All About Love II
Cast
goo hye sun as geum jan di
lee min ho as goo jun pyo
song hyg kyo as han jie eun
Yang lainnya di tambahin sendiri aja….
Chapter 1
Tak terasa sudah 2 bulan aku resmi menjadi istri jun pyo, aku merasa seperti orang yang paling bahagia didunia ini, karena begitu banyak kebahagiaan yang menghampiri hidupku.
Kami sekarang tinggal di rumah jun pyo, hanya berdua, karena sifat jun pyo yang tak menyukai keramaian.
“ jun pyo-a ayo bangun” panggilku pada jun pyo yang masih asyik di dalam alam mimpinya
“ jun pyo, sudah jam 7 ayo cepat bangun “ aku kembali berusaha menyadarkannya dari alam mimpi
Tapi tetap saja jun pyo tak menggubris panggilanku, dia masih terlena dengan mimpi-mimpinya, “ JUN PYO…. JIKA KAU TAK BANGUN, KAU TAK AKAN DAPAT MAKAN UNTUK HARI INI” jeritku pada jun pyo
Jun pyo mulai membuka matanya, dan menatapku yang sedang berkacak pinggang padanya
“ ya…sayang inikan hari minggu, aku mau bermalas-malasan dirumah” ucapnya malas
“ tapi nenek menyuruh kita kerumahnya” balasku
“ aku tak mau, aku malas meladeni nenek…” ucapnya pedas
“ jun pyo-a kenapa kau begitu kasar pada nenekmu sendiri?” tanyaku heran
Jun pyo tak menjawabku, dia kembali menyelimuti dirinya
“ ya…jun pyo” aku berusaha menarik selimutnya.
“ jangan bermain-main terus, ayo cepat bangun…” tanganku berusaha menariknya dari tempat tidur
Tapi jun pyo malah menarikku kepelukannya “ ya jun pyo apa yang kau lakukan?” tanyaku panic berusaha melepaskan diri darinya, tapi jun pyo malah mendekatkan mukanya padaku, aku semakin panic dibuatnya, aku berusaha dengan keras melepaskan dekapannya di tubuhku
Wajah jun pyo semakin mendekat-mendekat dan mendekat, yang membuat semua usahaku untuk melepaskan diri darinya sia-sia, akhirnya aku hanya bisa menutup bibirku dengan telapak tanganku
“apakah hanya mencium saja tidak boleh hah?” Tanya jun pyo dengan nada kecewa yang jelas tergambar dari suaranya,
Aku sangat tak enak hati padanya, tapi mau apalagi aku terikat kontrak dengan kampus, yang tidak memperbolehkan aku hamil selama masih jadi mahasiswa disana.
“ miane, jun pyo-a” ucapku pelan
“ tak apa, tapi saat semua aturan itu selesai, kau akan habis….mengerti!” ucapnya dengan senyum misterus yang di sembunyikannya…itu membuatku takut.
‘ aku takut, sangat amat takut jika membayangkan harus mengalami hubungan suami istri yang sebenarnya, tak terbayang olehku jika saat itu tiba aku harus bagaimana?’
Jun pyo mengayunkan tangannya didepan wajahku, dia berusaha menyadarkanku dari lamunan yang sangat menakutkan dan memalukan
“ kenapa?” tanyanya heran
“ahniyo….” Jawabku singkat, aku tahu aku tak seharusnya takut pada hal itu, tapi perasaan ini tak mau hilang dari benakku…sungguh menyebalkan
“ sayang masak apa aku lapar sekali….” Ucap jun pyo melangkah keluar kamar
“ kau cuci muka dan gosok gigi dulu, aku akan menyiapkan roti bakar dan coklat panas” ucapku mendorong jun pyo kekamar mandi.
Begitu sempurna hidupku, hingga aku tak mau untuk beranjak kealam mimpi, karena aku takut saat aku kembali bangun semuanya tak ada…hm perasaan yang aneh.
***
Rs. Shinwa
Aku menelusuri lorong-lorong panjang di rumah sakit mewah ini, ya…sekarang aku sudah praktik di rumah sakit ini, rasanya senang sekali, tentu saja salah satunya karena aku bisa selalu bersama suamiku tercinta dr. goo jun pyo
“jan di kemari cepat…” panggil ga eul saat melihatku berjalan sendirian
“apa? Ada hal yang terjadi?” tanyaku tak sabar
“hehe…ahniyo,ayo kita bergosip-gosip ria….” Ucap gaeul bersemangat
Aku segera berbinar mendengar apa yang dikatakan gaeul…dasar wanita, tak berapa lama kemudian perawat-perawat lain ikut dengan acara gossip-gosip ria kami…menyenangkan sekali…
“geum jan di” seseorang memanggil namaku dari belakang kerumunan gossipers ini…aku tahu dengan jelas siapa orang yang memanggilku itu, ya tentu saja suamiku tercinta. Aku segera memisahkan diri dari gerombolan suster-suster itu…
“apa?”tanyaku singkat tanpa memandang wajah jun pyo, lalu tiba-tiba jun pyo menarik wajahku menghadapnya
“bisakah kau memperhatikanku hah?” tanyanya ketus
Aku yang memang merasa bersalah hanya bisa tersenyum kuning… “miane,memangnya ada apa?” tanyaku
“tugasmu sudah selesai?” Tanya jun pyo padaku
“ya…”jawabku pendek
“kenapa belum pulang?” Tanya jun pyo lagi
“aku menunggumu…”jawabku
Jun pyo kelihatan sangat marah mendengar jawabanku itu
“aku sudah pernah katakan,jangan pernah menungguku, karena kau akan lelah” ucap jun pyo tegas
“tidak,sungguh aku tak lelah..” jawabku berusaha merayunya
“jangan keras kepala jandi, sudahlah ayo kuantarkan pulang, bukankah masih ada tugas yang belum kau kerjakan” jun pyo menyeretku pulang
“tapikan aku libur kuliah besok,ayolah suamiku tercinta biarkan aku disini menemanimu” rayuku dengan memeluk lengan kanannya yang kekar
Tapi percuma saja segala usahaku, karena jun pyo tak pernah mau menurutiku…huft
***
“Saat badai menerjang semua kebahagiaanmu, bisakah kau melepaskan cintamu untuk tetap bahagia?”
Aku terperanjat dari alam mimpiku…huh,sudah 3 malam aku selalu bermimpi,ada seseorang mengatakan itu padaku… aku ingin sekali mengatakan tentang mimpiku ini pada junpyo, tapi kurasa dia tak ada waktu untuk mendengarkan hal yang tak penting ini…
Tapi mimpi ini sudah menghantuiku, aku takut ini adalah firasat, jadi aku putuskan untuk mengatakannya pada jun pyo, malam ini saat aku bertugas di rs.shinwa.
***
Rs.shinwa
Aku kembali menelusuri lorong-lorong rs ini, kali ini bukan untuk menemui pasien atau bergosip dengan yang lain, tapi untuk menemui goo jun pyo suamiku.
Tuk..tuk..tuk..
Aku sudah mengetuk pintu ruangannya beberapa kali, hampir saja aku menyerah, saat tiba-tiba ada orang yang memegang pundakku dari belakang dan ternyata itu jihoo oppa
Ya memang hubunganku dengan jihoo oppa membaik dengan berjalannya waktu.
“kau mencari dr.kepala jandi-a?” tanyanya
“ya oppa… tapi sepertimya dia tidak ada di ruangannya” ucapku putus asa
“dia ada di ruang harmoni” jawabnya singkat
“permisi dokter ada pasien yang harus anda tangani” ucap seorang suster dari belakang jihoo oppa
“ya aku kesana sekarang” ucap jihoo oppa
“jan di-a apa kau baik-baik saja ku tinggal sendiri?” Tanya jihoo oppa
Aku mengangguk mantap
***
‘harmoni, sedang apa dia disana?’ tanyaku aneh pada diriku sendiri
Setelah aku menyusuri begitu, panjang dinding-dinding rs ini akhirnya aku sampai di ruang harmoni, dan ya disana ada jun pyo, dia masih lengkap dengan segala atribut kedokterannya, saat aku mencoba melangkah masuk, tiba-tiba dari belakang ada seseorang menarikku.
“kau geum jandi?” Tanya gadis muda itu
Kami sekarang berada di atap rs, aku juga aneh dengan gadis ini, apa maksudnya membawaku kesini.
“ya, aku geum jandi, anda siapa ya?” tanyaku heran
“aku kim jae na, aku teman pasien yang berada di ruangan harmoni tadi” ucapnya memperkenalkan diri
Aku hanya tersenyum melihatnya, ya walaupun banyak pertanyaan yang berglayut di otakku
“temanku itu namanya han jie eun, dia mengalami kecelakaan kemarin malam, sungguh malang nasibnya” ucapnya padaku
Aku tak tahu harus bereaksi apa sekarang
“kau tahu jandi dia juga sangat malang dalam hal percintaan…malang sekali…” ucapnya lagi
Aku semakin tak tahu arah pembicaraan orang asing ini, tapi hatiku ingin mendengarkannya.
“ han jie eun adalah gadis ceria, cerdas dan baik, dia selalu menjadi idola para siswa di sma shinwa, tapi ada seorang siswa yang meliriknya saja malas, mungkin karena siswa itu juga idola siswi di sma shinwa, jie eun sangat penasaran dengan orang itu, dan tanpa jie eun sadari telah tumbuh benih-benih cinta dihatinya untuk laki-laki itu”
Aku mendengarkan ceritanya dengan serius…hm menarik sepertinya
“di suatu sore, saat semua penghuni sma shinwa telah meninggalkan tempat itu, jie eun masih saja sibuk dengan madding mingguannya, dan disore itu pula dia bertemu secara langsung dengan laki-laki pujaannya, dan semenjak itulah kisahnya dengan laki-laki itu dimulai, mereka seperti romeo dan Juliet, sangat serasi…hingga akhirnya kelulusanpun menjelang, kekasih jie eun melamarnya, menawarkan kebahagiaan padanya, tetapi ambisinya mengalahkan cinta mereka, dia pergi ke amerika untuk kuliah di universitas harvad, dan kekasihnya itupun pergi ke universitas yang sama”
‘bukankah itu, universitas jun pyo’ pikirku
“Ternyata lagi-lagi tuhan menguji cinta mereka, laki-laki itu dipanggil pulang oleh neneknya, dia meninggalkan jie eun seorang diri di amerika”
Aku merasa ada persamaan-persamaan aneh dari cerita ini, tapi aku tetap mendengarkannya dengan seksama
“dan yang aku tahu, di korea laki-laki itu menikah, huft…itu merupakan pukulan terberat dalam hidup jie eun, tapi pada akhirnya dia mau menjalin hubungan dengan laki-laki lain walaupun hatinya hancur, saat dia sudah merasa mantap dengan laki-laki keduanya ini, tiba-tiba laki-laki itu pergi meninggalkannya, karena ingin mengejar cinta pertamanya, malang sekali bukan?” tanyanya padaku
Aku hanya bisa menatapnya pilu
“bagaimana jika kamu di posisinya?” Tanya gadis itu padaku
Aku hanya bisa menunduk, tak tahu apa yang harus aku katakan
“apakah kau akan membenci wanita yang telah merebut cintamu?” tanyanya lagi
“miane” aku melangkah pergi meninggalkan gadis itu
“GEUM JAN DI, laki-laki pertama itu goo jun pyo suamimu, dan laki-laki kedua itu ji hoo”
Teg…seperti disambar petir, jandi tak mampu mengatakan apapun lagi, aku segera berlari sekencangnya…
‘jun pyo…jihoo…dan jie eun’
Aku sangat terpukul dengan semuanya, aku benci, sangat benci pada diriku sendiri,ternyata kebahagiaanku dibangun di atas tangisan orang lain.
aku kembali kerumah tanpa, bertemu dulu dengan jun pyo…
aku segera mengunci diri dikamar, aku menangis sejadi-jadinya disana, dan tanpa sadar aku menjatuhkan sebuah buku yang tersimpan di meja kerja jun pyo…di sampul buku itu bertuliskan
MY STORY
27 maret 2010
‘hanya namamu dihatiku, jiwa dan raga takkan berdusta’
Hari ini adalah hari kita resmi bersama pengantin jiwaku
Apa kau ingat kasih?
Dan apa kau tahu pengantin jiwaku, bahwa sampai saat ini masih ada ruang kosong dihatiku untukmu.
Aku sungguh tak sanggup lagi membaca bait demi bait dari suara hati suamiku, aku tahu suamiku masih mencintai
jie eun…
Tapi bagaimana dengan aku, apa yang harus aku lakukan?
***
End chapter
mian bener-bener jelek deh ni ff... gak jelas...tapi mohon kritik dan sarannya sistz" smua....