Author Topic: PIECE OF HEART CHAPT. 4 UPDATEEEEE lol 26.04.2011 ^^  (Read 7743 times)

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: PIECE OF HEART
« Reply #30 on: June 09, 2010, 06:20:06 am »
ngewakili karin bales postingan elu di sebelah, mana chp 2nya [head break] [head break] [head break] [head break] [hmff]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
Re: PIECE OF HEART
« Reply #31 on: June 09, 2010, 07:46:02 am »
ngewakili karin bales postingan elu di sebelah, mana chp 2nya [head break] [head break] [head break] [head break] [hmff]

bulan depan mami abis selesein part 9 n 10 nya SMD  [ranting] [ranting] [ranting] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: PIECE OF HEART
« Reply #32 on: June 09, 2010, 08:08:47 am »
ngewakili karin bales postingan elu di sebelah, mana chp 2nya [head break] [head break] [head break] [head break] [hmff]

bulan depan mami abis selesein part 9 n 10 nya SMD  [ranting] [ranting] [ranting] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]
yeee yg itu kan mesti diupdate weekend ini, jd ga boleh nunggu ampe bln depan [head break] [head break]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
Re: PIECE OF HEART
« Reply #33 on: July 17, 2010, 08:32:24 am »
ki lho mam tak kasih updatenya tapi gak janji bakal memuaskan n next updatenya cepet  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]


CHAPTER 2


“Di..Dia, bukannya dia Lee Jae Ha” pekik Jae Kyung.

Jun Pyo terus memandang kearah Jae Ha yang sedang berjalan dengan angkuhnya, disampingnya seorang wanita cantik dan sexy menggandeng tangannya mesra. Mereka kemudian memilih duduk diruang VIP restorant itu. Jun Pyo mengepalkan tangannya, ia merasa kesal melihat Jae Ha sementara Jandi sangat menderita, hatinya terasa panas.

“Jun Pyo-yaa, kau masih ingat dengan Jae Ha kan? Kalian dulu satu kelas.”

Jun Pyo tidak menanggapi ucapan Jae Kyung, ia hanya diam terus menatap tajam kearah Jae Ha yang saat ini tengah berbincang mesra dengan wanita yang bersamanya tadi, ia tidak sadar kalau Jae Ha menatapnya balik. Jae Ha memperhatikan Jun Pyo dan Jae Kyung sejenak, ia kemudian berdiri dari kursinya dan berjalan menghampiri meja Jae Kyung dan Jun Pyo.

“Goo Jun Pyo? Benarkah ini kau?” sapanya sopan. Jae Ha mengulurkan tangannya kearah Jun Pyo dan disambut dengan uluran tangan oleh Jun Pyo. Jae Ha kemudian melirik kearah Jae Kyung.

“Dan kau Jae Kyung agashi bukan? Apa kabar lama tidak berjumpa” sahutnya tersenyum kali ini mengulurkan tangannya ke Jae Kyung.

“Kalian saling kenal?” Tanya Jun Pyo.

“E… I..Iya.. sebenarnya tuan Jae Ha ini client potensial di perusahaanku” jawab Jae Kyung sedikit gugup. Jae Ha tersenyum.

“Oh benarkah? Aku baru tahu” sahut Jun Pyo datar.
“Hey, jangan khawatir aku dan dia tidak ada hubungan apa-apa kok” sahut Jae Ha terkekeh kecil menggoda Jun Pyo. Jun Pyo mengernyitkan alisnya bingung, sementara Jae Kyung tersenyum simpul menanggapi gurauan Jae Ha.

“Apa dia istrimu?” Tanya Jun Pyo kembali, melirik kearah wanita yang bersama Jae Ha tadi.

“Oh, hmmm menurutmu bagaimana?” Tanya Jae Ha balik, ia tersenyum simpul.

“Baiklah aku permisi dulu senang bertemu kalian kembali” pamit Jae Ha tiba-tiba. Jae Kyung menganggukkan kepalanya sementara Jun Pyo hanya tersenyum tipis.

Setelah kepergian Jae Ha, Jun Pyo hanya bisa menatap sinis kelakuan Jae Ha membuat Jae Kyung sedikit bingung namun ia senang karena mengira Jun Pyo cemburu pada Jae Ha.

“YYa, Jun Pyo-yya, gwenchana” goda Jae Kyung.

“Mwo? gwenchana? Kenapa kau bertanya?” sahut Jun Pyo heran, ia kembali meneguk winenya. Ia terus saja minum karena tidak berselera makan sama sekali.

“Ahniyo” sahut Jae Kyung tersenyum penuh arti.

“Jae Kyung – aa, kau sudah selesai? Ayo kita pergi”

“Mwo? secepat ini” sahut Jae Kyung heran, matanya terbelalak lebar.  Jun Pyo tidak menjawab ia langsung berdiri dari duduknya dan berjalan menuju ke kasir untuk membayar, Jae Kyung mengikutinya dari belakang dengan tergesa-gesa, wajahnya sedikit cemberut karena Jun Pyo menyudahi makan malam ini begitu cepat.

“Kau tidak ingin masuk?” tawar Jae Kyung saat mereka berdua sudah berada di depan apartemen Jae Kyung. Jae Kyung tersenyum menggoda.

“Ne, lain kali saja, aku masih ada urusan” tolak Jun Pyo halus, senyuman yg tadinya mengembang dibibir Jae Kyung mendadak hilang, ia menjadi cemberut sekarang.

“Miane, aku benar-benar ada urusan penting yang harus aku tangani” jelas Jun Pyo mencoba menenangkan Jae Kyung.

“Apa urusanmu itu lebih penting dari aku” Jun Pyo terdiam mendengar keluhan Jae Kyung, ia hanya tersenyum kecut menanggapinya.

“Baiklah sampai jumpa” pamit Jae Kyung kesal, ia lalu melangkah keluar dari mobil Jun Pyo dan berjalan cepat menuju ke apartemennya, sementara Jun Pyo hanya bisa memperhatikan gadis itu saja, ia kemudian kembali melajukan mobilnya menuju ke kantornya kembali. Ditengah perjalanan menuju ke kantornya tiba-tiba handphonenya berdering. Jun Pyo melihat ke layar hand phone-nya, ia terkejut melihat nama yang tertera disana “Jandi?” gumamnya heran.

“Yoboseyo Jan?” suaranya terputus saat mendengar seseorang lelaki menjawab dari seberang.

“Yoboseyo, miane aku menelponmu karena hanya nomer ini saja yang tertera di nomer nona ini” jawab suara dari seberang.

“Kau siapa? Dimana Jandi” bentak Jun Pyo, mendadak ia merasa cemas memikirkan sesuatu yang buruk terjadi pada Jandi.

“Sekali lagi maaf aku lancang menelponmu, nona ini sekarang sedang tertidur karena mabuk berat di tempatku apa anda bisa menjemputnya”

“Mwo? apa kau bilang?  Katakan kau ada dimana sekarang”

************************
 
Jun Pyo segera melarikan lotus hitamnya menuju ke alamat yang di beritahukan oleh si penelpon tadi. Saat berada di depan bar kecil di pinggiran kota yang diberitahukan tadi, Jun Pyo setengah berlari menuju ke dalam. Jun Pyo mencari sosok orang yang menelponnya tadi, seorang pemilik bar menghampiri Jun Pyo.

“Kau yang menelponku tadi? Dimana dia?” Tanya Jun Pyo tidak sabar.

“Dia tertidur disana” sahut si pemilik bar memandang kearah sudut ruangan, di sana Jandi tergeletak tertidur di sebuah sofa. Jun Pyo lalu menghampiri Jandi.

“Jandi-yya… Jandi-yya…hey sadarlah” Jun Pyo menepuk-nepuk pipi Jandi mencoba menyadarkan Jandi, namun Jandi masih terpejam.

“YYA!!!” seru Jun Pyo kembali, kali ini ia menepuk pipi Jandi agak keras, namun Jandi tetap tidak bergeming.

“Ahjussi, apa yang dia minum tadi” Tanya Jun Pyo cemas kepada si pemilik bar.

“Hanya beberapa botol beer, tadinya ia baik-baik saja, aku kira ia kuat minum karena setelah meneguk 2 botol beer ia masih tersadar” jawab si pemilik bar tidak kalah cemas.

“Jan..Jandi-yaaa… hey sadarlah kau jangan membuatku takut seperti ini” kembali Jun Pyo mengguncang tubuh mungil Jandi.

“YYAAA!!!” teriak Jun Pyo. “JANDI-YYAAA!!!”



Jun Pyo menempelkan telunjuknya di hidung Jandi, sejenak kemudian ia menarik nafas lega karena Jandi masih bernafas, Jun Pyo memejamkan matanya setengah berbisik di telinga Jandi

“Sampai kapan kau ingin mengujiku Jandi-yya” gumamnya pelan.

Jun Pyo kemudian mengangkat tubuh Jandi dan menggendongnya keluar menuju ke mobilnya, pria setengah baya pemilik bar itu mengikuti Jun Pyo di belakangnya dan membantu Jun Pyo meletakkan Jandi di mobilnya.

“Gomawo ahjussi” seru Jun Pyo sembari memberikan beberapa lembar won kepada pemilik bar tersebut.

“Terimalah pak, biaya yang diminum nona ini” sahut Jun Pyo kembali mengulurkan uang yang dikeluarkannya tadi.

“Anoo, tuan tolong jaga nona ini kelihatannya ia sangat depresi” sahut si pemilik bar tersebut dengan nada cemas.

“Kamsahamnida ahjussi, saya pamit dulu” sahut Jun Pyo menanggukkan kepalanya kemudian ia masuk ke dalam mobilnya dan mengendarai mobilnya menuju ke apartemennya.

Jun Pyo meletakkan Jandi dengan hati-hati di kamarnya, perlahan dia membaringkan Jandi diranjangnya. Jandi masih belum sadar. Junpyo memandang Jandi nanar, ia sangat miris melihat kondisi jandi yang seperti ini, sangat berbeda dengan Jandi yang dulu dikenalnya, Jandi yang selalu ceria dan keras kepala, namun saat ini Jandi yang dilihatnya bagaikan seonggok mayat hidup yang kehilangan arah hidupnya.

“Min Ah…. Omma Miane….” Jandi mengigau dalam tidurnya, suaranya begitu sedih, setitik air mata jatuh dipipinya yang mulus. Junpyo kemudian berlutut disamping ranjang, menghapus air mata Jandi dengan punggung tangannya. Cukup lama Jun Pyo terdiam hanya memandangi wajah Jandi yang tertidur.

“Miane Jandi-aa” gumamnya pelan. Jun Pyo kemudian bangkit dan merapatkan selimut di tubuh Jandi, ia kemudian mengecup kening Jandi lembut sebelum keluar dari kamarnya.



Jun Pyo duduk di sofa diruang tamu, Ia mengedarkan pandangannya ke ruangan itu kemudian matanya menangkap tas milik Jandi yang terletak didepannya. Perlahan ia mengambil tas milik Jandi kemudian mengeluarkan isi dalam tas tersebut. Jujur ia sebenarnya tidak suka menggeledah tas milik orang lain bahkan iapun tidak pernah menggeledah tas milik Jae Kyung, namun rasa penasaran yang amat sangat membuatnya melakukan itu.

Jun Pyo mengeluarkan satu persatu barang milik Jandi, sebuah handphone dan dompet milik Jandi. Jun Pyo membuka dompet milik Jandi, ia berhenti saat melihat sebuah foto yang ada didalamnya. Foto Jandi bersama seorang gadis kecil membuat Jun Pyo tertegun. Tangan Jun Pyo bergetar saat mengeluarkan foto tersebut, gambar seorang gadis mungil yang sangat mirip dengan Jandi, kulitnya yang putih bersih, matanya yang besar dan berwarna coklat serta bibirnya yang mungil. Semua replica Jandi kecil ada di gadis kecil tersebut.

“Apakah ini kau Min Ah” gumam Jun Pyo pelan. “Kau begitu mirip dengan ibumu, malaikat kecil Jandi. Apa kau tahu saat ini aku sangat cemburu pada Jae Ha karena dia memiliki malaikat kecil sepertimu. Apa ayahmu begitu mencintai ibumu seperti aku mencintainya sampai-sampai ia tidak meninggalkan jejaknya sama sekali di dirimu” tanpa terasa air mata Jun Pyo menetes satu persatu membasahi foto yang digenggamnya.

“Jandi-yaa, kenapa sebegitu mudahnya kau melupakanku, bahkan kau hanya butuh waktu dua tahun untuk melupakanku dan berpaling kepelukan lelaki lain sedangkan aku, bahkan sampai sekarangpun hatiku tidak pernah melupakanmu” jerit hati Jun Pyo sedih.



***********************************
Pagi itu Jandi terbangun dari tidurnya, ia membuka matanya perlahan, setengah sadar ia bangkit dari tidurnya. Kepalanya terasa berat karena mabuk semalam. Saat tersadar ia heran melihat keadaan sekitarnya. Matanya menerawang ke seluruh ruangan mencoba mencari kejelasan dimana ia berada kini dan kenapa ia bisa sampai disini. “Dimana aku” gumamnya pelan. Ia menggaruk-garuk kepalanya heran, ia sangat terkejut saat Jun Pyo masuk ke kamarnya dengan membawa nampan berisi makanan.

“Sudah bangun” ucap Jun Pyo lembut. Jandi membuka matanya lebar-lebar, mulutnya menganga lebar.

“Goo Jun…Pyo!!!” teriaknya kaget.

Jun Pyo tidak menjawab, ia hanya tersenyum manis, ia kemudian berjalan menuju ke tempat Jandi, kemudian meletakkan nampan di atas meja yang ada disamping tempat tidurnya.

“Ba..ba.bagaimana..ak..ku.. bisa ada disini?” Tanya Jandi terbata-bata.

“Kau tidak ingat?” Tanya Jun Pyo balik. Jandi mengernyitkan alisnya, berusaha berpikir bagaimana ia bisa sampai disini, namun semakin keras ia berpikir, ia tetap tidak mendapatkan jawaban pertanyaan Jun Pyo. Ia kemudian menggelengkan kepalanya pelan.

“Kau sungguh tidak ingat?” Tanya Jun Pyo kembali. Jandi kembali menggelengkan kepalanya.

Jun Pyo terkekeh pelan melihat Jandi, dengan membekapkan tangannya diatas dadanya ia kemudian menjelaskan kepada Jandi bagaimana gadis itu bisa berada bersamanya saat ini.

“Kau mabuk, Pabooo!!!” ujarnya sembari menjitak kepala Jandi.

“Mwo?” jawab Jandi.

Jun Pyo kemudian berjalan menuju sofa yang berada dikamarnya, ia kemudian menjatuhkan dirinya di atas sofa tersebut dan dengan tenangnya kembali bicara kepada Jandi.

“Apa kau pikir dengan minum sampai mabuk bisa menyelesaikan masalah yang tengah kau hadapi hah, dasar bodoh, untung pemilik bar yang kau kunjungi meneleponku, kalau tidak aku tidak tahu bagaimana jadinya kau sekarang” sindir Jun Pyo sinis. Jandi hanya terdiam, kepalanya tertunduk lesu.

“Kalau kau terus seperti ini bagaimana kau bisa  mendapatkan Min Ah kembali hah”

“Miane….” Jawab Jandi.

“Hah, apa kau pikir hanya dengan meminta maaf seperti ini semua sudah selesai. Kalau kau pikir minta maaf itu berguna…..”

“Untuk apa ada pengadilan dan polisi” sahut Jandi memotong pembicaraan Jun Pyo. Jun Pyo tersentak kaget, ternyata Jandi masih ingat dengan kata-katanya.

“Gomawo Goo Jun Pyo, kalau begitu aku pergi sekarang, terima kasih sekali lagi” lanjut Jandi kemudian ia beranjak dari tempat tidur itu dan bersiap pergi.

“YYa… kau mau kemana?” cegah Jun Pyo, ia terlonjak bangkit dari duduknya. Jandi hanya tersenyum melihat Jun Pyo.

“Aku mau pulang? Wae?”

“E… setidaknya sebelum pulang makanlah dulu, aku sudah membuatkan sarapan untukmu” tawar Jun Pyo, ia menarik tangan Jandi untuk duduk kemudian ia berjalan mengambil nampan yang diletakkannya tadi dan membawanya ke hadapan Jandi.

“Makanlah dulu kau pasti lapar kan? Setelah makan bersihkan dirimu dulu, nanti aku akan mengantarmu pulang” ucap Jun Pyo lembut

“Mwo?” Jandi membelalakkan matanya lebar, ia bersiap untuk protes namun cepat-cepat dipotong oleh Jun Pyo.

“Sudah jangan banyak bicara cepat makan nanti supnya dingin” potong Jun Pyo sembari memberikan sendok kepada Jandi.

Jandi memandang heran kearah Jun Pyo yang membuka tutup saji dan menyiapkan makanan untuk Jandi, ia tertegun melihat perlakuan Jun Pyo kepadanya.

“Gomawoyo” gumamnya pelan. Jun Pyo menanggapi dengan senyuman.

“Ayo makan”

Jandi mulai makan makanan yang diberikan oleh Jun Pyo sementara Jun Pyo hanya memandangi Jandi yang sedang makan. Tiba-tiba handphonenya berdering, ia melihat layar handphonenya dan mendapati nama Jae Kyung disana. Jandi melirik sekilas kearah Jun Pyo.

“Maaf aku keluar dulu, teruskan makanmu” ujarnya. Ia kemudian bangkit dan berjalan keluar kamar meninggalkan Jandi. Jun Pyo mencari tempat yang agak tersembunyi kemudian menekan tombol penjawab.

“Yoboseyo”

“Jun Pyo-yyaa… kenapa lama sekali kau menjawab” rengek Jae Kyung manja.

“Miane….. aku tadi masih di kamar mandi” ucap Jun Pyo kembali berbohong.
“Oh, begitu ya sudahlah, kau dimana sekarang?”

“A..aku…aku masih dirumah sebentar lagi aku berangkat”

“Oh.. baguslah kalau begitu aku jemput kamu ya, kita sarapan bareng dulu”

“ah, miane Jae Kyung-aa, aku hari ini mau mampir ke tempat klientku dulu sebelum ke kantor, maaf aku tidak bisa menemanimu sarapan” tolak Jun Pyo halus.

“oh begitu yah baiklah bagaimana kalau makan siang nanti?” Tanya Jae Kyung kembali, sedikit nada kecewa terpancar di suaranya.

“Nanti siang… nanti siang aku tidak janji tapi akan aku usahakan, yya bukannya besok kau ke New York memangnya kau sudah mempersiapkan semuanya?” Tanya Jun Pyo

“Justru karena besok aku ke New York makanya hari ini aku ingin menghabiskan waktu denganmu, tapi kelihatannya kau sangat sibuk”

“Miane Jae Kyung-aa”

“Ah, sudahlah lagipula aku harus belajar bersabar nanti kalau kita sudah menikah aku akan terbiasa dengan hal-hal seperti ini” jawab Jae Kyung mencoba bersikap ceria padahal dalam hatinya ia merasa sangat kecewa.

“Ah, Jae Kyung aku harus pergi sekarang, nanti aku hubungi lagi ok”

“Hmmm, baiklah kalau begitu jaga dirimu, saranghae Jun Pyo –ssi”

*************************

Jae Kyung menutup teleponnya sedikit kesal bercampur marah menghinggapinya sekarang. Untuk kesekian kalinya Jun Pyo tunangannya bersikap dingin padanya, selalu ia yang aktif. Jujur saat ini ia merasa sangat kecewa terhadap “penolakan” Jun Pyo, namun ia harus bersabar menghadapi kekasihnya itu karena tidak mudah baginya untuk mendapatkan Jun Pyo dipelukannya, banyak cobaan dan rintangan yang harus ia hadapi sebelum mendapatkan Jun Pyo disisinya. Tidak semua orang tahu sisi egois Jae Kyung ini, tidak pula Jun Pyo karena Jae Kyung selalu bersikap manis dan berusaha tampil sempurna di hadapan Jun Pyo. Ia sangat terobsesi pada Jun Pyo sejak mereka masih sama-sama duduk di bangku SMU. Jae Kyung begitu memuja Jun Pyo. Baginya Jun Pyo adalah sosok yang sempurna.

“Goo Jun Pyo, lihat saja suatu saat nanti aku akan membuatmu bertekuk lutut padaku, kau akan menyesal telah mengacuhkan dan menolakku” gumam Jae Kyung sinis.

****************

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
Re: PIECE OF HEART last update 17.07.2010 ^^
« Reply #34 on: July 17, 2010, 08:56:54 am »
diupdate jg [hmff] [hmff] thanks my dear enemy [jumpy] tp updateannya kependekan tuh hammer2 [hmpfh]
hampir lupa ama ceritanya nih saking lama updatenya [sweat] [sweat] jadi dari dulu junpyo udah tertarik ama jandi ya? gw kira dia ga punya perasaan apa2 ama jandi soalnya wkt pertemuan mereka kembali kelihatannya dia dingin2 aja [biggrin] ..
hwaiting noona b, updatean selanjutnya jgn lama2 ya,, ff regulernya juga jgn dilupakan, kan ff kolaborasi kita udah hiatus [laughing]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline Vay_za

  • Senior
  • ****
  • Posts: 917
    • View Profile
Re: PIECE OF HEART last update 17.07.2010 ^^
« Reply #35 on: July 17, 2010, 09:33:49 am »
Akhirnya ada juga toh FF yang diupdate ama mak ku tayang nih... [clap] [clap] [clap] Sini dah tak peyuk2 dulu  [hug] [hug]

Bagus2 si Junpyo dah mulai boong bin selengkor  [hmpfh] udah langsung talak 4 aja Jaekyung  [dry] ngapain juga tunangan ama orang yg obsesian gtoh...  [dry] [dry] Mending juga ama Jandi meskipun udah seken  [hmpfh] [hmpfh]

Aku gak bakalan minta update cepet dah... untung-untungan juga FF ni diupdate  [sweat]

Offline revynska

  • Police
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1639
    • View Profile
Re: PIECE OF HEART last update 17.07.2010 ^^
« Reply #36 on: July 17, 2010, 11:31:34 am »
[clap] [clap] [clap] makku update jg akhirnya thanks maaaakkkk [hug] [cheekkiss]

junpyo masih cinta ma jandi ampe skarang [lovestruck] [lovestruck]tu si jaekyung buang aja lah *sampah kali dibuang* [hmpfh] obsesian gt orangnya nyebelin pasti menghalalkan sgala cara biar keinginannya bs tercapai [angry] [angry] [angry]

kamu tak tau rasanya hatiku
saat berhadapan kamu
kamu tak bisa bayangkan rasanya jadi diriku
yg masih cinta

KOTAK mode on punk punk punk


berhubung tau kalo si mak ni orangnya super sibuk jd ditunggu ajalah next chapnya mak tp diusahain ye mak jgn lama2 gt [sweat] [sweat]



ADAM COUPLE SELCA

Offline ai_yuki

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1235
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Re: PIECE OF HEART last update 17.07.2010 ^^
« Reply #37 on: July 17, 2010, 06:12:24 pm »
udah ada chepter 2 ternyata

assyyyyyiiiikkkk [jumpy] [jumpy] [jumpy] [jumpy]

 [clap] [clap] [clap] [clap] [clap] [clap]

thenk u onnie...  tapi kependekan...kurang panjang onnie  [hmpfh] [hmpfh]

ditunggu yang selanjutnya ya... setuju ma onnie revynska...

onnie endree mang sibuk tapi diusahakan ya onnie... makin penasaran soalnya...bertanya2 juga bener gak sih min ah itu anak nya jae he ma jandi... jangan2 bukan jandi ma jae hee tapi jandi ma jun pyo... [chin] [chin] [chin]

lanjoooooottt onnie...

SEMANGAT!!!

Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
Re: PIECE OF HEART last update 17.07.2010 ^^
« Reply #38 on: July 29, 2010, 02:02:45 am »
mami neh minta di hajar ye  [head break] [head break] [head break] [head break] [head break] udah tau sibuk masih bilang kependekan  [hmpfh] miiiiiiiiiiiiiiiiiiii ntu my eberiting kok gak diupdate2 tooo  [ranting] [ranting] [ranting] [ranting]  [hmff]

maaaaaaaaaaakkkkkkkkkkkkkkkk lagu opo to aku ngertine lagi banana uyu ma bonamama thok  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

vay n ai peyok2 balik  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] miannnnnn kelamaan *padahal sebenernya males*  [hmpfh]

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^

Offline revynska

  • Police
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1639
    • View Profile
Re: PIECE OF HEART last update 17.07.2010 ^^
« Reply #39 on: July 29, 2010, 07:21:22 am »
mami neh minta di hajar ye  [head break] [head break] [head break] [head break] [head break] udah tau sibuk masih bilang kependekan  [hmpfh] miiiiiiiiiiiiiiiiiiii ntu my eberiting kok gak diupdate2 tooo  [ranting] [ranting] [ranting] [ranting]  [hmff]

maaaaaaaaaaakkkkkkkkkkkkkkkk lagu opo to aku ngertine lagi banana uyu ma bonamama thok  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]

vay n ai peyok2 balik  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] miannnnnn kelamaan *padahal sebenernya males*  [hmpfh]

jaaahhhh si mak iki apalannya cuma uyuuuuuuuu uyuuuuuuuu uyuuuuuuuuu bonamama [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] iku kan lagune kotak moso yo ga ngerti hammer2 hammer2 hammer2


ADAM COUPLE SELCA

Offline Alin

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1002
    • View Profile
Re: PIECE OF HEART last update 17.07.2010 ^^
« Reply #40 on: August 22, 2010, 09:02:55 am »
Noona bbbb...lu uda comeback kan berarti...updateeeee dongggg pleaseeee

Offline Tir_@

  • Newbie
  • *
  • Posts: 84
    • View Profile
Re: PIECE OF HEART last update 17.07.2010 ^^
« Reply #41 on: August 23, 2010, 02:46:17 am »
Makkkk... Update yng ni duonk :-(

Offline aisshin

  • Senior
  • ****
  • Posts: 875
  • cute LEADER SNSD ! ^^taeyeon^^
  • Location: sidoarjo
    • View Profile
Re: PIECE OF HEART last update 17.07.2010 ^^
« Reply #42 on: August 23, 2010, 03:30:26 am »
noona b *ikut2an ah* [hmpfh]
update doooooonk [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]

BAIFERN & MARIO [lovestruck]

Offline virna yuniar

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1152
  • ♥KangDan♥
    • View Profile
Re: PIECE OF HEART last update 17.07.2010 ^^
« Reply #43 on: August 26, 2010, 09:35:47 pm »
 [AddEmoticons04217]
WHERE ARE YOU MAKK?

Offline endree_noona

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • ^True ♥ Never Runs Smooth^
  • Location: heroes city ^^
    • View Profile
Re: PIECE OF HEART last update 17.07.2010 ^^
« Reply #44 on: September 01, 2010, 08:34:08 am »
i'm hereeeeee  [biggrin] [hmff] [hmff]

And if that love was true... When you love someone It will all come back to you. Coz we are MINSUN family ^^