Author Topic: *young marriage* (neiya&echyn) chapt 5 part III *ENDING* - 14 oktober 2010-  (Read 27708 times)

Offline Aurel " lusy" Aurellya

  • Junior
  • **
  • Posts: 227
  • kyaaa jun pyo sexy bgeth
  • Location: padang, indonesia
    • View Profile
Hoollaaaaaaaaaaa semuaaa [clap] [clap] [clap] [clap] udah lama hiatus kangen juga maen dimari [biggrin] [biggrin]
hikks neiya kok chap ni sedih amir yaa. ?? [cry] [cry] [cry] [cry]
next chap ending kan neiy , echyn ?
Bikin se sweet mgkin yaa..
Please [lovestruck] [lovestruck]
only u in my bottom heart, no body else, but u in over the world...

Chainezz_Vian

  • Guest
Hua T.T
sist nei ksian ya mino msti dpt coba'an lg. . .
Moga" smua'a bsa br'akir dgn happy ya. Amin. Amin.^^.

Offline ai_yuki

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1235
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Echyn... giliran dirimu kan say yang updet... masih sibuk kah...

udah kangen nih ma kelanjutan ni ff...

tapi... setia menunggu kok... good luck ma ospeknya  [lovestruck] [lovestruck] [lovestruck]

Offline neiya

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1006
  • Location: depoook
    • View Profile
Echyn lagi sibuk saii jadi masi aku yang update ^^


Maak ga bisa ganti tanggal. Belum isi m2 :p

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
neiya, udah gw rubah tanggalnya [hmpfh] [hmpfh] terus kok ga dibuat index buat setiap chpnya sih [chin] hammer2

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline ai_yuki

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1235
  • Location: Indonesia
    • View Profile
Echyn lagi sibuk saii jadi masi aku yang update ^^


Maak ga bisa ganti tanggal. Belum isi m2 :p

updet dunk say... Emoticons0429 Emoticons0429

ditunggu ya... penasaran banget gimana hyesun nya, pas tau anaknya sakit kayak gitu...

Offline neiya

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1006
  • Location: depoook
    • View Profile
Thanks ya miii *) cuuups

Et dah mi kalo bisa juga aku bikin indexnya miiii... Berhubung ga ngerti makanya aku ga bikin T_T hiiiks

Ajariiin 'o'

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
neiya, udah gw masukin index prolog,chp 1 part 1 and 2nya. elu modify deh and lht gimana cara buat tuh index, ok? [biggrin]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline neiya

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1006
  • Location: depoook
    • View Profile
Chapter 5 part 1





Tujuh tahun kemudian..


"Omma...!" Seru minsun putriku..

Aku yang sedang memasak untuk sarapan segera menoleh padanya," ups minsun-a, sudah omma bilang berkali kali jangan berlarian begitu..." Keluh hye sun..

"Miane omma..hehe, oh ya jam berapa kita kerumah sakit?" Tanya minsun sembari melihat masakan masakan buatanku yang hampir saja matang.

"Nanti siang sayang, kita tunggu appa selesai meeting. Arasseo?"

"Hayoo apa yang sedang kalian bicarakan?" Mino berkata sembari turun dari tangga dengan tangan begitu repot memasang dasi..

"Appa!" Minsun segera berlari menubruk mino

"Aigooo..putriku, selamat pagi.." Sapa mino dan mengangkat minsun kedalam gendongannya.

"Pagiii.." Minsun langsung mendaratkan ciuman sayang dipipi mino..

"Selesai!" Aku tersenyum puas saat masakan masakanku sudah tertata rapi diatas meja makan..

"Sayang.." Mino mencium lembut keningku.

"Haii..ayo kita sarapan, minsun-a..cuci tanganmu dulu.." Perintahku

"Nee omma..."



***


"Appa..sebelum menjemput kami, kau harus membelikanku coklat ya?" Seru mino disela sela makannya

"Araseo putriku..appa akan membelikanmu sebesar ini...!!" Mino mengangkat kedua tangannya lebar lebar membentuk sebuah lingkaran..

Aku tertawa," haha..yaa lee min ho! Ini akibat darimu yang terlalu memanjakan minsun, sehingga perutnya membuncit seperti itu! Lihatlah!" Aku menunjuk tangan kearah perut minsun.

"Yaa omma!!" Minsun tampak malu.

"Hahaha..biarlah sayang. Ia tak jauh beda darimu.."


Begitulah kehidupan kami.. Selalu diwarnai dengan canda dan tawa serta Kebersamaan dan cinta yang begitu besar..dua bulan setelah lahirnya minsun, mino mengambil keputusan untuk membeli rumah di sebuah bukit pinggiran kota seoul..disini udaranya begitu nyaman dan sangat bagus sekali untuk kesehatan minsun..memang rumah kami jauh dari pusat kota..tetapi demi minsun apapun akan kami lakukan yang terbaik..

 Aku sudah melupakan semua takdirku untuk tidak bisa mengandung lagi..aku percaya tuhan mempunyai rencana lain untukku..bagiku sudah cukup minsun saja walaupun keadaan minsun tidak baik baik saja..tak ada gunanya menangisi sesuatu yang sudah terjadi..aku harus bersyukur karna tuhan sudah memberiku kesempatan untuk merasakan bagaimana indahnya saat saat mengandung minsun..

Satu yang masih belum bisa kuterima..aku dan mino setiap hari selalu dibayangi rasa takut yang begitu menghantui manakala minsun kambuh dari penyakitnya..HATI itu sampai sekarang tak pernah kami temukan..tak ada satupun yang cocok untuk minsun..bahkan hatiku dan juga mino..entah sampai kapan kami harus menunggu HATI itu akan datang untuk minsun.. Setiap melihat minsun kesakitan, hatiku menjadi seribu kali lipat lebih sakit karna kenangan tujuh tahun yang lalu kembali menghantuiku..akibat kecerobohanku minsun menjadi menderita seperti ini..

Karna minsun satu satunya hartaku dan mino yang paling berharga, maka dari itu kami memutuskan agar minsun tak bersekolah di sekolah umum..kami takut penyakit minsun semakin parah jika ia bersekolah di sekolah umum akibat terlalu lelah belajar dan bermain..jadilah minsunku sekarang masuk kelas home schooling.. Aku tau ini berlebihan, tetapi aku lebih merasa tenang jika minsun selalu berada dibawah pengawasanku..aku sangat paham minsun seringkali merasa kesepian karna tak memiliki seorang teman..namun untuk mengantisipasinya aku sering membawa minsun pergi ke panti asuhan..


***


"Aigoo yipoeta..." Aku memuji malaikat kecilku yang sedang memutar putarkan tubuhnya di depan cermin besar bergambar princess..

Minsun malu ketika didapati olehku.." Ahh omma kau membuatku malu saja.." Minsun segera berlari memelukku..

"Hehe kau malu yaa..kau memang cantik sayang..sangat cantik!" Aku mencium lembut pipi minsun..

Minsun mengenakan stocking berwarna putih dengan atasan baby doll tanpa lengan berwarna pink, lalu ia tambahkan cardigan untuk menutup lengannya..

"Hmm biar omma yang menguncir rambutmu..."

"Nee omma! Aku mau dikuncir dua ya.." Pinta minsun sembari berjalan menambil kunciran bermotif buah cerri dan sisir lalu ia memberikannya padaku..

"Aigoo rambutmu sudah mulai panjang sayang... "

"Joungmal? Ah aku mau rambutku panjang seperti punya omma.."

"Berarti kau harus menunggu kira kira setahun sayang, pasti sudah sepanjang omma.."

"Araseo..omma, apa kau sudah menelpon appa? Ini kan sudah siang..." Tanya minsun

"Hmm sebentar lagi mungkin, sayang kau mau makan siang dirumah atau diluar?" Tawarku sambil terus sibuk menguncir rambut minsun

"Diluar! Aku ingin makan teokpokki omma..."Jawab minsun bersemangat.

"Araseo! Nah selesai! Coba omma lihat.." Aku segera memutar minsun agar berhadapan denganku.. "Omo..putri omma memang cantik sekali..." Aku mencubit gemas pipi minsun..

"Saranghae omma" minsun langsung memelukku dan aku balas dengan perasaan terharu..

TIN TIN
Suara klakson mobil terdengar dari luar..

"Ah itu pasti appa!" Minsun segera berlari untuk menemui mino

"Minsun-a jangan berlari begitu!" Ujarku sembari mengekor minsun dibelakang.

"APPA!!!" Jerit minsun di depan pintu

Mino segera turun dari mobil dengan senyum manis seperti biasa..
"Aigoo minsunku.." Mino berlari dan meraup mino kedalam pelukannya lalu diputar putarnya minsun sehingga membuatnya menjerit kegirangan!

" Appa mana janjimu?" Tagih minsun

"Tentu saja sudah appa belikan. Ada di mobil sayang.." Mino menunjuk mobil menggunakan bibirnya

"Gumawo..." Minsun semakin mempererat pelukannya di leher mino

"Sayang..sudah meetingnya?" Tanyaku

"Sudah sayang..." Jawab mino dibarengi dengan ciuman yang ia daratkan dipipiku sebelah kiri

"Omma... Minsun lapar." Keluh minsun dengan wajah memelas

"Ah nee kita makan dulu baru menuju ke rumah sakit..sayang, kita makan diluar saja..minsun maunya makan siang diluar.." Jelasku pada mino

"Araseo..putirku yang cantik, kau mau makan apa?" Tawar mino

"Teokpokki!!!" Seru minsun bersemangat..tangan kanannya di angkat keatas lalu telapaknya ia kepalkan..

"Hahahaha.." Aku dan mino sontak tertawa melihat tingkah laku minsun yang begitu menggemaskan.

"Sayang, apa kau tau siapa orang yang pindahan di samping rumah kita?" Tanya mino padaku.

"Mwo? Memang rumah itu sudah terisi?" Aku kembali menanyakan pada mino karna memang aku sama sekali tak tau.

"Sepertinya sih begitu..tadi aku melihat ada dua anak kecil sedang bermain diteras..dan sebuah truk angkutan barang sedang menurunkan perabotan perabotan rumah.." Jelas mino

"Oh begitu.. Waah akhirnya rumah sebelah terisi juga..tapi sayang sekali pagar tembok rumah kita terlalu tinggi..jadi tak bisa lihat siapa penghuni barunya..." Senyumku gembira

"Weo appa? Kau tadi bilang ada dua anak pria kecil disana?" Tanya minsun antusias

Mino mengangguk," nee sayang.. Wegude??"

"Yihaaa!! Akhirnya minsun punya teman juga! Hahaha omma minsun ingin mengenal mereka!" Rengek minsun padaku

"Nee sayang besok omma akan membawamu kesana.."

"Joungmal? Hiaaah gumawo omma!" Minsun merentangkan tangannya meminta aku untuk memeluknya..




***

Dimobil..

Setelah kenyang dan puas memakan teokpokki..kami bertiga kembali melanjutkan perjalanan menuju rumah sakit untuk cek up rutin kesehatan minsun yang akhir akhir ini sering kumat..dan suka mengeluarkan darah dari mulutnya..

Aku duduk di depan samping mino bersama minsun tengah duduk manis di dalam pangkuanku..

"Omma..." Panggil minsun lembut

"Nee sayang?"

"Appa..." Sekarang minsun memanggil mino..

"Nee sayang?" Jawab mino sambil terus menyetir

"Aku takut jarum suntik itu akan menusukku lagi.." Minsun berkata dengan nada yang begitu memilukan bagi yang mendengar..

Seketika air mata turun membasahi kedua pipiku.. Dan cepat cepat kuhapus agar minsun tak mengetahuinya..ini pertamakalinya minsun mengeluh pada kami..selama ini ia tak pernah menyinggung soal jarum suntik..bahkan saat disuntik ia tak pernah menangis..hanya memejamkan matanya rapat rapat dan sedikit meringis..kami tak tau kalau minsun begitu trauma dan menderita dengan jarum jarum yang sudah hapir tujuh tahun menusuk tubuhnya...sedangkan mino hanya diam membisu menatap jalan di depan. Aku sangat tau ia pun sedang berusaha menahan air matanya agar tak tumpah sekuat tenaga..

"Sayang..jarum suntik itu hanya perantara agar obat yang diberikan dokter masuk kedalam tubuhmu..lalu obat itu akan segera bekerja untuk kesembuhanmu..kau mengeri kan sayang?" Jelasku dengan suara bergetar menahan sedih yang sudah tak bisa terbendung lagi..

Minsun tak menjawab apa apa..ia hanya mengangguk kecil lalu menenggelamkan wajahnya di dadaku...




***



"Akh.." Minsun meringis saat dokter park memberikan suntikan pertama pada lengannya.. Tangannya begitu kuat memeluk pinggang mino..

Aku ikut meringis melihatnya.. Mana ada seorang ibu yang tak menderita melihat putri satu satunya disiksa oleh banyak jarum suntik...

"Aaakh appa...." Rintih minsun saat dokter park memberikan suntikkan yang ke empat pada nadi minsun...

"Selesai! Hebat minsun.." Puji dokter park..beliau mengelus elus rambut minsun penuh kasih sayang..

"Hye sun..minossi, mari ikut saya.. Ada hal penting yang harus saya bicarakan.." Perintah dokter park pada kami

"Minsun-a..kau bermain dulu bersama suster kim ya.. Appa dan omma masih ada urusan.." Kata mino sembari mengecup lembut kening minsun

"Nee appa.." Minsun tersenyum

"Sayang.. Jangan terlalu banyak bergerak ya.." Perintahku lalu memeluk minsun sebentar

" Arasseo omma.." Minsun membalas pelukanku

" Suster kim saya titip minsun.." Pesanku dan dijawab dengan anggukan mantap dari suster kim




***


"Bagaimana dok?" Tanya mino langsung pada permasalahan

" Minossi, hye sun.. Seperti yang anda ketahui kondisi minsun akhir akhir ini sangat tidak baik.. Ia sering muntah darah dan pingsan di saat yang tak menentu...ini disebabkan karna kondisi minsun semakin menurun..obat yang setiap hari saya berikan memang diterima dengan baik oleh minsun, tetapi dua bulan terakhir ini obat obat itu mulai menunjukkan reaksi yang berbeda..ini dikarnakan hati minsun sudah mulai melebar lukanya minossi..hye sun.." Ucap dokter park sangat serius sekali

"Mwo... Sudah mulai melebar? Tapi kenapa dokter? Bukankah kami tak pernah sekalipun terlambat untuk memeriksakan kesehatan minsun! Kenapa!!!!" Cecarku bertubi tubi.. Emosiku mulai tak stabil mendengar penjelasan dari dokter park.. Semua yang dikatakannya sama sekali belum bisa aku terima! Minsunku baik baik saja!

"Tenanglah sayang..." Mino mengulurkan tangannya dan membawaku kedalam dekapannya

"Hu hu hu.. Minsunku baik baik saja..." Kataku di sela sela isak tangis

" Lalu apa yang harus kami lakukan dokter?" Mino menatap dokter park dalam dalam meminta kepastian

"Donor hati.. Hanya itu satu satunya yang bisa menyelamatkan minsun.. Saya. Bukannya menakut nakuti kalian.. Semua yang saya bicarakan ini sesuai dengan fakta.. Saya ingin anda mendengar sisi buruknya terlebih dahulu..dan saya juga tak mau berbicara tanpa ada hasil..."

"Tetapi dimana kami mendapatkan hati itu dokter.. " Keluh mino pilu..

" Berusahalah minossi.." Ucap dokter park lirih

Aku semakin memperkuat dekapanku pada mino..tangisku semakin terisak dan tak mau berhenti..kenyataan ini jauh lebih menyakitkan jika dibandingkan saat aku tau rahimku telah diangkat..

"Bersiaplah kalian.. Mungkin kedepannya minsun akan sering mengalami muntah darah.. Untuk itu siapkan mental kalian.. Kami para dokter sudah semaksimal mungkin memberikan yang terbaik untuk minsun..bahkan obat obatan yang kami berikan sudah sangat berkualitas..tetapi apa daya, obat itu hanya berfungsi sebagai penghambat..bukan untuk penyembuh.. "




***


Malam harinya..

Seusai memandikan minsun aku segera memberikan obat untuknya..

"Anak pintar.." Aku memuji minsun saat ia sudah menenggak habis obat yang aku berikan

Minsun tersenyum.." Omma.. Apakah aku boleh tidur bersamamu dan appa?" Pinta minsun memelas

"Tentu saja! Memang kenapa sayang?"

"Hmm aku hanya ingin tidur di tengah tengah kalian.. Lagipula tidur sendiri dikamar aku merasa sepi." Jelas minsun

"Arasseo..kacha! Appa sudah menunggu kita dikamar." Aku segera menggandeng tangan minsun menuju kamarku dan mino

"APPA!" Minsun berlari menuju mino yang tengah asyik dengan laptopnya di ranjang

"Wuaah putriku sudah siap bobo ya?" Seru mino

"Nee! Aku mau bobo dengan kalian! Bolehkah?"

"Siapa yang melarang! Hehe siniiii.." Mino meraup minsun dan memeluknya

"Omma sini!" Pinta minsun

Akupun tersenyum lebar dan segera terjun di atas ranjang bergabung bersama mereka berdua..

"Oh iya, besok bum, geun suk, dan juga ill woo beserta shinhye, so eun, eun hye dan juga dara akan makan malam bersama kita dirumah.." Ucap mino ditengah tengah canda tawa kami

"Mwo? Coungmal? Waaah aku harus masak enak nih besok.." Seruku berbinar.." Sudah hampir sebulan kita tak saling bertemu. Aku merindukan mereka.."

"Asyiiiik! Bum, geunsuk, dan ill woo ajussi pasti akan membawakan minsun boneka beruang yang besar lagiiii..." Sorak sorai minsun gembira

"Hiaah putriku..bonekamu sudah hampir memenuhi kamarmu..apa masih kurang?" Mino mencubit gemas pipi minsun

"Nee! Aku mau boneka beruangku lebih banyak lagi.." Canda minsun

"Dasar!" Mino kembali mencubit pipi minsun penuh sayang


Ditengah rasa kebahagiaan ini, kami tak mampu menutupi betapa rasa takut akan kehilangan minsun terus merajai fikiranku dan mino..
Minsun memang mengetahui tentang penyakitnya ini..diumurnya yang kelima, aku dan mino memberitahukannya pada minsun..

Flash back


" Sayang.." Panggil mino

"Nee appa.." Jawab minsun sambil terus asyik bermain bersama boneka beruangnya

Mino meraih minsun kedalam pangkuannya," sayang.. Kau ingat tidak? Kau pernah bertanya pada omma dan appa begini,- omma, appa..mengapa setiap dua minggu sekali aku harus disuntik begitu banyak? Apakah ada yang slah pada tubuhku?- Begitu bukan?"

Minsun mengangguk," nee, dan kalian hanya menjawab -gwenchana-"

"Baiklah.. Sekarang sudah saatnya kau tau sayang.." Sambungku sembari mengelus elus rambut minsun

" Mwoga?" Sahut minsun

"Sayang.. Saat kau dilahirkan kedunia ini, omma dan appa begitu terharu.. Kau begitu cantik, mungil, dan lemah.. Kau lahir dengan sempurna sayang..dan saat itu juga kami berjanji bahwa putri yang manis ini akan kami jaga dan merawat sepenuh hati..lalu tanpa berlama dalam memilih nama, maka tercetuslah nama Lee minsun..itu adalah nama gabungan dari appa dan omma.. Sekaligus menandakan bahwa kau adalah permata terindah milik kami berdua..
Namun, tak ada manusia yang terlahir sempurna sayang..kita tak tau tuhan akan memberikan kita jalan hidup yang seperti apa..kita sebagai manusia hanya mampu menjalaninya.. Seperti saat kami tau kalau kau dalam keadaan tidak baik sayang.." Mino berkata lembut.. Sedangkan minsun manatap mino penuh rasa mengerti.. Harus kalian tau, walaupun umur minsun masih kecil, tetapi cara berfikir dan penalaran dia jauh melebihi anak seusianya..

Mino kembali melanjutkan ucapannya," minsun kami menderita penyakit yang tak gampang diobati... Sayang.. Saat omma dan appa mengetahui hal ini, hati kami berdua begitu perih seperti teriris iris oleh pisau belati.. Sakit sekali.. Tetapi kesedihan itu tak berlangsung lama sayang, omma dan appa tak boleh berputus asa. Akhirnya ya seperti sekarang ini..kau harus bolak balik kerumah sakit sayang..itu semua demi kesembuhanmu.." Mino meneteskan air mata

"Appa..." Panggil minsun sedih melihat mino menangis..

" Sayang..miane..omma dan appa tak bisa bisa berbuat apa apa untukmu..kami hanya bisa menemanimu sayang..." Aku menangis dipelukan minsun dan mino

"Omma.. Appa..jangan menangis.." Minsun menghapus lembut air mata kami berdua..

"Omma..appa.. Aku sangat bersyukur karna aku yang dipih tuhan sebagai anakmu..demimu aku akan berjuang melawan sakitku ini..aku masih mau bersamamu selamanya!" Ucap minsun lembut..ia tersenyum manis sekali..

"Sayang.. Appa berjanji akan secepatnya mencari hati uyang cocok untukmu..appa janji..karna hanya hati yang bisa membuatmu sembuh total sayang.." Ucap mino sungguh sungguh..

"Aku akan menunggunya appa..."



END OF FLASH BACK



Offline ai_yuki

  • Hero
  • *****
  • Posts: 1235
  • Location: Indonesia
    • View Profile
wuuuahhhhh  [clap] [clap] [clap] [jumpy] [jumpy] [jumpy] [jumpy] udah diupdet....

thenk u say... i lop u pull dah  [cheekkiss] [cheekkiss] [cheekkiss] [cheekkiss] [hug] [hug] [hug] [huglove] [huglove] [huglove] [huglove] [huglove] [huglove] [huglove] [huglove]

kasihan banget si minsun... bayangin waktu disuntik... ampe mo  [cry] [cry] [cry]

tu hatinya min ho ma hye sun gak cocok ya sist...? waduh... punyanya sapa lagi kalau gitu... tapi hebat... bisa bertahan ampe 7 tahun... ampe terharu  [cry] [cry] [cry]

kira2 sapa sist pendonornya...? dirimu gak merencanakan minsun meninggal kan say...?

Offline Be my self

  • Admin
  • Hero
  • *****
  • Posts: 7360
  • that winkkkk!!! *fainted
    • View Profile
wuuuahhhhh  [clap] [clap] [clap] [jumpy] [jumpy] [jumpy] [jumpy] udah diupdet....

thenk u say... i lop u pull dah  [cheekkiss] [cheekkiss] [cheekkiss] [cheekkiss] [hug] [hug] [hug] [huglove] [huglove] [huglove] [huglove] [huglove] [huglove] [huglove] [huglove]

kasihan banget si minsun... bayangin waktu disuntik... ampe mo  [cry] [cry] [cry]

tu hatinya min ho ma hye sun gak cocok ya sist...? waduh... punyanya sapa lagi kalau gitu... tapi hebat... bisa bertahan ampe 7 tahun... ampe terharu  [cry] [cry] [cry]

kira2 sapa sist pendonornya...? dirimu gak merencanakan minsun meninggal kan say...?
si djieah lebih hebat. bisa bertahan 18 tahun [hmpfh] [hmpfh] lgs di [guns] ama neiya [laughing] [laughing]

EVIL SMILE ^^

'LOVE' ... keeps it strong!!!

Our MinSun

Offline aisshin

  • Senior
  • ****
  • Posts: 875
  • cute LEADER SNSD ! ^^taeyeon^^
  • Location: sidoarjo
    • View Profile
akhirnya diupdate juga [sweat] [sweat]
gomawo sist nei [lovestruck] [lovestruck]

BAIFERN & MARIO [lovestruck]

Offline Echyn MinHo LeeSun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 635
  • gaya ala RATHOT + CASSAMINONG.. haha
  • Location: manado
    • View Profile
Gumawo Neiya udah d updte lg. Kamu benar2 mengerti diriku.
Hehe:)
ntar aq yg updte in yah.
Tp tngGu dkit, aq udah slesai oSpek tp mw istirahat s hari aj. Bru mw nulis lg. Sx lg m0h0n pengertianx yah. Msi cpek niH ..
Xixi :-*
http://i54.tinypic.com/2w30vac.jpg[/img]

favorite couple
MinSun
KhunToria :D [/center]

Offline Echyn MinHo LeeSun

  • Senior
  • ****
  • Posts: 635
  • gaya ala RATHOT + CASSAMINONG.. haha
  • Location: manado
    • View Profile
Gumawo Neiya udah d updte lg. Kamu benar2 mengerti diriku.
Hehe:)
ntar aq yg updte in yah.
Tp tngGu dkit, aq udah slesai oSpek tp mw istirahat s hari aj. Bru mw nulis lg. Sx lg m0h0n pengertianx yah. Msi cpek niH ..
Xixi :-*
http://i54.tinypic.com/2w30vac.jpg[/img]

favorite couple
MinSun
KhunToria :D [/center]

Offline Tir_@

  • Newbie
  • *
  • Posts: 84
    • View Profile
Asiiiiikkk... Thankx sist da d update :D
Kasian minsun miris aq bacanya, sekali lagi Thankx sist :D