Author Topic: "Wish This To Become Real -Chapter Four-"  (Read 2545 times)

Offline lluluMH

  • Newbie
  • *
  • Posts: 79
  • I like her style boyish but still beauty love it
    • View Profile
"Wish This To Become Real -Chapter Four-"
« on: June 25, 2010, 05:29:42 am »
 [arms] annyeong semua  [arms]
aku mau coba post ff ku d sini nih...
pasti ada yang udah baca ya...
ini adalah cerita khayalan aku, jd mian kalo fanfix ini terlalu ngarep..  [heh] [heh]
selamat membaca..  [biggrin] [biggrin]

-Chapter One-

ternyata min ho jadi ngadain FM di indo bulan juli, dan ternyata minsunerz pada dapet rejeki nomplok kita semua beli tiket VVIP. Minsunerz udah mempersiapkan segala sesuatunya untuk k FM min ho, dan tibalah saatnya. Kita semua udah janjian d sana, tapi sesuatu yang tidak di inginkan terjadi. Kalian tau apa yang terjadi? Aku kecelakaan saat perjalanan menuju tempat FM d gelar.

Semua minsunerz bingung mencari aku yang tidak datang2. Mereka semua menelepon ku, tetapi handphone ku tidak aktif saat itu akibat kecelakaan tadi. Dan aku sudah berada d RS sekarang. Setelah aku sadar, aku melihat ada paa dan mama ku d sana dan aku langsung menelepon k' tya, aku ceritakan semuanya pada k' tya. Dan k' tya bilang dia dan minsunerz lain akan ke rumah sakit setelah FM selesai.

Dan tiba2 setelah aku selesai menelepon k' tya, satu nomor yang tidak aku kenal menelepon ku.
"Apakah benar kamu lulu, minoz yang kecelakaan tadi?" kata seseorang d seberang sana
"Ya benar, anda tau dari mana?" tanya ku
"Saya adalah manager Lee Min Ho, dan tadi saat anda kecelakaan saya dan min ho ada d sana dan melihatnya" jawabnya
"Ahh benarkah?"
"Ya, tadinya kami tidak tau siapa yang kecelakaan, tetapi d FM min ho sekarang banyak minoz yang bilang bahwa ada minoz yang kecelakaan saat perjalanan ke sini"
"Lalu dari mana anda tau nomor handphone saya?" tanyaku
"Saya tau nomor anda, setelah saya mendengar berita itu saya langsung melihat data minoz yang akan datang k FM min ho hari ini, dan saya lihat di data itu, hanya anda yang tidak datang sekarang, dan d data itu juga terdapat nomor anda" jawabnya
"Owh jadi begitu, terimakasih banyak anda sudah ingin menelepon saya, ini membuat ku semakin senang dan rasa sakit d tubuh ku serasa hilang" kataku
"Ya sama-sama. Semoga anda cepat sembuh. Dan jagalah kesehatan."
"Apakah min ho oppa mengetahui ini?" tanyaku padanya
"Ya tentu saja. Dialah menyuruhku untuk cepat2 menelepon mu" jawabnya
"Owh baiknya min ho. Hm boleh saya titip salam untuknya?"
"Ya tentu saja. Saya akan menyampaikan salam mu pada min ho"
"Terima kasih"
"Sama-sama. Ya sudah sepertinya sudah tidak ada yang perlu kita bicarakan lagi. Semoga anda cepat sembuh, jagalah kesehatan, dan makanlah yang banyak. Dan terimakasih anda telah mendukung dan mencintai min ho. Annyeong"
"Annyeong"
Dan selesailah sudah pembicaraan ku dengan manager min ho.

Satu jam setelah pembicaraan ku dengan manager min ho k' tya, k' feby, k' juli, miny, k' dessie, k' lili, k' izz, helen, k' endree aka mak nem, k' revi aka mak yem, k' lovelyn aka mami love, k' oki, k' pipit, k' amira pkk nya semua minsunerz yang d jakarta ataupun d luar jakarta datang ke rumah sakit untuk menjenguk ku, sebenarnya suster tidak membolehkan mereka masuk semua, tetapi setelah papa ku menjelaskan pada si suster akhirnya suster itu mengalah. Mama dan papaku keluar meninggalkan kami. Setelah setengah jam lamanya kami mengobrol, tiba-tiba ada yang datang menjenguk ku juga. Kalian tau siapa yang datang? Yang datang adalah LEE MIN HO. Tapi ternyata min ho tidak datang sendiri. Selain dengan manager nya min ho juga datang dengan seseorang yang tidak kami perkirakan. Yaaa min ho datang dengan GOO HYE SUN. Ternyata hye sun ikut bersama min ho ke Indonesia.

Kami semua hanya bisa bengong dengan mulut terbuka melihat min ho datang dengan hye sun. Minsun saling berpandangan sambill tersenyum, lucu melihat kami seakan tidak percaya dengan semua ini.
"Annyeonghaseyo" begitulah min ho membuka pembicaraan.
"A..a..a....annyeonghaseyo" kami menjawabnya dengan bebarengan dan masih dengan tampang yang aneh.
Kami mengucek-ngucek mata kami, seakan masih tidak percaya dengan semua ini. Sangat lama kami tenggelam dalam rasa tidak percaya. Dan akhirnya kami tersadar dengan suara min ho.
"Yaaaa, kenapa kalian diam saja? kenapa kami tidak d persilahkan duduk? Apakah kalian tidak senang kami datang ke sini?"
"Ahh anni...anni" jawab kami bebarangen
"Maaf min ho oppa, hye sun eonnie. Ayo silahkan duduk. Kami hanya tidak percaya kalian datang ke sini. Kami sangat senang kalian datang ke sini." kataku.
Min ho dan hye sun hanya tertawa dan duduk, mendengar pernyataan ku tadi.

Kami pun memperkenalkan diri satu per satu pada Minsun. Cukup lama kami mengobrol dengan MinSun. Kami seperti sudah lama kenal. Kami tertawa sangat senang d sana, kami sangat menikmati pembicaraan kami. Kami serasa bukan berada d rumah sakit, dan sesekali aku memegang lukaku yang sedikit sakit, karena aku terus tertawa.
Di saat pembicaraan kami sedang asik, aku memberanikan diri untuk menanyakan ini. Yaa bertanya pada min ho apakah min ho pacaran dengan hye sun.
"he...hehe...hee" suara tawaku mulai mengecil. Semua terdiam.
"ehmm..ehmm.. oppa bolehkah aku bertanya padamu?" min ho langsung mengengok ke arah ku. Sungguh itu adalah pandangan yang sangat mematikan. "deg..degg...degg..." hati ku berdebar sangat kencang.
"Ya tentu saja, kamu mau menanyakan apa dongsaeng" apa? dia memanggilku dongsaeng? ohh tuhan apakah aku bemimpi? aku bicara dalam hati.
"ta..taa...tapi janji ya oppa jangan marah, dan jawab pertanyaan ku dengan jujur" sumpah aku benar2 takut min ho marah dengan pertanyaan ku ini. Aku takut min ho berpikiran aku mencampuri urusan pribadinya. Tapi ini adalah kesempatan emas, aku tidak tau kapan moment ini bisa terulang lagi, daripada nanti kami semua menyesal mending aku bertanya pada min ho dengan penuh ketakutan dan kegugupan.
"Ya kenapa aku harus marah, dan kenapa aku harus berbohong?" kata min ho.
"Janji ya oppa tidak marah dan menjawabnya dengan jujur" kata ku.
"Iya aku janji"
"eeeeee... apakah oppa pacaran dengan hye sun onnie?" tanyaku dengan gugup
"Omo... mau tanya itu saja lam banget sih.."
"Min ho ssi kamu tidak marah?" tanya k' tya
"Saya tidak akan marah, karena saya sudah tau kalau kalian akan menanyakannya, karena saya membawa hye sun ke sini" kata min ho sambil melihat ke arah hye sun, dan hye sun pun tersenyum.
"Jadi, apakah benar kau pacaran dengan hye sun?" tanya k' juli.
"Kalian maunya bagaimana?" tanya hye sun jahil.
"PACARAN" jawab kami dengan berteriak bebarengan. Minsun pun kaget.
"hahahahahahaha" Minsun tertawa.
"Jadi benar nih kalian pacaran?" tanya mami love
"YA" jawab Minsun bebarengan.
"hooooorrrrreeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee" teriak kami. Kami sangat senang mendengarnya. Sampai2 helen dan miny pun beraksi dengan goyang gergajinya. K' tya dan mami love berpelukan seperti teletubies. K feby, k' dessie, k' izz, k' oki, k' juli, k' lili dan yg lainnya loncat2 kegirangan. Sedangkan aku hanya menatap Minsun dengan tersenyum yang sedang tertawa melihat aksi para minsunerz. Tiba2 suster datang dan memarahi kami, ya kalian pasti tau karena apa kami d marahi. Dan setelah suster itu keluar kami mengangkat jempol kami pada Minsun. Minsun pun tersenyum dan saling bertatapan.
"Bolehkah aku memeluk kalian oppa, onnie?" tanya ku sambil merentangkan tangan ku.
"Ya tentu saja" jawab Minsun kompak. Dan Minsun langsung berjalan menghampiriku dan memeluk ku.
"Yaaaaaaaaaa lulu curangggg kami juga mauuuuuu" teriak miny pada ku.
Dan semua minsunerz berlari menghampiri ku dan Minsun yang sedang asik berpelukan. Dan kami semua berpelukan d sana. 5 menit lamanya kami berpelukan. Setelah kami melepaskan pelukan kami, tiba2 hye sun menangis.
"Yaaa onnie-a kenapa kamu menangis?" tanya k' feby
"huhuhu.. aku sangat bahagia, akhirnya ada minoz yang menerima hubungan kami, huu..huuu... gomaweoyo kalian sudah menerimaku. Jeongmal gomaweoyo. Perasaan ku agak lega sekarang. Sekali lagi terimakasih banyak"
Kami pun ikut menangis bahagia mendengarnya.
"aaaaaa onnie" aku langsung memeluk hye sun yang masih berada d sampingku. Dan yang lain pun ikut memeluk hye sun. Aku melihat min ho, min ho tampak bahagia senyum indah tersungging d wajahnya. Min ho mengelus lembut rambut hye sun.
"Terimakasih juga onnie, kau telah ingin mengatakan ini semua pada kami" kata k' lili d sela2 pelukan kami.
"yaaaaaaaaaaa, curang sekali kalian. Kenapa hanya berterimakasih pada hye sun?" teriak min ho kesal.
Kami pun terkaget dan melepaskan pelukan kami.
"Hahhahahaha.. mian kami lupa, oppa onnie gomaweoyo" kata kami kompak.

Kami pun lagi-lagi berpelukan. Kami serasa seperti menjadi anaknya Minsun saat itu. Kalian tau kami adalah minoz sekaligus minsunerz pertama yang mendapat pernyataan langsung dari Minsun bahwa mereka benar2 pacaran. Setelah kami berpelukan, kami menonton dvd Minsun yang d berikan k' tya untuk min ho pada saat FM d korea bulan juni lalu. Minsun baru menyadari bahwa dvd itu pernah mereka tonton. Tapi mereka belum tau "Tya" yang mana yang memberikan dvd pada min ho waktu itu? Mereka pun saling berpandangan.

"Oiya nyong ini dvd yg wkt itu lo ksh k mino bukan?" bisik k' endree pada k' tya.
"Eh iya ya mak, gw sampe lupa" kata k' tya pada k' endree.
"Saking senengnya kita ye sampe lupa lu ksh ni dvd ke mino" kata k' endree..
"Iye mak"
"Udah sono bilang ke Minsun, pada bingung tuh mereka" perintah k' endree

"ehmm..ehmm Minsun-a" panggil k' tya pada Minsun
Minsun tidak menyadari kalau mereka d panggil oleh k' tya, karena Minsun belum tau bahwa "Minsun" adalah singkatan dari nama mereka.
"yaaa Minsun-aaa" panggil k' tya kesal karena Minsun tidak menengok daritadi
"mwo? ada apa tya? kenapa kamu teriak? siapa yang kamu panggil?" banyak pertanyaan keluar dari mulut min ho.
Sekarang gantian k' tya yang bengong. Dia tidak percaya min ho bicara padanya. *bayangin mukanya k' tya hmpfh*
"yaa kalian lah. siapa lagi?" kata k' tya pada Minsun setelah sadar dari kebengongannya.
"kami? Minsun itu kami?" tanya hye sun
"iya hye sun onnie, Minsun itu kalian M.I.N.S.U.N : Min ho, Hye sun" jelas k' izz pada Minsun.
"waaahhh itu singkatan yang bagus" kata Minsun
"ya sudah lupakan dulu singkatan Minsun tadi, pokoknya sekarang kalian sudah mengetahuinya. Sekarang tya ingin menjelaskan sesuatu pada kalian" kata k' tya pada Minsun.
"menjelaskan apa?" tanya hye sun
"begini, kalian pasti sudah menonton dvd ini bukan?"
"ya, makanya daritadi kami bingung, mengapa kamu punya dvd ini? kamu kah yang memberikan dvd ini pada min ho waktu itu?" tanya hye sun
"ya benar. Apakah kalian suka?"
"ya tentu saja. Makanya aku berani membawa hye sun ke sini. Karena dengan dvd itu aku yakin kalau minoz Indonesia akan menerima hubungan kami. Dan pas sekali kami bertemu dengan orang yang memberikan dvd itu pada kami. Terima kasih semuanya" jelas min ho
"terimakasih telah membuatkan dvd ini untuk kami, kami sangat suka melihatnya, biasanya dvd ini kami tonton saat kami selesai berkencan d aprtement ku, dan kami suka ketiduran bersama jika menonton dvd ini, hehehehe. Sekali lagi terimakasih banyak untuk semuanya" jelas hye sun
"cieeeeee" teriak kami pada Minsun
Kami pun tersenyum. Dan mulai melanjutkan lagi menonton dvd itu. Saat adegan2 NG Kiss d BOF kami menggoda Minsun. Dan wajah Minsun tampak merah seperti tomat karena malu. Aku jadi teringat PT. Dan aku bertanya pada min ho.
"oppa kenapa waktu itu kamu bilang adegan yang paling menyenangkan d Personal Taste adalah adegan "BED SCENE"..?" tanya ku kesal pada min ho.

Min ho pun kaget. Dan menundukan kepalanya malu-malu.




TBC... mian kalo aneh.. mohon komen..  [heh] [heh]
« Last Edit: June 26, 2010, 04:46:55 am by lluluMH »
[lovestruck]
EUNHAE IS SAME LIKE MINSUN !!!!!!!!!! LOL

Share on Bluesky Share on Facebook


Offline oqyoiko

  • Superintendent
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1265
  • just be Ur SeLf & bE thE bEsT,,,,
  • Location: indonesia
    • View Profile
Re: "Wish This To Become Real -Chapter One-"
« Reply #1 on: June 25, 2010, 06:44:41 am »
Huaaaa lulu niy ff ada nma qt2 euy. So uniq..sumpah aq mw ktwa ngbyangin niy jd knytaan bneran psti kena tagih naik turun monas deh ma mak nem ni aq.hwakaka,dtunggu update'anya ya sizt lu jgn lma2..
"MinSun & YongSeo is Sweet & Cute Couple "


Offline lluluMH

  • Newbie
  • *
  • Posts: 79
  • I like her style boyish but still beauty love it
    • View Profile
Re: "Wish This To Become Real -Chapter Two-"
« Reply #2 on: June 25, 2010, 07:27:12 am »
-Chapter Two-

Aku menatap min ho heran. Kenapa wajahnya kayak gitu coba? Kyk nya si min ho bener2 demen sama adegan "BED SCENE" itu. Aku benar-benar kesal melihat min ho seperti itu.

"Yaaaaaaaaa oppa, mengapa wajah mu seperti itu?" tanya ku kesal pada min ho.
Min ho pun kaget dan langsung menatapku.
"aa gwenchana" jawabnya
"mwo? gwenchana? oppa benar2 menyukai adegan itu?" kali ini aku benar2 kesal mendengar jawaban min ho. Enteng sekali dia bilang "gwenchana" padahal dari tadi kami sudah kesal melihat wajahnya yg menunjukan kalau min ho menyukai adegan itu. Min ho malah tersenyum sambil menatap ku. *busedd kalo beneran udah pingsan gw..hmpfh*




"yaaaaa oppa kenapa kau malah tersenyum? menyebalkan sekali" bentak ku kesal pada min ho
"onnie apakah kau tidak marah melihat kekasih mu seperti itu?" tanya miny pada hye sun. Dan hye sun hanya tersenyum. Kami benar2 tidak tau apa yang ada dalam pikiran mereka. Mengapa mereka malah senyum2, padahal kami sangat kesal mendengar pernyataan min ho waktu itu.
"hahahahha.. mana mungkin hye sun marah pada ku? aku kan sudah mendapat persutujuan dari nya, dan sebelum aku melakukannya dengan ye jin dan mengatakan pernyataan itu hye sun sudah mendapat jatah dari ku, makanya onnie kalian tidak marah padaku" jelas min ho pada kami
"oooo sekarang aku mengerti kenapa kalian senyum2 daritadi. Pasti kalian sedang mengingat kencan kalian malam itu kan? ayo jujur aja deh" kata k' juli pada Minsun.Minsun langsung tersenyum malu2.






"cieee...cieeee... prikitiewww" goda kami pada Minsun
"yaaaa kaliaannn, berehenti menggoda kami... kami malu tau, lagian kamu sih min ho pake buka2 kartu segala" protes hye sun
"eh tapi kalau begitu kalian puas kami tewas dong, enak d kalian gak enak d kita dong, kalian gak tau bagaimana kesal nya kami pada min ho waktu itu, dan kami benar2 sedih mendengar min ho mengatakan itu" kata k' izz
"wahhh...wahhh...wahh sepertinya kalian sangat khawatir ya dengan perasaan hye sun. Dan sepertinya kalian benci sekali padaku saat itu" kata min ho
"yaa jelas saja kami marah." aku teriak saking kesalnya
"aaa kalian pasti tidak akan marah lagi pada ku jika ku ceritan bagaimana serunya kencan kami malam itu. Mau ku ceritakan tidak?" tanya min ho dengan jahil
"Mauuuuu" teriak k' juli semangat.. *yut sum gitu loh, ya semangatlah, hehehe **** k' juli*
Min ho terkekeh melihat k' juli yang kelihatan semangat sekali.
"yaaaa minoo... apa-apaan kamu ini, jangan buka kartu d sini, lagian kamu tidak lihat si lulu, miny, helen, dan karin yang masih belum cukup umur untuk mendengarnya" hye sun langsung menjitak kepala min ho.
"ohh iyaa aku lupa, bisa-bisa kita pulang babak belur d bom sama papa nya lulu, karena sudah mendongengi anak nya dengan cerita orang dewasa" kata min ho
"bagaimana kalau ceritanya nanti saja saat kita pulang dari sini" pinta k' juli yang masih semangat ingin mendengar cerita min ho.
"jangaannn, kan masih ada miny, helen dan karin juli, kamu itu semangat banget sih sama yang hot2" jelas hye sun pada k' juli.
"yaa bilang saja onnie malu pada kami" goda karin pada hye sun.
"yaaaaa terus saja kalian menggoda ku" kata hye sun kesal
"bagaimana Minsun mau tidak?" tanya k' juli masih penasaran.
Belum sempat Minsun menjawab pertanyaan k' juli manager min ho dan papa mama ku masuk ke kamar.
Kami sangat menikmati pembicaraan kami, sampai2 kami lupa waktu yang sekarang sudah menunjukan pukul 7 malam. Akhirnya Minsun dan minsunerz pun pulang. Aku tidak tau apa yang mereka lakukan pada saat pulang. Apakah mereka makan malam bersama Minsun? Apakah mereka d antar ke rumah mereka masing2 sebagai tanda terimakasih Minsun pada kami? Atau jangan2 Minsun menceritakan kencan mereka malam itu pada mereka semua? waahh kalau itu benar terjadi beruntung sekali mereka... yaahh beginilah nasib seorang ABK.. hmpfh.

Saat aku sedang asik memikirkan apa yang d lakukan minsunerz dengan Minsun, seorang suster masuk mengantarkan makan malam untuk ku. Setelah makan malam itu aku habis kan, aku pun tertidur.

Aku membuka mata ku perlahan. Sinar matahari yang sangat menyilaukan masuk ke bola mataku melalui jendela dengan gorden yang terbuka lebar. Aku pun terbangun. Saat aku sedang asik menceritakan semua yang terjadi kemarin pada mama ku, seorang suster masuk untuk mengantarkan sarapan untuk ku. Sarapan yang aneh, bubur yang di berikan suster tadi benar2 tidak ada rasanya, lauk nya pun lauk yang sangat tidak aku suka. Setelah aku menghabiskan sarapan itu dengan terpaksa, tiba-tiba sepasang kekasih yang sangat sempurna dan tidak asing lagi bagiku datang menjenguk ku lagi. Ya Minsun datang menjengukku.

"Annyeong dongsaeng" sapa hye sun pada ku.
"hmm bagaimana keadaan mu? sudah baikkan?" tanya min ho, suaranya begitu lembut. *pingsan lg ini kalo beneran*
"ya oppa aku sudah baikan, berkat pernyataan kalian kemarin aku jadi lebih semangat untuk sembuh, dan aku ingin melihat kalian cepat-cepat menikah." jawabku. Mata Minsun langsung berkaca-kaca.
"oohh dongsaeng, ini berkat minsunerz indo juga kok, boleh aku memelukmu?" *hahha maap ya kalo ketinggian ngayalnya*
"onnie.." aku menmanggil hye sun dan langsung menghambur dalam pelukannya.
"onnnie jangan menangis lagi ah, ini kan moment yang membahagiakan kenapa menangis?" kataku sambil mengelap air mata hye sun yang mengalir di pipi halus nya.
*Ohh tuhan aku bisa menyentuh wajah halus nya, sumpah dia adalah wanita yang sangaaaaattt cantik. Tidak ada cacat sedikit pun d wajahnya. Kulit nya sangat putih seperti salju*
Hye sun memegang tangan ku. Dia masih menangis, sepertinya hye sun sangat bahagia saat ini sampai2 dia tidak bisa berhenti menangis. Min ho mengelus rambut hye sun lembut. Aku tersenyum melihatnya.
"dongsaeng-a gomaweoyo" aku tidak tahu ini yang keberapa kalinya hye sun berterimakasih.
"iyaa onnie sama-sama. Terima kasih juga kalian sudah ingin membagi kebahagian kalian pada ku dan minsunerz" lagi-lagi hye sun dan aku berpelukan, tapi kali ini min ho ikut memeluk kami.. *pingsan lagi*

Setelah hye sun sudah tidak menangis lagi dan keadaan sudah membaik, aku baru sadar, mengapa Minsun tidak pulang ke korea? Lalu aku bertanya pada Minsun.
"oppa onnie.. kalian tidak pulang ke korea?"
"oiya kami sampai lupa, jadi gini, sebelum kami pulang kami ingin memberi kenang2an untuk mu dan minsunerz indo, ini sebagai tanda terimakasih kami pada kalian." jelas hye sun pada ku sambil memberikan dvd pada ku.
"ini dvd apa onnie?" tanya ku penasaran
"ya kau lihat saja nanti, dan undang si tya dan yang lain juga untuk menonton ini" perintah min ho
"oo ya baiklah, terimakasih oppa, onnie" aku berterimakasih pada Minsun
"sama-sama dongsaeng" kata Minsun bebarengan
"wah sudah jam sembilan, sejam lagi pesawat kita akan mendarat hye sun." kata min ho pada hye sun saat melirik jam tangannya.
"oo ya sudah oppa onnie, cepat pergi nanti kalian bisa ketinggalan pesawat. Terima kasih sekali lagi atas semuanya" perintah ku pada Minsun.
"iya baiklah, terimakasih juga dongsaeng" kata hye sun. Dan lagi-lagi kami berpeluka. Kali ini min ho tidak mengelus kepala hye sun saja, kepala ku juga d elus oleh nya.. *kali ini langsung mampus hmpfh*
"bye dongsaeng ku, cepat sembuh ya, makan yang banyak, jangan memikirkan yang aneh2 dulu, tapi kalau memikirkan kami gpp" *gak usah d suruh juga udah mikirin terus sampe error nih otak,, hmpfh* perintah min ho padaku.
"ya dongsaeng kau masih beruntung d rawat d rumah sakit dengan suster-suster yang ramah, baik, dan tidak banyak omong, kalau onnie dulu saat onnie sakit d urus oleh oppa mu ini yang bawel, aku serasa d siksa olehnya tidak boleh ini, tidak boleh itu, aku hanya boleh tiduran saja d tempat tidur, menyebalkan sekali" curhat hye sun pada ku.
"benarkah?" tanya ku tidak percaya.
"yaaa kau, walaupun begitu tapi ketagihan kan" min ho menggoda hye sun.
"kenapa kalian jadi bertengkar? cepat sana pergi. Kalian mau tertinggal pesawat?" perintah ku setelah aku tertawa geli melihat tingkah Minsun.
"iya iya dongsaeng-a.. oiy sampaikan salam kami untuk minsunerz dan sampaikan juga rasa terima kasih kami. Jangan lupa dvd nya di tonton" itu perintah terakhir min ho pada ku sebelum mereka kembali ke korea.
Dan akhirnya Minsun pergi, kembali ke korea, sebelum mereka pergi lagi-lagi rambut ku d elus oleh Minsun. Dan min ho juga menyuruh ku untuk menyimpan nomor handphone manager nya, dan jika aku sudah pulang dari rumah sakit aku harus menelepon nomor itu.



cr : leetya

"Ohh tuhan apakah ini hikmah dari semuanya? Apakah ini tujuanmu membuat ku kecelakaan? Aku tidak menyangka semua ini akan terjadi dalam hidup ku. Terima kasih tuhan kau telah mewujudkan mimpi para minsunerz. Berilah yang terbaik untuk Minsun dan berilah mereka kebahagiaan, janganlah Kau memberikan masalah yang berat pada mereka, dan tolong luluhkanlah hati para haterz untuk menerima cinta mereka. Cinta mereka sangatlah tulus, cinta mereka sangat indah, dan cinta mereka sangat sempurna, mereka sangat mencintai satu sama lain, janganlah Kau biarkan hubungan mereka putus d tengah jalan hanya karena para minoz atau sunniez yang tidak bisa menerima hubungan mereka. Mereka sudah melewati masa-masa sulit dengan susah payah. Jadi biarkanlah mereka bahagia selamannya." itulah do'a ku untuk minsun. Semoga Minsun bisa bahagia selamanya. *mewwweeeekkkk*


End Of Chapter
*k' tya aku pinjem poto minsun mu yaa*  [heh]


[lovestruck]
EUNHAE IS SAME LIKE MINSUN !!!!!!!!!! LOL

Offline oqyoiko

  • Superintendent
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1265
  • just be Ur SeLf & bE thE bEsT,,,,
  • Location: indonesia
    • View Profile
Re: "Wish This To Become Real -Chapter One-"
« Reply #3 on: June 25, 2010, 11:13:41 am »
Jah c lulu bner2 skrng malah bkin aq iri jd kraktermu dsno.. Enaknya dpeluk n dperhatiin minsun yua....aq mw kut mrka pulang ke seoul ah klo gt.hehe
"MinSun & YongSeo is Sweet & Cute Couple "


Offline lluluMH

  • Newbie
  • *
  • Posts: 79
  • I like her style boyish but still beauty love it
    • View Profile
Re: "Wish This To Become Real -Chapter One-"
« Reply #4 on: June 25, 2010, 06:36:52 pm »
Jah c lulu bner2 skrng malah bkin aq iri jd kraktermu dsno.. Enaknya dpeluk n dperhatiin minsun yua....aq mw kut mrka pulang ke seoul ah klo gt.hehe

hahahha  [laughing] pan aku yang bikin ceritanya k'...  [hmpfh]
[lovestruck]
EUNHAE IS SAME LIKE MINSUN !!!!!!!!!! LOL

Offline chicha granger

  • Newbie
  • *
  • Posts: 2
    • View Profile
Re: "Wish This To Become Real -Chapter Two-"
« Reply #5 on: June 26, 2010, 04:13:28 am »
APAAN NIH??? CKCKCK... GAJE WOI!! ABAL PULA!! PANTESAN GAK ADA YANG REVIEW

Offline lluluMH

  • Newbie
  • *
  • Posts: 79
  • I like her style boyish but still beauty love it
    • View Profile
Re: "Wish This To Become Real -Chapter Three-"
« Reply #6 on: June 26, 2010, 04:15:15 am »
-Chapter Three-


Baru saja Minsun keluar dari kamarku, dan aku langsung menelepon k' tya.
"Halo k' tya ini lulu"
"Iya lu, ada apa?"
"gini k' tadi Minsun ke sini dan Minsun ngasih dvd buat kita, kk dan yang lain bisa ke sini gak buat nonton dvd ini?"
"serius lu? dvd apaan yang Minsun kasih?" belum sempat aku menutup mulut ku, terdengar suara k' tya yang sangat keras dari seberang sana.
"sabarrrr atuhh... lulu juga gak tau k' makanya aku nyuruh kk ke sini buat nonton bareng dvd ini" jelas ku sambil mengamati dvd yang d berikan Minsun.
"owh gitu, ya udah gw tanya sama yang lain dulu ya, entar bisa gak bisanya gw telepon lo lg"
"owh.. oke, lulu tunggu ya.. daaaaa"
"daaa.." selesai sudah pembicaraan kami..

==========================================

Setelah 15 menit aku menunggu jawaban dari k' tya, akhirnya k' tya menelepon ku.
"halo lu."
"iya k'.. gimana bisa gak"
"iya kita bisa, nanti yang ke sono gw, miny, njul, boy, sama izz"
"owh oke.. jam berapa kk ke sini?"
"kira-kira jam tigaan lu"
"owh ya udah, lulu tunggu ya k'.."
"okee... sampe ketemu ntar ya,,byee"
"byee"

==========================================

"lulu dvd apa itu?" aku terkejut dengan pertanyaan mama, aku terlalu asik mengamati dvd itu sampai-sampai aku tidak sadar kalau mama sudah berada d kamar ku sejak tadi, setelah 5 menit keluar mengantar Minsun pergi *hahaha lucu kali yee muka mak ku pas nganterin minsun*
"oooo, ini.. ini dvd dari min ho dan hye sun ma."
"oo, kenapa di liatin aja? kenapa gak d tonton?" tanya mama penasaran
"nanti aku nontonnya bareng minsunerz ma, mereka mau ke sini jam tiga sore nanti"
"owh ya sudah, kalau begitu nanti jam tiga mama pulang dulu ya.. gpp kan?"
"owh oke.." jawabku senang.
Untung saja nanti mama pulang, jadi nanti aku dan minsunerz bisa tenang nonton dvd nya. Kan bahaya kalau d dvd itu ada ehem2 nya, terus pas kita lagi mupeng2nya menonton bagian ehem2 itu, lalu tiba2 mama ku masuk ke kamar!! Beeeuuuhh habis lah aku..

==========================================

Sekarang sudah jam 3 tepat. Mama ku sudah pulang, tapi minsunerz belum juga datang. Aku benar2 sudah sangat penasaran dengan dvd ini. Sesekali aku memegang dan milirik dvd itu dengan penuh rasa penasaran.

Sepeluh menit kemudian minsunerz datang. Belum sempat aku menyapa mereka, mereka langsung menyerbu ku dengan bertubi-tubi pertanyaan.
"dvd apaan lu yang d kasih Minsun?" itu pertanyaan dari k' juli.
"iye dvd apaan sih penasaran nih gw!!" yang ini dari k' tya
"ada ehem2 nya gak lu?" kali ini k' feby yang bertanya
"tadi pagi Minsun ngomong apa aja lu?" nah yang ini si miny yang nanya
"luuluuuuu, puas dah kamu bisa peyok2 n elus2 Minsun sendirian tadi pagi" rengek k' izz iri pada ku.
Begitulah pertayaan2 yang keluar dari mulut mereka. Sekarang giliranku untuk menjawabnya.
"hadoooohhh,, sabar..sabarr satu2 dong nanya nya. Jadi gini loh tadi pagi Minsun ke sini buat pamitan, dan Minsun ngasih dvd ini buat kita, katanya ini sebagai tanda terimakasih mereka, dan satu lagi mereka juga titip salam untuk kalian, Minsun sangat berterimakasih pada kita, dan mereka sangat bahagia sekarang, tadi saja mami tidak henti2 nya menangis."
"aduh ini si lulu enak banget yak.. mimpi ape yee ni anak satu" kata k' feby iri pada ku
"hahahaha bisa aja dah si kk.. ya udah ini k' tolong setelin dvd nya" kata ku sambil menyodorkan dvd nya pada mereka. Dan k' feby mengambilnya lalu menyetelnya.

=========================================

Masing-masing sudah mendapat posisi yang mantap untuk menonton dvd ini. Jujur saja sekarang kami sangat deg-deg an. Kami benar-benar penasaran dengan isi dvd ini.


"SPECIAL FOR YOU GUYS"


Begitulah kalimat yang pertama muncul..


End Of Chapter
« Last Edit: June 26, 2010, 04:49:07 am by lluluMH »
[lovestruck]
EUNHAE IS SAME LIKE MINSUN !!!!!!!!!! LOL

Offline lluluMH

  • Newbie
  • *
  • Posts: 79
  • I like her style boyish but still beauty love it
    • View Profile
Re: "Wish This To Become Real -Chapter Four-"
« Reply #7 on: June 26, 2010, 04:45:48 am »
-Chapter Four-


Additional cast : MMH : Manager Min Ho yang ngerekam aktivitas Minsun di Dufan


"SPECIAL FOR YOU GUYS"


Yaa begitulah kaliamat yang pertama muncul.
Setelah 5 detik kalimat itupun menghilang.


Lalu tampak sepasang kekasih yang terlihat sangat-sangat sempurna. Wajah mereka memancarkan sinar kebahagiaan yang sangat jelas. Senyum kebahagiaan itu tersungging manis di wajah mereka. Kami hanya bisa ikut tersenyum melihat mereka begitu bahagia sekarang.



Lalu sepasang kekasih itu mulai berbicara pada kami.
LMH : annyeong semuanya.. apakah tidur kalian nyenyak semalam?
GHS : pasti semalam kalian mimpiin kami kan?
LMH : hahahha pede sekali kau! *menjitak kepala hyesun*
GHS : *memasang wajah cemberut sambil mengelus-elus kepalannya*
LMH : yaaa kenapa wajah mu seperti itu? aku kan hanya bercanda sun-a.. melihat bibir mu seperti itu ingin sekali rasanya aku untuk menciumu.. mau aku cium?
GHS : *kaget dan tersenyum menatap mino* maauuuu tapi nanti saja setelah membuat video ini..[/size]



LMH : joungmalyo? oohh oke, akan ku tagih nanti janjimu..
GHS : *terkekeh* kau lihat saja nanti
LMH : awas kalau kau berbohong, akan ku makan habis kau nanti..
GHS : *tersadar* ya kenapa kita jadi membicarakan ini..? Mian semuanya, sebenarnya kami ingin kalian melihat bagaimana serunya jalan-jalan kami di dufan kemarin.
LMH : Ya, benar kata hyesun, kemarin kami sempat jalan-jalan sebentar ke dufan. Kalian pasti sudah penasaran kan? Kalau begitu lihatlah. Sementara kalian melihat video nya, aku akan menagih janji eonnie kalian tadi.. Oke selamat menikmati..

=========================================

Terlihat seorang wanita cantik berkulit mulus dan putih dengan mengenakan kaos putih berlengan panjang di balut dengan rompi berbahan levis, memakai topi fedora putih dengan celana jeans ketat yang melekat sempurna di kaki mungilnya.




Lalu terlihat juga kekasih nya yang sangat tampan dengan postur tubuh yang sangat ideal. Ia mengenakan kaos abu-abu yang di tutupi dengan kaos putih tanpa lengan, di padukan dengan cardigan berwarna abu-abu yang membuatnya semakin tampan, tidak lupa topi fedora putih yang sama dengan yang di kenakan kekasihnya, mata indahnya tertutupi oleh kacamata hitam.



Lihatlah betapa kompak nya mereka. Mereka memang sepasang kekasih yang sangat serasi


===========================================

MMH: Sudah siap?
GHS : *mengangguk*
LMH : *mengangkat jempol*
MMH: kachaaaa...

Setelah sampai di Dufan, sebelum turun dari mobil Minsun langsung mengenakan berbagai macam atribut untuk menutupi indentitas mereka yang sebenarnya. Untung saja di Dufan saat ini sedang ramai pengunjung, jadi tidak banyak orang yang memperhatikan mereka.

============================================

Minsun memulai penjelajahan mereka dengan menaiki permainan yang lumayan memicu adrenalin mereka. Kora-kora menjadi pilihan pertama. Seperti pengunjung yang lainnya mereka juga harus ikut mengantri. Candaan dan perbincangan ringan terjadi saat Minsun sedang menunggu giliran. Orang-orang di sekeliling mereka hanya bisa melebarkan matanya dan mengeleng-geleng kan kepalanya melihat betapa cantik dan tampannya sepasang kekasih ini. Bak seorang putri dan raja yang memang sudah di takdirkan untuk bersama selamanya.
Ada yang memperhatikan mino dengan kepala geleng-geleng melihat tubuh ideal mino yang sangat amat tinggi, ada yang melihat hyesun dengan menjilat air liurnya yang yang hampir saja menyentuh tanah karena melihat betapa mulusnya wajah hyesun tanpa ada cacat sedikitpun. Minsun hanya memperlihatkan senyum maut mereka, yang membuat para pengunjung semakin klepek2.

=============================================

Giliran Minsun tiba.
MMH: mino-ssi, kachaaa..
LMH : ne, kacha sun-a *menarik tangan hyesun*
Minsun memilih untuk duduk di deretan ketiga, dan manager mino mengambil tempat duduk di deretan pertama yang berhadapan dengan mereka, sebenernya ia tidak mau duduk di deretan pertama, tapi karena permintaan majikannya yang bawel, ya terpaksalah.

"Sudah siap semuanya? kalau begitu angkat tangan kalian dan teriak yang kerassss" itu adalah intruksi dari sang operator.
Karena melihat yang lain mengangkat tangan dan teriak Minsun ikut melakukan hal tersebut.
"Okeee, kita mulai permainan sekarang" begitulah kalimat berikutnya yang keluar dari mulut operator, tanda permainan akan segera di mulai.

Kora-kora mulai bergerak, perlahan tapi pasti kora-kora itu bergerak semakin lama semakin tinggi dan semakin tinggi. Tidak tampak sedikit pun rasa takut di wajah Minsun, mereka sangat menikmati permainan ini, topi fedora yang sedari tadi mereka pakai sekarang di lepas untuk sementara, kalau tidak topi itu bisa terbang dan nyangsang di atap rumah ku nanti *lol, lebay*
"HIYAAAAAAAAAAAAAAAA"
"HOOAAAAAAAAAAAAAAA"
"OMOOOOOOOOOOOOOO"
"AAAAAAAAAAAAAAAAAA"

Begitulah teriakan-teriakan yang keluar dari mulut Minsun. Genggaman tangan mereka tidak pernah terlepas. Mino selalu merangkul hyesun membawanya dalam dekapan hangatnya, mino sangat khawatir dengan kekasihnya. Setelah beberapa menit permainan pun selesai.
Saat turun dari kora-kora Minsun terlihat agak sempoyongan, mereka kehilangan keseimbangaan karena efek dari permainan tadi, manager mino langsung menghampiri mereka untuk membantu.

LMH : Bagaimana sun-a? kau senang? *mulai bertanya pada hyesun saat keadaan sudah membaik*
GHS : ne, tadi itu sangat menyenangkan.
MMH: permainan apalagi yang akan kita naiki sekarang?
GHS : hmmm aku mau yang basah-basah
LMH : *terkekeh* kalau begitu ayo kita main arung jeram.
MMH: oke, kachaaaaa..

===========================================

Sampilah mereka di tempat permainan yang di tuju. Sekarang Minsun kembali memakai topi fedoranya. Seperti biasa lagi-lagi mereka di perhatikan oleh orang-orang yang mengantri dengan tatapan yang sudah biasa bagi mereka. Tetapi Minsun sangat beruntung saat ini Dewi Fortuna sedang memihak pada mereka. Mungkin karena orang-orang sudah sangat terkagum-kagum dengan semua yang ada pada diri Minsun, jadi mereka sudah tidak peduli siapa mereka sebenarnya.
"mak nya dulu pas bunting ngidam apaan sih?"
"ini makhluk dua makannye apaan coba? sampe bisa kayak gini?"
"ckckckck, ape rahasianya bisa sampe kayak gini?"
Mungkin begitulah pertanyaan-pertanyaan yang terus berkutat dalam pikiran mereka.

Minsun dan manager mino sudah siap di posisi mereka masing-masing. Tempat yang mereka duduki mulai bergerak turun ke bawah. Semakin lama arus air semakin besar, dan mulai banyak percikan-percikan air yang membasahi tubuh mereka. Minsun tidak henti-henti nya tertawa. Mereka terlihat sangat senang. Setelah beberapa menit sudah Minsun menjelajahi arus air yang membuat mereka basah kuyup sekarang, sampailah mereka di tempat pemberhentian, selesailah sudah permainan basah-basahan.

=============================================

MMH: coba lihat tubuh kalian! seperti dua ekor anjing chihuahua yang sedang main kejar-kejaran lalu tiba-tiba tercebur ke sungai.
LMH : yaaa kau tidak lihat tubuh mu? kalau kami bagus seperti anjing chihuahua yang tercebur sungai, kalau kamu seperti kucing tercebur comberan! *tertawa puas*
GHS : husshh kau ini, manager mu sudah baik-baik memuji kita kenapa kau jadi mencelanya?
MMH: baguss..bagusss sun-a omeli saja dia.
LMH : yaa kau cari mati? kenapa kau jadi membelanya sun-a?
GHS : memang kau yang salah kok.
MMH: yaa sudah..sudah jangan bertengakar karena aku, sekarang kita cari ruang ganti untuk mengganti baju kita.
LMH : araseo, kacha.. *menarik tangan hyesun*

Setelah menemukan ruang ganti Minsun langsung berpisah, mino ke ruang ganti cowok, dan hyesun ke ruang ganti cewek. Sayangnya pak manager ikutan basah kuyup juga sih, jadi gak ada yang ngerekam aktivitas Minsun yang sekarang deh..*hmpfh*

==========================================

Hyesun sudah selesai mengganti pakainnya. Sekarang hyseun mengenakan kaos putih agak kecokelatan dengan hiasan jaitan berbentuk kantong di pinggir kiri yang di tutupi dengan cardigan belang-belang berwarna putih-cokelat, leher jenjangnya di balut dengan selayer warna-warni yang membuatnya semakin mempesona, dan rambutnya yang hitam lekat di kuncir satu di pinggir kanan.



Sedangkan mino mengganti pakainannya dengan kaos hitam yang di padukan dengan jaket berwarna abu-abu dan celna ketat berwarna putih. Mino tidak kalah terlihat menawan dengan kekasihnya.


Setelah mereka sudah siap dengan segala macem atribut yang tadi mereka pakai untuk menututupi indentitas mereka. Minsun dan rombongan memutuskan untuk melanjutkan penjelajahan mereka dengan menaiki permainan biang lala.

===========================================

Minsun sudah berada di dalam biang lala, tetapi saat ini mereka hanya duduk berdua saja, sedangkan manager mino dan yang lain di tempat yang terpisah, tetapi hanya beda satu tempat saja, jadi manager mino masih tetap bisa merekam Minsun dengan baik. Saat merekam manager mino dan yang lain tidak pernah lupa untuk melihat keadaan sekitar apakah ada yang memperhatikan Minsun atau tidak. Tetapi syukurlah tidak ada seorang pun yang memperhatikan Minsun dengan tatapan mencurigakan. Mungkin mereka sedang menikmati pemandangan kota Jakarta di atas sana.

Lama keheningan terjadi di antara Minsun. Mereka hanya berkutat pada pikiran mereka sendiri. Setelah beberapa menit, akhirnya mino mengeluarkan suara juga.
LMH : sun-a apa yang kau pikirkan sekarang?
GHS : yang aku pikirkan sekarang adalah hubungan kita, mengapa kita harus menjalani hubungan seperti sekarang ini? apa kita pernah membuat banyak orang kecewa pada kita, sampai-sampai kita harus menjalani hubungan seperti ini? Sebenarnya aku sudah mulai lelah, tapi rasa cinta ku padamulah yang semakin hari semakin menguatkan ku, jika aku sedang termenung dan memikirkan masalah ini, rasanya ingin sekali aku untuk mengakhiri semua ini, tetapi mengingat perjuangan kita yang sudah lama kita lakukan demi mempertahankan cinta kita aku semakin kuat untuk bersabar dan terus bersabar. Ku pikir perjuangan itu akan menjadi sampah yang terbuang sia-sia jika kita mengakhiri semua ini. Aku tidak ingin melihat karir mu hancur hanya karena diriku, tetapi aku juga tidak ingin kehilangan mu yang selalu mendukung ku. Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang?
LMH : gomaweo sun-a kau sudah ingin bersabar dan menunggu waktu yang tepat untuk kita mempublikasikan hubungan ini. Tetapi aku yakin seiring berjalannya waktu mereka pasti bisa menerima hubungan kita. Kita hanya tinggal menunggu waktu yang tepat sun-a. Aku tau cintamu sangat besar padaku dan juga sebaliknya, cintaku tidak kalah besar untuk mu, maaf jika selama ini aku membuatmu menderita, tapi ku mohon jangan menyerah sampai di sini sun-a.
GHS : *butiran-butiran bening mulai bermain di kelopak matanya* ne, aku akan terus berusaha untuk mempertahankan cinta kita. Dan ku mohon tetaplah berada di smping ku mino-a.
LMH : *mengusap pipi hyesun* ne, aku akan selalu ada untuk mu, menangislah jika itu membuat perasaanmu baikan, tetapi aku ingin inni adalah tangisan yang terakhir yang pernah aku lihat. Aku tak ingi melihat mu sedih seperti ini. Araseo!
GHS : ne, gomaweo mino-a
LMH : *memeluk hyesun*



cr : minyounglee

Manager mino yang ada di seberang sana ikut terhanyut dalam kesedihan yang di alami Minsun. Dia tau betapa lelahnya Minsun, dia adalah salah satu saksi akan cinta mereka. Betapa susah nya mino membagi waktu untuk bertemu dengan hyesun walaupun hanya untuk beberapa jam saja, atau mungkin beberapa menit saja. Manager Minsun sebenarnya sangat sedih melihat Minsun seperti ini. Tetapi mereka juga tidak bisa berbuat apa-apa. Andai kalian tahu betapa indah dan tulusnya cinta Minsun, tetapi mengapa masih ada orang yang belum bisa menerimanya? Tetapi kami yakin Minsun pasti bisa melewati semua ini. Dengan kekuatan dan ketulusan cinta mereka seberat apapun beban dan masalah yang harus mereka lewati, Minsun pasti bisa melewatinya dengan mudah.

"THE END"


Begitulah kalimat yang muncul saat Minsun berpelukan. Kami tidak kalah sedih dengan Minsun, kami benar-benar heran mengapa Minsun harus menutup-nutupi hubungan mereka hanya karena antis yang BODOH? Padahal kami yakin akan banyak yang bahagia jika mengetahui hubungan mereka yang sebenarnya. Dan kami sebagai minsunerz hanya bisa menunggu dan terus menunggu. Semoga sekarang Minsun baik-baik saja. Dan semoga ada kejutan yang akan di berikan Minsun untuk kami semua. Aminnn...


End Of Chapter
[lovestruck]
EUNHAE IS SAME LIKE MINSUN !!!!!!!!!! LOL

Offline oqyoiko

  • Superintendent
  • Hero
  • *****
  • Posts: 1265
  • just be Ur SeLf & bE thE bEsT,,,,
  • Location: indonesia
    • View Profile
Re: "Wish This To Become Real -Chapter Four-"
« Reply #8 on: June 28, 2010, 08:12:44 am »
 [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]lulu,,, update yg chp 5 atuh,,,,,  [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-dance013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013] [smiley-gen013]
"MinSun & YongSeo is Sweet & Cute Couple "