Sae yoon merasa simpati pada jeong ha, dan diapun berusaha menghibur kekasihnya untuk bersabar dan berdoa untuk keselamatan ayahnya, dan Sae yoon selalu berada di sisi Jeong Ha.
Sae yoon memasuki ruang ICU untuk melihat kondisi Pak Presdir, sambil memegang tangan Presdir Kim, Sae Yoon berkata : “ maafkan aku, aku sudah berani jatuh cinta pada putramu, aku tahu kalau Pak Presdir tidak menyetujui hubunganku dengan Jeong ha, tapi apa kami salah jika kami saling mencintai?..apa aku boleh memanggilmu ayah?, ayah!!! Aku menyadari bahwa aku mempunyai sifat yang sangat buruk, bahkan aku yakin tidak ada orang yang mau mempunyai calon menantu seperti aku, arogan, sombong dan suka bertindak semena-mena, tapi saat bertemu dengan Jeong Ha , aku baru mengenal apa itu cinta, kasih sayang yang selama ini tidak pernah aku dapatkan. Aku berjanji pada ayah , akutidak akan pernah menyakiti perasaan Jeong ha, aku akan selalu mencintainya sampai akhir hayatku, tapi melihat ayah seperti ini membuat Jeong Ha begitu terpukul, dan aku tidak tega melihatnya seperti itu, jadi aku mohon bukalah mata ayah, dan aku mohon restuilah hubungan kami, aku akan berusaha untuk menjadi calon menantu yang baik bagi ayah, ayah,....( sambil terus menggenggam lengan Presdir Kim ) bangunlah, kasihan Jeong ha. Jeong Ha begitu menyayangimu, aku mohon bangunlah dari tidurmu “ dan Sae Yoon pun menangis sambil terus berdoa untuk keselamatan Presdir Kim.

Pak Presdir aku mohon sadarlah dan lihatlah bahwa anda sangat beruntung mempunyai calon menantu seperti Putri Mahkota, dia begitu menyayangi anda seperti ayah kandungnya sendiri, ujar pak Min lirih yang melihat Putri Mahkota yang sedang berdoa untuk Presdir Kim.
***********************************
Keesokan paginya, tiba-tiba tangan Presdir Kim bergerak dan saat beliau membuka matanya dia sangat terkejut saat melihat Sae Yoon yang tertidur disamping ranjangnya dengan tangan yang terus memegang tangan Presdir Kim.

Putri yang terbangun dari tidurnya sangat terkejut saat melihat Presdir Kim sudah membuka matanya dan sedang berusaha untuk berbicara. Ayah!, syukurlah kau sudah sadar, sebentar aku akan memanggil dokter dan Jeong ha, ujar Sae Yoon yang begitu senang melihat Presdir Kim sudah sadar.

@ Ruang Perawatan VVIP
Presdir pun dipindahkan ke ruang perawatan, terlihat jeong ha yang begitu senang melihat kondisi ayahnya yang sudah membaik dan terus berada disisi ayahnya, melihat hal itu Sae Yoon pun beranjak untuk meninggalkan mereka berdua, tapi tiba-tiba
Presdir Kim memanggil Putri Mahkota ; “ kau mau kemana Nak!, apa kau tidak mau memeluk orang tua ini yang sudah terbangun dari tidurnya ?” Putri sangat terkejut sekaligus bahagia saat Presdir Kim memanggilnya dengan sebutan Nak. Dan Putri pun langsung menghampiri Presdir Kim dan mereka pun terlihat begitu bahagia.

 ************************   BERSAMBUNG ********************************8
miane kalo ceritanya kurang bagus, dan mohon saran dan kritiknya, gomapta !!!!!!
 [sweat] [sweat]  [heh] [heh] [heh]


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline neiya

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1006
  • Location: depoook
    • View Profile
Re: Agashi, I Love You
« Reply #22 on: May 07, 2010, 02:48:58 am »
Woah sist bagus banget deh critanya! Huhuy!!! Shi won kasian banget ya :p haha


Buruan update lagi yaaa sist :'(

Offline vvah

  • Newbie
  • *
  • Posts: 90
    • View Profile
Re: Agashi, I Love You
« Reply #23 on: May 08, 2010, 08:23:00 am »
Sist, bgus bgd. Cm krg greget y adegan kissunya. Hehe. Cpet y update lg. . Ga sbar ni.

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Re: Agashi, I Love You
« Reply #24 on: May 09, 2010, 10:06:24 pm »
@ Nieya : thnx buat commentnya, di tunggu aja next episodenya..
@VVah : heheh.. iya nich tdnya mo bikin yg rada2 HOT adegan kissunya, cuma tkut kebablasan ach , hehehe.. maklum masih amatir,  [hmff] [hmff] [hmff]


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline vvah

  • Newbie
  • *
  • Posts: 90
    • View Profile
Re: Agashi, I Love You
« Reply #25 on: May 13, 2010, 01:26:31 am »
Shanty, mana ni next episdny? Lama bgd tak update2. Aku pnasaran bgd ma crita slnjutny. Oy ntar epsd slnjutny bkin spesial hot minsun y. Gpp kok msi amatir. Hehe

Offline Shanty_minsun

  • Hero
  • *****
  • Posts: 2262
    • View Profile
Episode 9, 10 & 11
« Reply #26 on: May 26, 2010, 09:51:45 pm »
 [clap] [clap] [clap] [clap] [clap] [clap] [clap]
silahkan dibaca kelanjutannya, jgn lupa saran dan kritiknya, gomawo!!!!!

Episode 9 :

Jadi ayah sudah merestui hubunganku dengan Sae Yoon, ujar Jeong ha.
Ya, aku sadar jika aku tidak bisa seperti ini terus selalu berusaha untuk memisahkan kalian, tapi kalian sudah menikah dan aku sudah melihat ketulusan cinta kalian, terutama kau Putri Mahkota, ujar Presdir Kim sambil memegang erat kedua tangan Sae Yoon.
Panggil saja Sae Yoon, pinta Sae Yoon pada Presdir Kim.
Tapi aku ingin kalian tinggal dirumahku untuk beberapa waktu dan Sae yoon harus beradaptasi dengan kehidupan di luar Istana, bukankah Jeong Ha sudah hampir 3 bulan berada di Istana dan sudah menunjukkan kemajuan selama tinggal di Istana, kini giliranmu Sae Yoon untuk bisa beradaptasi dengan kehidupan seperti rakyat biasa, apa kau sanggup, tantang Presdir Kim yang disertai anggukan setuju Putri Mahkota.
********************************************************************************
Akhirnya setelah Presdir Kim keluar dari Rumah Sakit, dia berkunjung ke Istana untuk bertemu dengan Yang Mulia Raja dan Permaisuri untuk meminta ijin agar Putri Mahkota bisa tinggal dirumahnya sebagai pribadi Sae Yoon.
Itu tidak mungkin, karena Putri Mahkota terbiasa hidup di Istana dan selalu dipenuhi dengan kemewahan, jika dia tinggal sebagai rakyat biasa, aku meragukannya, ucap sang raja menyangsikan Putrinya.
Aku pasti bisa Ayahanda, aku akan membuktikannya pada kalian semua, ucap sang Putri yang berusaha untuk meyakinkan ayahnya.
Paduka, mungkin ada baiknya jika Putri Mahkota tinggal di kediaman keluarga Kim, mereka juga adalah bagian dari keluarga Putri Mahkota, ujar Permaisuri bijak.
Mereka pun terdiam cukup lama dan saling berpandangan menunggu jawaban Yang Mulia Raja. Dan akhirnya : “ baiklah, aku ijinkan Putri Mahkota tinggal di rumah Keluarga Kim selama 1 bulan, itupun dengan syarat jika mereka berdua tetap tidur di kamar yang terpisah dan jika belum 1 bulan Putri Mahkota tidak menyanggupi untuk tinggal di Keluarga Kim, maka selamanya hubungan antara Kim Jeong Ha dan Putri Mahkota terputus., ujar Sang Raja dengan tegas, dan Raja serta diikuti Permaisuri meninggalkan ruang pertemuan tersebut.
 

Tetapi bagi Jeong Ha dan Sae Yoon, jawaban Sang raja membawa angin segar bagi mereka,.
Aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi, lihat saja nanti, aku pastikan kalian akan berpisah untuk selamanya, ujar Shi Won sambil mengepalkan tangannya dan pergi dari ruangan tersebut dengan wajah penuh amarah.
*******************************************************************************
@Kim Resident
Akhirnya Sae Yoon tiba di rumah Keluarga Kim, kedatangannya disambut hangat oleh Pak Presdir yang langsung membawa koper2 Sae Yoon dan menyuruh menantunya duduk di sofa.
Maafkan kami, jika kami merepotkan ayah, ujar Jeong ha sambil merapikan koper2 bawaan Sae Yoon. Ayah harap kau betah tinggal disini, kau tenang saja Sae Yoon , disini tidak ada peraturan yang ketat seperti di Istana, tapi kau tetap harus menyesuaikan diri di rumah ini, ujar Presdir Kim sambil menunjukkan kamar Sae Yoon, yang letaknya bersebrangan dengan kamar Jeong ha.

@ Gwang Hyoong Palace
Jika Sae yoon tinggal di sana, akan sulit bagiku untuk memisahkan mereka dan argh.!!!!!!!!, gerutu So Joong yang pusing dengan rencana-rencananya yang selalu gagal.
Apapun caranya aku pasti akan membuat Putri Mahkota hancur sampai berkeping-keping, ujar So Joong dengan senyum liciknya.
Sae Yoon begitu terkesima dengan kebiasaan di keluarga Kim yang setiap pagi mereka sarapan bersama dengan diselang obrolan ringan dan bercanda yang menyenangkan suasana hati, tidak seperti di Istana yang terkesan kaku. Melihat keakraban antara ayah dan anaknya yang penuh cinta, tidak ia dapatkan di Istana.

Aku sangat iri sekali padamu, jeong ha! Kau mempunyai keluarga yang sempurna, keluarga yang penuh cinta, hiks hiks,....tiba-tiba airmata Sae Yoon pun mengalir membasahi pipinya, lalu tiba-tiba dari arah belakang,...” aku akan selalu membuatmu bahagia Putri Mahkota, aku tidak akan membiarkanmu menangis lagi, ujar Jeong ha sambil memeluk kekasihnya.
Jeong Ha!!!! , Sae Yoon pun berbalik memeluk Jeong Ha, dan menangis dipelukan JeongHa.

Belum pernah aku melihat Jeong Ha dengan wajah bebinar-binar Pak Min, ujar Presdir Kim sambil menoleh ke arah asisten pribadinya. Benar Pak Presdir, kehadiran Putri Mahkota dalam hidup tuan muda benar-benar membuatnya sangat bahagia. Dan lihatlah mereka berdua begitu sangat bahagia dan penuh cinta. Ujar Pak Min sambil melihat ke arah Tuan mudanya dan Putri Mahkota yang sedang bercanda sambil mempersiapkan hidangan makan siang.

Masakannya sudah siap, Tara....Ikan Salmon saos pedas ala Sae Yoon                              ujar Sae Yoon sambil membawa hasil masakannya ke atas meja.
Dan merekapun menikmati makan siang bersama dengan suasana kekeluargaan.

@ Gwang Hyoong Palace ....
Apa yang sedang dilakukan Putri Mahkota saat ini Dayang Han, ujar Permaisuri sambil duduk diranjang Putri Mahkota dengan memandang foto putrinya. Aku sangat merindukannya, Istana terasa sepi tanpa kehadirannya.
Putri Mahkota pastinya sangat bahagia bersama keluarga barunya, Yang Mulia tidak perlu khawatir, saya yakin Putri Mahkota baik-baik saja, ujar Dayang Han yang berusaha meyakinkan Permaisuri.

@ Kim Resident
Maaf Tuan besar, diluar ada tamu yang ingin bertemu dengan Putri Mahkota, ujar salah satu pelayannya. Bertemu denganku, siapa??? Ujar Putri heran sambil menuju kearah ruang tamu. Lee SO Joong!!! “ ucap sang Putri yang terkejut melihat kehadiran sepupunya.

Aku rindu sekali padamu sepupuku, aku hanya ingin mengajakmu jalan-jalan. Bosan sekali rasanya berjalan-jalan tanpamu, sepupuku tercinta, ujar So Joong sinis.
Tapi aku sedang tidak ingin jalan-jalan, aku hanya ingin dirumah untuk merawat Presdir Kim, ujar Sae Yoon pelan.
Pergilah dengan So Joong, kasihan dia sudah jauh-jauh datang kemari hanya untuk bertemu denganmu, ayo pergilah bersenang-senang, ujar JeongHa yang tiba-tiba muncul dihadapan mereka.
Baiklah, tunggu sebentar aku ganti pakaian dulu, sahut Sae Yoon sambil menuju kamarnya.
 
Sebenarnya apa yang sedang direncanakan So Joong, tukas Sae Yoon sambil bercermin.
Akusudah siap, ayo kita berangkat.
 Jeong ha ! aku pergi dulu yach, aku akan pulang cepat sebelum makan malam, okay! Ujar Sae Yoon sambil mengecup mesra pipi Jeong Ha.
**********************************************************************************
Kalian tampak mesra sekali, tapi itu bukan kemesraan yang dibuat-buatkan sepupuku?, tukas So Joong yang sedang mengendarai mobilnya sambil tersenyum licik.
 Sebenarnya apa maksudmu So Joong mengajakku jalan-jalan, selidik Sae Yoon.

Ah, kita sudah sampai!! Mmmm, badanku pegal sekali, aku mau melakukan perawatan tubuh dulu, okay, ujar So Joong licik sambil masuk ke sebuah Spa dan meninggalkan Sae Yoon sendiri.
Dan akhirnya mereka berdua melakukan perawatan tubuh di ruangan yang bersamaan.
Sambil melakukan treatment, Sae yoon terus bertanya pada So Joong perihal ajakannya yang terkesan tiba-tiba. Tapi So Joong dengan santainya hanya menjawab: karena aku ingin semua milikmu.
Mendengar pernyataan So Joong sontak membuat Sae Yoon tercengang. setelah selesai melakukan perawatan selama 1 jam mereka beranjak keluar dari salon tersebut.
Ach...........segar sekali badanku, apa kaujuga merasa lebih baik Sae Yoon, tanya So Joong.
Apa yang aku katakan, itu semua pasti akan kulakukan. Aku hanya ingin merasakan kebahagiaan yang sudah kau renggut dariku, dan aku pasti akan mendapatkannya, ujar So Joong sambil masuk kedalam mobilnya dan mulai menyalakan mesinnya dan meninggalkan Sae Yoon seorang diri.
Lee So Joong, Lee So Joong,......!!!!!! panggil Sae Yoon sambil mengejar mobil So Joong yang sudah menjauh darinya.

Dan Sae Yoon pun terpaksa berjalan kaki untuk pulang kerumah.

@KIm resident
Malam sekali kau pulang, kau bilang kau akan kembali sebelum makan malam, tapi ini sudah lewat makan malam kau baru pulang, ujar Jeong ha kesal.
Aku,....belum sempat menyelesaikan kata-katanya sudah dipotong lagi oleh Jeong ha.
Kenapa kau meminta So Joong untuk pulang duluan, dan menemaniku dan ayah untuk makan malam bersama, kau benar-benar keterlaluan Sae Yoon. Apa sekarang kau menyesal sudah ikut kerumahku, sehingga kau tidak bisa mendapatkan fasilitas seperti di Istana, ujar Jeong Ha kesal sambil menatap dingin ke arah Sae Yoon.
Sae Yoon yang merasa dipojokkan tentu saja tidak terima dengan perlakuan Jeong ha yang tiba-tiba kasar padanya.
Ternyata hanya dengan satu kalimat dari So Joong sudah membuatmu meragukanku, aku sangat kecewa padamu, kupikir kau akan selalu percaya padaku, tapi ternyata..., dan Sae Yoon pun berlalu sambil menangis.

Sae Yoon pun merebahkan tubuhnya di ranjangnya dan menangis, .....keterlaluan , kenapa kau lebih mempercayai perkataan So Joong dibandingkan aku, kau seperti bukan Jeong Ha yang kukenal, sesal Sae Yoon.

keesokan paginya.....
Tapi setelah kejadian semalam, Jeong ha dan Sae Yoon hanya berdiam diri, tidak saling bertegur sapa, rupanya perkataan So Joong cukup membuat Jeong ha merasakan kekecewaan terhadap Sae Yoon, tapi sae yoon tidak tahu apa yang sudah dibicarakan So Joong kepada Jeong ha.
Melihat sikap mereka berdua ternyata menimbulkan keresahan dihati Presdir Kim yang sudah mulai menyayangi Sae Yoon seperti putrinya sendiri.

Dalam setiap hubungan pasti akan ada permasalahan, baik itu masalah yang ringan atau yang berat, hanya bagaimana cara kalian untuk mengatasinya dengan bijak, tapi bukan dengan cara berdiam diri seperti ini, saran Presdir kepada Sae Yoon.
Tapi setiap kali Sae yoon mencoba untuk mendekati JeongHa untuk menanyakan hal apa yang sudah dibicarakan So Joong, Jeong ha selalu menghindar dan itu membuat Putri Mahkota kesal dan........
Hentikan sikap kekanak-kanakanmu ini Tn. Kim Jeong Ha, ujar Sae kesal. Apa kekanak-kanakan, hah sedangkan kau sendiri mempunyai sifat yang lebih mengerikan yaitu munafik!!! Tuduh Jeong ha yang membuat sae Yoon sakit hati.
Apa maksudmu????? Tanya sae yoon. Baik akan kukatakan, mungkin karena sudah banyak memorimu yang hilang tiba-tiba, tukas Jeong ha kesal.
1.   Kau bilang kau sangat mencintaiku, tapi tidak kau menerimaku hanya untuk menyelamatkan posisimu sebagai Putri Mahkota dan sebagai kedok untuk menghindari perjodohanmu dengan Jenderal Shi Gyeok
2.   kau hanya menjadikanku sebagai tempat pelarian dari kekesalanmu terhadap ayahmu
3.   karena kau sngat iri pada sepupumu, yang lebih disukai oleh rakyatnya dan terutama orang tuamu
4.   sebenarnya kau menyukai Jenderal Shi Gyeok, karena kau tidak bisa hidup seperti rakyat biasa dan hanya Jenderal Shi Gyeok yang bisa mewujudkan semuanya

cukup!!!!!!!!!! Kau benar-benar keterlaluan Kim Jeong Ha. Aku sangat membencimu, ujar sang Putri sambil berjalan kearah Jeong Ha dan memukul-mukul dada Jeong ha dengan perasaan kesal.
Hentikan semua sandiwara ini, jika diantara kita tidak pernah ada pernikahan, jika itu semua hanya rekayasa kita untuk memuluskan hubungan kita, tapiaku sudah tidak sanggup lagi untuk menjadi bonekamu Putri Mahkota, ujar Jeong ha sambil memegang kedua lengan Sae Yoon dengan kasar.

Ternyata pernyataan Jeong ha didengar oleh ayahnya dan membuatnya sangat kecewa.
Jadi mereka sudah membohongiku, tidak pernah ada pernikahan, keterlaluan sekali, geram Presdir.
Dan akhirnya mereka berdua dipanggil dan dimarahi habis-habisan.
Kalian berdua sangat keterlaluan , tega sekali kalian membohongi ayah, disaat ayah sudah mulai menyayangimu Sae Yoon, geram Presdir. Mulai sekarang kalian tidak boleh bertemu lagi dan besok pagi Putri Mahkota, sebaiknya anda kembali ke Istana. Dan Presdirpun meninggalkan mereka berdua. Sae Yoon dan Jeong Ha hanya saling memandang tanpa berbicara dan jeong ha pun bangkit dari posisi berlutut dan meninggalkan Sae Yoon sendirian.
**********************************************************************************
Kemarahan sang Raja sudah tidak bisa dibendung lagi, dan sejak saat itu Jeong Ha dan Sae Yoon sudah putus hubungan dan tidak pernah bertemu lagi selama kurun waktu ± 3 bulan.

Sejak putus hubungan dengan Jeong ha, Putri Mahkota menjadi pemurung dan sering melamun dan apa yang diperintah oleh Raja selalu dipenuhi dengan tatapan yang kosong tanpa disertai sifat pembangkangnya, termasuk perihal pertunangannya dengan Jenderal Shi Gyeok yang sudah dipersiapkan oleh Kerajaan. Dan Jeong Ha terlihat sangat depresi dan selalu marah-marah. Hal itu tentu saja membuat ayahnya sangat khawatir, dan ternyata kekhawatiran ayahnya terbukti, Jeong ha jatuh sakit dan harus dirawat di Rumah Sakit selama 1 minggu, tapi Jeong Ha menolaknya dan memilih untuk dirawat jalan saja.
Ternyata kabar Jeong Ha jatuh sakit sampai ke telinga Putri Mahkota yang sangat cemas dengan kondisi kesehatan Jeong ha, dan Putripun memutuskan untuk menjenguknya.

@KIm Resident  

Jeong Ha kenapa jadi seperti ini, ujar Putri Mahkota yang sedih melihat kondisi Jeong Ha. Aku sangat merindukanmu, lusa adalah hari pertunanganku dengan Jenderal Shi Gyeok, aku mohon bangunlah dari tempat tidurmu dan selamatkan aku. Kita mulai semuanya dari awal, tapi demi Tuhan akutidak pernah memanfaatkanmu, aku tulus mencintaimu, aku sangat mencintaimu Kim Jeong ha, hiks hiks hiks......... dan Putri pun beranjak pulang sambil berpamitan dulu pada Presdir Kim.
 

Jeong Ha pun terbangun, dan air matanya mulai membasahi pipinya,: aku juga sangat mencintaimu, maafkan aku yang sudah membuatmu terluka, tapi aku terpaksa melakukan semua ini demi kebahagiaanmu, aku terpaksa bersikap kasar padamu, maafkan aku!

“ Rupanya sikap Jeong ha yang tiba-tiba berubah pada Sae yoon karena Jeong ha diancam oleh So Joong , jika Jeong ha bersikeras menikahi Putri Mahkota maka So Joong akan membuat Sae Yoon hancur, bahkan dimata keluarga Kerajaan, dan Sae Yoon pasti akan hidup sengsara selama-lamanya dan posisinya sebagai Putri Mahkota akan dipertaruhkan, tentu saja mendengar pernyataan So Joong membuatnya panik dan tidak berpikir panjang, tapi Jeong ha melakukan semuanya hanya untuk kebahagiaan Sae Yoon, walaupun sebenarnya kebahagiaan Sae Yoon adalah bersama Jeong ha.

Episode 10 :

Akhirnya hari yang dinanti-nantikan oleh penduduk Korea pun tiba yaitu Pertunangan Putri Mahkota & Jenderal Shi Gyeok. Seluruh rakyat menyambut hari bahagia tersebut, terutama keluarga Kerajaan, yaitu Raja & Permaisuri, sedangkan di Istana Putri Mahkota, tidak nampak kebahagiaan tersirat di wajah sang Putri yang sedang dirias oleh penata rias Kerajaan. Wajahnya murung seperti langit yang tertutup awan tebal, tidak ada ekspresi kebahagiaan diwajahnya, tatapannya kosong seperti tidak memiliki jiwa.

Tapi sangat berbeda dengan Jenderal Shi Gyeok yang terlihat sangat bahagia karena akan bertunangan dengan wanita yang sangat dicintainya.

Akhirnya calon pengantin wanita pun muncul dan semua undangan sangat terpesona dengan kecantikan Putri Mahkota, terutama Shi Won yang tidak pernah sedetikpun melepaskan pandangannya dari sang Putri.
*********************************************************************************
“ Jeong Ha, aku mohon muncullah dan hentikan pertunangan ini, bawa aku pergi jauh bersamamu, aku  mohon, aku sangat mencintaimu, aku mohon muncullah dihadapanku”, ratap sang Putri dengan air mata yang terus mengalir yang sedang berjalan menuju podium.
Ternyata Jeong Ha hadir diantara para hadirin dan hanya bisa menatap kekasihnya dengan pasrah bertunangan dengan Shi Won.
Bahkan saat mereka saling menyematkan cincin pertunangan dijari pasangannya, Jeong ha hanya melihat dengan pasrah dan kemudian berjalan pulang , namun dicegat oleh Putri Seok Joong yang mempunyai rencana licik lainnya.
Jangan pergi dulu, sebaiknya kau mengucapkan selamat dulu kepada pasangan yang sedang berbahagia itu, ayo, tukas Putri Seok Joong sambil menarik tangan Jeong ha.
  
Putri Mahkota dan Jenderal Shi Gyeok pun sudah resmi bertunangan dan mendapat sambutan meriah dari para hadirin,.
Betapa terkejutnya Sae Yoon saat melihat Jeong ha muncul bersama So Joong dan mengucapkan selamat atas pertunangan Sae Yoon dan Shi Won. Dengan tatapan dingin , jeong ha memberi ucapan selamat dan berlalu dari hadapan Sae Yoon. Sae Yoon benar-benar putus asa dan tidak kuasa menahan tangisnya, lalu dengan amarah yang membendung dihatinya Sae Yoon melangkahkan kakinya turun dari podium dan mengejar  Jeong ha.

Tn. Kim Jeong Ha, tunggu! Ujar Sae Yoon. Dan Jeong ha pun berhenti dan menoleh kearah Sae Yoon, tapi.......plak! plak ! tangan Sae Yoon mendarat di pipi Jeong ha, yach Sae Yoon menampar Jeong ha dengan sangat keras sehingga membuat wajah Jeong ha memerah. “ aku sangat membencimu, selamanya akutidak ingin melihatmu lagi & aku tidak akan pernah memaafkanmu,” lalu sae yoon pun menghilang dari pandangan Jeong ha yang menahan rasa sakit di dadanya.

@ Kim Resident ( kamar Jeong Ha )
Sepanjang malam Jeong ha terus memikirkan kata-kata Sae Yoon:
“ aku sangat membencimu, selamanya akutidak ingin melihatmu lagi & aku tidak akan pernah memaafkanmu,”  
Maafkan aku, hanya itu yang bisa kukatakan, tapi akujuga sangat menderita, aku  juga sangat membenci diriku sendiri, lirih Jeong ha

Di sebuah Club...
So Joong merayakan kemenangannya bersama teman-temannya sambil minum-minum di sebuah Club Elite.
Akhirnya aku bisa membuatmu menderita Lee Sae Yoon, karena kehilangan orang yang sangat kau cintai, tapi permainan baru dimulai, hahahahahahahahh.........................

Sudah hampir 2 minggu, Sae Yoon menyandang “ gelar “ Tunangan Shi Won, sifatnya yang sombong mulai muncul lagi , mungkin hanya untuk menutup luka hati yang terasa menyesakkan dadanya.
      

Putri Mahkota mulai aktif lagi untuk menghadiri beberapa pertemuan dengan para Pejabat dan Elite Socialite. Keceriaan yang pernah menghiasai wajah sang Putri perlahan-lahan menghilang.

 
**********************************************************************************
Jeong Ha tidak bisa berkonsentrasi dengan pekerjaannya karena perasaan bersalah pada Sae Yoon yang masih menyelimuti hatinya.
Tidak, aku tidak bisa seperti ini terus, aku harus menemui Putri Mahkota dan mengatakan semuanya dari awal, yach aku  harus bertemu dengan Putri Mahkota, tukas Jeong ha sambil berlari keluar ruangan dan langsung mengemudikan mobilnya dan menuju Ranch kerajaan, karena setiap kamis adalah jadwal Putri Mahkota untuk berlatih berkuda.

Ternyata dugaan Jeong Ha benar, Putri Mahkota sedang berlatih berkuda, dia begitu terlihat sangat berbeda dan penuh percaya diri. Akhirnya putri sudah menyelesaikan latihannya dan dia pun pergi untuk mandi , karena jam 5 sore Putri Mahkota harus menghadiri Pameran Lukisan di Gedung Kesenian.
              

Saat Sae Yoon sedang berdandan, tiba-tiba Jeong ha sudah muncul dibelakang Sae Yoon dan membuatnya setengah teriak, dengan sigap Jeong Ha langsung membungkam mulut Sae Yoon.
Aku mohon jangan berteriak, aku hanya ingin berbicara denganmu, aku akan melepaskan tanganku jika kau tidak berteriak, ok, pinta Jeong ha yang disertai anggukan Sae Yoon. Dan saat Jeong Ha melepaskan tangannya, tiba-tiba Sae Yoon berteriak minta tolong dan berusaha untuk kabur, dengan sigapnya Jeong ha langsung menangkap tubuh Sae Yoon dan menggendongnya dan membawanya kabur. Tapi Sae Yoon tidak berhenti teriak dan berontak, sehingga membuat Jeong Han agak sedikit kewalahan, tapi akhirnya dia bisa membawa Putri Mahkota kabur, tanpa ada seorangpun yang tahu.
******************************************************************************
Akhirnya mobil yang dikendarai Jeong Ha pun tiba di Cottage pribadinya, dan Jeong ha menarik keluar Sae Yoon dari mobilnya dan menggendongnya kembali dan membawanya masuk ke dalam.
Sae Yoon kembali berusaha untuk kabur, tapi Jeong ha sudah bisa menghalanginya dan kali ini Sae Yoon tidak bisa kabur lagi karena Jeong Ha menindih tubuh Sae Yoon di sofa dan berusaha untuk mencium Sae Yoon, tapi Sae Yoon langsung memalingkan wajahnya dan menangis,.
Lalu Jeong Ha membangunkan pujaan hatinya ke posisi duduk, dan Jeong Ha pun mulai berbicara.

Untuk apa kau katakan sekarang, semuanya sudah terlambat bagiku, ujar Sae Yoon dingin. Apapun yang akan kau lakukan aku sudah tidak perduli lagi, jadi biarkan aku untuk pergi karena tunanganku tidak suka menunggu, tukas Sae Yoon kesal.
 Tidak , aku tidak akan membiarkanmu pergi lagi, aku sangat menderita sekali,.tukas Jeong Ha.
Apa ? kau menderita tapi bagaimana dengan diriku, aku sulit sekali untuk bernafas, setiap hari aku selalu menangis memikirkanmu, aku memohon padamu untuk membawaku pergi pada hari pertunanganku, tapi apa ? kau hanya diam menyaksikannya, dan muncul bersama Putri Seok Joong, aku sudah memohon padamu, tapi kau ....kau hanya diam tanpa berbuat apa-apa, jadi semuanya sudah berakhir, bukankah kau sendiri yang mengatakannya, kalau semuanya sudah berakhir, isak sang Putri yang kemudian berdiri dan beranjak untuk pergi, tapi Jeong ha menghentikan langkah Sae Yoon dengan mencium wanita yang sangat dicintainya.
 Merasa dilecehkan, Putri Mahkota menampar wajah Jeong ha dan berlari sambil menangis...........................
Sae Yoon, Sae Yoon, Sae Yoon!!!!!!!!! sahut Jeong Ha sambil mengejar Sae Yoon.

Kau!!!, jeong ha sangat terkejut saat melihat Shi Won sudah berada dihadapannya.
Berani sekali kau mengganggu calon pengantinku, geram Shi Won yang berusaha untuk menghajar Jeong Ha tapi langsung dicegah oleh Sae Yoon.
Sekali lagi kau mengganggu Putri Mahkota, aku bersumpah akan membuatmu sangat menyesal, kau paham, ancam Shi Won sambil menarik kerah baju Jeong Ha.
Dan Putri Mahkota pun pulang dengan Park Shi Won.
**********************************************************************************

Argh!!!!!!!!!!!!!! teriak Jeong ha dengan kesal sambil menghujamkan tinjunya ke tembok.
Aku pasti akan mendapatkanmu kembali Sae Yoon karena aku bisa lihat dimatamu, bahwa masih ada cinta untukku, tukas Jeong Ha kesal

Selama perjalanan pulang menuju Istana, Putri Mahkota hanyan terdiam dan sesekali menghapus airmatanya, dan pikirannyapun melayang memikirkan Jeong Ha, pria yang masih dicintainya.
Sae Yoon, kau harus belajar untuk mencintaiku, tukas Shi Won sambil mengusap air mata Sae Yoon. Karena aku tidak akan pernah membuatmu menangis seperti ini.

Episode 11 :

@ Gwang Hyoong Palace ( Istana Pribadi Putri Mahkota )  
Rupanya Sae Yoon masih menyimpan foto-foto kenangannya saat bersama Jeong Ha, dan setiap melihat foto-foto tersebut, Sae Yoon tertawa kecil, dan tanpa disadarinya air matanya mulai mengalir, hiks hiks hks......aku masih sangat mencintaimu Jeong Ha, apa kau tidak tahu betapa aku sangat menderita, tapi kenapa kau begitu sangat keterlaluan padaku, hiks hiks hiks.....
 Dayang Han prihatin melihat kondisi Putri Mahkota sangat mengkhawatirkan membuatnya untuk berpikr sebuah rencana, kemudian dayang Han menghubungi seseorang melalui ponselnya : “ Tn. Min! Maaf malam-malam begini saya menghubungi anda, tapi ada sesuatu yang perlu saya sampaikan
.begitu serius sekali perbincangan Dayang Han dengan Pak Min, hingga diakhir perbincangan mereka terlihat ekspresi senang di wajah Dayang Han sambil menoleh ke arah Putri Mahkota.
*********************************************************************************
Putri Mahkota, kau benar-benar keterlaluan sekali, ujar So Joong yang tiba-tiba masuk ke kamar Putri Mahkota sambil merebut foto-foto kenangan Putri Mahkota dengan Jeong Ha.
Bagaimana jika Jenderal Shi Gyeok sampai mengetahui jika tunangannya masih menyimpan foto-foto mantan kekasihnya. Ckckckckckck, aku jadi merasa sangat kasihan padamu Putri Mahkota, hah, tapi apa aku peduli, hmmmmm sekarang kau bisa merasakannyakan ? bagaimana rasanya jika kita kehilangan seseorang yang berarti dalam hidup kita, seperti itulah hatiku saat ini, dan itu semua karena keegoisanmu, dan aku sangat membencimu sepupuku, hahahaha” ujar So Joong sambil meninggalkan Putri Mahkota sendirian dikamarnya.

Mungkin karena terlalu lelah menangis, Putri Mahkota akhirnya tertidur dengan lelapnya dan diapun terbangun keesokan paginya.
Putri sangat terkejut dengan suasana kamarnya yang dipenuhi bunga mawar merah favoritenya, lalu Putri pun melihat satu persatu bunga itu untuk mengetahui siapa pengirimnya, rupanya tidak ada nama pengirimnya, hmmmm kira-kira dari siapa semua bunga-bunga ini, tanya Putri keheranan. Bunga-bunga itu hadiah dari kami Putri Mahkota, ujar Dayang Han saat memasuki ruangan Putri Mahkota. Apa, ini semua dari kalian, hah....tapi in iindah sekali, terima kasih atas perhatian kalian, aku sangat menyukainya, ujar sang Putri sambil memeluk para dayangnya satu persatu.
Baiklah, sekarang Putri harus lekas mandi, karena hamba ingin mengajak Putri Mahkota untuk berjalan-jalan, ujar Dayang Han sambil menuntun sang Putri menuju kamar mandi. Dan Sae Yoon hanya terdiam sambil menuruti apa yang diperintahkan oleh Dayang Han.

Putri Mahkota pun dirias dengan sangat cantik, rambutnya dibiarkan tergerai lurus dan dihiasi dengan jepitan silver, dan Putri mengenakan dress berwarna pastel dilengkapi dengan bolero putih menambah kesan anggun dan simple.

Putri Mahkota yang masih kebingungan saat Dayang Han mengajaknya pergi hanya diam sambil mengikutinya dari belakang .
Mereka pun menaiki Bus dengan tujuan ke Pulau Ceju dan mereka pun duduk di bagian tengah.
********************************************************************************
Rupanya Pak Min juga sedang mempersiapkan rencana yang sudah dibuat bersama Dayang Han dan secara tiba-tiba Pak Min mengatakan pada Direktur Kim, bahwa ada pertemuan dengan Mr. George Hwang di Pulau Ceju dan harus diselesaikan hari ini juga, dan Jeong Ha pun tanpa curiga mengikuti saja perintah Pak Min dan mereka pun berangkat menuju Pulau Ceju.

Dayang Han dan Putri Mahkota sudah sampai di Pulau Ceju dan mereka pun naik kapal menuju tempat yang sudah direncanakan bersama Pak Min.
Dayang Han, sebenarnya kita ini mau kemana?, aku sudah lelah, bagaimana kalau kita cari makan dulu, pinta sang Putri. Sebentar lagi kita akan sampai dan Putri bisa makan sepuasnya, jawab sang Dayang dengan tenang.
Sebuah Villa indah yang memiliki bangunan unik membuat Putri Mahkota sangat terkesima.
Ini villa siapa Dayang Han, setahuku villa pribadi Kerajaan bukan disini, tapi disebelah Selatan Pulau Ceju, tukas sang Putri sambil memasuki villa tersebut.

Putri Mahkota, mohon tunggu disini sebentar, hamba mau mempersiapkan makanan untuk Putri Mahkota, permisi.
Dan Dayang Han pun menuju ruang dapur untuk mempersiapkan makan siang untuk Putri Mahkota.
Ternyata diluar Jeong Ha dan Pak Min sudah datang, dan tiba-tiba..............halo!, baik saya akan segera kesana, ujar Pak Min lewat telepon. Maaf Direktur Kim, sepertinya saya tidak bisa menemani anda untuk meeting , saya harus kembali ke Seoul, ada beberapa masalah yang harus saya selesaikan, tukas Pak Min sambil pergi meninggalkan Jeong ha yang masih kebingungan.

Sebaiknya aku langsung masuk kedalam saja, siapa tahu Mr. George sedang menungguku, dan Jeong Ha pun memasuki Villa tersebut, dan saat memasuki ruang tengah, betapa terkejutnya Jeong ha saat melihat sosok wanita cantik yang sangat dia kenal,...
Putri Mahkota!!!!!, ujar Jeong Ha heran.


Begitupun Sae Yoon yang tidak kalah terkejutnya saat melihat Jeong ha, ...Kau!!!
Apa-apaan ini, ini pasti salah satu leluconmukan, geram Sae Yoon yang langsung beranjak pergi dari hadapan Jeong Ha, ..

jangan pergi aku mohon!, pinta Jeong Ha sambil memeluk Sae Yoon,
lepaskan aku!, ujar Sae Yoon yang berusaha melepaskan pelukan Jeong ha.
Tidak, aku tidak akan melepaskanmu lagi, tidak akan.
*******************************************************************************
Maafkan hamba, Yang Mulia Putri Mahkota, ini semua adalah rencana hamba dan Tn. Min, untuk mempertemukan kalian, karena kami sangat menghawatirkan keadaan kalian, mungkin sebaiknya kalian menyelesaikan dulu secara baik-baik supaya tidak saling menyakiti, ujar Dayang Han sambil berlalu dan meninggalkan mereka berdua.
********************************************************************************
Putri hanya terdiam dan kemudian Jeong ha menarik tangannya dan mengajaknya duduk di sofa untuk berbicara dari hati ke hati.

Sementara di Istana, Jenderal Shi Gyeok yang baru saja menyelesaikan tugasnya di Tokyo datang ke Istana untuk bertemu dengan Sae Yoon, tapi betapa kecewanya Shi Won saat tahu kalau Putri Mahkota tidak berada di tempat, lalu dia berusaha untuk menghubunginya melalui ponsel.

Tulilut, tulilut ( suara ponsel Sae Yoon )” jangan diangkat, aku mohon , pinta Jeong ha pada Sae Yoon, dan Sae yoon pun menurutinya.
Kenapa ponselnya tidak diangkat-angkat??? Ujar Shi Won cemas.

Bagaimana kabarmu, ujar Jeong ha memulai pembicaraan.
Tidak baik, jawab Sae Yoon kesal.
Aku sangat merindukanmu, aku ....aku merasa kehilangan sebagian jiwaku, ratap Jeong Ha. Aku hanya ingin supaya kau bahagia, dan semua harapanmu dapat terwujud.
Kau pikir aku tidak menderita, kenapa sebentar-sebentar kau bilang  kau sangat merindukanku, tapi kemudian kau bilang sebaiknya kita berpisah, sebenarnya apa yang kau inginkan, aku bukan boneka yang bisa seenaknya bisa kau permainkan, ujar Sae Yoon dengan emosi.
Aku hanya tidak ingin hubungan kita dapat mengancam posisimu sebagai Putri Mahkota dan membuatmu semakin sulit bergerak di Istana, karena tekanan dari keluarga Kerajaan , terutama Yang Mulia Raja.

Aku tidak pernah mau peduli mengenai posisiku sebagai Putri mahkota, aku juga ingin merasakan kehidupan normal seperti remaja lainnya, aku pikir kau bisa memberikannya padaku, tapi ternyata kau malah membuatku semakin terluka, isak Putri Mahkota. Jika kau benar-benar mencintaiku, aku  ingin kau membawaku pergi jauh, karena aku sudah tidak bisa menahan rasa sakit dihati ini, aku mohon Kim Jeong Ha.., pinta sang Putri.

Dan Jeong ha pun langsung memeluk kekasihnya, dan : “ baiklah, aku akan membawamu menjauh untuk sementara dari Istana, karena aku sangat mencintaimu, “
Benarkah Jeong ha, tapi kali ini kau tidak bohong kan??? Tanya sang Putri.
Dan akhirnya merekapun berbaikan kembali dan Jeong ha mengajak Sae Yoon jalan-jalan disekitar Pulau Ceju dengan berjalan kaki.
 
*********************************************************************************
Jeong Ha, sebenarnya kita mau kemana? Tanya sang Putri sambil terus mengikuti langkah kaki Jeong Ha. Akhirnya mereka tiba disebuah rumah kecil dengan halaman yang dipenuhi dengan bunga mawar ( bunga kesukaan Sae Yoon ), dan merekapun memasuki rumah tersebut.

Ini rumah siapa? Apa ada penghuninya, sebaiknya kita minta ijin dulu pada pemiliknya? Tukas Putri Mahkota yang ditanggapi dingin oleh Jeong Ha yang langsung menerobos masuk ke rumah tersebut.

@ Park Mansion.........
Sebenarnya Putri Mahkota pergi kemana? Aku sudah periksa semua tempat yang biasa dikunjungi oleh Putri Mahkota bahkan jadwal kunjungan Putri Mahkota, tapi dia tidak ada dimana-mana, ujar Shi Won kesal. Jangan-jangan ini ada hubungannya dengan Kim Jeong Ha, jika sampai aku menemukan mereka bersama, aku pastikan kehancuranmu Kim Jeong Ha, ancam Shi Won sambil melempar minumannya.

@ Ceju Island
Sementara di rumah kecil tersebut, Jeong Ha mengajak Sae Yoon duduk di ruang tengah dan dia pun berlutut tepat dikaki Sae Yoon sambil mengeluarkan sebuah kotak kecil berwarna ungu.
 
Putri Mahkota, aku minta ijin padamu untuk memanggilmu dengan Sae Yoon, bolehkah? Ijin Jeong ha yang disertai anggukan setuju oleh Sae Yoon.
Nona Lee Sae Yoon, aku memberanikan diri untuk mengatakan sesuatu hal yang penting padamu, didalam kotak ini mungkin bagimu bukanlah sesuatu yang berharga yang bisa dibandingkan dengan harta Kerajaan, tapi didalam kotak ini ada sebagian dari jiwaku yang tinggal disini yang ingin aku berikan padamu, dan aku harap kau bisa menerimanya dengan sepenuh hatimu, ujar Jeong Ha sambil memberikan kotak tersebut pada Sae Yoon. Alangkah terkejutnya sang Putri Mahkota saat membuka kotak tersebut, sebuah kotak musik dengan hiasan sebuah rumah kecil dan ada sepasang kekasih yang sedang berciuman dan diiringi lagu My Everything.
Ini indah sekali, ujar Sae Yoon sambil menitikkan air mata, dan Sae Yoon pun terduduk dan memeluk erat Jeong Ha dan berkata ; “ bagiku ini adalah hadiah terindah yang pernah kudapatkan, dan aku sangat menyukainya, terima kasih atas semuanya Jeong Ha, aku...aku sangat mencintaimu”.
 Jeong Ha sangat senang saat Sae Yoon mengucapkan kalimat yang terakhir dan mereka pun berciuman dengan mesra.

Diluar hujan turun begitu deras, dan kedua insan itu sedang larut dalam perasaan bahagia, dan mereka pun saling melepas rindu dan berjanji untuk tidak berpisah lagi.

*********************************************************************************
Dan tanpa mereka ketahui , ternyata ada mata-mata kerajaan yang mengetahui keberadaan Putri Mahkota dan Dayang Han.
 [bye] [bye] [bye] [bye] [bye] [bye] [bye] [bye]

 [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]


    #Goo Hye Sun,U were meant to be #Lee Min Ho

Offline lee sunkyu

  • Newbie
  • *
  • Posts: 48
    • View Profile
Re: Agashi, I Love You
« Reply #27 on: May 26, 2010, 10:01:44 pm »
 [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] udah di update sist, baca dulu ah...[AddEmoticons04252]

fara

  • Guest
Re: Agashi, I Love You
« Reply #28 on: May 27, 2010, 07:24:22 pm »
Gumawo udh di update...
Kasian bgt putri mahkota punya sepupu yg jahat dan kyknya psyho ya sist, tapi akhirnya putri ma jeong ha tetep ga bisa dipisahkan....
[lovestruck] [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]

Offline vvah

  • Newbie
  • *
  • Posts: 90
    • View Profile
Re: Agashi, I Love You
« Reply #29 on: May 28, 2010, 06:23:19 am »
Udh update toh. Hoho telat. Baca dlu ahh . .