chapter 1Setelah kupahami ku bukan yang terbaik yang ada di hatimu
Tak dapat kusangsikan ternyata dirinyalah yang mengerti kamu bukanlah diriku
[/b]
Goo Jun Pyo terdiam. Tatapannya nanar menembus kegelapan malam. Dengan mata kepalanya sendiri, ia melihat Geum Jan Di, gadisnya, gadis yang amat dicintainya di sentuh oleh orang lain sahabatnya sendiri.
Dia tahu. Dia salah. Ini keputusan yang sangat salah. Nenek sihir itu menggunakan gadisnya untuk memeras dirinya. Ini salah. Seharusnya dia tidak menerima begitu saja tawaran itu.
Kembali ia mengingat bagaimana cara Yoon Ji Hoo memperlakukan gadisnya dengan sangat lembut. Menggendongnya dengan hati-hati seolah-olah gadisnya adalah gelas kaca yang sangat rapuh yang bisa saja pecah saat itu juga. Ia ingat bagaimana cara Yoon Ji Ho menyentuh gadisnya.
Dia marah. Dia menyesal. Marah karena yang seharusnya yang menjadi miliknya satu-satunya kini harus terbagi dengan orang lain. Menyesal karena dengan bodohnya ia menuruti permintaan nenek sihir jelek itu.
Kini maafkanlah aku bila ku menjadi bisu kepada dirimu
Bukan santunku terbungkam hanya hatiku berbatas tuk mengerti kamu maafkanlah aku
[/b]
Ia juga ingat, bagaimana reaksi gadisnya ketika pertama kali bertemu dengannya di negara gila ini. Sakit hati karena tidak dihiraukan, itu sudah pasti. Marah karena dia tidak menyambutnya sedikit pun, itu juga pasti. Waktu itu, ketika ia melihat gadisnya di depan matanya sendiri ingin rasanya ia berlari dan memeluk erat tubuh mungilnya. Membelai setiap inci lekuk indah tubuhnya. Menghirup setiap aroma yang dikeluarkan oleh tubuh gadisnya.
Walau kumasih mencintaimu kuharus meninggalkanmu kuharus melupakanmu meski hatiku menyayangimu nurani membutuhkanmu kuharus merelakanmu
[/b]
Tawaran bodoh! Tawaran gila! Tapi dia tidak punya pilihan. He have no choice! Dia tidak ingin gadisnya terluka. Tergores sedikit pun di tubuh indahnya, dia akan sangat menyesal. Dia akan merasa sangat bersalah. Tapi juga ia tidak bisa membohongi dirinya sendiri. Ia butuh gadisnya. Nuraninya. Fisiknya. Hatinya. Perasaannya. Semuanya. Semua dari bagian tubuh dan hidupnya membutuhkan gadis itu. Gadisnya. Hanya miliknya.
Dan hanyalah dirimu yang mampu memahamiku yang dapat mengerti aku
[/b]
Dia rindu akan senyum gadisnya. Dia rindu akan tawa gadisnya. Dia rindu bentakan gadisnya. Dia rindu gadisnya. Hanya gadisnya yang mampu membuatnya merasakan apa itu cinta dan kasih sayang. Nenek sihir brengsek!!
Ternyata dirinyalah yang sanggup menyanjungmu yang lama menyentuhmu bukanlah diriku
[/b]
Yoon Ji Hoo. Hanya nama itu yang sempat dipikirkannya ketika di mana ia harus merelakan dan menyerahkan gadisnya pada orang lain. Hanya nama itu yang bisa dipercayainya. Tapi, tetap berat untuknya melepas orang yang telah mengajarkan ia arti hidup dan cinta sebenarnya. Berat untuknya melepaskan gadis yang menjadi cinta pertamanya. Tapi ini harus. Dia tidak akan pernah bisa melindungi gadisnya selamanya. Hanya Yoo Ji Hoo yang bisa. Relakan dia. Relakan gadismu. Relakan Geum Jan Di.
end of chapter
komenn... ayo ayo ayo
yang duluan dapat sendal jepit