belum sesai nih pikiran sungguh2 buntu jadiiiiiiii, ... ada yg mau sop iler gelombang ke 2
Spoiler .... "Apa yang dikatakannya?!" tanya Rathyan menyelidik, .. begitu Daze menjatuhkan diri di sebelahnya.Daze berusaha tersenyum. "Tidak ada yang berarti .. ," katanya, .. segera menghindari tatapan Rathyan. "Jangan membohongiku, Daze Han!!" tegur Rathyan tidak senang."Eh--" Daze terdiam. "Ada sesuatu, kan?" lanjut Rathyan sambil menatapnya tajam-tajam. "Tidak mungkin dia mengajakmu bicara dua mata jika tidak ada yang ingin dikatakannya." "Dia ... " Daze mengatur nafas, .. sebelum menghembuskannya. " .. memintaku untuk meninggalkanmu .. ," lanjutnya kemudian, .. melirik Rathyan sambil berusaha tersenyum, kembali?!Brakk, Tinju Rathyan tiba-tiba sudah mendarat saja di meja teh di depan mereka.Dan--prangg, .. sebuah gelas yang berada paling dekat jatuh mengenai meja dan pecah dalam kepingan-kepingan besar."RATH!!" pekik Daze kaget. Dia terlonjak bangun, dan segera meraih tangan Rathyan, ... untuk kemudian mengamati dan memeriksanya dengan teliti. Terlihat darah segar merembes keluar dari luka yang tergores cukup panjang di punggung tangan Rathyan. "Kau sudah gila ya?!" tegur Daze dengan nada tercekik."Kau yang sudah gila!!" Rathyan menarik tangannya kembali dari genggaman Daze. Dan membiarkan tangan tersebut terjuntai lemah di engsel lengannya, .. darah segar terus mengalir dengan cukup deras dan menitik di lantai. Namun, .. Rathyan kelihatan tidak perduli. Dia tidak memperlihatkan reaksi dan ekspresi apa-apa. Rasa sakit yang tentu saja dirasakannya, .. seakan tidak melebihi kekhawatiran yang sekarang dirasakannya. "Kau ... meluruskannya ... ?" tanya Rathyan dengan rahang dikatupkan, Rapat."Mwo?" tanya Daze bingung. Dia tidak menangkap arti pertanyaan Rathyan, .. karna sejak tadi, perhatiannya berpusat pada punggung tangan Rathyan. "Kau harus segera diobati .. ""Apa kau meluruskannya?" ulang Rathyan, ... tanpa memperdulikan kekhawatiran Daze."Mwo?!!" Daze berteriak. "Saya tidak mengerti maksudmu--Oh, demi Tuhan, .. kau harus segera diobati. Darahnya semakin banyak .. "Namun, .. Rathyan tetap tak mengindahkan semua itu. "Permintaan tersebut--Apa kau meluruskannya?!!""Hah?!!""Meninggalkanku!!!" pekik Rathyan. Daze tergangga. Pekikan yang melengking tinggi itu menyadarkannya akan sesuatu. Ada lapisan embun di mata Rathyan. Memang tidak sampai jatuh membasahi paras sempurnanya, .. tapi, .. lapisan embun itu sangat kentara. Rathyan sedang menahan diri untuk tidak menangis."Apa kau meluruskan permintaan itu, Dazya .. ?" Pertanyaan Rathyan berubah pelan."Anhi!!" Daze mengeleng keras-keras. "Tentu saja tidak!! Kau kira aku apa?--Aku sudah menjanjikannya padamu, kan?"Rathyan agak terhuyung. Matanya terpejam ketika menengadah ke atas. Apa dia bersyukur? Ya. Karna apa yang ingin didengarnya, .. didapatkan sudah."Demi Tuhan, Rathyan .. " Suara Daze terdengar sangat samar memasuki pendengaran Rathyan. " .. tanganmu .. "Rathyan membuka matanya, .. hal pertama yang berhasil dilihatnya adalah raut ngeri dan gelisah Daze."Ini .. tidak apa-apa .. ," sahut Rathyan menenangkan. Dia merobek kemeja tipis dibalik mantel tebal yang dikenakannya, kemudian membalut dan mengikatkan di bagian lengan yang terluka. "Lihat!!" Lalu dia memamerkannya pada Daze. "Sudah berhenti mengalir .. "Daze berhembus lega. "Lain kali, .. jangan lakukan lagi .. ," ucap Daze pelan. "Kau membuatku takut. Bagaimana jika terjadi sesuatu padamu, .. Apa yang akan kulakukan? .. siapa yang menjagaku?"Rathyan mendesah pelan, .. lalu membenamkan kepala Daze di dadanya. "Tidak akan lagi--"
yee tadinya bukan minta sop iler doang ya
Quote from: mrs. Lee Min Ho on June 06, 2011, 09:31:23 amyee tadinya bukan minta sop iler doang ya yee pan minta updatean mam...liat aja di page sebelumnya pada democrazy minta apaan??
Miiii update ga miii!! Mau apa nih suruh jadi tissu toiletnya minooo apaaahh!!! #ngancem-sambil-asah-golok
Quote from: moow on June 06, 2011, 10:05:52 amQuote from: mrs. Lee Min Ho on June 06, 2011, 09:31:23 amyee tadinya bukan minta sop iler doang ya yee pan minta updatean mam...liat aja di page sebelumnya pada democrazy minta apaan?? dah diblg lum sesai keras kepala nih anak
Quote from: mrs. Lee Min Ho on June 06, 2011, 10:08:20 amQuote from: moow on June 06, 2011, 10:05:52 amQuote from: mrs. Lee Min Ho on June 06, 2011, 09:31:23 amyee tadinya bukan minta sop iler doang ya yee pan minta updatean mam...liat aja di page sebelumnya pada democrazy minta apaan?? dah diblg lum sesai keras kepala nih anak itu si daze ga bohong kan ma si rath klo dia nolak permintaan om oli? jgn sampe ya amit2 pokoknya...trus kira2 kpn updatenya mam uda pada semaput ni..
Quote from: Alin on June 06, 2011, 10:50:22 amQuote from: mrs. Lee Min Ho on June 06, 2011, 10:08:20 amQuote from: moow on June 06, 2011, 10:05:52 amQuote from: mrs. Lee Min Ho on June 06, 2011, 09:31:23 amyee tadinya bukan minta sop iler doang ya yee pan minta updatean mam...liat aja di page sebelumnya pada democrazy minta apaan?? dah diblg lum sesai keras kepala nih anak itu si daze ga bohong kan ma si rath klo dia nolak permintaan om oli? jgn sampe ya amit2 pokoknya...trus kira2 kpn updatenya mam uda pada semaput ni.. gw usahain secepatnya